Anda di halaman 1dari 6

TUGAS TERSTRUKTUR

ILMU KEALAMIAAN DASAR


PENGELOLAAN SUMBER AIR YANG TERCEMAR SEBAGAI SOLUSI PENANGGULANGGAN DAN MAKSIMALISASI PENDAYAGUNAAN AIR DI KALBAR

DISUSUN OLEH
ALIFAH NURRAHMANI PUTRI ARISKA INDAH PRATAMA ELYSA JENNIFER SHINTAULI SIREGAR YUNA THIANANDA

TAHUN AJARAN 2011 / 2012 FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK KOTA KALIMANTAN BARAT

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Karena atas berkat dan rahmatNyalah kami dapat menyelesaikan makalah singkat ini dengan tepat pada waktunya. Makalah ini disusun dengan harapan dapat menjadi salah satu tulisan yang dapat di jadikan sumber dan referensi bacaan bagi khalayak umum agar dapat memperluas dan menambah cakrawala berfikir para pembaca. Dengan tersusunnya makalah ini, kami tim penyusun tak lupa mengucapkan terimakasih kepada Dosen pembimbing yang telah banyak membantu penyusun dalam penyelesaian makalah ini. Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Penyusun memohon saran dan kritiknya, agar boleh kami jadikan sebagai acuan untuk menjadikannya sebagai bahan koreksi agar kedepannya dalam penyusunan makalah sejenis tidak akan mengulangi kembali kekurangan tersebut kembali. Sekian kata pengantar kami semoga bermanfaat dan menikmati sajian makalah ini, Terima kasih. Tuhan Memberkati.

Pontianak, 3 april 2012 Tim Penyusun

BAB I PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG MASALAH Polutan sebagai hasil kegiatan hidup manusia dapat juga mencemarkan air. Polutan yang telah dihasilkan di lingkungan, sukar di pisahkan dengan subjek manusia sebagai faktor penyebab terdekat penyebab terjadinya lonjakan tingkat populasi polutan, karena semakin banyak manusia semakin banyak pula kegiatannya, oleh karena kegiatan yang kurang di awasi tanggung jawabnya maka polutan yang ada pun tak terbendung lagi jumlahnya. Melalui studi literatur yang di temukan oleh tim penulis, Bila jumlah penduduk suatu Negara berkembang jumlahnya maka, perindustrian pun berkembang, sehingga masuklah banyak polutan ke sistem perairan. (IAD halaman 189) contohnya : limbah detergen, cairan pencuci piring, tumpahan minyak jelantah, tumpahan minyak oli sebagai limbah perbengkelan, pencemaran air akibat penggunaan pestisida, insektisida, herbisida, dan nitrat untuk perkembangan hasil pertanian. Akibatnya, baik air di parit, sungai, laut, tepi pantai maupun pencemaraan di lingkungan air tanah. Polutan dengan kadar tinggi yang mempunyai dampak/pengaruh yang besar terhadap hidup mikroorganisme yang terdapat pada tanah dan perairan yang mempunyai peranan penting dari siklus materi pada suatu ekosistem. Berikut adalah data pada satu gram tanah pertanian yang subur terdapat, 2,5 miliar bakteri, 400.000 fungi, 50.000 algae, dan 30.000 protozoa. Jenis polusi yang dijumpai pada Negara maju dan Negara berkembang ialah adanya bahan plastic yang sukar menguarai. Pada saat ini, telah banyak alat rumah tangga dan bahan pembungkus dari plastik disamping itu juga ada kaleng dan botol bekas. Bila bahan-bahan tersebut dibuang begitu saja maka bahan-bahan ini tidak hanya menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan tetapi juga akan merusak lingkungan karena tak dapat terurai dengan sempurna.

B. IDENTIFIKASI MASALAH Berdasarkan paparan Latar Belakang dan Judul dari tim penyaji makalah Pengelolaan sumber air yang tercemar sebagai solusi penanggulanggan dan maksimalisasi pendayagunaan air di kalbar" terkait dengan tata cara penaggulangan sumber air yang telah tercemar, maka masalah yang dapat di identifikasi adalah:
Bagaimana cara pengelolaan sumber air yang tercemar tersebut dapat dikelola dengan baik tanpa menyebabkan terjadinya kendala-kendala pengrusakan lingkungan lagi?

C. PEMBATASAN MASALAH. Upaya memperjelas ruang lingkup permasalahan yang akan diangkat : a. Cara pengelolaan air dari sumber yang secara sederhana, sampai kepada tingkat teknologi moderenisasi b. Praktik yang dapat di terapkan masyarakat luas agar tidak kembali melakukan pencemaran terhadap sumber air yang ada agar terwujud maksimalisasi penggunaan air sebagai dasar pemenuhan kebutuhan terhadap kebutuhan akan air bersih masyarakat terpenuhi.

D. PERUMUSAN MASALAH.
Bagaimana cara pengelolaan sumber air yang tercemar tersebut dapat dikelola dengan baik tanpa menyebabkan terjadinya kendala-kendala pengrusakan lingkungan lagi?

BAB II PEMBAHASAN
A. TUJUAN DILAKUKAN PENGELOLAAN AIR TERCEMAR Menjaga kualitas air, dan kualitas lingkungan agar bisa dalam keadaan aman terkendali. B. FUNGSI AIR SECARA UMUM C. SUMBANGAN PERPUSTAKAAN TERHADAP PELAKSANAAN PROGRAM PENDIDIKAN DI SEKOLAH. BAB III PENUTUP A. SIMPULAN B. SARAN Daftar Pustaka.