Anda di halaman 1dari 4

Al-Kahfi di Jum'at pagi

Karena follow twitter ibu Irna La Perle dan beliau sering mengingatkan untuk membaca surat Al-Kahfi di hari Jum'at, Alhamdulillah jadi ikut"an. Karena penasaran, googling juga mengapa begitu istimewanya membaca Surat ke-18 dalam Al-Quran tsb. Berikut copasannya dari blog tetangga :) Pada kesempatan ini saya akan mengingatkan kembali pada saudaraku sesama muslim tentang keutamaan membaca Surah Al Kahfi di hari Jumat. Baik itu pada malam jumat maupun hari Jumat. Membaca surat Al Kahfi adalah suatu hal yang sangat dianjurkan (mustahab) di hari Jumat karena kandungan pahala yang sangat besar sebagaimana Hadist Rasulullah SAW Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada malam Jumat, dia akan disinari cahaya antara dia dan Kabah. (HR. Ad Darimi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami no. 6471) Selanjutnya disebutkan pula dalam hadist yang lain : Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat, dia akan disinari cahaya di antara dua Jumat. (HR. An Nasai dan Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami no. 6470) Berdasarkan kedua hadist diatas maka dapat dilihat dengan jelas keutamaan membaca surah Al Kahfi baik pada malam jumat maupun pada hari Jumat. Dan keistimewaan hari Jum'at dapat dilengkapi dengan amalan-amalan yang disyari'atkan pada hari Jum'at. Infonya saya copas lagi dari website www.muslimah.or.id sbb: 1. 2. 3. 4. Memperbanyak shalawat Membaca surat Al Kahfi Memperbanyak doa (HR Abu Daud) Amalan-amalan shalat jumat (wajib bagi laki-laki)

Terdapat beberapa hadits shahih yang menerangkan keutamaan membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat dan malamnya. Di antaranya: Dari Abu Said al-Khudri Radhiyallahu Anhu, dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda: Siapa membaca surat al-Kahfi pada malam Jumat, maka dipancarkan cahaya untuknya sejauh antara dirinya dia dan Baitul Atiq. (HR. Al-Darimi, no. 3273. Juga diriwayatkan al-Nasai dan Al-Hakim serta dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih al-Targhib wa al-Tarhib, no. 736 dan Shahih al-Jami, no. 6471) Masih dari Abu Said al-Khudri Radhiyallahu Anhu, Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi di hari Jumat, maka akan dipancarkan cahaya untuknya di antara dua Jumat. (HR. Al-Hakim: 2/368 dan Al-Baihaqi: 3/249. Ibnul Hajar mengomentari hadits ini dalam Takhrij al-Adzkar, Hadits hasan. Beliau menyatakan bahwa hadits ini adalah hadits paling kuat tentang anjuran membaca surat Al-Kahfi. Syaikh Al-Albani menshahihkannya dalam Shahih al-Jami, no. 6470)

Dari Ibnu Umar Radhiyallahu Anhuma, berkata: Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,

Siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, maka akan memancar cahaya dari bawah kakinya sampai ke langit, akan meneranginya kelak pada hari kiamat, dan diampuni dosanya antara dua Jumat. Al-Mundziri berkata: Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Bakr bin Mardawaih dalam tafsirnya dengan isnad yang tidak apa-apa. (Dari kitab at-Targhib wa al- Tarhib: 1/298) Kapan Dibacanya? Disyariatkan membaca surat Al-Kahfi pada malam Jumat atau pada siang harinya. Dan malam Jumat diawali sejak terbenamnya matahari pada hari Kamis. Kesempatan ini berakhir sampai terbenamnya matahari pada hari Jumatnya. Dari sini dapat disimpulkan bahwa kesempatan membaca surat Al-Kahfi adalah sejak terbenamnya matahari pada hari Kamis sore sampai terbenamnya matahari pada hari Jumat. Imam al-Munawi berkata: Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam Amali-nya berkata: Demikian riwayat-riwayat yang ada menggunakan kata Yaum al-Jumah dan dalam beberapa riwayat lain lailah al-JumahJumat. Lalu dikompromikan bahwa maksud hari di sini adalah dengan malamnya dan Maksud malam di sini adalah dengan siang harinya. (Faidhul Qadir: 6/199) Al-Munawi berkata lagi, Maka disunnahkan membacanya (surat al-Kahfi) pada hari Jumat dan begitu juga pada malamnya sebagaimana yang dinashkan oleh al-Syafii Radhiyallahu Anhu. (Faidhul Qadir: 6/198) Imam Al-Syafii rahimahullah dalam Al-Umm menyatakan bahwa membaca surat al-Kahfi bisa dilakukan pada malam Jumat dan siangnya berdasarkan riwayat tentangnya. (Al-Umm, Imam al-Syafii: 1/237). DR Muhammad Bakar Ismail dalam Al-Fiqh al Wadhih min al Kitab wa al Sunnah menyebutkan bahwa di antara amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan pada malam dan hari Jumat adalah membaca surat alKahfi berdasarkan hadits di atas. (Al-Fiqhul Wadhih minal Kitab was Sunnah, hal 241). Keutamaan Membaca Surat Al-Kahfi di Hari Jumat Dari beberapa riwayat di atas, bahwa ganjaran yang disiapkan bagi orang yang membaca surat Al-Kahfi pada malam Jumat atau pada siang harinya akan diberikan cahaya (disinari). Dan cahaya ini diberikan pada hari kiamat, yang memanjang dari bawah kedua telapak kakinya sampai ke langit. Dan hal ini menunjukkan panjangnya jarak cahaya yang diberikan kepadanya, sebagaimana firman Allah Taala: Pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka. (QS. Al-Hadid: 12)

Balasan kedua bagi orang yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat berupa ampunan dosa antara dua Jumat. Dan boleh jadi inilah maksud dari disinari di antara dua Jumat. Karena nurr (cahaya) ketaatan akan menghapuskan kegelapan maksiat, seperti firman Allah Taala: Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. (QS. Huud: 114) Penutup