Charophyceans (sekelompok dengan alga hijau

)

Klasifikasi Filogeni pada Tumbuhan

Tumbuhan nenek moyang Tumbuhan berpembuluh pertama Tumbuhan berbiji pertama Radiation of flowering plants

Bryophytes (Lumut)

Tumbuhan berpembuluh tak berbiji (Pterydophyta / Paku)

Gymnosperm (e.g., conifer)

BRYOPHYTA, Keanekaragaman

Karakteristik dan Ciri-ciri
 Tumbuhan relatif kecil hanya bbrp cm, bahkan bbrp mm saja  Hampir semua jenis merupakan tumbuhan darat (menyukai


   

tempat basah} Fotosintesis, multiseluler dan eukariotik Tak memiliki akar, batang dan daun sejati (talus) Tak memiliki pembuluh angkut (xilem dan floem) Mengalami pergiliran keturunan (dari gametofit – sporofit) Generasi sporofit secara morfologi berbeda dengan gametofit, tetapi generasi sporofit masih bersatu dengan generasi gametofit dan tidak merupakan tumbuhan yg hidup bebas secara terpisah Reproduksi seksual ( archegonium dan antheridium)dan aseksual (spora)

Pengangkutan Air dan Mineral
-

-

Pengangkutan Air, melalui peristiwa Osmosis : Pergerakan air dari konsentrasi tinggi ke konsenterasi rendah melewati membran semi permeabel. Pengangkutan mineral, melalui difusi : Pergerakan zat terlarut (mineral & ion) dari konsentrasi tinggi ke konsenterasi rendah.

APA YANG DIMAKSUD
Sporofit? Gametofit? Gamet?
Bagian tumbuhan yang mampu menghasilkan spora

Bagian tumbuhan yang mampu menghasilkan gamet Sel kelamin (jantan atau betina)

 Sperm swim from antheridia into

archegonia and fertilize egg  Sporophyte grows out of archegonium

Archegonia, with egg

Antheridia

BRYOPHYTA METAGENESIS

5 Mitosis dan pertumbuhan Spora (n) 1

Sperm (n) (dikeluarkan dari Anteredium) Arkegonium dengan ovum (n)

Gametofit (n)

HAPLOID
Meiosis Kapsul Seta

Ovum Fertilisasi

DIPLOID

2 4 Zygot (2n) Gametofit (n) Sporofit (tumbuh berasal dari gametofit) 3 Mitosis dan pertumbuhan

-

Meliputi 1) fase gametofit : fase tumbuhan lumut yang menghasilkan gamet (sel kelamin). Sel kelamin dihasilkan di bagian atas tumbuhan lumut pada struktur bernama gametangium. Bila gametangium menghasilkan sel spermatozoid maka gametangium di sebut anteridium Dan bila gametangiun menghasilkan sel ovum, maka gametangium di sebut arkegonium 2) Fase sporofit : fase tumbuhan lumut yang menghasilkan spora

Alur metagenesis lumut

Zigot berupa g. sporofit Spora berupa g. gametofit

KLASIFIKASI
Hepaticea (lumut hati)

Anthocerotae (lumut tanduk)
Musci (lumut daun)

KLASIFIKASI

Three groups
Protonema

hornwort

Leafy liverwort

mosses

Klasifikasi Tumbuhan Lumut
Arkegonium pada gametofit Lumut Hati (Kelas Hepatycopsida)

Dasar Seta

Plagiochila deltoidea,

Marchantia polymorpha, Dengan talusnya Sporofit Marchantia (LM) Lumut Tanduk (Kelas Anthoceratopsida) Anthoceros, Lumut tanduk Sporofit
500 µm

Kapsul

Lumut Daun (Kelas Bryopsida) Polytrichum commune

Sporofit

Peristome teeth Gametofit Gametofit

Classis Hepaticae
Ciri-cirinya:
  


Talus berbentuk lembaran, dan tidak dapat dibedakan akar, batang dan daunnya Tumbuh dikotom (bercabang dua) Sporofit tersembunyi terletak di bagian permukaan bawah reseptakel betina Reseptakel jantan (berupa cawan) dan betina (seperti payung) terlihat jelas Reproduksi secara : a. aseksual, melalui pembentukkan gemma, fragmentasi dan spora b. seksual, melalui peleburan sel spermatozoid dengan sel ovum

