Anda di halaman 1dari 18

Tugas 01

RESUME JENIS JENIS BAHAN BAKAR


Luthfi Prasetya Kurniawan dan 4209100087
Teknik Sistem Perkapalan Institut Teknologi Sepuluh Nopember

1. PENDAHULUAN
BAHAN BAKAR adalah suatu materi apapun yang bisa diubah menjadi energi. Biasanya bahan bakar mengandung energi panas yang dapat dilepaskan dan dimanipulasi. Kebanyakan bahan bakar digunakan manusia melalui proses pembakaran dimana bahan bakar tersebut akan melepaskan panas setelah direaksikan dengan oksigen di udara. Proses lain untuk melepaskan energi dari bahan bakar adalah melalui reaksi eksotermal dan reaksi nuklir (seperti Fisi nuklir atau Fusi nuklir). Hidrokarbon (termasuk di dalamnya bensin dan solar) sejauh ini merupakan jenis bahan bakar yang paling sering digunakan manusia. Bahan bakar lainnya yang bisa dipakai adalah logam radioaktif. Seperti yang telah diketahui sebelumnya bahan bakar ada berbagai macam jenis dan bentuk, untuk memudahkan kita dapat mengelompokkannya berdasarkan bentuk dan berdasarkan materi (renewable atau non-renewable).

2. JENIS JENIS BAHAN BAKAR


2.1 Berdasarkan Bentuk Berdasarkan bentuk bahan bakar dapat dibagi menjadi 3,yaitu: 2.1.1 Bahan Bakar Padat Bahan bakar padat merupakan bahan bakar berbentuk padat, dan kebanyakan menjadi sumber energi panas. Misalnya uranium, kayu dan batubara. Energi panas yang dihasilkan bisa digunakan untuk memanaskan air menjadi uap untuk menggerakkan peralatan dan menyediakan energi. A. Batubara Batubara termasuk dalam bahan bakar padat yang biasanya digunakan untuk bahan bakar alat transportasi dan industri. Batu bara berasal dari fosi yang terbentuk dari sisa sisa tumbuhan dan mengalami pembusukan selama berjuta juta tahun. Kandungan yang terdapat dalam batu bara adalah karboon, belerang, dan hidrogen bebas. Makin muda umur batu bara, makin besar kandungan unsur hidrogennya.

Teknik Bahan Bakar dan Pembakaran Lanjut

Gambar 1. Contoh Batubara lahat B. Uranium Bahan bakar nuklir adalah semua jenis material yang dapat digunakan untuk menghasilkan energi nuklir, demikian bila dianalogikan dengan bahan bakar kimia yang dibakar untuk menghasilkan energi. Hingga saat ini, bahan bakar nuklir yang umum dipakai adalah unsur berat fissil yang dapat menghasilkan reaksi nuklir berantai di dalam reaktor nuklir; Bahan bakar nuklir dapat juga berarti material atau objek fisik (sebagai contoh bundel bahan bakar yang terdiri dari batang bahan bakar yang disusun oleh material bahan bakar, bisa juga dicampur dengan material struktural, material moderator atau material pemantul (reflector) neturon. Uranium dioksida adalah padatan semikonduktor berwarna hitam. Bahan ini dapat dibuat dengan mereaksikan uranil nitrat dengan "base" (amonia) untuk membentuk padatan (ammonium uranat). Selanjutnya dipanaskan (calcined) untuk membentuk U3O8 yang dapat diubah dengan memanaskannya dalam campuran argon / hidrogen dengan suhu (700 oC) untuk membentuk UO2. UO2 kemudian dicampur dengan pengikat organik dan ditekan menjadi pellet. Pellet ini kemudian di bakar dalam suhu yang jauh lebih tinggi (dalam H2/Ar) kemudian menjalani proses sintering guna menghasilkan padatan dengan sedikit pori. Konduktivitas panas uranium dioksida tergolong rendah bila dibandingkan dengan metal zirconium, dan terus terus menurun seiring dengan naiknya suhu

