Anda di halaman 1dari 11

Kata Pengantar

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT , berkat rahmat dan karuniaNyalah kami dapat menyelesaikan makalah ini . Kami juga mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing yaitu ibu Mayarnimar dan rekan-rekan yang telah membimbing dan memberi informasi pada kami dalam menyelesaikan tugas ini. Makalah kami tentunya tidak luput dari kekurangan bahkan kesalahan sebagaimana kata pepatah tak ada gading yang tak retak , bahwa tak ada manusia yang sempurna selain Nya . Maka dari itu kami mohon maaf dan mengharapkan saran dan kritik yang membangun untuk makalah kami ini . Terima kasih.

Daftar Isi
1.Cover 2.Kata Pengantar 3.Daftar Isi 4.Pendahuluan 1.Latar Belakang 2.Rumusan Masalah 3.Tujuan 5.Pembahasan 6.Penutup 1.Kesimpulan 2.Saran 7.Daftar Rujukan

I.PENDAHULUAN 1.LATAR BELAKANG Agama adalah pedoman hidup bagi manusia , secara fitrah manusia membutuhkan agama untuk hidup . Tanpa agama manusia tidak terarah dan tidak memiliki pedoman atau pegangan dalam hidupnya . Pada pembuatan makalah mata kuliah agama ,kami akan membahas mengenai hakikat manusia .Manusia tentunya harus tau mengapa ia diciptakan didunia dari segi agama , mengapa ia akan mati dan sebagainya . Untuk itu kami akan membahas mengenai hakikat manusia dari segi agama , eksistensi dan martabat manusia , dan tanggung jawab manusia sebagai khalifah dan hamba Allah .

2.RUMUSAN MASALAH 1. Apa hakikat manusia? 2. Bagaimana eksistensi dan martabat manusia? 3. Apa tanggung jawab manusia sebagai hamba dan khalifah Allah?

3.TUJUAN Setelah membaca makalah ini hendaknya pembaca dapat memahami atau menjelaskan hakikat manusia, eksistensi ,martabat dan tanggung jawabnya sebagai hamba dan khalifah menurut pandangan islam .

II.PEMBAHASAN HAKIKAT MANUSIA DALAM PANDANGAN ISLAM Proses Penciptaan Manusia Adam adalah manusia pertama yang diciptakan oleh Allah SWT dengan segala karakter kemanusiannya . Jika dipikirkan dengan logika ,yang mengerti bagaimana manusia terciptanya hanya Allah SWT . Allah SWT adalah maha pencipta , hanya dia yang mengerti bagaimana kita tercipta .Manusia dalam pandangan islam terdiri atas 2 unsur yaitu jasmani dan rohani.Jasmani manusia berasal dari saripati tanah. Allah berfirman dalam surat Almuminuun ayat 12-14 yang artinya : Dan sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dari saripati tanah(berasal)dari tanah Ayat tersebut menjelaskan tentang asal penciptaan manusia dari sulalatin min thin(saripati tanah).Kata sulalatin dapat diartikan dengan hasil akhir sesuatu yang disarikan , sedangkan thin berarti tanah.

Kemudian kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh(rahim). Pada tahap berikutnya saripati tanah berproses menjadi nuftah (air mani).Kata nuftah berarti air yang telah bercampur (setelah terjadi pembuahan antara spermatozoa dengan ovum).Posisi nuftah ini berada pada tempat yang terpelihara yaitu rahim.

Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah , lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging ,dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang ,lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging . Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang(berbentuk)lain . Maka Maha Sucilah Allah ,Pencipta yang paling baik.

