Anda di halaman 1dari 18

Evaluasi Pembelajaran

Anak Usia Dini


Disampaikan Oleh;
Dra. Sri Wulan,M.Si.
Dosen PG-PAUD FIP UNJ
Pengertian Evaluasi
Pembelajaran AUD
Proses pengumpulan dan
pengolahan informasi untuk
menentukan tingkat pencapaian
perkembangan anak dan
pengambilan keputusan,
pengakuan, atau ketetapan
tentang kondisi (kemampuan
anak).

1. Memberikan umpan balik dalam
proses dan hasil pembelajaran,
2. Memberikan bahan pertimbangan
untuk bimbingan dan penempatan
anak,
3. Memberikan informasi tentang
perkembangan dan hasil belajar anak,
4. Memberikan bahan masukan proses
pendidikan anak selanjutnya.



Seluruh aspek perkembangan
anak, yaitu nilai-nilai agama
dan moral, motorik, kognitif,
bahasa, dan sosial emosional,
seni/estetika.
Penilaian di PAUD dilakukan melalui
sebuah proses penilaian dengan
berbagai teknik penilaian yang
sesuai dengan prinsip-prinsip
penilaian pembelajaran anak usia
dini (asesmen perkembangan) dan
dilanjutkan dengan pengelolaan
hasil penilaian serta tindak lanjut
dari hasil penilaian tersebut.
Prinsip-Prinsip
Evaluasi Pembelajaran
Sistematis: Teratur dan terprogram, sesuai
dengan rencana, kebutuhan, dan
karakteristik instrumen yang digunakan.
Menyeluruh: Mencakup semua aspek
perkembangan anak yang meliputi nilai-nilai
agama dan moral, motorik, kognitif, bahasa,
serta sosial emosional.
Berkesinambungan: Terencana, bertahap
dan terus-menerus untuk memperoleh
gambaran tentang pertumbuhan dan
perkembangan anak.
Objektif: Sesuai dengan kondisi anak yang
sebenarnya dan semata-mata untuk
kepentingan pertumbuhan dan
perkembangan anak.

Edukatif: Mendidik, memotivasi,
mengembangkan dan membina anak agar
tumbuh dan berkembang secara optimal

Bermakna: Mempunyai arti dan
bermanfaat bagi peserta didik, orang tua,
guru dan pihak lain yang relevan.
Model-Model
Evaluasi Pembelajaran
Teknik-Teknik Penilaian
1. Observasi: Pengamatan yang dilakukan secara
langsung dan alamiah untuk mendapatkan data
dan informasi tentang perkembangan anak.
2. Catatan Anekdot: Catatan tentang fisik, sosial
emosi, kognitif, dan perilaku anak yang terjadi
secara khusus atau insidental/tiba-tiba.
3. Percakapan: Kegiatan untuk mendapatkan
informasi terkait pengetahuan atau penalaran
anak mengenai suatu hal.
4. Penugasan: Memberikan tugas kepada anak
dalam waktu tertentu untuk mengerjakan
sesuatu, baik secara perorangan maupun
kelompok.

5. Unjuk Kerja (Performance): Meminta anak
untuk melakukan sesuatu perbuatan yang
dapat diamati, misalnya praktek menyanyi,
olah raga, menari, dan bentuk praktik lainnya.
6. Hasil Karya: Hasil kerja anak setelah
melakukan suatu kegiatan dapat berupa
pekerjaan tangan atau karya seni.
7. Portofolio: Kumpulan atau rekam jejak
berbagai hasil kegiatan anak dan atau catatan-
catatan guru tentang berbagai aspek
perkembangan anak dalam kurun waktu
tertentu.
8. Instrumen Standar dan Mandiri:
Mengembangkan perangkat evaluasi standar
atau asesmen sendiri, sesuai dengan
kebutuhan.
Pelaksanaan Evaluasi
Pembelajaran
+ Proses Penilaian
+ Pengelolaan Hasil Penilaian
+ Pelaporan Hasil Penelitian
+ Tindak lanjut Hasil Penilaian


Cakupan Proses Penilaian :
Seluruh tingkat pencapaian perkembangan
Kesehatan, pengasuhan dan pendidikan
Prosedur Proses Penilaian :
Berkala, intensif, bermakna, menyeluruh dan
berkelanjutan
Dilakukan saat anak beraktivitas sepanjang hari
Mengkaji ulang catatan perkembangan dan
informasi lain
Komunikasi dengan orangtua
Sistematis, terpercaya dan konsisten
Seluruh aspek perkembangan anak
Mengutamakan proses
Pembelajaran melalui bermain dengan benda
konkret

Proses Penilaian

Menyusun RKH (Rencana Kegiatan Harian)
Menentukan jenis dan teknik/alat penilaian yang
akan digunakan,
Menyiapkan format penilaian sesuai jenis
penilaian yang telah dipilih,
Melakukan pengamatan dan penilaian selama
dan setelah kegiatan berlangsung,
Segera mendokumentasikan (mencatat dan
merekam) dalam format yang telah disiapkan
sebelumnya,
Merangkum hasil penilaian setiap satu minggu
sekali,
Merekap hasil penilaian setiap satu bulan sekali,
hal ini dilakukan untuk mempermudah guru
dalam menyusun dan membuat laporan akhir
semester tentang kemajuan anak didik.

Cara penilaian :
Penggunaan Simbol :
, -/O, O
, ,
*, **, ***
BB (Belum Berkembang),
BDB (Berkembang Dengan Bantuan),
BSH (Berkembang Sesuai Harapan),
BSB (Berkembang Sangat Baik),
K (Konsisten)

Rekap penilaian mingguan
Rekap penilaian bulanan
Pengelolaan Hasil Penelitian
- bahasa yang komunikatif, mudah dipahami dan istilah-
istilah yang mudah dimengerti
- menitikberatkan pada hasil/kemajuan yang telah dicapai
anak
- memberikan perhatian pada pengembangan dan
pembelajaran anak
- berkaitan erat dengan (DAP /Developmental
Appropriate Practice) dan tugas perkembangan yang
sesuai pada rentang usia tertentu
- berisi informasi tingkat pencapaian perkembangan
anak dalam kaitannya dengan indikator perkembangan
sesuai rentang usia tertentu
- menyatakan tingkat kemampuan yang telah dicapai
secara jelas; dan
- memuat hasil penilaian/asesmen perkembangan yang
sahih dan ajeg (konsisten).

Prinsip Pelaporan Hasil
Penilaian
Pelaporan Hasil Penilaian
Bentuk Pelaporan: Deskripsi singkat masing-
masing aspek perkembangan (1) nilai-nilai
agama dan moral, (2) Motorik, (3) Kognitif, (4)
Bahasa, (5) Sosial-Emosional, (6) Seni/Estetika.
Pola Penulisan Laporan: Uraian secara umum,
uraian secara khusus (BSB, BSH, BM, MB).
Teknik Melaporkan Hasil Penilaian: Dilaporkan
oleh Kepala/Guru TK secara lisan dan tertulis.
Etika Melaporkan Hasil Penilaian kepada
Orang Tua Peserta Didik: Ramah, terbuka,
membesarkan hati, dan profesional.

Peningkatan Pencapaian
Perkembangan Anak
Perbaikan Program dan Proses
Pembelajaran, Sarana dan
Prasarana serta aspek lainnya
Program Partisipasi Orangtua
(parenting program)
Rujukan Ahli
Layanan Anak Berkebutuhan
Khusus

Tindak Lanjut Hasil Penilaian