Gambar 2. Contoh uranium 2.1.2 Bahan Bakar Cair Bahan bakar yang berbentuk cair, paling populer adalah bahan bakar minyak atau BBM. Selain bisa digunakan untuk memanaskan air menjadi uap, bahan bakar cair biasa

Resume Jenis Jenis Bahan Bakar

digunakan kendaraan bermotor. Karena bahan bakar cair seperti bensin bisa dibakar dalam karburator dan menjalankan mesin. Macam-macam bahan bakar cair antara lain bensin, solar, minyak tanah, spertus, alkohol dll A. Gasoline Jenis Bahan Bakar Minyak Bensin merupakan nama umum untuk beberapa jenis BBM yang diperuntukkan untuk mesin dengan pembakaran dengan pengapian. Di Indonesia terdapat beberapa jenis bahan bakar jenis bensin yang memiliki nilai mutu pembakaran berbeda. Nilai mutu jenis BBM bensin ini dihitung berdasarkan nilai RON (Randon Otcane Number). Berdasarkan RON tersebut maka BBM bensin dibedakan menjadi 3 jenis yaitu: Premium (RON 88 : Premium adalah bahan bakar minyak jenis distilat berwarna kekuningan yang jernih. Warna kuning tersebut akibat adanya zat pewarna tambahan (dye). Penggunaan premium pada umumnya adalah untuk bahan bakar kendaraan bermotor bermesin bensin, seperti : mobil, sepeda motor, motor tempel dan lain-lain. Bahan bakar ini sering juga disebut motor gasoline atau petrol. Pertamax (RON 92) : ditujukan untuk kendaraan yang mempersyaratkan penggunaan bahan bakar beroktan tinggi dan tanpa timbal (unleaded). Pertamax juga direkomendasikan untuk kendaraan yang diproduksi diatas tahun 1990 terutama yang telah menggunakan teknologi setara dengan electronic fuel injection dan catalytic converters. Pertamax Plus (RON 95) : Jenis BBM ini telah memenuhi standar performance International World Wide Fuel Charter (WWFC). Ditujukan untuk kendaraan yang berteknologi mutakhir yang mempersyaratkan penggunaan bahan bakar beroktan tinggi dan ramah lingkungan. Pertamax Plus sangat direkomendasikan untuk kendaraan yang memiliki kompresi ratio > 10,5 dan juga yang menggunakan teknologi Electronic Fuel Injection (EFI), Variable Valve Timing Intelligent (VVTI), (VTI), Turbochargers dan catalytic converters. B. Kerosin Minyak tanah dikenal juga dengan nama kerosene atau paraffin, yaitu cairan hidrokarbon yang tak berwarna dan mudah terbakar. Nama kerosene diturunkan dari bahasa Yunani keros. Merupakan bagian dari minyak mentah yang memiliki titik didih antara 150 C dan 300 C dan tidak berwarna. Digunakan selama bertahun-tahun sebagai alat bantu penerangan, memasak, water heating, dll. Umumnya merupakan pemakaian domestik (rumahan), usaha kecil

C. High Speed Diesel (HSD)/solar High Speed Diesel (HSD) merupakan BBM jenis solar yang memiliki angka performa cetane number 45, jenis BBM ini umumnya digunakan untuk mesin trasportasi mesin diesel yang umum dipakai dengan sistem injeksi pompa mekanik (injection pump) dan electronic injection, jenis BBM ini diperuntukkan untuk jenis kendaraan bermotor trasportasi dan mesin industri.