Pada ayat 14 dijelaskan tentang tahapan reproduksi manusia secara nuthfah.Perubahan nuthfah secara berurut menjadi alaqah , mudghah , izham , lahm dan khalqan akhar(makhluk lain manusia sempurna) Alaqah memiliki dua pengertian ,pertama darah yang mengental sebagai kelanjutan dari nuthfah (ditinjau dari segi bentuk dan materi perubahannya,kedua sesuatu yang menempel dileher rahim (ditinjau dari segi posisi) Mudghah berarti segumpal daging yang merupakan proses penciptaan manusia sebagai kelanjutan dari alaqah. Daging tersebut belum terbentu hingga akhirnya diberi kerangka dengan proses berikutnya izham(tulang belulang). Izham selanjutnya dibalut dengan lahm(daging) .Pada fase ini sudah mulai menampakkan bentuk bagian tubuh . Fase ini sampai pada pencapaian kesempurnaan bentuk manusia yang disebut dengan khalqan akhar ,berarti ciptaan baru yang jauh berbeda dengan keadaan dan bentuk sebelumnya. Dalam sebuah hadist Bukhari dan Muslim diriwayatkan bahwa penciptaan manusia sebagai nuthfah berlangsung selama 40 hari,sebagai alaqah selama 4o hari,dan sebagai mudghah selama 40 hari.Pada tahap berikutnya baru ditiupkan ruh kedalam diri manusia . Proses penciptaan manusia ditinjau dari berbagai aspek : 1.Aspek historis penciptaan Manusia disebut dengan bani adam ,dimana asal usul manusia bersifat air yang merupakan komponen paling penting dari seluruh sel-sel hidup. 2.Aspek Biologis kemanusiaan Manusia disebut dengan basyar yang mencerminkan sifat fisik ,kimia ,biologinya.Manusia dibentuk dari komponen-komponen yang terkandung didalam tanah. Turaab(tanah gemuk Tiin(tanah lempung Tiinul Laazib(tanah lempung yang pekat) Salsabun (tanah lempung yang dikatakan kalfakhar)seperti tembikar Salsalin min hamain masnuun(lempung dari lumpur yang dicetak/diberi bentuk) Sulalatun min tiin (saripati lempung),dimana sulalatun berarti sesuatu yang disarikan dari sesuatu yang lain. Air , yang dianggap sebagai asal-usul seluruh kehidupan 3.Aspek Kecerdasan Manusia disebut dengan insani ,yakni makhluk terbaik yang diberi akal sehingga mampu menyerap ilmu pengetahuan .

4.Apek sosiologis Manusia disebut an-nas menunjukkan sifatnya berkelompok sesame jenisnya 5.Aspek Posisi Manusia disebut abdun (hamba)yang menunjukkan kedudukannya sebagai hamba Allah yang harus tunduk dan patuh kepadanya. Rohani : a.Roh Roh adalah salah satu komponen penting yang menentukan cirri kemanusiaan manusia ,pemasukan roh menjadi unsure penentu yang membedakan manusia dengan dunia hewan. Roh yang bersifat immateri memiliki dua daya: 1.Daya pikir yang disebut dengan akal yang berpusat diotak 2.Daya rasa yang disebut kalbu yang berpusat didada

b.Nafs Istilah nafs memiliki pengertian yang terkait dengan aspek fisik manusia Gejolak nafs dapat dirasakan menyebar keseluruh bagian tubuh manusia,karena tubuh manusia merupakan kumpulan dari bermilyarmilyar sel hidup yang saling berhubungan. Hubungan antara nafs dan fisik manusia demikian erat , meski sukar untuk diketahui dengan pasti bagaimana hubungan itu berjalan .Dua hal yang berbeda , mental dan fisik dapat menjalin interelasi sebab akibat.

c.Fitrah Manusia Kata fitrah merupakan derivasi dari kata fatara artinya ciptaan , suci dan seimbang. 1.Hanif(kebenaran) Menurut Iman Al-Maraghi Fitrah adalah kondisi dimana Allah menciptakan manusia yang menghadapkan dirinya kepada kebenaran dan kesiapan untuk menggunakan pikirannya.

2.Potensi Akal Adanya kemampuan dan daya pikir manusia 3.Qalbu : perasaan (mengingat tuhan) 4.Nafsu : keinginan (dorongan)