Marchantia

Spaerocarpus Reboulia Riella

Riccia

Riccia

Riccardia

Calobryum Reboulia

Fossombronia

Frullania

Frullania

Klasifikasi Classis Hepaticea
Ordo
Sphaerocarpales

Familia
sphaerocarpaceae

Species
Sphaerocarpus californicus S. Cristatus S. donnelii Riella americana Riella affinis Riccia trichocarpa R. glauca Marchantia polymorpa Reboulia hemisphaerica Asterella californica Riccardia pinguis Fossombronia longiseta Cephaloziella rubella Porella bolanderi Frullania tamarisci Frullania saxicola Calobryum blumei

Riellaceae Marchantiales Rieciaceae Marchantiaceae

Jungermaniales

Sub Ordo : Metzgerineae Sub Ordo : Jungermannineae

Calobryales

Calobryaceae

Classis Anthocerotae

Ciri – Ciri : 1. 2. 3. 4. 5. Gametofit berbentuk lembaran, tumbuh pada permukaan tanah atau batuan yang lembab Sporofit berbentuk pipa memanjang ke atas, seperti tanduk Di dalam “tanduk” dihasilkan spora Tiap sel mengandung satu butir kloroplas Antheridia dan archegonia terletak di dalam cawan yang berbeda thalus

Klasifikasi Classis Anthocerotae
Ordo
Anthocerotales

Familia
Anthocerotaceae

Species
Anthoceros laevis Anthoceros fusiformis

Classis Musci

Andreaea

Mnium

Mnium

Polytricum

Funaria Polytricum

Polytricum

Polytricum

Sphagnum

Ciri-ciri
 Bentuk tubuh umumnya tegak, berdaun serupa sisik yang

rapat  Rhizoid multiseluler dan bercabang  Sporofit bersifat persisten  Pada kapsul sporogonium tidak terdapat benang-benang elater, melainkan ada gigi peristom

Siklus Hidup Polytrichum (layer 1)
Tetesan hujan Gametofit jantan Sperma Key Haploid (n) Diploid (2n)

Antheridium

Ovum

Gametophore

Gametofit betina

Arkegonium

FERTILISASI

Zygot

(Di dalam arkegonium)

Arkegonium

Siklus Hidup Polytrichum (layer 2)
Tetesan hujan Gametofit jantan Sperma Key Haploid (n) Diploid (2n)

Antheridium

Ovum

Gametophore

Gametofit betina

Arkegonium

Seta
Sporofit dewasa

FERTILISASI

Kapsul (sporangium)

Kaliptra Embryo

Zygot

(Di dalam arkegonium)

Arkegonium Sporofit
Gametofit betina

muda

Siklus Hidup Polytrichum (layer 3)
Tetesan hujan Gametofit jantan “Tunas” Antheridium Sperma Key Haploid (n) Diploid (2n)

Protonemata

“Tunas” Ovum

Spora
Gametophore Gametofit betina Rhizoid

Arkegonium

Peristom

Sporangium

Seta Kapsul (sporangium) Kaliptra Embryo

FERTILISASI

MEIOSIS
Mature Sporofit sporophytes dewasa

Zygot

(Di dalam arkegonium)

Arkegonium Sporofit muda

Kapsul dgn peristom (LM)

Gametofit betina

Klasifikasi Classis Musci
Sub Classis Ordo Familia Species

Sphagnobrya

Sphagnales

Sphagnaceae

Sphagnum recurvum S. fimbricatum S. subsecundum
Andreaea ruspestris Funaria hygrometrica Mnium hornum Polytricum commune Pogonatum circinatum

Andreaeobrya Eubrya

Andreaeales Funariales Polytrichales

Andreaeaceae Funariaceae Polytrichaceae

Diversity
 Number of species: 18,600
 Habitat Range: Everywhere, best in moist habitats
Brachythecium rutabulum

Peat Moss: Sphagnum flexuosum

True Moss: Tortula muralis

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful