Anda di halaman 1dari 1

SEPSIS

Sepsis adalah suatu sindrom respon inflamasi sistemik atau systemic inflamatory response syndrome (SIRS) yang terkait dengan adanya suatu infeksi. Sindrom ini merupakan penyebab kematian tertinggi urutan ke-13 di Amerika Serikat, dan meskipun oerkembangan dunia kedokteran, angka mortalitasnya masih belum berubah. Pasien menunjukkan adanya takikardia, takipneu, demam dan leukositosis, atau bahkan syok disertai gagal organ multipel. Respons tubuh terhadap inflamasi sistemik mencakup 2 hal atau lebih keadaan berikut: 1. 2. 3. 4. Suhu > 38 oC atau < 36 oC Frekuensi jantung > 90x/menit Frekuensi nafas > 20x/menit atau PaCO2 < 32 mmHg Leukosit darah >12000/mm3, < 4000/mm3 atau batang > 10%

Seperti halnya SIRS, pelepasan mediator inflamasi sistemik dalam sepsis berakibat terjadinya gangguan dalam mikrosirkulasi, venodilatasi, dan disfungsi miokard dan ginjal. Penatalaksanaan 1. 2. 3. 4. Resusitasi Eliminasi sumber infeksi Terapi anti mikroba Terapi suportif: a. Oksigenasi b. Terapi cairan c. Vasopresor dan inotropik d. Bikarbonat e. Disfungsi renal f. Nutrisi g. Kontrol gula darah h. Gangguan koagulasi i. Kortikosteroid