2.EKSISTENSI & MARTABAT MANUSIA Eksistensi manusia didunia adalah sebagai tanda kekuasaan Allah SWT terhadap hamba-hambaNya , bahwa dialah yang menciptakan , menghidupkan , dan menjaga kehidupan manusia . Dengan demikian , tujuan diciptakannya manusia dalam konteks hubungan manusia dengan Allah swt adalah dengan mengimani Allah SWT & memikirkan ciptaanNya untuk menambah keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT Sedangkan dalam konteks hubungan manusia dengan manusia serta manusia dengan alam adalah untuk berbuat amal , yaitu perbuatan baik & tidak melakukan kejahatan terhadap sesama manusia , serta tidak merusak alam . Al-quran menggambarkan manusia sebagai makhluk pilihan tuhan , sebagai khalifahNya dimuka bumi , serta makhluk yang semisamawi , yang dalam dirinya ditanamkan sifat mengakui tuhan , bebas , terpercaya , rasa tanggung jawab terhadap diriNya maupun alam semesta serta dikaruniai keunggulan akan alam semesta,langit dan bumi . Karakterisitik manusia : Aspek kreasi Apapun yang ada pada tubuh manusia sudah dirakit dalam suatu tatanan yang terbaik dan sempurna. Aspek ilmu Hanya manusia yang punya kesempatan memahami lebih jauh hakikat alam semesta disekelilingnya. Aspek kehendak Manusia memiliki kehendak yang menyebabkan bisa mengadakan pilihan-pilihan dalam hidup. Pengarahan Akhlak Manusia adalah makhluk yang dapat diarahkan akhlaknya dengan proses pembentukan akhlak.

3.TANGGUNG JAWAB MANUSIA SEBAGAI HAMBA ALLAH DAN SEBAGAI KHALIFAH Tanggung jawab manusia diciptakan kedalam dunia adalah untuk mengabdi kepada Allah sebagai hamba Allah . Tanggung jawab ini dijelaskan oleh Allah dalam surat Adz-Dzaariyaat ayat 56 :


Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia supaya mereka mengabdi kpdKu Surat Adz dzariyat ayat 56 mengandung makna bahwa semua makhluk Allah, termasuk jin dan manusia diciptakan oleh Allah SWT agar mereka mau mengabdikan diri, taat, tunduk, serta menyembah hanya kepada Allah SWT. Jadi selain fungsi manusia sebagai khalifah di muka bumi (fungsi horizontal), manusia juga mempunya fungsi sebagai hamba yaitu menyembah penciptanya (fungsi vertikal), dalam hal ini adalah menyembah Allah karena sesungguhnya Allah lah yang menciptakan semua alam semesta ini. Manusia diciptakan oleh Allah SWT agar menyembah kepadanya. Kata menyembah sebagai terjemahan dari lafal abida-yabudu-ibadatun (taat, tunduk, patuh). Beribadah berarti menyadari dan mengaku bahwa manusia merupakan hamba Allah yang harus tunduk mengikuti kehendaknya, baik secara sukarela maupun terpaksa.

Sebagai khalifah . Khalifah berarti pemimpin ,wakil ,pengelola dan pemelihara . Khalifah Allah berarti wakil atau pengganti yang memegang mandat Allah untuk mewujudkan kemakmuran dimuka bumi . Kekuasaan yang diberikan kepada manusia itu bersifat kreatif yang memungkinkan dirinya untuk mengolah serta mendayagunakan apa yang ada dimuka bumi untuk kepentingan hidupnya. Tanggung jawab manusia sebagai khalifah adalah tugas berat yang harus dipikul dan ditanggungjawabkan . Potensi yang dimiliki manusia harus dikerahkan secara optimal dan dinamis untuk mencapai tujuan hidup seperti yang digariskan oleh Zat Maha Pencipta .

III.PENUTUP 1.KESIMPULAN Manusia diciptakan oleh Allah terdiri dari jasmani dan rohani .Jasmani diciptakan oleh-Nya dari tanah dan saripati tanah , sedangkan rohani adalah rahmak ,nikmat dari Allah . Manusia diciptakan oleh allah sebagai hamba allah dan sebagai khalifah dimuka bumi ini , sebagai hamba allah wajib mematuhi perintah dan segala laranganNya , sedangkan sebagai khalifah kita wajib mencari apa yang merupakan tujuan kita didunia ini ,harus menjaga titipan Allah dengan baik .

2.SARAN Demikianlah makalah ini kami buat , jika ada kekurangan dan kesalahan kami mohon maaf , dan kami mengharapkan saran dan kritik yang membangun untuk makalah kami ini kedepannya . Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih .

DAFTAR RUJUKAN Nasrul.2011.Pendidikan Agama Islam Bernuansa SOFT SKILLS Untuk Perguruan Tinggi.Padang:Unp Press http://faradibaans.blogspot.com/2012/01/kandungan-qs-adz-dzariyat-ayat-56.html http://murtadinkafirun.forumotion.net/t10406-proses-penciptaan-manusia-dalam-al-qur-an