Anda di halaman 1dari 11

Membuat Foto Slide Show Dengan Ulead Video Studio A.

Cara I :
Pertama, Buka dulu Ulead videostudionya, lalu pilih movie wizard.

Kemudian klik insert image.

Pilih foto yang akan digunakan, lalu klik open.

Tunggu prosesnya hingga selesai.

Tekan ctrl + a, klik kanan, pilih duration. kemudian atur durasi dari setiap foto. kalau sudah selesai, klik next.

selanjutnya pilih salah satu dari 5 template yg sudah disediakan, lalu klik next.

Jika agan-agan ingin mengganti suara latarnya, klik Edit in ulead videostudio editor

Pada jendela yang terbuka, klik Timeline View

Selanjutnya, klik tab audio.

kemudian pilih salah satu lagu, dan drag ke timeline.

Atur lagu supaya pas dengan gambar. caranya tinggal drag dari sisi kanan ke kiri.

naah... kalo udah selesai, klik tab share > Create Video File > PAL VCD

B. CARA II :
C.

Pertama buka aplikasi ULEAD VIDEO STUDIO 11

D.
E.

selanjutnya atur jarak transisi antar gambar dengan cara klik file preference-->edit-->default inserted image/color clip duration-->ketik durasi yang di inginkan sebelah kanan.

F.
G.

Buka file video,musik,dan gambar dengan cara file-->open

H.
I.

Drag gambar yang ada diatas ke kotak bawah.untuk lebih jelas lihat gambar di bawah ini

K.

J. Klik Title untuk membuat tulisan di dalam photo atau video

L.
M.

Untuk menambahkan musik klik audio lalu pilih musik yang akan di gunakan.Drag musik tersebut ke gambar nada di bawah.lebih jelas lihat gambar

N.
O.

Simpan video dengan format yang di inginkan dengan mengklik share

P.

C. CARA III :
1. Pertama-tama, buka dulu aplikasi Nero Vision. Kamu bisa memanggilnya dari
Nero Startsmart yang ada di desktop kamu. Atau kalau kebetulan di desktop kamu nggak tersedia tempat buat si Startsmart ini, ya buka aja dari Start - All Programs - Nero - Photo and Videos - Nero Vision. Begitu program terbuka, sudah tersedia banyak pilihan di situ. Pilihlah menu Make Slideshow terus tentukan jnis media yang ingin dipakai; DVD, VCD, Super VCD, atau Mini DVD. Keterangan mengenai masing-masing pilihan ada di sampingnya. Misalkan kalau kamu nggak tahu apaan tuh Mini DVD, di situ ada penjelasan bahwa Mini DVD adalah jenis video DVD yang diburn ke dalam CD biasa. Kalau kebetulan kamu nggak punya DVD blank, tapi kamu ingin kualitas video yang bagus, pilihlah opsi ini. Cuman sayangnya, durasinya nggak lama. Nah, karena aku mau ikin DVD, aku pilihlah opdi yang DVD. Kita aka di bawa ke sebuah ruang kerja untuk menyusun slideshownya.Di sebelah kiri ada jendela preview untuk melihat tampilan sementara video yang kita inginkan. Sementara di sebelah kanan aa ruang untuk mengimpor file-file foto yang kita masukkan. Dan di bagian bawah ada bagian Timeline plus beberapa tombol pengaturannya. Yang harus kita lakukan dulu adalah mengimpor foto-foto yang ingin kita masukkan dalam slideshow kita. Caranya, klik tombol yang ada di bagian paling kiri dari ruang impor file. Akan ada 2 pilihan; mau browse saja atau mau Brwse and add to project. Pilihlah opsi yang kedua untuk mencari file di komputer dan menambahkannya ke dalam proyek. Kamu akan diajak untuk menelusuri lokasi tempat kamu menyimpan file. Pilihla file-file yang ingin kamu masukkan dalam proyek dengan mengklik file file tersebut sambil menekan tombol Ctrl di keyboard. Setlah cukup puas dengan proses pemilihan kliklah tombol open dari layar menu. File-file pun akan langsung dimasukkan ke dalam proyek.Pilih semua file dan tekanlah tombl Add to Project untuk memasukkan foto-foto itu ke Timeline. Kini, di Timeline sudah terdapat foto-fotoyang ingin kita buat slideshownya. Fotfoto ini bisa kita atur urutannya dengan drag and drop. Bisa juga diroate, diberi efek, bahkan mungkin dibuang sekiranya ada foto yang tidak kita inginkan. Untuk menambahkan efek transisi, silakan klik knan bagian kotak di antara tiap-tiap gambar. Akan ada banyak pilihan di situ. Pilih saja Apply Random Transitions to all Transition Fields. dengan begitu, efek ransisi akan dibuatkan ke setiap pergantian foto dengan otomatis dan acak. Kalau nggak suka yang serba tomatis, boleh saja secara manual dengan mengklik setiap kotaknya dan memilih transisi yang diinginkan. Tapi ini akan banyak makan waktu. Iya kan? Saatnya untuk menambahkan ilustrasi musik. Gunakan cara yang sama dengan saat menambahkan foto ke dalam proyek dan ke dalam Timeline.Perhatikan bahwa durasi musik dan durasi slideshow tidaklah sama. Durasi musik bisa dilihat dari data musik yang dimasukkan ke slide sow. Sedangkan durasi slideshowbisa dilihat di bagian timeline sebelah kanan bawah. Untuk menyamakannya, bisa menggunakan tombol Duraion Setting yang ada di bawah timeline. Tambah atau kurangi saja waktu tayang untuk gambar atau transisinya hingga sesuai dengan durasi lagu. Sebenarnya sih, nggak diuatk atikpun juga nggak apa-apa. Cuma kalau misalkan durasi gambarnya lebih lama dibandingkan durasi lagunya, lagu akan diloop dan berhenti tiba-tiba ketika tayangan gambar selesai. Jadinyakan nggak asyik. Mau menambhkan narasi? Klik saja tombol Record Audio di bawah time line. Kalau merasa ngak perlu, ya nggak usah. Langsung lihat saja tombol Play di layar Preview. Jika dirasa cuku puas, selamat anda sudah berhasil membuat satu klip.Silakan ave proyek anda sebelum masuk ke langkah selanjutnya. Klik tombol Next. Kamu sudah selesai membuat satu klip slideshow.Di jendela berikutnya kamu diberi beberapa pilihan lagi. Kalau kamu ingin menambahkan klip lagi, pilih saja

