Anda di halaman 1dari 62

Selamat datang di Layanan Statistik BPS

Propinsi Bengkulu

Dengan semangat baru, kami segenap tim di BPS Propinsi


Bengkulu selalu memberikan yang terbaik untuk Anda para pengguna data. Perbaikan
layanan kami lakukan di semua lini dan semaksimal mungkin. Kami sadar bahwa di era
informasi seperti sekarang ini, semua langkah dan semua kegiatan haruslah ditentukan
berdasarkan data yang konkrit dan akurat. Baik itu kegiatan ekonomi maupun kegiatan
non-ekonomi, data yang akurat akan lebih menjamin kesuksesan langkah-langkah
strategis yang akan dibuat.

Kami selalu mendukung kebutuhan Anda akan data-data yang akurat dan dapat
diandalkan. Data-data kami kumpulkan dengan dukungan petugas-petugas yang terlatih,
handal, dan berpengalaman. Pencacahan yang sistematis dan terkoordinir menjamin data
yang dapat dipertanggungjawabkan secara statistik. Selain mengumpulkan data primer,
yaitu data yang langsung kami kumpulkan dari populasi/responden, kami juga
mengkompilasi data sekunder, yaitu data yang dipunyai oleh dinas/instansi lain. Kami
juga bekerjasama dengan instansi-instansi tertentu dalam pengumpulan data.

Pengguna data tidak tertutup untuk kalangan peneliti saja. Dimana data digunakan untuk
meneliti fenomena-fenomena sosial agar lebih mudah untuk dianalisa. Pemerintah,
birokrat, kalangan akademisi termasuk mahasiswa, pelajar, guru-guru maupun dosen,
semua dapat menggunakan data dari BPS. Pemerintah misalnya, dapat menggunakan
data-data yang ada untuk menentukan arah pembangunan yang tepat, sehingga dana yang
digunakan tidak terbuang sia-sia.

Kami menyediakan data-data dalam berbagai kategori dan media. Untuk data-data global,
anda bisa menggunakan Bengkulu Dalam Angka yang terbit setiap tahun. Untuk data-
data lain yang lebih spesifik, ada beragam judul publikasi yang kami sediakan. Di era
kecanggihan teknologi seperti sekarang ini, kami tidak hanya menyediakan data dalam
bentuk publikasi biasa. Bagi anda para eksekutif yang memerlukan data-data lengkap
namun juga menginginkan mobilitas yang tinggi, kami juga menyediakan data dalam
bentuk publikasi elektronik. Sedangkan bagi anda yang memerlukan data-data standar
namun tidak sempat meluangkan waktu, anda dapat mengakses http://bengkulu.bps.go.id
untuk memperoleh data-data standar.
Dengan website sederhana ini, kami berusaha semakin mendekatkan diri pada Anda
semua para pengguna data. Anda dapat menghubungi kami via email
bpsbengkulu@gmail.com, atau email lama bps1700@bengkulu.wasantara.net.id, ataupun
datang ke BPS Propinsi Bengkulu, Jl. Adam Malik Km.8 Gading Cempaka, Bengkulu.
Tiada gading yang tak retak, semoga kesempurnaan datang seiring berjalannya waktu.

Data yang tersedia


Karena keterbatasan ruang, tidak semua data dapat kami tampilkan disini. Jika ada data
yang Anda inginkan namun belum dimuat di website ini, silahkan menghubungi kami.

Tabular

• Data 2007
• Data 2006
• Data 2005
• Data 2004

Series

• Angka Inflasi
• IHK (Indeks Harga Konsumen)

Data Umum

• Kependudukan
• Tenaga Kerja
• PDRB
Data Tahun 2007
• IHK
• Inflasi

Indeks Harga Konsumen (IHK) Bulanan


Kota Bengkulu Tahun 2007 (2002=100)
Menurut Kelompok Pengeluaran
Kelompok Pengeluaran/ Expenditure Group
Makanan
Perumahan, Transpor,
Jadi, Pendidikan,
Bulan Air, Listrik, Komunikasi
Bahan Minuman, Rekreasi
UMUM Gas dan Sandang Kesehatan dan
Makanan Rokok dan
Bahan Jasa
dan Olahraga
Bakar Keuangan
Tembakau
Januari 151.26 152.99 139.73 146.89 126.72 136.29 135.81 198.55
Februari 151.23 152.22 140.52 146.89 127.36 136.22 135.87 198.59
Maret 153,14 154,23 141,30 152,37 127,75 136,39 135,87 198,40
April 150,07 143,62 141,53 152,86 128,34 136,39 135,88 198,40
Mei 149,26 140,43 142,27 152,83 128,66 136,53 135,88 198,40
Juni 151,79 148,37 142,50 152,87 128,75 136,53 136,45 198,50
Juli 154,11 154,32 143,51 153,04 128,91 136,86 136,65 200,31
Agustus 154,31 154,8 143,57 153,10 129,30 136,92 136,65 200,31
September 156,50 161,05 144,20 153,22 131,21 136,92 136,65 200,31
Oktober 158,71 165,97 145,16 153,37 134,96 136,92 136,76 202,11
November 157,00 159,56 146,07 154,15 137,25 137,07 136,87 200,10
Desember 158,64 163,26 147,28 155,14 137,76 137,52 136,87 200,18

Indeks Harga Konsumen (IHK) Bulanan


Kota Bengkulu Tahun 2006 (2002=100)
Menurut Kelompok Pengeluaran
Kelompok Pengeluaran/ Expenditure Group
Makanan
Perumahan, Transpor,
Jadi, Pendidikan,
Bulan Air, Listrik, Komunikasi
Bahan Minuman, Rekreasi
UMUM Gas dan Sandang Kesehatan dan
Makanan Rokok dan
Bahan Jasa
dan Olahraga
Bakar Keuangan
Tembakau
Januari 143,69 143,42 132,46 142,22 120,95 117,11 124,13 195,93
Februari 142,69 139,72 133,10 142,10 121,13 117,09 124,28 196,00
Maret 141,98 135,9 133,75 142,94 121,88 117,94 124,54 196,47
April 141,27 129,78 134,77 143,33 122,07 135,43 124,52 196,95
Mei 141,58 129,27 134,71 144,81 124,82 135,70 124,54 196,82
Juni 143,85 135,02 136,82 144,84 124,88 135,77 124,66 197,38
Juli 144,97 137,75 137,39 145,01 125,56 135,98 126,14 197,38
Agustus 144,72 135,00 137,36 145,49 125,87 136,16 135,11 197,19
September 145,62 137,82 137,39 145,68 125,62 136,19 135,11 197,23
Oktober 147,29 141,93 137,54 145,75 126,46 136,19 135,74 199,42
November 148,73 146,61 137,80 145,94 126,50 136,26 135,75 198,68
Desember 151,09 153,36 139,15 146,07 126,65 136,29 135,80 198,58

Data Tahun 2005


Kependudukan

• Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin, Rasio Jenis Kelamin, dan Kabupaten
Kota Tahun 2005
• Luas Daerah, Jumlah Penduduk, dan Kepadatan Penduduk Menurut
Kabupaten/Kota Tahun 2005
• Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur Tahun 2005
• Jumlah Penduduk, Rumah Tangga, dan Rata-Rata Rumah Tangga Menurut
Kabupaten/Kota Tahun 2005

Jumlah Penduduk Menurut Jenis


Kelamin, Rasio Jenis Kelamin, dan
Kabupaten Kota Tahun 2005
Penduduk
Kabupaten/Kota Rasio Jenis Kelamin
Laki-Laki Perempuan Jumlah
Bengkulu Selatan 68659 68699 137358 100
Rejang Lebong 125756 122244 248000 103
Bengkulu Utara 171950 158677 330627 108
Kaur 54217 49617 103834 109
Seluma 80530 79613 160143 101
Muko-Muko 68587 62547 131134 110
Lebong 46843 44882 91725 104
Kepahiang 58553 61387 119940 95
Kota Bengkulu 140376 135040 275416 104

Luas Daerah, Jumlah Penduduk, dan


Kepadatan Penduduk Menurut
Kabupaten/Kota Tahun 2005
Kabupaten/Kota Luas Km2 Penduduk Kepadatan Per Km2
Bengkulu Selatan 1.179,65 137.358 116
Rejang Lebong 1.475,99 248.000 168
Bengkulu Utara 5.548,54 330.627 60
Kaur 2.369,05 103.834 44
Seluma 2.400,44 160.143 67
Muko-Muko 4.036,70 131.134 32
Lebong 1.929,24 91.725 48
Kapahyang 704,57 119.940 170
Kota Bengkulu 144,52 275.416 1.906

Jumlah Penduduk Menurut Kelompok


Umur Tahun 2005
Kelompok Umur Jumlah Penduduk
0 -4 150.988
5 -9 183.957
10 -14 177.944
15 -19 173.076
20 -24 141.270
25 -29 143.470
30 -34 115.209
35 -39 127.652
40 -44 110.120
45 -49 85.279
50 -54 63.064
55 -59 35.168
60 -64 35.040
65 + 55.940

Jumlah Penduduk, Rumah Tangga, dan


Rata-Rata Rumah Tangga Menurut
Kabupaten/Kota Tahun 2005
Jumlah Jumlah Rata-rata Anggota
Kabupaten/Kota
Rumahtangga Penduduk Rumahtangga
Bengkulu Selatan
36.736 137.358 3,74
Rejang Lebong 66.366 248.000 3,74
Bengkulu Utara 86.004 330.627 3,84
Kaur 25.456 103.834 4,08
Seluma 43.229 160.143 3,70
Muko-Muko 35.525 131.134 3,69
Lebong 24.787 91.725 3,70
Kapahyang 32.618 119.940 3,68
Kota Bengkulu 70.687 275.416 3,90

Data Tahun 2005


Tenaga Kerja

Pada tahun 2005, dari 1.598.177 orang penduduk, ada 1.066.963 orang penduduk usia
kerja dengan jumlah angkatan kerja 805.651 orang. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja
(TPAK) pada tahun 2005 adalah sebesar 75,51.

• Penduduk Berumur 15 Tahun Keatas Yang Termasuk Angkatan Kerja Menurut


Kelompok Umur Tahun 2005
Penduduk Berumur 15 Tahun Keatas
Yang Termasuk Angkatan Kerja Menurut
Kelompok Umur Tahun 2005
Kelompok Umur Laki-Laki Perempuan Jumlah
15 -19 41.264 21.399 62.663
20 -24 72.209 51.697 123.906
25 -29 69.239 49.101 118.340
30 -34 65.991 44.489 110.480
35 -39 50.741 44.913 95.654
40 -44 56.580 36.488 93.068
45 -49 41.293 28.371 69.664
50 -54 31.513 17.468 48.981
55 -59 18.736 15.370 34.106
60 + 29.412 19.377 48.789

Kegiatan BPS 2007


• Survei Biaya Hidup 2007
• SE UMB - UMK 2007
• Susenas 2007
• Sakernas 2007

Survei Sosial Ekonomi Nasional 2007


(Susenas 2007)
Deskripsi Umum

Badan Pusat Statistik (BPS) bertanggung jawab atas tersedianya data yang diperlukan
untuk perencanaan pembangunan sektoral maupun lintas sektoral. Selain untuk melihat
keadaan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan program pembangunan, ketersediaan
data yang berkesinambungan juga diperlukan untuk melakukan koreksi terhadap program
pembangunan yang sedang dilaksanakan. Dalam bidang sosial kependudukan, data yang
dihasilkan BPS dikumpuulkan antara lain melalui Sensus Penduduk (SP), Survei
Penduduk Antar Sensus (Supas), Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), dan Survei
Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).

Susenas adalah survei yang dirancang untuk mengumpulkan data sosial kependudukan
yang cakupannya relatif sangat luas. Data yang dikumpulkan antara lain menyangkut
bidang pendidikan, kesehatan/gizi, perumahan, sosial ekonomi lainnya, kegiatan sosial
budaya, konsumsi/pengeluaran dan pendapatan rumahtangga, perjalanan, dan pendapat
masyarakat mengenai kesejahteraan rumahtangganya. Sejak tahun 1992, BPS melalui
Susenas mengumpulkan data kor (keterangan pokok) dan data modul (keterangan khusus)
setiap tahun. Data modul dikumpulkan bersamaan dengan data kor setiap 3 tahun sekali,
mencakup modul konsumsi dan pengeluaran rumahtangga, modul pendidikan dan sosial
budaya, serta modul perumahan dan kesehatan.

Dengan tingginya tuntutan terhadap data kemiskinan dan mempertimbangkan bahwa


sampel 10.000 hanya mampu menyajikan angka kemiskinan pada level nasional, maka
BPS akan melaksanakan Susenas Modul Konsumsi pada bulan Februari 2007 dengan
jumlah sampel sekitar 69.000 rumahtangga. Dengan jumlah sampel tersebut, angka
kemiskinan yang diperoleh diharapkan dapat lebih cermat dan mampu menyajikan angka
kemiskinan sekaligus melihat tingkat kesejahteraan masyarakat hingga tingkat propinsi.

