Anda di halaman 1dari 101

LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN

Peranan Biro Komunikasi Pemasaran dalam Aktivitas Pemasaran di Semen Gresik

Diajukan oleh: Fajar Nugroho Oky Laveta Jaya 0942620001 0942620043

PROGRAM STUDI MANAJEMEN PEMASARAN JURUSAN ADMINISTRASI NIAGA POLITEKNIK NEGERI MALANG 2012
1

Lembar Pengesahan Proposal Praktek Kerja Lapangan

Peranan Biro Komunikasi Pemasaran dalam Aktivitas Pemasaran di Semen Gresik

Diajukan oleh: Fajar Nugroho Oky Laveta Jaya 0942620001 0942620043

Menyetujui Pembimbing Lapangan

Menyetujui Dosen Pembimbing

Hendrawan Teguh, ST. Fiernaningsih, MAB. NIP. 1730 2001

Dra. Nilawati NIP. 19631217 198803

Mengetahui, Ketua Jurusan Administrasi Niaga Studi

Mengetahui Ketua Program

Heru Utomo, SE, MElecComm 2

Dra. Asih Widajati,

M.M. NIP. 19641208 199003 1003 198811 2011 NIP 19610907

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Alloh SWT, karena berkat rahmat dan hidayah-NYA, penulis dapat menyelesaikan Laporan Praktek Kerja Lapangan ini dengan judul PERANAN BIRO KOMUNIKASI PEMASARAN DALAM AKTIVITAS PEMASARAN SEMEN GRESIK. Penyusunan laporan Praktek Kerja Lapangan dilakukan untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam memperoleh gelar sarjana sains terapan di Program Study Diploma IV Manajemen Pemasaran Jurusan Administrasi NNiaga Politeknik Negeri Malang. Dalam kegiatan penyusunan laporan kerja praktek ini, penulis telah banyak mendapat bantuan berupa bimbingan, arahan dan saran dari berbagai pihak. Untuk itu maka dalam kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada : 1. 2. 3. 4. 5. Ibu Nilawati Fiernaningsih selaku dosen pembimbing praktek kerja lapangan. Ibu Asih Widjajati, selaku ketua program studi manajemen pemasaran Bapak Heru Utomo, selaku ketua jurusan administrasi niaga Bapak Gaguk Yudiarinto, selaku kepala biro komunikasi pemasaran Bapak Hendrawan Teguh, selaku pembimbing lapangan serta rekan-rekan kerja pegawai Semen Gresik lainnya. 6. 7. Kedua orang tua yang selalu memberikan dukungan motivasi dan doa Teman-teman kelas 4A-D4 program study manajemen pemasaran, jurusan administrasi niaga Politeknik Negeri Malang angkatan 2009 serta para pihak lainnya yang telah membantu terselenggaranya kegiatan praktek kerja lapangan ini sehingga penulis tidak dapat menyebutkan satu persatu.

Penulis menyadari bahwa laporan ini masih belum sempurna adanya, karena masih banyak kekurangan baik dari segi ilmu maupun susunan bahasanya. Oleh karena itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran demi menyempurnakan laporan ini. Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan bagi penulis sendiri tentunya.

Malang, 16 September 2012 Penulis

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Data Asosiasi Industri Semen Indonesia (ASI) menyebutkan penjualan semen di seluruh daerah di Indonesia menorehkan kenaikan, dengan lonjakan
4

tertinggi di Banten 25% yaitu dari 588 ribu ton menjadi 733 ribu ton, disusul Jawa Timur 22,5%, Jawa Tengah 20%, Yogyakarta 17,4%, Jawa Barat 13,9%, dan Jakarta 9,1%. Pasar semen nasional di kuartal I 2012 (Januari-Maret 2012) diperkirakan mencapai Rp 13,75 triliun. Penjualan semen di Indonesia pada kuartal I 2012 (Januari-Maret 2012) menembus 12,5 juta ton, naik 18,2% dibanding periode yang sama tahun lalu 10,5 juta ton. Penjualan semen di Pulau Jawa melonjak 17,2% di kuartal I 2011 dari periode yang sama tahun lalu, dari 5,7 juta ton menjadi 6,7 juta ton. Sementara penjualan di Pulau Sumatera naik 10%, Kalimantan meroket 35,3%, Sulawesi melonjak 31,4%, Nusa Tenggara naik 18,8% dan Maluku melambung 40,3%. Tingginya pertumbuhan penjualan semen di Indonesia memperlihatkan besarnya potensi pada sektor tersebut. Pasar semen di Indonesia pada 2011 ditaksir mencapai Rp 43 triliun. Angka itu meningkat 5,6% dibandingkan pasar semen Indonesia pada 2010 yang mencapai Rp 40,7 triliun. Nilai pasar semen di Indonesia dibuat berdasarkan perhitungan tim redaksi duniaindustri.com dengan

mempertimbangkan volume penjualan semen dikalikan harga rata-rata per sak semen yang berisi 50 kilogram. Satu ton semen setara dengan 20 sak berisi 50 kilogram semen. Dengan potensi pasar semen seperti demikian besarnya, bisnis semen di Indonesia semakin keras dari tahun ke tahun. Tidak heran, banyak investor yang berlomba-lomba ingin menanamkan modalnya untuk membangun industri semen di Indonesia.

Terdapat 2 kompetitor lama Semen Gresik yang perlu diwaspadai, yaitu Indocement Tunggal Prakarsa dan Holcim. Disamping pemain lama, pemain baru industri semen di Indonesia juga terus masuk. Yang terbaru adalah Siam Cement yang sudah mengakuisisi perusahaan di Indonesia. Belum lagi, jika Wilmar jadi masuk ke industri semen. Kemudian sejumlah investor asing seperti Lafarge SA, ABG Group, Anhui Conch Cement Company Ltd, juga berminat menggelontorkan miliaran dolar AS untuk menangkap kue pasar semen di Indonesia. Dalam persaingan sengit di era pasar global seperti demikian, dan seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi di Indonesia akhir-akhir ini sehingga pembangunan infrastruktur juga ikut meningkat, maka banyak industri semen berlomba-lomba meningkatkan penjualannya di Indonesia. PT. Semen Gresik (persero) Tbk. adalah industi yang bergerak di bidang pembuatan semen dan merupakan pemimpin pasar di Indonesia, harus bekerja lebih keras lagi dalam setiap kegiatan operasionalnya, terutama dalam meningkatkan produksinya di tengah pertumbuhan permintaan semen di Indonesia, agar tidak mengalami kelangkaan produk, yang pada akhirnya akan dimanfaatkan oleh kompetitor sehingga akan kehilangan pangsa pasar. Selain meningkatkan produksinya, tentunya pula meningkatkan tingkat penjualannya. Penjualan meningkat apabila diikuti dengan strategi pemasaran yang tepat. Dan untuk dapat mewujudkan strategi pemasaran yang tepat, perlu dibutuhkan suatu komunikasi dengan pelanggan, supaya apa yang dibutuhkan pelanggan dan apa yang dibutuhkan oleh Semen Gresik, dapat terealisasikan bersama. Oleh karena itu, diperlukan suatu biro yang khusus untuk menangani hal tersebut.

Biro komunikasi pemasaran Semen Gresik merupakan suatu biro yang berada di bawah naungan departemen pemasaran Semen Gresik. Tujuannya adalah mengkomunikasikan produk Semen Gresik kepada masyarakat luas agar dapat mempertahankan dan meningkatkan tingkat penjualan Semen Gresik, dan masyarakat luas pun, dapat menikmati produk semen untuk kualitas bangunan terbaik. Komunikasi merupakan salah satu kunci utama dalam dunia pemasaran produk. Segala macam produk dapat diterima pasar apabila kita

menginformasikannya dengan komunikasi yang baik dan menarik. Inilah yang membuat komunikasi pemasaran sangat dibutuhkan untuk menarik perhatian konsumen, meningkatkan minat dan meyakinkan konsumen agar segera mengambil keputusan dan mencari informasi lebih lanjut tentang produk yang ditawarkan Semen Gresik. Namun sayangnya sampai hari ini tidak semua pelaku bisnis dapat mengkomunikasikan produk mereka dengan baik dan menarik. Sehingga masih banyak pelaku badan usaha lainnya yang mengalami kesulitan bahkan mengalami kegagalan dalam memasarkan produk di suatu area pemasaran sesuai yang ditargetkan. Berbagai strategi digunakan para produsen semen untuk meningkatkan pemasaran produknya, dari mulai menciptakan produk yang dibutuhkan konsumen, memberikan harga yang sesuai dengan target pasar, memilih lokasi usaha yang strategis, serta melakukan kegiatan promosi yang mendukung peningkatan penjualan. Meskipun telah melakukan berbagai kegiatan pemasaran, namun masih

juga ada perusahaan yang tidak berhasil menjalankan pemasaran produknya. Sehingga strategi yang dipakai tidak mampu meningkatkan omset penjualan mereka. Hal ini mungkin saja terjadi, karena masih banyak perusahaan yang melakukan kesalahan dalam strategi bisnisnya. Bisa jadi kualitas produknya yang bermasalah, bisa juga terdapat kesalahan dalam strategi pemasarannya, atau bisa juga terjadinya tingkat permintaan semen yang sangat besar dan tidak diimbangi dengan ketersediaan produk yang cukup di pasaran lantaran keterbatasan produksi, sehingga konsumen yang tidak terlayani dengan produk tertentu, akan beralih ke produk pesaing. Dan inilah yang terjadi pada Semen Gresik. Pada tahun 2011, Semen Gresik kehilangan pangsa pasarnya di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jogjakarta. Hal itu disebabkan oleh ekspansi perusahaan-perusahaan semen swasta membuat perebutan pangsa pasar semen nasional makin sengit serta akibat pemeliharaan pada beberapa fasilitas produksi Semen Gresik, demikian kata Deputi Menteri BUMN Bidang Usaha Industri Strategis dan Manufaktur Irnanda Laksanawan. Dan untungnya, kini market share atau pangsa pasar Semen Gresik Group kembali merangkak naik. Irnanda mengakui, khusus untuk pasar Jawa hingga kini masih dikuasai Indocement dengan penguasaan pangsa 40,1 persen. Adapun Semen Gresik Group menempel ketat di posisi kedua dengan 38,2 persen dan disusul Holcim 19,3 persen. "Sebagai BUMN, kami harus menyebar produk semen ke seluruh wilayah Indonesia agar pembangunan di daerah bisa lancar," ucapnya. Kebanyakan perusahaan hanya fokus pada caranya saja, namun jarang

mengevaluasi strategi yang sudah digunakan. Sehingga mereka tidak mengetahui kesalahan strategi pemasaran yang diterapkannya. Seperti yang dikatakan oleh Peter Drucker, keberhasilan suatu bisnis ditentukan oleh pelanggannya bukan produsennya. (Suryana, 2001). Selanjutnya Kotler menyatakan bahwa pemasaran adalah proses sosial dan manajerial dimana individu dan kelompok mendapatkan kebutuhan dan keinginan mereka dengan menciptakan, menawarkan dan

menukarkan produk yang bernilai satu sama lain. Dalam proses pertukaran produk, diperlukan adanya pemikiran tentang sasaran dan cara mendapatkan tanggapan yang dikehendaki. Untuk itu diperlukan manajemen pemasaran yang lebih spesifik lagi disebut dengan komunikasi pemasaran. Dalam hal ini Kotler dalam bukunya Manejemen Pemasaran, Analisis, Perencanaan, Implementasi dan Pengendalian menyatakan bahwa manajemen pemasaran yakni proses perencanaan dan pelaksanaan dari perwujudan pemberian harga, promosi, dan distribusi dari barang-barang untuk menciptakan pertukaran dengan kelompok sasaran yang memenuhi tujuan pelanggan dan organisasi (Kotler, 1995). Pada saat yang sama, komunikasi lebih daripada sekedar alat-alat promosi pemasaran yang lebih spesifik. Desain produk, harganya, bentuk dan warna kemasannya, serta toko yang menjualnya menyampaikan sesuatu kepada pembeli. Jadi walaupun pengertian komunikasi pemasaran lebih merupakan aktifitas komunikasi utama perusahaan, bagian dari departemen pemasaran tersebut harus diatur sedemikian rupa agar menghasilkan dampak yang baik bagi perusahaan. Oleh karena itu praktek kerja lapangan ini bertujuan untuk mengetahui dan

merencanakan strategi maupun program promosi yang optimal untuk meningkatkan pasar sasaran serta mempertahankan pangsa pasar yang ada pada Semen Gresik ini. Dan keberhasilan pada biro ini ikut mempengaruhi pada pencapaian kinerja perusahaan dalam meraih keuntungan.

1.2 Tujuan & Manfaat 1. Tujuan :


a. Untuk mengetahui cara kerja, fungsi dan tanggung jawab Biro Komunikasi

Pemasaran di PT Semen Gresik (Persero) Tbk.


b. Untuk ikut serta berperan membantu menyelesaikan aktivitas yang ada pada

Biro Komunikasi Pemasaran di PT Semen Gresik (Persero) Tbk.


c. Untuk mencari tambahan ilmu dan pengalaman untuk dipraktekkan pada

Biro Komunikasi Pemasaran di PT Semen Gresik (Persero) Tbk. supaya menambah wawasan, kemampuan dan profesionalisme pada saat di dunia kerja sesungguhya.

1.3 Metodelogi Pengumpulan Data 1.3.1. Wawancara Wawancara adalah mendapatkan informasi dengan cara bertanya langsung kepada pihak-pihak yang berkepentingan. (Singarimbun dan Effendi, 1987: 192 ). 1.3.2. Observasi Metode pengumpulan data yang dilaksanakan dengan cara mengamati

10

langsung aktivitas di lapangan yang disertai pendataan.

1.4

Metodelogi Penyusunan Laporan Metodogi penyusunan laporan praktek kerja lapangan terdiri dari bagianbagian yang disusun sesuai dengan permintaan biro pendidikan dan pelatihan Semen Gresik, yaitu seperti dibawah ini : HALAMAN JUDUL HALAMAN PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Tujuan & Manfaat 1.3. Metodologi Pengumpulan Data 1.4. Metodologi Penyusunan Laporan 1.5. Waktu dan Pelaksanaan Kerja Praktek 1.6. Nama Unit Kerja Tempat Pelaksanaan Kerja Praktek

BAB II PROFIL PT SEMEN GRESIK (PERSERO), Tbk. 2.1 Sejarah 2.2 Visi dan Misi 2.3 Lokasi 2.4 Struktur Organisasi

11

2.5 Sistem Manajemen Semen Gresik 2.6 Produk 2.7 Anak Perusahaan

BAB III TINJAUAN PUSTAKA/ LANDASAN TEORI

BAB IV PEMBAHASAN 4.1 Struktur Organisasi Unit Kerja 4.2 Tugas Pokok Unit Kerja 4.3 Kegiatan Kerja Praktek

BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan 5.2 Saran

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

1.5 Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kerja Praktek Lapangan


1.Praktek Kerja Lapangan dilaksanakan minimal selama 4 minggu (1 bulan) di

hari kerja efektif sesuai dengan peraturan yang sudah ditentukan oleh biro pendidikan dan pelatihan Semen Gresik sebelum Praktek Kerja Lapangan dilaksanakan, yaitu pada hari senin sampai dengan jumat mulai pukul 08.00

12

hingga pukul 15.00


2.Dilaksanakan pada akhir tahun ajaran semester VI, 01 Agustus 2012 sampai

dengan 31 Agustus 2011.


3.Tempat pelaksanaan praktek kerja lapangan di bagian Biro Komunikasi

Pemasaran lantai 3 Gedung Utama PT Semen Gresik (Persero) Tbk.

1.6 Nama Unit Kerja Tempat Pelaksanaan Kerja Praktek Nama unit kerja tempat pelaksanaan kerja praktek lapangan adalah pada bagian Biro Komunikasi Pemasaran, PT Semen Gresik (Persero) Tbk.

BAB II PROFIL PT. SEMEN GRESIK (PERSERO), Tbk

2.1.

