Anda di halaman 1dari 5

Nama

: Fahmi FP Indriani S. M. Irfan Avianto Wishnu Condro : XII TKJ B

Mata Pelajaran : Administrasi Server

Kelas

RAID

Pemateri : Trimans Yogiana Dodi Permana H.

Sekolah

: SMKN 1 CIMAHI

Tanggal : 7 September 2012

I.

Tujuan Agar siswa mampu melakukan konfigurasi RAID sesuai dengan standar Pendahuluan RAID, singkatan dari Redundant Array of Independent Disks merujuk kepada sebuah teknologi di dalam penyimpanan data komputer yang digunakan untuk mengimplementasikan fitur toleransi kesalahan pada media penyimpanan komputer (utamanya adalah hard disk) dengan menggunakan cara redundansi (penumpukan) data, baik itu dengan menggunakan perangkat lunak, maupun unit perangkat keras RAID terpisah. Kata "RAID" juga memiliki beberapa singkatan Redundant Array of Inexpensive Disks, Redundant Array of Independent Drives, dan juga Redundant Array of Inexpensive Drives. Teknologi ini membagi atau mereplikasi data ke dalam beberapa hard disk terpisah. RAID didesain untuk meningkatkan keandalan data dan/atau meningkatkan kinerja I/O dari hard disk. Alat dan Bahan 1. 1 unit PC 2. Virtual Box 3. OS Ubuntu Server 10.04 4. Packet mdadm

II.

III.

IV.

Langkah Kerja 1. Lihat kondisi awal pada harddisk

Gambar 1

2. Lakukan format pada harddisk baru

Gambar 2

Gambar 3

3. Buat RAID

Gambar 4

4. Konfirmasi inisialisasi RAID

Gambar 5

5. Format harddisk baru

Gambar 6

6. Buat file konfigurasi mdam.conf agar tidak hilang pada saat booting

Gambar 7

Gambar 8

7. Mount RAID
Gambar 9

8. Cek RAID

Gambar 10

V.

Kesimpulan Setelah melakukan praktek, siswa dapat melakukan konfigurasi RAID