Anda di halaman 1dari 25

PERBEDAAN TINGKAT DEPRESI ANTARA REMAJA PUTRI TINGKAT TSANAWIYAH YANG BERASAL DARI DALAM DAN LUAR YOGYAKARTA

DI MADRASAH MUALLIMAAT MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

DONI NUGRAHAWATI
07711053

PENDAHULUAN Latar Belakang

Depresi suatu penyakit jiwa dengan gejala utama sedih, yang disertai gejala psikologis lainnya. (Meyer, 1905) Menurut WHO bahwa 17% pasien-pasien yang berobat ke dokter adalah pasien dengan depresi.

Sartorius (1974) memperkirakan 100 juta penduduk di dunia mengalami depresi.

Prevalensi depresi dunia pada masa yang akan datang dimungkinkan akan semakin bertambah.

Penelitian di Amerika didapatkan gejala depresi pada remaja awal lebih ringan dibandingkan dengan remaja menengah dan remaja akhir.

Depresi dapat menyerang segala rentang usia, namun depresi pada remaja relative lebih tinggi.

Perbedaan depresi pada remaja putri dibandingkan remaja putra 2 : 1 (Hawari, 2005).

Menurut Bastaman (2005) remaja dilingkupi oleh sejumlah problem yang merupakan masa transisi dari masa anak-anak menuju masa dewasa. Secara biologis masa remaja sudah tergolong dewasa, dalam arti sudah cukup matang untuk memberikan keturunan.

Namun secara psikologis, pemikiran, sikap, perasaan, minat, dan kehendak masih sering berubah-ubah dan dianggap belum mencapai masa kestabilan.

Menyerahkan pendidikan anak ke pondok pesantren umumnya mensyaratkan harus tinggal terpisah dari orang tua. Perpisahan anak dengan orang tua mempunyai resiko terhadap perkembangan anak. Dari hal-hal yang telah diuraikan maka dapat digunakan sebagai bahan penelitian perbandingan tingkat depresi pada remaja putri tingkat tsanawiyah yang berasal dari dalam dan luar yogyakarta di Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta.

Rumusan Masalah
Apakah ada perbedaan tingkat depresi antara remaja putri yang berasal dari dalam dan luar Yogyakarta pada tingkat tsanawiyah di Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta

Tujuan Penelitian
Untuk mengetahui perbedaan tingkat depresi pada remaja putri yang berasal dari dalam dan luar yogyakarta pada tingkat tsanawiyah di Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta

Keaslian Penelitian

Siti Cholifatun (2004). Hubungan Harga Diri dengan Tingkat Depresi Remaja Santri di Pondok pesantren Krapyak yogyakarta. Eko Prayunanto Adhi N (2007). Tingkat Depresi Pada Mahasiswa Universitas islam Indonesia yang tinggal di pondokan dengan Induk Semang dan yang Tinggal di Pondokan Tanpa Induk Semang.

Manfaat Penelitian

Peneliti
Memperoleh pengalaman dalam hal melakukan riset, mengolah data, dan
menyajikannya sebagai sumber informasi yang baru, serta menambah wawasan bagi peneliti mengenai depresi yang terjadi pada remaja putri.

Profesi Kesehatan
Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu mengatasi dan mengurangi kondisi gangguan jiwa yang terjadi pada remaja putri.

Masyarakat
Menambah informasi tentang gangguan jiwa yang terjadi pada mahasiswa terutama mengenai depresi pada remaja putri.

TINJAUAN PUSTAKA

Depresi
Depresi merupakan satu masa terganggunya fungsi manusia yang berkaitan dengan alam perasaan yang sedih dan gejala penyertanya, termasuk perubahan pada pola tidur dan nafsu makan, psikomotor, konsentrasi, anhedonia, kelelahan, rasa putus asa dan tidak berdaya, serta bunuh diri (kaplan & Sadock, 1997) Depresi juga dapat diartikan sebagai kemuraman hati (kepedihan, kesenduan, keburaman perasaan) yang bersifat patologis. (Kartono, 2003) Depresi adalah suatu jenis perasaan atau emosi dengan komponen psikologik rasa susah, murung, sedih, putus asa, dan tidak bahagia. (maramis, 2009)