Secara umum tujuan pengumpulan data melalui Susenas Modul Konsumsi 2007 adalah
tersedianya data tentang kesejahteraan masyarakat dalam hal pendidikan, kesehatan, dan
kemampuan daya beli. Sedangkan secara khusus, tujuannya adalah:

• Tersedianya data pokok tentang kesejahteraan masyarakat yang sangat dibutuhkan


untuk perencanaan, monitoring, dan evaluasi keberhasilan pembangunan
• Tersedianya data rinci tentang kesejahteraan rumah tangga seperti, sosial budaya,
pendidikan, kesehatan, fertilitas/KB, dan data kependudukan menurut golongan
umur, jenis kelamin, dan status perkawinan, serta
• Tersedianya angka kemiskinan sampai pada tingkat propinsi

Statistik yang dihasilkan

Statistik yang dapat dihasilkan dari Susenas Modul Konsumsi 2007 antara lain adalah:

Statistik/Indikator Kesejahteraan Rakyat (Kesra)

Statistik/indikator kesra yang dapat disusun dari hasil pengumpulan data kor, antara lain
adalah angka partisipasi sekolah, rata-rata lama sekolah, angka melek huruf (bidang
pendidikan), angka kesakitan (bidang kesehatan), rata-rata umur perkawinan
pertama, angka partisipasi KB (bidang fertilitas), rata-rata luas hunian rumah
perkapita, persentase penggunaan air bersih (bidang perumahan), dan lain-lain.

Indikator Kemiskinan
Angka kemiskinan dihitung dari data pengeluaran rumahtangga yang diperoleh dari
pengumpulan data modul, baik yang berasal dari kelompok makanan maupun non-
makanan. Angka kemiskinan diharapkan dapat disajikan sampai tingkat propinsi

Sensus Ekonomi - UMB dan UMK 2007


Umum

Sensus Ekonomi 2006 (SE06) sangat penting arti dan peranannya dalam rangka
mengidentifikasi populasi, memperbaharui direktori dan kerangka sampel, serta membuat
peta persebaran usaha di Indonesia. SE06 diselenggarakan untuk mendata keberadaan,
penyebaran, aktivitas, dan karakteristik seluruh kegiatan ekonomi di luar kegiatan sektor
pertanian. Pendekatan pencacahan dalam SE06 dilakukan melalui pendekatan usaha.
Sasaran pencacahan meliputi perusahaan/usaha berskala besar, menengah, kecil dan
mikro.

Pada tahun 2006 telah dilaksanakan kegiatan listing SE06 terhadap seluruh
perusahaan/usaha di luar sektor pertanian yang pencacahannya menggunakan dua jenis
kuesioner, yaitu SE06-L1 (untuk perusahaan/usaha yang berlokasi non permanen) dan
SE06-L2 (untuk perusahaan/usaha yang berlokasi permanen). Pada tahun 2007 akan
dilaksanakan Sensus Ekonomi 2006 Sensus Sampel (SE06-SS) yang merupakan
kelanjutan dari kegiatan SE06. Dalam kegiatan ini akan dicacah secara rinci seluruh
perusahaan/usaha berskala menengah dan besar (UMB) serta secara sampel
perusahaan/usaha berskala mikro dan kecil (UMK).

Kegiatan yang dicakup dalam SE06-SS adalah sensus untuk perusahaan/usaha berskala
menengah dan besar (UMB) sekitar 190.000 perusahaan/usaha dan sampel untuk
perusahaan/usaha berskala mikro dan kecil (UMK) sebanyak 1,2 juta. Skala usaha yang
digunakan pada SE06 mengacu pada beberapa referensi peraturan perundangan yang
berlaku dan kriteria BPS. Untuk tujuan tersebut, SE06 dikelompokkan menjadi 4 skala
usaha: Mikro, Kecil, Menengah, dan Besar. Dari hasil kegiatan SE06-SS ini diharapkan
dapat diperoleh data rinci mengenai struktur pendapatan dan pengeluaran, struktur
permodalan, serta berbagai karakteristik usaha lainnya di tingkat kecamatan,
kabupaten/kota, dan propinsi.

Pendataan SE06 UMB tahun 2007 dilakukan melalui 3 (tiga) kelompok sasaran, yaitu
kelompok perusahaan/usaha yang dicacah secara rutin oleh BPS (UMB Berkala),
kelompok perusahaan/usaha yang spesifik dan memerlukan pendekatan khusus (UMB
Khusus), dan kelompok perusahaan/usaha yang tidak digolongkan rutin maupun khusus,
yang digolongkan sebagai kegiatan perusahaan/usaha baru dilakukan secara terpadu
(UMB Baru).
Buku pedoman pencacahan SE06-UMB-Baru merupakan pedoman bagi pencacah untuk
melakukan pendataan usaha menengah dan besar dengan benar dan hasilnya dapat
dipertanggung jawabkan.

Landasan Hukum

Landasan hukum pelaksanaan SE06 adalah sebagai berikut:

• Undang-Undang nomor 16 tahun1997 tentang Statistik


• Peraturan Pemerintah RI Nomor 51 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Statistik
• Keputusan Presiden RI Nomor 103 tahun 2001 tentang Kedudukan, Tugas, dan
Fungsi, Susunan Organisasi dan Tata Kerja BPS

Tujuan

Tujuan SE06 UMB yang dilaksanakan pada tahun 2007 adalah untuk:

• Mendapatkan profil dari setiap jenis kegiatan usaha


• Mendapatkan struktur pengeluaran dan pendapatan dari kegiatan
perusahaan/usaha berskala Menengah dan Besar
• Mendapatkan gambaran permodalan, prospek dan kendala perusahaan/usaha
• Mendapatkan kerangka untuk kegiatan survei mendatang

Cakupan

Cakupan kegiatan SE06 UMB BARU adalah seluruh kegiatan usaha yang terdapat di
seluruh wilayah Indonesia. Secara keseluruhan kegiatan usaha yang dicakup meliputi
perusahaan/usaha:

1. Listrik Non PLN


2. Perdagangan Besar dan Eceran
3. Restoran/Rumah makan, Bar, dan Jasa Boga
4. Transportasi, Pergudangan, dan Komunikasi
5. Realestat, Usaha Persewaan, dan Jasa Perusahaan
6. Jasa Pendidikan
7. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial
8. Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya, dan Hiburan (tidak termasuk organisasi
buruh, keagamaan, dan organisasi politik)

Identifikasi terhadap variabel-variabel yang akan dicakup dari berbagai jenis


kategori/kegiatan usaha sebagian mempunyai kesamaan, dan sebagian sangata berbeda.
Untuk variabel yang sama, dalam kuesioner SE06-SS dikelompokkan sebagai variabel
KOR. Untuk variabel yang berbeda dan merupakan karakteristik spesifik dari
kategori/kegiatan tertentu dikelompokkan sebagai variabel MODUL.
Survei Biaya Hidup 2007 (SBH 2007)
Umum

Berbagai macam bencana yang terjadi dua tahun terakhir serta ditunjang dengan
kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM yang mencapai lebih dari 100 persen pada
tahun 2005, mengakibatkan kenaikan harga barang dan jasa yang cukup tinggi. Hal ini
terlihat dari perkembangan laju inflasi yang menembus angka dua digit sebesar 17,11
persen. Keadaan ini secara langsung maupun tidak langsung berdampak cukup signifikan
pada perubahan pola konsumsi serta biaya hidup masyarakat. Perubahan pola konsumsi
maupun biaya hidup masyarakat, antara lain disebabkan oleh beberapa faktor seperti:
perubahan pendapatan masyarakat, perubahan pola penawaran dan permintaan
barang/jasa, perubahan kualitas dan kuantitas barang/jasa, serta perubahan sikap dan
perilaku masyarakat. Kejadian di atas mampu mengubah pola pendapatan masyarakat
yang berkaitan erat dengan pola konsumsi masyarakat.

Paket komoditas (commodity basket) dan diagram timbang hasil Survei Biaya Hidup
2002 (SBH02) yang digunakan dalam penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK) saat
ini, diperkirakan sudah tidak sesuai lagi ntuk menggambarkan keadaan sekarang secara
tepat yang diakibatkan oleh perubahan-perubahan tersebut.
Berdasarkan hal itu, maka perlu diadakan Survei Biaya Hidup yang baru untuk
memperbaharui paket komoditas dan diagram timbang yang telah berumur 5 tahun, yaitu
Survei Biaya Hidup tahun 2007 (SBH2007). SBH 2007 akan dilaksanakan di 66 kota,
yang terdiri dari 33 ibukota propinsi dan 33 kota/kabupaten (27 kota dan 6 ibukota
kabupaten). Survei ini hanya dilakukan di daerah perkotaan (urban area) dengan sampel
sebanyak 115.830 rumahtangga.

Maksud dan Tujuan

SBH 2007 adalah survei pengeluaran konsumsi rumahtangga di daerah perkotaan (urban
area), yang dimaksudkan untuk mendapatkan pola konsumsi masyarakat sebagai bahan
penyusunan diagram timbang IHK dan penyusunan paket komoditas yang baru.

Tujuan dari SBH 2007 secara rinci adalah sebagai berikut:

• Memperoleh paket komoditas dan diagram timbang untuk memperbaharui IHK


• Mendapatkan keterangan tentang keadaan sosial ekonomi rumahtangga perkotaan
• Melengkapi data yang diperlukan untuk penghitungan pendapatan nasional dan
regional
• Digunakan sebagai bahan penelitian pasar, analisis permintaan barang dan jasa
serta analisis lainnya

Cakupan Materi

Data yang dikumpulkan dalam SBH 2007 antara lain mencakup:


• Pengeluaran rumahtangga yang dikelompokkan menurut sifat, jenis dan macam
barang dan jasa yang dikonsumsi
• Pengeluaran non konsumsi dan lain-lain pembayaran, antara lain pengeluaran
untuk pajak penghasilan, asuransi jiwa dan pesta
• Pengeluaran untuk barang-barang modal usaha, seperti pembelian ternak, bibit
tanaman dan kendaraan untuk usaha.
• Pendapatan/penerimaan rumahtangga
• Keterangan sosial demografi, antara lain jenis kelamin, umur, pendidikan,
kegiatan ekonomi dan status pekerjaan
• Keterangan tentang kondisi bangunan dan fasilitas tempat tinggal yang dikaitkan
dengan pengeluaran rumahtangga untuk keperluan perumahan/tempat tinggal

Ruang Lingkup

SBH 2007 dilaksanakan di 66 kota (33 ibukota Propinsi dan 33 kota/kabupaten) dengan
jumlah sampel 115.830 rumahtangga yang tersebar di 11.583 Blok Sensus.

Dalam survei ini tidak tercakup:

• Rumahtangga biasa yang jumlah anggota rumahtangganya 1 orang atau lebih dari
10 orang
• Rumahtangga khusus
• Rumahtangga yang berencana pindah pada tahun 2007
• Rumahtangga Corps Diplomatic (CD)
• Rumahtangga yang sumber utama pendapatannya adalah penerima pendapatan
(pensiunan, mahasiswa/mahasiswi indekost, dsb.)

Landasan Hukum

Landasan hukum pelaksanaan SBH 2007 ini adalah sebagai berikut:

• Undang-undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik


• Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 1998 tentang Badan
Pusat Statistik
• Peraturan Pemerintah RI No. 51 Tahun 1999 tentang penyelenggaraan Statistik
• Peraturan, keputusan dan instruksi lainnya yang berkaitan dengan Survei Biaya
Hidup 2007

Survei Angkatan Kerja Nasional 2007


( Sakernas 2007)
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumpulkan data dari berbagai macam bidang, termasuk
bidang sosial kependudukan. Dalam bidang sosial kependudukan, data yang dihasilkan
BPS dikumpuulkan antara lain melalui Sensus Penduduk (SP), Survei Penduduk Antar
Sensus (Supas), Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), dan Survei Sosial Ekonomi
Nasional (Susenas). Data-data ini terutama diperlukan untuk perencanaan pembangunan
sektoral maupun lintas sektoral, melihat keadaan, memantau, dan mengevaluasi
pelaksanaan program pembangunan, dan tak ketinggalan diperlukan untuk melakukan
koreksi terhadap program pembangunan yang sedang dilaksanakan.

Sakernas adalah survei yang dirancang untuk mengumpulkan data sosial kependudukan
terutama mengenai segala sesuatu yang berkaitan dengan angkatan kerja. Data yang
dikumpulkan secara periodik memastikan kontinuitas data yang lebih baik, serta dapat
dianalisis segala parameter mengenai angkatan kerja yang ada di Indonesia pada
umumnya dan juga di Propinsi Bengkulu pada khususnya. Data mengenai angkatan kerja
sangat vital terlebih sekarang banyak sekali pengangguran yang ada di Indonesia
dikarenakan keadaan perekonomian saat ini yang tidak menentu. Ketersediaan data
angkatan kerja yang akurat akan sangat membantu pemerintah untuk menentukan arah
dan kebijakan pembangunan yang tepat agar masalah pengangguran tidak sampai
mengganggu stabilitas dan keamanan negara.

Website BPS Kabupaten/Kota

• BPS Kabupaten Bengkulu Selatan


• BPS Kabupaten Rejang Lebong
• BPS Kabupaten Bengkulu Utara
• BPS Kabupaten Kaur
• BPS Kabupaten Seluma
• BPS Kabupaten Muko-Muko
• BPS Kabupaten Lebong
• BPS Kabupaten Kepahiang
• BPS Kota Bengkulu
Thursday, January 15, 2009

HOME | BPS | ABOUT US | VISI-MISI | CONTACT US |


Selamat Datang di situs resmi Badan Pusat Statistik News!
Kabupaten Bengkulu Selatan

Situs ini menyajikan berbagai data dan informasi yang penting


khususnya di Kabupaten Bengkulu Selatan, seperti keadaan
geografi, pemerintahan, penduduk dan ketenagakerjaan, sosial,
pertanian, industri, perdagangan, transportasi, keuangan dan
harga, konsumsi dan PDRB.

Disamping itu juga anda dapat mengetahui sejarah, organisasi,


visi- misi BPS dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu
Selatan.

Menyadari bahwa kebutuhan akan informasi statistik semakin


beragam, up to date, lengkap, akurat dengan akses yang cepat,
mudah dan jelas maka merupakan tantangan bagi kami untuk
terus melakukan upaya penyempurnaan baik data maupun
tampilannya.

Semoga dengan keberadaan situs ini bermanfaat bagi pihak yang


membutuhkan. Amin!

********************
Statistics by Keadaan Geografi | Pemerintahan | Populasi
Subjects dan Ketenagakerjaan | Sosial | Pertanian |
Industri | Perdagangan | Transportasi |
Keuangan dan Harga | Konsumsi | PDRB

KEADAAN GEOGRAFI

Kabupaten Bengkulu Selatan terletak di sebelah barat Bukit Barisan. Luas wilayah
administrasinya mencapai kurang lebih 1.185,7 kilometer persegi. Terletak pada 4 derajat 10
menit - 4 derajat 32 menit Lintang Selatan dan 102 derajat 48 menit - 103 derajat 16 menit Bujur
Timur.

Disebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Seluma sepanjang ± 40 km. Sebelah timur
berbatasan dengan Propinsi Sumatera Selatan ± 47,96 km. Sebelah selatan berbatasan dengan
Kabupaten Kaur ± 43 km dan di barat berbatasan dengan Lautan Hindia ± 40,52 km.

Berdasarkan topografinya Kabupaten Bengkulu Selatan terletak pada tiga jalur, yaitu: Jalur
pertama, 0 – 100 meter diatas permukaan laut dan terklasifikasi sebagai daerah low land luasnya
mencapai 50,94 persen. Jalur kedua, 100 – 1000 meter diatas permukaan laut dan terklasifikasi
sebagai daerah bukit range luasnya mencapai 42,99 persen. Jalur ketiga, terletak disebelah
Utara – Timur sampai kepuncak Bukit Barisan luasnya mencapai 6,07 persen.

Jenis tanah di Kabupaten Bengkulu Selatan terdiri dari : Tanah Alluvial 1,01 persen, Regosol 2,87
persen, Asosiasi Pedsolik Merah-Kuning-Latosol 53,66 persen, Latosol 24,10 persen, Asosiasi
Pedsolik-Coklat-Podsol-Litosol 18,36 persen.

Peta situasi Kabupaten Bengkulu Selatan:

Berikut ini peta Kabupaten Bengkulu Selatan dilihat dari potensi hutan:
1. IKLIM

Sumber data yang dikumpulkan berasal dari Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan.
Beberapa tabel keadaan iklim yang dapat anda akses adalah:

- Keadaan Suhu di Kota Manna

- Rata- rata Kelembaban Udara di Kota Manna

- Hari Hujan, Curah Hujan dan Indeks Curah Hujan di Kota Manna

- Rata- rata Kecepatan Angin di Kota Manna

2. KEADAAN GEOGRAFI

Data yang berhasil dihimpun berasal dari Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bengkulu
Selatan dan BPS Kabupaten Bengkulu Selatan. Data yang dimaksud adalah:

- Luas Daerah Menurut Ketinggian dan Kecamatan

- Luas Daerah Menurut Tekstur Tanah dan Kecamatan

- Nama Ibukota Kecamatan dan Jarak antara Ibukota Kecamatan dan Ibukota Kabupaten

- Tinggi Ibukota Kecamatan dalam Kabupaten Bengkulu Selatan


- Jumlah Desa/ Kelurahan Menurut Letak Geografis dan Kecamatan

Copyright © BPS Kabupaten Bengkulu Selatan 2007


Last Update: 1 Juni 2007

PEMERINTAHAN

1. PEMERINTAHAN DAERAH

Beberapa tabel mengenai pemerintah daerah yang dapat anda akses adalah:

- Jumlah Desa dan Kelurahan Menurut Kecamatan

- Nama-nama Desa dan Kelurahan Menurut Kecamatan

- Jumlah Desa dan Kelurahan Menurut Status Perkotaan/ Pedesaan dan Kecamatan

- Jumlah PNS Daerah Menurut Tingkat Kepangkatan dan Jenis Kelamin

Data- data yang dikumpulkan berasal dari BPS Kabupaten Bengkulu Selatan dan Sekretariat
Pemda Kabupaten Bengkulu Selatan. Untuk informasi tambahan lainnya mengenai Pemerintah
Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan anda dapat mengakses ke About Us.

2. LEMBAGA LEGISLATIF

Mengenai lembaga legislatif atau DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan tabel atau daftar yang ada
adalah:

- Jumlah Keanggotaan DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan Berdasarkan Pemilu Tahun 2004
Menurut Fraksi dan Jenis Kelamin

- Nama- nama Anggota Tetap DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan Menurut Susunan Fraksi dan
Partai Politik

- Susunan Komisi DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan

- Jumlah Keputusan DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan Menurut Jenis Keputusan 1995 -
terakhir

Berikut ini adalah hasil perolehan kursi di DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan berdasarkan
daerah pemilihan dan partai politik pemenang pemilu 2004.
Copyright © BPS Kabupaten Bengkulu Selatan 2007
Last Update: 1 Juni 2007

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

1. PENDUDUK

Beberapa tabel kependudukan yang dapat anda akses adalah:

- Laju Pertumbuhan Penduduk Kabupaten Bengkulu Selatan

- Jumlah Rumah Tangga dan Penduduk Menurut Jenis Kelamin dan Kecamatan

- Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur

2. KETENAGAKERJAAN

Sumber data yang dihasilkan adalah hasil Susenas dan Dinas Tenagakerja, Sosial dan
Transmigrasi. Tabel- tabel yang dihasilkan adalah:

- Persentase Penduduk 10 Tahun Keatas Menurut Jenis Kegiatan Selama Seminggu Yang Lalu
di Kabupaten Bengkulu Selatan

- Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas Yang Bekerja Menurut Status Pekerjaan dan
Jenis Kelamin di Kabupaten Bengkulu Selatan
- Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas Yang Bekerja Menurut Lapangan Pekerjaan di
Kabupaten Bengkulu Selatan

- Jumlah Pencari Kerja Yang Terdaftar Menurut Tingkat Pendidikan dan Jenis Kelamin di
Kabupaten Bengkulu Selatan

Peta Kabupaten Bengkulu Selatan berdasarkan kepadatan penduduk menurut kecamatan dapat
anda lihat dibawah ini:

Copyright © BPS Kabupaten Bengkulu Selatan 2007


Last Update: 1 Juni 2007

SOSIAL

1. PENDIDIKAN

Sumber data yang disajikan berasal dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten
BEngkulu Selatan dan Susenas 2005 Kabupaten Bengkulu Selatan. Beberapa tabel mengenai
masalah pendidikan yang dapat diakses adalah:

- Jumlah Sekolah, Murid dan Guru Taman Kanak- kanak Menurut Status dan Kecamatan

- Jumlah Sekolah, Murid dan Guru SD/SDLB/ MI Menurut Status dan Kecamatan

- Jumlah Sekolah, Murid dan Guru SMU/ SMK/ MA Menurut Status dan Kecamatan
- Mahasiswa, Lulusan dan Tenaga Pengajar Akademi Kebidanan Manna 2005/ 2006

- Mahasiswa, Lulusan dan Tenaga Pengajar STIT Alquraniyah Manna 2005/ 2006

- Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas Menurut Tingkat Pendidikan yang Ditamatkan
2005

- Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas Menurut Kepandaian Membaca dan Menulis
1998 - 2005

2. KESEHATAN

Sumber data berasal dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Selatan, Dinas Keluarga
Berencana dan Pembangunan Keluarga Sejahtera Kabupaten Bengkulu Selatan dan Susenas
2005. Tabel- tabel yang dimaksud adalah:

- Jumlah Fasilitas Kesehatan Menurut Jenis dan Kecamatan

- Jumlah Tenaga Medis Menurut Uraian Jabatan

- Jumlah Penderita Pasien Rawat Jalan dan Rawat Inap di RSUD Manna

- Jumlah Penderita Penyakit yang Diamati Menurut Jenis Penyakit dan Kecamatan

- Jumlah Pasangan Usia Subur (PUS), Akseptor Aktif dan Akseptor Baru Menurut Kecamatan

- Jumlah Peserta KB AKtif Menurut Alat Konstrasepsi yang Digunakan dan Kecamatan

- Jumlah Akseptor Baru Per bulan dan Alat Konstrasepsi yang Digunakan

3. AGAMA

- Jumlah Tempat Ibadah Menurut Jenisnya dan Kecamatan

- Jumlah Penduduk Menurut Agama yang Dianut dan Kecamatan

- Jumlah Jemaah Haji yang Diberangkatkan Menurut Status Kembali, Jenis Kelamin dan
Kecamatan

- Banyaknya Peristiwa Pernikahan, Cerai - Talak dan Rujuk

Sumber data berasal dari Kantor Departemen Agama Kabupaten Bengkulu Selatan dan
Pengadilan Agama Kabupaten Bengkulu Selatan.

4. SOSIAL LAINNYA

- Banyaknya Kejadian Bencana Alam Menurut Jenisnya dan Kecamatan

- Jumlah Fasilitas Sosial Menurut Jenisnya dan Kecamatan

- Jumlah Penyandang Cacat Menurut Jenis Kelamin, Jenis Penyandang Cacat dan Kecamatan
- Banyaknya Peristiwa Kejahatan Yang Dilaporkan dan Diselesaikan di Kabupaten Bengkulu
Selatan

- Banyaknya Kejadian Kecelakaan Lalu Lintas Menurut Bentuk Kerugiannya di Kabupaten


Bengkulu Selatan

Sumber data berasal dari Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial Kabupaten Bengkulu
Selatan dan Polres 623 Kabupaten Bengkulu Selatan.

********************

Copyright © BPS Kabupaten Bengkulu Selatan 2007


Last Update: 1 Juni 2007

PERTANIAN

1. PERTANIAN TANAMAN PANGAN

Sumber data berasal dari Dinas Pertanian dan BPS Kabupaten Bengkulu Selatan. Beberapa
tabel mengenai pertanian tanaman pangan yang dapat anda akses adalah:

- Luas Lahan Sawah Menurut Jenisnya

- Luas Lahan Sawah Menurut Frekuensi Penanaman dan Kecamatan

- Produksi Padi Sawah dan Padi Ladang

- Luas Panen, Luas Tanam, Luas Rusak/ Puso Padi Sawah dan Padi Ladang

- Luas Lahan Bukan Sawah Menurut Jenis Penggunaan Lahan dan Kecamatan

- Produksi Palawija Menurut Jenisnya

- Luas Panen, Luas Tanam, Luas Rusak/ Puso Palawija

2. PERKEBUNAN

Sumber data yang dihasilkan berasal dari Sub Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkulu Selatan.
Tabel- tabel yang dihasilkan adalah:

- Luas Panen dan Produksi Tanaman Sayur- sayuran Menurut Jenisnya

- Jumlah Tanaman Buah- buahan dan Produksinya

- Luas Tanam, Luas Panen dan Produksi Tanaman Perkebunan Rakyat Menurut Jenisnya dan
Kecamatan

- Jumlah Rumah Tangga Perkebunan Rakyat Menurut Jenis Tanaman Di Kabupaten Bengkulu
Selatan

3. PETERNAKAN
Sumber data adalah Sub Dinas Peternakan Kabupaten Bengkulu Selatan. Data- data yang
dimaksud adalah:

- Populasi Ternak Menurut Jenis dan Kecamatan

- Populasi Ternak Menurut Jenis dan Kecamatan

- Jumlah Ternak yang Dipotong dan Produksi Menurut Jenisnya

- Jumlah Unggas yang Dipotong dan Produksi Menurut Jenisnya

- Produksi Telur Menurut Jenisnya yang Tercatat

4. PERIKANAN

Sumber data adalah Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bengkulu Selatan. Data- data
yang dapat diakses adalah:

- Produksi Perikanan Laut dan Darat Beserta Nilainya Menurut Kecamatan

- Luas Usaha Budidaya Perikanan Darat Menurut Jenis dan Kecamatan

- Jumlah Perahu/ Kapal Penangkap Ikan Menurut Jenis dan Kecamatan

- Jumlah Alat- alat Penangkap Ikan Perairan Laut Menurut Jenisnya

5. KEHUTANAN

Sumber data berasal dari Dinas Kehutanan Kabupaten Bengkulu Selatan. Data yang dimaksud
adalah:

- Luas dan Persentase Hutan Menurut Fungsinya

- Produksi Kayu Hutan dan Hasil Hutan Ikutan Menurut Jenisnya

- Luas Kawasan dan Kondisi Tegakan Hutan

- Letak Hutan Menurut Wilayah Administratif dan Desa Terdekat

Berikut ini adalah produksi dari 5 komuditas unggulan di Kabupaten Bengkulu Selatan menurut
kecamatan yaitu padi, kelapa sawit, kopi, karet dan coklat seperti anda lihat dibawah ini:

********************
Copyright © BPS Kabupaten Bengkulu Selatan 2007
Last Update: 1 Juni 2007

INDUSTRI, PERTAMBANGAN, ENERGI DAN AIR MINUM

1. INDUSTRI, PERTAMBANGAN, ENERGI DAN AIR MINUM

Sumber data berasal dari Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM, Dinas
Pertambangan dan Energi, PT. PLN Cabang Bengkulu Ranting Manna dan PDAM Manna.
Berikut ini data dan tabel- tabel yang dihasilkan:

- Jumlah Usaha/ Perusahaan Industri dan Jumlah Tenaga Kerja Menurut Jenis Industri

- Jumlah Pelanggan, Pemakaian Aliran Listrik dan Nilainya di PLN Sub Ranting Manna, Masat,
Kelutum, dan Kedurang

- Nama- nama Perusahaan Pertambangan/ Penggalian Bahan Industri dan Konstruksi yang
Terdaftar

- Bahan- bahan Galian Yang Ada di Kabupaten Bengkulu Selatan

- Jumlah Pelanggan, Produksi dan Nilainya PDAM Manna Menurut Jenis Pelanggan

********************
Copyright © BPS Kabupaten Bengkulu Selatan 2007
Last Update: 1 Juni 2007

PERDAGANGAN DAN KOPERASI

1. PERDAGANGAN

Sumber data berasal dari Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM, Gudang Dolog
Manna dan BPS Kabupaten Bengkulu Selatan. Data- data tersebut adalah:

- Jumlah Perusahaan Dagang yang Memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) Menurut
Kecamatan dan Jenis Perusahaan

- Pasar Permanen dan Non Permanen Menurut Kecamatan

- Posisi Stok Beras Pemerintah Pada Gudang Dolog Manna

- Penyaluran Beras Pada Gudang Dolog Manna Dalam Rangka Program Raskin dan PKPS
BBM; dan Dalam Rangka Statbilisasi Harga

2. KOPERASI

Sumber data berasal dari Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kabupaten
Bengkulu Selatan. Data- data tersebut adalah:

- Jumlah Koperasi dan Anggota Menurut Jenisnya

- Kegiatan Koperasi Unit Desa (KUD) dan Non Koperasi Unit Desa (Non KUD)

********************

Copyright © BPS Kabupaten Bengkulu Selatan 2007


Last Update: 1 Juni 2007

TRANSPORTASI, POS, TELEKOMUNIKASI, HOTEL DAN PARIWISATA

1. TRANSPORTASI

Sumber data berasal dari Dinas Kimpraswil, Dinas Perhubungan dan Polres 623 Kabupaten
Bengkulu Selatan. Data- data dan tabel tersebut adalah:

- Panjang Jalan Menurut Jenis Permukaan dan Pemerintahan Yang Berwenang

- Jumlah Jembatan Dirinci Menurut Jenisnya

- Panjang Jembatan Menurut Jenis Konstruksi dan Pemerintahan yang Berwenang

- Prasarana Lingkungan Menurut Jenis dan Konstruksinya


- Perusahaan Angkutan Penumpang Antar Kota

- Jumlah Kendaraan Bermotor Menurut Jenis Kendaraan

- Jumlah Surat Izin Mengemudi (SIM) Menurut Jenisnya

2. POS DAN TELEKOMUNIKASI

Sumber data berasal dari Kantor Pos Manna dan PT. Telkom cabang Manna.

- Jumlah Kantor Pos Menurut Status dan Kecamatan

- Jumlah Sambungan Telepon Induk/ Pelanggan

3. HOTEL DAN PARIWISATA

- Nama- nama Hotel/ Penginbapan

- Jumlah Hotel/ Penginapan, Kamar, Tempat Tidur dan Tenaga Kerja

- Potensi Wisata di Kabupaten Bengkulu Selatan

- Situs/ Bangunan Bersejarah di Kabupaten Bengkulu Selatan

Untuk mengenal lebih dekat ibukota Kabupaten Bengkulu Selatan berikut ini peta Kota
Manna beserta tempat- tempat pentingnya:
Copyright © BPS Kabupaten Bengkulu Selatan 2007
Last Update: 1 Juni 2007

KEUANGAN, PAJAK, PERBANKAN DAN HARGA- HARGA

1. KEUANGAN DAN PAJAK

Sumber data berasal dari Dinas Pendapatan Daerah, Kantor Pelayanan Pajak dan Pengamatan
Potensi Pajak dan BPS Kabupaten Bengkulu Selatan. Data- data tersebut adalah:

- Realisasi Penerimaan dan Pengeluaran Menurut Jenisnya Pemda Kabupaten Bengkulu Selatan

- Realisasi Penerimaan Pendapatan Asli Daerah

- Realisasi Penerimaan Pajak Per Bulan dan Jenisnya


2. PERBANKAN

Sumber data berasal dari Bank BRI dan Bank BPD Bengkulu Cabang Manna. Tabel- tabel yang
dapat disajikan adalah:

- Jumlah Nasabah Menurut Jenis Simpanannya di Bank BPD Bengkulu Cabang Manna

- Jumlah Nasabah Menurut Jenis Simpanannya di Bank BRI Cabang Manna

- Jumlah Nasabah dan Kredit yang Disalurkan Bank BPD Bengkulu Cabang Manna

- Jumlah Nasabah dan Kredit yang Disalurkan Bank BRI Cabang Manna

3. HARGA-HARGA

Sumber data berasal dari BPS Kabupaten Bengkulu Selatan. Tabel- tabel yang dapat disajikan
adalah:

- Indeks Harga Konsumen (IHK) Bulanan Kota Manna Menurut Kelompok Pengeluaran

- Tingkat Inflasi Bulanan Kota Manna Menurut Kelompok Pengeluaran

- Harga Eceran 12 Macam Kebutuhan Pokok di Kota Manna

********************

Copyright © BPS Kabupaten Bengkulu Selatan 2007


Last Update: 1 Juni 2007

KONSUMSI

1. KONSUMSI

Sumber data berasal dari Susenas 2005 Kabupaten Bengkulu Selatan. Tabel- tabel dimaksud
adalah:

- Pengeluaran Rata- rata Perkapita Sebulan Menurut Kelompok Barang dan Pengeluaran di
Kabupaten Bengkulu Selatan

- Pengeluaran Rata- rata Perkapita Sebulan Menurut Kelompok Makanan dan Status Perkotaan/
Pedesaan di Kabupaten Bengkulu Selatan

- Pengeluaran Rata- rata Perkapita Sebulan Menurut Kelompok Makanan dan Status Perkotaan/
Pedesaan di Kabupaten Bengkulu Selatan

********************

Copyright © BPS Kabupaten Bengkulu Selatan 2007


Last Update: 1 Juni 2007
PDRB

Pembangunan nasional dan regional di segala bidang perikehidupan membutuhkan berbagai


ragam data dan indikator yang lebih rinci dan relevan. Untuk memenuhi kebutuhan data yang
semakin mikro tersebut BPS dan Badan Perwakilan lainnya di daerah berupaya mengantisipasi
kebutuhan data para konsumen data.

Salah satu data statistik yang disajikan secara berkesinambungan dan rinci adalah statistik
pendapatan regional atau biasa disebut Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Penyajian
PDRB membantu menyediakan informasi untuk bahan kebijaksanaan dan perencanaan maupun
untuk evaluasi hasil- hasil pembangunan khususnya di bidang ekonomi. Dengan informasi
tersebut dapat memberikan gambaran, apakah pembangunan ekonomi regional Kabupaten
BEngkulu Selatan dapat tercapai sesuai rencana. Perubahan struktur dan perkembangan
ekonomi regional Kabupaten Bengkulu Selatan harus ditopang oleh pertumbuhan dan
pergeseran peran masing- masing sektor secara agregat. Untuk menganalisis kondisi tersebut
harus didukung oleh data statistik PDRB yang baik, relevan, up to date dan berkesinambungan.

Beberapa tabel yang dapat disajikan adalah:

- Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Bengkulu Selatan Atas Dasar Harga Berlaku
Menurut Lapangan Usaha (Juta Rupiah)

- Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Bengkulu Selatan Atas DAsar Harga Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha (Juta Rupiah)

- Distribusi Persentase Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Bengkulu Selatan Atas
Dasar Harga Berlaku

- Distribusi Persentase Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Bengkulu Selatan Atas
Dasar Harga Konstan

- Indeks Perkembangan PDRB Kabupaten Bengkulu Selatan Atas Dasar Harga Berlaku Menurut
Lapangan Usaha

- Indeks Perkembangan PDRB Kabupaten Bengkulu Selatan Atas Dasar Harga Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha

- Indeks Berantai PDRB Kabupaten Bengkulu Selatan Atas Dasar Harga Berlaku Menurut
Lapangan Usaha (Tahun Sebelumnya = 100)

- Indeks Berantai PDRB Kabupaten Bengkulu Selatan Atas Dasar Harga Konstan 2000 Menurut
Lapangan Usaha (Tahun Sebelumnya = 100)

- Indeks Harga Implisit PDRB Kabupaten Bengkulu Selatan Menurut Lapangan Usaha

- Pendapatan Regional dan Pendapatan Regional Perkapita Kabupaten Bengkulu Selatan

- Indeks Perkembangan Pendapatan Regional dan Pendapatan Regional Perkapita (Tahun


Dasar 2000 = 100)

********************
Copyright © BPS Kabupaten Bengkulu Selatan 2007
Last Update: 1 Juni 2007

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bengkulu Utara

Selamat datang di website BPS Kabupaten Bengkulu Utara. Disini kami


senantiasa berusaha memberikan yang terbaik untuk anda semua. Dengan
segenap kemampuan dan diiringi dengan tekad yang kuat, kami berusaha
untuk memberikan arti statistik yang sesungguhnya bagi anda. Kami juga
berusaha untuk menampilkan data-data yang kami punya agar semua
pihak dapat mempergunakannya dengan sebaik mungkin.

Data yang ada dikumpulkan oleh petugas-petugas yang berpengalaman


dan terlatih, guna menjamin mutu data yang kami sediakan untuk anda.
Kami juga menyediakan data-data hasil kompilasi dari instansi-instansi
terkait dalam Bengkulu Utara Dalam Angka.

Mulai dari publikasi-publikasi rutin seperti Bengkulu Utara Dalam


Angka, kami juga menyediakan publikasi elektronik untuk anda yang
ingin kemudahan dan mobilitas, namun tetap berorientasi pada data.
Publikasi elektronik kami buat dalam bentuk CD yang bisa diperoleh
dengan menghubungi BPS Kabupaten Bengkulu Utara. Untuk anda yang
hanya memerlukan data-data umum, dan tidak sempat untuk singgah ke
kantor kami, anda dapat mengakses website ini yang menyediakan
beberapa data yang paling sering ditanyakan oleh para pengguna data
kepada kami.

Kami berusaha untuk memberikan yang terbaik, namun kami sadar bahwa
kami masih sangat jauh dari sempurna. Menapak kedepan, kami akan
terus berusaha untuk maju dan berbenah diri demi menjadi yang terbaik.

Akhir kata, selamat mencoba menggunakan statistik...


