Anda di halaman 1dari 3

PRAKTIKUM MINERALOGI Hari/Tanggal : Selasa, 03 Maret 2012 Acara No. Urut No.

Peraga Warna Segar : Abu-abu, hitam, keunguan Lapuk : Abu-abu : Pengenalan Batuan : 1 : 3 Nama : NIM : D62111271

Tekstur Fabrik Bentuk Relasi : Euhedral-Subhedral : Equigranular : Masif : Warna Bentuk Persentase (1) Hitam Keunguan Putih Biru Putih keunguan : SYENITE Prismatik panjang Prismatik Tabular Tabular Amorf 15% 55% 10% 10% 10% Persentase (2) 10% 60% 10% 10% 10% Kristalinitas Granularitas : Holokristalin : Faneritik

Struktur Komposisi Mineral Nama Mineral Amphibol Ortoklas Andesine Labradorit Massa dasar Nama Batuan

Keterangan

Batuan ini merupakan batuan beku tipe intrusive. Kita tahu bahwa batuan beku intrusive merupakan batuan yang terbentuk di bawah permukaan bumi. Magma yang membeku di bawah permukaan bumi, pendinginannya sangat lambat (dapat mencapai jutaan tahun), memungkinkan tumbuhnya kristal-kristal yang besar dan sempurna bentuknya, menjadi batuan beku intrusive. Batuan beku dalam mempunyai bentuk dan ukuran yang beragam, tergantung pada kondisi magma dan batuan di sekitarnya. Magma dapat menyusup pada batuan di sekitarnya atau menerobos melalui rekahan-rekahan pada batuan di sekelilingnya. Mineral-mineral penyusun SYENIT terbentuk pada suhu 1100oC - 900oC. SYENIT terbentuk sebagai intrusi atau pada tepi granit besar dimana kuarsanya mulai jarang. Berasosiasi dengan lingkungan tektonik. Manfaat SYENIT

digunakan sebagai bahan bangunan karena lebih kuat dan tahan terhadap pelapukan. SYENIT juga kadang berasosiasi dengan mineral penting penghasil bijih logam.

Referensi

Koesoemadinata, RP. 1980. Pengantar Mineralogi. Edisi Kedua. Bandung: Penerbit ITB. Mottana, Anibale, 1997. Guide Rocks and Minerals. NewYork: A Fireside Book Published by Simon & Schuster Inc. Purbo-Hadiwijoyo, M.M. 1996. Mineral dan Batuan. Yogyakarta: Penerbit Teknik Geologi FT UGM.

ASISTEN

PRAKTIKAN

( INDRA SAMANHUDI)

( M. RIZKI P. )