Teknik Bahan Bakar dan Pembakaran Lanjut

D. Biodiesel Jenis Bahan Bakar ini merupakan alternatif bagi bahan bakar diesel berdasarpetroleum dan terbuat dari sumber terbaharui seperti minyak nebati atau hewan. Secara kimia, ia merupakan bahan bakar yang terdiri dari campuran mono-alkyl ester dari rantai panjang asam lemak. Jenis Produk yang dipasarkan saat ini merupakan produk biodiesel dengan campuran 95 persen diesel petrolium dan mengandung 5 persenCPO yang telah dibentuk menjadi Fatty Acid Methyl Ester (FAME) E. Marine Diesel Fuel (MDF) Minyak Diesel adalah hasil penyulingan minyak yang berwarna hitam yang berbentuk cair pada temperatur rendah. Biasanya memiliki kandungan sulfur yang rendah dan dapat diterima oleh Medium Speed Diesel Engine di sektor industri. Oleh karena itulah, diesel oil disebut juga Industrial Diesel Oil (IDO) atau Marine Diesel Fuel (MDF). Marine Fuel Oil (MFO) Minyak Bakar bukan merupakan produk hasil destilasi tetapi hasil dari jenis residu yang berwarna hitam. Minyak jenis ini memiliki tingkat kekentalan yang tinggi dibandingkan minyak diesel. Pemakaian BBM jenis ini umumnya untuk pembakaran langsung pada industri besar dan digunakan sebagai bahan bakar untuk steam power station dan beberapa penggunaan yang dari segi ekonomi lebih murah dengan penggunaan minyak bakar. Minyak Bakar tidak jauh berbeda dengan Marine Fuel Oil (MFO)

F.

G. Ethanol Ethanol (disebut juga etil-alkohol atau alkohol saja), adalah alkohol yang paling sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Karena sifatnya yang tidak beracun bahan ini banyak dipakai sebagai pelarut dalam dunia farmasi dan industri makanan dan minuman. Etanol tidak berwarna dan tidak berasa tapi memilki bau yang khas. Bahan ini dapat memabukkan jika diminum. H. Avtur Bahan Bakar Minyak ini merupakan BBM jenis khusus yang dihasilkan dari fraksi minyak bumi. Avtur didisain untuk bahan bakar pesawat udara dengan tipe mesin turbin (external combution). performa atau nilai mutu jenis bahan bakar avtur ditentukan oleh karakteristik kemurnian bahan bakar, model pembakaran turbin dan daya tahan struktur pada suhu yang rendah. I. Avgas ( Aviation Gasoline) Bahan Bakar Minyak ini merupakan BBM jenis khusus yang dihasilkan dari fraksi minyak bumi. Avgas didisain untuk bahan bakar pesawat udara dengan tipe mesin sistem pembakaran dalam (internal combution), mesin piston dengan sistem pengapian. Performa BBM ini ditentukan dengan nilai octane number antara nilai dibawah 100 dan juga diatas nilai 100 . Nilai octane jenis Avgas yang beredar di Indonesia memiliki nilai 100/130.

Resume Jenis Jenis Bahan Bakar

2.1.3 Bahan Bakar Gas Bahan bakar gas ada dua jenis, yakni Compressed Natural Gas (CNG) dan Liquid Petroleum Gas (LPG. CNG pada dasarnya terdiri dari metana sedangkan LPG adalah campuran dari propana, butana dan bahan kimia lainnya. LPG yang digunakan untuk kompor rumah tangga, sama bahannya dengan Bahan Bakar Gas yang biasa digunakan untuk sebagian kendaraan bermotor. A. LPG LPG adalah campuran dari berbagai unsur hidrokarbon yang berasal dari gas alam. LPG dikenalkan oleh Pertamina dengan merk Elpiji. Dengan menambah tekanan dan menurunkan suhunya, gas berubah menjadi cair. Komponennya didominasi propana (C3H8) dan butana (C4H10). Elpiji juga mengandung hidrokarbon ringan lain dalam jumlah kecil, misalnya etana (C2H6) dan pentana (C5H12). Dalam kondisi atmosfer, elpiji akan berbentuk gas. Volume elpiji dalam bentuk cair lebih kecil dibandingkan dalam bentuk gas untuk berat yang sama. Karena itu elpiji dipasarkan dalam bentuk cair dalam tabung-tabung logam bertekanan. Untuk memungkinkan terjadinya ekspansi panas (thermal expansion) dari cairan yang dikandungnya, tabung elpiji tidak diisi secara penuh, hanya sekitar 80-85% dari kapasitasnya. Rasio antara volume gas bila menguap dengan gas dalam keadaan cair bervariasi tergantung komposisi, tekanan dan temperatur, tetapi biasanya sekitar 250:1. Tekanan di mana elpiji berbentuk cair, dinamakan tekanan uap-nya, juga bervariasi tergantung komposisi dan temperatur; sebagai contoh, dibutuhkan tekanan sekitar 220 kPa (2.2 bar) bagi butana murni pada 20 C (68 F) agar mencair, dan sekitar 2.2 MPa (22 bar) bagi propana murni pada 55 C (131 F). Menurut spesifikasinya, elpiji dibagi menjadi tiga jenis yaitu elpiji campuran, elpiji propana dan elpiji butana. B. LNG Gas alam cair (Liquefied natural gas, LNG) adalah gas alam yang telah diproses untuk menghilangkan ketidakmurnian dan hidrokarbon berat dan kemudian dikondensasi menjadi cairan pada tekan atmosfer dengan mendinginkannya sekitar -160 Celcius. LNG ditransportasi menggunakan kendaraan yang dirancang khusus dan ditaruh dalam tangki yang juga dirancang khusus. LNG memiliki isi sekitar 1/640 dari gas alam pada Suhu dan Tekanan Standar, membuatnya lebih hemat untuk ditransportasi jarak jauh di mana jalur pipa tidak ada. Ketika memindahkan gas alam dengan jalur pipa tidak memungkinkan atau tidak ekonomis, dia dapat ditransportasi oleh kendaraan LNG, di mana kebanyakan jenis tangki adalah membran atau "moss".

