Anda di halaman 1dari 2

Tugas Perdana Pemasaran Strategis

Heri Heryanto 018492479 1. Visi dan Misi Perusahaan Tempat2 Teman Bekerja (Ambil dari contoh perusahaan apa aja) Misalnya: Indofood, Unilever Indonesia, Djarum, dll 2. Situasi Makro: 1.Kaitan dengan Analisis pelanggan dengan kondisi makro 2.Kaitan dengan Analisis persaingan dengan kondisi makro. Jawab! 1.Visi dan misi PT.Bakrieland Development,Tbk : Visi To be a prominent global company in real estate,property,infrastructure and property-related business. Menjadi perusahaan terkemuka dibidang real estate,properti dan bidang usaha terkait properti lainnya. Misi Professionally develop and manage a qualified business portfolio supported by a team of a performance-driven and professional human resources,the most advanced information technology and a strong business network,thereby increasing the value of shareholders. Mengembangkan dan mengelola portfolio investasi yang bermutu,didukung oleh tim yang berfokus pada kinerja dan bertumpu pada kekuatan sumber daya manusia,teknologi informasi tercanggih,serta jaringan usaha yang kuat,guna meningkatkan nilai bagi pemegang saham. 2.Perekonomian Indonesia mencatat kinerja yang mengesankan di tahun 2011 sebagaimana ditandai dengan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) yang mencapai 6,5%, meningkat dibandingkan dengan 6,2% di tahun 2010. Pertumbuhan ini dicapai dengan laju inflasi yang sangat rendah, yaitu 3,8%,dibandingkan dengan 7,0% di tahun 2010.Laju inflasi yang rendah ini memungkinkan terciptanya suku bunga yang rendah.Selama tahun 2011, Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuannya sebanyak 75 bps menjadi 6,0% di akhir tahun 2011.Rendahnya suku bunga acuan BI memungkinkan KPR berada pada tingkat suku bunga yang rendah.Sepanjang tahun 2011, suku bunga KPR rata-rata berada di kisaran 10-13%.Beberapa bank bahkan ada yang menawarkan bunga di bawah 10%.Suku bunga ini sangat mendukung peningkatan permintaan terhadap produk-produk properti di Indonesia. Hal ini tercermin pada pertumbuhan KPR sebesar 28% ditahun 2011.Di awal tahun 2012, BI kembali menurunkan suku bunga sebanyak 25 bps menjadi 5,75% di tengah keyakinan bahwa inflasi akan tetap terkendali walaupun harga listrik dan bahan bakar minyak (BBM) kemungkinan akan mengalami kenaikan.Hal ini diyakini akan terus mendukung prospek perusahaan properti di tahun 2012.Konsep pembangunan properti yang terencana serta strategi pemasaran yang tepat membuat Bakrieland berhasil menjual setiap proyek property yang dikembangkan,sehingga memiliki pangsa pasar yang cukup signifikan terutama untuk proyek-proyek residensial yang merupakan bisnis inti dari Perusahaan.Berkaitan dengan

pelanggan atau konsumen,karena struktur penduduk Indonesia yang lebih banyak berada di usia muda membuat permintaan akan tingkat hunian tetap besar. Selain itu menjadi ciri khas rakyat Indonesia untuk memilih tempat hunian baik perumahan maupun apartemen yang telah memiliki komunitas yang berkembang. Hal ini tentunya dipengaruhi oleh latar belakang sosial-budaya masyarakat Indonesia. Kenaikan harga properti dan real estat hal yang tidak bisa dihindari mengingat adanya korelasi yang erat antara harga dan tingkat inflasi suatu negara. Namun demikian, mengingat tempat hunian merupakan kebutuhan utama bagi setiap keluarga maka kenaikan harga yang masih dalam batas yang wajar atau sekitar 10% hingga 15% setiap tahunnya diyakini tidak akan berdampak negatif terhadap penghasilan Perusahaan. Berkaitan dengan persaingan,karena banyaknya perusahaan properti di Indonesia membuat persaingan antar perusahaan menjadi semakin ketat. Oleh karena itu, Perusahaan selalu mengamati aktivitas yang dilakukan oleh para pesaing utamanya dengan cara mempelajari dan menganalisa langkahlangkah yang dilakukan oleh para pesaingnya. Berdasarkan pemahaman tentang hal ini, Perusahaan akan menyusun strategi sehingga pangsa pasar Perusahaan relatif tidak mengalami perubahan. Persaingan yang ketat di industri properti di Indonesia juga membuat Perusahaan harus tetap aktif meluncurkan produk baru yang unik dan inovatif. Peluncuran produk baru ini disamping dapat meningkatkan penjualan perusahaan, juga dapat meningkatkan brand awareness terhadap produk-produk perusahaan yang lain. Tanpa produk baru, Perusahaan akan kalah bersaing dari perusahaan properti lainnya.