Faktor Penyebab Depresi


Faktor Resiko Depresi

Jenis Kelamin Usia Status perkawinan Kepribadian Stressor sosial

Faktor biologi Faktor psikososial

Ketaatan beribadah

Klasifikasi Depresi

Retarded Depression Depresi Lambat


Agigated Depression Depresi yang gelisah Geslisah sangat aktif Banyak bicara Tidak dapat duduk diam Tidak dapat tidur Muncul usaha bunuh diri

Kurang aktivitas Suasana hati yang sedih. Timbul perasaan tidak ada harapan Menyalahkan diri sendiri

Menurut PPDGJ III (Maslim, 2001) dapat dibagi menjadi beberapa tingkatan

Depresi Ringan Depresi Sedang Depresi Berat tanpa gejala Psikotik Depresi Berat dengan gejala Psikotik

Remaja
Masa remaja adalah masa yang penuh dengan goncangan, masa untuk pencarian jati diri dan merupakan periode yang berat. (Hurlock, 2002) Masa remaja adalah masa pertumbuhan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa. (papalia et al. 2001)

Dalam perkembangan kepribadian seseorang maka remaja mempunyai arti yang khusus, namun begitu masa remaja mempunyai tempat yang tidak jelas dalam rangkaian proses perkembangan seseorang. Ia tidak termasukdalam golongan anak, tetapi ia tidak pula termasuk dalam golongan orang dewasa atau golongan orang tua. Masa remaja berada diantara anak dan orang dewasa. Remaja masih belum mampu untuk menguasai fisik maupun psikisnya.

(Moenk & Knoers, 2002)

Batasan Usia Remaja

Moenks & Knoers remaja awal : 12-15 tahun Remaja pertrengahan: 15-18 tahun Remaja akhir: 18-21 tahun WHO remaja awal : 10-14 tahun

Remaja akhir : 15-20 tahun


PBB 15-24 tahun Depkes RI 10-19 tahun dan belum kawin. BKKBN 10-19 tahun. (Widiastuti, 2009)

Pesantren
Suatu lembaga pendidikan keagamaan yang berperan besar dalam pengembangan masyarakat yang meliput bidang peekonomian dan sosial budaya.

(Depag RI, 2003)

Tipologi pesantren secara umum dibedakan menjadi dua macam:

Sistem pendidikan pesantren tradisional sering disebut sistem salafi, yaitu sistem yang tetap mempertahankan pengajaran kitab-kitab islam klasik sebagai inti pendidikan di pesantren. Pondok pesantren modern merupakan sistem pendidikan yang berusaha

mengintegrasikan secara penuh sistem tradisional dan sistem sekolah formal (seperti madrasah).

Kerangka Konsep

Hipotesis
Ha:
Terdapat perbedaan depresi antara remaja putri yang berasal dari dalam dan luar jogja pada tingkat tsanawiyah di

Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta.

Metodologi Penelitian

Rancangan penelitian

Penelitian yang digunakan adalah penelitian Observasional, dengan jenis penelitian deskriptif analitik cross sectional.

Subyek Penelitian

Kriteria Inklusi

Remaja Putri Tsanawiyah madrasah Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta. Bersedia menjadi responden Mengisi data kuesioner lengkap Remaja putri bukan tingkat tsanawiyah Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta Tidak bersedia menjadi responden Tidak mengisi data kuesioner secara lengkap

Kriteria Ekslusi

Variabel Penelitian

Variabel bebas : remaja putri yang berasal dari dalam dan luar Yogyakarta tingkat tsanawiyah Variabel terikat : Depresi

Variabel pengganggu terkendali : remaja putri yang tinggal di asrama dan tidak tinggal di asrama

Definisi Operasional

Remaja adalah masa pertumbuhan antara masa kanakkanak dan masa dewasa.
Tingkat depresi adalah kondisi individu yang abnormal dan termanifestasi sebagai tanda dan gejala seperti menurunnya mood, sikap pesimis, kehilangan spontanitas. Pesantren didefinisikan sebagai suatu tempat pendidikan dan pengajaran yang menekankan pada pelajaran agama islam dan didukung dengan asrama sebagai tempat tinggal yang permanen.

Instrumen Penelitian

Woodworth's Questioner

Teknik Analisa Data


Analisa data menggunakan cara analitik dan uji Chi-Square tes dengan bantuan program SPSS untuk mengetahui hubungan tingkat depresi pada remaja putri tingkat tsanawiyahyang berasal dari dalam dan luar Yogyakarta.

Wassalamualaikum wr. Wb Terima Kasih