Anda di halaman 1dari 9

i.

KATA PENGANTAR

Puji syukur penyusun panjatkan kehadiran Tuhan YME karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga penyusunan makalah ini dapat terselesaikan sekalipun masih dalam bentuk yang sangat sederhana. Penghargaan dan ucapan rasa terimakasih penyusun persembahkan kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam penyusunan makalah ini, sehingga makalah ini dapat terselesaikan. Bantuan baik berupa materi maupun dukungan moril semoga mendapat imbalan yang setimpal dari-Nya. Amin......... Makalah ini berjudul Kerajaan Bali Kuno yang mana dalam makalah ini membahas tentang kerajaan-kerajaan Kuno yang ada di Bali. Mata pelajaran sejarah memiliki arti dalam pembentukan watak dan peradaban bangsa yang bermartabat, serta dalam pembentukan manusia yang memiliki rasa kebangsaan. Penyusun menyadari dengan sepenuhnya bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu saran dan kritik dari semua pihak yang sifatnya membangun senantiasa penyusun harapkan demi untuk kesempurnaannya dan demi penyusunan makalah berikutnya. Akhirnya, semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Penyusun,

Husriati DAFTAR ISI

Kata pengantar . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .I Daftar isi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . II BAB I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 1 B. Rumusan Masalah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . C. Tujuan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . BAB II PEMBAHASAN A. Kehidupan politik . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . B. Kehidupan sosial ekonomi . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . C. Kehidupan budaya . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . BAB III PENUTUP A. B. Kesimpulan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Saran . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 7 8 4 5 6 2 3

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Adapun yang menjadi latar belakang dalam penyusunan makalah kali ini adalah merupakan implementasi tanggungjawab terhadap tugas yang diberikan oleh guru mata pelajaran Sejarah. Lain dari pada itu, merupakan proses pembelajaran sehingga dapat dijadikan sebagai pengalaman untuk penyusunan makalah yang dapat dikembangkan pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Masuknya agama dan Kebudayaan Hindu-Buddha mempengaruhi kehidupan masyarakat dalam berbagai segi kehidupan termasuk dalam bidang pemerintahan, yakni dengan munculnya kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu-buddha yang salah satunya terdapat di Bali. B. Rumusan masalah Berdasarkan latar belakang masalah di atas, untuk memudahkan dalam penyusunan makalah ini, penulis menyusun beberapa rumusan masalah sebagai berikut: a. b. c. kehidupan politik kehidupan sosial ekonomi kehidupan budaya

C. Tujuan Adapun yang menjadi tujuan dari penyusunan makalah ini ini adalah untuk memenuhi tanggungjawab sebagai seorang siswa kaitannya dengan tugas yang diberikan oleh guru. BAB II PEMBAHASAN

KERAJAAN BALI KUNO A. KEHIDUPAN POLITIK Berita tertua mengenai bali bersumber dari bali sendiri, yaitu berupa beberapa buah cap kecil daari tanah liat yang berukuran 2,5cm yang ditemukan di pejeng.adapun prasasti tertua di bali berangka tahun 882M, memberikan perintah membuat pertapaan dan pasanggrahan di bukit kintamani. Demikian juga prasasti yang berangkat yahun 911M, yang isinya memberikan izin kepada pendudukan desa Trunyaan untuk membangun tempat suci bagi pemujaan bhattara da tonta. Munculnya prasasti blanjong (sanur) yang berangka tahun 914M, prasasti tersebut ditulis dengan huruf Pranagari Kawi, sedang bahasanya ialah Bali Kuno dan Sansakerta.Raja Bali yang pertama ialah Kesari Warmadewa ia bertahta di Istana Singhadwala,Raja yang memerinta setela Ugrasaena adalah Aji Tabanendra Warnadewa (955-567).penganti berikut adalah Jaya Singha Warmadewa(968-975), raja ini membangun permandian dari sebuah mata air yang ada di Desa Manukaya,permandian itudisebut Tirtha Mpul yg terletak di dekat Tampaksiring. Pengganti sriwijaya Mahadewi adalah Udayana Marwadewa,memerinta bersama permaisurinya,Gunapriya Dharmapatni yg lebih di kenal sebagai Mahendratta.Udayana memerinta bersama permaisurinya sampai dengan tahun 1001 M karna pada tahun itu Mahendradatta meninggal.udayana meneruskan pemerintahannya sampai dengan tahun 1011 M. Oleh karna itu, setelah Udayana meninggal, tahtanya di gantikan oleh Marakata. Ia di anggap sebagai kebenaran hukum yang selalu memerhatikan dan melindungi rakyatnya,Oleh karna itu Marakata di segani dan di taati oleh rakyatnya.pengganti Marakata ialah anak wungsu,merupakan raja bali yang paling banyak meninggalkan perasasti,yakni kurang lebih 28 buah perasasti dan tersebar di Bali utara,Bali Tengah,dan Bali Selatan,semasa pemerintah nya ia berhasil

mewujudkan kerajaan yang aman,damai,dan sejatra.masa pemerintahnya yang gemilang,anak Wungsu di anggap oleh rakyatnya sebagai penjilman Dewa Hari (dewa kebaikan),setelah meninggal anak Wungsu di darmakan di Candi Gunung Kawi.permaisuri di kenal dengan nama Batari Mandul. Pada saat itu agama Buddha,Siwaisme,dan Waisnama berkembang dengan baik. Raja Jayasakti ia memerintah kerajaan berdasarkan pada hukum keadilan dan kemanusiaan sehingga kitab undang-undang yang berlaku pada masa pemerintahannya ialah Utara Widdhi Balwan dan Raja Wacana atau Raja Niti. Raja Bali yang terkenal lainnya adalah Jaya Pangus (1177-1181),Ia di anggap sebagai penyelamat rakyat yang terkena mala petaka karena melalaikan ibadah.beliau menirama wahyu dari Dewa untuk mengajak rakyat kembali melakukan upacara ritual sampai sekarang di kenal sebagai upacara Galungan,kitab undang-undang di gunakan sebagai pedoman pemerintahannya ialah kitab Mana Wakamandaka B. KEHIDUPAN EKONOMI Struktur masyarakat yang berkembang pada kerajaan bali kuno,dengan kebudayaan Hindu di India.yaitu pada awalnya diwarnai dengan sistem kasta (CATUR WARNA),untuk masyarakat lainnya di sebut budak(NDAJABA).dalam sistem keluarga di bali yakni berkaitan dengan pemberian nama anak,untuk anak pertama dari golongan berahwana dan kesatrian di sebut PUTU. Kehidupan perekonomian masyarakat dari kerajaan bali kuno istilah berkaitan bercocok tanam,antara lain:sawa,parlak (sawa kering),gaga (ladang),kebawan (kebun),dan kasuakan (irigasi) Mereka memiliki kepandayan membuat barangbarang kerajinadari emasdan perak,peralatan rumah tangga,dan alat-alat pertanian.dibeberapa desa terdapat golongan saudagar yang di sebut manigrama (saudara laki-laki) dan wanigrami (saudara perempuan).

C.KEHIDUPAN BUDAYA Agama Hindu di Bali te-lah bercampur dengan adat isti-adat setempat sehingga Hindu khas Bali di sebut Hindu Dharmahal ini dapat di ketahui dari jumlah Pendand (PENDETA),agamaa hindu (SIWA) yang bergelar Dangacarrya lebih banyak dari pada pendeta Buddah yang bergelar dangupadhyaya. Agama Hindu dan Budha dapat hidup berdampingan secara damai, menunjukan adanya toleransi yang tinggi dalam masyarakat Bali. Di bidang budaya berkaitan dengan kehidupan keagamaan dapat dijumpai pada bangunan peninggalan masa kuno yang sampai sekarang masih dapat disaksikan, seperti candi dan pura. Peninggalan bangunan candi, seperti candi Padas di Gunung Kawi. Sebaliknya, untuk peninggalan pura diantaranya ialah Pura Agung Besakih.

BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Sebagai siswa kita harus mengetahui sejarah-sejarah tentang masa kerajaankerajaan HINDU-BUDHA dan salah satunya adalah KERAJAAN BALI KUNO. B. Saran

Selesailah makalah yang saya buat ini.Bila kalian masih belum memahami keseluruhan isi makalah ini jangan segan-segan untuk membacanya lagi..lagi..dan lagi.Ilmu tak akan lekang oleh waktu. Sebagai penyusun saya berharap isi makalah ini dapat bermanfaat dan dapat menambah waawasan kita tentang sejarah.