P. 1
Palapa Nusantara Edisi 20

Palapa Nusantara Edisi 20

|Views: 851|Likes:
Dipublikasikan oleh Yosep Massaleh

More info:

Published by: Yosep Massaleh on Sep 18, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/08/2014

pdf

text

original

Website Facebook E-mail

: www.palapanusantarajaya.com : skupalapa.nusantara : skupalapa.nusantara @yahoo.com

Edisi 20 / 17 SEPTEMBER - 2 OKTOBER 2012

12

Website : www.palapanusantarajaya.com
Edisi 20 / 17 SEPTEMBER - 2 OKTOBER 2012 E-mail : skupalapa.nusantara @yahoo.com

Kordinator wilayah : Purwakarta, Subang, Karawang (Purwasuka)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Musi Rawas
Mengucapkan Selamat & Sukses Atas Persedekahan Pernikahan DANIEL OTO NUHRAHA SE (Putra Bpk. Marzuki Syamsum S.Sos) dengan YETTI HERAWATI SE (Putri Bpk Tusino) Pada 2 September 2012 di Ball Room Hotel Smart Hj. Srie Hernalini Nita Utama, SE Drs. Herman Mawik
Wakil Ketua I Ketua DPRD

Harga Eceran Rp 4.000 (Luar daerah + Ongkos Kirim)

INDEKS
Bantuan Program BSPS Segera Dikucurkan

Gapensi Kota Surabaya Siap Membela Anggotanya
Surabaya, PN - Acara Halal Bihalal yang di laksanakan Gapensi Kota Surabaya di Gedung Bank Jatim lantai 5 pada hari sabtu tanggal 15 September 2012 ini berlangsung sukses dengan penuh keakraban.
Karena pada kesempatan ini juga mengundang para nara sumber, terkait ke inginan dari anggota Gapensi dan undangan lainnya untuk memahami bagaimana tata cara pemberkasan dalam hal penawaran sampai proses pelaksanaan proyek. Dalama acara ini, Walikota Surabaya Ir. Tri Risma Harini, MT memberikan himbauan, agar kita meningkatkan profesionalisme kita dalam melaksanakan pekerjaan. Bahkan di singgung juga para rekanan, yang sudah menjabat direktur, tidak usah malu–malu turun ke lapangan. Sedangkan saya, pekerjaan saya banyak masih tetap turun ke lapangan, ungkapnya sedikit guyon. Bersambung hal 11

HUT Karawang yang ke-379
Semoga Karawang lebih maju, makmur dan sejahtera
Dari : Pukka Panggabean (Kepala Korwil Purwasuka) Gerson Siringo ringo Apandi Gultom

Mengucapkan selamat atas

Suhari, S.Pt
Wakil Ketua II

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Musi Rawas
Mengucapkan Selamat Kepada Gapoktan Usaha Makmur & UPT BP4K Kabupaten Musi Rawas Atas Penghargaan Meraih Juara Nasional Kategori Gabungan Kelompok Tani & Unit Badan Penyuluh BP4K Berprestasi Yang diadakan : Badan Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Nasional Hj. Srie Hernalini Nita Utama, SE Marzuki Syamsum S.Sos Ketua DPRD Sekretaris DPRD

.............................. Hal 2

Dinas Sumber Daya Air Dan Pemukiman
Mengucapkan : Selamat Memperingati

Pemerintah Provinsi Banten

Dinas Pendidikan

Pemerintah Provinsi Banten

Dinas Pengelolaan Dan Keuangan Asset Daerah
Mengucapkan : Selamat Memperingati

Pemerintah Provinsi Banten

Mengucapkan : Selamat Memperingati

Proyek Pembuatan Sumur Senilai Rp 3,1 M Diduga Dikorupsi

Walikota Surabaya Ir. Tri Risma Harini, MT Foto bersama dengan pengurus Gapensi Kota Surabaya

Ketua Gapensi Kota Surabaya: Ir. Firdaus (sebelah kanan/kaca mata) dan Ketua Bidang Advokasi Drs. Feliks Danggur, SH, MM

Tingkat Provinsi Banten Tahun 2012 “Bersatu Mewujudkan Indonesia Ramah Anak”

HARI ANAK NASIONAL

Tingkat Provinsi Banten Tahun 2012 “Bersatu Mewujudkan Indonesia Ramah Anak”

HARI ANAK NASIONAL

HARI ANAK NASIONAL
Tingkat Provinsi Banten Tahun 2012

Musa : "Orang Dinas Pernah Berkunjung, kata Mereka Kami tidak Layak dapat Dana BOS"
siswa untuk lebih aktif dan Kreatife, juga sistem wajib belajar 12 tahun yang telah di godok kementerian pendidikan hingga penyediaan fasilitas gedung dan alat-alat belajar mengajar yang memadai melalui pencairan DANA BOS setiap tahunGudang tua disulap menjadi tempat belajar, walau kondisi nya yang nilainya memperhatinkan bapak Musa tetap semangat memberikan pendidikan cukup fantastis, buat anak yang tidak mampu dari segi ekonomi. (Foto : Deni) program yang Batam, PN yang selama ini di anggap telah jauh bertujuan untuk Di tengah gencar-gencarnya tertinggal di banding negara-negara menggesa perpemerintah pusat dan juga daerah, tetangga lainnya. Bersambung untuk lebih meningkatkan mutu Mulai dari metode belajar hal 11 dan kualitas di bidang pendidikan, mengajar yang lebih menuntut

Dilindungi Mualim I, Oknum ABK KM. Dobonsolo

Jual Kasur Ke Penumpang

“Bersatu Mewujudkan Indonesia Ramah Anak” Ir. Iing Suwargi
Kepala Dinas

.............................. Hal 3

Hudaya Latuconsina
Kepala Dinas

H. Zainal Muttaqin Drs. H.Toton Suriawinata, M.Si
Kepala Sekretaris

Penumpang Kecewa Pelayanan Petugas Pelindo II Tanjung Priok

KM. Dobonsolo yang telah dimodifikasi jadi kapal Tree in One, Penumpang, Container barang dan Kendaraan ( Wilk)

Dinas Bina Marga Dan Tata Ruang
Mengucapkan : Selamat Memperingati

Pemerintah Provinsi Banten

Pemerintah Provinsi Banten

Dinas Kesehatan

Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat Desa (BPPMD)
Mengucapkan : Selamat Memperingati

Pemerintah Provinsi Banten

Mengucapkan : Selamat Memperingati

Tingkat Provinsi Banten Tahun 2012 “Bersatu Mewujudkan Indonesia Ramah Anak”

HARI ANAK NASIONAL

Tingkat Provinsi Banten Tahun 2012 “Bersatu Mewujudkan Indonesia Ramah Anak”

HARI ANAK NASIONAL

HARI ANAK NASIONAL
Tingkat Provinsi Banten Tahun 2012

.............................. Hal 5

Jakarta, PN Meskipun pihak manajemen dan Direksi PT. Pelni berulang kali dengan tegas melarang pihak kapal melakukan pungutanpungutan tidak resmi seperti penjualan kasur tempat tidur penumpang, namun tetap saja ada oknum-oknum Anak Buah Kapal ( ABK) melakukan hal yang melawan kebijakan dan
Bersambung hal 11

“Bersatu Mewujudkan Indonesia Ramah Anak” Ir. H. Sutadi, ST, M.Si
Kepala Dinas

Bidikan Palnus

Dr. H. Djadja Buddy Suhardja S, MPH
Kepala Dinas

Drs. Sigit Suwitarto, MM
Kepala Dinas

Parade Budaya Batak Meriahkan Hari Jadi Ke-379 Karawang
Karawang, PN Dalam usia ke 379 tahun Kabupaten Karawang yang dihitung dari sejarah Bupati pertama Karawang yaitu Adipati Singaperbangsa yang menerima Piagam Pelat Kuning Kandang Sapi Gede dari Sultan Agung, untuk membangun Karawang tepatnya pada tanggal 14 September 1633. Dalam peringatan ulang tahun atau hari jadinya Karawang ini, pihak pemerintah, dan jajarannya di Karawang menggelar acara pagelaran seni dan budaya yang sifatnya seremoni. Puncak peringatan HUT Karawang ke-379 berlangsung meriah, Jumat (14/9). Diawali Sidang Paripurna Istimewa DPRD, perayaan hari jadi daerah lumbung padi itu dilanjutkan dengan parade budaya dan pagelaran kesenian khas Karawang. Bersambung hal 11

Pantara Jasa dan Konsultan
Kami adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang berbagai jasa dan konsultan, diantaranya: a. Jasa pengurusan perijinan perusahaan (Akta, SIUP, Domisili, dll). b. Jasa pengurusan IMTA (ijin mempekerjakan tenaga kerja asing) c. Jasa pengurusan Paspor dan Dokumen keimigrasian d. Jasa pengurusan IMB (ijin mendirikan bangunan) rumah, Pabrik, dll. e. Jasa pengurusan SIM, STNK, Balik nama dan Mutasi. f. Jasa pemasangan listrik baru dan penambahan daya. g. Jasa penagihan Hutang Piutang dan Ketenagakerjaan. h. Jasa pengurusan ijin usaha tambang mineral dan batubara i. Jasa pemenangan Calon legislatif dan calon kepala daerah. Butuh layanan kami, kirimkan data-data jasa yang diperlukan melalui: Email : pantarajasa@yahoo.com atau Hp: 08121 9533 111

PIMPINAN DAN ANGGOTA DPRD PROVINSI BANTEN BESERTA SEKRETARIAT DPRD PROVINSI BANTEN
Pemerintah Provinsi Banten

Dinas Sosial

Mengucapkan : Selamat Memperingati

Mengucapkan : Selamat Memperingati

HARI ANAK NASIONAL
Tingkat Provinsi Banten Tahun 2012

Tingkat Provinsi Banten Tahun 2012 “Bersatu Mewujudkan Indonesia Ramah Anak” H. Aeng Khaerudin
Ketua Sekretaris DPRD Provinsi Banten

HARI ANAK NASIONAL

Drs. Dadi Rustandi

Salah satu badan jalan yang rusak di Dabo, Kabupaten Lingga, Propinsi Kepri Butuh anggaran untuk memperbaikinya. Foto: Jamariken Tambunan (baca hal 6 : Pemkab Lingga Minta Rp298 M ke Pemprov)

“Bersatu Mewujudkan Indonesia Ramah Anak” Drs. H. Nandy S Mulya
Kepala Dinas

Suparman
Wakil Ketua

Ei Nurul Khotimah
Wakil Ketua

Pelita Hidup

Jayeng Rana
Wakil Ketua

Eli Mulyadi
Wakil Ketua

Keberhasilan seseorang tidak terjadi begitu saja, tetapi keberhasilan seseorang terjadi dengan kejelian melihat peluang, memiliki kemauan, disiplin, usaha dan kerja keras, bersedia melakukan pengorbanan waktu dan biaya, serta melibatkan orang-orang sesuai dengan potensi yang dimilikinya.

CYAN MAGENTA YELLOW BLACK

Dari Redaksi & Ragam
02
Edisi 20 / 17 SEPTEMBER - 2 OKTOBER 2012 Edisi 20 / 17 SEPTEMBER - 2 OKTOBER 2012

Bantuan Program BSPS Segera Dikucurkan
Pendiri : Tolopan Sihombing, Doni Yusirwan

11
dari atas kapal, “tambahnya. Ketika ditanyakan soal kasur kepada Amri, membenarkan kasurnya di jual Rp 5000 per buah. Malahan dia mengatakan, nanti kalau kapal sudah jalan baru kasur dikeluarkan dengan harga Rp 5000,. “ berapa orang pak, dimana tempatnya,” Tanya Amri nanti diantarkan . Arogan Mualim I, Capt Rudi Supriatna ketika di konfrmasi masalah tersebut, langsung balik marah kepada Palapa Nusantara dan menunjukkan arogansinya, dengan kata-kata kasar mengatakan, Itu tidak dibayar tapi sukarela tergantung keiklasan penumpang, mau kasih seribu rupiah, dua ribu rupiah diterima, lima ribu rupiah pun lebih baik, daripada kasur kasur itu dijual oleh calo-calo dengan harga lima belas sampai dua puluh ribu rupiah. Sementara petugas kasur tadi mengatakan itu tidak gratis harus bayar dengan harga Rp 5000,’ jadi jika kapal type 2000 ini, memuat 1500 hingga 2000 penumpang untuk kelas ekonomi dikalikan 5000 rupiah, dikalikan pemberangkatan dari pelabuhan Tanjung Priok dan kembali dari pelabuhan Jayapura seperti diungkapkan salah seorang ABK tapi yang kembali meminta namanya tidak dikorankan. Berapa jumlah hasil pendapatan dari kasur tersebut? Mualim I mengatakan, petugas kasur Itu hanya orang kecil, dan dia tidak digaji kenapa harus di obok-obok, sementara masih ada kasus yang lebih besar yang harus di selesaikan,” kata Rudi mengalihkan pertanyaan carilah kasus yang besar ada yang lebih besar dari ini, “ucapnya. Sambil meminta untuk diberitakan. “ Silahkan tulis besar-besar dikoran, saya tunggu beritanya,” kata Rudi menantang . Direksi PT Pelni, yang dihubungi untuk diminta tanggapannya, melalui Senior manager SDM, Capt Agus Mulyono menyesalkan sikap dan tindakan yang dilakukan oleh mualim I KM Dobonsolo apalagi yang bersangkutan adalah seorang perwira senior diatas kapal, meskinya tidak berlaku kasar kepada siapa saja. Apalagi hingga melakukan tindakan arogansi menantang wartawan. Semua tahu bahwa sejak jaman kemerdekaan hingga saat ini, wartawan mempunyai hak kebebasan untuk melakukan tugas sosial control kepada siapapun termasuk Pelni . Dan tugas wartawan ini dijamin dilindungi Undang Undang serta kode etik Pers.“ tutur Capt Agus Mulyono. Dia mengatakan menyangkut kasur-kasur diatas kapal itu gratis tidak dipungut bayaran, sebab, itu hak setiap penumpang yang memiliki tiket resmi, “jadi jika apabila ada oknum ABK atau siapapun yang ikut berlayar secara terang terangan menjual kasur, itu tidak dibenarkan. apalagi, jika benar hal itu di kondisikan oleh mualim I, sangat disayangkan dan disesalkan, karena semestinya dia membantu nakhoda untuk melaksanakan amanat aturan dan menegakkan disiplin diatas kapal,” kesal Senior Manager SDM, Capt Agus Mulyono. Seraya menambahkan, nanti kami akan panggil mualim I tersebut, untuk di minta pertanggungjawabnya, bila perlu kami libatkan SPI untuk menginterogasinya.( Wilkm )

Dilindungi Mualim I, Oknum ABK KM. Dobonsolo Jual Kasur Ke Penumpang ........................... Sambungan hal 1
Peraturan Direksi PT Pelni tersebut. Seperti yang terjadi di KM. Dobonsolo, sejumlah penumpang kapal Pelni KM Dobonsolo tujuan makasar dan Bau Bau serta Sorong dan Jayapura, memprotes tindakan Anak Bauh Kapal (ABK) yang meminta uang sewa kasur kelas ekonomi dengan mematok harga Rp 5000 per kasur, meskipun tiket yang mereka beli sudah termasuk fasilitas kasur untuk mereka tempati berdasarkan nomor seet . Rustam salah seorang penumpang kelas ekonomi tujuan Makasar kepada Palapa Nusantara menuturkan kekecewaannya, harus tidur ditempat yang keras alasannya tidak ada kasur. Karena kalau mau tidur diatas kasur harus keluar uang tambahan alias bayar. Padahal dia membeli tiket kapal laut tentunya sudah dengan kasur seperti dikapal pelni lainnya dengan tujuan yang sama tanpa harus membayar lagi. “Cukup dengan beli tiket saja kami sudah dapat tempat tidur yang nyaman dan diberi makan lagi meskipun terkadang makanan tidak seenak masakan sendiri, tapi yang penting kita tidak keluar biaya tambahan lagi, kami benar benar kecewa, keluh Rustam . “Kalau begini saya akan lapor ke YLKI dan wartawan biar ditulis di Koran,” sambung ibu Khodijah yang mengaku akan pulang ke Bau-Bau bersama dengan beberapa anggota keluarganya. Senada dengan kedua penumpang tadi, serombongan penumpang tujuan Sorong menyampaikan hal yang sama, tempat tidurnya tidak ada kasur kendati diantara mereka membawa anak anak. “Kami mau ke Sorong pak, apakah kami harus tidur di atas tempat tidur yang keras, bagi kami orang tua mungkin bisa bertahan tapi bagaimana dengan dua anak saya masih kecil ,” keluh Rumbino. Mendengar keluhan penumpang ini, Palapa Nusantara mencoba menemui beberapa ABK yang sedang bertugas melayani penumpang untuk mengklarifikasi nya. Sebab, menurut informasi dari beberapa sumber biasanya yang melakukan tindakan jual beli kasur diatas kapal pada saat kapal embarkasi adalah calocalo atau orang orang yang tidak bertanggungjawab yang sering berkeliaran diatas kapal. Beberapa ABK membenarkan bahwa diatas kapal KM Dobonsolo ada peraturan baru tidak resmi dari mualim I. Satu jam sebelum kapal tiba di pelabuhan akhir seperti TJ Priok dan Jayapura, petugas kasur segera menyimpan kasur-kasur tersebut. Kemudian pada saat kapal bertolak keluar pelabuhan kasur-kasur tadi dijual pada kepada penumpang seharga Rp 5000,Salah seorang ABK menyebutkan kasur kasur tersebut dijual oleh oknum dari Yayasan Kesehatan Pensiunan Pelni (YKPP), bernama Amri namun itu atas perintah mualim I Capt Rudi Supriatna karena hal itu sebagai bisnis tambahan mualim I. Sebab sejak mualim I dimaksud naik di kapal tersebut, lebih kurang dua bulan, sudah tiga trip ini, kasur di perjual belikan kepada penumpang, padahal itu tidak dibenarkan karena hak penumpang diatas kapal berlayar harus mendapat fasilitas kasur dan makan. “Secara jujur saya merasa kasihan mereka apalagi penumpang ekonomi, tentunya mereka hanya dengan uang pas-pasan,” tutur salah seorang ABK yang minta namanya tidak ditulis di Koran ini. Membandingkan dengan mualim I sebelumnya tidak pernah terjadi bahkan mualim I sebelumnya, jika ada ABK yang melakukan tindakan tidak terpuji ini, langsung diturunkan

Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI. Nomor : AHU-00809.AH.01.01.Tahun 2011. Penasehat: Irjen Pol (Pur) Drs. H.R. Abubakar Nataprawira, SH, DR. Ramli Ricardo S, SE, MBA, DR. Soekoro, Msc, Drs. P. Suparmo, Penasehat Hukum : Humisar Hotler Tambunan, SH Daniel P. Silalahi, SH Pemimpin Perusahaan : Doni Yusirwan Wakil Pemimpin Perusahaan : Yudha Prayogi Pemimpin Umum / Pemimpin Redaksi : Tolopan Sihombing Redaktur Pelaksana : Perdana P. Jaya Wakil Redaktur Pelaksana : Aminuddin Koordinator Liputan : Raflan MR Dewan Redaksi : Doni Yusirwan, Yudha Prayogi, Tolopan Sihombing, Perdana P. Jaya Aminuddin, Raflan MR Redaktur Khusus : Yusup MT, Irwan Putradjaja, Christian Gulo, Ust. HM. Achyar, Johni Sianipar, Maradona P., Wilson K. Mathindas Manajer Iklan dan Sirkulasi : Safe’i Yovie Supriyanto Manajer Pemasaran : Siti Faidah P Sekretaris Redaksi : Septiana Ayu Virda Lay Out : Eldi @rt Website : Yoseph Alamat Redaksi / Sirkulasi : Jl. Raya Kayu Manis Barat No. 39 A1 Matraman, Jakarta Timur - 13130 Mobile : 081219533111 Telp. 021 85912441, Fax : 021 85901518 E-mail : skupalapa.nusantara @yahoo.com Website : www.palapanusantarajaya.com Facebook : skupalapa.nusantara @yahoo.com

PT. Palapa Nusantara Jaya

Penerbit :

Jakarta, PN Kementerian Perumahan Rakyat akan melaksanakan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) termasuk di Kota Batam. Untuk melaksanakan program tersebut, Walikota Batam Ahmad Dahlan bersama 45 Walikota Bupati se Indonesia melaksanakan Penandatanganan Kerja sama antara Walikota / Bupati dengan Deputi Bidang Perumahan Swadaya Kemenpera serta Penandatanganan komitmen Walikota / Bupati untuk mendukung program BSPS, barubaru ini di Jakarta. Program BSPS merupakan program bantuan stimulan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) agar mampu membangun atau meningkatkan kualitas rumah secara swadaya sehingga dapat menghuni rumah layak huni dan lingkungan yang sehat. Deputi Bidang Perumahan Swadaya Kemenpera Ir. Jamil Ansari SH.MH mengatakan program ini merupakan program Nasional untuk membantu daerah dalam penyediaan rumah layak huni dan sehat bagi masyarakat. Jamil mengatakan untuk tahun ini telah dilaksanakan sebanyak 24.000 unit rumah dengan anggaran mencapai 149 Miliar dan akan di usulkan 500.000 unit di tahun 2013. Dikatakannya, Penandatanganan

kerjasama dan komitmen dukungan Walikota dan Bupati sangat penting agar Walikota dan Bupati mengetahui saat pengusulan, verifikasi dan pengawasan pada penerima bantuan sehingga program BSPS tepat sasaran, tepat penggunaan, tepat waktu dan tepat pertanggung jawaban. Walikota Batam Ahmad Dahlan setelah penandatangan Kerjasama dan komitmen bersama mengatakan program Bantuan Stimulan Perumahan ini sangat bermanfaat dan sangat membatu daerah dalam penyediaan rumah yang sehat dan layak bagi masyarakat terutama yang berpenghasilan rendah. Dikatakan Dahlan program ini sangat mendukung Pemerintah Daerah dalam penyediaan rumah dan pemberdayaan masyarakat karena dikelola secara swadaya masyarakat, Pemerintah Daerah hanya membantu dalam perencanaan, dan pengawasan dan administrasi sedangkan pengerjaan langsung dilaksanakan oleh masyarakat. “Kegiatan ini mirip dengan PNPM, namun lebih di fokuskan pada penyediaan rumah masyarakat berpenghasilan rendah” ujar Dahlan. Dahlan menambahkan dalam komitmen tersebut juga disebutkan salah satu peran daerah untuk

membantu dana tambahan dari sumber pendanaan lain yang tentunya sesuai dengan ketentuan. D a h l a n berharap program ini dapat dimanfaatkan Tampak Deputi Bidang Perumahan Swadaya u n t u k Kemenpera Ir. Jumil Ansari SH. MH berjabat tangan meningkatkan dengan Walikota Batam Drs. Ahmad Dahlan, MH kesejahteran merupakan rumah satu satunya yang masyarakt Batam. Kepala Dinas Tata Kota Ginto- dimiliki dengan kondisi tidak layak yono yang turut hadir dalam (rusak), luas lantai rumah minimal penandatangan dan rapat kordinasi 36 m2 dan paling tinggi 45 m2, program BSPS mangatakan, tahun kejelasan lahan, tidak dalam sengketa ini Kota Batam mendapatkan Bantuan dan berpenghasilan rendah. Dipastikan Gintoyono program Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ini sebanyak 1.576 unit dari ini tidak akan mengalami tumpang 3.000 permohonan yanng diajukan tindih dengan program renovai rumah yang dilakukan Kementrian ke Kemenpera. “Kita usulkan ke pusat sekitar lain, karena usulan penerima bantuan 3.000 pemohon, namun setelah akan di sampaiakn ke Gubernur proses verifikasi yang disetujui untuk di verifikasi ulang dan sebanyak 1.576 unit” ujar Gintoyono. disingkronkan dengan program Dijelaskan Gintoyono untuk pro- pengentaan kemiskinan lainnya. Untuk usulan 2013 sudah bisa di gram BSPS, penerima bantuan pembagunan atau perbaikan rumah ajukan, jadi kami harap masyarakat di beri bantuan maksimal sebesar 6 yang ingin mengikuti program juta rupiah yang langsung dikirim ke tersebut untuk menyampaikan rekening penerima melalui BRI. kepada Kelurahan dan Kecamatan Adapun harus kriteria yang bisa atau langsung ke Dinas Tata Kota, mendapatkan bantuan ini diantaranya tutup Gintoyono. (abt)

Musa : "Orang Dinas Pernah Berkunjung ......................... Sambungan hal 1
tumbuhan kwalitas pendidikan yang lebih bermutu Di era modrenisasi saat ini. Namun semua itu tampaknya tidak terdapat di salah satu Sekolah Dasar yang ada di Kota Batam ini, Bertempat di sebuah gudang tua milik Otorita Batam, SD TRIBUANA di bawah panyung YAYASAN REUNI BATAM dengan fasilitas seadanya dan kondisi gedung yang hampir rubuh,di tambah lagi dengan atap gedung tampak rapuh. Semuanya tampak berbanding terbalik dengan program pemerintah dibidang pendidikan. Walau dengan kondisi yang sangat memprihatinkan dan total siswa yang hanya berjumlah 35 anak, kegiatan belajar mengajar dan kedisiplinan di sekolah ini tetap berjalan layaknya sekolah-sekolah dasar lainnya, ketika wartawan media ini (Palapa Nusantara) tengah menyambangi sekolah tersebut, Selasa(11/09) tampak antusias para siswa yang sedang menerima pelajaran dari sang guru seperti yang tampak pada Gambar. Memasuki tahun ke delapan SD TRI BUANA telah meluluskan 18 anak didik mereka, angkatan pertama pada tahun 2011 sebanyak 7 siswa dan angkatan ke dua pada tahun 2012 sebanyak 11 siswa. Ketika di singgung tentang ada tidaknya perlakuan diskriminasi terhadap anak didik mereka yang akan melanjutkan sekolah ke tingkat SLTP Bpk Musa selaku KEPSEK SD TRI BUANA mengatakan ''Tidak ada SMP yang mendiskriminasikan anak didik kami yang ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah mereka. Bahkan 70 persen anak didik kami melanjutkan sekolah mereka ke SMP NEGERI, tambahnya. Terkait DANA BOS yang setiap tahun di terima oleh tiaptiap sekolah, Bpk Musa mengatakan ''Sampai saat ini sekolah kami belum pernah menerina kucuran Dana BOS bahkan bantuan apa pun dari pemerintah, hanya gedung ini yang bisa kami pinjam dan ini pun kami sudah berterimakasih''. Musa barharap, untuk ke depannya PEMKO BATAM melalui DINAS PENDIDIKAN KOTA BATAM agar dapat mempertimbangkan sekolah mereka dalam peyaluran Dana BOS agar kegiatan belajar mengajar di sekolah meraka dapat berjalan lebih maksimal lagi. Terkait hal tersebut, wartawan palapa nusantara pada hari Jumat 14/9, melakuklan konfirmasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin dan Kabid Pendidikan Dasar Disdik Batam, Rustam, namun kedua pejabat disdik tersebut tidak berada ditempat. Salah seorang Staf mengatakan, bahwa kedua Pimpinan tersebut sedang tugas diluar kantor.(deni)

PEMERINTAH KABUPATEN SUKABUMI SEKRETARIAT DAERAH
Jalan Siliwangi No. 10 Telp. (0266) 433611 Pelabuhan Ratu 43146

Gapensi .................. Sambungan hal 1
Walikota yang merakyat ini sangat dikagumi berbagai pihak, karena kepemimpinannya tegas dan mantap dalam mengambil keputusan, bahkan dalam sambutannya memberitahukan sudah memecat pegawai yang nakal kurang lebih 43 orang, dan saya tidak takut, walaupun dia Insinyiur tetap saya pindah tergantung kesalahannya. Ditambahkannya, kalau ada pegawai saya yang meminta sesuatu hal yang ada kaitannya dengan proyek jangan sungkansungkan untuk melaporkan kepada saya! selembar kertaspun tetap saya baca, ungkapnya. Selain Walikota juga hadir dari pihak Kepolisian, Kejaksaan, LKPP, Ketua Gapensi Jawa Timur dan kantor Pajak. Di sela-sela ramah tamah yang di lakukan oleh panitia pelaksana, juga ada Tanya jawab yang di pandu oleh Ketua Gapensi Surabaya Ir. Firdaus. Salah satu anggota Gapensi menanyakan tentang lemahnya kemampuan dari panitia pelaksana lelang yang dalam hal ini penilai dari hasil berkas ataupun penawaran yang di lakukan oleh rekanan Pemkot dalam memenangkan suatu proyek, dan ada tiga tim masing masing penilainya berbeda, maksudnya tim yang satu menggugurkan, ternyata tim yang ke dua memenangkan dan tim yang ke tiga burem, ungkapnya agak keras, maksudnaya adanya penilainya dari tim panitia yang sudah mempunyai keprofesinalan dalam hal kepanitiaan, Katanya. Dalam sambutannya, Ketua Bidang Hukum (Advokat) dan Perlindungan Anggota Gapensi Kota Surabaya Drs. Feliks Danggur, SH, MM mengatakan, dengan banyaknya persoalanpersoalan hukum yang di alami oleh anggota Gapensi selama ini. Memberitahukan sekilas info tentang anggota Gapensi yang terkait dengan hukum. Hal ini telah menjadi perhatian serius dari Gapensi, khususnya saya sebagai ketua bidang Advokasi. Gapensi telah menyiapkan bantuan bidang hukum, bagi setiap anggota yang tersandung kasus tentang penanganan proyek di lapangan. Ditambahkannya, kita sebagai kontraktor tidak perlu takut, sepanjang kita mengacu kepada Peraturan Presiden nomor 70 tahun 2012 tentang perubahan kedua atas Peraturan Presiden no. 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah dan ketentuanketentuan hukum yang berlaku, saya siap membela anggota Gapensi Kota Surabaya dengan sungguh-sungguh, demikian ungkapnya pada akhir kata sambutan dari ketua bidang hukum ini, yang disambut tepuk tangan oleh seluruh anggota Gapensi dan undangan. (Bonar/Ban)

Wakil Bupati Sukabumi

Akhmad Djajuli

Drs. H . Adjo Sardjono,MM
Sekretaris Daerah

MENGUCAPKAN SELAMAT KEPADA BUPATI SUKABUMI H. SUKMAWIJAYA ATAS KEBERHASILAN DAN MENDAPATKAN PENGHARGAAN

(KATAGORI PERINTIS PENDIDIKAN INKLUSIF) DARI MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI SEBAGAI PIMPINAN DAERAH YANG MEMPUNYAI KEPEDULIAN TERHADAP PENDIDIKAN INKLUSIF.
(DI BALI 2 SEPTEMBER 2012)
Asisten Sekda Bidang Ekonomi & Keuangan Asisten Sekda Bidang Kesejahteraan Rakyat

Asisten Sekda Bidang Pemerintahan

Asisten Sekda Bidang Administrasi

Parade Budaya Batak Meriahkan Hari Jadi Ke-379 .......... Sambungan hal 1
Acara demi acara mendapat sambutan antusias dari warga setempat. Mereka memadati Jalan Ahmad Yani saat parade budaya berlangsung. Demikian pula, pagelaran Bajidor Spektakuler yang dilangsungkan di lapang Karang Pawitan dipadati pengunjung yang berasal dari Karawang juga dari luar daerah.Acara Parade budaya diawali dengan iring-iringan bendi (sado beroda empat-Red) yang ditunggangi bupati, para anggota DPRD, dan para pejabat teras lainnya. Setelah itu melintas berbagai grup kesenian dan budaya lengkap dengan tetabuhannya. Adapun acara pagelaran seni dan budaya yang diadakan pada hari Jum’at tanggal 14 September 2012 pagelaran tersebut dilaksanakan pada jam 14:00 Wib.Start awal dari GOR Panatayudha sampai ke lapangan Karang Pawitan.Dalam pelaksanaan pawai tersebut diawali Drumband Gita Bahana Juang Kab Karawang, Iringiringan unsur Musywarah Daerah selanjutnya menempati panggung kehormatan di sisi Lapangan Karang Pawitan. Mereka kemudian menyambut iring-iringan rombongan budayawan dan seniman yang datang dari kebudayaan10 Provinsi yang ada di Indonesia ( Jawa Barat, Irian Jaya/Papua, Jawa Timur, Sumatera Utara, NAD, Bali, Riau, Bengkulu, DIY Yogyakarta, Kalimantan Timur, Lampung ), dan juga 18 Kabupaten yang ada di Jawa Barat (Kab.Ciamis, Kab.Cirebon, Kab.Kuningan, Kab.Subang, Kab.Sukabumi, Kab.Bogor, Kab.Garut, Kab.Indramayu, Kab. Purwakarta Kab. Tasikmalaya Kota, Bogor, Kab. Bandung Barat, Kab.Bekasi, Kab.Cianjur, Kab.Bandung, Kab.Cimahi, Kab.Majalengka, Kab.Sumedang). Parade seni budaya komunitas Batak juga turut serta dalam memeriahkan HUT Kabupaten Karawang ini dan berada di urutan ke 12. Adapun seni dan budaya yang ditampilkan adalah Tari Tor-tor, pakaian adat, alat musik ( gendang, seruling, kecapi, piano ). Dalam kesempatan tersebut Bupati H. Drs.Ade Swara, Ketua DPRD Tono Bachtiar, Kapolres Karawang AKBP. Arman Achdiat, SIk, MSi. dan jajarannya ikut serta mengikuti tarian tor-tor sinaggar tulo. Bupati Karawang memberikan cindera mata kepada Pontas Hutahayan yang mewakili Komunitas budaya Batak pada hari Jum’at 14 September 2012. Seluruh masyarakat Karawang yang menyaksikan acara pawai sangat antusias dan sampai beberapa anak-anak sekolah dan masyarakat yang berbaris sepanjang jalan Ahmad Yani ikut menyanyikan lagu Sinanggar Tulo. peringatan HUT Karawang bakal berlanjut hingga beberapa hari ke depan. Di anaranya mancing grastis di saluran irigasi Tarum Barat. juga, menggelar acara wayang golek dan memamerkan berbagai produk unggulan Karawang. Menurut keterangan sekretaris Panitia dari komunitas Batak Pontas Hutahayan kepada “Palapa Nusantara” bahwa Momen seperti ini sangat mempererat persatuan dan persaudaraan antar suku, sehingga dalam perbedaan kebudayaan tersebut bisa saling menghargai. Ditambahkannya, “Komunitas Batak kab.karawang mengucapkan selamat hari jadi Kab.Karawang yang ke 379, Semoga Karawang lebih maju, makmur dan sejahtera, Horas..” (Gabe/Ringo/Gultom)

H . Sopian Efendi, S.Ip.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan

Ir. H. Dana Budiman, MM
Kepala Bagian Peng. Program

Drs . Asep Abd. Wasit, MM
Kepala Bagian Bina Keagamaan

Hj . Aisah, SE.Ak., M.Sc.
Kepala Bagian. Organisasi

Cece Sumpena, SH.
Kepala Bagian Hukum

Drs . Acu Sopyan, MM
Kepala Bagian Perekonomian

Drs . Ali Iskandar, MH
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat

Drs . Tedi Rustandy, MM.
Kepala Bagian. Umum

Gedung Graha Media, Jl. Blora 8-10 Menteng - Jakarta Pusat Rek. No. 2019-01-000035-30-5 A/n : PT. Palapa Nusantara Jaya Percetakan : CV. Jurnal Baru (Isi diluar tanggung jawab percetakan )

Bank BRI

Ade Suryaman, SH., MM
Kepala Bagian Pertanahan

Drs. Wawan Bahtiar, M.Si.
Kepala Bagian Ketahanan Pangan

Ase Sudinar, SH.