C. CNG Gas alam terkompresi (Compressed natural gas, CNG) adalah alternatif bahan bakar selain bensin atau solar. Di Indonesia, kita mengenal CNG sebagai bahan bakar gas (BBG). Bahan bakar ini dianggap lebih 'bersih' bila dibandingkan dengan dua bahan bakar minyak karena emisi gas buangnya yang ramah lingkungan. CNG dibuat dengan melakukan kompresi metana (CH4) yang diekstrak dari gas alam. CNG ini dipertimbangkan sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dibandingkan dengan bahan bakar diatas. Lebih ringan dari udara

Teknik Bahan Bakar dan Pembakaran Lanjut

sehingga mudah menyebar dengan cepat ketika bocor ataupun tumpah. Dibuat dengan memberi tekanan pada LNG, di distribusikan menggunakan kontainer (cylindrical atau spherical) dengan tekanan normal 200220 bar. 2.2 Berdasarkan Materi 2.2.1 Non Renewable Bahan bakar non - renewable bersumber pada materi yang diambil dari alam dan bersifat konsumtif. Sehingga hanya bisa sekali dipergunakan dan bisa habis keberadaannya di alam. Misalnya bahan bakar berbasis karbon seperti produk-produk olahan minyak bumi,seperti bensin, solar, minyak tanah, sepertus, bensol, olie, aspal, batu bara dll, termasuk tambang uranium yang merupakan bahan bakar nuklir. 2.2.2 Renewable Bahan bakar berkelanjutan bersumber pada materi yang masih bisa digunakan lagi dan tidak akan habis keberadaannya di alam Bahan Bakar alternatif dibedakan lagi menjadi dua 1.Bahan bakar alternatif dari alam 2.Bahan baker alternatif dari limbah BAHAN BAKAR ALTERNATIF DARI ALAM MISALNYA - Bahan bakar air-hidrogen Sel bahan bakar (bahasa Inggris: fuel cell) adalah sebuah alat elektrokimia yang mirip dengan baterai, tetapi berbeda karena dia dirancang untuk dapat diisi terus reaktannya yang terkonsumsi; yaitu dia memproduksi listrik dari penyediaan bahan bakar hidrogen dan oksigen dari luar. Hal ini berbeda dengan energi internal dari baterai. Sebagai tambahan, elektrode dalam baterai bereaksi dan berganti pada saat baterai diisi atau dibuang energinya, sedangkan elektrode sel bahan bakar adalah katalitik dan relatif stabil. Reaktan yang biasanya digunakan dalam sebuah sel bahan bakar adalah hidrogen di sisi anode dan oksigen di sisi katode (sebuah sel hidrogen). Biasanya, aliran reaktan mengalir masuk dan produk dari reaktan mengalir keluar. Sehingga operasi jangka panjang dapat terus menerus dilakukan selama aliran tersebut dapat dijaga kelangsungannya.

