P. 1
Definisi Dan Jenis

Definisi Dan Jenis

|Views: 21|Likes:
Dipublikasikan oleh Rizka Izdihar

More info:

Published by: Rizka Izdihar on Sep 25, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/12/2013

pdf

text

original

[TUGAS 1 MANAGEMENT RESIKO] Universitas Indonesia

DEFINISI DAN JENIS-JENIS RESIKO
OLEH, RIZKA IZDIHAR (100673173)
Ada berbagai macam definisi dari resiko menurut pendapat ahli, diantaranya adalah Arthur Williams dan Richard, M.H. mereka mendefinisikan resiko sebagai “suatu variasi dari hasil-hasil yang dapat terjadi selama periode tertentu”. Sedangkan menurut Abas Salim, “Resiko adalah ketidaktentuan (uncertainty) yang mungkin melahirkan peristiwa kerugian (loss). Selanjutnya adalah pendapat Sri Redjeki Hartono yang menyatakan bahwa “resiko adalah suatu ketidakpastian di masa yang akan dating tentang kerugian”. Definisi resiko yang terakhir berasal dari Vaughan dimana ia mengatakan “Risk is the chance of loss” (Resiko adalah kans kerugian). Chance of loss berhubungan dengan suatu exposure (keterbukaan) terhadap kemungkinan kerugian. Dalam ilmu statistik, chance dipergunakan untuk menunjukkan tingkat probabilitas akan munculnya situasi tertentu. Sebagian penulis menolak definisi ini karena terdapat perbedaan antara tingkat risiko dengan tingkat kerugian. Dalam hal chance of lost 100%, berarti kerugian adalah pasti sehingga risiko tidak ada. Risk is the possibility of loss (Risiko adalah kemungkinan kerugian). Istilah possibility berarti bahwa probabilitas sesuatu peristiwa berada diantara nol dan satu. Namun, definisi ini kurang cocok dipakai dalam analisis seacara kuantitatif. Risk is uncertainty (Resiko adalah ketidakpastian). Berikut adalah jenis-jenis resiko dalam bidang bisnis, resiko-resiko tersebut dapat diterapkan pada kegiatan proyek konstruksi. Secara garis besar berdasarkan sifatnya resiko dapat dikelompokkan menjadi resiko usaha atau yang disebut juga sebagai resiko spekulatif, dan resiko murni. Resiko spekulatif adalah resiko yang jika diambil dapat memberikan dua kemungkinan hasil, yaitu kerugian atau keuntungan. Dalam konteks aktivitas proyek, resiko yang dimaksud adalah resiko murni, yaitu resiko yang secara potensial dapat mendatangkan kerugian dalam upaya mencapai sasarann kegiatan. Resiko-resiko dalam konteks proyek menurut Kerzner adalah: 1. Resiko yang dapat diasuransikan (Insurable) a) Kerusakan langsung pada peralatan dan perlengkapan  
1

Kebakaran Kecelakaan

Departemen Teknik Kimia Universitas Indonesia|

dan perlengkapan proyek b) Kerugian tidak langsung (menyangkut aktivitas pihak ketiga) Penggantian peralatan Pembuangan reruntuhan c) Tanggung jawab hukum Desain produk yang buruk Kesalahan desain Tanggung jawab terhadap produk proyek Kegagalan performance proyek d) Sumber daya Manusia Cedera badan pada tenaga kerja Tidak berfungsinya tenaga kerja inti Biaya penggantian tenaga kerja inti 2. Resiko-resiko pada tahap konstruksi Tenaga kerja yang tidak terampil Pemogokan Cuaca Perubahan lingkup pekerjaan Perubahan jadwal pelaksaan proyek Persyaratan peraturan perundangan Kualitas pekerjaan yang buruk Tidak diterimanya pekerjaan oleh pemberi kerja Perubahan konstruksi yang telah jadi Masalah keuangan Keterlambatan pengiriman material 2 Departemen Teknik Kimia Universitas Indonesia| .[TUGAS 1 MANAGEMENT RESIKO] Universitas Indonesia                      Kerusakan/kehilangan material. peralatan.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->