Andri Pirmansyah, S.Sos., MM
Kepala Bagian Humas dan Protokol

Drs . Taufik Gumelar, MM

Ir. H. Kusman, MM.

Drs . Panca Yoga Indra Puspa Yuda

Staf Redaksi : Tony Setiawan, Haris Hutagalung, Amos Tarigan, Andreas Bukit, Suharno, Handoko Tanzil, Rudi Safrudin, Parjo. S. Jakarta Pusat : Andaru Hutajulu, Jakarta Barat : Agus Kurniawan (Ka. Biro), Zaenudin HM. Jakarta Utara : Stevenius, Jakarta Timur : Lapiga Torong, Jakarta Selatan : Kilo Soleh Bangun, Bekasi : Kurniawan (Ka. Biro), Edhi S, Sulaiman Sakal, Poppy Hanisar, Biro Banten : Nur’aini, Biro Depok : Holidi (Ka. Biro), Jawa Barat : Domi S, Korwil Purwasuka : Pukka Panggabean (Kepala), Apandi Gultom, Gerson Siringo-ringo, Kota/ Kabupaten Bogor : Dedi Yusuf Saputra, Edward LR, Saeful, Yayan, Kota/Kabupaten Sukabumi : Dendy Nurdiyansah (Ka. Biro), D. Jorgy, Apit Sumitra, Ali Asmaul Usna Kota/Kabupaten Tasikmalaya : Dayat, Jawa Tengah : V. Edi Warsito, Perwakilan Jawa Timur : Feliks Danggur (Kepala), Jubeleum Silaban (Wakil), Biro Sidoarjo : Bonar Situmorang (Ka. Biro), Halomoan Napitulu, Propinsi Bali : Darwis Tampubolon, Lampung : Bonar Siagian, Rudi, Perwakilan Jambi : Marulam Pardosi, Mulasa Musa S. Kota Jambi : M. Siburian, Muaro Jambi : Jintar Siagian, Tanjab Barat : Victor BT. Gultom, Pelalawan : Jhonson Sinurat, Perwakilan Sumsel : Ferdinand Aritonang, Perwakilan Riau : Jhonhar Tambunan, Uli Pasihar Hutabarat, Asep, Nangru Aceh Darussalam : Fekry Juliansyah, Biro Kota Medan : Maha Alexander Aritra, Biro Dairi : Posma Togar Aritonang, Bengkulu : M. Hengky, Biro Lubuk Linggau/Musi Rawas : Jhuan PH. Silitonga, Kepulauan Riau : Tonni, Batam : Agus Budi T (Ka. Biro), Raja Napitupulu, Deni Ibrahim, Biro Lingga : Jamariken Tambunan, Biro Tanjungbalai Karimun : Sahat Marune Sihite (Ka. Biro), Martin SF Purba, Kalimantan Tengah : Santoso, Kalimantan Timur : Hairin, Sulawesi Tengah : Darpan, Maluku : Semuel Kosten, Julianus C Joltuwu, Timika : Edison Panjaitan.

WARTAWAN SKU PALAPA NUSANTARA MELAKUKAN TUGAS JURNALIS SELALU DILENGKAPI IDENTITAS KARTU PERS DAN NAMANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI

Banten
10
Edisi 20 / 17 SEPTEMBER - 2 OKTOBER 2012

Politik & Hukum
Edisi 20 / 17 SEPTEMBER - 2 OKTOBER 2012

03

Gubernur Minta Peran Aktif Masyarakat Untuk Kendalikan Keamanan
Banten, PN - Guna memberikan rasa aman bagi masyarakat dan mencegah kerawanan teradap aksi terorisme, radikalisme, anarkis, dan konflik SARA (suku, ras dan agama), Gubernur Banten-Hj.Ratu Atut Chosiyah memimpin rapat penguatan wawasan kebangsaan guna memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa bagi masa depan NKRI di Kemenag Provinsi Banten, KP3B, Kec.Curug, Kota Serang, baru-baru ini.
Dalam pengantarnya, Gubernur mengingatkan kepada para ulama dan umaro para peserta rapat bahwa upaya untuk mengantisipasi terjadinya aksi terorisme, radikalisme dan anarkisme, maupun konflik SARA dibutuhkan peran aktif semua unsur masyarakat. “Semua unsur masyarakat harus bersatu dengan pemerintah dalam rangka mencegah hal-hal yang dapat menyebabkan timbulnya gangguan keamanan seperti yang disebabkan tadi. Yang demikian itu dapat mengancam keutuhan NKRI” harap Gubernur. Gubernur menambahkan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) menyebutkan telah memetakan kerawanan konflik dan gangguan keamanaan di berbagai provinsi, namun upaya pencegahan awal untuk menghindari hal tersebut. Pemerintah Provinsi Banten merasa perlu menyampaikan berbagai kondisi dan informasi terkini kepada para tokoh agama untuk membawa masyarakat kepada kehidupan yang lebih baik sesuai anjuran atau syariat agama yang dianutnya. “Para tokoh agama merupakan ujung tombak dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat. Mereka harus berperan bersama-sama mencegah aksi-aksi terorisme, anarkisme dan radikalisme. Banten harus aman, jangan sampai timbul anggapan rawan teror. Para tokoh agama harus membuat situsasi Banten kondusif serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa” harap Gubernur. Pada kesempatan tersebut Pemerintah Provinsi Banten
Gubernur Banten-Hj.Ratu Atut Chosiyah saat memasuki gedung pertemuan, Kemenag Provinsi Banten, KP3B, Kec.Curug, Kota Serang.

Kasudin Dan Kasie Penertiban P2B Di Duga Bekingi Bangunan Bermasalah?
Jakarta, PN - Kepala Suku Dinas Pengawasan Dan Penertiban Bangunan ( Kasudin P2B ) Kota Administrasi Jakarta Barat Ir. Widodo Soeprayitno, MM dan Kepala Seksi Penertiban Bangunan Dayat, tutup mata adanya kegiatan pekerjaan pembangunan gedung kantor dengan konstruksi baja berat setinggi 4 lantai yang berlokasi di jalan Tanjung Duren Kecamatan Grogol Petamburan tepatnya disamping kantor pemadam kebakaran Tanjung Duren.
Kondisi Bangunan sudah hampir 50% dan tidak ada tindakan dari petugas P2B Jakarta Barat, berupa surat peringatan seperti surat peringatan (SP4), surat penyegelan (SEGEL), serta surat perintah bongkar (SPB), pada hal sudah jelas – jelas bahwa bangunan tersebut sama sekali tidak mengantongi surat Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) yang sudah tertuang didalam pasal 15 ayat 1 Perda Nomor 7 Tahun 2010 tentang bangunan gedung dan juga SK. Gubernur DKI Jakarta Nomor 1086 tahun 1997 tentang petunjuk pelaksanaan penertiban kegiatan membangun. Ketika Palapa Nusantara Investigasi langsung kelokasi yang di maksud, ternyata benar bahwa adanya kegiatan pembangunan bangunan kantor dengan ketinggian empat lantai yang berlokasi di jalan Tanjung Duren Kecamatan Grogol Petamburan. Di duga keras bahwa bangunan tersebut sangat di pastikan tidak mengantongi surat Ijin Mendirikan Bangunan, namun sampai sekarang petugas P2B Jakarta Barat malah seakan – akan membiarkan bangunan terus berjalan hingga selesai atau tutup mata. Di sisi lain tentunya seorang Kepala Seksi Pengawas dan Penertiban Bangunan (Kasie P2B Gogol Petamburan) atau pun seorang Kepala suku Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan ( Kasudin P2B ) Kota Administrasi Jakarta Barat sepertinya ada kepentingan pribadi dengan pihak pemilik dan juga pengurus kantor tersebut. Boleh kita bilang antara petugas Pengawasan Kecamatan dengan Petugas Pengawasan Walikota Jakarta Barat ada main dengan pemilik sehingga bangunan tersebut di biarkan tanpa ada tindakan dari ke dua petugas tersebut. Lanjutnya Rumah tinggal tanpa ijin sudah pasti di bongkar tapi kenapa bangunan kantor yang tidak meiliki ijin di biarkan begitu saja, Apakah kasudin tutup mata atau matanya sudah di tutup dengan amplop yang sangat tebal?. Menurut keterangan dari beberapa wartawan dan juga LSM yang unit kerjanya di kantor walikota Jakarta Barat sehari – harinya mengatakan kepada Palapa Nusantara, sepertinya seorang kasudin tidak tahu soal tehnis bangunan dan mungkin juga beliau atau seorang Kasudin di angkat menjadi Kasudin karena nasib saja. Padahal sudah jelas bahwa seorang Kasudin itu fungsinya sangat berat dan harus menguasai tehnis dan tata cara membangun, bukan hanya duduk manis di dalam kantor saja seperti pemilik angkutan yang menunggu setoran dari beberapa kantor kecamatan se Jakarta barat.” ujar seorang PERS / LSM “ Sementara ini di sela – sela yang sama juga ketika palapa nusantara ingin mengkonfirmasikan tentang bangunan kantor dengan ketinggian 4 lantai tanpa ijin yang berlokasi di jalan Tanjung Duren Kecamatan Grogol petamburan di ruang Kepala Seksi Penertiban Bangunan Walikota Jakarta Barat. Dayat, menurut keterangan Pamdal P2B, bapak sedang tidak ada di ruangannya akhirnya Palapa Nusantara kembali lagi pada esok harinya, namun seorang petugas Pamdal mengatakan, bapak sedang ada rapat di kantor Dinas. Sampai berita ini di turunkan kegiatan bangunan tanpa ijin tersebut masih saja berlangsung di kerjakan, sedangkan di lokasi bangunan tersebut tidak terlihat adanya papan segel. Apakah bangunan tersebut telah di bekingi oleh aparat pemda dari instansi P2B Jakarta Barat serta petugas dari P2B Kecamatan Grogol Petamburan? (Agus K)

membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penguatan Kesadaran Berbangsa dan Bernegara (PKBB). Satgas tersebut terdiri dari sejumlah unsur baik masyarakat, Ulama, TNI, Polri dan unsur akademisi di Banten. Pembentukan satgas ini pertama dilakukan di Banten. Menurut Gubernur, Pemerintah Provinsi Banten ingin melakukan proteksi dini guna mengantisipasi terjadinya berbagai ancaman aksi yang mengancam keutuhan NKRI. “Semua anggota satgas harus mampu bersinergi dengan semua pihak dan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan bagaimana harus mencintai daerah, masyarakat,

bangsa dan negara. Di sisi lain kita ingin Banten aman dan kondusif dari berbagai gangguan” pinta Gubernur. Pada rapat tersebut dihadirkan dua narasumber yaitu Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)-Prof. Dr. Irfan Idris dan Nasir Abbas (Mantan Aktivis Jamaah Islamiah). Dalam pemaparannya intinya Nasir Abbas menyampaikan bahwa tindakan-tindakan dan aksi terorisme yang disebut kelompoknya sebagai mujahid dengan melakukan penyerangan dan pengeboman merupakan tindakan yang salah dan tidak di benarkan oleh agama Islam.

“Aksi-aksi bom selama ini yang menjadi korban adalah warga sipil yang tidak berdosa. Dalam berperang pun, Rasululloh SAW melarang membunuh warga sipil” jelasnya. Sementara Direktur Deradikalisasi BNPT mengatakan strategi pencegahan terorisme terbagi menjadi dua lapis, yaitu deradikalisasi kepada kelompok inti dan militan radikal terorisme serta strategi kontra radikalisasi kepada kelompok simpatisan, pendukung radikal terorisme serta masyarakat umum. Pada lapis kontra radikalisasi inilah dibutuhkan koordinasi intelejen yang tepat yang diintegrasikan dan diberdayakan secara optimal dengan melibatkan unsur masyarakat yang terdiri dari tokoh agama, pemerintah daerah, tokoh masyarakat/tokoh adat, tokoh pemuda dan unsur pendidikan yang harus saling bahu membahu memperkuat ketahanan masyarakat dari pengaruh gagasan dan aksi radikal terorisme. “Untuk pencegahan terorisme ini dibutuhkan suatu kordinasi dan kerjasama yang terpadu dari seluruh elemen masyarakat” ujar Irfan kepada ratusan peserta yang hadir yang

sebagian besar dari kalangan Pengurus MUI se-Provinsi Banten. Pemerintah hendaknya segera bertindak dengan mengedepankan pendekatan penegakan hukum dan koersif (paksaan/kekerasan) kepada pihak-pihak yang diduga kuat terlibat dalam aksi terorrisme. Pendekatan ini dapat dikatakan berhasil dengan melihat data kepolisian sejak tahun 2000 sampai tahun 2011 disebutkan sudah ditangkap sebanyak 708 tersangka terorisme dengan 455 tersangka sudah dijatuhi vonis, sedangkan 66 terduga terorisme meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). “Jumlah ini dapat dikatakan merupakan langkah besar terlebih lagi dengan pengungkapan kasus teror yang masa penyelidikannya sampai penangkapannya tidak pernah lebih dari 30 hari” ujarnya. Pada acara tersebut, Gubernur juga melantik Pengurus Forum Pembauran Kebangsaan Provinsi Banten. Forum tersebut dibentuk untuk saling memberikan informasi terkait gerakan radikalisme, anarkisme, terorisme dan berkaitan dengan potensi konflik suku, agama, ras dan antar golongan. (Nur)

Himpaudi Banten Peringati Hari Anak Nasional (HAN)
diberikan kepada 24 panti yang ada di Provinsi Banten, di antaranya bansos permakanan untuk anakanak panti sebesar Rp2,4 miliar atau masing-masing panti mendapatkan Rp100 juta. Selain itu, bansos juga diberikan kepada penerima Program Kesejahteraan Sosial Anak sebesar Rp300 juta, bantuan ini berupa tabungan Kesejahteraan Gubernur Banten Hj.Ratu Atut Chosiyah foto bersama Sosial Anak yang diberikan anak anak dan guru kepada 200 anak yang tersebar di kabupaten/kota sehingga Kota Serang, PN masing-masing anak mendapatkan Rp1,5 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten juta. peduli untuk memberikan bantuan sosial “Ke-200 anak tersebut merupakan (bansos) bagi anak-anak maupun lembaga/ perwakilan dari tiga cluster anak yaitu clusyayasan yang telah berjasa di bidang ter anak jalanan/anak terlantar, cluster anak pembangunan dan pelayanan kesejahteraan balita terlantar, dan cluster anak yang serta perlindungan anak di Provinsi Banten. membutuhkan perlindungan khusus” Demikian pernyataan yang di samtambah Gubernur. paikan Gubernur Banten Hj.Ratu Atut Pemprov Banten juga akan memberiChosiyah kepada para undangan yang kan sarana dan prasarana panti berupa sebagian besar adalah anak-anak dan para kasur, bantal, lemari makan, cermin, guru pada acara puncak peringatan Hari tempat tidur, lemari loker senilai Rp46 juta. Anak Nasional (HAN) tahun 2012 tingkat Bantuan sarana dan prasarana ini diberikan Provinsi Banten di Halaman Masjid Raya kepada empat panti sosial anak. Al Bantani, KP3B, Kec.Curug, Kota Tak hanya itu, bantuan sarana dan Serang, baru-baru ini. prasarana juga diberikan kepada delapan Gubernur melanjutkan, bentuk kepeLembaga Taman Anak Sejahtera (TAS) juga dulian Pemprov Banten cukup besar dialokasikan sebesar Rp56,9 juta. Bantuan terhadap perkembangan anak-anak yang ini berupa TV, lemari besi kaca, loker anak, ada di Banten. Pemprov Banten telah sound system, wireless dan mikropon, mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,802 meja setengah biro, kursi lipat, dan DVD miliar. player. “Kami juga memberikan bantuan “Bantuan ini merupakan salah satu bukti berupa akta kelahiran gratis kepada 80 anak nyata betapa pentingnya kedudukan dari 8 kabupaten/kota se-Provinsi Banten” seorang anak sebagai generasi penerus ujar Gubernur. bangsa. Perhatian terhadap anak-anak Di tempat yang sama, Ketua Panitia merupakan tanggung jawab bersama, mulai Puncak Peringatan Hari Anak Nasional dari keluarga, pemerintah dan seluruh (HAN) tahun 2012 Hj. Ade Rossi elemen masyarakat” ungkap Gubernur. Chaerunnisa mengatakan peringatan HAN Dijelaskan Gubernur, bansos tersebut ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak yang termarginalkan untuk mengaktualisasikan potensi dan kreativitasnya dengan penuh keceriaan dan kemandirian. Selain itu, untuk mengarusutamakan hak anak dalam setiap aspek kehidupan sosial mulai dari keluarga, masyarakat. Pada tahun ini peringatan Hari Anak Nasional tahun 2012 mengusung tema Bersatu Mewujudkan Indonesia Ramah Anak. “Puncak peringatan Hari Anak Nasional tingkat Provinsi Banten dihadiri sekitar 3.400 peserta yang merupakan anak-anak yang yang berasal dari anak-anak panti, anak-anak penerima program kesejahteraan sosial anak, Duta Anak Banten, anak jalanan binaan P2TP2A, anak-anak SD/ MI, SMP/MTs, SMA/MA, anak-anak binaan Himpaudi, Taman Anak Sejahtera (TAS) dan Forum Komunikasi Keluarga Anak dengan Kecacatan (FKKADK) Provinsi Banten” terang Ade Rossi yang juga Ketua Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Provinsi Banten. Mengawali puncak Hari Anak Nasional, kegiatan diawali dengan menampilkan berbagai kegiatan, salah satunya adalah senam PAUD yang diikuti sekitar 1.500 anak dan Senam Sehat Ceria Anak yang diikuti sekitar 800 anak. Dilaksanakan pula Lomba Menggambar dan Rancang Balok yang dilaksanakan oleh Himpaudi Provinsi Banten dan kegiatan menggambar yang diikuti oleh anak-anak warga binaan Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, anak-anak binaan FKKADK Provinsi Banten dan anak-anak binaan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten. “Kegiatan puncak Hari Anak Nasional tingkat Provinsi Banten juga dimeriahkan oleh penampilan artis ibukota yaitu Irwansyah dan artis cilik Amel Carla” terang Ade Rossi. (Nur)