Gambar 3. Fuel cell

Resume Jenis Jenis Bahan Bakar

- Energi air ( air terjun,bendungan ) PLTA - Energi matahari SOLAR CELL Sel surya atau sel photovoltaic, adalah sebuah alat semikonduktor yang terdiri dari sebuah wilayah besar diode p-n junction, di mana, dalam hadirnya cahaya matahari mampu menciptakan energi listrik yang berguna. Pengubahan ini disebut efek photovoltaic. Bidang riset berhubungan dengan sel surya dikenal sebagai photovoltaics. Sel surya memiliki banyak aplikasi. Mereka terutama cocok untuk digunakan bila tenaga listrik dari grid tidak tersedia, seperti di wilayah terpencil, satelit pengorbit bumi, kalkulator genggam, pompa air, dll. Sel surya (dalam bentuk modul atau panel surya) dapat dipasang di atap gedung di mana mereka berhubungan dengan inverter ke grid listrik dalam sebuah pengaturan net metering.

Gambar 4. Sebuah sel surya, terbuat dari wafer silicon poly crystalline. - Energi angin KINCIR ANGIN ( PLTB ) - Energi gelombang laut - Energi gerak - Bahan bakar dari buah-bauahan/tumbuhan BAHAN BAKAR DARI ALTERNATIF DARI LIMBAH - Bahan bakar dari limbah plastik - Bahan bakar dari abu batu bara/dibuat briket - Bahan bakar dari ranting/isa-sisa kayu/tempurung kelapa dibuat arang - Bahan bakar dari kotoran hewan atau manusia dibuat biogas Biogas merupakan gas yang dihasilkan oleh aktivitas anaerobik atau fermentasi dari bahan-bahan organik termasuk diantaranya; kotoran manusia dan hewan, limbah domestik (rumah tangga), sampah biodegradable atau setiap limbah organik yang biodegradable dalam kondisi anaerobik. Kandungan utama dalam biogas adalah metana dan karbon dioksida. Biogas dapat digunakan sebagai bahan bakar kendaraan maupun untuk menghasilkan listrik.

8 Komponen Metana (CH4)

Teknik Bahan Bakar dan Pembakaran Lanjut

% 55-75

Karbon dioksida (CO2) 25-45 Nitrogen (N2) Hidrogen (H2) Hidrogen sulfida (H2S) Oksigen (O2) Table 1. Komposisi biogas. 0-0.3 1-5 0-3 0.1-0.5

3. SUMBER BAHAN BAKAR


3.1 Sumber dari bahan bakar yang ada di bumi, bergantung dari jenis bahan bakarnya dan berbeda satu sama lainnya. Untuk bahan bakar berupa cairan seperti gasoline, kerosin, solar, avtur, dll, berasal dari destilasi atau penyulingan minyak mentah bumi. Sehingga nanti didapatkan bahan bakar seperti diatas karena bahan bakar tersebut memiliki titik didih yang berbeda beda sehingga nanti dapat terpisah pisah dan terbentuk bahan bakar seperti yang kita inginkan. 3.2 Sedangkan bahan bakar berupa gas dapat didapatkan dari alam berupa gas alam itu sendiri, biasanya gas alam didapatkan bersamaan dengan minyak bumi. Untuk bahan bakar yang bersifat barang tambang seperti batubara dan uranium didapatkan dengan menambang batuannya, dimana tambangnya sendiri tersebar di berbagai belahan bumi. 3.3 Bahan bakar yang bersifat renewable, seperti sel surya, tenaga angin, tenaga air, bio diesel dan bio gas, bisa didapatkan dengan mudah di alam karena ketersediaannya masih berlimpah hanya saja tidak semua tempat cocok untuk energi ini karena terkadang lokasi tersebut kurang memadai sumber alamnya, entah itu debit air, kecepatan angina, ataupun intensitas cahaya. Untuk bio gas dan bio diesel kita dapatkan dengan mengkonversikan bahan alam untuk menjadi bahan bakar, seperti biogas didapatkan dengan mencampurkan kotoran dengan bakteri sehingga nanti dihasilkan gas metana yang dapat digunakan untuk bahan bakar.