Badan Pusat Statistik Kabupaten Bengkulu Utara

Jarak Antara Kota Arga Makmur Ke Kota /Desa di Kabupaten Bengkulu Utara

KOTA / DESA Jarak


(Km)
1 2
1. Pasar Lais 25,00
2. Lubuk Durian 24,55
3. Tanjung Agung Palik 29,61
4. Pasar Kerkap 48,43
5. Pondok Kelapa 56,00
6. Bengkulu 74,00
7. Karang Tinggi 101,80
8. Taba Penanjung 107,00
9. Pasar Ketahun 64,00
10. Kota Bani 104,00
11. Air Rami 130,00
12. Medan Jaya 142,00
13. Lebong Tandai 114,00
14. Pondok Suguh 188,15
15. Penarik 241,94
16. Pasar Mukomuko 252,25
17. Lubuk Pinang 285,56
18. Teras Terunjam 260,56

Luas daerah Kabupaten Bengkulu Utara dan Prosentase Menurut Jenis Tanah
Jenis Tanah Kind Luas Area Persentase
(Ha)
(1) (2) (3)
1. Organosol 6.325,34 1,14
2. Aluvial 33.013,81 5,95
3. Regosol 9.321,55 1,68
4. Podsolik Merah Kuning (PMK) 65.861,17 11,87
5. Latosol 165.069,06 29,75
6. Asosiasi Lotosol dan PMK 116.519,34 21,00
7. Andosol 7.046,65 1,27
8. Asosiasi Latosol dan Andosol 21.472,85 3,87
9. Asosiasi Andosol dan regosol 14.481,69 2,61
10. Asosiasi PMK dan Litosol 88.499,21 15,95
11. Asosiasi Podsolik Coklat dan PMK/Litosol 27.243,33 4,91
Kabupaten Bengkulu Utara North Bengkulu 554.854,00 100,00
Regency
Sumber: Bengkulu Utara Dalam Angka 2003

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bengkulu Utara

Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin, Sex Rasio Per Kecamatan di


Kabupaten Bengkulu Utara
KECAMATAN Laki-laki Perempuan Jumlah Sex Rasio
1 2 3 4 5
1. Enggano 1.264 976 2.240 129,51
2. Talang Empat 7.010 6.321 13.331 110,90
3. Karang Tinggi 5.473 5.221 10.694 104,83
4. Taba Penanjung 8.560 8.232 16.792 103,98
5. Pagar jati 5.660 5.439 11.099 104,06
6. Pondok Kelapa 14.404 13.409 27.813 107,42
7. Pematang Tiga 5.968 5.536 11.504 107,80
8. Kerkap 11.467 11.036 22.503 103,91
9. Air Napal 5.265 5.215 10.480 100,96
10. Air Besi 4.851 4.720 9.571 102,78
11. Arga Makmur 21.907 20.965 42.872 104,49
12. Lais 8.251 7.920 16.171 104,18
13. Batik Nau 5.212 4.825 10.037 108,02
14. Giri Mulya 7.094 6.246 13.340 113,58
15. Padang Jaya 12.937 12.155 25.092 106,43
16. Ketahun 19.640 17.137 36.777 114,61
17. Napal Putih 8.390 7.372 15.762 113,81
18. Putri Hijau 20.276 18.027 38.303 112,48
Kab. Bengkulu Utara 173.629 160.752 334.381 108,01

Banyaknya Pasangan Usia Subur, Akseptor Aktif, Persentase Terhadap


PUS Per Kecamatan Di Kabupaten Bengkulu Utara
KECAMATAN Pasangan Usia Akseptor Persentase Terhadap
Subur Aktif PUS (%)
1 2 3 4
1. Enggano 418 406 97,13
2. Talang Empat 2.643 2.253 85,24
3. Karang Tinggi 2.137 1.781 83,34
4. Taba Penanjung 3.096 2.449 79,10
5.Pagar jati 2.160 1.962 90,83
6. Pondok Kelapa 4.786 4.305 89,95
7. Pematang Tiga 2.117 1.637 77,33
8. Kerkap 4.276 3.799 88,84
9. Air Napal 1.769 1.697 95,93
10. Air Besi 1.685 1.452 86,17
11. Arga Makmur 7.705 7.194 93,37
12. Lais 2.915 2.564 87,96
13. Batik Nau 2.142 1.980 92,44
14. Giri Mulya 2.989 2.571 86,02
15. Padang Jaya 5.161 4.655 91,20
16. Ketahun 6.345 6.117 96,41
17. Napal Putih 2.295 1.762 76,78
18. Putri Hijau 5.574 4.945 88,72
Kab. Bengkulu 60.213 53.529 88,90
Utara
Sumber: Bengkulu Utara Dalam Angka 2003

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bengkulu Utara

Distribusi Persentase Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten


Bengkulu Utara Atas Dasar Harga Berlaku
Sektor 2002* 2003*
*
1 2 3
1. PERTANIAN 37,67 37,11
2. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN 10,78 9,77
3. INDUSTRI PENGOLAHAN 3,48 3,16
4. LISTRIK, GAS DAN AIR BERSIH 0,41 0,43
5. BANGUNAN 13,09 16,38
6. PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTAURAN 7,12 7,33
7. PENGANGKUTAN DAN KOMUNIKASI 8,01 7,91
8. KEUANGAN, PERSEWAAN DAN JASA
PERUSAHAAN 3,26 3,10
9. JASA - JASA 16,19 14,81
PDRB 100,0
100,00
0
*= Angka diperbaiki, ** = Angka sementara

Sumber: Bengkulu Utara Dalam Angka 2003

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bengkulu Utara

Kabupaten Bengkulu Utara merupakan salah satu daerah di wilayah


propinsi Bengkulu. Daerah ini beribukota di Arga Makmur. Luas
Kabupaten Bengkulu Utara adalah 5.548,54 Km 2. Yang terdiri dari 18
Kecamatan dan terletak antara 101 ° 32' - 102 ° 8' BT dan 2 ° 15-4 ° LS.

Kondisi geografisnya sebagian besar merupakan dataran dengan


ketinggian dibawah 150 m dpl terdapat dibagian barat membujur searah
pantai dari selatan ke utara, sedangkan dibagian timur topografinya
berbukit - bukit dengan ketinggian 541 m dpl.

Kabupaten Bengkulu Utara berbatasan dengan :

1. Sebelah Utara dengan Kabupaten Mukomuko


2. Sebelah Selatan dengan Kab. Seluma dan Kota Bengkulu
3. Sebelah Timur dengan Prop Jambi, Kab. Lebong dan Kab.
Kepahiang
4. Sebelah Barat dengan Samudera Indonesia.
Kondisi tanah di Kabupaten Bengkulu Utara terdiri dari :

• Latasol : 29,75%
• Asosiasi Latasol dan PMK : 21,00%
• Asosiasi PMK dan Latosoll : 15,95%
• Padsolik Merah Kuning : 11,87%
• Aluvial : 05,95%
• Organosol dan lain-lain : 12,53%

Dari sisi hidrologis, Kabupaten Bengkulu Utara memiliki banyak Sungai


yang berhulu di sisi timur bukit barisan dan mengalir ke Samudera
Indonesia . Diantara sungai-sungai yang ada beberapa sungai yang dapat
dilayari oleh Kapal dengan bobot mati 25 ton.

Profil Kota Daftar Data Menu


BPS KOTABENGKULU Bengkulu Tabel Terbaru Awal

SELAMAT DATANG DI WEBSITE BPS KOTA BENGKULU

Simpang Lima Kota Bengkulu


Profil Kota Daftar Data Menu
BENGKULU
Bengkulu Tabel Terbaru Awal

NAMA DESA DAN KECAMATAN DI KOTA BENGKULU

NO KECAMATAN DESA/KELURAHAN NO KECAMATAN DESA/KELURAHAN


1 SELEBAR BETUNGAN 5 RATU SAMBAN ANGGUT BAWAH
PEKAN SABTU PENURUNAN
SUKA RAMI PADANG JATI
PAGAR DEWA BELAKANG PONDOK
BUMI AYU PENGGANTUNGAN
SUMUR DEWA KEBUN DAHRI
KEBUN GERAND
2 KAMPUNG MELAYU TELUK SEPANG ANGGUT ATAS
SUMBER JAYA ANGGUT DALAM
KANDANG
KANDANG EMAS 6 TELUK SEGARA KEBUN KELING
PADANG SERAI PASAR MALABERO
MUARA DUA SUMUR MELELE
PASAR BERKAS
3 GADING CEMPAKA SIDO MULYO PASAR BARU
DUSUN BESAR PASAR JITRA
PANORAMA PASAR MELINTANG
LINGKAR TIMUR PONDOK BESI
JALAN GEDANG KEBUN ROS
PADANG HARAPAN PINTU BATU
JEMBATAN KECIL TENGAH PADANG
CEMPAKA PERMAI BAJAK/ KP TELENG
TIMUR INDAH KAMPUNG BALI
PADANG NANGKA
LINGKAR BARAT 7 SUNGAI SERUT SURABAYA
SEMARANG
4 RATU AGUNG TANAH PATAH TANJUNG JAYA
KEBUN TEBENG TANJUNG AGUNG
SAWAH LEBAR BARU SUKA MERINDU
SAWAH LEBAR KAMPUNG KELAWI
NUSA INDAH PASAR BENGKULU
KEBUN KENANGA
KEBUN BELER 8 MUARA BANGKA HULU BERINGIN RAYA
LEMPUING RAWA MAKMUR
KANDANG LIMUN
PEMATANG GUBERNUR
BENTIRING
RAWA MAKMUR PERMAI
BENTIRING PERMAI

PENDUDUK KOTA BENGKULU


RUMAH
TAHUN PENDUDUK KEPADATAN/Km2
TANGGA
2005 68.280 275.420 1.910
2004 63.460 261.440 1.810
2003 58.852 255.584 1.768
2002 63.930 304.188 2.104
2001
2000
1999
1998
1997
1996
1995
Patung Penabuh Dol
1994
1993
1992
1991
1990

Data- data Kota Bengkulu:

L:uas Wilayah 144,52 km2


Jumlah Penduduk 275.420 jiwa
Kepadatan 1,910 /km2
JJumlah rumah tangga 68.280

Data- data EkonomiKota Bengkulu:

Angkatan Kerja 117.510 jiwa


Bekerja 103.700 jiwa
Pendapatan Regional Perkapita 5.431.952 rupiah
DATA BENGKULU DALAM ANGKA KURANG LENGKAP!!!!!

Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten Seluma


Kamis, 15 Januari 2009 17:21:41

Menu Utama

• Depan
• Dokumen Perencanaan
o RPJP Kabupaten Seluma
o RPJM Kabupaten Seluma
o Program Prioritas Kabupaten Seluma
o RTRW Kabupaten Seluma
o RUTR Ibukota Tais
o Peta-peta
o Dokumen Lainnya
• Data & Informasi
o Kondisi Wilayah
o Sosial Budaya
o Infrastruktur
o Perekonomian
• Peluang Investasi
o Pertambangan
o Pertanian
o Pariwisata
o Perikanan & Kelautan
o Industri
• Unduh
o Undang-Undang
o Peraturan Daerah
o Dokumen Lainnya

• Kontak
Depan » Data & Informasi
Organisasi

• Dasar Hukum KONDISI WILAYAH


• Visi dan Misi
• Tugas Pokok & Fungsi
• Struktur Organisasi
• Sumber Daya Manusia

Agenda 2008

• KOORDINASI dan
PEMBINAAN P2KP
• PELAKSANAAN
MUSRENBANG,
RAKORBANG DAN
EVALUASI
PEMBANGUNAN
• Koordinasi dan
Pembinaan Program
P2DTK
• Koordinasi dan Analisis
Perencanaan
Pembangunan Daerah
• Pembinaan dan
Pengembangan Peta Kabupaten Seluma
SIMREDA,
Penyusunan RIPPDA
dan Data Base KONDISI WILAYAH KABUPATEN SELUMA
Kabupaten Seluma
• PEMBINAAN
KONDISI GEOGRAFIS
INFRASTRUKTUR
DAN
Kabupaten Seluma dibentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 3 tahun 2003 tentang
PEMBANGUNAN
Pembentukan Kabupaten Muko Muko, Kabupaten Seluma dan Kabupaten Kaur di
WILAYAH
Provinsi Bengkulu. Secara geografis Kabupaten Seluma terletak di pantai barat
• Pembinaan Tata Ruang
Sumatera Bagian Selatan yang berada pada koordinat 03049'55'66'' LS - 04021'40'22''
dan DED Kota Tais LS dan 101017'27'57'' BT - 102059'40'54'' BT.
• PENYUSUNAN KUA,
PPAS dan PPA Batas-batas wilayah Kabupaten Seluma adalah :
KAB.SELUMA
• Penyusunan Laporan • Sebelah Utara berbatasan dengan Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu
Capaian Kinerja dan Utara
Ikhtisar Realisasi • Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Bengkulu Selatan
Kinerja SKPD
• Sebelah Barat berbatasan dengan Samudera Indonesia
• Penyusunan Seluma
• Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Kepahiang dan Propinsi Sumatera
dalam Angka
Selatan.
Kabupaten Seluma
SOSIAL BUDAYA
KONDISI PENDUDUK

Penduduk Kabupaten Seluma mengalami perkembangan yang signifikan


setelah mengalami berpisah dengan kabupaten induknya yaitu Kabupaten
Bengkulu Selatan. Dari tahun 2003 hingga tahun 2006 terjadi penambahan
penduduk sebanyak 29.909 jiwa, dengan jumlah penduduk di tahun 2006
sebesar 190.469 jiwa. Perkembangan dari tahun 2003 ke 2004 sebesar 11.458
jiwa, dari tahun 2004-2005 sebesar 1.786 jiwa, dan dari tahun 2005-2006
sebesar 16.665 jiwa.