Gubernur Banten Berikan Penghargaan Untuk Kwarcab
Kota Serang, PN Gubernur Banten-Hj.Ratu Atut Chosiyah yang juga Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Provinsi Banten mengapresiasi Gerakan Pramuka sebagai cikal bakal percepatan pembentukan karakter generasi muda yang lebih baik. Gubernur yang menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada peringatan Hari Pramuka ke-51 tingkat Kwartir Daerah (Kwarda) Banten, di Lapangan A p e l Kawasan P u s a t Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kec.Curug, Gubernur Banten-Hj.Ratu Atut Chosiyah K o t a saat berdialog dengan salah satu pandu Serang, baru-baru ini menegaskan peringatan Hari Pramuka hendaknya dapat dijadikan momentum untuk mendorong perkembangan dan kemandirian Gerakan Pramuka di Provinsi Banten. “Peringatan Hari Pramuka hendaknya dilakukan tidak hanya sebatas seremonial saja, melainkan dijadikan momentum untuk memacu semangat bagi generasi muda Banten, mengingat generasi muda saat ini adalah calon pemimpin bangsa pada masa yang akan datang” harap Gubernur seraya juga mengucapkan selamat Hari Pramuka ke-51 kepada para peserta yang hadir. Pada peringatan Hari Pramuka ke-51, Gubernur memberikan penghargaan kepada para Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Provinsi Banten atas masing-masing prestasi yang telah diraih dalam upaya meningkatkan prestasi kepramukaan. Penghargaan ini juga sebagai bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Banten atas komitmen dan tekad mereka dalam memberikan sumbangsih terbaik baik bagi Provinsi Banten. (Nur)

Peringati Hari Pramuka,

Surabaya, PN Program pembangunan di berbagai bidang instansi pemerintah untuk membantu pertumbuhan ekonomi rakyat di propinsi Jawa timur sangat meningkat. Beberapa bantuan saling berdatangan dari instansi terkait, namun bantuan tersebut banyak yang mengecewakan alias tidak sesuai dengan harapan masyarakat. Dengan datangnya bantuan Cuma Cuma ini, seharusnya membuat hati masyarakat bersyukur atas adanya bantuan dari pemerintah. Namun tidak demikian halnya bantuan pembuatan 5 sumur mencapai Rp. 3,1 M anggaran dari APBN 2011 yang terjadi di Kabupaten Ngawi Jawa Timur tepatnya di Kec. Gerih Desa Widodaren Rt 02, Rw 03 Dusun Siwalan. Beberapa dari masyarakat setempat mempunyai usaha tahu, di antaranya yang

Proyek Pembuatan Sumur Senilai Rp 3,1 M Diduga Dikorupsi
usaha tahu mengatakan ke tim wartawan yang sedang investigasi di lapangan “ percuma bantuan yang di berikan kepada kami, karena tidak ada gunanya, bahkan air sumur yang kami pakai untuk mencuci tahu menjadi kena limbah tahu dan terasa bau, ungkap Sukimun, karena memang jarak dari sumur yang di galih oleh satker ini jaraknya hanya 10 meter dari sumur air yang dipakai untuk mencuci tahu, sehingga kami tidak pakai sumur ini sekarang, ungkapnya. Bantuan yang di berikan pemerintah ini tidak tepat dan asal bangun saja, saluran sumur belum di buat sudah di tinggal bagaimana cara pemanfaatannya tidak di jelaskan jadi pembangunan sumur ini asal jadi ungkap mereka yang menerima bantuan sumur tempat limbah air tahu. Proyek ini hanyalah tempat ajang korupsi saja ungkap mereka, karena merasa kesal. Salah satu warga yang tidak bersedia namanya ditulis, mengatakan pembuatan 5 sumur mencapai Rp. 3,1 M anggaran dari APBN 2011 duduga menjadi ajang korupsi. Masa proyek dengan nilai proyek milyaran, pembuatan sumurnya asal-asalan? Demikian ungkapnya dengan penuh tanya. Wartawan Koran ini sudah mengirimkan surat konfirmasi tentang dugaan penyalah gunaan pembangunan proyek tersebut ke satker, bahkan sudah menelpon PPK nya pada saat itu yang menjabat adalah Helmi, namun hingga sampai berita ini di turunkan belum ada

Saluran Air ketempat penampungan dan sumur Tidak berfungsi sama sekali

menerima bantuan berupa sumur tempat pembuangan limbah air tahu adalah; Tukiem, Saden dan Sukimun yang menerima bantuan satu lubang sumur tempat pembuangan limbah air tahu dengan ke dalaman dua meter dan luasnya 110 cm, sedangkan Saden dan sukimun mendapat bantuan dua sumur. Bantuan yang di berikan oleh satker pengembangan kinerja pengelolaan air minum Jawa Timur ini, memberikan bantuan

lima sumur, namun satupun tidak ada yang berfungsi, karena tidak ada sambungan saluran ke sumur, seperti sumur dari Kran. Sampai saat ini belum di fungsikan karena tidak di buat saluran dari pembuangan air tahu ke sumur. Sedangkan Sukimun dan yang lainnya sudah ada sambungan pipa, tapi sekali buang air limbah tahu, sumur yang di buat penampungan air tahu langsung penuh. Beberapa warga yang punya

tanggapan dari satker, ataupun PPK nya, bahkan sudah mencoba menghubungi teleponnya juga tidak ada komentar. Kadis Pu Cipta karya Prop. Jatim Ir. Kentur yang di hubungi wartawan Koran ini mengatakan, kami tidak bisa berbuat banyak, karena semua pertanggung jawaban pelaksanaan proyek oleh Kasatker langsung ke pusat. Dalam hal ini, Ditjen Pu Cipta karya, karena memang anggarannya dari APBN. Sudah selayaknya Kajati Jatim ataupun KPK memeriksa pelaksanaan proyek ini, karena patut di duga pelaksanaan proyek ini di mark up oleh orang - orang tertentu untuk memperkaya diri sendiri karena nilai rupiahnya mencapai Miliaran rupiah. ( Tim )

Kualitas Air Minum PALYJA Sangat Kotor Dan Jorok
Jakarta, PN Belum lama ini warga Kp. Bulak Teko Kelurahan Kalideres Kecamatan Kalideres Kota Administrasi Jakarta Barat sangat di resahkan oleh air Pam yang di kelola oleh pihak Swasta Palyja yaitu dengan adanya binatang - binatang kecil seperti cacing kecil serta binatang yang lainnya ada di dalam air minum warga. Kemudian warga tersebut melaporkan kejadian ini kepada Kantor Redaksi Palapa Nusantara , bahwa saluran pipa air Pam Palyja terkesan kotor dan jorok akibat kurangnya perhatian serta perawatan terhadap kualitas air yang di kelola oleh pihak swasta tersebut. Ketika Palapa Nusantara mewawancarai salah seorang warga kp.Bulak Teko yang secara kebetulan dialah yang mengalami adanya binatang
kecil seperti cacing, serta binatang yang lainnya di dalam gelas pada saat waktu akan di minum. Lalu warga tersebut mengatakan akhir – akhir ini air minum yang di salurkan pipa oleh PT PAM Lyonnaise Jaya (PALYJA) keseluruh warga Jakarta dinilai sangat tidak terkontrol dan bahkan hanya ingin mengambil keuntungan semata demi karyawannya serta pimpinannya yang ada di masing – masing wilayah seperti di wilayah Jakarta Barat melalui Per kecamatan – Kecamatan antara lain : Kecamatan Tambora, Kecamatan Palmerah, Kecamatan Taman Sari, Kecamatan Kebon Jeruk, Kecamatan Kembangan, Kecamatan Cengkareng, Kecamatan Kalideres, serta Kecamatan grogol Petamburan dan tidak mengutamakan mutu dan kualitas air tersebut. Warga tersebut akhirnya enggan untuk mengkonsumsi air yang di salurkan oleh PT PAM Lyonnaise Jaya (PALYJA) karena trauma dan takut kejadian ini terulang lagi terhadap warga tersebut, padahal saya sudah melaporkan ke petugas Palyja namun jawaban dari pada petugas katanya, saya akan cek di penampungan dan bahkan permasalahan air minum yang ada sekarang di penampungan/ bak air akan saya bawa ke laboraturium guna pemeriksaan. Namun sampai sekarang dan bahkan sampai berita ini di turunkan, pihak atau petugas dari Palyja belum juga ada yang datang untuk mengecek kebenarannya bahwa air tersebut yang di salurkan ke warga–warga banyak binatang kecil, bakteri, amuba, kata warga Dalam waktu dekat saya akan mengirim surat kepada Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) yang sekaligus pemerhati dari pada produk yang di pasarkan atau di jual kepada konsumen tingkat bawah. Kalau sudah begini siapa yang mau bertanggung jawab atas kejadian ini sebelum warga mengalami sakit perut atau pun muntah – muntah di sebabkan oleh air Pam tersebut yang saya anggap sudah tidak layak lagi untuk di konsumsi oleh warga Jakarta khususnya warga Provinsi DKI Jakarta. Saya berharap kepada pihak Palyja mau bertanggung jawab terhadap warga yang mengalami kejadian tersebut, dan di mohon untuk perawatan air, petugas harus lebih semangat untuk meningkatkan mutu dan kualitas demi konsumen. “ujar warga”. ( Agus.K )

Panitia Lelang Di laporkan Ke Mapolres Kota Depok
Depok, PN Buntut dari jawaban sanggahan Dinas Bimas pada bidang Sumber Daya Air (SDA) berkaitan dengan surat dukungan bahan matrial (toko bangunan) berbuntut panjang, atas jawaban sanggahan yang dikeluarkan diantaranya berisi, penerbitan surat dukungan tidak layak untuk mendukung secara penuh semua kebutuhan material yang disebutkan dalam dukungan, karena Usaha dagang penerbitan dukungan tersebut sudah tidak beroperasional lagi (tutup) sejak awal tahun 2012. Sehingga secara otomatis dukungan tersebut sudah tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan karena sudah tidak beroperasional lagi. Sementara di tempat terpisah Sunarya salah satu tokoh Cipayung mengungkapkan,” ini sejarah baru untuk Depok. Panitia lelang dilaporkan ke pihak yang berwajib dalam perkara pencemaran nama baik,” tegas Sunarya warga Cipayung. Untuk itu kami berharap kepada pihak penegak hukum untuk memproses masalah itu dengan andil, sehingga kedepan panitia lelang tidak lagi semenamena untuk mentukan pemenang lelang tersebut. Atau panitia tidak membawa kepentingan pribadi atau bahkan memenangkan titipan oleh aknum-oknum tertentu,” harap Sunarya di halaman rumahnya dibilangan Cipayung. ( Holidi )

Pendidikan & Sosbud
04
Edisi 20 / 17 SEPTEMBER - 2 OKTOBER 2012

Sukabumi
Edisi 20 / 17 SEPTEMBER - 2 OKTOBER 2012

09

SMKN 2 Sidoarjo Raih Juara I dan II Film Dokumenter (FD) Pariwisata
Sidoarjo, PN - Siswa – siswi SMA/MA/ SMK Negeri dan Swasta di Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur ini memperlombakan Film Dokumenter ( FD) yang bertemakan tentang Pariwisata.
Peserta FD ini awalnya 61 peserta dan di seleksi oleh tim juri menjadi 10. Dari 10 peserta yang masuk kategori menjadi 5 peserta. Dari 5 peserta yang masuk kategori dalam penilaian, juga ada peserta dari SMA yang menjuarai termasuk juara harapan II, artinya walaupun siswa – siwi ini bukan dari sekolah kejuruan tetapi mereka ini bondo nekat, yang walaupun hanya mendapat juara II harapan, ungkap kepala sekolah swasta ini. Lomba FD ini di adakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten ( BAPPEKAP ) Sidoarjo. Yang baru – baru ini telah memberikan hadiah secara langsung kepada pemenang FD di hotel Sun City Sidoarjo. ucapan terimakasih kepada Bappekab yang telah melaksanakan program ini dengan baik, semoga bisa menambah Inovasi bagi teman teman yang lain. Menurut Kepala Sekolah SMKN 2 Buduran, Sidoarjo Dra. Pudji Suminiwati MM, mengatakan “ kemenangan anak didiknya ini bukan kejutan lagi, karena dalam tahun 2011 telah berhasil meraih beberapa penghargaan termasuk Juara III Film Animasi tingkat nasional dan tahun 2012 berhasil meraih juara I dan II Film Animasi dan dalam festival film nasional tingkat pelajar “ katanya. Menurutnya anak anak didiknya sangat kretif mengembangkan berbagai macam kegiatan yang berkaitan dengan multi media, sampai sampai saya harus mengusir mereka dari ruangan komputer supaya mereka pulang. Katanya. Kepala Bappekab Ir. Sulaksono dan Kadis Pariwisata Ir. Pramu Sigit yang juga mendukung program ini ikut bangga karena prestasi anak anak sekarang luar biasa, pantang mundur maju terus demikian di sampaikan ke wartawan Koran ini. ( Bonar / Ban )