2.

3.

4.

5.

6.

Opsi Make Slideshow. Kamu akan melakukan hal yang sama lagi dari no 1 - 5 untuk foto-foto baru. Kalau kamu sudah cukup puas dengan yang satu itu saja, kamu bisa langsung membakarnya ke DVD. caranya? Klik lagi tombol Next. 7. Kamu akan diajak untuk membuat tampilan Menu untuk DVD kamu. Di sini kamu boleh ngasih judl, merubah background, mengatur font tulisan, bahkan menambahkan alunan musik. Silakan bereksperimen dengan menu-menu yang ada. Kalau sudah puas, silakan klik lagi tombol Next 8. Di sini kamu akan mencicipi bagaimana rasanya kalau misalkan DVD kamu nantinya dputar di DVD Player. Ada simulasi layar monitor dan remote control. pencet-pencet saja Remote Controlnya untuk menguji seberapa atraktif tampilan slideshow kamu nantinya. 9. Sudah puas? Saatnya untuk burn to DVD. Sebelumnya, lihat dulu settingannya. Siapa tahu kamu ingin merubah nama disc-nya, ganti saja. Kecepatan pembakaran juga bisa ditentukan kok. Semakin lambat semakin bagus, karena lebih stabil. Tapi kalau mau cepat, ya pilih saja kecepatan maksimal. Oh ya, jangan lupa untuk memsukkan kepingan DVD kosong sebelum mulai membakar.Sudah selesai? Klik tombol Burn, dan tunggulah prosesnya selesai. Proses mungkin bakalan lama karena pakai acara rendering dulu. sambil menunggu, boleh lah minum kopi atau ngemil-ngemil dulu. 10. Ketika proses selesai, akan ada Dialog Box yang mengatakan bahwa proses pembakaran telah selesai. Okein saja, maka tray DVD pun otomatis terbuka. Tutup aplikasi nero, dan silakan coba mainkan DVDnya.