KONDISI PENDIDIKAN

Jumlah murid SD di Kabupaten Seluma tahun 2006 sebanyak 25.078 murid. Pada tahun
ajaran yang sama jumlah SLTP sebanyak 6.299 murid dan jumlah SLTA sebanyak 1.995
murid. Jumlah guru SD di Kabupaten Seluma sebanyak 1.434 orang ; jumlah
guru SLTP sebanyak 200

orang dan guru SLTA sebanyak 64 orang atau 3,77 persen. Rasio murid terhadap sekolah
untuk jenjang pendidikan SD mencapai 140, SLTP mencapai 315 dan SLTA mencapai
399. Sedangkan rasio guru terhadap sekolah untuk jenjang pendidikan SD mencapai 8,
SLTP mencapai 10 dan SLTA mencapai 13. Rasio guru terhadap murid pada tahun ajaran
2003/2004 untuk jenjang pendidikan SD mencapai 17, SLTP mencapai 31 dan SLTA
mencapai 31.

KONDISI KESEHATAN

Pada Tahun 2006, jumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Seluma sebanyak 1 buah
rumah sakit umum, 13 buah puskesmas dan 55 buah puskesmas pembantu. Jumlah dokter
umum PNS di Kabupaten Seluma sebanyak 9 orang, dokter gigi PNS sebanyak 1 orang,
jumlah perawat sebanyak 117 orang dan bidan PNS sebanyak 52 orang dan bidan non
PNS sebanyak 141 orang dengan total bidan sebanyak 193 orang.

Pada tahun 2007, untuk dokter umum PNS terjadi penambahan sebanyak 9 13 orang,
untuk dokter gigi PNS/PTT penambahan sebanyak 1 orang, dan penambahan non
PNS/PTT yakni dokter umum Non PNS/PTT sebanyak 15 Orang, dokter gigi non
PNS/PTT sebanyak 7 orang . untuk perawat bertambah sebanyak 22 orang di tahun 2007
dengan total 141 orang, dan bidan PNS bertambah sebanyak 64 orang di tahun 2007,
sedangkan bidan non PNS/PTT bertambah sebanyak 30 orang di tahun 2007 dengan
total bidan di tahun 2007 sebanyak 287 orang.
INFRASTRUKTUR
PENDIDIKAN

Dari tahun 2004 hingga 2006 telah dilakukan perbaikan dan pembangunan
untuk sarana dan prasarana pendidikan. Pada tahun 2005 telah dilakukan rehab gedung
SD sebanyak 30 unit dan di tahun 2006 telah dilakukan rehab gedung SD sebanyak 34
unit. Untuk SMP, pada tahun 2004 telah dilakukan pembangunan RKB sebanyak 5 unit,
pada tahun 2005 telah dilakukan pembangunan RKB, USB dan pembangunan SMP 1
atap, dan di tahun 2006 telah dilakukan pembangunan RKB sebanyak 15 unit, RPL
sebanyak 4 unit, USB sebanyak 2 unit, dan pembangunan SMP 1 atap sebanyak 5 unit.

Pembangunan sarana bagi SMA di tahun 2004 yakni pembangunan USB sebanyak 1 unit,
Pembangunan RKB sebanyak 3 unit, dan rehab RPL sebanyak 3 unit. Di tahun 2005 telah
dilakukan pembangunan RKB SMK sebanyak 6 unit, pembangunan USB SMK sebanyak
2 unit, pembangunan RKB SMA sebanyak 4 unit, dan pembangunan RPL SMA sebanyak
3 unit. Pada tahun 2006 sudah dilaksanakan pembangunan I Unit USB SMA;
pembangunan 3 Unit RKB SMA; pembangunan RPL SMA sebanyak 1 unit; dan
pembangunan RKB SMK sebanyak 3 unit.

KESEHATAN

Pada tahun 2004, Kabupaten Seluma mendapat alokasi dana sebesar Rp. 3.000.000.000,-
yang digunakan untuk pembangunan Rumas Sakit Umum. Kabupaten Seluma pada tahun
2005 mendapat dana dari Pemerintah Pusat berupa Dana Alokasi Khusus (DAK) yang
didampingi oleh

dana pendamping APBD sebesar 10 %. Adapun kegiatan yang dibiayai dari dana Dak TA.
2005 adalah : pengadaan pusling sebanyak 4 unit; pengadaan alat kesehatan 1 paket
; peningkatan pustu menjadi puskesmas 2 unit; rehabilitasi puskesmas 1 unit dengan dan
rehabilitasi pustu sebanyak 8 unit.

JALAN, IRIGASI, AIR BERSIH DAN PERKANTORAN

Tahun 2004, Pemerintah Kabupaten Seluma mendapat Dana


Alokasi Khusus (DAK) Bidang infrastuktur Pemerintah
sebesar Rp. 4.020.000.000,- yang digunakan untuk lanjutan pembangunan
kantor Bupati Seluma dan gedung DPRD

Kabupaten Seluma dengan kegiatan pembangunan tahun 2004 yaitu :

1. Pembebasan Lahan untuk Pusat Perkantoran dan Fasilitas Umum


2. Pembangunan Jalan dan Jembatan menuju Lokasi Calon
SPN
3. Pembangunan Prasarana Air Bersih Perdesaan (PKPS-
BBM)
4. Pembangunan Gedung Sekretariat Dewan, Paripurna, Gedung bupati dan gedung
Daerah
5. Pembangunan Kantor Departemen Agama
6. Pembangunan Gedung Dinas Kesehatan

Pemerintah Kabupaten Seluma tahun 2005 mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK)
untuk kegiatan di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Seluma sebesar Rp.
3.930.000.000,- yang terdiri dari DAK bidang Infrastruktur Jalan Rp. 2.060.000.000,- ;
DAK bidang Infrastruktur Irigasi Rp. 1.230.000.000,- dan DAK Air Bersih Rp.
640.000.000,-. Dengan kegiatan pembangunan

masih berpusat pada kawasan pemerintahan ibukota tais baik untuk jalan, pekerjaan
pembangunan perkantoran. Selain itu pembangunan jalan melalui program PKPS BBM
telah menyentuh daerah-daerah yang terisolir

untuk memperoleh aksesibilitas sehingga dapat menjual


hasil-hasil perkebunan ataupun pertanian yang
sebelumnya tidak dapat untuk dipasarkan keluar
daerahnya.

Pemerintah Kabupaten Seluma tahun 2006 mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk

kegiatan di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Seluma sebesar Rp.


9.960.000.000,- yang terdiri dari DAK bidang Infrastruktur Jalan Rp. 6.930.000.000,- ;
DAK bidang Infrastruktur Irigasi Rp. 1.480.000.000,- dan DAK Air Bersih Rp.
1.550.000.000,-. Pembangunan Jalan di tahun 2006 diutamakan jalan-jalan menuju sentra
produksi yang ada di Kabupaten Seluma, untuk pembangunan perkantoran, telah
dibangunan gedung bagi dinas/badan/kantor urusan pemerintahan seperti 6 kantor camat,
Dinas PU, Bappeda, Dispenda, Bawasda, KPU, BKSDA, Dinas Kelautan,perikanan dan
Peternakan, Pertanian, Kantor UPTD Dispenda Propinsi, Kantor Kajari Seluma.

Perekonomian
Kemajuan pembangunan yang telah dilaksanakan sejak terbentuknyua Kabupaten Seluma
telah menunjukkan hasil yang nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal ini
tercermin dari berkurangnya jumlah pengangguran. Bila dibandingkan
dengan kondisi pada saat pemekaran tahun 2003, maka terdapat jumlah
pengangguran mencapai 15,75 menjadi 9,27 % pada tahun 2006.

Indeks Pembangunan Manusia

Keberhasilan pembangunan selama 3 tahun terakhir ini telah meningkatkan derajat hidup
dan kesejahteraan masyarakat. Hal ini terlihat dari peningkatan Indeks Pembangunan
Manusia (IPM) 66,9 pada saat pemekaran menjadi 70,1 pada tahun 2006. Hal ini berarti
terjadi kenaikan IPM sebesar 3.2 point.

Kenaikan IPM ini dibarengi dengan


kenaikan pertumbuhan ekonomi. Pada
tahun 2003, laju pertumbuhan ekonomi
hanya sebesar 3,84 % per tahun meningkat
menjadi 7,21 % pada tahun 2006. Laju
pertumbuhan ekonomi ini merupakan laju
pertuumbuhan tertinggi dibandingkan
dengan kabupaten lainnya dalam Propinsi
Bengkulu.

Hal ini menunjukkan bahwa pembentukan


Kabupaten Seluma terbukti dapat
meningkatkan kesejahteraan masyarakat
dan menggerakkan roda pembangunan di
Kabupaten Seluma.

Peningkatan kesejahteraan juga


dicerminkan oleh meningkatnya
pendapatan per kapita. Pada tahun 2003,
pendapatan per kapita masyarakat
Kabupaten Seluma hanya Rp. 2.020.308,-
meningkat menjadi Rp. 2.875.442,- pada
tahun 2006.
RPJP KABUPATEN SELUMA
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Seluma Tahun 2006-2025
yang berisi visi, misi dan arah kebijakan pembangunan daerah, merupakan pedoman atau
acuan bagi pemerintah daerah dan stakeholders lainnya yang ada di dalam
penyelenggaraan pembangunan daerah dalam 20 tahun ke depan. RPJPD harus menjadi
acuan penyusunan visi, misi, dan program Kepala Daerah yang akan datang. Dokumen
RPJP Daerah Kabupaten Seluma ini juga menjadi arah dan pedoman di dalam
penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan rencana
strategis instansi yang ada lainnya. Keberhasilan pembangunan dalam mewujudkan
visi dan misi Kabupaten Seluma, perlu didukung oleh: 1) komitmen dari kepemimpinan
yang ada; 2) konsistensi dari kebijakan pemerintah; 3) keberpihakan pada rakyat; 4)
peran serta masyarakat dan dunia usaha secara aktif.

Pelaksanaan pembangunan Kabupaten Seluma mengacu pada visi, misi, dan arah
pembangunan, sehingga pembangunan diarahkan pada program jangka panjang yang
tertuang dalam empat (4) agenda pokok, yaitu 1) mewujudkan masyarakat yang maju dan
mandiri; 2) mewujudkan masyarakat yang aman dan demokratis; 3) mewujudkan
masyarakat yang beriman dan sejahtera; 4) mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang
tinggi.

Target pembangunan SDM yang akan dicapai untuk 20 tahun ke depan adalah tuntasnya
program wajib belajar 9 tahun, sehingga semua penduduk usia 7–15 tahun sudah dapat
mengenyam pendidikan. Selain itu, sarana dan prasarana sekolah untuk tingkat dasar dan
menengah sudah harus dapat memenuhi standar nasional. Target pembangunan
pendidikan ditunjukkan juga dengan daya dukung yang cukup dari semua pihak, baik
pemerintah, swasta maupun masyarakat untuk memikirkan pendidikan dan bangkit
berjuang dari keterpurukan. Pemberdayaan perempuan yang tidak tertunda
pelaksanaannya. Dibidang kesehatan terwujudnya masyarakat yang sehat dan
mengurangi gizi buruk balita dan masyarakat pada umumnya.

Dibidang ekonomi target yang mau dicapai antara lain meningkatkan pendapatan
perkapita masyarakat dan turunnya jumlah penduduk miskin. Pemerataan hasil-hasil
pembangunan dan berkurangnya kesenjangan pembangunan antar daerah serta
berkembangnya usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi.

Dibidang hukum dan demokrasi diharapkan terciptanya pelaksanaan pemerintahan yang


baik (good governance), dibuktikan dengan menurunnya tindakan kesewenangan dari
aparatur, meningkatnya semangat etos kerja, profesionalitas, dan tidak terjadinya
diskriminasi pelayanan umum. Meningkatnya kesadaran hukum hal ini dapat dilihat dari
menurunnya KKN dalam penyelenggaraan pemerintahan. Terciptanya perda
yang berpihak pada masyarakat, nilai hukum adat mulai kembali diberlakukan, dan
adanya kepastian dan perlindungan hukum bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Keberhasilan pembangunan sumberdaya alam dan lingkungan hidup ditandai dengan
terwujudnya keseimbangan penggunaan SDA dan diikuti dengan lingkungan hidup yang
lestari sehingga akan dapat mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan
berkeadilan (sustainable). Indikator lainnya dengan tertatanya wilayah-wilayah pusat-
pusat produksi, seperti wilayah pesisir dan kelautan, pertanian, perkebunan dan
pariwisata.