I

Kapolresta : Ustadz dan Pendeta Supaya Ikut Bina Polisi
Jambi, PN - Polresta Jambi , mengagendakan setiap bulan satu kali untuk mengundang Ustaz dan Pendeta ke Malpolres Jambi. Hal itu dilakukan guna membimbing mental anggota . Sehingga, diharapkan tidak terjadi lagi persoalan yang sama seperti yang terjadi pada Brigadir Saifudin yang bunuh diri dengan cara menembak kepalanya sendiri. Kapolresta Jambi, Kombes Pol Drs Syamsudin Lubis mengatakan, pihaknya sudah memanggil ustadz dan pendeta untuk memberikan bimbingan rohani, pasca insiden bunuh diri Brigadir Saifudin. Menurutnya, bimbingan rohani akan sangat di perlukan bagi para anggota untuk memperbaiki mentalnya . Dan, pihaknya mengundang ustaz dan pendeta untuk memberikan pencerahan kepada seluruh anggota . “Pada bimbingan bimbingan ustaz dan pendeta itu, seluruh anggota jajaran Polresta Jambi harus mengetahui dan paham bagaimana hukumagama tentang tindakan bunuh diri itu. karena, semua agama melarang perbuatan itu . Kegiatan rohani ini akan terus dilakukan secara rutin,sebulan sekali,dengan harapan tidak terulang lagi kejadian yang tidak diinginkan ,” sebut Syamsudin Lubis usai menerima kunjungan kerja Kapolda Jambi , Brigjen Pol Ade Husen Kartadipura di Mapolresta Jambi , Kamis (13/9) lalu. Seperti yang di wartakan sebelumnya, aksi nekad Brigadir Saifudin yang menembak kepalanya sendiri di duga karena masalah keluarga. Meskipun Brigadir Saifudin sempat dirawat selama dua hari di rumah sakit Bratanata akibat kepalanya tertembus peluru dari senjatanya sendiri , yang dilakukanya Jumat (7/9) minggu lalu. Sempat mengadakan operasi selama tujuh jam , korban akhirnya meninggal dunia pukul 13. 00 WIB Minggu (9/9) . Diduga , penyebab tindakan bunuh diri yang dilakukan korban karena ada persoalan rumah tangga . Menyusul peristiwa itu , Kapolda Jambi langsung memerintahkan evaluasi terhadap kepemilikan senpi anggota polisi di jajaran Polda Jambi. Kepala Biro SDM Kombes (pol)Mukhlis langsung mengirimkan telegram ke masing- masing kepala satuan kewilayahanan di Polda Jambi mengadakan tes psikologis segera. Polda juga menggadakan pendataan ulang senpi anggota . Kabid Humas AKBP Almansyah mengungkapkan , tujuan pendataan ulang mengidentifikasi bila memang ada kepemilikan senpi yang harus di tarik . “Kita memang mengadakan pendataan ulang mana yang memang harus di berikan dan mana yang harus dikembalikan ,” ungkap Almansyah, Rabu (12/9). Namun penarikan tidak di lakukan ke semua personel hanya kepada mereka yang memiliki tekanan psokologis tertentu .” Tidak mungkin senpi yang di pinjam pakaikan kepada anggota di tarik semua . Melainkan hanya sebagian saja ,” ujar Almansyah . Amansyah menambahkan, Polda juga melakukan pembinaan mental, termasuk, kepada ibu-ibu Bhayangkari “ proses pembinaan saat ini telah berjalan, di Polres Muarojambi dan Polres Tanjab Timur,” jelasnya . Karo SDM mengungkapkan , instruksi tes psikologis sudah di perintahkan kejajaran di Polda Jambi . “Kita sudah kirimkan telegram ke seluruh jajaran untuk melakukan tes psikologis terhadap personel yang terindikasi memendam masalah dan menguasai senjata api ,”ujar Kombes Pol Muklis . Di Batanghari , polres tidak memperbolehkan anggotanya yang sedang bermasalah memegang senjata api . Bagi anggota yang sedang menghadapi masalah ,baik masalah keluarga maupun masalah lainya , yang mempengaruhi psikologisnya , langsung di tarik senjata api yang di pengangnya. “ Kami tidak mau membiarkan anggota yang sedang bermasalah memengang senpi.Kita takut masalah yang di hadapinya itu mempenguruhi psikologisnya,” ujar Kapolres Batanghari, AKBP Robert A Sormin, Selasa lalu . Dia juga menyebut , anggotanya yang dipercaya memegang senjata api hanya yang lulus tes psikologis . “Tidak semua memegang senjata . Kalau yang tidak lulus psikologis ,tidak akan mendapatkanya,”ungkapnya . tes psikologis itu, ucapnya, dilaksanakan secara regular dua kali dalam setahun . Tes tersebut dilaksanakan Polda Jambi.”kami mengirimkan anggota ke Polda Jambi untuk melakukan tes psikologis ,” ucapnya. Namun bila dianggap perlu, sambungnya, bisa dilaksanakan lebih dari dua kali setahun . Polres juga mendukung langkah kapolda mengevaluasi kepemilikan senpi . “ Kami mendukung kapolda . Bila di laksanakan untuk segera dilksanakan ke polres , kami akan laksanakan .kami masih menuggu instruksi,’ katanya. Kondisi serupa juga terpantau di Kerinci. Polres kerinci akan melakukan tes psikologis anggotanya enam bulan sekali . Dalam pelaksanaanya , tes psikologi ini bukan hanya sekedar formalitas semata. Namun hasilnya memberikan dampak yang besar terhadap anggota. Bahkan, bagi yang tidak lulus tidak akan mendapat izin memenang senjata api , dan penundaan penaikan pangkat . Kapolres Kerinci, AKBP Ismail , melalui Kaur Min pers, Ipda Ubaidin, menginformasirencana itu.”Ini sudah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan oleh Polres Kerinci. Selain menjadi program Polda, ini juga merupakan program Kapolres kerinci,”ujarnya. {Marulam Pardosi}

KUT BINA

Pemimpin Sebagai Pelayan Masyarakat
Sukabumi, PN - Bertempat di Aula Badan diklat Kadupugur Sukabumi sebanyak 40 orang yang berasal dari OPD di Wilayah Kabupaten Sukabumi mengikuti pembukaan kegiatan pendidikan Diklat kepemimpinan Tk.IV.
Harus adanya perubahan paradigma dari pemerintah maupun masyarakat baik dari dimensi struktural, fungsional maupun kultural, pemimpin tidak dapat melepaskan dirinya sebagai pelayan masyarakat. Menurut Wakil Bupati Sukabumi, Akhmad Djajuli,M.Pd ketika membuka Diklatpim Tk.IV kepada PN mengatakan “Sejalan dengan paradigma Good Governance diperlukan adanya perubahan paradigma dari pemerintah maupun masyarakat baik dari dimensi struktural, fungsional maupun kultural dimana dari ketiga dimensi tadi yang paling sulit adalah dimensi kultural, bahwa dalam fungsi pelayanan, pemimpin tidak dapat melepaskan dirinya sebagai pelayan masyarakat.” Tiga aspek kepemimpinan yaitu hati yang melayani, kepala atau pikiran yang melayani dan tangan yang melayani juga sesorang pemimpin harus memiliki tingkat responsilibilitas yang tinggi selain itu selalu aktif dan pro aktif dalam mencari solusi dari setiap permasalahan ataupun tantangan yang dihadapi organisasinya. Diharapkan, melalui Diklatpim Tk.IV dihimbau kepada para alumni Diklatpim IV agar dapat mengamalkan segala pengetahuan dan keterampilan yang diterima selama mengikuti diiklat serta dapat melayani dan memperdayakan masyarakat dalam wilayah kerja masingmasing sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Diharapkan pula, dapat membangun rasa saling percaya antara pemerintah dan masyarakat guna meningkatkan rasa nasionalisme kebangsaan, Ungkap jajuli.(den)

Pemasangan pin pembukaan Diklat kepemimpinan Tk IV

Kepala Sekolah dan Siswa SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo foto bersama dengan Kepala BAPPEKAB Ir. Sulaksono (Foto : Bonar/Bam)

HUT IBI: Bidan Mengurangi Angka Kematian Ibu dan Anak
yang memiliki potensi dan posisi penting untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB), seorang tenaga kesehatan khususnya bidan harus mampu memberikan pelayanan yang berkesinambungan kepada masyarakat, sehingga harapan pemerintah menentukan kesehatan sebagai sektor utama dalam pembangunan dapat tercapai, Ungkap Bupati. Sementara itu, panitia penyelenggara Dra. Tutty Nurhayati, M.Kes melaporkan bahwa, kegiatan Hari Ulang Tahun ke- 61 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) tingkat Propinsi Jawa Barat bertujuan antara lain sebagai ajang silaturahmi antar bidan se-Jawa Barat, halal bihalal, untuk memadukan gerak langkah bidan dalam rangka mengurangi angka kematian ibu dan anak serta menyamakan persepsi dalam membantu pemerintah dan men-sukseskan program-program pemerintah dalam bidang kesehatan ibu dan anak.(den)

Yang di kemas di bidang Litbang selaku Kabid Azizah dan di bantu seluruh staf Litbang. SMKN 2 Sidoarjo mengikut sertakan sebanyak 7 tim, dan 4 timnya masuk 10 besar. Masing – masing ketua tim dari SMKN 2 Sidoarjo ini Dinda, Nadia, Loho dan Aditya Pratama. Litbang selaku panitia pelaksana memanggil peserta yang menjuarai sesuai hasil penilaian juri mulai dari juara II harapan, hingga juara I. satu persatu peserta yang juara di

panggil maju kedepan sambil menerima berupa uang tunai mulai dari juara harapan II menadapat Rp. 3.500.000, di selah selah pemanggilan juara juga di meriahkan oleh Kelompok Musik Jalanan (KMJ) Pimpinan Jubeleum Silaban dan di bawah pembinaan Dinas Pemu Olah Raga Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Sidoarjo. Peserta yang mendapat juara mulai dari Juara harapan II hingga Juara I dalam sambutannya menyampaikan

Tim Penilai Lomba Posyandu Jabar Kunjungi Kota Sukabumi
Sukabumi,PN Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat, Nyonya Hajah Neti Prasetiani Heryawan, M.Si. beserta rombongan yang berjumlah 9 orang yang diterima Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, DR. H.M.N. Hanafie Zain, M.Si., bertempat di Ruangan Utama Balai Kota Sukabumi menilai Lomba Posyandu dan Kesatuan Gerak (Kesrak) PKK, serta Keluarga Berencana (KB) dan Kesehatan tahun 2012. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKB) Provinsi Jawa Barat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, Kepala dan seluruh unsur Pimpinan Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kota Sukabumi, Camat Lembursitu, Lurah Cipanengah, Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Pokjanal Posyandu dan Kesrak PKK KB Kesehatan Kota Sukabumi, serta undangan lainnya. Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, DR. H.M.N. Hanafie Zain, M.Si, dalam kesempatannya menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya, atas berbagai kekurangan dan keterbatasan, khususnya dalam menyambut dan menerima kedatangan tim penilai ini. Selain itu, juga disampaikan ekspose oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda

Fasha, Berbagi Pengalaman Dengan Mahasiswa
muda Kota Jambi, ini menghadiri dialog kepemimpinan di Kampus Unja Mendalo yang diadakan oleh KAMMI, Selasa (11/ 9) lalu. Pada acara Daurah Marhala itu bertemakan “Pemuda Hari Ini pemimpin Hari Esok”. Dalam dialog santai itu, Fasha banyak memberikan masukan –masukan pada mahasiswa soal menjadi pemimpin. Menurutnya salah satu unsur untuk jadi pemimpin itu, seseorang harus bisa dan pernah memimpin dalam hal apa saja. Fahsa berpesan, untuk menjadi pemimpin itu jangan pernah minder. Karena bakat pemimpin itu akan mengalir pada diri kita .”Pemipin harus punya mental cerdas dan berahlak, itu yang patut kita banggakan,” katanya. Menurutnya ciri- ciri seorang pemimpin itu, yakni harus berani mengakui kesalahan, bertanggung jawab, bisa memberikan penghargaan kepada anggota yang berjasa . “Menjadi pemimpin harus siap lahir dan batin, yang perlu diingat harus jujur, amanah,” kata Ketua AMPG Jambi dan juga Ketua Gapeknas Provinsi Jambi ini . Sebelumnya , calon wali kota Jambi ini juga menghadiri undangan dari masyarakat, dari warga yang berasal dari RTM 23,24,25,26,35 Kelurahan Palmerah Kecamatan Jambi Selatan, Sabtu (8/9) yang lalu. Ia di dampingi oleh tim dan Budiyako, anggota DPRD Kota Jambi. Dalam acara silahturahmi itu, Fasha banyak mendapat masukan tentang bagaimana kota Jambi ke depanya. (Marulam Pardosi)

H Sy FASHA: SEDANG MEMBERIKAN DAN PENGARAHAN

Sukabumi, PN Hari Ulang Tahun ke- 61 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) tingkat propinsi Jawa Barat yang di selenggarakan di selabintana Sukabumi belum lama ini di hadiri oleh Bupati Sukabumi, H. Sukmawijaya, Ibu Gubernur Jawa Barat, Hj. Netty Akhmad Heryawan, Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Barat, Kepala KBPP Propinsi Jabar serta seluruh anggota IBI. Dalam sambutannya Bupati

Sukabumi, H. Sukmawijaya mengatakan “Pembangunan kesehatan, memiliki arti sangat penting dan strategis yang perlu mendapat perhatian, karena kesehatan selain sebagai salah satu kebutuhan dasar manusia juga berpengaruh secara langsung dalam perkembangan kualitas sumber daya masyarakat penerus bangsa dimasa yang akan datang”. Dalam bidang kesehatan bidan mempunyai peranan penting yaitu tenaga kesehatan

Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., selaku Ketua Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu dan Kesrak PKK KB Kesehatan Kota Sukabumi, memaparkan tentang Gambaran Umum Kota Sukabumi, Visi Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, Visi Pemerintah Kota Sukabumi Tahun 2008-2013, Penyelenggaraan Pemerintahan di Kota Sukabumi, serta Roadmap Sinergitas Program Pusat dan Daerah. Selanjutnya tentang Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Program Posyandu, Jejaring Kerja Pokjanal Posyandu Tingkat Kota Sukabumi, Konsep Dasar Posyandu, Kondisi Eksisting, Tingkat dan Strata Perkembangan Posyandu, Jenis Kegiatan, Pelaksanaan Kegiatan, Rencana Kegiatan, Outcome Program Pembangunan di Kota Sukabumi Tahun 2010, dilanjutkan ekspose tentang Posyandu dan Kesrak PKK, serta KB dan Kesehatan Kota Sukabumi Tahun 2012. Tim Penilai yang diketuai Drs. Dedeng S. ini, melakukan penilaian ke Sekretariat Pokjanal Posyandu dan Kesrak PKK, serta KB dan Kesehatan Kota Sukabumi, Sekretariat Pokjanal Posyandu dan Kesrak PKK, serta KB dan Kesehatan Kecamatan Lembursitu, Sekretariat Pokjanal Posyandu dan Kesrak PKK, serta KB dan Kesehatan Kelurahan Cipanengah, dan Posyandu Aster Jingga Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi.(den)

Jambi, PN Keberhasilan H. Sy Fasha sebagai pengusaha dengan jiwa kepemimpinannya yang bisa mengayomi bawahannya, ditelurkan kepada para mahasiswa . Tokoh

SMP Negeri 5 Tangerang Berprestasi
tangkis, ungkap Agus. Ketika latihan menjelang pertandingan compete school (pertandingan) di GOR (Gedung Olah raga) Selasa 4 September 2012 Jl. Sitanala Kota Tangerang dinyatakan benar bahwa dengan kegiatan ekskul (ekstra kulikuler) sekolah SMP Negeri 5 Tangerang tersebut di nilai cukup baik, dan bisa mencerminkan sebagai contoh siswa siswi sekolah yang berbakat, Kepsek H.Mulyono Sobar S.Pd memberikan fasilitas tempat latihan ataupun kebutuhan logistic akan di maksimalkan kembali,tambahnya. (Rudy S)

Siswa siswi saat latihan menjelang pertandingan antar sekolah (foto : Rudy.s)

Tangerang, PN Agus sebagai guru pelatih ekskul (ekstra kulikuler) bulu tangkis di SMP Negeri 5 Kotamadya Tangerang mengatakan, peningkatan tehnik dan permainan pada siswa-siswi

SMPN 5 Tangerang di arena latihan maupun pada saat compete school ( pertandingan ) antar sekolah lain, sangat membanggakan. Potensi tinggi dan bakat, serta inisiatif masing-masing,

telah menciptakan setrategi permainan yang lincah dalam bermain bulu tangkis. Prestasi dan bakat yang dimiliki diharapkan para siswa siswi dapat menjadi atlet nasional khususnya dalam olah raga bulu

erusahaan yang bergerak dibidang penerbitan koran dan percetakan dengan badan hukum PT. Palapa Nusantara Jaya, mencari investor untuk pengembangan usaha diseluruh Indonesia. Bentuk kerjasama dan besar kepemilikan saham akan disepakati bersama. Bagi yang berminat dapat menghubungi telp. kantor: 021. 85912441, 0812195 33111 atau mengirim surat minat melalui email: skupalapa.nusantara@yahoo.com. Profil perusahaan dapat diakses di: www.palapanusantarajaya.com atau facebook: skupalapa.nusantara

P

Kerjasama Investasi

Panwaslu Kota Sukabumi Lantik 21 Anggota Panwas Kecamatan
Sukabumi, PN Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Sukabumi. H. Ending Muhidin, S.Sos., secara resmi mengambil sumpah dan janji, sekaligus melantik 21 Anggota Panwaslu Kecamatan se Kota Sukabumi, bertempat di Ruangan Pertemuan Setda Kota Sukabumi. Hadir dalam kesempatan tersebut, Asisten Administrasi Setda Kota Sukabumi, Drs. Yoyo Subagio, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, para Camat, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan, tokoh masyarakat, alim ulama dan undangan lainnya. Adapun ke-21 Anggota Panwaslu Kecamatan tersebut, antara lain Anggota Panwaslu Kecamatan Cikole, terdiri dari Herlambang, Acep S, dan Dian P, Kecamatan Citamiang, terdiri dari Aldie N, Sansan P, dan Rizal Z, serta Anggota Panwaslu
Kecamatan Baros, terdiri dari Tuah N, Ujang Supriatna, dan Wawan S. Selanjutnya Anggota Panwaslu Kecamatan Cibeureum, terdiri dari Winarto, Deni Andrian, dan Iis Solihat, Anggota Panwaslu Kecamatan Lembursitu, terdiri dari Pepen, Ujang N Rahmat, dan Abdul Jawad, Anggota Panwaslu Kecamatan Warudoyong, terdiri dari Erik Candra P, Rahmat H, dan Rahmat Ir, serta Anggota Panwaslu Kecamatan Gunungpuyuh, terdiri dari M. Bram Darta Lesmana, Rahmat F, Adenan dan Edi Mulyadi. Usai pengambilan sumpah dan pelantikan, dilanjutkan penandatanganan berita acara sumpah, secara simbolis diwakili oleh 3 Anggota Panwaslu Kecamatan, yang terdiri dari Ujang Nasrul Rahmat, Dian Purwanti, dan Edi Mulyadi. Selain itu, juga dilaksanakan

penandatanganan fakta integritas, diwakili oleh 3 Anggota Panwaslu Kecamatan Gunungpuyuh, yang terdiri dari M. Bram Darta Lesmana, Rahmat Fadillah Adenan, S.H., dan Edi Mulyadi. Baik Asisten Administrasi Setda Kota Sukabumi, Drs. Yoyo Subagio, maupun Ketua Panwaslu Kota Sukabumi, H. Ending Muhidin, S.Sos, dalam kesempatannya mengharapkan kepada seluruh Anggota Panwaslu Kecamatan se Kota Sukabumi, agar senantiasa berupaya optimal melaksanakan tugas, khususnya dalam mengawasi jalannya Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat, dan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Sukabumi Tahun 2013 mendatang, dari mulai seluruh tahapan hingga pelaksanaan pemilihan tersebut, sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.(den)

Nusantara
08
Bambang Hariadi:
Edisi 20 / 17 SEPTEMBER - 2 OKTOBER 2012

Jabodetabek
Edisi 20 / 17 SEPTEMBER - 2 OKTOBER 2012

Dana Bansos Tidak Dapat Dicairkan Jika Menyalahi Aturan
Musi Rawas, PN Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Hariadi kepada Palapa Nusantara beberapa waktu yang lalu menegaskan tidak akan mengeluarkan rekomendasi kepada kelompok ternak penerima Bantuan Sosial (Bansos) jika didapati menyalahi aturan yang sudah ditetapkan.
“Kita akan tetap melakukan pengawasan yang ketat terhadap kelompok ternak yang menerima Bansos untuk tahun 2012, dan jika ada yang menyalahi aturan dalam pengelolaan dana bansos itu, pihak dinas wasan khususnya dana bantuan sosial ini,” ujarnya. Ditambahkannya, dengan adanya alokasi dana bantuan sosial ini, diharapkan tercapainya pemantapan kelembagaan kelompok menjadi lembaga usaha mandiri yang dapat meningkatkan kewirausahaan dan pengembangan usaha ekonomi produktif. Sehingga, lanjutnya menjelaskan, dengan adanya pola pemberdayaan seperti ini diharapkan dapat merangsang tumbuhnya kelompok usaha dan dapat mempercepat terbentuknya jaringan kelembagaan peternak. “Jika Kelompok peternak penerima bansos mandiri secara kelembagaan dan populasi, produksi dan produktivitas ternak serta pendapatan pelaku usaha peternak meningkat maka kesejahteraan masyarakat di pedesaan pun akan meningkat juga khususnya anggota kelompok tersebut,” jelas Bambang. ( Jhuan)

G

RATIS

P.O. New Shantika Gelar Pengobatan Gratis

Kepala Cabang P.O New Shantika Jakarta: Sudarso sedang menjalani pemeriksaan dan Pengelola H. Salim, berdiri ( Ft: Holidi )

Foto jenis Sapi pada pengadaan dana bansos 2012

tidak akan memberikan rekomendasi pencairan pada tahap berikutnya,” tegas Bambang di ruang kerjanya. Hal tersebut dikatakannya terkait adanya indikasi pembelian ternak sapi oleh kelompok peternak penerima bansos kepada petani yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan. Baik itu jenis, berat, tinggi, kesehatan, dan mengenai harga sapi tersebut.

Dijelaskannya, terkait adanya temuan dari berbagai masyarakat mengenai pengadaan sapi pada dana bansos tersebut, dirinya selaku Kepala Dinas berterimakasi atas temuan tersebut dan bersama tim teknis dari kabupaten untuk segera turun kelapangan dan melakukan pengawasan yang lebih intensif. “Kami berharap kita bersama-sama mealakukan penga-

Pilkades Karang Baru Berlangsung Tertib dan Aman
Cikarang, PN - Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) merupakan wadah untuk menampung aspirasi politik masyarakat sekaligus sarana pergantian dan kelanjutan pemerintahan desa menuju perbaikan serta kemajuan pembangunan, kesejahteraan warga setempat, netralitas dan profesionalitas panitia pemilihan kepala desa (Pilkades) diyakini menghasilkan Kades terpilih sesuai dengan keinginan seluruh masyarakat kab. Bekasi. Pemilihan Kepala Desa ( Pilkades ) yang dilakukan secara serentak di 147 desa menjadi Demokrasi lokal, berlangsung serentak Minggu (09/09) pelaksanaan Pilkades Desa Karang Baru Kec. Cikarang Utara berjalan baik, tertib, aman dan kondusif warga Desa Karang Baru rela antri untuk menyoblos calon Kades pilihannya, dengan tertib berlangsung lancar tercepat sampai selesai perhitungan kurang lebih sampai pada pukul 24.00 WIB. Warga desa Karang Baru rela menunggu sampai perhitungan selesai, kompetisi ini di menangkan oleh Calon Kades Pilihan masyarakat adalah Komarudin Ambarawa HN. Bertanda gambar nanas dengan no. Urut 2, warga masyarakat desa Karang Baru mendambakan sosok kepala desa (Kades) yang terpilih pada tahun ini yang memiliki kepedulian kepada warganya ucap salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya pada saat di konfirmasi di lokasi acara Pilkades kepada media. Menurutnya, memilih calon Kades yang memiliki Komitmen untuk membangun wilayah serta membangkitkan perekonomian masyarakatnya, pemimpin yang selalu mendengar dan mengimplementasikan aspirasi warganya. Dengan kemenangan no. Urut 2 calon Kades Desa Karang Baru ini yang tepat bagi warganya dan memiliki jiwa kepedulian seperti peduli dengan adanya limbah dari R.S Bhakti Husada, mendengar keluhan warga masyarakat kami, “Ujarnya. Komarudin Ambarawa HN calon Kepala Desa Karang Baru untuk melanjutkan berbagai program pro rakyat, program yang dapat berjalan lebih baik lagi bagi warga setempat. Acara pelaksanaan pemilihan kepala desa Karang Baru berjalan tertib, aman serta kondusif karena bantuan dan dukungan dari masyarakat setempat. Sementara MP Kec. Cikarang Utara Firmansyah memonitoring para calon Kepala Desa se kecamatan Cikarang Utara di harapkan adanya kesadaran di masyarakat Desa yang bersangkutan sehingga keamanan pasca Pilkades tetap terjaga. (Popy )

Rawan Isu Surat Kaleng Soal Pungli Biaya Pengambilan E- KTP
“Kasubsi Kependudukan Kel. Kalideres Adakan Sistem Jemput Bola”
sedangkan orang yang mengirimkan surat kaleng tersebut tidak bisa di pertanggung jawabkan atas isu tersebut, dan untungnya masalah ini tidak sampai berkepanjangan, dan ini hanya orang iseng saja yang memperburuk Instansi kependudukan serta seorang Kasubsi. Bisa juga orang iseng ini mau menjatuhkan Gubernur dalam pemilihan Pilkada putaran ke 2, dan mungkin orang yang mengirimkankan surat kaleng tersebut stress sihingga tidak dapat bertanggung jawab atas perbuatannya yang mana sudah mencemarkankan nama baik pejabat serta Instansi tersebut. Ketika Palapa Nusantara Pada saat konfirmasi atas peristiwa kejadian tersebut kepada Kasubsi Kependudukan Kelurahan Kalideres Achmad Sopian S.KOM, akhirnya Kasubsi Kependudukan Kelurahan Kalideres Achmad Sopian.S Kom menerapkan aturan baru yaitu pengambilan program eKTP dengan system jemput bola ke setiap Rw – Rw yang ada di seKelurahan Kalideres dari 19 Rw Kelurahan Kalideres Kecamatan Kalideres Jakarta Barat. Karena dikhawatirkan takut akan ada lagi orang yang sentimentil dengan tidak senangnya kepada petugas honor, Lurah, serta dengan Kasubsi tersebut. Tidak menutup kemungkinan juga, orang yang iseng tersebut mau memperkeruh suasana di mana pada bulan ini tepatnya tanggal: 20 September 2012 warga Jakarta akan meramaikan dan memberikan dukungannya kembali kepada Calon Gubernur yang di pilihnya sesuai dengan pilihannya pada putaran ke 2 ini,“ Ujar Achmad Sopian”. Lanjutnya menurut Achmad Sopian, mudah – mudahan dengan program e – KTP jemput bola ini, di harapkan warga agar dapat memahami bahwa aturan yang sudah di beritahukan di media electronic mau pun media cetak oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo untuk pengambilan e – KTP itu tidak di pungut biaya sepeser pun alias GRATIS. Kata Sopian. Menurut keterangan dari beberapa pengurus Rt/Rw di wilayah masing – masing mengatakan kepada palapa nusantara, seharusnya warga juga harus sadar akan tenaga orang dan juga harus mem-

Jepara, PN - P.O. New Shantika bekerja sama dengan Jasaraharja perwakilan Pati Jawa Tengah gelar kegiatan pengobatan gratis (13/9) bagi karyawan serta penumpang P.O. New Shantika yang dilaksanakan di JL.RM Sosrodiningrat KM 0,5 Desa Ngambul, Kecamatan Tahunan, Jepara, Jawa Tengah. Dakam kesempatan itu H. Salim menuturkan, ”kami P.O. New Shantika mengucapan terimakasih kepada PT. Jasaraharja yang telah mengadakan pelayanan pengobatan kesehatan secara gratis kepada para pengemudi, Kru P.O. New Shantika dan para penumpang. Karena dengan diadakannya pelayanan pengobatan kesehatan seperti ini, para pengemudi, Kru dan para penumpang jadi semakin sehat dan kami berharap agar acara seperti ini tidak hanya dilakukan satu hari, minimal dua hari,” pinta H. Salim yang menjabat sebagai pengelola P.O. New Shantika Sore itu. Hal senada juga dituturkan oleh Cahya dari Staf Humas PT. Jasaraharja perwakilan Pati Jawa Tengah, ”Pemeriksaan Kesehatan secara gratis adalah salah satu program Jasaharja yang telah kami lakukan di setiap P.O.( Perusahaan Oto Bus ) Selain itu kami juga lakukan si setiap terminal,” tutur Cahya sore itu di Ful P.O. New Shantika kepada Palapa Nusantara. ( Holidi )

Jakarta, PN - Sejumlah calon penumpang kapal laut yang akan berangkat ke Kupang NTT dengan KM. Sirimau kecewa atas pelayanan dari Petugas Pelindo II tanjung Priok , karena tidak diijinkan masuk kedalam ruang tunggu terminal meski mereka telah Penumpang kapal di ruang tunggu Pelabuhan TJ. Priok (Wilk) mengantongi tiket untuk berangkat. dan sudah berada di pelabuhan Yohanes menambahkan,
Keluhan sejumlah calon penumpang tersebut di ungkapkan kepada Palapa Nusantara di luar ruang tunggu terminal pelabuhan saat menunggu kapal tiba yang mengangkut mereka ke Kupang NTT akhir pekan lalu. Menurut mereka mestinya Pelindo tidak perlu menunggu kapal tiba dan sandar baru mau melayani calon penumpang masuk ke dalam ruang tunggu terminal. Sebab mereka telah mengantongi tiket untuk berangkat. Jadi tidak ada alasan untuk tidak melayani mereka, “kasihan kami sudah tua ,” ujar Yohannes mengaku berusia 68 tahun dengan ekspresi wajah kelelahan. Dikatakannya, Dalam tiket tertulis dua jam sebelum kapal berangkat calon penumpang sudah harus berada di pelabuhan karena takut tidak kebagian tempat tidur di atas kapal. Kami datang lebih awal, sejak Pukul 05.00 Wib, namun kapalnya belum kunjung tiba, terpaksa kami menunggu di luar ruang tunggu terminal karena tidak diijinkan masuk. Bagi kami, lanjut Yohanes, keterlambatan kapal adalah hal biasa dan dimaklumi sebab mungkin dikarenakan beberapa faktor seperti cuaca atau karena gelombang yang tinggi atau juga kemungkinan lain misalnya gangguan kerusakan mesin. Jadi tidak masalah asalkan sambil menunggu beristirahat dalam ruang tunggu terminal ber AC. Untuk apa ruang tunggu pelabuhan itu dibangun dengan harga miliaran rupiah tapi kami tidak boleh menikmatinya, apakah ruang tunggu itu dibangun hanya untuk pejabat saja atau orang orang yang bisa menyogok supaya bisa masuk ke dalam ruangan ber AC” keluh Dorotea mengaku sebagai calon penumpang tujuan Alor NTT.

Penumpang Kecewa Pelayanan Petugas Pelindo II Tanjung Priok
gan biaya sepuluh ribu rupiah per penumpang. Itu sudah di naikkan dari tarif pas pelabuhan sebelumnya empat ribu rupiah,“ jelas Capt Agung yang juga sebagai Kepala Operasi PT Pelni Cabang Tanjung Priok. Manajer Terminal Pelabuhan Tanjung Priok tidak berhasil ditemui untuk di konfirmasi, tapi melalui salah seorang pegawai Property Pelindo, yang tidak mau menyebut namanya mengatakan, kebijakan yang diambil pimpinan adalah, satu jam kepastian kapal akan sandar baru dilakukan pelayanan embarkasi dan mempersilahkan penumpang masuk kedalam ruangan tunggu, menurutnya, pelayanan dilakukan oleh instansi terkait yang ada di Pelabuhan, diantaranya, Pelni, Petugas Polres Pelabuhan, KPLP dan Pelindo sendiri. Kepala Seksi Embarkasi/ Debarkasi Penumpang dan Tertib Terminal, Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok, Sitinjak ketika ditemui diruang kerjanya mengatakan semestinya, Pelindo dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat jangan terlalu arogan, sebab yang mereka layani adalah masyarakat yang perlu dibantu dan diberi perlindungan. “Kasihan mereka itu sudah capek menunggu kapalnya terlambat berjam-jam, kemudian tidak diberi tempat yang nyaman, bagaimana prinsip prnsip pelayanan mereka, “ kata Sitinjak dengan nada Tanya. (Wilkm)

05

K

E L I L I NG

Grup Musik D’Arkel Keliling Ta’lim

Ustad Jaka Sembung foto bersama dengan grup Band D’Arkrel yang terdiri dari Dimas Adjiep,Rifkih,Ustad jaka Sembung,Verry Arkel dan Ayub. ( Ft: Holidi )

Jakarta, PN Ramainya isu surat kaleng soal pungli biaya pengambilan program e-ktp yang sudah di distribusikan ke setiap Kantor Kelurahan – Kelurahan yang ada di wilayah Provinsi Ibuota Jakarta ramai sudah di dengar di telinga warga masyarakat di Kelurahan masing – masing wilayah khususnya di wilayah Jakarta Barat, yang mana sudah dua kali kejadian bahwa ada surat kaleng yang di layangkan ke kantor Balaikota (Kantor Gubernur ) membuat Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo jadi geram/ marah Besar. Belum lama ini Instansi dari Kependudukan Kelurahan Kalideres di kejutkan dengan isu adanya pungutan biaya pengambilan e-KTP, dan bahkan isu tersebut sudah beredar luas di beritakan di media cetak harian dengan judul petugas Kependudukan Kelurahan Kalideres meminta uang kepada warga sebesar lima ribu rupiah untuk pengambilan e-ktp. Padahal Instruksi dari Gubernur yang mana sudah di jelaskan dan bahkan di setiap Kantor – Kantor Kelurahan sudah terpampang spanduk pemberitahuan kepada warga masyarakat DKI Jakarta Khususnya warga Kelurahan Kalideres Kecamatan Kalideres Jakarta Barat, bahwa pengambilan e – KTP tidak di pungut biaya alias GRATIS. Namun masih saja ada warga yang sentimentil terhadap petugas kependudukan sampai isu surat kaleng tersebut dikirimkan kepada salah satu kantor redaksi media cetak,

punyai rasa kemanusiaan yang tinggi, memang benar pengambilan e-KTP gratis, tapi pikirkan juga betapa capeknya seorang petugas yang mana harus mengurusi warga Kelurahan Kalideres dari 19 Rw yang tanpa henti - hentinya melayani warganya. Wajar kan kalau seorang warga atau pun pengurus Rt/ Rw mau memberikan uang cape untuk beli kopi atau pun uang rokok kepada petugas tersebut itu juga kalau punya rasa kesadaran yang tinggi serta punya rasa kemanusiaan. Jangan di bilang Gratis lalu dengan menyimpulkan Gratis, petugas juga manusia yang butuh perhatian dari warganya serta perhatian dari para pengurus Rt/Rw, Ujar Pengurus Rt”. (Agus. K)

awalnya mereka menyampaikan protes kepada Pelni, sebab yang diketahuinya di pelabuhan hanyalah Pelni. Maklum diakuinya mereka orang kampung tapi setelah menghadap petugas berseragam diperoleh penjelasan bahwa yang pegang kunci pintu adalah Pelindo karena yang punya property adalah Pelindo, sedangkan pihak Pelni hanya menyewa fasilitas. “jadi kami kecewa terhadap pelayanan Pelindo, “ ketusnya. Manajer Usaha PT Pelni Cabang Tj Priok, Capt Agung Topo Budisusilo ketika dihubungi membenarkan adanya keluhan tersebut bahkan menurutnya, keluhan serupa sering disampaikan calon penumpang kepada Pelni karena yang diketahuinya hanyalah Pelni padahal di Pelabuhan yang punya property adalah Pelindo sendiri. “Kami hanya penyewa, melalui pas penumpang den-

Kecamatan Cibitung Meraih Sinergitas Terbaik Jabar
Bekasi, PN Kabupaten Bekasi menerima penghargaan sinergitas terbaik di raih oleh Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi yang diberikan Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan kepada Camat Cibitung R. Yana Suyatna, SP.i, MM.i raih gelar terbaik sinergitas se Jawa Barat. Menurut Camat Yana kepada Media mengatakan hal ini memberikan suatu kebanggaan bagi masyarakat Kecamatan Cibitung dan Kabupaten Bekasi, penghargaan sinergitas membuktikan kecamatan Cibitung memiliki pengaruh penting dalam R. Yana Suyatna, S.Pi, MM.i pemerintahan sosial dan ekonomi masyarakat, penilaian cukup buat mulai dari indeks pembangunan manusian, partisipasi masyarakat dan kreativitas serta inovasi motivasi kecamatan. Persaingan dari 550 kecamatan di Jawa Barat, Kecamatan Cibitung salah satu barometer perhitungan indeks pendapatan masyarakat yang mencapai tertinggi dengan total Rp. 43 juta pertahun, angga ini sangat tinggi dibandingkan di seluruh Kecamatan se Jawa Barat berdasarkan data BPS mencapai Rp. 43 juta setahunnya, penghargaan berupa Piagam dan Piala serta uang pembinaan.” ungkapnya. Yana mengatakan kami akan lebih meningkatkan kinerja semaksimal sinergitas Kecamatan Cibitung lebih baik, hal ini merupakan langkah baik bagi kemajuan masyarakat kami tentunya akan menjadi motivasi bekerja lebih giat dalam pelayanan masyarakat atas kerja sama kami.” ungkapnya mengakhiri. (Popy )

Dibutuhkan:
SKU Palapa Nusantara, membutuhkan Wartawan/ Perwakilan/Biro untuk wilayah Propinsi/Kota/ Kabupaten di seluruh Indonesia : Syarat : - Pendidikan minimal SLTA - Sehat Jasmasni dan Rohani - Tertarik dengan dunia Jurnalistik dan berjiwa kritis. - Memiliki kapabilitas dan berkomitmen - Rajin, mau belajar dan mengembangkan diri kirimkan data pribadi anda : Daftar Riwayat Hidup, Pasfoto & Fotocopi KTP melalui email: skupalapa.nusantara@yahoo.com

Jakarta, PN Libur panjang telah usai di laksanakan oleh seluruh karyawan perkantoran Pemerintahan dan perkantoran swasta, pada Hari Raya Idul Fitri 1433 H, namun masih saja ada pejabat Pemerintah daerah seperti di Instansi PU.Tata Air Kecamatan Kalideres yang sampai sekarang tidak pernah ada di ruang kerjanya, dan bahkan bukan Cuma hanya seorang Kepala Seksi PU Tata Air saja, yang anehnya staaf dari PU.Tata Air Kecamatan Kalideres pun juga tidak pernah terlihat di ruang kerjanya. Ketika Palapa Nusantara hendak menyambangi ruang kerja dari pada Instansi PU.Tata Air Kecamatan Kalideres Jakarta Barat, yang secara kebetulan Kantor tersebut bergabung dengan Instansi PU.Jalan.Namun di ruangan tersebut hanya terlihat pegawai dari Instansi PU.Jalan saja,sedangkan Kepala seksi beserta Staaf dari Instansi PU.Tata Air selalu tidak pernah ada terlihat di ruangannya,sedangkan waktu libur yang sudah di berikan oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menjelang Hari Raya idul Fitri kan panjang, tapi kenapa sampai sekarang Instansi tersebut tidak pernah berkantor. Menurut keterangan dari beberapa pegawai dan juga warga masyarakat khususnya warga masyarakat Kalideres yang ada di wilayah seKecamatan Kalideres

Kasie Dan Staf PU Tata Air Kec. Kalideres Jarang Berkantor

D

Jakarta, PN - Grup musik yang terdiri dari 4 anak muda yang lebih condong dengan lagu-lagu religi ini kini semakin dekat dengan para penggemarnya yang terdiri dari para santri. Seperti halnya yang diungkapkan oleh pimpinan grup musik yang bertemakan religi Ustad Jaka Sembung,” grup musik ini selalu saya bawa kemana saya berdakwa,” ungkap Ustad Jaka panggilan akrab dari Jaka Sembung. “Empat anak muda ini dari jalur musik yang berbeda akhirnya bisa bersatu, kemudian saya mendukungnya. Alhamdullah sudah mengeluarkan album perdana dan saat ini sedang promo di beberapa radio swasta di daerah Karawang,” tutur Ustad Jaka sembung belum lama ini di kediamannya di bilangan Duren Sawit Jakarta Timur. Lebih lanjut Ustad Jaka menambahkan, ”Insyalah tanggal 19/9 hari Rabu yang akan datang saya akan mengadakan Haul ayah handa H. Shodri Bin H. Umar (Alm), kami mengundang ustad-ustad muda berbakat dan sesepuh sepondok Kelapa diantaranya : Ustad H.M. Salim, Ustad Abdul Malik, Ustad H. Ahmad Sarnubi, Drs.Syamsudin MZ, Ustad H. Abdul Azis. Selain itu juga akan hadir ayah angkat handa Bahrudin, SH, dan para penjabat intansi pemerintahan setempat. Dalam acara ini kami juga tidak lupa turut hadirkan anak didik kami dari musik religi D’Arkel band,” tambah Ustad siang itu, kamu juga harus datang, tambahnya kepada wartawan Palapa Nusantara. Demikian diungkapkan Ustad yang berperawakan tinggi besar ini. ( Holidi )

I T I N J A U

Pilkades 11 Desa Kec. Setu Ditinjau Wabup
Cikarang, PN - Wakil Bupati Kab. Bekasi Rohim Mintareja bersama Muspida dan Muspika meninjau penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di 11 desa Kecamatan Set, Pemilihan kepala Desa (Pildes) yang dilakukan dengan serentak di 147 desa se kabupaten Bekasi menjadi pesta demokrasi lokal. Wakil bupati, Kapolres, Dandim 05/07 Bekasi, Sekda dan Asda langsung meninjau acara jalannya Pilkades di Kecamatan Set. Wakil Bupati Bekasi Rohim Mintareja menyatakan, kunjungannya ke Setu bersama Muspida dan Muspika dengan tujuan untuk melihat langsung proses jalannya Pilkades di 11 Desa Kecamatan Setu dan seluruhnya menghelat hajat enam tahunan, Pilkades di Kecamatan Setu ini luar biasa berjalan tertib dan aman berkat dukungan warga masyarakat Kecamatan Setu. Semoga kepada yang menang dalam Pilkades ini adalah pemimpin yang amanah untuk membangun desanya ucap wakil bupati dalam sambutannya. Sementara Camat Setu Benny Saputra mengatakan Pilkades 11 desa di Kecamatan kami berjalan lancar, aman, tertib, serta jujur dan adil, kami sangat mengharapkan adanya kesadaran di masyarakat saling menghargai siapa pun yang memperoleh suara terbanyak di dukung sepenuhnya di masing-masing desa se kecamatan Setu ujarnya. Pengamanan di Kecamatan Setu berjalan baik dan kondusif masyarakat Setu sudah mampu berpikir dewasa tentang demokrasi berkat dukungan warga masyarakat Kecamatan Setu. Aman dari hal-hal yang tak diinginkan. (Popy )

tentunya di 5 wilayah tersebut mengatakan kepada Palapa Nusantara, Instansi PU.Tata Air bukannya tidak ada di ruangannya, tapi malas masuk keruangannya, sedangkan yang saya tau semua pegawai di wajibkan absen melalui mesin Hengki, karena itu sudah wajib, kata pegawai Kecamatan. Sedangkan menurut keterangan dari warga Kecamatan Kalideres mengatakan kepada Palapa Nusantara, berhubung adanya pemilihan Gubernur putaran ke 2 ,jadi bisa saja seorang Camat membiarkan pegawainya tidak masuk kerja tanpa alasan dan tanpa adanya tindakan sangsi kedisiplinan pegawainya dari seorang Camat,lantaran terbentur pemilu dan di khawatirkan suara pegawai tersebut bisa lari dan tidak sesuai hasil apa yang di harapkan oleh seorang Camat di mata pimpinannya. Sedangkan saya selaku warga sangat menyayangkan sikap Camat Kalideres yang masa bodo dan tidak pernah memberikan sangsi tegas terhadap Instansi yang di maksud. Kalau perlu para pegawai harus mengutamakan pelayanan kepada warga masyarakat,dan jangan mempersulit warga,apa lagi sampai tidak masuk itu namanya makan gaji buta hanya mengandalkan absen saja,setelah absen kemudian pulang lagi.Kata warga Kalideres. (Agus.K )

Nusantara

Jambi
Edisi 20 / 17 SEPTEMBER - 2 OKTOBER 2012

Mobil Mewah Tanpa Plat Nopol Parkir Di Balik Conteiner
Batam, PN Penempatan mobil impor mewah yang masuk melalui pelabuhan Batu Ampar Kamis (13/9), sangat mencurigakan media ini. Mobil yang Turun dari kapal langsung di Pinggirkan kebalik Conteiner yang tersusun di Lokasi itu. Menurut salah seorang petugas Lapangan yang enggan menyebutkan namanya, mengaku dari PT Perintis, menyatakan Mobil tersebut di datangkan dari Jakarta. "Ini Mobilnya dari Jakarta, ini masih Baru, Mobil ini akan di langsir ke PT Perintis, Nanti dari PT perintis baru di masukkan Showroom Indo Mobil, jelasnya pada media ini. Ia juga menambahkan bahwa mobil - mobil baru tersebut rutin masuk dua kali Seminggu dengan Jumlah 21 unit per
raan bermotor di kawasan Batam. Wacana pembatasan ini didorong oleh tidak seimbangnya antara rasio panjang jalan dengan jumlah kendaraan yang ada. Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan, saat dimintai keterangan akhir pekan lalu, mengatakan bahwa Badan Pengusahaan Batam, selaku pihak yang berwenang memberi izin impor mobil dan Dinas Perhubungan Kota Batam, menyimpulkan bahwa jumlah kendaraan di Batam sudah terlalu banyak. "Kami akan mencari cara yang memungkinkan agar jumlah mobil di Batam bisa dibatasi. Batam merupakan pulau kecil, jika tidak dilakukan pembatasan akan menimbulkan masalah baru," papar Dahlan beberapa waktu lalu pada media. (abt)

06

Edisi 20 / 17 SEPTEMBER - 2 OKTOBER 2012

JDaria: Silaturahim Cegah Konflik

07

Mobil Mewah Tanpa Plat Nopol Parkir

tripnya, tambahnya lagi Namun ada satu unit Mobil Yaris Hitam berplat kresidenan B (jakarta), ia mengatakan mobil tersebut mobil pekerja yang di parkir disini. Lalu Mobil keluar satu per satu dari pelabuhan Batu Ampar dengan di awaki dua orang personil Polisi yang menurut petugas lapangan tersebut, bahwa kedua petugas itu berasal dari Polsek Batu Ampar dan di

bantu Supir dari Sipil yang berpakaian Uniform Hitam. Dengan Aktifitas tersebut Mobil akan tetap bertambah di Batam sampai jalanan kota macet Total, bisa di bayangkan kalau satu Minggu 42 unit masuk Ke Batam. Dalam Pemberitaan yang lalu, Jumlah kendaraan yang semakin membludak memaksa Pemerintah Kota Batam untuk melakukan pembatasan kenda-

Pemkab Lingga Minta Rp298 M ke Pemprov
Lingga, PN Salah satu badan jalan yang rusak di Dabo dan memerlukan banyak anggaran untuk memperbaikinya, untuk itu Pemkab Lingga memintanya ke Pemprov. Pemerintah Kabupaten Lingga mengajukan permintaan anggaran sekitar Rp298,9 miliar ke Pemerintah Provinsi Kepri tahun 2013. Dana itu digunakan untuk sejumlah kegiatan pembangunan yang memang terkait dengan kewajiban Pemprov Kepri. Seperti untuk jalan, sektor perikanan dan kebudayaan. Untuk jalan, seperti untuk jalan provinsi yang menghubungkan Jagoh – Dabo Singkep, yang tahun ini terpaksa dilaksanakan dari APBD Lingga. Mengingat peran penting jalan tersebut. Permintaan anggaran itu diajukan Pemkab melalui anggota DPRD Kepri asal daerah pemilihan Lingga yang sedang melaksanakan reses ke dapilnya. “Pemkab Lingga berharap agar pengajuan anggaran ini
Kamarudin. Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lingga M Ishak mengatakan, anggaran yang diajukan Pemkab Lingga sebesar Rp298,9 adalah untuk pembangunan yang memang prioritas. Selain untuk pembangunan jalan provinsi, dana itu untuk pembangunan sektor perikanan, kebudayaan dan pariwisata. “Dapat 50 persen saja itu sudah luar biasa. Kawan-kawan di DPRD Kepri kita harap berjuang mendapatkan anggaran ini,” ucapnya. Dari sekian banyak kegiatan atau program pembangunan yang diajukan, ia menyebutkan sejumlah program yang sangat penting dan mendesak. Sebut saja perbaikan jalan provinsi yang rusak parah. Termasuk juga museum di Daik Lingga yang tahun 2011 sudah dianggarkan, namun tahun 2012 tak ada kelanjutan alokasi anggaran. “Kita harap Pemprov Kepri konsisten dalam mengalokasikan anggaran ke Lingga. Pemprov Kepri ingin menjadikan Kepri sebagai Bunda Tanah Melayu. Lingga jadi pusatnya, tapi anggaran untuk program ini nol rupiah,” ujarnya. Sementara anggota DPRD Kepri, Yudi Karsana menyebutkan ia dan anggota DPRD Kepri lainnya sangatsenang ada pengajuan secara tertulis dari Pemkab Lingga. Pihaknya akan memperjuangkan anggaran yang diajukan ini ke Pemprov Kepri agar terealisasi. “Program yang menjadi skala prioritas diperjuangkan habis-habisan. Selama ini telah ada perjuangan untuk mendapatkan anggarandari provinsi untuk Kabupaten Lingga. Memang belum maksimal, tapi bukan berarti kami tak berbuat,” imbuh politisi PAN ini. Selain Yudi Karsana, tampak hadir dalam reses yang dilakukan di Hotel Prima Inn ini, adalah anggota DPRD lainnya Hanafie Ekra, Wakil Bupati Lingga Abu Hasyim, beberapa anggota DPRD Lingga dan Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Lingga.(jmt)

Lingga, PN - Bupati Kabupaten Lingga H Daria, mengatakan kegiatan yang kita laksanakan ini bertujuan untuk menjalin hubungan silaturahim yang selama ini sudah berjalan dengan baik dapat lebih baik lagi, dan hubungan tersebut harus terus dijaga dengan baik. Menurutnya melalui ikatan silaturahim yang sudah kita jalin selama ini , kemungkinan terjadinya konflik antarwarga dapat dihindarkan. Sekaligus mendukung proses pembangunan di daerah ini. “Semoga dengan halal bihalal ini hubungan silaturahmi yang baik selalu terjaga,” kata Daria saat halal bihalal di H Daria Gedung Nasional, Dabo. Dalam kesempatan itu H Daria, juga mengungkapkan bahwa salah satu sebab terjadinya sejumlah aksi anarkis di berbagai daerah di Indonesia, adalah karena hubungan silaturahim yang tidak baik. Semangat Idul Fitri menjadi momentum untuk terus menjaga hubungan silaturahim tersebut. Menurut Daria, hubungan silaturahim yang baik tidak hanya untuk sekelompok masyarakat yang satu agama atau kepercayaan. Sebab, Lingga memiliki kultur masyarakat dengan berbagai macam agama, kepercayaan dan adat istiadat. “Selain bersilaturahim, di kegiatan ini (halal bilhalal, red) kita juga dapat membicarakan berbagai persoalan di daerah ini. Sekaligus untuk mencari solusinya. Semua harus dapat bersatu dan membantu dalam percepatan pembangunan di Kabupaten lingga,” ucapnya. Daria yakin masyarakat Kabupaten Lingga adalah masyarakat yang tidak cepat terpengaruh dengan isu yang memecah belah. Salah satu sebabnya karena dari dahulu hingga saat ini, jalinan silaturahim antarwarga berjalan dengan baik dan harmonis. “Di usianya Kabupaten Lingga yang sudah delapan tahun, ada banyak membawa kemajuan bagi masyarakatnya,” tukasnya. Tampak hadir dalam kegiatan itu antara lain anggota DPRD Lingga, wakil bupati, Sekda Lingga, tokoh masyarakat dan pimpinan SKPD di Kabupaten Lingga dan Forum Koordinasi Unsur Pimpinan Daerah.(jmt)

