Anda di halaman 1dari 9

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SatuanPendidikan Mata Pelajaran Kelas Semester Materi Pertemuan keAlokasi waktu Standar Kompetensi : SMA

Negeri Sebelas Maret : Kimia :X : Genap : Perkembangan Konsep Oksidasi-Reduksi ( Redoks ) :1 : 1 x 20 menit : Memahami sifat-sifat larutan non elektrolit dan elektrolit serta reaksi oksidasi-reduksi Kompetensi Dasar : Menjelaskan perkembangan konsep reaksi oksidasi-reduksi

I.

Indikator Pencapaian Kompetensi A. Kognitif 1. Produk a. Memahami dan menjelaskan perkembangan konsep reaksi oksidasi-reduksi 2. Proses a. Mendengarkan penjelasan guru dan menyimak modul materi perkembangan konsep reaksi oksidasi dan reduksi b. Tanya jawab B. Afektif a. Perilaku Berkarakter 1. Menghargai orang lain 2. Disiplin 3. Mandirian 4. Tanggungjawab 5. Teliti 6. Rasa ingin tahu 7. Percaya diri 8. Kerjasama

1|Page

b. Keterampilan Sosial 1. Menjadi pendengar yang baik 2. Dapat berkomunikasi dengan baik II. Tujuan Pembelajaran A. Kognitif 1. Produk a. Siswa dapat merumuskan perkembangan konsep reaksi reduksi-oksidasi (redoks) 2. Proses a. Secara mandiri siswa memperhatikan dan mendengarkan penjelasan guru tanpa mengganggu orang lain b. Secara aktif siswa menanyakan materi yang belum dipahami c. Secara mandiri siswa membuat rangkuman pembelajaran hari itu di bukunya masing-masing B. Afektif 1. Karakter Terlibat dalam proses belajar mengajar berpusat pada siswa, siswa membuat kemajuan dengan menunjukkan karakter religious, taat aturan, berperan aktif, mandiri, tanggungjawab, teliti, jujur, dan cermat dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. 2. Keterampilan sosial Terlibat dalam proses belajar mengajar berpusat pada siswa, siswa dapat menunjukkan kemajuan: Ketika proses pembelajaran berlangsung siswa dapat menjadi pendengar yang baik bagi guru maupun siswa. Keterampilan sosial bertanya, memiliki rasa ingintahu yang tinggi, mengemukakan pendapat, menghargai pendapat orang lain baik bagi guru maupun siswa. III. Materi Pelajaran

Pengertian Oksidasi dan Reduksi (Redoks) Pengertian oksidasi dan reduksi disini lebih melihat dari segi transfer oksigen, hidrogen dan elektron. Disini akan juga dijelaskan mengenai zat pengoksidasi (oksidator) dan zat pereduksi (reduktor)

2|Page

Oksidasi dan reduksi dalam hal transfer oksigen Dalam hal transfer oksigen, Oksidasi berarti mendapat oksigen, sedang Reduksi adalah kehilangan oksigen.Sebagai contoh, reaksi dalam ekstraksi besi dari biji besi:

Karena reduksi dan oksidasi terjadi pada saat yang bersamaan, reaksi diatas disebut reaksi REDOKS. Zat pengoksidasi dan zat pereduksi Oksidator atau zat pengoksidasi adalah zat yang mengoksidasi zat lain. Pada contoh reaksi diatas, besi(III)oksida merupakan oksidator. Reduktor atau zat pereduksi adalah zat yang mereduksi zat lain. Dari reaksi di atas, yang merupakan reduktor adalah karbon monooksida. Jadi dapat disimpulkan:

oksidator adalah yang memberi oksigen kepada zat lain, reduktor adalah yang mengambil oksigen dari zat lain

Oksidasi dan reduksi dalam hal transfer hydrogen Definisi oksidasi dan reduksi dalam hal transfer hidrogen ini sudah lama dan kini tidak banyak digunakan. Oksidasi berarti kehilangan hidrogen, reduksi berarti mendapat hydrogen. Perhatikan bahwa yang terjadi adalah kebalikan dari definisi pada transfer
oksigen.

