Anda di halaman 1dari 1

14.3.2.

2 Reagent Considerations
Sistem SCR dapat digunakan dengan apapun sekalipun yang anhydrous (

murni) atau yang mengandung air ( 20% sampai 30% NH3 di dalam campuran air) bahan reaksi amoniak. Amoniak anhydrous harus jelas dalam keadaan cairan dan mendidih pada - 28 F. Cairan amoniak anhydrous harus disimpan di bawah tekanan pada suhu lingkungan (ambient). Terkadang pelepasan uap ammonia di atmosfer dapat berbahaya, oleh karena itu, diperlukanlah persyaratan yang ketat untuk keselamatan dan perlindungan lingkungan sekitar. Ketika amonia diencerkan dengan air 20% sampai 30% Volume (ammonia yang mengandung air), penguapan gas amonia dari cairan menjadi diabaikan pada kondisi ambient. Namun, fasilitas penyimpanan amonia berair ,tiga sampai empat kali lebih besar daripada fasilitas penyimpanan amonia anhidrat. Selain itu, penggunaan amonia berair memiliki beberapa Kerugian dari biaya transportasi yang meningkat dan adanya penguapanair. Meskipun pertimbangan keamanan/ keselamatan yang signifikan dengan

penyimpanan dan penggunaan amonia anhidrat yang aman dan sistem yang handal dapat dirancang dan dibangun. Mayoritas (> 95%) dari sistem SCR saat ini menggunakan amonia anhidrat. Sebagian besar industri atau plant yang terletak di daerah padat penduduk yang utama. Amonia anhidrat adalah reagen yang paling banyak dipakai karena lebih murah daripada amonia yang mengandung air dan lebih terkonsentrasi. Bahan kimianya pun memerlukan volume penyimpanan yang sedikit. Selain itu,kebutuhan energi dan equipment untuk penguapan amonia anhidrat secara signifikan lebih sedikit dari yang dibutuhkan untuk menguapkan amonia berair. Namun, dalam beberapa wilayah di Amerika Serikat, banyak menggunakan ammonia yang mengandung air. sedemikian rupa, keamanan adalah pertimbangan