Anda di halaman 1dari 30

Asma Bronkial

Al Amin Pendamping dr. Hasrun

IDENTITAS

Nama RM Usia Alamat Agama Pekerjaan Pendidikan Status Masuk RSCM

: : : : : : :

An. MF : 039408 9 tahun Ulo-ulo Islam : Siswa Belum Menikah Minggu, 29 Agustus 2012 pukul 08.00

ANAMNESIS

Keluhan utama Pasien MRS dengan keluhan sesak napas. Sesak disertai dengan suara napas tambahan mengi, batuk (+) Riwayat Asma (+)

PEMERIKSAAN FISIK
Kesadaran compos mentis, BB 22 kg Primary survey A : tidak patent, sesak B : Spontan, frekuensi nafas 36x/menit, reguler. C : Akral hangat, CRT < 2, tekanan darah 100/70 mmHg, frekuensi nadi 92x/menit, suhu afebris D : GCS 15, E4M6V5

Secondary survey Kepala&wajah : deformitas (-). Mata : tidak ada kelainan Leher : pembesaran KGB (-) THT : sekret (+) Dada : simetris dalam diam dan pergerakan Jantung : BJ I & II normal, murmur (-), gallop (-) Paru : vesikuler, ronki -/-, wheezing +/+ Abdomen : datar, lemas, NT (-), tdk teraba massa, BU (+) normal, H/L ttb Ekstremitas : tidak ada kelainan

DIAGNOSIS KERJA
Asma Bronkial

TATALAKSANA

Nebulizer Combivent O2 3-4 ltr IVFD RL 16 tpm Inj. Dexametason 1/2amp/8 jam/ IV Salbutamol 3x2 mg

PEMBAHASAN UMUM

DEFINISI ASMA
Asma bronkial proses inflamasi kronik di saluran napas. Mengakibatkan hipersespons thd berbagai macam rangsangan. Episode berulang sesak napas, mengi dan batuk . Obstruksi saluran napas menyeluruh. Reversibel secara spontan dengan atau tanpa pengobatan

Gambar 1

Pathological occurrence:
Contraction of airway smooth muscle Mucosal thickening due to inflammation Increased permeability of mucosa epithelium Thick mucous plugs

1. Etiologi Ekstrinsik - Atopi - Non Atopi Intrinsik - Infeksi sal napas - Fisis - Obat2an - Latihan - Kimia - Psikogen

GEJALA KLINIS
SESAK NAPAS MENGI, AURA ASMATIKUS BATUK-BATUK, DAHAK KENTAL DADA TERASA TERCEKIK OTOT NAPAS BANTU MENONJOL PEM.FISIS: WHEEZING DIFUS NADI MENINGKAT, PULSUS PARADOKSUS

PEMERIKSAAN PENUNJANG
DARAH: EOS, IgE MENINGKAT DAHAK : KRISTAL CHARCOT LEYDEN, SPIRAL CURSCHMAN FOTO TORAKS PA TEST KULIT,TEST PROVOKASI BRONKUS PEM.SPIROMETRI, ANALISA GAS DARAH

KLASIFIKASI ASMA
Ditentukan oleh Frekuensi serangan Serangan asma malam Gangguan aktiviti

Nilai faal paru (VEP1 atau APE)


Variabiliti harian

ASMA INTERMITEN
Gejala < 1 kali seminggu
Gejala asma malam < 2 kali sebulan

Serangan singkat tidak mengganggu


aktiviti Nilai VEP1 atau APE > 80% nilai prediksi Variabiliti < 20%

ASMA PERSISTEN RINGAN


Gejala > 1 kali serangan tapi < 1 kali sehari Eksaserbasi dapat mengganggu aktiviti dan tidur Gejala asma malam > 2 kali sebulan Nilai APE / VEP1 > 80% nilai prediksi Variabiliti 20 30%

ASMA PERSISTEN SEDANG


Gejala tiap hari Gejala asma malam > 1 kali seminggu Eksaserbasi mengganggu aktiviti dan tidur Nilai VEP1 atau APE > 60% tetapi < 80% nilai prediksi Variabiliti > 30%

ASMA PERSISTEN BERAT


Gejala berkepanjangan Eksaserbasi sering

Gejala asma malam sering


Aktiviti fisik terbatas

Nilai APE / VEP1 < 60% nilai prediksi


Variabiliti > 30%

PENGOBATAN ASMA

PENGOBATAN ASMA INTERMITEN


OBAT PENGONTROL Tidak perlu OBAT PELEGA Bronkodilator aksi kerja cepat Inhalasi agonis beta-2 bila perlu OBAT ALTERNATIF Kombinasi teofilin dan agonis beta-2 kerja cepat dosis rendah oral

Th asma persisten ringan


Pengontrol harian
BPD 500 mikro

Pilihan lain
Teofilin lepas lambat

Th/ ASMA PERSISTEN SEDANG


OBAT PENGONTROL Inhalasi kortikosteroid 500 1000 g + (beclomethasone diproprionate/BPD) inhalasi agonis beta-2 kerja lama OBAT PENGONTROL LAIN Teofilin lepas lambat atau agonis beta-2 kerja lama oral atau antileukotrien OBAT PELEGA Bronkodilator aksi kerja cepat Inhalasi agonis beta-2 bila perlu
OBAT ALTERNATIF Kombinasi teofilin dan agonis beta-2 kerja cepat dosis rendah oral

Th/ ASMA PERSISTEN BERAT


OBAT PENGONTROL Inhalasi kortikosteroid > 1000 g + inhalasi agonis beta-2 kerja lama + satu atau lebih obat berikut bila perlu : *Teofilin lepas lambat *Antileukotrien *Agonis beta-2 kerja lama oral *Kortikosteroid oral OBAT PELEGA Bronkodilator aksi kerja cepat Inhalasi agonis beta-2 bila perlu OBAT ALTERNATIF Kombinasi teofilin dan agonis beta-2 kerja cepat dosis rendah oral

PENGOBATAN ST. ASMATIKUS


1. Posisi setengah duduk 2. O2 : 3 - 4 L/menit dg kanula hidung 3. Cairan : 2 - 4 L / hari 4. Nebulaiser

5. Kortikosteroid : metilprednisolon 30-60mgIV tiap 6 jam dpt dipertahankan 5-10 hari bila gejala sudah teratasi, dpt diberi metilprednisolon oral dosis 3 X 4 mg tapering Off . 6. Aminofilin infus : 5-6 mg/kg BB bolus perlahan IV dilanjutkan dg dosis pemeliharaan = 0,2 - 0,8 mg/BB/jam

Obat lain : Antikolinergik

Not recomended: Sedatif

Mucolitik
Hidrasi berlebihan

Antibiotik tanpa indikasi


Epinefrin/adrenalin

Komplikasi 1. Bronkhitis 2. Pneumoni 3. Emfisema 4. Kor Pulmonal Berat dapat berupa : - Pnemotoraks Spon - Respiratory Acidosis