Resume Jenis Jenis Bahan Bakar

4. CARA PENGOLAHAN BAHAN BAKAR


4.1 Untuk cara pengolahan bahan bakar cair dapat dilakukan dengan proses destilasi . minyak bumi yg terdiri aneka ikatan karbon itu didihkan dalam kolom destilasi yang bentuknya kayak berupa cerobong besar. Hasilnya masing-masing ikatan karbon dalam minyak bumi akan mulai terurai menguap setahap demi setahap, khas pada titik didih masing-masing ikatan karbon tsb. Jadi dari minyak bumi berwarna hitam itu, setelah dipanaskan maka unsur ikatan premium akan menguap,ikatan solar juga, kerosene,dan semua jenis ikatan-ikatan karbon itu menguapnya tidak bersamaan tapi tergantung dari titik didih masing-masing yang memang sudah standar berdasar hukum fisika. Masingmasing hidro karbon yang telah menjadi uap itulah yang kemudian diambil dengan cara memasang saluran di kolom cerobong destilasi tsb. Uap yang diambil itu kemudian dikondensasikan (didinginkan dan dicairkan lagi) menjadi masing-masing jenis BBM tsb.

Gambar 5. Proses destilasi minyak bumi

4.2 Biodiesel adalah bahan bakar motor diesel yang berupa ester alkil/alkil asam-asam lemak (biasanya ester metil) yang dibuat dari minyak nabati melalui proses trans atau esterifikasi

10

Teknik Bahan Bakar dan Pembakaran Lanjut

Gambar 6 pembuatan bio diesel 4.3 Biogas yang dihasilkan oleh aktivitas anaerobik sangat populer digunakan untuk mengolah limbah biodegradable karena bahan bakar dapat dihasilkan sambil menghancurkan bakteri patogen dan sekaligus mengurangi volume limbah buangan. Metana dalam biogas, bila terbakar akan relatif lebih bersih daripada batu bara, dan menghasilkan energi yang lebih besar dengan emisi karbon dioksida yang lebih sedikit.

Resume Jenis Jenis Bahan Bakar

11

Gambar 7. Pembuatan bio-gas 4.5 Cara Pembuatan LPG Minyak bumi atau minyak mentah sebelum masuk kedalam kolom fraksinasi (kolom pemisah) terlebih dahulu dipanaskan dalam aliran pipa dalam furnace (tanur) sampai dengan suhu 350C. Minyak mentah yang sudah dipanaskan tersebut kemudian masuk kedalam kolom fraksinasi. Untuk menjaga suhu dan tekanan dalam kolom maka dibantu pemanasan dengan steam (uap air panas dan bertekanan tinggi). Karena perbedaan titik didih setiap komponen hidrokarbon maka komponen-komponen tersebut akan terpisah dengan sendirinya, dimana hidrokarbon ringan akan berada dibagian atas kolom diikuti dengan fraksi yang lebih berat dibawahnya. Pada tray (sekat dalam kolom) komponen itu akan terkumpul sesuai fraksinya masing-masing. Pada setiap tingkatan atau fraksi yang terkumpul kemudian dipompakan keluar kolom, didinginkan dalam bak pendingin, lalu ditampung dalam tanki produknya masing-masing. Produk ini belum bisa langsung dipakai, karena masih harus ditambahkan aditif (zat penambah) agar dapat memenuhi spesifikasi atau persyaratan atau baku mutu yang ditentukan oleh Dirjen Migas RI untuk masing-masing produk tersebut.