Sejarah PT Semen Gresik (Persero) Tbk. merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri semen. Didirikan pada tanggal 25 Maret 1953 dan diresmikan di Gresik pada tanggal 7 Agustus 1957 oleh Presiden RI pertama yaitu Ir. Soekarno dengan nama
13

NV Pabrik Semen Gresik. Pada tanggal 8 Juli 1991 Semen Gresik tercatat di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya serta merupakan BUMN pertama yang go public dengan menjual 40 juta lembar saham kepada masyarakat. Komposisi pemegang sahamnya sekaligus komposisi kepemilikan perusahaannya adalah Negara RI 73% dan masyarakat 27%. Perkembangan komposisi kepemilikan perusahaan ini kembali berubah. Yakni, pada bulan September 1995. Perseroan melakukan Penawaran Umum Terbatas I (Right Issue I), yang mengubah komposisi kepemilikan saham menjadi Negara RI 65% dan masyarakat 35%. Pada tanggal 17 September 1998. Pemerintah melepas kepemilikan sahamnya di SGG (singkatan Semen Gresik Group setelah bergabung dengan Semen Padang dan Semen Tonasa) sebesar 14% melalui penawaan terbuka yang dimenangkan oleh Cemex S.A. de C.V., perusahaan semen global yang berpusat di Mexico. Komposisi kepemilikan saham menjadi berubah, yakni Negara RI 51%, masyarakat 35%,dan Cemex 14%. Pada tanggal 30 September 1999, komposisi kepemilikan saham kembali berubah menjadi Negara RI 51%, masyarakat 23.5% dan Cemex 25.5%. Pada tanggal 27 Juli 2006 terjadi transaksi penjualan saham Cemex S.A. de C.V. pada Blue Valley Holdings PTE Ltd.. sehingga komposisi kepemilikan saham sampai saat ini berubah menjadi Negara RI 51.01%, Blue Valley Holdings PTE Ltd. 24.90% dan masyarakat 24.09%. Secara singkat, sejarah perkembangan kepemilikan perusahaan dapat dilihat pada tabel di bawah ini
No Waktu 1 07 Agustus 1957 2 3 4 5 Prosentase Kepemilikan Perusahaan 100 % milik Republik Indonesia 73 % milik Republik Indonesia 08 Juli 1991 27 % milik publik 65 % milik Republik Indonesia 01 September 1995 35% milik publik 51% milik Republik Indonesia 17 September 1998 35% milik publik 14% Cemex 30 September 1999 51% milik Republik Indonesia 14

27 Juli 2006 hingga sekarang

23,5% milik publik 25,5% Cemex 51,01% milik Republik Indonesia 24,09% milik publik 24,90% Blue Valley Holdings
Tabel I Sejarah kepemilkan Semen Gresik

Dengan adanya tambahan pabrik baru, jumlah kapasitas produksi korporasi PT Semen Gresik (Persero) Tbk. meningkat dri 19,8 juta ton pada tahun kemarin menjadi 22,5 juta ton tahun ini. Kapasitas terpasang riil SGG sebesar 22,5 juta ton semen per tahun, dan menguasai 44,4% pangsa pasar semen Indonesia.

2.2.

Visi dan Misi Visi Menjadi perusahaan persemenan bertaraf internasional yang tekermuka dan mampu meningkatkan nilai tambah kepada para pemangku kepentingan (stakeholders). Misi a. Memproduksi, memperdagangkan semen dan produk terkait

lainnya yang berorientasikan kepuasan konsumen dengan menggunakan teknologi yang ramah lingkungan. b. Mewujudkan manajemen perusahaan yang berstandar

internasional dengan menjunjung tinggi etika bisnis, semangat kebersamaan, dan bertindak proaktif, efisien serta inovatif dalam berkarya. c. Memiliki keunggulan bersaing dalam pasar semen domestik
15

dan internasional. d. Memberdayakan dan mensinergikan unit-unit usaha strategik

untuk meningkatkan nilai tambah secara berkesinambungan. e. Memiliki komitmen terhadap peningkatan kesejahteraan

pemangku kepentingan (stakeholders) terutama pemegang saham, karyawan dan masyarakat sekitar.

2.3.

Lokasi

Lokasi kantor pusat PT Semen Gresik (Persero) Tbk. berada di Jalan Veteran Gresik. Sedangkan untuk pabriknya berada di Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek, Tuban Jawa Timur. Selain pabrik yang berada di Tuban Jawa Timur, perusahaan juga mempunyai pabrik lain. Yaitu pabrik yang berada di Indarung Padang Sumatera Barat, dan pabrik yang berada di Desa Bantoan Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan. Dan untuk kantor perwakilan berada di Graha Irama Lt. XI Jalan HR Rasuna Said Kuningan, Kuningan, Jakarta.

16

2.4. Sturktur organisasi


Direktur Utama Direktur Pemasaran Direktur Produksi Direktur SDM
Direktur pengembangan usaha & strategi Bisnis

Lampiran 1 Surat Keputusan Direksi PT Semen Gresik (Persero) Nomor : 018/Kpts/Dir/2012 Halaman : 1 dari 8

Direktur Litbang & Operasional

Direktur Keuangan

Tim strategi & Kebijakan pemasaran grup Departemen pengembangan pemasaran

Tim Peningkatan Produktivitas group

Tim Pengembangan SDM Group

Tim Office of the CEO

Departemen pengelolaan Capex Group


Departemen pengembangan Perusahaan

Departemen Kebijakan Pengadaan Strategis Group

Departemen Manajemen Keuangan Group

Departemen Produksi Bahan Baku

Departemen Hukum & Manajemen Risiko

Internal Audit

Tim Proyek Packing Plant Group Departemen Litbang & Jaminan Tim Proyek Pabrik BaruMutu & Power Plant Group Departemen Rancang Bangunan

Departemen Pengelolaan Tekominfo Group / SG

Departemen penjualan
Departemen Distribusi & Transportasi

Departemen Produksi Terak

Departemen Sumber Daya Manusia

Sekretaris Perusahaan

Tim Pengembangan Energi Group

Tim Pengembangan Tikominfo Group

Departemen Produksi Semen

Departemen Sarana Umum

Departemen Pengelolaan Sosial & lingkungan Korporasi

Tim Perluasan Bahan Baku Group


Departemen Pengadaan & Pengelolaan Persediaan

Departemen Akuntansi & Keuangan

Departemen Teknik 17

2.5.

Sistem Manajemen Semen Gresik

2.5.1. Tata kelola perusahaan good corporate governance (GCG) Perubahan lingkungan bisnis dan persaingan yang semakin kompetitif membutuhkan satu perangkat handal untuk menciptakan perusahaan unggul yang senantiasa berkembang dengan sehat. Bagi perseroan, tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance) merupakan sistem dimana aturan, kaidah, norma dan pedoman Perseroan diperlukan untuk menetapkan arah dan kendali perusahaan. Komitmen Perseroan dalam menetapkan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) merupakan jaminan terhadap pelaksanaan praktek-praktek bisnis yang sehat dalam setiap kegiatan operasional perusahaan. Perseroan terus berupaya untuk memeperbaiki dan meningkatkan tata kelola perusahaan, baik dari segi komitmen maupun penyerapannya. Tujuan utama tata kelola perusahaan yang baik adalah untuk meningkatkan kinerja usaha dan pertumbuhan jangka panjang serta menciptakan nilai bagi pemegang saham dan stakeholders lainnya. Langkah signifikan yang dilakukan Perseroan dalam meningkatkan tata kelola perusahaan pada tahun 2006 adalah pengembangan struktur di Komisaris dengan pembentukan beberapa komite sebagai berikut: 1. Komite Audit, bertugas membantu Komisaris dalam memastikan efektifitas sistem pengendalian intern, efektifitas pelaksanaan tugas eksternal auditor dan internal auditor, serta meningkatkan kualitas keterbukaan dalam pelaporan keuangan. Sesuai dengan perundang-undangan, khusus untuk Komite Audit harus diketuai oleh salah satu Komisaris Independen.

13

2. Komite Nasional dan Remunerasi, yang bertugas menyusun criteria seleksi, sistem penilaian dan prosedur remunerasi calon Komisaris dan Direksi, memberikan rekomendasi tentang jumlah anggota komisaris dan direksi Perseroan, menyusun sistem penggajian dan pemberian tunjangan bagi direksi dan komisaris, serta memberikan rekomendasi tentang jumlah gaji, tunjangan, dan fasilitas yang layak dan mencerminkan besarnya tanggung jawab, komitmen, dan kecakapan mereka. 3. Komite Strategic, Risk Management dan Investasi, yang bertugas memberikan rekomendasi kepada Komisaris terhadap implementasi strategi bisnis perseroan, melakukan penilaian secara berkala dan metode pengolahan resiko, serta melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan investasi di Perseroan. 4. Komite Good Corporate Governance (GCG), yang bertugas membantu Komisaris dalam melakukan pengawasan terhadap pengelolaan perusahaan agar sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik dan memastikan kepatuhan dalam penerapannya. Komite-komite tersebut bertujuan untuk mendukung komitmen, kebijakan, dan penerapan praktek-praktek terbaik Good Corporate Governance (GCG) dalam perusahaan.

2.5.2. Sistem Manajemen Semen Gresik (SMSG) Sistem Manajemen Semen Gresik (SMSG) meliputi:

14

1 2 3 4 5

Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 :2000. Sistem Manajemen Lingkungan (SML) ISO 14001:2004. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Sistem Manajemen Laboratorium ISO/IEC 17025:2005 API Monogram Sertifikat no. 1 OA-0044 dari American Petrolieum Institute New York.

OHSAS (Occupational Health & Safety Assessment Series) 18001:2007. Semua Sistem Manajemen di atas diimplementasikan dengan

mempersyaratkan Management Continuous Improvement dan penerapan Sub Sistem Manajemen yang meliputi: 1 2 3
4

Gugus Kendali Mutu (GKM) 5R Sistem Saran (SS) Total Productive Maintenance (TPM)

Semua ini ditunjang dengan penerapan Good Corporate Governance (GCG) dan Management Risiko yang dilaksanakan secara konsisten dan konsekwen. Selanjutnya Perseroan akan mengembangakan sistem informasi manajemen resiko yang terintegrasi dengan sistem-sistem informasi yang sudah berjalan sehingga dapat memberikan suatu peringatan dini terhadap resiko-resiko yang ada. Sistem informasi ini merupakan wujud dari proses pemantauan terhadap perkembangan status resiko Perseroan yang sudah teridentifikasi dan berada di proses pengendalian.

15

2.5.3. Sumber Daya Manusia Persaingan dunia usaha yang semakin ketat serta berkembangnya ekonomi global, mendorong perseroan untuk menjadikan sumber daya manusia sebagai aset utama dan mitra strategis dalam mencapai visi dan misi perseroan, sehingga peningkatan kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia menjadi tuntutan yang mutlak dipenuhi. Perseroan secara berkelanjutan berusaha memenuhi kebutuhan sumber daya manusia dan meningkatkan sumber daya manusia yang sehat dan produktif, mengidentifikasi kebutuhan kompetensi, melakukan penilaian terhadap sumber daya manusia dan menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan sesuai tuntutan kompetensi. Perseroan juaga berupaya menciptakan iklim kerja yang kondusif dengan menerapkan sistem manajemen yang terintegrasi, internalisasi budaya perusahaan serta mengembangkan sistem informasi menejemen sumber daya manusai yang terintegrasi dengan sistem integrasi managemen perseroan. Disamping itu, perseroan juga memberikan kesempatan yang luas bagi sumber daya manusia untuk memperoleh pendidikan yang akademis pada jenjang yang lebih tinggi baik dalam maupun di luar negeri Dalam bidang kesejahteraan perseroan secara terus menerus mengupayakan adanya peningkatan kesejahteraan karyawan beserta keluarganya, antara lain dalam bentuk penyesuaian tingkat penghasilan secara berkala, memberikan tunjangan tunjangan lain memfasilitasi kegiatan keagamaan/sosial, olahraga, dan kesenian, serta memberikan pelayanan kesehatan secara komprehensif bagi karyawan dan keluarganya. Perseroan juga secara konsisten mengidentifikasi dan mengevaluasi

16

kondisi lingkungan kerja dalam rangka menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan produktif di lingkungan perseroan. Dalam upaya pengembangan sumber daya manusia sebagai aset utama dan mitra streategis dalam menjalankan usaha, perseroan senantiasa berupaya membangun hubungan industrial yang harmonis dengan para karyawan, seperti tertuah dalam bentuk surat Perjanjian Kerja Bersama antara perseroan dengan serikat pekerja dilingkunga perusahaan. Setelah melalui assessment pada bulan januari 2005, perseroan menerima sertifikat dengan predikat bendera emas atas penerapan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (SMK3). Sistem tersebut diterapkan perseroan untuk menciptakan kesadaran karyawan tentang kesehatan dan keselamatan kerja dilingkungan kerja. Hal tersebut memberikan konstribusi terhadap iklim kenyamanan dan keamanan karyawan dalam menjalankan tugas nya.

2.5.4. Kepedulian Lingkungan dan Sosial Sistem manajemen lingkungan ISO:14000 telah di impelementasikan perseroan sejak tahun 2001 dan telah diintegrasikan ke dalam sistem manajemen Semen Gresik (SMSG). Pengelola lingkungan berpedoman pada peraturan perundangan yang berlaku dan persyaratan lingkungan yang lain, khususnya terhadap komitmen yang tertulis pada dokumen dokumen yang telah mendapat rekomendasi dari komisi AMDAL (analisa dampak lingkungan) pusat dan daerah untuk studi AMDAL, RKL/RPL dan UKL/UPL. Sejak periode tahun 2003/2004 dalam program penilaian pringkat kinerja

17

perusahaan (Proper) oleh kantor kementrian lingkungan hidup RI, perusahaan mendapat peringkat BIRU yang berarti perusahaan telah melaksanakan upaya pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan dan tealah mencapai hasil yang sesuai dengan persyaratan minimun sebagaimana diatur dalam peraturan perundang undangan yang berlaku.

2.5.5. Program Kemintraan dan Bina Lingkungan Sementara itu untuk mewujudkan salah satu misi perseroan yang terkait dengan usaha peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar, perseroan secara berkelanjutan dan sistematis menerapkan program coorporate social responcibility (CSR) yang meliputi kegiatan program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL), serta organisasi keagamaan.

2.5.6. Program Bina Lingkungan Untuk kegiatan bina lingkungan, berbagai program pemberdayaan kondisi sosial masyarakat telah dilakukan. Sebagian besar program tersebut telah difokuskan pada bidang: a Sarana umum, antara lain meliputi pembangunan jalan, penerangan, sanitasi, pavingisaasi dan perbaikan fasilitas umum lainnya b Keagamaan, TPA/TPQ melalui madrasah, pondok pesantren, kegiatan sosial kemasyarakatan dan keagamaan serta tempat ibadah lainnya. c Kesejateraan sosial, meliputi bantuan paket sembako, peringantan hari besar nasional, dan pemberian dana hibah untuk kegiatan organisasi kelompok

18

pemuda dan masyarakat. d Kesehatan, melalui pemberian bantuan untuk peningkatan kesehatan masyarakat serta pengobatan gratis bagi masyarakat kurang mampu. e Pendidikan, meliputi bantuan bea siswa, perbaikan mutu kurikulum, peralatan peraga, seminar, kuliah praktek mahasiswa, kursus/latihan keterampilan serta berbagai program peningkatan mutu para pendidik. Bidang lainnya, yang meliputi pemberian bantuan yang diberikan untuk peningkatan mutu lingkungan hidup, kebudayaan, olah raga, turnamen serta bencana alam. Pada tahun 2005 Perseroan memanfaatkan lahan green belt sebagai lahan pengembangan energi alternatif dan tanaman sela yang lain, sebagaimana pada pemberdayaan keramba ikan yang selama ini hasilnya dinikmati oleh masyarakat penggarap.

2.5.7. Program Kemitraan dalam Rangka Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan Program kemitraan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri melalui pemanfaatan dan dari bagian laba Perseroan. Wilayah kerja mitra binaan Perseroan mancakup hampir seluruh propinsi di Indonesia. Hal tersebut dikarenakan lokasi pabrik-pabrik Perseroan berada di pulau Sumatera, Jawa, dan Sulawesi. Di samping pinjaman dana tersebut, juga diberikan hibah dalam bentuk

19

promosi, informasi pasar, pengembangan SDM (pendidikan dan pelatihan) serta pengembangan produksi & teknologi. Agar semua bantuan yang diberikan menjadi transparan di masyarakat, maka setiap bantuan yang dikeluarkan oleh Perseroan selalu diinformasikan kepad Bupati DPRD serta semua pihak yang berkepentingan. Dalam melaksanakan Bina Lingkungan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan, pada tahun 2005 Perseroan mendapat penghargaan dari Corporate Forum for Community Development (CFCD) dalam kompetisi CSR Award 2005, yaitu : 1 2 The First Best Practice in Economy Program within Manufacturing Industry The Second Best Practice in Social Program within Manufacturing Industry Perseroan juga mempunyai komitmen untuk membantu meningkatkan pemberdayaan kaum kurang mampu yang disalurkan melalui organisasi keagamaan.

2.6.

Produk

2.6.1. Proses Produksi 1. Proses pembuatan semen Proses pembuatan semen pada dasarnya melalui lima tahapan, yaitu : penyedeiaan bahan mentah, penggilngan dan pengeringan bahan mentah, pembkaran, penggilingan akhir, dan pengemasan/pengantongan. Bahan baku utama untuk pembuatan semen adalah : 80% batu kapur, 15% tanah liat, 4% pasir silika dan 1% pasir besi. 2. Penyediaan bahan mentah Batu kapur dan tanah liat digali dari deposit milik sendiri. Sedangkan

20

pasir besi,pasir silika dan gypsum diperoleh dari supplier (rekanan). 3. Penggilingan dan pengeringan bahan mentah Bahan mentah semen berupa batu kapur, tanah liat, pasir silika dan pasir besi digiling dan dikeringkan sehingga menjadi serbuk halus dicampur hingga merata (homogen) di silo-silo pencampur. Pembakaran bahan mentah yang telah digiling halus dan dikeringakan tersebut kemudian diumpankan ke tanur putar untuk dibakar dengan suhu mencapai 1350-1400 derajat celcius hinga menghasilkana terak (clinker). Terak yang masih panas tersebut didinginkan secara mendadak agar mudah penggilingannya.

4. Penggilingan akhir Selanjutnya 96% terak (clinker) ditambah 4% gypsum digiling bersamasama higgga mencapai kehalusan tertentu menghasilkan semen. 5. Pengantongan/pengemasan Setelah digiling di penggilingan akhir, semen tersebut kemudian dikemas di mesin pengantongan dengan berat 50 kg untuk semen jenis I dan 40 kg untuk Portland Pozzolan Cement (PPC).

2.6.2. Profil Produk Perseroan memproduksi berbagai jenis semen. Semen utama yang di produksi adalah Semen Portland Tipe I (OPC). Di samping itu juga memproduksi

21

berbagai tipe khusus dan semen campuran (mixed cement), untuk penggunaan yang terbatas dan dalam jumlah yang lebih kecil daripada OPC. Berikut ini penjelasan mengenai jenis semen yang di produksi serta pengunaannya. a. ORDINARY PORTLAND CEMENT TIPE I Semen hidrolis yang dipergunakan secara luas untuk konstruksi umum, seperti konstruksi bangunan yang tidak memerlukan persyaratan khusus, antara lain bangunan perumahan, gedung-gedung bertingkat, jembatan, landasan pacu dan jalan raya. b. PORTLAND CEMENT TIPE II Semen Portland Tipe II adalah semen yang mempunyai ketahanan terhadap sulfat dan panas hidrasi sedang. Misalnya untuk bangunan di pinggir laut, tanah rawa, dermaga, saluran irigasi, beton massa dan bendungan. c. ORDINARY PORTLAND CEMENT TIPE III Semen jenis ini merupakan semen yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan bangunan yang memerlukan kekuatan tekan awal yang tinggi setelah proses pengecoran dilakukan dan memerlukan penyelesaian secepat mungkin. Misalnya digunakan untuk pembuatan jalan raya, bangunan tingkat tinggi dan bandar udara. d. ORDINARY PORTLAND CEMENT TIPE V Semen Portland Tipe V dipakai untuk konstruksi bangunan-bangunan pada tanah/air yang mengandung sulfat tinggi dan sangat cocok digunakan untuk bangunan di lingkungan air laut. Dikemas dalam bentuk curah. e. PORTLAND POZZOLAND CEMENT (PPC)

22

Adalah semen hidrolis yang dibuat dengan menggiling terak, gypsum, dan bahan pozzolan. Digunakan untuk bangunan umum dan bangunan yang memerlukan ketahanan sulfat dan panas hidrasi sedang. Misalnya : jembatan, jalan raya, perumahan, dermaga, beton massa, bendungan, bangunan irigasi, dan fondasi pelat penuh. f. PORTLAND COMPOSITE CEMENT (PCC) Adalah bahan pengikat hidrolis haisl penggilingan bersama-sama terak, gypsum, dan satu atau lebih anorganic. Kegunaan semen jenis ini untk konstruksi beton umum, pasangan batu bata, plesteran, selokan, pembuatan elemen bangunan khusus seperti beton pracetak, beton pratekan, dan paving block. g. SUPER MASONARY CEMENT (SMC) Adalah semen yang dapat digunakan untuk konstruksi perumahan dan irigasi yang struktur betonnya maksimal K225. Dapat juga digunakan untuk bahan baku pembuatan genteng beton hollow brick, paving block, dan tegel. h. OIL WELL CEMENT, CLASS G-HSR (HIGH SULFATE

RESISTANCE) Merupakan semen khusus yang digunakan untuk pembuatan sumur minyak bumi dan gas alam dengan kontruksi sumur minyak di bawah permukaan laut dan bumi. OWC yang telah diproduksi adalah Class G, High Sulfat Resistance (HSR) disebut juga sebagai (Basic OWC". Aditif dapat ditambahkan untuk pemakaian pada berbagai kedalaman dan temperatur tertentu. i. SPECIAL BLENDED CEMENT(SBC) Adalah semen khusus yang diciptakan untuk pembangunan mega proyek

23

jembatan Surabaya Madura (Suramadu) dan cocok digunakan untuk bangunan di lingkungan air laut. Dikemas dalam bentuk curah.

2.7.

Anak Perusahaan

2.7.1. Anak Perusahaan, Afiliasi dan Lembaga Penunjang Semen Gresik memiliki beeberapa anak perusahaan meliputi: anak perusahaan penghasil semen, anak perusahaan yang termasuk non cemen making, afiliasi dan lembaga penunjang. Anak perusahaan penghasil semen, yaitu PT. Semen Padang dan PT. Semen Tonasa. Anak perusahaan memainkan peranan penting sebagai strategi partner, maupun sebagai pendukung community development. Sehingga anak perusahaan diharapkan mampu mendukung bisnis inti Semen Gresik slaku holding company dan memberikan kontribusi sebesar besarnya untuk mencapai keunggulan kompetitif dan perkembangan perusahaan secara terus menerus. Selain itu keberadaaan nya diharapkan dapat bermanfaat secara sinergi untuk mencapai tujuan perusahaan. Secara ringkas, profil anak perusahaan, afiliasi dan lembaga penunjang Semen Gresik adalah sebagai berikut: 2.7.2. Anak Perusahaan Penghasil Semen (Cement Making) 1. PT. Semen Padang PT. Semen Padang terletak di Indarung, Padang, Sumatera Barat, dan merupakan pabrik semen yang paling tua di Indonesia. Total kapasitas terpasang sebesar 5.240.000 ton per tahun yang dihasilkan oleh keempat unit pabrikya. Jenis produk yang dihasilkan meliputi: ordinary portland cement (OPC),
24

Portland Pozzolanic Cement (PPC), Oil Well Cement (OWC), super masonry cement (SMC). PT. Semen Padang sebagai pemasok kebutuhan semen terbesar di sumatra, selain itu produk nya juga dipasarkan ke Jawa Barat dan sebagian Kalimantan.

2. PT. Semen Tonasa PT. Semen Tonasa terletak di Desa Bantoan, Kecamatan Minasatene, Sulawesi Selatan, total kapasitas terpasang sebesar 3.480.000 ton pertahun yang dihasilkan oleh ketiga unit pabriknya. Jenis produk yang dihasilkan meliputi: Ordinary Portland Cement, Super Masonry Cement dan Fly Ash Cement. PT.Semen Tonasa sebagai pemasok kebutuhan semen terbesar di sulawesi. Selain itu produknya juga dipasarkan ke Kalimantan, Nusa Tenggara, Bali dan kawasan timur Indonesia.

2.7.3. Anak Perusahaan Bukan Penghasil Semen (Non Cement Making) 1. PT. United Tractors Semen Gresik PT. United Tractors Semen Gresik terletak di Desa

Sumberarum, kecamatan kerek, Tuban, Jawa Timur. Bidang usahanya meliputi: Eksplorasi dan Eksploitasi bahan tambang berat kecuali minyak dan gas bumi; pengadaan, pemasaran, dan pertambangan, hasil tambang yang dilakukan sendiri maupun yang dihasilkan pihak lain; perdagangan barang, peralatan serta segala sesuatu yang berhubungan dengan usaha tambang baik di

25

dalam maupun luar negeri; pemberian jasa untuk usaha pertambangan dan atau industri lainnya, antara lain studi penelitian, pengembangan rancang menejemen, pergudangan, pengangkutan, reparasi, pabrikasi, pemeliharaan, penyewaan, dan pengoperasian peralatan, konsultasi (kecuali konsultasi dalam bidang hukum dan pajak), serta kegiatan jasa lainnya. Email PT United Tractors Semen Gresik adalah utsg@sg.sggrp.com dan website www.utsg.co.id

2. PT. Industri Kemasan Semen Gresik PT. Industri Kemasan Semen Gresik (IKSG) sebagai anak usaha PT Semen Gresik (Persero) Tbk, didirikan pada bulan Juni 1992 dan mulai operasi komersial bulan April 1994 dengan bidang usaha pembuatan kantong dan kemasan industri. PT. IKSG diharapkan dapat memenuhi kebutuhan kantong semen dan kemasan industri dengan bahan kertas kraft maupun PP Woven. Saat ini PT. IKSG telah tumbuh berkembang menjadi sebuah perusahaan nasional, usaha tersebut dapat tercapai berkat dukungan sumber daya manusia yang berkualitas dan sistem manajemen yang efektif, serta seluruh mitra usaha yang profesional. PT. IKSG memiliki komitmen yang kuat untuk : Mengutamakan kepuasan pelanggan. Jenis produksi sesuai dengan kebutuhan dan berkualitas. Harga yang kompetitif. Pengiriman tepat waktu.
26

a. b. c. d.

Kantor pusat / pabrik berada di Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban Jawa Timur 62352. Telp. (0356) 491200 (hunting), Faks : (0356) 491234, email : pt.iksg@iksg.co.id , website: http://www.iksg.co.id 3. PT KAWASAN INDUSTRI GRESIK PT Kawasan Industri Gresik terletak di Jalan Tridharma no. 3 Gresik, Jawa Timur. Bidang usahanya bergerak dalam bidang penjualan lahan industri, persewaan lahan industri, persewaan bangunan pabrik siap pakai, dan persewaan gudang. Website PT Kawasan Industri Gresik adalah www.kig.co.id dan email marketing@kig.co.id

4. PT SWADAYA GRAHA PT Swadaya Graha terletak di Jalan R.A. Kartini no. 25 Gresik, Jawa Timur. Bidang usahanya meliputi: developer,

kontraktor sipil, kontraktor mekanikal dan elektrikal, bengkel dan manufaktur, fabrikasi baja, jasa, penyewaan, dan pemeliharaan alat berat, biro engineering, industri dan perdagangan. Website PT Swadaya Graha adalah

www.swadayagraha.com dan email contact@swadayagraha.com

5.

PT VARIA USAHA PT Varia Usaha adalah salah satu anak perusahaan PT Semen Gresik (Persero) Tbk. berada di Jalan Veteran no. 129 Gresik, dan bergerak di bidang usaha logistik barang-barang curah, bahanbahan bangunan dan kebutuhan industri yang berdaya saing tinggi
27

dan berkualitas terjamin. Didirikan pada tahun 1974 dengan misi awal sebagai strategic partner PT Semen Gresik (Persero) Tbk. untuk mengirimkan, memasarkan dan mendistribusikan produk Semen Gresik ke seluruh penjuru tanah air. Saham perusahaan ini dimiliki oleh Dana Pensiun Semen Gresik sebesar 49%, Koperasi Warga Semen Gresik sebesar 26% dan PT Semen Gresik (Persero) Tbk. sebesar 25%. PT Varia Usaha saat ini berkembang dan maju pesat dengan menjalankan empat bisnis utama yang terdiri dari :
a. b. c. d. e.

Divisi Transportasi Divisi Perdagangan Semen dan Bahan Bangunan Divisi Pertambangan Divisi Barang Industri Dilengkapi divisi pemeliharaan yang memadai guna menunjang bisnis transportasi. Memiliki komitmen yang kuat untuk terus menerus meningkatkan posisi

sebagai mitra terpilih dalam penyediaan jasa transportasi, bahan bangunan, barang tambang dan kebutuhan industri. Perusahaan tidak hanya memperhatikan dan menghargai loyalitas pelanggan, melainkan juga terlibat dengan pelanggan untuk tumbuh berkembang, menciptakan dan meningkatkan keberhasilan bersama. Website PT Varia Usaha www.variausaha.com dan email

kantorpusat@variausaha.com

6.

PT ETERNIT GRESIK PT Eternit Gresik merupakan

28

produsen bangunan fiber semen yang telah mendapat sertifikat sistem manajemen terpadu ISO 9001-2000-ISO 14001 OSHAS 18001. Salah satu produknya bernama Kalsi.

Produk PT Eternit Gresik

Kantor pusat dan pabrik : Jl. Indro No. 1 Gresik 61124 Jawa Timur. Telp. (031) 3981091. Website www.eternitgresik.com dan email eternitgresik@rad.net.id

2.7.4. Afiliasi (Distributor) 1. PT. Varia Usaha Beton PT. Varia Usaha Beton terletak di Jalan Letjen S. Parman no. 38 Waru, Sidoarjo, Jawa Timur. Bidang usahanya, meliputi industri hilir produk semen yang cukup handal dengan beberapa produknya antara lain Beton Siap Pakai, Beton Masonry, Beton Pracetak, dan Batu Pecah. PT Varia Usaha telah menanamkan saham sebesar 63,3% dari total saham yang ada. Website http://www.variabeton.com

2. PT. Waru Abadi


29

PT. Waru Abadi terletak di Jalan Tauchid Kompleks Semen Gresik

Tubanan Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Bidang usahanya meliputi: Perdagangan Bahan Bangunan, angkutan dan pergudangan, jasa kontruksi dan kayu olahan. Bidang usaha perdagangan bahan bangunan menyediakan berbagai produk bahan bangunan, misalnya berbagai jenis semen(OPC,PPC,Semen Putih), Plywood dengan berbagai ukuran, besi beton, asbes, dan sebagainya. Bidang usaha angkutan dan pergudangan menyediakan layanan angkutan barang produksi diseluruh area jawa barat dan DKI dan sekaligus pengelolaan pergudangan. Bidang usaha jasa konstruksi dan kayu olahan menyediakan kebutuhan jasa konstruksi khususnya bangunan perkantoran, perumahan, dan pergudangan serta konstruksi sipil lainnya. Email

opsdir@waruabadi.com dan website Website : http://www.waruabadi.com

3. PT. Varia Usaha Bahari PT Varia Usaha Bahari bergerak di bidang usaha jasa bongkar muat barang di pelabuhan, meliputi barang curah, kemasan dan barang-barang konstruksi. PT Varia Usaha menguasai saham 64% di perusahaan ini. Dengan dukungan SDM yang terlatih di bidang bongkar muat barang dan didukung ratusan armada angkutan darat dari Varia Usaha Grup, beberapa unit excavator, wheel loader, jembatan kapal, grabe serta peralatan bongkar muat yang lain PT Varia Usaha Bahari siap menjalankan bisnis secara profesional dan kompetitif guna memberikan layanan terbaik bagi

30

pelanggan. Kantor Pusat : Jl. Veteran 171 Gresik 61122 Telp.(031) 3987927, Fax.(031) 3973410 Kantor Operasional Tuban Desa Glondonggede Kec. Tambak Boyo Telp. (0356) 411855, (0356) 411936 Email : vuba@variausaha.com Website : www.variausaha.com/vuba

4. PT. Varia Usaha Dharma Segara PT Varia Usaha Dharma Segara awalnya bergerak di bidang jasa ekspedisi berkembang muatan kapal laut. Perusahaan ini terus menjadi Perusahaan Jasa Pengurusan

Transportasi / Freight Forwarder yang membawa barang-barang antar pulau juga peralatan-peralatan proyek dari dan ke luar negeri. PT Varia Usaha telah menanamkan modal sebesar 48% dari total saham yang ada di perusahaan ini. Kantor Pusat Jl. Veteran no. 171 A Gresik 61122 Phone. (62) (031) 3973413 - 399 0946, Fax. (62) (031) 3973413 Kantor Perwakilan Tuban Jl. Raya Tuban Semarang Ds.Glondonggede Kec.Tambakboyo Tuban Phone. (62) (0356) 411855, 411936 Website : www.variausaha.com/vuds Email :

vudsgs@indosat.net.id, vuds@variausaha.com

5. PT. Varia Usaha Lintas Segara PT Varia Usaha Lintas Segara yang diawali dengan memiliki 1 set tongkang memfokuskan bisnisnya pada

usaha jasa pelayaran, jasa keagenan dan pelayanan

31

kebutuhan kapal. PT Varia Usaha memiliki saham sebesar 60% di perusahaan ini. Pesaham lainnya adalah PT Waru Abadi dan PT Varia Usaha Bahari yang juga merupakan anak usaha PT Varia Usaha.

PT Varia Usaha Lintas Segara berdiri pada tahun 1997 di Gresik dan bergerak di Bidang Usaha Pelayaran Interinsulair Nasional, Keagenan kapal Interinsulair, Keagenan Ekspor/Impor, Logistik Perkapalan, Pemilik/Operator Tongkang. Dengan bekal pengalaman di bidang manajemen transportasi laut selama ini dan pada tahun 2002 telah dikantongi Surat Izin Usaha Pelayaran Angkutan Laut (SIUPAL) dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Jakarta. PT Varia Usaha Lintas Segara adalah merupakan pilihan yang tepat dan aman bagi kebutuhan jasa dan layanan angkutan laut dari berbagai unsur masyarakat, baik industri, pabrikan dan masyarakat umum. Sebagai bagian dari perusahaan induk PT Varia Usaha, PT Varia Usaha Lintas Segara diproyeksikan sebagai bagian dari pelayanan shipping terintegrasi dengan anak perusahaan lain yaitu PT Varia Usaha Bahari sebagai Perusahaan Bongkar Muat dan PT Varia Usaha Dharma Segara sebagai Ekspedisi Muatan Kapal Laut. PT Varia Usaha Lintas Segara sudah melengkapi sarana armada angkutan laut berupa satu set tongkang 230 Feet dengan nama TB. VU-1 dan TK. Lintas-1 yang diharapkan menjadi pioneer dari armada pendukung kegiatan tongkang selain armada tongkang lainnya dalam bentuk kerja sama timecharter dan voyage charter. Untuk mendukung layanan yang profesional, PT Varia Usaha Lintas Segara

32

telah menjalin kerja sama usaha atau berpartner dengan berbagai jenis usaha yang terkait dengan usaha pelayaran, antara lain:

a. b. c. d. e. f. g. h. i.

Pemilik Kapal dan Barang Pencharter & Broker Kapal Bidang Industri dan Perdagangan Bidang Distribusi Pemilik Kapal dan Pelayaran (lokal) Pemasok kebutuhan dan perbaikan kapal Ekspedisi Muatan Kapal Laut Perusahaan Bongkar Muat Pemasok supervisi dari pihak surveyor

Kerja sama dengan berbagai usaha terkait di atas selalu menciptakan sinergi yang saling menguntungkan serta menjadikan PT Varia Usaha Lintas Segara semakin matang dan profesional dalam memberi pelayanan di bidang pelayaran yang bermutu untuk kepuasan pelanggan. Kantor Pusat Jl. Veteran 171A Gresik 61122 Telp : (62) (31) 3978204, (62) (31) 3990939, (62) (31) 3975280 Faks : (62) (031) 3975280 Kantor Operasional Tuban Jl. Raya Tuban Semarang Ds.Glondonggede Kec.Tambakboyo Tuban Phone. (62) (0356) 411855, 411936 website : www.variausaha.com/vuls Email : vulsgs@indosat.net.id , vuls@variausaha.com

33

6. PT. Swabina Gatra PT. SWABINA GATRA merupakan perusahaan swasta nasional yang tergabung dalam SEMEN GRESIK GROUP dengan dedikasi penyempurnaan mutu produk berkualitas disemua kegiatan bidang usaha untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen yang semakin berkembang. Dari pengembangan produk dan proses manufaktur hingga pemasaran dan pelayanan purna jual, telah menjadi komitmen PT. SWABINA GATRA untuk mencapai sasaran perusahaan jangka pendek dan jangka panjang. Dedikasi kesempurnaan mutu produk dan pelayanan pada seluruh tingkatan operasional menjadikan PT. SWABINA GATRA dapat terus memberikan kontribusi yang cukup berarti terhadap para Stakeholders sekaligus menunjang pembangunan ekonomi nasional yang sedang berjalan. Dalam rangka pengembangan perusahaan, PT. SWABINA GATRA selalu melakukan penyempurnaan dan pemantapan system, prosedur dan aplikasi system disemua bidang usaha secara terintegrasi. Support terhadap peningkatan kedisiplinan pegawai juga menjadi perhatian utama kami terutama dalam bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk mencapai keinginan perusahaan yang zero accident. PT. Swabina Gatra telah dapat memberikan layanan produk barang dan jasa, yang meliputi a. Jasa Tenaga Kerja PT. SWABINA GATRA sudah berpengalaman dalam bidang pengelolaan Jasa

34

Tenaga Kerja mulai tahun 1988, dan hingga sekarang jumlah tenaga kerja yang sudah PT. SWABINA GATRA kelola hingga saat ini (Tahun 2010) sudah lebih dari 1.000 pegawai yang tersebar di area kantor/pabrik customer/pelanggan. Link lengkap mengenai masing-masing jenis tenaga yang sudah PT. SWABINA GATRA kelola adalah:
1. Jasa Keamanan 2. Jasa Tenaga Pemeliharaan/Maintenance 3. Jasa Tenaga Pengendara 4. Jasa Tenaga Pembantu Medis 5. Jasa Pembersihan dan Cleaning Service 6. Jasa Pengantongan 7. Jasa Pengelolaan Gudang

b. Industri Kebutuhan pokok air minum, memotivasi PT. SWABINA GATRA untuk membuat terobosan dengan membuat produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) ber-merk "SWA", yang disajikan dalam bentuk praktis dalam kemasan berbagai ukuran dan harga terjangkau oleh masyarakat menengah ke bawah dengan bahan baku dan proses yang memadai sehingga menjamin mutu dan kualitas produk PT. SWABINA GATRA. Ukuran kemasan AMDK "SWA" 1. Gelas 250 ml 2. Botol 600 ml 3. Botol 1500 ml 4. Gallon 19 ltr
35

c. Perdagangan dan Pemeliharaan Peralatan Produk Jasa Perdagangan dan Pemeliharaan Peralatan : General Trading : (Alat/Peralatan/Suku Cadang Tekhnik, Mekanikal, Elektrikal, Alat Ukur, Survey, dll)
2. 3. 4.

1.

Pengelolaan Gudang Jasa Pemeliharaan AC ( Service dan Repair AC ) Perbaikan Tera & Kalibrasi Timbangan

d. Wisata

Nama tempat wisata yang PT. SWABINA GATRA kelola adalah Giri Wana Tirta yang berlokasi di Telaga Ngipik. Lokasi tersebut adalah bekas lahan tambang tanah liat, sebagai bahan baku Semen Gresik. Bekas lahan tambang tersebutyang lama kelamaan terisi genangan air, sehingga menyerupai telaga. Sebagai perusahaan afiliasi PT. Semen Gresik (Persero) Tbk, PT. SWABINA GATRA dipercaya untuk memanfaatkan dan mengelola lokasi tersebut. Kami mengelola lahan tersebut menjadi taman wisata. Taman wisata tersebut terletak sangat strategis, mengingat lokasinya di tengah kota, persisnya di area/kawasan pabrik dan pergudangan. PT. SWABINA GATRA berharap, lokasi tersebut bisa menghibur warga kota yang mudah dijangkau, dengan pemandangan yang hijau dan sejuk. Setidaknya, kenikmatan tersebut hampir serupa dengan apa yang bisa pengunjung nikmati ketika berada di telaga waduk Selorejo atau Telaga Sarangan di
36

Magetan. Di areal telaga yang memiliki areal sekitar 100 hektar itu, selain sudah terdapat tempat bermain untuk anak-anak, beberapa stan penjual makanan dan suvenir juga tersedia. Disamping kegiatan wisata, ada beberapa stan/outlet produk yang ditawarkan adalah:

Pasar Rakyat tiap Hari Sabtu dan Minggu Stan Makanan Daerah Kolam Pemancingan Kerambah Ikan Event Organizer Off Road & Outbound Pasar Bunga

Dijamin, suasana telaga inilah yang bisa memberikan kenikmatan tersendiri. Dengan pengelolaan dengan bagus, PT. SWABINA GATRA yakin akan lebih banyak orang yang datang ke tempat ini.
e. Persewaan

Dalam bidang usaha persewaan, PT. SWABINA GATRA telah lama menggeluti beberapa produk jasa persewaan sebagai berikut:

Persewaan Mobil Persewaan Dispenser Air Minum Persewaan Bunga dan Taman

37

Kantor Pusat & Pabrik : Jl. R.A. Kartini No.21 A Gresik 61122, Jawa Timur Telp : +62 31 3984719 (Hunting), 3981732 Psw. 3642-3644, Fax. +62 31 3985794 Kantor Perwakilan : Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek - Tuban, 62356 Jawa Timur Telp : +62 356 325001-3 Psw. 7820 7822 Fax . +62 356 322380, E-mail : kontak@swabinagatra.co.id
website :

www.swabinagatra.co.id

7. PT. Konsulta Semen Gresik PT Konsulta Semen Gresik adalah sebuah perusahaan jasa konsultasi yang bergerak dalam bidang jasa rancang bangun, perekayasaan industri, jasa perencana dan pengawasan konstruksi, studi dampak lingkungan serta jasa konsultasi sistem manajemen. PT Konsulta Semen Gresik berdiri sejak tahun 1993 di hadapan Notaris Ratnasari Harwanti, SH dengan Akta no. 5, yang merupakan salah satu group PT Semen Gresik, berlokasi di Jalan Veteran, Gresik, Jawa Timur, sekitar 16 km sebelah barat daya kota Surabaya. Dengan dukungan staf dan tenaga yang profesional dan telah

berpengalaman dalam dunia industri, serta dimilikinya peralatan - peralatan dan fasilitas yang memadai, perusahaan senantiasa mengutamakan kepuasan dan kepercayaan pelanggan. Kegiatan jasa pelayanan yang PT Konsulta Semen Gresik sediakan, diharapkan dapat ikut berpartisipasi dalam memperkuat jaringan bisnis jasa
38

konsultasi dalam dunia industri, konstruksi dan manufaktur serta jasa - jasa lainnya sehingga dapat mendorong pembangunan dan pengembangan industri nasional. Kegiatan pekerjaan rancang bangun dan perekayasaan, diawali dan dirintis dari pekerjaan - pekerjaan yang dilaksanakan di lingkungan Semen Gresik sejak tahun 1980, yaitu dengan dilaksanakannya rehabilitasi Pabrik II di Gresik berupa konversi bahan bakar minyak ke batubara, upaya peningkatan efisiensi serta peningkatan kapasitas produksi. Kemudian antara tahun 1990 -1998, dilanjutkan pembangunan pabrik semen Tuban I, II dan III secara swakelola oleh para tenaga ahli intern Semen Gresik dan didukung pula oleh tenaga ahli lokal lainnya. Berdasarkan pengalaman - pengalaman tersebut dan didukung pula oleh tenaga profesional yang memiliki kompetensi dalam bidangnya, baik berasal dari pensiunan Semen Gresik Group, maupun tenaga dari luar (out sourching) atau melalui lembaga - lembaga lain dalam bentuk kerja sama, maka didirikanlah PT Konsulta Semen Gresik dengan tujuan untuk ikut berperan serta dalam pengembangan kemampuan nasional khususnya di bidang rancang bangun dan perekayasaan industri. Dalam penanganan pekerjaan - pekerjaan tersebut di atas, ternyata terbuka peluang pekerjaan jasa pengembangan sistem manajemen antara lain bidang keuangan, pemasaran, SDM, proyek, studi kelayakan, lingkungan dan lain - lain yang semuanya sangat diperlukan dalam dunia usaha.

39

Sejalan dengan program pemerintah dalam usaha meningkatkan ekonomi pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), PT Konsulta Semen Gresik bekerja sama dengan lembaga ekstern ikut berpartisipasi dalam mendukung Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) berupa pelatihan keterampilan pada industri kecil sebagai mitra binaan. PT KONSULTA SEMEN GRESIK Jalan Veteran no. 7 Gresik 61122 Jawa Timur, Indonesia Telp : 031 3981732 ext. 3655 Fax : 031 3972883 Email ksg@konsulta.co.id

2.7.5. Lembaga Penunjang 1. Koperasi Warga Semen Gresik Berdiri pada tanggal 29 Januari 1963, dengan nama Koperasi Serba Usaha Karyawan Perusahaan Negara Semen Gresik, kemudian pada tanggal 2 Nopember 1991 dilakukan perubahan nama menjadi Koperasi Warga Semen Gresik atau disingkat menjadi KWSG. KWSG merupakan koperasi di lingkungan PT. Semen Gresik (Persero) Tbk, yang anggotanya terdiri dari pegawai tetap dan pensiunan: 1. PT Semen Gresik (Persero) Tbk. 2. Koperasi Warga Semen Gresik 3. PT Swabina Gatra 4. PT United Tractors Semen Gresik
40

5. PT Cipta Nirmala 6. Paguyuban Wredhatama 7. PT Kawasan Industri Gresik 8. PT Varia Usaha 9. PT Varia Usaha Beton 10. PT Waru Abadi 11. PT Swadaya Graha 12. Semen Gresik Foundation 13. PT Industri Kemasan Semen Gresik 14. Dana Pensiun Semen Gresik Unit usaha koperasi warga Semen Gresik adalah
2.7.5.1.1.

Pertokoan,

V Mart Swalayan adalah : Sebuah bisnis Layanan dan Jasa dibidang penjualan barang barang konsumsi untuk memenuhi kebutuhan Anggota dan Non Anggota, serta membuka jaringan kerjasama dalam bidang usaha mini market dengan Anggota, dan instansi lain, yang meliputi :

Survey Lokasi. Pembuatan Design dan Layout Toko. Pelatihan Management Ritel. Pengadaan Barang.

Lokasi V Mart KWSG Swalayan :

41

GRESIK GRESIK TUBAN

: Jl. Veteran Telp.031 3976287 atau Pesw. 3612 Jl. Kartini (Perumdinas PT. SG) Telp.031-3976288 atau Pesw. 3613 Jl. Raya Bogorejo (Perumdinas PT. SG Bogorejo) Telp.0356-711296, 322500 ext. 8549

Jaringan Kerja sama V Mart Swalayan GRESIK GRESIK Jl. AKS Tubun (V Mart Primkoppol) Polres Gresik

Jl. Jaksa Agung Suprapto (V Mart KPRI Makmur) Departemen Agama TUBAN Jl. Basuki Rachmat (V Mart KPRI Jaya) SUMENEP Jl. Urip Sumaharjo (V Mart KPRI Serba Usaha) PASURUAN Jl. Raya Purwodadi (V Mart WAROHMART) Simpan pinjam,

2.7.5.1.2.

Simpan Pinjam merupakan salah satu bidang usaha yang dikembangkan sejak tahun 1985 yang merupakan usaha jasa simpanan dan pinjaman untuk Anggota. Unit Simpan Pinjam didirikan untuk memenuhi kebutuhan Anggota dalam mengelola keuangan dan selalu berusaha meningkatkan kualitas pelayanan. Lokasi Unit Simpan Pinjam Gresik : Jl Taukhid Perum PTSG Tubanan Gresik (No telp.& Fax. 031-3990269) Tuban : Pabrik PT. Semen Gresik, Tbk (Persero) Kerek - Tuban (No telp. 0356712615 & fax. 0356-712616) Penjahitan,

2.7.5.1.3.

Usaha penjahitan ini termasuk salah satu usaha yang paling lama di KWSG
42

dan dirintis sejak tahun 1980 untuk melayani pesanan pakaian seragam dinas perkatoran, pakaian dinas lapangan, pakaian seragam sekolah bekerja sama dengan produsen kain dan perusahaan garmen sehingga mampu melayani order dalam jumlah besar. Perusahaan yang telah dilayani antara lain :
2.7.5.1.4.

PT Semen Gresik Group. PT Smelting, Gresik PT Intan Ustrix, Gresik PT GCS, Gresik PT Antika Raya, Surabaya PT Sorini Agro Asia, Pasuruan PT Hansa Pratama, Mojokerto, dan instansi lainnya. Perdagangan Barang Industri & Event Organizer

Usaha ini dirintis sejak tahun 1991 dan saat ini memasok berbagai barang industri, barang elektronik dan barang untuk kebutuhan promosi ke berbagai perusahaan. Selama ini Unit Perdagangan Barang Industri telah dipercaya oleh berbagai produsen untuk bertindak sebagai agen, antara lain : SEBAGAI AGEN PT RAGAM CORAL ADHIYASA PT MULTI GRAHA TEKNIKA PT SUCACO PT DUNIA SELANG PT ARFINDO BERSINAR PT CONTROL TECHNIQUES PT GUNA ELEKTRO PT TRANSAVIA OTOMATION PRODUK Dust Collector Filter Bag Kabel Supreme Rubber Hose Industrial Extruder, merk Hammer & Primaflex X-RAY (XRD,XRF) Automation drive Alat-alat listrik merk AEG/GE Rockwell automation
43

PRATAMA PT ENERGI CANGGIH INDONESIA PT DATASCRIP

CHAINFLEX CABLE, ENERGY CHAIN SYSTEM Office Equipment

Selain perdagangan barang industri, usaha ini juga mengelola event organizer dengan menggunakan brand GARIS. Beberapa event yang telah digarap antara lain : a. Pelaksanaan Event Pelatihan Tukang PT. Semen Gresik (Persero) Tbk di seluruh Jawa Bali , dalam forum Edutrain dan Forum Terampil . b. Pelaksanaan Event Pelatihan Distributor PT. Semen Gresik (Persero) Tbk Luar Pulau Sales & Motivation Training" di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. c. Pelaksanaan Event Pengundian Gebyar Semen Gresik untuk Pelanggan PT.Semen Gresik (Persero)Tbk Jawa Timur dan Jawa Tengah di Gresik dan Malang. d. Pelaksanaan Pendampingan Event Lomba Tukang Tingkat Nasional Wakil Propinsi Jawa Timur untuk Tukang Binaan PT. Semen Gresik ( Persero ) Tbk di Jakarta. e. Pelaksanaan Event Gebyar 1000 Tukang Rekor Muri PT. Semen Gresik (Persero) Tbk seluruh JawaBali di Gresik. f. Pelaksanaan Event Lomba KMSGG dan KMSG PT. Semen Gresik ( Persero ) Tbk Group (Tonasa, Padang dan anak usaha SG ) di wilayah Tuban & Gresik di Gresik . g. Pelaksanaan Event Kibar Budaya SG Door Price untuk jalan sehat & pameran budaya daerah dengan peserta seluruh masyarakat kota Jakarta, Semarang,
44

Yogyakarta, Bandung, Klaten, Solo sekitarnya di Jakarta. h. Pelaksanaan Event Gethering Tukang PT.Semen Gresik ( Persero ) Tbk Luar Pulau Motivation Program Peduli Tukang SG di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Perdagangan Bahan Tambang Usaha ini memasok bahan-bahan tambang yang dibutuhkan oleh pabrikan antara lain : Batu bara Gypsum Batu trass Batu Kapur Fly Ash Sekam Padi (sebagai bahan alternatif pengganti batu bara) Percetakan,

a. b. c. d. e. f. 2.7.5.1.5.

Produk : Alat tulis kantor Nota, brosur, digital printing, penjilidan Jasa Desain Pre printed ( kertas contionus form ). Rental Foto Copy Ekspedisi,

a. b. c. d. e. 2.7.5.1.6.

45

Siap melayani jasa angkutan barang dengan berbagai jenis armada dan siap menjangkau seluruh pelosok Jawa. Dengan mengelola lebih dari 700 armada angkutan serta di dukung oleh sarana perbengkelan dan tekhnologi informasi yang memadai, unit ini merupakan salah satu mitra strategis PT Semen Gresik yang mampu mendistribusikan produk Semen Gresik dengan share 14% dari total volume penjualan Semen Gresik di Pulau Jawa setiap tahunnya. Jenis Armada yang tersedia: Truck Tronton Bak Trailer Bak Trailer Bulk Tronton Dump Truck Tronton Bulk Truck Perdagangan barang bangunan,

a. b. c. d. e. 2.7.5.1.7.

Merupakan jaringan bisnis terbesar di KWSG dengan memiliki 39 cabang yang tersebar di kota-kota besar Jawa & Bali. Sebagai distributor berbagai bahan bangunan, unit ini memperkuat jaringan dengan memiliki gudang-gudang dan sarana transportasi yang dipersiapkan untuk menjangkau daerah pasar hingga ke pelosok serta dikelola dengan sistem informasi yang terintegrasi dan memadai. Restoran

2.7.5.1.8.

Waroeng Legend adalah Sebuah tempat Kuliner khas Gresik yang tidak asing lagi di Kota Gresik, yang dulunya bernama Rindang Siwalan dengan berbagai
46

macam masakan. Layanan : Paket Pernikahan Paket Rapat Paket Ulang Tahun Katering

a. b. c. d.

Kantor Pusat Koperasi Warga Semen Gresik berada di Jalan Tauhid Perum PTSG Tubanan Gresik. Telp : (031) 3985761, 3989018, Website http://www.kwsg.co.id/ email kwsg@ksggpst.or.id

2. PT. Cipta Nirmala PT. Cipta Nirmala berkantor di Jalan R.A. Kartini no. 280, Gresik Telp (031) 3987840 3987841. Bergerak dalam bidang pelayanan kesehatan untuk umum (Rumah Sakit) dan Farmasi yang meliputi: pengelolaan rumah sakit, klinik, poliklinik, dan balai kesehatan beserta sarana dan prasarana pendukung kegiatan, serta lingkup usaha yang terkait, sarana dan prasarana penunjang kesehatan, pengelolaan apotik.

3. Dana Pensiun Semen Gresik Dana Pensiun Semen Gresik berkantor di Jalan R.A. Kartini no. 23 Gresik. Telp (031) 3984492, 3981732 psw
47

3619-3621. Dana pensiun ini dibentuk untuk mengelola dan mengembangkan dana yang berasal dari iuran peserta dan pendiri unrtuk menyelenggarakan program pensiun manfaat pasti, dengan tujuan memberikan kesinambungan penghasilan bagi peserta dan keluarganya. Dana Pensiun Semen Gresik

4. Semen Gresik Foundation Disebut juga sebagai yayasan Semen Gresik. Berkantor di Jalan Awikoen B-1 Gresik, telp (031) 3981732 psw 3600, 3970935. Semen Gresik Foundation (yayasan Semen Gresik) mengelola sekolah Semen Gresik dari pendidikan usia dini (PAUD), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), etrepreneurship development centre (EDC), kesehatan dan sosial.

BAB III TINJAUAN PUSTAKA / LANDASAN TEORI

3.1.

Pengertian Pemasaran Pemasaran adalah salah satu kegiatan dalam perekonomian yang membantu

dalam menciptakan nilai ekonomi. Nilai ekonomi itu sendiri menentukan harga barang dan jasa. Faktor penting dalam menciptakan nilai tersebut adalah produksi, pemasaran dan konsumsi. Pemasaran menjadi penghubung antara kegiatan produksi

48

dan konsumsi. Banyak ahli yang telah memberikan definisi atas pemasaran ini. Definisi yang diberikan sering berbeda antara ahli yang satu dengan ahli yang lain. Perbedaan ini disebabkan karena adanya perbedaan para ahli tersebut dalam memandang dan meninjau pemasaran. Dalam kegiatan pemasaran ini, aktivitas pertukaran merupakan hal sentral. Pertukaran merupakan kegiatan pemasaran dimana seseorang berusaha menawarkan sejumlah barang atau jasa dengan sejumlah nilai keberbagai macam kelompok social untuk memenuhi kebutuhannya. Pemasaran sebagai kegiatan manusia diarahkan untuk memuaskan keinginan dan kebutuhan melalui proses pertukaran. Definisi yang paling sesuai dengan tujuan tersebut adalah : Pemasaran adalah suatu proses social dan manajerial yang didalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan prosuk yang bernilai kepada pihak lain (Kotler, 1997). Definisi pemasaran ini bersandar pada konsep inti yang meliputi kebutuhan (needs), keinginan (wants), dan permintaan (demands). Manusia harus menemukan kebutuhannya terlebih dahulu, sebelum ia memenuhinya. Usaha untuk memenuhi kebutuhan tersebut dapat dilakukan dengan cara mengadakan suatu hubungan. Dengan demikian pemasaran bia juga diartikan suatu usaha untuk memuaskan kebutuhan pembeli dan penjual (Swasta, 1996). Dalam pemasaran terdapat enam konsep yang merupakan dasar pelaksanaan kegiatan pemasaran suatu organisasi yaitu : konsep produksi, konsep produk,

49

konsep penjualan, konsep pemasaran, konsep pemasaran sosial, dan konsep pemasaran global. 1. Konsep produksi Konsep produksi berpendapat bahwa konsumen akan menyukai produk yang tersedia dimana-mana dan harganya murah. Konsep ini berorientasi pada produksi dengan mengerahkan segenap upaya untuk mencapai efesiensi produk tinggi dan distribusi yang luas. Disini tugas manajemen adalah memproduksi barang sebanyak mungkin, karena konsumen dianggap akan menerima produk yang tersedia secara luas dengan daya beli mereka. 2. Konsep produk Konsep produk mengatakan bahwa konsumen akan menyukai produk yang menawarkan mutu, performansi dan ciri-ciri yang terbaik. Tugas manajemen disini adalah membuat produk berkualitas, karena konsumen dianggap menyukai produk berkualitas tinggi dalam penampilan dengan ciri ciri terbaik 3. Konsep penjualan Konsep penjualan berpendapat bahwa konsumen, dengan dibiarkan begitu saja, organisasi harus melaksanakan upaya penjualan dan promosi yang agresif. 4. Konsep pemasaran Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunsi untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing. 5. Konsep pemasaran sosial

50

Konsep pemasaran sosial berpendapat bahwa tugas organisasi adalah menentukan kebutuhan, keinginan dan kepentingan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan dengan cara yang lebih efektif dan efisien daripasda para pesaing dengan tetap melestarikan atau meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat. 6. Konsep Pemasaran Global Pada konsep pemasaran global ini, manajer eksekutif berupaya memahami semua faktor- faktor lingkungan yang mempengaruhi pemasaran melalui manajemen strategis yang mantap. tujuan akhirnya adalah berupaya untuk memenuhi keinginan semua pihak yang terlibat dalam perusahaan.

3.2.Pengertian Manajemen Pemasaran Penanganan proses pertukaran memerlukan waktu dan keahlian yang banyak. Manajemen pemasaran akan terjadi apabila sekurang-kurangnya satu pihak dari pertukaran potensial memikirkan cara untuk mendapatkan tanggapan dari pihak lain sesuai dengan yang diinginkannya. Dengan demikian, manajemen pemasaran dapat diartikan : Manajemen pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan pemikiran, penetapan harga, promosi serta penyaluran gagasan, barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan-tujuan individu dan organisasi (Kotler, 1997). Definisi ini mengakui bahwa manajemen pemasaran adalah proses yang melibatkan analisa, perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian yang mencakup

51

barang, jasa dan gagasan yang tergantung pada pertukaran dengan tujuan menghasilkan kepuasan bagi pihak-pihak yang terkait. Manajemen pemasaran dapat diterapkan pada semua bidang usaha. Dalam manajemen terdapat fungsi penganalisaan, perencanaan, pelaksanaan atau penerapan serta pengawasan. Tahap perencanan merupakan tahap yang menentukan terhadap kelangsungan dan kesuksesan suatu organisasi pemasaran. Proses perencanaan merupakan satu proses yang selalu memandang ke depan atau pada kemungkinan masa akan datang termasuk dalam pengembangan program, kebijakan dan prosedur untuk mencapai tujuan pemasaran.

3.3.Konsep Pemasaran Suatu perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya harus efi menjalankan konsep pemasaran agar keuntungan yang diharapkan dapat terealisasi dengan baik. Ini menandakan bahwa kegiatan pemasaran dalam perusahaan harus dikoordinasi dan dikelola dengan cara yang labih baik. Falsafah konsep pemasaran bertujuan untuk memberikan kepuasan terhadap keinginan dan kebutuhan konsumen. Kegiatan perusahaan yang berdasar pada konseop pemasaran ini harus diarahkan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Secara definitive dapat dikatakan bahwa konsep pemasaran adalah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomis dan social bagi kelangsungan hisup perusahaan (Swasta, 1996). Dari definisi tersebut, perusahaan memiliki konsekuensi seluruh kegiatan perusahaan harus diarahkan untuk mengetahui kebutuhan konsumen dan mampu

52

memberikan kepuasan agar mendapat laba dalam jangka panjang. Organisasi perusahaan yang menerapkan konsep pemasaran ini disebut organisasi pemasaran. Konsep pemasaran juga menyatakan bahwa kunci untuk meraih tujuan organisasi adalah menjadi lebih efektif daripada para pesaing dalam memadukan kegiatan pemasaran guna menetapkan dan memuaskan kebutuhan pasar sasaran (Kotler, 1997). Konsep pemasaran ini bersandar pada empat pilar, yaitu : pasar sasaran, kebutuhan pelanggan, pemasaran terpadu dan profitabilitas. Dewasa ini konsep pemasaran mengalami perkembangan yang semakin maju sejalan dengan majunya masyarakat dan teknologi. Perusahaan tidak lagi berorientasi hanya pada pembeli saja, akan tetapi berorientasi pada masyarakat atau manusia. Konsep yang demikianlah yang disebut dengan konsep pemasaran masyarakat (Swasta, 1996). Selanjutnya akan dibahas tiga faktor penting yang digunakan sebagai dasar dalam konsep pemasaran (Swasta, 1996) : a. Orientasi konsumen Pada intinya, jika suatu perusahaan ingin menerapkan orientasi konsumen ini, maka : 1. Menentukan kebutuhan pokok dari pembeli yang akan dilayani dan dipenuhi. 2. Memilih kelompok pembeli tertentu sebagai sasaran dalam penjualan. 3. Menentukan produk dan program pemasarannya. 4.Mengadakan penelitian pada konsumen untuk mengukur, menilai dan menafsirkan keinginan, sikap serta tingkah laku mereka. 5.Menentukan dan melaksanakan strategi yang paling baik, apakah

53

menitikberatkan pada mutu yang tinggi, harga yang murah atau model yang menarik. b. Koordinasi dan integrasi dalam perusahaan Untuk memberikan kepuasan secara optimal kepada konsumen, semua elemen pemasaran yang ada harus diintegrasikan. Hindari adanya pertentangan antara perusahaan dengan pasarnya. Salah satu cara penyelesaian untuk mengatasi masalah koordinasi dan integrasi ini dapat menggunakan satu orang yang mempunyai tanggung jawab terhadap seluruh kegiatan pemasaran, yaitu manajer pemasaran. Jadi dapat disimpulkan bahwa setiap orang dan bagian dalam perusahaan turut serta dalam suatu upaya yang terkoordinir untuk memberikan kepuasan konsumen sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. c. Mendapatkan laba melalui pemuasan konsumen Salah satu tujuan dari perusahaan adalah untuk mendapatkan profit atau laba. Dengan laba tersebut perusahaan bisa tumbuh dan berkembang dengan kemampuan yang lebih besar. Sebenarnya laba merupakan tujuan umum dari sebuah perusahaan. Banyak perusahaan yang mempunyai tujuan lain disamping laba. Dengan menggunakan konsep pemasaran ini, hubungan antara perusahaan dan konsumen akan dapat diperbaiki yang pada akhirnya akan menguntungkan bagi perusahaan.

3.4. Sistem Pemasaran


3.4.1. Pengertian Sistem Pemasaran

Sistem

adalah

sekolompok

item

atau bagian-bagian

yang

saling

54

berhubungan dan saling berkaitan secara tetap dalam membentuk satu kesatuan terpadu. Jadi dapat diartikan sistem pemasaran adalah kumpulan lembaga-lembaga yang melakukan tugas pemasaran barang, jasa, ide, orang, dan faktor-faktor lingkungan yang saling memberikan pengaruh dan membentuk serta mempengaruhi hubungan perusahaan dengan pasarnya.. Dalam pemasaran kelompok item yang saling berhubungan dan saling berkaitan itu mencakup : 1. Gabungan organisasi yang melaksanakan kerja pemasaran. 2. Produk, jasa, gagasan atau manusia yang dipasarkan. 3. Target pasar. 4. Perantara (pengecer, grosir, agen transportasi, lembaga keuangan). 5. Kendala lingkungan (environmental constraints). Sistem pemasaran yang paling sederhana terdiri dari dua unsur yang saling berkaitan, yaitu organisasi pemasaran dan target pasarnmya. Unsur-unsur dalam sebuah sistem pemasaran serupa dengan unsur-unsur yang ada pada sistem radio stereo. Bekerja secara terpisah, tetapi pada waktu dipertemukan secara tepat.
3.4.2. Macam Macam Sistem Pemasaran

3.4.2.1. Sistem pemasaran dengan saluran vertikal Pada sistem ini produsen, grosir, dan pengecer bertindak dalam satu keterpaduan. Tujuan :
a. Mengendalikan perilaku saluran

b. Mencegah perselisihan antara anggota saluran

55

3.4.2.2. Sistem pemasaran dengan saluran horizontal Pada sistem ini, ada suatu kerjasama antara dua atau lebih perusahaan yang bergabung untuk memanfaatkan peluang pemasaran yang muncul. 3.4.2.3. Sistem pemasaran dengan saluran ganda Pada sistem ini beberapa gaya pengeceran dengan pengaturan fungsi distribusi dan manajemen digabungkan, kemudian dari belakang dipimpin secara sentral.
3.4.3. Lingkungan Sebuah Sistem Pemasaran

3.4.3.1. Lingkungan makro ekstern. Lingkungan makro tersebut ialah: a. Demografi (kependudukan). b. Kondisi ekonomi. c. Teknologi. d. Kekuatan sosial dan budaya. e. Kekuatan politik dan legal. f. Persaingan. 3.4.2. Lingkungan mikro eksternal a. Pasar (market) b. Pemasok c. Pialang (marketing intermediaries) 3.4.3. Lingkungan Non- Pemasaran Intern Kekuatan non pemasaran lainnya adalah lokasi perusahaan, ketangguhan bagian penelitian dan pengembangan. Kekuatan intern bersifat menyatu

56

(interest) dalam organisasi dan dikendalikan oleh manajemen. 3.5. Strategi Pemasaran 3.5.1. Pengertian Strategi Pemasaran Strategi pemasaran adalah pengambilan keputusan-keputusan tentang biaya pemasaran, bauran pemasaran, alokasi pemasaran dalam hubungan dengan keadaan lingkungan yang diharapkan dan kondisi persaingan. Dalam strategi pemasaran, ada tiga faktor utama yang menyebabkan terjadinya perubahan strategi dalam pemasaran yaitu : 1. Daur hidup produk Strategi harus disesuaikan dengan tahap-tahap daur hidup, yaitu tahap perkenalan, tahap pertumbuhan, tahap kedewasaan dan tahap kemunduran. 2. Posisi persaingan perusahaan di pasar Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan posisi perusahaan dalam persaingan, apakah memimpin, menantang, mengikuti atau hanya mengambil sebagian kecil dari pasar. 3. Situasi ekonomi Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan situasi ekonomi dan pandangan kedepan, apakah ekonomi berada dalam situasi makmur atau inflasi tinggi. 3.5.2. Macam-Macam Strategi Pemasaran Macam strategi pemasaran diantaranya: 1. Strategi kebutuhan primer Strategi-strategi pemasaran untuk merancang kebutuah primer yaitu:

57

a. Menambah jumlah pemakai dan b. Meningkatkan jumlah pembeli. 2. Strategi Kebutuhan Selektif Yaitu dengan cara : a. Mempertahankan pelanggan misalnya: 1. Memelihara kepuasan pelanggan; 2. Menyederhanakan proses pembelian; 3. Mengurangi daya tarik atau jelang untuk beralih merk; b. Menjaring pelanggan (Acquistion Strategier) 1. Mengambil posisi berhadapan (head to heas positioning) 2. Mengambil posisi berbeda (differentiated positin) Secara lebih jelas, strategi pemasaran dapat dibagi kedalam empat jenis yaitu: 1. Merangsang kebutuhan primer dengan menambah jumlah pemakai. 2. Merangsang kebutuhan primer dengan memperbesar tingkat pembelian. 3. Merangsang kebutuhan selektif dengan mempertahankan pelanggan yang ada. 4. Merangsang kebutuhgan selektif dengan menjaring pelanggan baru. 3.5.3. Segmentasi Pasar Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompokkelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Atau segmentasi pasar bisa diartikan segmentasi pasar adalah proses pengidentifikasian dan menganalisis para pembeli di pasar produk, menganalisia perbedaan antara pembeli di pasar.

58

3.5.3.1. Dasar-dasar dalam penetapan Segmentasi Pasar Dalam penetapan segmentasi pasar ada beberapa hal yang menjadi dasarnya yaitu: 1. Dasar dasar segmentasi pasar pada pasar konsumen a. Variabel geografi, diantaranya : wilayah, ukuran daerah, ukuran kota, dan kepadatan iklim. b. Variabel demografi, diantaranya : umur, keluarga, siklus hidup, pendapatan, pendidikan, dll c. Variabel psikologis, diantaranya :kelas sosial, gaya hidup, dan kepribadian. d. Variabel perilaku pembeli, diantaranya : manfaat yang dicari, status pemakai, tingkat pemakaian, status kesetiaan dan sikap pada produk. 2. Dasar dasar segmentasi pada pasar industri a. Tahap 1: menetapkan segmentasi makro, yaitu pasar pemakai akhir, lokasi geografis, dan banyaknya langganan. b. Tahap 2: yaitu sikap terhadap penjual, ciri ciri kepribadian, kualitas produk, dan pelanggan. 3.5.3.2. Syarat segmentasi Pasar Ada beberapa syarat segmentasi yang efektif yaitu : a. Dapat diukur b.Dapat dicapai c. Cukup besar atau cukup menguntungkan d.Dapat dibedakan e. Dapat dilaksanakan 3.5.3.3. Tingkat Segmentasi Pasar

59

Karena pembelian mempunyai kebutuhan dan keinginan yang unik. Setiap pembeli, berpotensi menjadi pasar yang terpisah. Oleh karena itu segmentasi pasar dapat dibangun pada beberapa tingkat yang berbeda. a. Pemasaran massal Pemasaran massal berfokus pada produksi massal, distribusi massal, dan promosi massal untuk produk yang sama dalam cara yang hampir sama keseluruh konsumen. b. Pemasaran segmen Pemasarn segmen menyadari bahwa pembeli berbeda dalam kebutuhan, persepsi, dan perilaku pembelian. c. Pemasaran ceruk Pemasaran ceruk (marketing niche) berfokus pada sub group didalam segmen-segmen. Suatu ceruk adalah suatu group yang didefiniskan dengan lebih sempit. d. Pemasaran mikro Praktek penyesuaian produk dan program pemasaran agar cocok dengan citarasa individu atau lokasi tertentu. Termasuk dalam pemasaran mikro adalah pemasaran lokal dan pemasaran individu.

3.5.3.4. Manfaat Segmentasi Pasar Sedangakan manfaat dari segmentasi pasar adalah: a. Penjual atau produsen berada dalam posisi yang lebih baik untuk memilih kesempatan- kesempatan pemasaran.

60

b. Penjual atau produsen dapat menggunakan pengetahuannya terhadap respon pemasaran yang berbeda-beda, sehingga dapat mengalokasikan anggarannya secara lebih tepat pada berbagai segmen. c. Penjual atau produsen dapat mengatur produk lebih baik dan daya tarik pemasarannya

3.5.3.5. Menentukan Pasar Sasaran Langkah-langkah dalam menetukan pasar sasaran yaitu : 1. Langkah pertama Menghitung dan menilai potensi keuntungan dari berbagai segmen yang ada 2. Langkah kedua Mencatat hasil penjualan tahun lalu dan memperkirakan untuk tahun yangakan datang.

3.6.Pengertian Segmentasi Pasar Pasar terdiri atas pembeli dan pembeli berbeda dalam banyak hal. Pasar dapat dibedakan atau disegmentasikan dalam berbagai cara. Pasar bisa diartikan sebagai orang-orang yang mempunyai keinginan untuk puas, uang untuk belanja dan kemauan untuk membelanjakannya. Adapun istilah segmentasi pasar dapat didefinisikan sebagai berikut : Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi-bagi pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk ke dalam satuan-satuan pasar (segmen pasar) yang bersifat homogen (Swasta, 1996).

61

Segmentasi pasar ini merupakan suatu falsafah yang berorientasi pada konsumen. Falsafah ini menunjukan usaha untuk meningkatkan ketepatan penetapan sasaran dari suatu perusahaan. Segmen pasar ini dapat dibentuk dengan banyak cara. Dengan mengacu pada demografi atau gaya hidup, segmentasi pasar dapat dilakukan. Ada beberapa pola berbeda yang akan muncul dalam melakukan segmenatasi pasar ini, yaitu : preferesi homogen, preferensi yang tersebar dan preferensi terkelompok (Kotler, 1997). Dengan menyatukan program pemasaran yang ditujukan kepada segmensegmen pasar yang dituju, manajemen dapat melaksanakan pemasaran dengan lebih baik dan dapat menggunakan sumberdaya pemasaran secara efisien. Segmentasi pasar dapat membantu manajemen dalam hal menyalurkan uang dan usaha ke pasar potensial yang paling menguntungkan, merencanakan produk yang dapat memenuhi permintaan pasar, menentukan cara-cara promosi yang paling efektif, memilih media advertensi, dan mengatur waktu yang sebaik-baiknya. Dalam melakukan segmentasi pasar ini juga perlu suatu alasan yang cukup baik, misalnya, adanya pasar yang bersifat dinamis dan adanya pasar untuk suatu produk tertentu. Akan tetapi tidak semua segmentasi pasar yang dilakukan efektif. Dengan demikian perlu suatu upaya agar segmentasi pasar yang dilakukan itu berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Ada beberapa hal yang mungkin perlu untuk diperhatikan dalam melakukan segmentasi, diantaranya : dapat diukur, dalam jumlah besar, dapat diakses dengan mudah, bisa dibedakan serta dapat diambil tindakan. Perusahaan yang mengidentifikasi segmen pasarnya harus bisa mengevaluasi

62

berbagai segmen dan memutuskan berapa banyak segmen yang akan dimasuki. Ada dua factor penting yang mesti diperhatikan dalam melakukan evaluasi segmen pasar, yaitu daya tarik segmen secara keseluruhan dan sumberdaya perusahaan (Kotler, 1997). Setelah evaluasi dilakukan, perusahaan kemudian mengambil keputusan seberapa banyak segmen yang akan dilayani. Pada tahap evaluasi, ada berapa hal tambahan yang dapat dijadikan pertimbangan untuk memilih segmen yaitu pilihan etika atas pasar sasaran, interelasi dan segmen-super, rencana serangan segmen per segmen dan kerjasama antarsegmen.

3.7.Komunikasi Pemasaran Kehadiran media cetak dan elektronik telah menimbulkan sikap keseriusan bagi para pengusaha,untuk selalu memperbaiki kualitas produk, Stategi komunikasi pemasran (marketing communition) yang dapat menghindari perusahaan kerugian yang disebabkan oleh promosi yang tidak efisen dapat dimasukkan sebagai bagian dari konsep bauran komunikasi pemasaran(marketing communication mix). Adapun pemasaran didefinisikan sebagai Asocietal process by which individual and grup, dapat dikatakan bahwa proses yang membentuk hubungan antara komunikasi induvidu atau grup dalam menyanpaikan jenis-jenis

produk;barang dan jasa. 3.7.1. Inti Dari Komunikasi Pemasaran Komunikasi pemasaran membahas beberapa masalah yang memiliki kaitan erat dengan komunikasi dalam pemasaran, pokok kajian pembahasan komunikasi pemasaran antara lain

63

a. b. c. d. e. f. g.

Strategi Komunikasi Segmentasi Potensial Perencanaan Media Kreatif pesan dan Visual Biaya Komunikasi dan Belanja Iklan Riset Komunikasi Pemasaran Konsep Bisnis Masa Depan

3.7.2. Proses Perencanan Komunikasi Pemasaran Komunikasi pemasaran dapat diidentifikasikan sebagai hal berikut: 1. Mengidentifikasikan pasar dan kebutuhan konsuman atau persepsi

konsumen. 2. menggambarkan dan mengoperasionalkan gambar atau persepsi tujuan

target group. 3. Mengvaluasikan sejumlah perilaku yamh tergambar diyakini dapat

mencapai tujuan. Strategi mempromosikan sebuah produk atau perusahan merupakan strategi pembangunanatribut yang akan dan terus dikenal oleh konsumen. 3.7.3. Analis Situasi ,Taktik,dan Strategi Perusahaan yang memikili dia atau lebih konsep strategi ,memungkinkan perusaahn tersebut bertahan dalam persaingan yang semakin keras.Perusahan yang tidak memiliki kerangak dan strategi cadangan dalam menghadapi para pesaing naru justeru akan mengacam posisi produk mereka yang telah ada. Tujuan lain dari analis situasi,teknik dan strategi dalam komunikasi

64

pemasaran

adalah

untuk

memperoleh

dari

konsumen

(sebagai

sumber

utama).dimana pespon tersebut merupakan langkah awal yang perusahan untuk bersikap positif. 3.7.4. Perencanaan Komunikasi Penasaran Perencanaan komunikasi dalam komunikasi pemasran merupakan panduan mendasr yang penting untuk membentuk kita dalam menyusun sebuah perencanaan strategi berdasarkan pandangan komunikasi pemasaran. Perencanaan mungkin lebih penting dari sebuah dokumen yang kita miliki. Setiap perencanaan dan eksekusi periklanan memilikinilai yang kecil jika kita tidak menjaga di hadapan konsumen.

3.8.Pemasaran dan Promosi 3.8.1. Pemasaran Pada Era Informasi. Kondisi saat ini menempatkan kita ke dalam sebuah persaingan diantara dua paradikma yang saling tarik menarik,yaitu era industeri disnis dan era informasi bisnis. Terdapat tujuh Aspek Dasar yang harus dicapai oleh organisai bisnis agar dapat bartahan dalam kompetisi yang ketat saat ini: 1. 2. Konsumen tepat sasaran Kualitas penciptaan produk yang terbaik melalui perusahan teknologi

terbaru 3. 4. 5. Adanya diferentasi produk yang ditawarkan dengan pesaing . Positioning produk dan perusahaan sebagai penggerak pasar . Kacapatan dalam penetrasi pasr (local maupun interlokal)

65

6. 7.

Sumbrt daya manusia dengan kualitas tertinggi dan mampu bekerja secara tim Kepentingan yang mamapu beradap tasi dalam kondisi yang selalu berubah ubah Perusahaan yang memliki ke tujuh aspek tersebut dapat digolongkan kepada perusahan yang memiliki kemampuan untuk bertahan pada masa saat ini. 3.8.2. Dukungan Media (Media Support) Dukungan media (Media support) selalu dihubungkan dengan peluang keberhasialan bisnis,biaya dan audience.dukungan media dapat juga disebut sebagai media alternative,media yang tidak dapat diukur serta merupakan non traditional media .dukungan media media tersebut antara lain:
a. b. c. d. e. f.

Out Of Home Media Promotional Product marketing Yellow Pages Produt Placement Inflight Adertising dan Miscellaneous Media.

3.9.Strategi Komunikasi Kehidupan manusia tidak terlepas dari ruang lingkup komunikasi,manusia sebagai mahluk social,maka dengan komunikasi tidak saja sebagai alat untuk kontak hubungan dengan antara individu,namun komunikasi juga merupakan alat bagi manusia untuk bertahan hidup.komunikasi memiliki kekuatan untuk melakukan seleksi terhadap berbagai stimuli yang ada disekitarnya,stimuli yang akan dipilih dan stimuli tersebut dapat memberikan rangsangan yang labih kuat.

66

Bentuk Bentuk Komunikasi Komunikasi pemasaran mix antara lain adalah:


a. b. c. d. e.

Advertising Sales Promotion Publicity Personal selling dan Direct Selling Dalam komunikasi dibagi menjadi tiga bagian yaitu:Massa,Kelompok,dan

Personal .masing masing kimunikasi dalam lingkup massa tersebut dianggap tidak saling mengenal satu sama lainnya.sedangkan karekteritis personal adalh: pribadi dari satu orang komunikasi yang langsung dan berinteraksi dengan

komunikasi.komunikasi dibagi menjadi dua bagian yaitu:


a. b.

Komunikasi massa Komunikasi kekompok

3.9.1. Bentuk Bentuk Media Komunikasi

Media Komunikasi Antar personal Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi telah memunculkan jenis media komunikasi yang mempu berinteraksi secara personal atau kelompol.komunikasi dapat melakuakanpenelusuran berbagai informasi yang menarik . 3.9.2. Tujuan Komunikasi Pemasaran Komunikasi pemasaran bertujuan untuk mencapai tiga tahap perubahan yang ditunjukan kapada konsumen.tahap pertama yang ingin dicapai dari strategi

67

komunikasi pemasaran adalah tapan perubahan khowledge(pengetahuan),dalam perubahan ini konsumen mengetahui adanya keberadaan sebuah produk,tahapan kedua adalah perubahan sikap dalam consumer behavior perubahan sikap ini ditentukan oleh tiga unsure yang disebut oleh Sciffman dan Kanuk menunjukkan bahwa tahapan perubahan sikap ditentukan dan conation(perilaku),jika tiga komponen ini menunjukkan adanya kecenderungan terhadap sebuah perubahan (kognitif,afektif,dan konatif) Konsemen Indonesia setip saat berubah sedikit dengan sedit menuju sebuh tahapan yang disebutknowledge sociallebih berbahaya lagi setip perancang iklan yang bermaksud membodoh-bodohi konsumen.perlu disadari bahwa batas-batasan etika ini sebenarnya tidak bermaksud membatasi keratifitas ide,bankan memotivasi terjadinya inovasi dan kreatifitas iklan yang lebih tinggi dan memantu para kteatif untuk memberikan sebuah iklan. 3.9.3. Strategi dan Perencanaan Komunikasi Pemasaran 3.9.3.1. Segmentasi Potensial Sebuah produk diciptakan untuk memenuhi sebuah kebutuhan atau mungkin mengangkat sebuah keinginan menjadi sebuah kebutuhan baru.Beberapa perusahaan ,mengalami kegagalan ketika menetapkan strategi segmentasi pasar,yang disebabkan oleh tidak adanya hubungan yang cukup kuat antara produk yang ditawarkan dengan sasaran produk (konsumen).
3.9.3.2.

Fase Kegiatan Komunikasi Pemasaran

Fase-fase kegiatan komunikasi pemasaran merupakan acuan penting dalam menyusun strategi promosi,terhadap tiga tahapan dari markering komunikasi yaitu:

68

a. b.

Pertama:segmentasi pasar Kedua:menentukan segmentasi (satu atau lebih) dengan produk yang

spesifikasi atau bentuk promosi.


c.

Ketiga :Menentukan posisi produk sebagai suatau produk yang mampu

memuasakan konsumen dengan cara yang berbeda (diferensasi)dari competitor yang diwujudkan dalam bentuk pesan yang khusus.
3.9.3.3.

Segmentasi

Segmentasi pasar dihubungkan bagi pengembang sebuah market melalui cara pemuasan yang berbeda,kemampuan komunikasi pemasaran dalam pembagian segmentasi berpengaruh terhadap media yang memiliki kedekatan.segmentasi diperoleh beberapa asumsi-asumsi penting.khususnya dalam mementukan bentuk stimulasi yang kuat. Sciffman dan Knuk membagi komunikasi pemasaran dalam berbagai segmen ,yaitu sebagai berikut:
a. b. c.

Geografis Demografis Psikologi

Hubungan Antara Asumsi Komunikasi dengan Kebutuhan ,Keinginan,dan Permintaan.


3.9.3.4.

Need (kebutuhan)

Needs, Maslow menyebutkan adanya hirarki kebituhan yang terdiri dari lima tingkatan yang dimulai dari kebutuhan yang paling utama,yaitu:kebutuhan phisik seperti:makan,minum,pakaian dan tempat tinggal,kebutuhan yang harus

69

dipenuhi segara.kebutuhan lanjutan yangbterdiri dari kebutuhan akan rasa aman ,bersosalisasi,penghargaan diri,dan cinta,hingga pada kebutuhan yang terakhir yaitu:akualisasi diri. 3.9.3.5.Wants (keinginan) Wants adalah:sebuah kebutuhan yang dijadikan referensi bagi

konsumen.karena produk tersebut memilik padanan produk pengganti,sebagai contoh:nasi merupakan cara orang Indonesia menyelesaikan kebutuhan akan rasa lapar dan orang Amerika makan burger untuk menyelesaikan rasa laper dan karean orang Amerika dan orang Indonesia ,maka burger pun dapat dijadiaknan alat penyelesaian rasa laper.
3.9.3.6.

Demand (Permintaan)

Daya beli ternyata bagian terkhir dari sebuah strategi marketing,mampun sebuah produk didapakan sangat kuat,namun jika tidak didukung daya beli,produk tersebut seperti mengawang-awang,tentunya hal ini telah dipertimbangkan oleh perusahaan. 3.9.3.7.Dukungan Biaya Promosi Kaitannya dengan efesiensi biaya marketing communication bahwa harus dperhatikan ,jika perencanaan komunikasi pemasaran hanya terfokus kepada prioritas penggunaan media sebagai saran promosi utama.perencanaan sebuah aktifitas komunikasi pemasaran harus disesuakan dengan kemampun pembiayaan dan anggran yang disediakan.anggaran komunikasi pemasaran akan menentukan apa saj yang akan dibiayakan,segmentasi mana saja yang akan dituju. 3.9.4. Marketing Information System (MIS) Data Base

70

Sumber informasi lain yang berguana bagi seorang manaer dalam melakukan perencanaan kegiatan dan biata mengacu kepada marketing information system(MSI) masalah penyebab turunyan penjualan yang disebabkan oleh factor internal,aksesibilitas,kualitas,produk,dan pesaing perusahaan. Sales Report,merupakan data penting yang harus diolah dengan melakukan suatau perbandingan kegitan kimunikasi pemasaran yang dilakuakan sebelumnya.

3.10.

Perencanaan Biaya Komunikasi Pemasaran

3.10.1. Biaya Komunikasi Dalam kegiatan bisnis sebagaimana kegiatan ekonomi dikenal adanya konsep biaya operasioanal (opportunity cost).konsep tersebut menjelaskan bahwa terdapat lebih dari satu penggunaan atau pemanfaatan sumberdaya perusahaan. Sumberdaya yang dimiliki oleh perusahaan antara

lain:uang(money),manusia (man),kemapuan manajemen (managerial skill) ,dan waktu(time).artinya bila sumberdaya unang dipakai untuk kegiatan x (promosi ,misalnya)maka uang tersebtu sesungguhnya dapt dimafaatkan tidak hanya ditunjukan bagi kegiatan promosi saja. Inti dari konsep biaya opportunitas adalh pemanfaatan secara optimal,efektif dan efisien dari seluruh sumber daya perusahaan. 3.10.2. Strategi Penentuan Komunikasi Pemasaran Budget Dalam penetapan anggaran biaya promosi ,beberapa item yang harus tersedia adalah:
a.

Personal

71

b. c.

Aktifitas Quality Control

3.10.3. Strategi Kampanye Perencanaan Kampanya Periklanan Tujuan penyampaian pesan pada strategi kampanye dalam komunikasi pemasaran adalah untuk memberikan informasi mengenai new performance,new service,new product dan benefit.penyampaian pesan informasi tersebut diharapkan dapat merubah pengetahuan dan refensi public terhadap produk dan perusahaan.

3.11.

Riset Komunikasi Pemasaran

Riset Pemasaran Sebagai Dasara Dari Perencanaan Komunikasi Pemasaran Sebuah perusahaan besar biasanya memilki departemen yang menangani riset marketing.mereka bertugas untuk memeperoleh sejumlah informasi penting yang dibutuhkan seperti riset pasar yang meliputi informasi tentang tingkat kepentingan konsumen terhadap produk, 3.11.1. Riset Dalam Komunikasi Pemasaran Perencanaan riset dalam komunikasi pemasaran ditujikan untuk

memberikan gambaran atau sebuah proyeksi mengenai sesuatu kejadian atau ramalan terhadap suatu perubahaan yang akan muncul pada massa yang akan datang .Dalam Komunikasi pemasaran ,riset yang dibutuhkan terbagi dalam empat kelompok riset yaitu: 1. 2. Riset Perilaku Riset Media

72

3. 4.

Riset Efektifikasi Iklan ,dan Riset Kompetitif

3.11.2. Competitive Intellignt dalam Strategi Memposisikan Brand Fungsi intelijen adalah mengkaji kekuatan para pesaing dan kekuatan ekstetnal dengan maksud untuk menyampaikan perusahaan menghadapi keadaan dan kondisi dikemudian hari.strategi pesan merupakan penciptaan pontensi keuntungan masa dapan (igon anshoff)pentingnya intelijen kompetitif ini adalah untuk membentuk komunikasi pemasran untuk menganalisa perkembangan lingkungan bisnis yang ada disekitarnya. 3.11.3. Monitoring Kegiatan Direct Selling Dan Event Management Monitoring Kegiatan Promosi Ketika manajer,komunikasi pemasran ,wajib melaksanakan kegiatan monitoring terhadap berbagai kegiatan promosi yang telah dijalankan .monitoring direct selling khususnya dalam penggunaan media-media komunikasi personal (marketing kits)ditunjikan untuk memperoleh informasi dari salesengenai kendalakendala dalam menjelaskan produk kepada konsumen atau ada beberapa informasi yang dibutuhkan oleh konsumen.pengambilan keputusan atas beberapa masalah yang dihadapi tersebut,biasanya disediakan anggaran 10% hingga 20% untuk mengatasi berbagai masalah atau kendala,perusahaan maupun oleh pesaing ,dan jika dana anggaran cadangan tidak tersedia atau tidak teranggarakan,hal ini tidak dapat dipungkiri bahwa perusahaan bias terjadi ka[pan saja,ketidaktanggapan manajer berakibatkan fatal yaitu kehilangan sebagian pangsa pasarnya.

73

3.12.

Komunikasi Pemasaran Masa Depan

3.12.1. Dampak Promosi Terhadap Pengembangan Pasar Strategi pengembangan pasar dan penciptan peluang pasar membutuhkan sedikit pemikiran yang berbeda.Konsemen sangat tertarik pada harga dan kualitas barang.sterategi pencipta peluang pasr merupakan strategi yang berbeda. Hubungan timbal Balik antara komuniksai Pemasaran dan Relationship Marketing Perlunya penerapan konsep relationship marketing yang dipadukan dengan konsep marketing communication ditunjukan untuk memperkuat pemposisian perusahaan dan produk/servis yang dimiliki oleh perusahaan dengan grup-grup bisnis.Relationship marketing commucation hanya dapat berjalan mulus jika dengan standarilasi product,behavior dan atmosphere dalam lingkungan perusahaan lebih baik .untuk membangun posisi tertinggi dipasar ,pertama:perusahaan harus membanguan hubungan yang kuat,kedua mereka harus mendapatkan keuntungan dari industeri infastruktur dimana kuncinya adalah orang-orang dan perusahaan yang telah menjadikan industeri itu menjadi lebih kuat. Tujuan dari relationship Marketing ini adalah untuk membangun infrastuktur pasar yang kuat,membangun suasana keakrapan dan terjalinnya hubungan yang lebih luas, menstransfer pengetahuan tentang produk dan perusahaan (positioning a product and corporate),pemasaran yang lebih sederhan (simple)untuk mempermudah pendistribusian,efesien,dan konsentarasi pemasaran yang lebih efektif. 3.12.2. Hubungan Masyarakat (Public Relations) Setiap individu memiliki needs and wants,untuk memenuhinya dibutuhkan

74

sebuah interaksi ,dan interaksi ini pun dipenuhi oleh berbagai kepentingan yang mungkin berbeda.jika hal ini berlaku pada hubungan antara dua individu maka akibat yang dihasilkannya (baik positif dan negatif)berpengaruh pada dua individu dan jika hubungan ini berlaku pada individu dengan organisasi atau antara organisasi maka akibat yang dihasilakn akan mempengaruhi individu lainnya.

BAB IV PEMBAHASAN

4.1. Struktur Organisasi Unit Kerja Biro Komunikasi Pemasaran

Kepala Biro Komunikasi Pemasaran Bpk. Gaguk Yudiarinto

Staff

Staff

Staff

75

Staff

Staff

Staff

Staff

Staff

4.2. Tugas Pokok Unit Kerja Adapun tugas dan tanggung jawab dari masing masing jabatan yang ada di Bagian Biro Komunikasi Pemasaran adalah sebagai berikut : a) Kepala Biro Komunikasi Pemasaran Kepala biro komunikasi pemasaran, saat ini dijabat oleh bapak Gaguk Yudiarinto. Bertanggung jawab untuk mengatur, mengkoordinasikan dan mengawasi pelaksanaan proses program program pemasaran dan bertanggung jawab kepada Direktur Pemasaran. Kepala Bagian Biro Komunikasi Pemasaran dalam hal ini membawahi para staff-staffnya. b) Budi Nendro Trisno

Secara strutural menjabat sebagai staff di biro komunikasi pemasaran. Tetapi secara pelaksanaan di lapangan, beliau bertanggung jawab mengatur, mengkoordinasi, mengawasi, dan ikut membantu program program komunikasi pemasaran satu arah atau yang bisa disebut dengan ATL (above the line) yang terdapat pada biro komunikasi pemasaran Semen Gresik. Kegiatannya berhubungan dengan media media promosi satu arah, seperti media cetak, media audio, media audiovisual, dan media luar ruang. c) Hendrawan Teguh Ariyanto

Secara strutural menjabat sebagai staff di biro komunikasi pemasaran. Tetapi secara pelaksanaan di lapangan, beliau bertanggung jawab mengatur, mengkoordinasi, mengawasi, dan ikut membantu program program komunikasi pemasaran dua arah atau yang biasa disebut dengan BTL (below

76

the line). Kegiatannya meliputi pelaksanaan undian, apresiasi kepada pedagang yang berhasil menjual Semen Gresik dengan jumlah tertentu, dan program pemberdayaan masyarakat. d) Abdul Roziq

Mengatur, melaksanakan, dan bertanggung jawab semua kegiatan komunikasi pemasaran Semen Gresik yang berhubungan dengan papan nama toko, media elektronik, dan billboard Semen Gresik di semua area penjualan Semen Gresik. e) Ferry Hukom

Bertanggung jawab dan melaksanakan semua kegiatan komunikasi pemasaran Semen Gresik yang berhubungan dengan iklan di media cetak, pelatihan tukang dan program sponsorship acara, yaitu suatu program dukungan suatu event yang diadakan oleh umum, maupun pihak internal Semen Gresik. Contohnya adalah lomba tukang yang diadakan kementrian pekerjaan umum, dan lomba tekan beton yang diadakan di universitasuniversitas di Indonesia. f) Agus Affandi

Membuat dan menyusun form permintaan pembayaran atas semua kegiatan digunakan di biro komunikasi pemasaran. Selain itu mengecek dan melakukan penelusuran bila terdapat data keuangan yang tidak jelas, seperti siapa yang bertanggung jawab mengenai pembayaran pajak pada pemasangan umbul-umbul di suatu area pemasaran. Semua data mengenai dana yang digunakan di biro komunikasi pemasaran tersebut, akan
77

diserahkan kepada seksi verifikasi (bagian dari departemen keuangan) supaya ditindaklanjuti, sehingga kegiatan komunikasi pemasaran bisa berjalan sesuai dengan harapan. g) Djoko Purnomo

Bertanggung jawab dan melaksanakan semua kegiatan komunikasi pemasaran Semen Gresik yang berhubungan dengan program

merchandising, yaitu suatu program pemberian barang secara cuma-cuma berupa kaos, mug, baju, topi, payung dan lain sebagainya kepada toko yang menjual produk Semen Gresik. h) Arief Ekwan Susanto

Bertanggung jawab dan melaksanakan semua kegiatan pemasaran Semen Gresik yang berhubungan dengan program point kita sahabat Semen Gresik. Program point kita sahabat Semen Gresik adalah suatu program promosi yang bertujuan untuk mempertahankan tingkat penjualan Semen Gresik agar tetap tinggi, dan dapat menghasilkan keuntungan yang besar bagi perusahaan. i) Joko Surasa

Bertanggung jawab dan melaksanakan semua kegiatan komunikasi pemasaran Semen Gresik yang berhubungan dengan media promosi umbulumbul dan spanduk. Selain itu juga bertanggung jawab terhadap revitalisasi termasuk juga kegiatan pemasangan billboard pada gudang distributor Semen Gresik.

78

Semua staff, dapat membantu tugas staff lainnya, sehingga terkadang tidak pasti kegiatannya hanya terikat sebatas pada deskripsi pekerjaan yang tertera pada buku panduan pegawai. Selain itu staff tersebut, mereka dibantu juga oleh tenaga kontrak. Berikut ini personalia nama tenaga kontrak beserta tugas dan wewenangnya : 1. Erlangga Randy Berperan sebagai sekretaris pada biro komunikasi pemasaran. Bertanggung jawab pada bidang administrasi baik itu surat masuk, surat keluar dan membantu semua tugas yang diberikan oleh staff komunikasi pemasaran. 2. Saiful Ghozi Bertanggung jawab pada desain grafis umbul-umbul, kaos, baju, payung, tas, maupun barang lainnya yang berhubungan dengan kegiatan komunikasi pemasaran Semen Gresik.

4.3. Kegiatan Kerja Praktek

4.3.1. Input data anggaran pajak promosi

4.3.1.1. Tempat Penugasan Biro Komunikasi Pemasaran Lantai 3 Gedung Utama Semen Gresik

79

4.3.1.2.Tujuan Dari Aktivitas Tujuan dari aktifitas ini adalah untuk mengetahui jumlah anggaran yang digunakan oleh Biro Komunikasi Pemasaran sehingga dapat terlaksana secara transparan sesuai dengan peruntukannya. Hasil dari data anggaran pajak promosi ini, akan dibahas dan dievaluasi setiap akhir tahun.

4.3.1.3.Uraian Pelaksanaan Aktivitas 1. Menerima form penyelesaian pembayaran pajak dari vendor rekanan Semen Gresik yang diantar oleh kurir 2. Memasukkan data form penyelesaian pembayaran pajak tadi, sesuai dengan form microsoft excel pada komputer biro komunikasi pemasaran. 3. Menyimpan data tersebut pada komputer, lalu form asli diserahkan kepada pengurus yang berwenang sesuai dengan peraturan pada buku panduan pegawai.

4.3.1.4.Sarana yang Dipergunakan Sarana yang digunakan adalah komputer pada biro komunikasi pemasaran.

4.3.1.5.Personalia Pelaksana aktivitas di Lapangan Personalia pelaksana di lapangan berjumlah 1 (satu) orang dan dikerjakan oleh mahasiswa yang melakukan praktek kerja lapangan.

80

4.3.1.6.Permasalahan yang dihadapi dan Cara Penyelesainnya Dalam melaksanakan aktifitas ini peserta PKL mengalami kesulitan karena masih awam dan belum mengetahui tentang pengkategorian istilah-istilah yang terdapat pada form penyelesaian pembayaran pajak promosi Semen Gresik.

4.3.2. Input data papan nama toko bangunan pada area Jogja 4.3.2.1. Tempat Penugasan

Biro Komunikasi Pemasaran Lantai 3 Gedung Utama Semen Gresik 4.3.2.2. Tujuan Dari Aktivitas

Tujuan aktifitas ini adalah memasukkan data papan nama toko bangunan pada area Jogja yang belum terpasang. Data ini nantinya diserahkan kepada vendor partner kerja Semen Gresik untuk dikerjakan sesuai dengan surat perintah kerja dari Semen Gresik. 4.3.2.3. Uraian Pelaksanaan Aktivitas

1. Menyiapakan form data permintaan pemasangan papan nama toko dari toko yang bersangkutan yang sudah diverifikasi. Selain itu, menyiapkan pula form data toko, yang papan namanya akan diganti.
2. Memasukkan data-data toko tersebut kie komputer melalui microsoft

excel sesuai dengan form yang sudah disiapkan. 4.3.2.4. Sarana yang Dipergunakan

Komputer dan formulir data papan nama toko yang sudah disiapkan 4.3.2.5. Personalia Pelaksana aktivitas di Lapangan

Personalia pelaksana di lapangan berjumlah 1 (satu) orang dan dikerjakan

81

oleh mahasiswa yang melakukan praktek kerja lapangan. 4.3.2.6. Permasalahan yang dihadapi dan Cara Penyelesainnya

Dalama hal ini, dapat dikatakan tidak ada masalah yang dihadapi dalam mengerjakan kegiatan ini karena sudah mendapatkan instruksi yang cukup jelas dari instruktor.

4.3.3. Menganalisa pemasangan papan nama toko di area pemasaran Semen Gresik, yaitu di daerah Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur 4.3.3.1. Tempat Penugasan

Biro Komunikasi Pemasaran Lantai 3 Gedung Utama Semen Gresik 4.3.3.2. Tujuan Dari Aktivitas

Tujuan aktivitas ini untuk mengetahui pemasangan toko yang terdapat di area pemasaran tersebut sudah sesuai dengan yang diharapkan atau belum. Terkadang, vendor rekanan yang mengurusi papan nama toko, hanya memasang saja, tanpa memperhatikan apakah papan nama toko yang sudah terpasang tersebut, sudah dapat berfungsi sebagaimana mestinya. 4.3.3.3. Uraian Pelaksanaan Aktivitas

1. Menyiapkan data pemasangan papan nama toko yang sudah dikerjakan oleh vendor rekanan Semen Gresik. Data papan nama toko yang sudah dikerjakan dapat dicari di ruang arsip biro komunikasi pemasaran. Dalam data tersebut tertera foto sebelum dan sesudah pemasangan papan nama toko, serta tabel rincian toko yang terdiri dari nama toko,

82

alamat toko, serta keterangan toko. Selain itu, menyiapkan pula data pajak pembayaran papan nama toko yang sudah terpasang, sebelum papan nama toko diganti dengan desain baru. 2. Setelah itu, melihat foto dan data lainnya pada data pemasangan papan nama toko. Apakah sudah dirasa sesuai atau tidak fungsi papan nama toko secara semestinya. Jika dirasa tidak sesuai, atau mencurigakan, maka dicocokkan pada data pembayaran pajak papan nama toko yang lama. Bila cocok, berarti diberi komentar. Begitu pula bila tidak cocok, juga diberi komentar. Karena antara data pemasangan papan nama toko desain baru dengan data pembayaran pajak papan nama toko desain lama, dikerjakan oleh vendor partner Semen Gresik yang sama. 3. Pemasangan papan nama toko desain baru (mayoritas berwarna merah), dilakukan untuk menggantikan pemasangan papan nama toko desain lama (mayoritas berwarna biru) dengan maksud untuk merevitalisasi media promosi. 4.3.3.4. Sarana yang Dipergunakan

1. Data laporan pemasangan papan nama toko desain baru yang dikirim oleh vendor partner kerja Semen Gresik 2. Data laporan pembayaran papan nama toko desain lama yang dikirim oleh vendor partner kerja Semen Gresik. 3. Pensil 4. Penghapus. 4.3.3.5. Personalia Pelaksana aktivitas di Lapangan

83

Personalia pelaksana di lapangan berjumlah 1 (satu) orang dan dikerjakan oleh mahasiswa yang melakukan praktek kerja lapangan. 4.3.3.6. Permasalahan yang dihadapi dan Cara Penyelesainnya

Peserta pratek kerja lapangan tidak mengalami hambatan apapun.

4.3.4.

Mengelompokkan dan merapikan data toko yang mengikuti

program promosi point kita sahabat Semen Gresik di area 6, area 7 dan area 8. 4.3.4.1. Tempat Penugasan

Biro Komunikasi Pemasaran Lantai 3 Gedung Utama Semen Gresik 4.3.4.2. Tujuan Dari Aktivitas

Tujuan aktivitas ini adalah mengelompokkan dan merapikan data toko yang mengikuti program point kita sahabat Semen Gresik agar dapat memudahkan petugas point untuk mengecek, mencari, memantau dan memasukkan data yang berada di database biro komunikasi pemasaran. 4.3.4.3. Uraian Pelaksanaan Aktivitas

1. Menyiapkan data toko yang mengikuti program promosi point kita sahabat Semen Gresik. Data didapatkan melalui distributor Semen Gresik. 2. Menyisipkan satu kolom pada microsoft excel database toko peserta program promosi tersebut, bila terdapat kode toko yang tidak berurutan. Kemudian, kode toko dikelompokkan pada lembar terpisah tetapi tetap berada di satu file database microsoft excel.

84

4.3.4.4.

Sarana yang Dipergunakan

Notebook Acer Eec PC Seashell series 4.3.4.5. Personalia Pelaksana aktivitas di Lapangan

Personalia pelaksana di lapangan berjumlah 1 (satu) orang dan dikerjakan oleh mahasiswa yang melakukan praktek kerja lapangan. 4.3.4.6. Permasalahan yang dihadapi dan Cara Penyelesainnya

Peserta pratek kerja lapangan tidak mengalami hambatan apapun.

4.3.5. Menghubungi PT Simple Kreasi Mandiri mitra kerja Semen Gresik Tempat Penugasan Biro Komunikasi Pemasaran Lantai 3 Gedung Utama Semen Gresik Tujuan Dari Aktivitas Tujuan aktivitas ini adalah untuk memberitahu PT Simple Kreasi Mandiri mitra kerja Semen Gresik karena terdapat kesalahan dalam format pembuatan surat tagihan pengadaan sticker Semen Gresik. Uraian Pelaksanaan Aktivitas 1. Melihat dan memeriksa surat tagihan yang dikirimkan oleh PT Simple Kreasi Mandiri kepada Semen Gresik 2. Mencatat hal-hal yang perlu dibenahi dalam format penulisan surat tagihan. 3. Menghubungi kepada PT Simple Kreasi Mandiri, dan meminta koreksi atas kesalahan format yang telah dibuat.

85

Sarana yang Dipergunakan 1. Berkas surat tagihan pengadaan sticker dari PT Simple Kreasi Mandiri 2. Bulpoint 3. Selembar kertas 4. Pesawat telepon biro komunikasi pemasaran. Personalia Pelaksana Aktifitas di Lapangan Personalia pelaksana di lapangan berjumlah 1 (satu) orang dan dikerjakan oleh mahasiswa yang melakukan praktek kerja lapangan. Permasalahan yang dihadapi dan Cara Penyelesainnya Peserta pratek kerja lapangan tidak mengalami hambatan apapun.

4.3.6. Membuat dan mencetak surat perintah kerja ke CV DNR 4.3.6.1. Tempat Penugasan

Biro Komunikasi Pemasaran Lantai 3 Gedung Utama Semen Gresik 4.3.6.2. Tujuan Dari Aktivitas

Tujuan aktivitas ini adalah memberikan perintah secara resmi ke CV DNR untuk pemasangan serta pembongkaran umbul-umbul, beserta pengurusan pajak umbul-umbul. 4.3.6.3. Uraian Pelaksanaan Aktivitas

1. Memastikan waktu dan tempat pemasangan beserta dengan pembongkaran umbul-umbul 2. Mulai membuat dan mencetak surat perintah kerja, kemudian diserahkan ke kepala biro komunikasi pemasaran supaya ditandatangani, kemudian dikirim ke vendor.
86

4.3.6.4.

Sarana yang Dipergunakan

1. Laptop Pressario A900 2. Printer Samsung 4.3.6.5. Personalia Pelaksana aktivitas di Lapangan

Personalia pelaksana di lapangan berjumlah 1 (satu) orang dan dikerjakan oleh mahasiswa yang melakukan praktek kerja lapangan. 4.3.6.6. Permasalahan yang dihadapi dan Cara Penyelesainnya

Peserta pratek kerja lapangan tidak mengalami hambatan apapun.

4.3.7. Membuat rencana anggaran biaya make over kantor distributor Semen Gresik 4.3.7.1. Tempat Penugasan

Biro Komunikasi Pemasaran Lantai 3 Gedung Utama Semen Gresik 4.3.7.2. Tujuan Dari Aktivitas

Tujuan aktivitas ini adalah membuat rencana anggaran biaya yang dibutuhkan dalam merenovasi kantor distributor Semen Gresik yang bernama PT Sinar Abadi Karya Bersama Surabaya. Hal ini sebagai wujud kepedulian Semen Gresik terhadap distributor, supaya distributor dapat termovitasi meningkatkan kinerjanya sesuai dengan yang diharapkan. 4.3.7.3. Uraian Pelaksanaan Aktivitas

1. Merinci kebutuhan yang diperlukan dalam proses renovasi tersebut. Kemudian survey ke lapangan untuk mencari informasi produk dan harganya.

87

2. Setelah itu, mulai membuat dan mencetak rencana anggaran biaya tersebut agar ditandatangani oleh kepala biro komunikasi pemasaran. 3. Proses pencairan dana di departemen keuangan dan mulai merenovasi. 4.3.7.4. Sarana yang Dipergunakan

1. Laptop Compaq Pressario A900 4.3.7.5. Personalia Pelaksana aktivitas di Lapangan

Personalia pelaksana di lapangan berjumlah 1 (satu) orang dan dikerjakan oleh mahasiswa yang melakukan praktek kerja lapangan. 4.3.7.6. Permasalahan yang dihadapi dan Cara Penyelesainnya

Peserta pratek kerja lapangan tidak mengalami hambatan apapun.

4.3.8. Memisahkan alamat toko peserta program promosi Semen Gresik yang tidak lengkap, supaya ditindaklanjuti. 4.3.8.1. Tempat Penugasan Biro Komunikasi Pemasaran Lantai 3 Gedung Utama Semen Gresik 4.3.8.2. Tujuan Dari Aktivitas

Tujuan aktifitas ini adalah untuk memisahkan alamat toko peserta program promosi point kita sahabat Semen Gresik yang tidak lengkap, supaya dilengkpai. Agar dapat memudahkan ketika proses pengiriman pengumuman maupun pengiriman hadiah, baik dari Semen Gesik, maupun vendor yang menyediakan hadiah, yang telah ditunjuk oleh Semen Gresik sebelumnya. Daftar toko yang diperiksa adalah toko yang berada di area 3,4,5,6, dan area 7.

88

4.3.8.3.

Uraian Pelaksanaan Aktivitas

1. Menyiapkan data toko yang yang mengikuti program promosi kita sahabat Semen Gresik. 2. Mengecek secara teliti alamat yang tertera di data toko tersebut. 4.3.8.4. Sarana yang Dipergunakana

1. Notebook Acer Eee PC 4.3.8.5. Personalia Pelaksana aktivitas di Lapangan

Personalia pelaksana di lapangan berjumlah 1 (satu) orang dan dikerjakan oleh mahasiswa yang melakukan praktek kerja lapangan. 4.3.8.6. Permasalahan yang dihadapi dan Cara Penyelesainnya

Peserta pratek kerja lapangan tidak mengalami hambatan apapun.

4.3.9. Membuat estimasi pengadaan jasa branding silo Semen Gresik di Sorong Papua. 4.3.9.1. Tempat Penugasan

Biro Komunikasi Pemasaran Lantai 3 Gedung Utama Semen Gresik 4.3.9.2. Tujuan Dari Aktivitas

Aktivitas ini bertujuan untuk membuat perkiraan dana pengadaan jasa branding silo Semen Gresik di Sorong Papua. Silo adalah sebuah konstruksi bangunan, untuk menyimpan material besar dalam hal ini material Semen Gresik, hingga ratusan juta ton. Dan aktivitas branding silo ini bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat produk Semen Gresik melalui tempat penyimpanan semen di Sorong Papua. Jika aktivitas ini telah selesai, maka akan

89

diserahkan kepada biro pengadaan jasa yang nantinya akan dicarikan vendor yang akan membantu proses tersebut. 4.3.9.3. Uraian Pelaksanaan Aktivitas

1. Mengumpulkan data yang dibutuhkan dalam aktivitas branding silo tersebut. 2. Kemudian menyusun data tersebut, kemudian mencetaknya. 4.3.9.4. Sarana yang Dipergunakan

1. Laptop Compaq Pressario A900 2. Printer Samsung 4.3.9.5. Personalia Pelaksana aktivitas di Lapangan

Personalia pelaksana di lapangan berjumlah 1 (satu) orang dan dikerjakan oleh mahasiswa yang melakukan praktek kerja lapangan. 4.3.9.6. Permasalahan yang dihadapi dan Cara Penyelesainnya

Peserta pratek kerja lapangan tidak mengalami hambatan apapun.

4.3.10. Membuat term of referance (TOR) untuk pengurusan pajak papan nama toko. 4.3.10.1. Tempat Penugasan

Biro Komunikasi Pemasaran Lantai 3 Gedung Utama Semen Gresik 4.3.10.2. Tujuan Dari Aktivitas

Aktivitas ini bertujuan untuk membuat petunjuk atau pedoman pembayaran pajak papan nama toko milik Semen Gresik yang dikerjakan oleh pihak vendor partner kerja Semen Gresik. Hal ini akan mempermudah pengerjaan pengurusan

90

pajak papan nama toko, serta mencegah terjadinya kesalahpahaman antara vendor dan perusahan. Pengurusan pajak papan nama toko yang diserahkan kepada vendor partner kerja Semen Gresik adalah papan nama toko yang berada di wilayah Kalimantan, Bali. Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. 4.3.10.3. Uraian Pelaksanaan Aktivitas

1. Mengumpulkan data yang dibutuhkan dalam aktivitas pengurusan pajak papan nama toko 2. Menyusun data yang sudah terkumpul tersebut, kemudian mencetaknya. 4.3.10.4. Sarana yang Dipergunakan

1. Laptop Compaq Pressario A900 2. Printer Samsung 4.3.10.5. Personalia Pelaksana aktivitas di Lapangan

Personalia pelaksana di lapangan berjumlah 1 (satu) orang dan dikerjakan oleh mahasiswa yang melakukan praktek kerja lapangan. 4.3.10.6. Permasalahan yang dihadapi dan Cara Penyelesainnya

Peserta pratek kerja lapangan tidak mengalami hambatan apapun.

4.3.11. Membantu bagian pengurusan program promosi Semen Gresik, yaitu program point kita sahabat Semen Gresik. 4.3.11.1. Tempat Penugasan

Bagian urusan program promosi point kita sahabat Semen Gresik 4.3.11.2. Tujuan Dari Aktivitas

91

Akvitas ini bertujuan untuk membantu bagian program promosi Semen Gresik, program point kita sahabat Semen Gresik dalam menjalankan aktivitasnya. Aktivitas pada bagian ini, terdiri dari a. Memasukkan data pesanan penukaran point dalam pelaksanaan program promokita sahabat Semen Gresik. Kegiatan ini bertujuan untuk memasukkan data pesanan penukaran point yang didapat dari penjualan semen merk Semen Gresik oleh toko eceran kepada pihak Semen Gresik. Setelah pihak Semen Gresik mendapatkan data permintaan penukaran point ke hadiah, maka data permintaan penukaran tersebut dikirimkan kepada vendor penyedia hadiah yang bekerjasama dengan Semen Gresik. Setelah vendor penyedia hadiah tersebut mendapatkan data permintaan penukaran point dari Semen Gresik, maka vendor tersebut mengirim hadiah tersebut kepada toko eceran yang bersangkutan. b. Memasukkan barcode kode toko peserta program point kita sahabat Semen Gresik. Kode toko ini berguna dalam memudahkan penggolongan toko yang mengikuti program promosi tersebut, memudahkan memasukkan data toko ke database dan

mengantisipasi pada kesalahan nama bila terdapat nama toko yang sama. Barcode toko, terdapat pada lembar informasi yang dikirimkan ke toko eceran. Setiap toko eceran, mempunyai satu nomor barcode. Karena banyaknya toko, maka petugas

menggunakan alat pembaca barcode supaya mudah dalam

92

memasukkan data. 4.3.11.3. Uraian Pelaksanaan Aktivitas

Pengerjaan permohonan penukaran point ke hadiah 1. Menyiapkan data permohonan pesanan penukaran point dari toko eceran. 2. Memasukkan data permohonan tersebut ke aplikasi yang bernama fulfillment. Pengerjaan input barcode kode toko 1. Menyiapkan data pemberitahuan program promosi point kita sahabat Semen Gresik 2. Memasukkan kode barcode toko yang disorot menggunakan alat pembaca barcode, dan secara otomatis akan langsung tertulis ke microsoft excel pada komputer bagian point Semen Gresik. 4.3.11.4. Sarana yang Dipergunakan

1. Personal Computer 2. Alat pembaca barcode 4.3.11.5. Personalia Pelaksana aktivitas di Lapangan

Personalia pelaksana di lapangan berjumlah 1 (satu) orang dan dikerjakan oleh mahasiswa yang melakukan praktek kerja lapangan. 4.3.11.6. Permasalahan yang dihadapi dan Cara Penyelesainnya

Peserta pratek kerja lapangan tidak mengalami hambatan apapun.

BAB V

93

PENUTUP

5.1

Kesimpulan

Kesimpulan tentang pelaksanaan praktek kerja lapangan, dengan judul peranan biro komununikasi pemasaran dalam aktivitas pemasaran Semen Gresik adalah sangat penting, dan salah satu biro pada bagian departemen pemasaran yang turut menjadi penentu peningkatan jumlah penjualan di area pemasaran Semen Gresik. Dengan pencapaian seperti demikian, maka keuntungan perusahaan dapat meningkat sehingga tujuan utama sesuai dengan misi dan visi perusahaan dapat tercapai. 5.2 Saran

Saran kepada jurusan administrasi niaga adalah a. Memberikan pemberitahuan dalam jangka waktu yang lebih lama untuk mencari tempat praktek kerja lapangan, yaitu pada semester sebelum kegiatan praktek kerja lapangan dilaksanakan, sehingga mahasiswa lebih mudah mendapatkan tempat praktek kerja lapangan. b. Mengadakan mata kuliah dengan mempelajari program komputer SAP logon dan fulfillment, dikarenakan kedua program komputer tersebut digunakan di perusahaan tempat mahasiswa melakukan praktek kerja lapangan. Saran kepada Semen Gresik adalah a. Dalam memberikan pekerjaan dalam praktek kerja lapangan, sebaiknya
94

lebih sering melibatkan peserta praktek kerja lapangan secara langsung dalam aktivitas internal yang terdapat pada biro komunikasi pemasaran, seperti bertemu dengan vendor atau rekanan bisnis, survey ke lapangan, rapat pengambilan keputusan dan kegiatan lainnya. b. Membuat gudang yang khusus menampung arsip-arsip dokumen biro komunikasi pemasaran, agar tertata rapi serta tidak mengganggu aktivitas kerja lainnya. Sehingga memudahkan dalam pencarian jika arsip dokumen diperlukan. c. Terus meningkatkan kinerjanya terutama usaha membuat pabrik baru, agar kelangkaan semen akibat melonjaknya permintaan dapat teratasi sehingga menyulitkan pesaing dalam usahanya merebut pangsa pasar Semen Gresik

DAFTAR PUSTAKA

95

http://gurulia.wordpress.com/2009/04/08/definisipengertian-administrasi/ http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=pengertian %2Bpenjualan&source=web&cd=1&ved=0CCAQFjAA&url=http%3A%2F %2Fridwaniskandar.files.wordpress.com%2F2009%2F05%2F91-pengertianpenjualan.pdf&ei=UTKkTpz_LYOurAelsbCSAw&usg=AFQjCNHuQBwWGLcxT UxDm7nr946ctyefeg&cad=rja http://devoav1997.webnode.com/news/pengertian-distribusi-dan-fungsi-distribusi/ http://id.shvoong.com/writing-and-speaking/2101624-pengertiandistribusi/#ixzz1bcYgATRh http://mogajayatrans.com/pengertian-transportasi.html http://waterforgeo.blogspot.com/2011/01/pengertian-transportasi.html http://tugasakhiramik.blogspot.com/2009/10/pengertian-transportasi.html http://bisnisukm.com/lima-kegagalan-dalam-komunikasi-pemasaran.html http://www.anneahira.com/pengertian-komunikasi-pemasaran.htm http://www.semengresik.com/ina/post/Semen-Gresik-Group-Dominasi-PangsaPasar-Nasional.aspx

96