Longsor PDAM Aurduri, Mengakibatkan 13.000 Pelanggan Sulit Dapatkan Air Bersih
Jambi, PN - Longsor di intake Sungai Batang Hari Selasa (11/9) pagi yang menyebabkan tergangunya distribusi air ke beberapa wilayah membuat PDAM Tirta Mayang segera mengambil tindakan agar kebutuhan air tidak terganggu .
Langkah yang di ambil PDAM adalah menyiapkan 11 mobil tangki yang berisi empat ribu liter permobilnya. Mobil yang di gunakan itu 9 unit adalah milik PDAM dan dua unit lainya di pinjam dari dinas pemadam kebakaran “Saat ini kita sudah mempersiapkan mobil tangki yang akan menyuplai air untuk warga,” kata Supryadi, Kasih Humas PDAM Tirta Mayang. Sebelas mobil yang disiapkan PDAM ini, diharapkan akan mampu menyuplai kebutuhan air bagi tempat permukiman yang airnya putus. Saat ini PDAM juga sedang mengupayakan untuk meminjam mobil tangki milik PDAM Batanghari dan Muarojambi . Supryadi menghimbau warga yang akan melaksanakan acara hajatan atau pesta agar dapat menyampaikan langsung ke kantor PDAM. Akibat longsornya intake PDAM yang berada di Aur Duri, pasokan air ke beberapa wilayah terancam yang akan terganggu. Sebut saja dua kecamatan yang selama ini menggantungkan pasokan air dari intake tersebut, yakni kecamatan Telanaipura dan Kota Baru. Direktur PDAM Tirta Mayang Firdaus, dikonfirmasikan tak lama setelah kejadian mengakui bahwa dua kecamatan itulah yang mengalami dampak paling besar. Hal ini dikarenakan memang dua kecamatan tersebut dominan memasok air dari intake tersebut. Biar begitu, menurut Firdaus kawasan yang masih dalam jangkauan intake terdekat masih berpeluang untuk dialiri air. PDAM akan berupaya untuk mencarikan solusi untuk tetap mengaliri air, salah satunya dengan menyuplai dari jalur intake yang lain. Aur Duri, nyaris pasokan air di kota Jambi hanya akan di penuhi dari dua intake tersebut. Sebanyak 5 pompa PDAM di Aur Duri 1 tengelam ke sungai Batanghari karena longsor . “Kejadiannya sekitar pukul 09 :00 pagi. Kami tidak akan mengira kalau akan terjadi hal yang seperti ini .Tapi sekarang sudah dapat satu pompa kok,” kata kepala Oprasional PDAM Firza, saat di temui di lokasi kejadian.. Dikatakanya runtuhnya tebing di perkirakan selebar 8 meter dengan panjang dari dasar sekitar 10 meter dari bibir tebing, akibat longsornya tanah tersebut, lebih dari 15 ribu pelanggan PDAM akan mengalami krisis air. Namun pihaknya akan melakukan koordinasi dengan PDAM cabang yang lain untuk mensuplai air untuk warga saat ini. “Akan kami cari solusi yang terbaik untuk masyarakat . ini kan bukan di buat – buat , tetapi musibah. Saya berharap masyarakat mengerti akan kondisi ini. Kemungkinan besar PDAM ini satu bulan belum tentu bisa beroprasi ,” katanya. Lokasi yang di aliri oleh PDAM Tirta Mayang cabang Aurduri tersebut adalah Simpang rimbo, pemancar TVRI dan Perumnas Aurduri. Pasca- di guyur hujanbuatan senilai Rp.3,5 miliar, warga Kenali Besar mengalami krisis air bersih melalui. Suplai air melalui pipa PDAM sudH tiga hari tidak mengalir . Terhentinya pasokan air bersih melalui saluran pipa PDAM ke rumah – rumah warga mengakibatkan krisis air bersih . Warga perumahan permata Kenali Asri V harus antri mencari air dari sumur – sumur milik tetangga mereka. ”Kami sudah tiga hari tidak dapat air dari PDAM ,” kata Wati Rabu (12 /9) lalu. Sebelumnya warga mengaku jika ada penghentian distribusi air PDAM hanya terjadi dalam hitungan jam. Akan tetapi kali ini air terhenti sudah tiga hari. Sehinga persediaan air bersih di rumah warga pun habis. ”Kalau terus begini , khawatir setip pagi tidak ada air buat mandi anak mau pergi sekolah,”ujar Silmi. (Marulam)

TAMPAK PEKERJA, MENGANGKAT BADAN INTEKA DARI DASAR SUNGAI BATANGHARI (Foto : Marulam)

Rp 1 Miliar Dana Kompensasi Tambang untuk Beasiswa
Lingga, PN - Kepala Dinas Energi dan Pertambangan (Distamben) Kabupaten Lingga Dasrul Azwir, mengatakan semua pelajar berprestasi dari keluarga tak mampu di Lingga bisa mendapatkan beasiswa dari dinas ini. Caranya, cukup dengan mengajukan proposal ke Distamben. Dana beasiswa itu bersumber dari dana kompensasi pertambangan bauksit untuk pendidikan. Jumlah dananya saat ini berjumlah sekitar Rp1 miliar dan tersimpan di Bank BPR Danamas, Dabo Singkep. “Proposal langsung diantar ke Distamben. Distamben nanti akan melakukan koordinasi dengan Disdikpora Lingga. Jika dinyatakan layak, tentunya beasiswa akan diberikan sesuai kebutuhan,” kata Dasrul, kemarin. Dikatakan, persoalan pendidikan masyaraakt di Kabupaten Lingga memang menjadi perhatian utama Bupati Lingga H Daria. Dengan beasiswa ini, diharapkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Lingga meningkat. “Tidak ada alasan lagi bagi anak yang berprestasi di Lingga untuk tidak dapat berkuliah,” ucapnya. Terkait aktivitas pertambangan di Kabupaten Lingga, Dasrul, menambahkan saat ini dari belasan perusahaan tambang yang terdaftar di Distamben, hanya enam perusahaan yang telah nelakukan aktivitas. Dari enam perusahaan ini sedikitnya 2 juta ton biji bauksit telah diekspor ke luar negeri. “Terbitnya Permen ESDM tentang nilai tambah hasil tambang menyebabkan empat bulan belakangan tidak ada aktivitas ekspor hasil tambang dari Lingga,” imbuhnya.(jmt)
para undangan yang hadir, hampir seluruhnya mendukung ren cana besar SBG ini. Namun tentunya tidak hanya men dukung tapi investasi yang masuk juga harus mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku. Anggota DPRD Lingga Rudi Purwonugroho yang ikut dalam sosialisasi, mengatakan pada dasarnya sebagai masyarakat maupun anggota dewan sangat mendukung investasi yang ditawarkan ini. Namun untuk mendirikan sebuah kawasan industri membutuhkan aturan main sendiri. Diantaranya adalah adanya Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang jelas. “Saya hanya memberi saran sebaiknya rencana ini menunggu hingga RTRW di Kabupaten Lingga ada. Jika tidak mungkin berbagai persoalan akan muncul yang akhirnya pengusaha juga yang dirugikan,” imbuhnya.(jmt)

Namun untuk daerah ujung, artinya daerah yang paling jauh dari intake menurutnya hal itu tidak bisa di lakukan karena jangkauan air sulit untuk mencapai kawasan tersebut. Beberapa yang termasuk daerah ujung adalah kawasan Simpang Rimbo dan Kenali Asam . “Kalau yang dekat bisa diakali . Nah, yang Simpang Rimbo dan sekitarnya cak mano nak ngakalinya paling ya didrop mobilah, sesuai permintaan ,” katanya.

Ditanya besaran kerugian dan lama perbaikan, Firdaus belum bisa menyampaikannya karena analisis belum selesai dilakukan . Yang jelas, kata dia, perbaikan darurat harus segera dilakukan . “Itu kan di kelola swasta, nanti koordinasi dengan swasta dulu,“ ujarnya. Sumber pemenuhan suplai air PDAM diambil dari beberapa intake broni di pulau pandan serta intake yang ada di Seberang . Dengan longsornya intake

Polda Jambi Lakukan Pendataan Ulang Senjata
Jambi, PN POLDA Jambi melakukan pendataan ulang senjata yang di ngunakan Personel Polri di Mapolda Jambi dan jajaran. Pendapatan di tujukan untuk memastikan hak penggunaan senjata dan yang harus di kembalikan. Pasca insiden almahrum Brigadir Saifudin, beredar kabar ada penarikan terhadap senjata api (senpi) yang di pinjam pakaikan kepada anggota kepolisian. Terkait hal itu, Kabid Humas Polda Jambi AKBP Almansyah membenarkan adanya pendataan ulang kepemilikan senjata. Tujuannya, mengiden tifikasi bila memang ada kepemilikan senjata yang harus di tarik. Hal itu senada dengan apa yang di sampaikan Kapolda. “Kita memang melakukan pendataan ulang mana yang memang harus di berikan dan mana yang harus di kembalikan,” ungkap Almansya. Penarikan hak penguasaan senjata itu
di lakukan tidak terhadap keseluruhan senjata yang dimiliki oleh personel. Melainkan hanya sebagian saja dan terutama kepada personel yang memiliki tekanan psikologis tertentu. ”Tidak mungkin senpi yang di pinjam pakaikan kepada anggota di tarik semua. Melainkan hanya sebagian saja,” ujar Almansyah. Lebih lanjut Almansyah mengatakan, tidak hanya pendataan ulang terkait pinjam pakai senpi tersebut, namun juga di lakukan pembinaan rohani dan psikologi terhadap anggota yang memengang senpi. Pembinaan tersebut , kata Almansyah, juga di lakukan terhadap ibu- ibu bhayangkari “Proses pembinaan saat ini telah berjalan, di Polres Muarojambi dan Polres Tanjab Timur,” tandasnya. Sebelumnya, Senin (10/9) Kepala Biro ( Karo) Sumber Daya Manusia (SDM) Pold Jambi Kombes Pol Mukhlis menngatakan bahwa Polda Jambi sudah merencanakan untuk melakukan tes psikologis terhadap personel yang di curigai memendam permasalahan dalam dirinya “Kita sudah kirimkan telegram ke seluruh jajaran untuk melakukan tes psikologis terhadap personil yang terindikasi memendam masalah dan menguasai senjata api,” ujar Kombes Pol Muklis. Dijelaskannya bila ternyata di temukan ada personel yang memiliki indikasi persoalan psikologis, maka kepemilikan senjata yang di kuasainya di tarik sementara . Setelah itu , terhadap personel bersangkutan di berikan bimbingan konseling, pembinaan mental dan pembinaan fisik. Hal serupa juga di berlakukan kepada anggota polri yang masa izin kepemilikan senjata apinya sudah mau berakhir. Mereka untuk dapat memperpanjang izin penggunaan senjata api harus dilakukan tes psikologis kembali. (marulam pardosi) sebutnya. Jika nantinya koperasi telah sesuai dengan kriteria, koperasi yang di bekukan akan diaktifkan kembali melalui surat keputusan. Pihaknya memberi batas waktu hingga juni tahun 2013 mendatang bagi pengurus koperasi untuk melakukan penataan. “Jika lewat masa tempo pembekuan mereka tidak bisa menyelesaikan ketentuan yang berlaku , maka akan kita bubarkan. Kita juga mempersilakan bagi koperasi yang merasa keberatan dengan pembekuan ini untuk langsung mengklaim langsung kepada kami,” tegasnya. Dari jumlah koperasi yang di bekukan, paling banyak berada di Kecamatan Tungkal Ilir sebanyak 119 koperasi atau sebesar 43,9 persen. (VIKTOR)

Kapolda Jambi dan Bupati Tanjabtim Silaturahmi
sambutanya mengatakan, pembangunan yang berjalan dengan lancar dan sukses tentunya bukan hanya di harapkan oleh kepala daerah saja , ini merupakan harapan warga . “Niat saya masuk ke Polda ini ingin mewujudkan suasana kondusif . Kalau sudah kondusif pembangunan nasional pembangunan daerah, kehidupan masyarakat berjalan dengan damai,” jelas Kapolda Menurutnya jika suasana kondusif tentu saja daerah akan berkembang . saat ini Kabupaten Tanjungjabung Timur sudah berkembang pesat. ”Saya mengharapkan kepada Kapolres Tanjab Timur agar dapat bekerja sama dengan itansi terkait , tokoh ,masyarakat , tokoh agama ,” katanya “Ini dalam rangka memelihara ketertiban masyarakat .kami juga sip untuk dikoreksi manakala ada hal-hal yang kurang pantas , silakan koreksi.untuk perbaikan dan kami pun siap di koreksi manakala ada terdapat kekeliruan dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat yang berada di wilayah Provinsi Jambi ,” Kata Kapolda. Selain itu, Kapolda juga berharap kepada instasi terkait dan tokoh masyarakat, agama, tetap, dapat mendukung tugas kepolisian. Dalam acara silahturahmi tersebut, selain Kapolda Jambi, turut juga hadir pejabat polda jambi dan seluruh unsur muspida pemerintah Tanjab Timur. {VIKTOR}

Ir M Ishak

Masyarakat Lingga Berharap Menjadi Sentra Industri Baru
triliun rupiah . Pembangunan Pengolahan biji Bauksit (smelter) di perkirakan, dana hingga sekitar Rp3 triliun rupiah. Presiden Direktur Sinar Bahagia Group (SBG) Suryono saat sosialisasi pembangunan Kawasan Industri Terpadu (KIT) di Kabupaten Linggabaru-baru ini. “Itu, baru untuk investasi smelter saja. Sedangkan untuk membangun kawasan indutri terpadu memerlukan anggaran hingga Rp10 triliun,” kata Suryono saat sosialisasi. Menurut Suryono, sosialisasi ini dilaksanakan untuk mencari masukan dari semua pihak tentang rencana besar SBG di Kabupaten Lingga. Sebagai pengusaha, berinvestasi di Lingga merupakan bentuk partisipasinya untuk membangun tanah kelahirannya. “Saya berkeinginan untuk memajukan Kabupaten Lingga sebagai sentra industri baru. Tidak hanya dikenal masyarakat Kepri tapi juga nasional dan international,” ucap Suryono yakin. Dia menuturkan, untuk mewujudkan mimpinya, investor dari RRC sudah dapat diyakinkan bahwa Kabupaten Lingga adalah pilihan yang terbaik untuk membangun perusahaan industri alumina. Cadangan biji bauksit yang masih besar menjadi kunci bagi calon investor yang digandengnya, untuk berinvestasi di Kabupaten Lingga. “Awalnya memang hanya smelter. Samun ke depanya bukan tidak mungkin industri lainnya akan dibangun,” ucap putra kelahiran Singkep Barat Kabupaten Lingga . Dilanjutkannya, jika terwujud mimpi

diperjuangkan anggota DPRD Kepri dari Dapil Lingga-Bintan,” kata Sekertaris Daerah Kabupaten Lingga Kamarudin saat menyerahkan ajuan anggaran yang dibutuhkan, belum lama ini. Dilanjutkan, saat ini banyak proyek yang menjadi kewajiban Pemerintah Provinsi Kepri, tapi hingga saat ini belum diperhatikan. Salah satu contohnya adalah jalan Jagoh-Dabo Singkep yang panjangnya sekitar 26 kilometer. “Contoh lain, adalah proyek jalan Daik-Resun (Lingga Utara) yang statusnya jalan provinsi juga belum selesai,” sambung

BUPATI TANJABTIM : ZUMI ZOLA BERFOTO BARENG DENGAN KAPOLDA JAMBI Brigjen Pol Ade Husen Kartadipoera.

271 Koperasi Dibekukan
Kuala Tungkal, PN Meski berstatus hukum, nyatanya tak sedikit koperasi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat tanpa kejelasan dan hanya papan nama . Bahkan, selama dua tahun berturut- turut koperasi tersebut tanpa kegiatan. Alhasil, sebanyak 271 koperasi di 13 kecamatan di bekukan. Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Yudelmi mengaku, itu selain tanpa kegiatan dua tahun, 271 koperasi tersebut tidak melakukan rapat anggota tahunan (RAT), sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi , termasuk tidak melaporkan hasil RAT kepada instansi terkait. “Sudah kita bekukan sebanyak 271
koperasi atau sekitar 85,2persen dari total koperasi di Tanjabbar ,” tegas Yudelmi. Kata berdarah Minang ini , pembekuan dilakukan pada 4 september 2012 lalu. Koperasi yang tanpa kegiatan, lanjutnya tidak sesuai dengan undang—undang nomor 25 tahun 1992 tentang perkoperasiaan . Lebih lanjut, mantan Kabag Ekonomi Setda Tanjabbar ini mengatakan pembekuan koperasi bukan menghalangi aktivitas masyarakat untuk membuka usaha, melainkan melakukan penertiban sekaligus pembinaan bagi koperasi. ”Termasuk agar memotivasi para pengurus untuk menjalankan aturan koperasi . jangan sampai ada yang vakum,”

Lingga, PN Sosialisasi Presdir Sinar Bahagia Grup Suryono berjabat tangan dengan tokoh masyarakat Lingga di sela sosialisasi pembangunan kawasan industri di Singkep Barat. Untuk Pembangunan kawasan industri tersebut diperlukan dana sekitar Rp10

besarnya Suryono ini, akan menjadi awal kejayaan Pulau Singkep dan Kabupaten Lingga pada umumnya. Seperti kejayaan zaman perusahaan timah masa lalu yang telah mendunia. “Itupun jika semua pihak di Kabupaten Lingga mendukungnya,” sebutnya. Diteruskannya, jika tidak ada halangan akhir tahun 2012 ini, perusahaannya akan memulai pekerjaan untuk membangun kawasan industri yang direncanakan dibangun di Kecamatan Singkep Barat. Jika rencana ini berjalan paling lama pada tahun 2016, di Kabupaten Lingga sudah berdiri smelter. “Setelah berdiri smelter diperkirakan akan membutuhkan 5 ribu orang tenaga kerja,” imbuhnya. Berbagai tanggapan dari

Tanjabtim, PN - Bertempat di ruang pola kantor Bupati Tanjungjabung Timur Bupati Tanjungjabung Timur Zumi Zola Zukilfli bersilahturahmidengan kapolda Jambi brigjen Pol Ade Husen Kartadipoera. Dalam sambutanya ,Bupati mengucapkan terimakasih atas dukungan yang telah di berikan kepada pemerintah Tanjab Timur atas kerjasama dalam pengawasan dan pengamanan yang di berikan oleh jajaran Polda jambi dalam pembangunan yang ada di Kabupaten Tanjungjabung Timur. “Terima kasih atas bantuan dan dukunganya yang diberikan kepada kami, sehingga pembangunan di daerah kami berjalan dengan lancar dan sukses ,”kata Bupati Tanjungjabung Timur Zumi Zola Zukifli . Kapolda Jambi Brigjen Pol Ade Husen Kartadipoera dalam

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->