Sebagai

contoh,

etanol

dapat

dioksidasi

menjadi

etanal

3|Page

Untuk memindahkan atau mengeluarkan hidrogen dari etanol diperlukan zat pengoksidasi

(oksidator). Oksidator yang umum digunakan adalah larutan kalium dikromat(IV) yang diasamkan dengan asam sulfat encer. Etanal juga dapat direduksi menjadi etanol kembali dengan menambahkan hidrogen. Reduktor yang bisa digunakan untuk reaksi reduksi ini adalah natrium tetrahidroborat, NaBH4. Secara sederhana, reaksi tersebut dapat digambarkan sebagai berikut:

Zat pengoksidasi (oksidator) dan zat pereduksi (reduktor) Zat pengoksidasi (oksidator) memberi oksigen kepada zat lain, atau memindahkan hidrogen dari zat lain.

Zat pereduksi (reduktor) memindahkan oksigen dari zat lain, atau memberi hidrogen kepada zat lain.

Oksidasi dan reduksi dalam hal transfer elektron Oksidasi berarti kehilangan elektron, dan reduksi berarti mendapat elektron. Definisi ini sangat penting untuk diingat. Ada cara yang mudah untuk membantu anda mengingat definisi ini. Dalam hal transfer elektron:

Contoh sederhana Reaksi redoks dalam hal transfer electron

Tembaga(II)oksida dan magnesium oksida keduanya bersifat ion. Sedang dalam bentuk logamnya tidak bersifat ion. Jika reaksi ini ditulis ulang sebagai persamaan reaksi ion, ternyata ion oksida merupakan ion spektator (ion penonton).

4|Page

Jika anda perhatikan persamaan reaksi di atas, magnesium mereduksi iom tembaga(II) dengan memberi elektron untuk menetralkan muatan tembaga(II). Dapat dikatakan: magnesium adalah zat pereduksi (reduktor).Sebaliknya, ion tembaga(II) memindahkan elektron dari magnesium untuk menghasilkan ion magnesium. Jadi, ion tembaga(II) beraksi sebagai zat pengoksidasi (oksidator). Memang agak membingungkan untuk mempelajari oksidasi dan reduksi dalam hal transfer elektron, sekaligus mempelajari definisi zat pengoksidasi dan pereduksi dalam hal transfer elektron. Dapat disimpulkan sebagai berikut, apa peran pengoksidasi dalam transfer elektron:

Zat pengoksidasi mengoksidasi zat lain. Oksidasi berarti kehilangan elektron (OIL RIG). Itu berarti zat pengoksidasi mengambil elektron dari zat lain. Jadi suatu zat pengoksidasi harus mendapat elektron Atau dapat disimpulkan sebagai berikut:

Suatu zat pengoksidasi mengoksidasi zat lain. Itu berarti zat pengoksidasi harus direduksi. Reduksi berarti mendapat elektron (OIL RIG). Jadi suatu zat pengoksidasi harus mendapat elektron.
Pendekatan, Metode, Model Pembelajaran Pendekatan :Konstruktivisme Metode :Kooperatif Model :Teams Games Tournament

IV.

5|Page

V.

KegiatanPembelajaran Kegiatan 1. KegiatanAwal a. Apersepsi 1. Guru mengucapkan salam kepada 2 menit siswa dan mengajak siswa berdoa sesuai keyakinan masing-masing 2. Guru mengkondisikan kelas dengan memeriksa kehadiran siswa 3. Guru memberikan apersepsi berupa pertanyaan terkait materisebelumnya, yaitu: a. Apa yang kalian ketahui Rasa ingintahu Religious Disiplin Waktu Karakter

mengenai oksidasidanreduksi? b. Berikan contoh reaksi yang

mengalami oksidasi dan reduksi? b. Orientasi 1. Guru menyampaikan kepada siswa tujuan yaitu Menghargai orang lain

pembelajaran

dapat menentukan bilanganoksidasi suatu senyawa atau ion c. Motivasi 1. Guru memberikan pertanyaan kepada siswa, berupa : Apakah kalian ada yang Rasa ingintahu Percayadiri

pernahmakan buahapel? Apa yang terjadi ketika buah apel dikupas? 2. KegiatanInti a. Eksplorasi 1. Guru memberikan informasi singkat 15 menit mengenai konsep bilangan oksidasi 2. Siswa memperhatikan dengan Menjadipenden gar yang baik Beranibertanya

seksama dan mendengarkan dengan baik penjelasan guru. 3. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya

6|Page

b. Elaborasi 1. Siswa membuat 2-3 kelompok orang siswa

Disiplin Teliti Kerjasama

heterogen memberikan

kemudian kegiatan

mekanisme

Teams Games Tournament (TGT) 2. Siswa bermain dengan mengisi TTS yang berupa pertanyaan serta kartu yang berisi jawaban 3. Pelaksanaan tournament. Setiap siswa menuliskan jawaban TTS di papan tulis untuk jangka waktu 3menit c. Konfirmasi 1. Setelah selesai, menghitung skor Menjadipende ngar baik Menghargai orang lain yang

untuk tiap kelompok dan memberikan penghargaan kelompok untuk skor tertinggi. 2. Guru memberikan penguatan atas jawaban dari siswa. 3. KegiatanPenutup a. Guru membimbing siswa menyimpulkan 3 menit materi yang telah dipelajari b. Guru memberikan tesakhir (tes individual) untuk mengetahui sejauh mana

Mandiri Teliti Tanggungjaw ab

pemahaman siswa terhadap materi yang telahdipelajarai c. Guru memberikan informasi materi pada pertemuan selanjutnya dan memberikan PR untuk mengerjakan soal latihan dari buku Kimia Untuk SMA X

PenerbitErlanggahalaman 85 d. Guru menutup pembelajaran dengan

mengucapkansalam

A. Sumberbelajar, Alat dan Bahan Sumber Belajar 1. Purba, Michael. 2006. Kimia Untuk SMA Kelas X Semester 2. Jakarta :Erlangga. Halaman 81-84

7|Page

2. Sudarmo, Unggul. 2006. Kimia Untuk SMA Kelas X. Jakarta : PHIBETA. Halaman 114-117 B. Alat danBahan Power point KonsepBilangan Oksidasi LCD, Laptop, Whiteboard, Boardmarker

VI.

Penilaian Hasil Belajar LP 01 :Kognitif Produk : LKS 3.2.1 : Konsep Bilangan Oksidasi LP 02 : Post Test

8|Page

LP 01: Produk LEMBAR PENILAIAN KOGNITIF (PRODUK) LP 01 LKS 3.2.1 KONSEP BILANGAN OKSIDASI NamaSekolah I. : SMA

STANDAR KOMPETENSI 3. Memahamisifat-sifatlarutan non elektrolitdanelektrolit, sertareaksioksidasireduksi

II.

KOMPETENSI DASAR 3.2 Menjelaskanperkembangankonsepreaksioksidasireduksidanhubungannyadengantatanamasenyawasertapenerapannya

SOAL LATIHAN Isilahteka-tekisilang di bawahinidenganbenar, telitidantepat!


2. 1. 3. 4. 5.

6. 7.

8.

Pertanyaan : Mendatar : 3. Perkembangan konsep redoks berdasarkan pelepasan elektron... 7. Perkembangan konsep berdasarkan penurunan bilangan oksidasi... 8. Bilangan oksidasi Cr dari senyawa ion Cr2O72- adalah... Menurun : 1. 2. 1. 2. 3. Unsur bebas memiliki bilangan oksidasi... Dalam Fe2O, Bilangan oksidasi O adalah... Bilangan oksidasi H umumnya... Muatan yang diemban oleh atom unsur jika semua electron ikatan di distribusikan kepada unsur yang lebih elektronegatif... Bilangan oksidasi P pada PCl 5adalah...

9|Page