Anda di halaman 1dari 10

PEMBAHASAN PEMIKIRAN EKONOMI

Pengakuan terhadap ilmu ekonomi sebagai cabang ilmu sendiri baru diberikan pada abad ke 18. Filsafat kaum klasik mengenai masyarakat, prinsipil tidak berbeda dengan filsafat mazhab pisiokrat, kaum klasik mendasarkan diri pada tindakan-tindakan rasional, dan bertolak dari suatu metode alamiah. Kaum klasik juga memandang ilmu ekonomi dalam arti luas, dengan perkataan lain secara normatif. Politik ini menunjukkan diri dalam tindakan-tindakan yang dilakukan oleh mazhab klasik, dan dengan keseimbangan yang bersifat otomatis, di mana masyarakat senantiasa secara otomatis akan mencapai keseimbangan pada tingkat full employment. Asas pengaturan kehidupam perekonomian didasarkan pada mekanisme pasar. Teori harga merupakan bagian sentral dari mazhab klasik, dan mengajarkan bahwa proses produksi dan pembagian pendapatan ditentukan oleh mekanisme pasar. Dan dengan melalui mekanisme permintaan dan penawaran itu akan menuju kepada suatu keseimbangan (equilibrium). Jadi dalam susunan kehidupan ekonomi yang didasarkan atas milik perseorangan, inisiatif dan perusahaan orang-perorangan. Ruang lingkup pemikiran ekonomi klasik meliputi kemerdekaan alamiah, pemikiran pesimistik dan individu serta negara. Landasan kepentingan pribadi dan kemerdekaan alamiah, mengritik pemikiran ekonomi sebelumnya, dan kebebasan individulah yang menjadi inti pengembangan kekayaan bangsa.

I.

Pemikiran Ekonomi Klasik Adam Smith (1723-1790)

Adam Smith adalah seorang pemikir besar dan ilmuwan kelahiran Kirkaldy Skotlandia tahun 1723, guru besar dalam ilmu falsafah di Universitas Edinburgh, perhatiannya bidang logika dan etika, yang kemudian semakin diarahkan kepada masalah-masalah ekonomi. Ia sering bertukar pikiran dengan Quesnay dan Turgot dan Voltaire. pemikiran smith banyak kesamaan dengan kaum fisiokrat, yang mengangap bahwa produksi barang-barang dan jasa sebagai sumber utama kemakmuran suatu Negara, bukan melalui perdagangan luar negeri sebagaimana yang dipercayai kaum merkantilisme. perbedaan pandangan smith dengan kaum fisiokrat adalah penekanan factor mana yang paling berpengaruh dalam menentukan kemakmuran Negara. kaum fisiokrat mnagangap alam adalah factor produksi yang utama sedangkan adam smith mengangap manusia merupakan factor produksi yang utama. alasanya alam (tanah) tidak ada artinya kalau tidak ada sumber daya manusia yang pandai mengolahnya sehingga bermanfaat bagi kehidupan secara fundamental, hasil kerja smith tidak banyak berbeda dengan karya-karya pendiri ekonomi politik diperancis pada massa

fisiokrat. setidak-tidaknya karya-karya Quesnay dan mercier de la Rivere menjadi acuan penting bagi pemikiran ekonomi yang dikembangkan smith. Kritik smith terhadap kebijaksanaan merkantilis adalah mengenai pengenaan tariff yang tinggi untuk melindungi industry dalam negeri.

Dasar pemikiran, smith percaya bahwa pada dasarnya manusia bersifat serakah, egois dan selalu memntingkan diri sendiri. smith menganggap sifat ini akan memacu pertumbuhan ekonomi dan pembangunan secara keselurhan. sifat egois manusia ini tidak akan mendatangkan kerugian dan merusak masyarakat sepanjang ada persaingan bebas. lebih lanjut smith berpendapat bahwa kepentingan pribadi saaling berkait dengan kepentingan masyarakat. karena seorang individu adalah masyarakat. yang juga senatiasa menolong orang lain. smith menganjurkan bahwa campur tangan pemerintah seminimal mungkin dalam perekonomian. biarkanlah perekonomian berjalan dengan wajar. tanpa campur tangan pemerintah nanti aka nada suatu tangan tak kentara ( invisible hand) yang akan membawa perekonomian tersebut kearah keseimbangan. jika banyak

campur tangan pemerintah justru pasar akan mengalami distorsi yang akan membawa perekonomian pada ketidak efisienan.

a.

Teori nilai

Menurut smith barang mempunyai dua nilai :

1. 2.

Nilai guna Nilai Tukar

Nilai tukar atau harga dari suatu barang ditentukan oleh jumlah tenaga yang diperlukan untuk menghasilkan barang tersebut. untuk mengukur tenaga yang menghasilkan barang tidak dapat diukur dengan tenaga kerja saja sebab skill tiap orang berbeda. untuk itu digunakan harga sebagai alat ukur yaitu upah

perbedaan tenaga kerja dalam menghasilkan barang digunakan untuk menentukan harga. harga seperti ini disebut sebagai harga alami, yang pada zaman sekarang disebut harga keseimbangan jangka panjang. hubungan antara nilai tukar dengan nilai guna menurut smith suatu barang yang mempunyai nilai guna yang tinggi kadang-kadang tidak memiliki nilai tukar sebaliknya ada pula barang yang mempunyai nilai tukar tinggi tetapi memiliki nilai guna kecil.

b.

Teori Pembagian Kerja

Menurut smith produktivitas tenaga kerja dapat ditingkatkan melalui pembagian kerja. pembagian kerja akan mendorong spesialisasi, dimana orang akan memilih mengadakan yang terbaik sesuai dengan bakat dan kemampuanya masing masing. pembagian kerja menyebabkan orang menjadi ahli dibidangnya dan dengan demikian produktivitasnya juga meningkat. sehinga produksi secara total juaga meningkat. teori pertumbuhan ekonomi klasik pertambahan penduduk berarti meningkatkan tenaga kerja dan hal ini akan meningkatkan permintaan dan perluasaan pasar dan mendorong pertumbuhan ekonomi. smith membedakan tenaga kerja atas tenaga kerja yang produktiv dan tenaga kerja yang tidak produktiv.

c.

Teori Akumulasi Kapital

Menurut smith cara terbaik untuk mendapatkan keuntungan sebesarbesarnya adalah dengan melakukan investasi yaitu membeli mesin-mesin. dengan menggunakan mesin-mesin cangih, produktivitas tenaga kerja akan semakin

meninggkat yang akhirnya akan meningkatkan produksi perusahaan. jika semua perusahaan melakukan hal yang sama maka output nasional yang berate kesejahteraan masyarakat akan meningkat. system ekonomi yang diabut sesuai dengan pemikiran smith disebut sebagai sitem liberal (karena memberikan keluasan yang besar bagi tiap individu untuk bertindak dalam perekonomian) dan sering juga disebut ekonomi kapitalis (karena sangat menekankan arti akumulasi capital dalam pembangunan ekonomi).

II.

Thomas Robert Malthus (1766-1834)

Ia merupakan seorang ahli ilmu ekonomi politik yang berasal dari inggris. Malthus merupakan seorang pengikut adam smith yang memiliki sikap pesimistis terhadap massa depan manusia. menurutnya bahwa tanah sbagai salah satu sumber produksi utama tetap jumlahnya, terutama untuk pertanian karena semakin banyak yang digunakaan oleh pabrik-pabrik, jalan, atau perumahaan. menurut pengamatanya manusia berkembang jauh lebih cepat dibandingkan produksi hasil pertanian untuk memenuhi. dapat dilihaat saat ini pemikiran Malthus yang relevan bukan didiunia barat melainkan di asia, afrika, amerika latin. masalah kependudukan telah dikaitkan dengan masalah lingkungan. dengan demikian ahli ekonomi kembali mengkaji pemikiran Malthus dan mencoba untuk melakukan revisi. Di Negara-negara maju memang buakan masalah pertumbuhan penduduk yang utama, tetapi kepadatan penduduk dan industrialisasi telah memperburuk lingkungan kehidupan manusia.

III.

David Ricardo (1772-1823)

Ricardo adalah seorang yang berlatar belakang pengusaha, Ricardo sependapat dengan smith bahwa labor memegang peranan penting dalam peerekonomian. ide ini dikembangkan oleh Ricardo menjadi teori harga relative, berdasarkan harga produksi dimana biaya labor menjadi unsusr disamping biayabiaya capital. menurut Ricardo biaya capital tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas. tetapi juga berperan dalam meningkatkan produksi sehingga [roduksi lebih cepat dinikmati konsumen. perbedaan dengan smith adalah bahwa smith lebih menekankan masalah kemakmuran bangsa dan pertumbuhan. sedangkan Ricardo lebih memperhatikan masalah pemerataan pendapatan diantara berbagai golongan dalam masyarakat.

Dalam bukunya The Principles of Political Economy and Taxation Ricardo mengemukakan beberapa teori antara lain :

a.

Teori Sewa Tanah

ia menyatakan bahwa produktivitas tanah yang lebih subur akan tinggi daripada yang tidak subur. karena memerlukan biaya produksi sehingga akan mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi. oleh karena itu sewa tanah yang lebih subur akan

lebih mahal dari pada sewa tanah yang tidak subur. harga pangan tinggi karena harga sewa tanah yang tinggi.

b.

