Anda di halaman 1dari 8

SURAT PERNYATAAN ORISINALITAS KARYA ILMIAH

Saya yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Tempat/Tanggal Lahir Pekerjaan Nomor Identitas Tempat Bekerja Alamat Bekerja Alamat Rumah Nomor HP : Ricki Hardiana : Bogor/31 Mei 1990 : Mahasiswa : H 13108028 : Universitas Tanjungpura : Jln. Ahmad Yani : Jln. RE Martadinata No.10 : 089693547370 Karya Ilmiah dengan judul

Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa

Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Pasang Surut Sebagai Sumber Energi Altenatif Pengganti Pembangkit Listrik Tenaga Diesel Untuk Mengurangi Krisis Bahan Bakar Minyak di Kalimantan Barat yang saya ajukan dalam Lomba Karya Ilmiah Tahun 2012 yang diselenggarakan oleh Kantor Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Barat adalah Karya Ilmiah hasil penelitian saya yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya di media manapun, dan belum pernah diikutsertakan dalam perlombaan sejenis, dan/atau tidak pernah digunakan untuk media komunikasi apapun. Apabila pernyataan saya tersebut di atas dikemudian hari tidak benar, saya bersedia dituntut sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Demikian Surat Pernyataan ini saya buat dalam keadaan sadar untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Pontianak, 19 Juni 2012 Yang membuat pernyataan

Ricki Hardiana H 13108028

LEMBAR PENGESAHAN

Judul

: Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Pasang Surut Sebagai Sumber Energi Altenatif Pengganti Pembangkit Listrik Tenaga Diesel Untuk Mengurangi Krisis Bahan Bakar Minyak di Kalimantan Barat

Topik

: Energi Alternatif untuk Mengatasi Krisis BBM

Penulis

: Ricki Hardiana

H13108028

Robi Maulana Saputra DS H13109006

Karya Tulis Ilmiah ini telah disetujui, belum pernah dipublikasikan dan dipresentasikan dalam lomba lain dan diizinkan untuk diikutsertakan dalam Lomba Karya Ilmiah Tahun 2012 yang diselenggarakan oleh Kantor Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Barat.

Menyetujui Pembantu Dekan III FMIPA Universitas Tanjungpura

Pontianak, 19 Juni 2012 Ketua

Dra. Harlia, M.Si NIP. 195909161989032002

Ricki Hardiana NIM. H 13108028

ii

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah. Tiada kata paling indah saat ini selain rasa syukur kepada Allah SWT, karena berkat izin dan limpahan rahmat-Nya yang telah memberikan pengetahuan dan kesempatan kepada penulis, maka karya tulis yang berjudul Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Pasang Surut Sebagai Sumber Energi Altenatif Pengganti Pembangkit Listrik Tenaga Diesel Untuk Mengurangi Krisis Bahan Bakar Minyak di Kalimantan Barat ini dapat penulis selesaikan. Tidak lupa shalawat serta salam kami ucapkan kepada murabbi terbaik sepanjang masa Nabi Muhammad SAW beserta para sahabat, keluarga dan para pengikutnya hingga akhir zaman. Sumbangan pemikiran yang diuraikan dalam karya tulis ini didasarkan oleh terus meningkatnya penggunaan bahan bakar minyak untuk pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang mengakibatkan terjadinya krisis bahan bakar minyak di Kalimantan Barat. Oleh karena itu, perlu adanya sumber energi alternatif yang terbarukan untuk menggantikan peran PLTD yang begitu dominan di Kalimantan Barat. Solusi yang penulis tawarkan sebagai sumber energi alternatif yaitu pemanfaatan energi pasang surut sebagai pembangkit listrik tenaga pasang surut (PLTPS) untuk menggantikan peran PLTD di Kalimantan Barat. Kepada seluruh pembaca kami mengucapkan terima kasih apabila dapat mengkritik karya tulis ini dalam penyempurnaannya di waktu mendatang. Karena kami yakin tidak ada gading yang tak retak, tidak ada karya tulis yang sempurna, tidak ada lembaran putih yang tidak bernoda, tidak ada manusia yang sempurna.

Pontianak, 19 Juni 2012

Penulis

iii

RINGKASAN

PLTD merupakan salah satu pembangkit listrik yang menggunakan BBM untuk menghasilkan energi listrik. Beberapa daerah di Indonesia masih menjadikan PLTD sebagai sumber utama penghasil energi listrik. Hal ini pun terjadi di Kalimantan Barat yang memiliki 6 lokasi PLTD dari 8 lokasi pembangkit listrik yang dimilikinya. Jika kondisi ini terus berlanjut maka kebutuhan terhadap BBM akan terus mengalami peningkatan, sehingga pada akhirnya salah satu energi konvensional tersebut akan habis karena dikonsumsi terus-menerus. Oleh karena itu, energi pasang surut yang melimpah di Kalimantan Barat yang merupakan salah satu sumber energi alternatif dapat dikembangkan. Kapasitas daya yang dihasilkan oleh pembangkit listrik tenaga pasang surut (PLTPS) lebih besar jika dibadingkan PLTD. Hal ini menunjukkan bahwa pemanfaatan PLTPS di Kalimantan Barat dapat menjadi solusi alternatif untuk mengganti peran PLTD sebagai penghasil utama energi listrik di Kalimantan Barat. Dalam karya tulis ini, metode yang digunakan adalah metode telaah pustaka dan metode penulusuran data online. Setelah mengumpulkan, mengkaji, dan menelaah berbagai data, informasi, dan sumber pustaka yang ada. Penulis melakukan analisis terhadap konsep dan hal-hal yang terkait dengan perumusan masalah. Setelah melakuka analisis penulis membahas fakta-fakta yang ada sehingga penulis dapat menarik kesimpulan yang dapat menjawab perumusan masalah. Prinsip kerja dari tenaga pasang surut tidak terlalu rumit. Ketika permukaan air laut dan air dalam bendungan sama tingginya, katup saluran turbin ditutup. Pada keadaan tersebut tinggi permukaan air dalam bendungan tetap konstan, sedangkan tinggi permukaan air laut terus surut. Apabila perbedaan tinggi antara permukaan air laut dan air dalam bendungan sudah cukup besar, maka katup saluran turbin dibuka sehingga air akan mengalir dari bendungan ke laut dan menggerakan turbin hingga tinggi permukaan air dalam bendungan turun. Proses ini terus berlangsung hingga tinggi air dalam bendungan tidak cukup untuk

iv

menjalankan turbin. Dalam keadaan tersebut air laut masih surut atau telah naik tetapi masih belum mencapai tinggi turbin sehingga belum bias masuk ke dalam bendungan dan menggerakan turbin. Katup turbin ditutup kembali ketika waduk kosong atau ketika tinggi permukaan air dalam waduk sama dengan tinggi permukaan air laut. Katup turbin dibuka kembali ketika tinggi permukaan air laut telah cukup tinggi sehingga dapat mengisi kembali air dalam bendungan. Proses tersebut terjadi berulang-ulang mengisi dan mengosongkan air dalam bendungan untuk menggerakan turbin sehingga dapat menghasilkan energi listrik dengan memanfaatkan proses pasang surut. Energi potensial yang dapat dihasilkan jika dibangun pembangkit listrik tenaga pasang surut seluas 1 Ha di Kalimantan Barat yaitu 3.616,2 MJ, sedangkan daya yang dapat dihasilkan yaitu 50,76 MW/tahun. Keunggulan energi pasang surut yaitu memiliki energi dan daya yang lebih besar dibandingkan pembangkit listrik dari bahan bakar minyak, lebih ramah lingkungan jika dibandingkan pembangkit listirk dari bahan bakar minyak dan nuklir, memiliki efisiensi yang lebih tinggi dibandingkan pembangkit listrik dari bahan bakar minyak dan batubara, serta lebih dapat diprediksi jika dibandingkan energi angin. Pemanfaatan energi pasang surut sebagai PLTPS perlu banyak dikembangkan agar teknologi listrik energi pasang surut menjadi efektif dalam hal biaya, karena potensi besar saja tidak cukup untuk membuat energi pasang surut kompetitif dengan pembangkit listrik yang berasal dari bahan bakar fosil yang dominan di saat ini seperti PLTD.

DAFTAR ISI

SURAT PERNYATAAN ORISINALITAS ................................................... . i LEMBAR PENGESAHAN ............................................................................ ii KATA PENGANTAR ...................................................................................... iii RINGKASAN .................................................................................................. iv DAFTAR ISI ..................................................................................................... vi DAFTAR TABEL ............................................................................................ vii DAFTAR GAMBAR ........................................................................................ viii BAB I PENDAHULUAN ................................................................................. . 1 1.1 Latar Belakang .............................................................................. . 1 1.2 Perumusan Masalah ...................................................................... . 2 1.3 Tujuan ........................................................................................... . 2 1.4 Manfaat ......................................................................................... . 3 BAB II TELAAH PUSTAKA ......................................................................... . 4 2.1 Bahan Bakar Minyak..................................................................... . 4 2.2 Pembangkit Listrik ....................................................................... . 4 2.3 Energi Pasang Surut ...................................................................... 5 BAB III METODOLE PENELITIAN ........................................................... . 7 BAB IV PEMBAHASAN................................................................................. 8 4.1 Pemanfaatan Energi Pasang Surut Sebagai PLTPS ...................... 8 4.2 Perkiraan Energi dan Daya PLTPS ............................................... 9 4.3 Keunggulan Energi Pasang Surut.................................................. 11 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ........................................................... 13 5.1 Kesimpulan ................................................................................... 13 5.2 Saran .............................................................................................. 13 DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................... 14 DAFTAR RIWAYAT HIDUP ........................................................................ 15

vi

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Hasil Penyulingan Minyak Bumi ......................................................... 4

vii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Pasang Surut Air Laut ...................................................................... 6 Gambar 2. Model Pembangkit Listrik Tenaga Pasang Surut ............................. 8

viii