12

Teknik Bahan Bakar dan Pembakaran Lanjut

Gambar 8. Minyak bumi atau minyak mentah diambil dari dalam bumi kemudian dikirim ke tempat produksi.

Gambar 9. Proses destilasi (Minyak mentah yang sudah dipanaskan tersebut kemudian masuk kedalam kolom fraksinasi. Dimana gas merupakan hidrokarbon ringan berada di atas atau Pemisahan gas dari minyak [Associated gas] dan masuk kedalam kedalam tangki pengolahan gas)

Resume Jenis Jenis Bahan Bakar

13

Gambar 10. Proses pengolahan LPG Pada prinsipnya pengolahan LPG dilakukan dengan tahapan : Pemisahan Impurites seperti CO2 dan H2S (gas beracun, berbau dan korosif) Pengeringan gas dari air (yang terkandung di dalamnya) dan refrigerasi (pendinginan) untuk mendapatkan gas cair yang disebut LPG. 4.6 Surya Cell Pembangkit listrik tenaga surya itu konsepnya sederhana. Yaitu mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik. Cahaya matahari merupakan salah satu bentuk energi dari sumber daya alam. Sumber daya alam matahari ini sudah banyak digunakan untuk memasok daya listrik di satelit komunikasi melalui sel surya. Sel surya ini dapat menghasilkan energi listrik dalam jumlah yang tidak terbatas langsung diambil dari matahari, tanpa ada bagian yang berputar dan tidak memerlukan bahan bakar. Sehingga sistem sel surya sering dikatakan bersih dan ramah lingkungan.Modul sel surya Photovoltaic merubah energi surya menjadi arus listrik DC. Arus listrik DC yang dihasilkan ini akan dialirkan melalui suatu inverter (pengatur tenaga) yang merubahnya menjadi arus listrik AC, dan juga dengan otomatis akan mengatur seluruh sistem. Listrik AC akan didistribusikan melalui suatu panel distribusi indoor yang akan mengalirkan listrik sesuai yang dibutuhkan peralatan listrik. Besar dan biaya konsumsi listrik yang dipakai di rumah akan diukur oleh suatu Watt-Hour Meters. Komponen utama sistem surya fotovoltaik adalah modul yang merupakan unit rakitan beberapa sel surya fotovoltaik.

14

Teknik Bahan Bakar dan Pembakaran Lanjut

Gambar 11. Konsep kerja surya cell 4.7 fuel cell/hydrogen Fuel cell adalah alat konversi energi elektrokimia yang akan mengubah hidrogen dan oksigen menjadi air, secara bersamaan menghasilkan energi listrik dan panas dalam prosesnya. fuel cell merupakan suatu bentuk teknologi sederhana seperti baterai yang dapat diisi bahan bakar untuk mendapatkan energinya kembali, dalam hal ini yang menjadi bahan bakar adalah oksigen dan hidrogen. Layaknya sebuah baterai, segala jenis fuel cell memiliki elektroda positif dan negatif atau disebut juga katoda dan anoda. Reaksi kimia yang menghasilkan listrik terjadi pada elektroda. Selain elektroda, satu unit fuel cell terdapat elektrolit yang akan membawa muatan-muatan listrik dari satu elektroda ke elektroda lain, serta katalis yang akan mempercepat reaksi di elektroda. Pada satu unit fuel cell terjadi reaksi kimia yang terjadi di anoda dan katoda. Reaksi yang terjadi pada anoda adalah 2 H2 --> 4 H+ + 4 e-. Sementara reaksi yang terjadi pada katoda adalah 2 + 4 H+ + 4e- --> 2 H2O. Sehingga keseluruhan reaksi pada fuel cell adalah 2H2 + O2 --> 2 H2O. Hasil samping reaksi kimia ini adalah aliran elektron yang menghasilkan arus listrik serta energi panas dari reaksi. Satu unit fuel cell ini menghasilkan energi kurang lebih 0,7 volt. Karena itu untuk memenuhi energi satu baterai handphone atau menggerakkan turbin gas dan mesin mobil, dibutuhkan berlapis-lapis unit fuel cell dikumpulkan menjadi satu unit besar yang disebut sebagai fuel cell stack

Resume Jenis Jenis Bahan Bakar

15

Gambar 12. Proses pengambilan hidrogen dari air(atas) dan bagian didalam fuel cell (bawah).