Teori Nilai tenaga kerja

Nilai tukar suatu barang ditentukan oleh biaya yang dikeluarakan untuk menghasilkan barang tersebut, yaitu biaya untuk bahan mentah dan upah buruh yang besarnya hanya cukup untuk bertahan hidup(subsisten). upah subsisten ini disebut upah alami jika harga yang ditetapkan melebihi biaya maka akan mendapatkan laba. laba ini akan menarik perusahaan lain masuk pasar, sehingga produksi menjadi berlebih, yang kemudian akan menurunkan harga ketingkat keseimbangan semula.

c.

Teori Keunggulan Komparatif

Semua barang tidak harus diproduksi dalam negeri masing-masing, meskipun ongkos prodksi adalah yang terendah bila dibandingkan dengan Negara-negara lain. menurutnya perdagangan antar Negara terjadi spesialisasi dalam membuat barang-barang, sehingga suatu Negara lebih efisien dalam memproduksi suatu barang. harus ada perangsang untuk terjadinya perdagangan, yaitu keuntungan dalam perbandingan biaya secara absolute.

IV.

Jean Baptiste Say (1767-1832)

Ekonom yang berasal dari perancis dan berlatarbelakang pengusaha. say agak memperluas teori smith dengan mengatakan bahwa semua yang menghasilkan guna/faedah yaitu suatu yang dibutuhkan orang dan untuk mendapatkanya orang rela membayar dengan uang tidak peduli apa yang mereka hasilkan barang atau jasa. Kontribusi say paling besar adalah pemikiranya yang dikenal SAYS LAW yang menyatakan bahwa setiap penawaran akan menciptakan permintaanya sendiri. asumsinya adalah nilai produksi selalu sama dengan pendapatan. setiap ada produksi akan ada pendapatan yang besarnya persis sama dengan nilai produksi tadi. gagasan say tidak diterima begitu saja oleh semua pemikir yang tergolong mazhab klasik, Thomas Malthus termasuk diantara ekonom yang menolak kebenaran hokum say. gagsan say dijadikan titik tolak bagi Keynes untuk melancarkan suatu revolusi dalam pemikiran ekonomi dangan menyusun suatu kerangka analisi teori yang baru dan pola pendekatan yang berlainan terhadap masalah masalah ekonomi masyarakat. melalui pengkajian yang mendalam, Keynes berkesimpulan bahwa teori say tidak dapat dibenarkan sebagai dasar teori maupun berdasarkan pengalaman empiris ekonomi masyarakat.

V.

John Stuart Mill ( 1806-1873)

Mill adalah seorang ekonom yang sejak kecil telah di didikdengan keras oleh ayahnya yang juga seorang ekonom, yaitu lames mill. Dalam bukunya
8

Principles of Political Economy, merupakan pensairan teori-teori ekonomi pada massanya. dalam buku ini mill mengatakan bahwa tidak ada teori yang orisinil dari pemikiranya sendiri. namun konsep return to scale dan ide konsep elastisitas permintaan yang kemudian dikembangkan oleh mashall, orisinil dari mill. dalam bukunya ini paham klasik disempurnkan dan diberi sentuhan manusiawi. ia juga tidak terlalu kauk dengan campur tangan pemerintah. mill berusaha

menyelamatkan ajaran ajaran klasik dan mempelajari kritik yang diajukan terhadap berbagai pemikiran ricardo. Kritik itu menyangkut : a. pemikiran ricardo yang tidak sesuai dengan bukti empiris di inggris tentang teori kependudukan malthus. b. disiplin ekonomi telah semakin profesional dan dunia kritik semakin tajam. c. ahli-ahli humanis dan sosial maengabaikan aspek-aspek teknis pemikiran ekonomi dan melancarkan serangan terhadap dasar dasar ekonomi kapitalis.

Mill

menaruh

perhatianya

terhadap

nasib

pekerja

anak-anak,

dan

merekomendasikan legislasi untuk melindungi buruh anak-anak dan memperbaiki kondisi hidup para buruh. ia menyebut dirinya seorang sosialis , meskipun pemikiranya sering diklompokan kedalam pemikiran klasik.

DAFTAR PUSTAKA

Deliarnov .Perkembangan Pemikiran Ekonomi. Edisi Revisi. Rajawali Pers. Jakarta 1995 George soule. Pemikiran Para Pakar Ekonomi Terkemuka. Yogyakarta, 1994
http://yohanli.wordpress.com/2007/11/02/sejarah-teori-ekonomi-klasik/

10