RPJM KABUPATEN SELUMA


Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJM) Kabupaten Seluma merupakan
dokumen perencanaan pembangunan daerah sebagai penjabaran dari RPJM Nasional
yang telah disesuaikan dengan kondisi yang ada di Kabupaten Seluma. Dokumen
perencanaan tersebut mencakup visi, misi dan arah pembangunan Kabupaten Seluma
untuk masa 5 tahun ke depan yang mencakup kurun waktu 2006-2010.

Rencana Pembangunan Jangka menengah Daerah (RPJM) Kabupaten Seluma ditetapkan


dengan maksud sebagai acuan bagi pemerintah, masyarakat dan stakeholders.
Berdasarkan pada pertimbangan tersebut RPJMD Kabupaten Seluma tahun 2006-2010 ini
disusun dengan tujuan sebagai berikut:

1. Mendukung koordinasi antar pelaku pembangunan Kabupaten Seluma;


2. Menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi baik antar daerah,
antarwaktu, antarfungsi pemerintahan daerah dan pusat;
3. Mengoptimalkan partisipasi masyarakat;
4. Menjamin tercapainya penggunaan sumberdaya Kabupaten Seluma yang efisien,
efektif, berkeadilan, dan berkelanjutan;
5. Menjaga kesinambungan pembangunan Kabupaten Seluma yang dilaksanakan per
lima tahunan.

PROGRAM PRIORITAS KABUPATEN


SELUMA
Program prioritas di Kabupaten Seluma yaitu :

1. Pembangunan infrastruktur jalan transportasi (jalan dan jembatan)


2. Revitalisasi pertanian
3. Peningkatan kualitas SDM
4. Pengembangan agro bisnis dan agro industri
5. Pengembangan pariwisata daerah
Pertambangan
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan baik oleh perguruan tinggi maupun
pemerintah, diketahui bahwa Kabupaten Seluma mempunyai potensi yang cukup tinggi
akan bahan galian mineral maupun non mineral, seperti bahan galian strategis
misalnyabatu bara dan juga bahan galian golongan A, B dan C.

Bahan galian tersebut diatas tersebar di wilayah Kabupaten Seluma, namun sampai saat
ini belum diusahakan secara intensif karena pada umumnya

baru taraf penelitian. Kapasitas listrik di Kabupaten Seluma masih terbatas, hal ini
mengakibatkan sering terjadinya pemadaman listrik.

PDRB sektor pertambangan dan penggalian atas dasar harga berlaku di tahun 2005
menunjukan nilai sebesar 21.039 (Dalam juta Rupiah), sedangkan berdasarkan atas harga
konstan menunjukan nilai sebesar 12.249 (dalam juta rupiah). Kontribusi dari sektor
pertambangan dan penggalian di tahun 2005 adalah sebesar 4,76%

dengan laju pertumbuhan dari sektor ini sebesar 2.48 %, hal ini menunjukan bahwa
sektor pertambangan dan penggalian di Kabupaten Seluma masih belum di kelola secara
optimal sehingga potensi Sumber daya Pertambangan yang belum terlihat menghasilkan
kontribusi yang besar bagi pertumbuhan perekonomian Kabupaten Seluma.

Potensi Pertambangan di Kabupaten Seluma

• Ada 10 Lokasi yang berpotensi menyimpan batu bara, dan baru dikelola 2 lokasi
dengan kapasitas ± 30 juta ton terletak di Kecamatan Sukaraja Kecamatan Talo,
dan Kecamatan Seluma Utara
• Pasir besi di sepanjang pantai Kecamatan Ilir Talo dan Kecamatan Seluma Selatan
(Pantai Ngalam) ± 1.500.000 kubik
• Cadangan Emas terdapat di Kecamatan Sukaraja dan Kecamatan Talo
• Galian Golongan A berupa bitumen cair dan gas alam lokasi di Cekungan
Bengkulu dengan kapasitas ± 1.000 – 10.000 MTSB dan 500 – 1.000 BSCP
• Bahan baku semen (batu gamping, tanah lempung)

Batubara
Tempat pencapaian batubara di Kabupaten Seluma yaitu Hulu Air
Seluma, Bukit Kabu, Air Masegar, Air Pelilingan, Lubuk Resam , Air Petai
arah muara Air Pelilingan (Desa Lubuk Resam), ± 3 km dari Dusun Lubuk
Resam, Daerah Air Arang, Air Cawang, Desa Padang Capo.

Perusahan-Perusahan yang telah mengeksploitasi Batubara di Kabupaten Seluma yakni


PT. BUKIT BARA UTAMA (976,70 Ha), PT. BATARA INDAH LESTARI (995 Ha), PT.
KILISUCI PARAMITA (663,6 Ha). Sedangkan perusahan-perusahan yang telah
mengeksplorasi potensi Batubara di Kabupaten Seluma yakni PT. KONSTRUKTUR
(2.742,02 Ha), PT. Samaktha Baratama (9.492 Ha).

Pasir Besi

Tempat Pencapaian Potensi Pasir Besi di Kabupaten Seluma yaitu Pasar Ngalam dan
Padang Genting ( Pasar Seluma ), Pasar Talo dan Semidang Alas Maras. Perusahan-
perusahaan yang telah mengeksploitasi pasir besi di Kabupaten Seluma yaitu
PT.FAMIATERDIO NAGARA (3.645 Ha), PT. SRIDIJAYA ALAM LESTARI (1.500
Ha), PT.SEMAKU SELATAN SAKTI (1.922 Ha), PT.BENGKULU MUTIARA
HITAM (250,90 Ha), PT.SYAHID INDAH UTAMA (2.000 Ha), PT.PACIFIX COSMOS
INDONESIA (5.370 Ha), PT. SRIWIDJAYA ALAM LESTARI (3.383 Ha). Untuk
perusahaan-perusahaan yang telah mengeksplorasi Potensi Pasir Besi di Kabupaten
Seluma yaitu PT. Mitra Sumber Alam (1.923 Ha), PT. Belinndo Inti Alam (3.645 Ha), PT.
Hitam Juga Berzinar (1.923 dan 2.210 Ha), PT. Magna Prima Coal (1.482,25 Ha), PT. Ind
Produa Alam (3.000 Ha), PT. Kutana Makmur Indo (3.645 Ha), PT. Belindo Inti Alam
(2.158 Ha).

Batu Gamping

Tempat Pencapaian Potensi Batu Gamping Di Kabupaten Seluma yaitu Desa Giri Nanto,
Desa Pagar Banyu ± 5 km kearah timur laut dengan menyeberangi Air Talo, Desa Pagar
Banyu sekitar aliran sungai Talo, muara sekitar aliran sungai Alas Kanan, Desa Lubuk
Resam terdapat 2 sebaran yaitu di lokasi Bukit Gasing, gua besar (sebaran I) dan di Bukit
Raya Karang - Air Seluma sampai gua Tulang Gajah (sebaran II).

Batu Lempung

Tempat Pencapaian potensi batu lempung di Kabupaten Seluma yaitu di Desa Liku Kota
Agung Transmigrasi SP1 dan SP2, Desa Air Keruh, Desa Rimbo Kedui.

Pertanian
Kabupaten Seluma merupakan kabupaten yang wilayahnya seluas 2.400,44 km2 yang
terletak pada ketinggian 0 - > 1.000 meter dari permukaan laut. Topografinya bervariasi
mulai dari tepi pantai dan dataran rendah pada Kecamatan Sukaraja, Kecamatan Seluma
Selatan, Kecamatan Ilir Talo dan Kecamatan Semidang Alas Maras sampai pada daerah
perbukitan dan pegunungan pada Kecamatan Ulu Talo dan Kecamatan
Semidang Alas. Disamping itu di Kabupaten Seluma terutama sekali di
Kecamatan Sukaraja, Air Periukan, Seluma Selatan dan Ilir Talo banyak dijumpai rawa-
rawa.

POTENSI TANAMAN PANGAN


Produk utama sektor pertanian di Kabupaten Seluma adalah padi. Luas panen padi sebesar
11.829 ha. Dari luasan tersebut terdiri dari 10.766 ha berupa padi sawah dan 1.063 berupa padi
ladang. Total produksi gabah sebanyak 62.629 ton gabah kering panen yang terdiri dari 56.054
ton padi sawah dan 6.575 ton berupa padi ladang

POTENSI PERKEBUNAN SAWIT

Potensi lahan untuk pengembangan sawit di Kabupaten Seluma yaitu di Kecamatan


Lubuk Sandi seluas 4.500 ha, Kecamatan Ulu Talo seluas 6.200 ha, Kecamatan Semidang
Alas seluas 9.400 ha, Kecamatan Semidang Alas Maras seluas2.000 ha, dengan Total
lahan yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan tanaman sawit 22.100 ha.

POTENSI PERKEBUNAN KARET

Potensi lahan untuk perkebunan karet di Kabupaten


Seluma yaitu di Kecamatan Lubuk Sandi seluas 2.700 ha,
Kecamatan Ulu Talo seluas 3.400 ha, Kecamatan
Semidang Alas seluas 2.500 ha, Kecamatan Semidang
Alas Maras seluas 1.300 ha dengan Total lahan yang dapat
dimanfaatkan untuk pengembangan tanaman sawit 9.900
ha.

Luasan Perkebunan di Kabupaten Seluma


Luasan dan Produksi Perkebunan Rakyat

POTENSI KEHUTANAN

Kabupaten Seluma juga memiliki potensi hutan yang cukup besar. Luas
hutan potensial mencapai 82.566,63 ha, yang terdiri dari hutan lindung
seluas 62.942 ha, hutan produksi terbatas 14.210,21 ha, hutan cagar
alam seluas 962,42 ha, dan taman buru seluas 4.452 Ha.

Pariwisata
Wisata Air Terjun

Air Terjun Batu Bekinyau

Dinamakan Batu Bekinyau karena sesuai dengan namanya


“Bekinyau” yang berarti memantulkan cahaya. Terletak di
desa Lunjuk Kecamatan Seluma Barat Kabupaten Seluma.

Air Terjun Lubuk resam

Terletak +/- 35 Km dari pusat kota kabupaten, tepatnya di


desa Lubuk resam Kecamatan Seluma Utara Kabupaten
Seluma. Air terjun ini memiliki keunikan tersendiri,
karena terdiri dari 5 baris air terjun pada satu dinding
karang dengan ketinggian +/- 70 m,

Air Terjun Air Melancar

Kawasan air terjun tiga tingkat berlokasi di desa Air


Melancar kecamatan Semidang Alas, +/- 50 Km dari
pusat kota Kabupaten Seluma
Wisata Sungai
Wisata Arung Jeram di Hulu Sungai Seluma.

Batu-batu besar, alur sungai yang sempit dan deras serta


berbagai macam tantangan dapat dijadikan sebagai daya
tarik tersendiri bagi para wisatawan baik domestik
maupun mancanegara. Salah satunya Hulu Sungai
Seluma di desa Lubuk Resam Kecamatan Seluma Utara
Kabupaten Seluma.

Sumber Air Panas (Suban)

Ada satu lokasi dalam desa Lubuk Resam kecamatan


Seluma utara Kabupaten Seluma, dimana air sungai yang
mengalir mempunyai sumber mata air panas dan
mengandung belerang (sulfur).

Bendung Seluma

Merupakan sebuah bendungan besar yang dibangun


untuk mengairi persawahn penduduk sepanjang aliran
Sungai Seluma. Obyek wisata bendungan seluma mulai
tahun 2007 akan dikembangkan obyek wisata kepada
pengembangan wisata bendungan seluma melalui
program multi years selama 3 tahun

Wisata Petualangan Goa


Di wilayah Kabupaten Seluma sangat banyak terdapat
goa-goa yang menarik untuk dijadikan kawan wisata.
Diantaranya terdapat di desa Lubuk Resam kecamatan
Seluma Utara. Goa-goatersebut tersebar di beberapa
tempat dengan radius yang tidak terlalu jauh satu
dengan yang lainnya. Selama ini goa tersebut
merupakan tempat yang paling sering dikunjungi oleh
para siswa dan mahasiswa

WISATA PANTAI

Pantai dan Muara Sungai Seluma

Pantai Seluma terletak di desa Pasar seluma, +/-12 Km


dari pusat kota Tais. Sangat terkenal karena pantainya
yang landai, denga pasir putih yang luas membentang
serta ombaknya yang bervariasi. Memanjang dari Muara
Sungai Seluma ke arah Selatan dan sangat cocok bila dikembangkan menjadi lokasi
olahraga Selancar (surfing) dan tempat wisata memancing.

Pantai dan Muara Sungai Kungkai

Terletak di wilayah Kecamatan Air Periukan +/- Km dari jalan lintas Bengkulu-Tais, dan
sangat terkenal sebagai lokasi tempat memancing ikan. Memiliki pantai yang landai
dengan pasir putih yang membentang, serta kawasan muara sungai yang sangat luas.

Pantai dan Muara Sungai Ngalam

Terletak di wilayah kecamatan Air Periukan yang Memiliki pantai yang landai dengan
pasir putih yang membentang sepanjang +/- 3 Km sampai ke Muara Sungai Air Ngalam.
Pantai Penago Baru

Terletak di dea Penago baru kecamatan Ilir Talo, dengan


ciri khas pantai yang berpasir putih dan berbatu-batu
kerikil. Lokasi pantai ini masih sangat alami dan indah
karena merupakan kawasan cagar alam.

Pantai Penago

Merupakan rangkaian panjang dari lokasi pantai Penago baru yang berakhir di Muara
Sungai Talo.

Pantai Pasar Talo dan Muara Sungai talo.

Terletak di wilayah Pasar Talo dan sudah dikenal karena selalu dijadikan sebagai lokasi
pariwisata pada hari-hari besar tertentu seperti Lebaran dan Tahun Baru.

Pantai Ketapang Baru

Berlokasi sangat dekat dari jaln uatama Tais – Manna, +/- 0,5 Km, dengan pemandangan
alam yang sangat mempesona dan pantai yang eksotis. Terletak di desa Ketapang Baru
kecamatan Semidang Alas Maras, wilayah paling selatan Kabupaten Seluma.
WISATA SEJARAH
Salah satu dari obyek wisata sejarah yang ada di kabupaten Seluma adalah meriam
peninggalan penjajah inggris di desa Keban Agung Kecamatan Air Periukan.

WISATA KHUSUS

Kabupaten Seluma memiliki hutan yang luasnya meliputi 58,47 dari wilayahnya. Hutan
ini termasuk tipe hutan tropis yang kaya dengan beraneka kayu seperti medang, meranti,
ketuko, merawan, dan hasil-hasil hutan lainnya. Di samping itu juga terdapat flora khas
dan langka seperti anggrek, bunga bangkai, dan bunga rafflesia.

WISATA BUDAYA

Wisata budaya sebagai wadah untuk melestarikan kebudayaan asli di Kabupaten Seluma
dapat dilihat dari seni tari dan peralatan yang digunakan didalam upacara-upacara adat
Kabupaten Seluma.

1. Tari Andun

Tari Andun merupakan salah satu tarian rakyat yang dilakukan pada saat pesta
perkawinan. Biasanya dilakukan oleh para bujang dan gadis secara berpasangan pada
malam hari dengan diringi musik kolintang. Pada zaman dahulu, tari andun biasanya
digunakan sebagai sarana mencari jodoh setelah selesai panen padi. Sebagai bentuk
pelestariannya, saat ini dilakukan sebagai salah satu sarana hiburan bagi masyarakat
khususnya bujang gadis.

2. Tari Persembahan

Tari persembahan merupakan tari menyambut tamu penting yang datang di suatu daerah
di Kabupaten Seluma. Tamu yang datang disambut dengan permainan pencak silat yang
dimainkan oleh 2 orang laki-laki dengan iringan rebana. Kemudian tamu dipersilahkan
berjalan dan disambut oleh pasangan bujang gadis yang berpakaian adat daerah yang
menawarkan sekapur sirih untuk dikunyah sebagai simbol penerimaan masyarakat
terhadap tamu yang datang.

3. Bedendang
Bedendang merupakan kesenian masyarakat yang dimainkan pada malam
hari pada kegiatan perkawinan. Para pemainnya umumnya laki-laki dengan
alat musik pendukung lainnya. Disamping itu, secara bergiliran para pemain
musik tersebut juga memainkan tarian secara berpasangan.

4. Rebana

Rebana merupakan kesenian masyarakat yang dimainkan oleh para ibu-ibu atau kaum
perempuan pada waktu ada keramaian baik desa. Rebana dimainkan untuk mengiringi
lagu yang dibawakan seseorang.

5. Tari Ulu-Ulu

Tarian khas rakyat Seluma ini biasanya diselenggarakan pada saat tertentu misalnya pawa
waktu pesta pernikahan.

Perikanan & Kelautan


Kabupaten Seluma mempunyai perairan pantai sepanjang 76,4 km yang kaya akan ikan
dan hasil laut lainnya. Disamping itu karena Kabupaten Seluma juga masih mempunyai
kawasan hutan yang luas, maka terdapat banyak sumber air yang sangat berpotensi untuk
menunjuang pembangunan sektor perikanan, pertanian, dan untuk pembangkit listrik
tenaga air.

Kabupaten Seluma mempunyai garis pantai 74,6

km yang berpotensi untuk dikembangkan usaha perikanan darat dan tangkap. Jenis ikan
yang ada di perairan Kabupaten Seluma yang bernilai ekonomi, seperti: lobster, kerapu,
tuna, cumi-cumi, udang panied dan kakap merah. Sedangkan perikanan darat potensi
yang dikembangkan, yaitu budidaya air payau (tambak udang) dan budidaya air tawar
(kolam air deras, jaring apung, kerambah apung dan mina padi).

Potensi Kelautan dan perikanan di Kabupaten Seluma yang dapat dikembangkan atau
diusahakan meliputi:

1. Potensi budidaya air payau yaitu potensi tambak atau budidaya air payau seluas
400 ha, sedangkan yang sudah dikelola untuk tambak udang baru mencapai luas
lahan 100 ha yang berlokasi di Arau Bintang Riak Siabun. Lahan tambak tersebut
apabila dikelola secara intensif dapat menghasilkan udang sebanyak 6
ton/ha/tahun.
2. Potensi air tawar di Kabupaten Seluma seluas 2.290,2 ha. Yang terdiri dari kolam
109 ha; perairan umum 2.102 ha; sawah 80,2 ha. Potensi tersebut dapat
dimanfaatkan untuk berbagai usaha seperti: kolam air deras, jaring apung,
keramba apung.
3. Potensi wisata bahari di Kabupaten Seluma terdapat di daerah: Sukasari
Kecamatan Sukaraja, Pantai Pasar Seluma Kecamatan Seluma.
4. Keadaan alamnya juga indah dengan keanekaragaman flora dan fauna yang khas
dan dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai objek wisata alam.

Industri
Potensi industri yang ada di Kabupaten Seluma meliputi
Pabrik CPO dan pengolahan minyak sawit, dengan luas
perkebunan sawit produktif 74,675 Ha, Pabrik pengolahan
karet (Crumb rubber) dengan luas perkebunan karet
produktif 18.830,2 Ha, dan Pabrik pakan ternak, dengan
luas tanaman jagung dengan luas 6.450 Ha, Luas areal
tanaman padi 17.896 Ha.

Jumlah Rumah Tangga


Tahun 2000

Prop. : BENGKULU
Kab. : REJANG LEBONG
Kec. : KEPAHIANG

Desa Rumah Tangga


TABA PADANG 311
TEMDAK 100
LUBUK SAUNG 300
TEBAT LAUT 206
AIR SELIMANG 126
BENUANG GALING 272
KOTA AGUNG 247
KEMBANG SERI 299
PAGAR AGUNG 171
TALANG PITO 202
EMBONG IJUK 513
KEBAN AGUNG 554
GUNUNG AGUNG 255
TABA AIR PAUH 398
PENANJUNG PANJANG 376
PERADUAN BINJAI 288
TALANG KARET 527
TERTIK 167
KANDANG 227
CIRBON BARU 107
TEBAT KARAI 351
TABASATING 276
KELILIK 125
TEBAT MONOK 450
PASAR UJUNG 1,013
WESTKUST 168
KARANG ENDAH 57
PERMU 365
IMIGRASI PERMU 457
NANTI AGUNG 406
KARANG TENGAH 165
BUKIT MENYAN 218
BATU BELARIK 184
EMBONG SIDO 148
LIMBUR LAMA 109
CINTO MANDI 430
BATU KALUNG 339
LIMBUR BARU 136
TABA BARU 142
TAPAK GEDUNG 132
SUKASARI 182
SOSOKAN BARU 288
SOSOKAN TABAH 701
BATU BANDUNG 1,309
BANDUNG BARU 190
BUKIT SARI 396
TUGUREJO 271
TANGSI DUREN 169
KABAWETAN/TANGSI BARU 413
KAMPUNG BOGOR 402
PASAR KAPAHIANG 839
KP PENSIUNAN 879
KUTEREJO 107
DUSUN KEPAHIANG 540
KARANG ANYAR 154
TABA TEBELET 150
PELANGKIAN 308
KELOBAK 375
PAGAR GUNUNG 267
BABAKAN BOGOR 151
DASPETAH 1,021
UJAN MAS BAWAH 111
UJAN MAS ATAS 866
SURO LEMBAK 137
SURO ILIR 243
SURO MUNCAR 253
BARAT WETAN 156
AIR SEMPIANG 142
SURO BARU 186
PEKALONGAN 288
PUNGGUK MERANTI 529
SURO BALI 88
TANJUNG ALAM 150
CUGUNG LALANG 135
BUMI SARI 301
PULOGETO 636
DURIAN DEPUN 469
BUKIT BARISAN 154
TABA MULAN 223
SIMPANG KOTABINGIN 439
LUBUK PENYAMUN 148
Jumlah 26,083
Sumber : BPS, Podes 2000
Jumlah Penduduk
Tahun 2000

Prop. : BENGKULU
Kab. : REJANG LEBONG
Kec. : KEPAHIANG

Desa Jiwa
TABA PADANG 1,236
TEMDAK 528
LUBUK SAUNG 1,351
TEBAT LAUT 768
AIR SELIMANG 661
BENUANG GALING 1,110
KOTA AGUNG 1,105
KEMBANG SERI 1,205
PAGAR AGUNG 748
TALANG PITO 866
EMBONG IJUK 1,836
KEBAN AGUNG 2,070
GUNUNG AGUNG 1,076
TABA AIR PAUH 1,532
PENANJUNG PANJANG 2,095
PERADUAN BINJAI 1,248
TALANG KARET 2,561
TERTIK 694
KANDANG 998
CIRBON BARU 419
TEBAT KARAI 1,397
TABASATING 1,120
KELILIK 575
TEBAT MONOK 2,450
PASAR UJUNG 4,922
WESTKUST 652
KARANG ENDAH 219
PERMU 1,460
IMIGRASI PERMU 1,837
NANTI AGUNG 1,717
KARANG TENGAH 755
BUKIT MENYAN 1,034
BATU BELARIK 975
EMBONG SIDO 734
LIMBUR LAMA 420
CINTO MANDI 1,817
BATU KALUNG 1,436
LIMBUR BARU 560
TABA BARU 514
TAPAK GEDUNG 592
SUKASARI 700
SOSOKAN BARU 1,537
SOSOKAN TABAH 3,994
BATU BANDUNG 6,521
BANDUNG BARU 857
BUKIT SARI 1,610
TUGUREJO 1,019
TANGSI DUREN 679
KABAWETAN/TANGSI BARU 1,498
KAMPUNG BOGOR 1,647
PASAR KAPAHIANG 4,059
KP PENSIUNAN 5,212
KUTEREJO 520
DUSUN KEPAHIANG 2,225
KARANG ANYAR 559
TABA TEBELET 650
PELANGKIAN 1,147
KELOBAK 1,428
PAGAR GUNUNG 989
BABAKAN BOGOR 521
DASPETAH 3,436
UJAN MAS BAWAH 636
UJAN MAS ATAS 2,701
SURO LEMBAK 538
SURO ILIR 945
SURO MUNCAR 853
BARAT WETAN 543
AIR SEMPIANG 532
SURO BARU 676
PEKALONGAN 1,131
PUNGGUK MERANTI 2,244
SURO BALI 334
TANJUNG ALAM 1,128
CUGUNG LALANG 625
BUMI SARI 1,460
PULOGETO 2,993
DURIAN DEPUN 1,859
BUKIT BARISAN 617
TABA MULAN 1,122
SIMPANG KOTABINGIN 1,912
LUBUK PENYAMUN 778
Jumlah 113,728
Sumber : BPS, Podes 2000
Jumlah Penduduk Laki-Laki
Tahun 2003

Prop. : BENGKULU
Kab. : REJANG LEBONG
Kec. : KEPAHIANG

Desa Jiwa
KELILIK 310
TEBAT MONOK 1,243
PASAR UJUNG 3,287
WESTKUST 372
KARANG ENDAH 142
PERMU 636
IMIGRASI PERMU 1,140
TANGSI DUREN 353
KABAWETAN/TANGSI BARU 714
KAMPUNG BOGOR 915
PASAR KAPAHIANG 2,475
KP PENSIUNAN 2,607
KUTEREJO 319
DUSUN KEPAHIANG 1,285
KARANG ANYAR 277
TABA TEBELET 347
PELANGKIAN 575
KELOBAK 847
PAGAR GUNUNG 521
BABAKAN BOGOR 329
BARAT WETAN 316
AIR SEMPIANG 301
Jumlah 19,311
Sumber : BPS, Podes 2003