16

Teknik Bahan Bakar dan Pembakaran Lanjut

5. KETERSEDIAAN BAHAN BAKAR


5.1 Barang Tambang (Non Renewable) Seluruh bahan bakar yang bersifat barang tambang dan tidak dapat diperbaharui seperti gasoline, kerosin, avtur, uranium, batubara, LPG, LNG, CNG dll, sangat terbatas dan semakin meinipis cadangan yang ad di muka bumi akibat penggunaan yang berlebihan selama ini, berikut ini terdapat peta persebaran barang tambang di Indonesia:

Gambar 13. Peta persebaran pertambangan di Indonesia

Resume Jenis Jenis Bahan Bakar

17

Gambar 14. Peta cadangan gas bumi di Indonesia 5.2 Renewable Untuk sumber energy ini karena masih berlimpah ketersediaannya di Indonesia masih tidak perlu dikhawatirkan. Dan sumber energy ini memiliki potensi untuk terus berkembang di kemudian hari. Misalkan saja energy angin Indonesia memiliki daerah yang memiliki padang rumput atau sabana yang luas di daerah Nusa Tenggara dan berpotensi untuk dikembangkan disana. Begitu juga dengan energy air laut atau gelombang dapat dikembangkan karena memiliki geologis yang berupa kepulauan ini merupakan sebuah keuntungan selain karena Indonesia sendiri di apit oleh dua samudera, sehingga ombak yang dihasilkan relative tinggi dan dapat digunakan untuk sumber energy baru. Begitu pula dengan bio diesel(berbahan dasar biji jarak) dan bio gas(berbaha dasar kotoran) yang bisa diterapkan di seluruh Indonesia karena kekayaan alamnya yang berlimpah.

6. KESIMPULAN
Dari sekian banyaknya sumber energi atau bahan bakar yang ada saat ini, kita masih memanfaatkan dan bergantung dari bahan tambang berupa gas dan minyak bumi, dimana ini sangat berbahaya mengingat cadangan gas dan minyak kita semakin menipis, sudah saatnya untuk mencari energy baru, mengembangkan, dan melakukan revolusi besar besaran agar krisis energy dapat teratasi di Indonesia, mengingat betapa kayanya negeri ini akan hasil buminya.

18

Teknik Bahan Bakar dan Pembakaran Lanjut

7. DAFTAR PUSTAKA
http://ianatulkhoiroh.wordpress.com/2008/06/15/natural-gas-processing-introduction/ http://ebookbrowse.com/peta-sektor-pertambangan-indonesia-pdf-d92785827 http://id.wikipedia.org/wiki/Bahan_bakar_nuklir http://id.wikipedia.org/wiki/Biogas http://id.wikipedia.org/wiki/Gas_alam_cair http://id.wikipedia.org/wiki/Sel_bahan_bakar http://id.wikipedia.org/wiki/Sel_surya http://navale-engineering.blogspot.com/2012/04/jenis-jenis-bahan-bakar.html http://panel-surya.blogspot.com/2011/06/apa-itu-panel-surya-solar-cell.html http://rayon3.wordpress.com/2010/07/21/36/ http://sitzkrieg-awan.blogspot.com/2009/03/jenis-jenis-bahan-bakar.html http://www.anneahira.com/macam-macam-bahan-bakar.htm http://www.asrizal.com/2012/04/jenis-jenis-bahan-bakar-minyak-bbm.html http://www.engineeringtown.com/kids/index.php/energi-dan-material/242-bahan-bakar-gas-bbg http://www.fueleconomy.gov/feg/fcv_PEM.shtml http://www.paseban.com/zonahitam/discussions/1418 http://www.ptjdutamaenergi.com/wp/wp-content/uploads/2012/02/Peta-cadangan-gas-bumi-700.jpg http://www.scribd.com/archive/plans?doc=84603075