Anda di halaman 1dari 2

Beberapa hari yang lalu Sekolah Dasar Negeri 1 Nguling, kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan diserbu ribuan kelelawar.

Kegiatan belajar mengajar pun terganggu karena kotoran dan kencing kelelawar tersebut menimbulkan bau yang tidak sedap. Kasian banget mereka yah Kelelawar adalah hewan yang unik. Tahukah kamu dimana letak keunikan kelelawar? mari kita cari tau Cekodot.! Kelelawar adalah mamalia yang dapat terbang yang berasal dari ordo Chiroptera dengan kedua kaki depan yang berkembang menjadi sayap. Kelelawar aktif mencari makan dan terbang di malam hari. Bila siang hari ia tidur dengan bergelantung terbalik, sambil menyisir bulunya dengan cakar dan membersihkan sayapnya sampai bersih. Kelelawar biasanya hidup di gua-gua, alam terbuka, atau dipepohonan. Makanan kelelawar buah-buahan dan ada juga yang menghisap darah, khususnya kelelawar vampir di daerah tropis. Kelelawar vampir menghisap darah ayam, burung, kerbau dan hewan lainnya tanpa mereka sadari. Tapi kebanyakan kelelawar lebih menyukai serangga. Kelelawar mencari makan dimalam hari karena beberapa alasan. Kelelawar merupakan hewan yang tidak tahan panas karena sayapnya yang tidak berbulu rentan terhadap dehidrasi. Untuk melindungi dirinya dari predator lain, kelelawar memanfaatkan malam yang gelap untuk berburu. Dan yang terpenting, kelelawar mampu menangkap mangsa dimalam hari karena memiliki alat naigavigasi yang canggih. Sebenarnya inti dari penglihatan kelelawar tersebut adalah gelombang ultrasonik. Ultrasonik adalah suara atau getaran dengan frekuensi yang terlalu tinggi untuk bisa didengar oleh telinga manusia, yaitu kira-kira di atas 20 kiloHertz. Hanya beberapa hewan, seperti lumba-lumba menggunakannya untuk komunikasi, sedangkan kelelawar menggunakan gelombang ultrasonik untuk navigasi. Dalam hal ini, gelombang ultrasonik merupakan gelombang ultra (di atas) frekuensi gelombang suara (sonik). Gelombang ultrasonik dapat merambat dalam medium padat, cair dan gas. Reflektivitas dari gelombang ultrasonik ini di permukaan cairan hampir sama dengan permukaan padat, tapi pada tekstil dan busa, maka jenis gelombang ini akan diserap. Kebanyakan kelelawar mengeluarkan suara ultrasonik dari mulutnya, namun sekitar 300 spesies mengeluarkannya dari hidung. Pada kelelawar yang mengeluarkan gelombang ultrasonik dari hidungnya, terdapat cuping hidung dan gelambir serta lekukan tak beraturan di sekitar lubang hidung.Gelombang bunyi ini bergema (dipantulkan) kembali, memberi gambaran benda-benda di sekitar kelelawar. Proses ini disebut echolokasi (echo artinya gema). Jadi, kelawar menggunakan gema (bunyi pantulan) untuk

menentukan keadaan sekitarnya dan sekaligus mencari mangsaya. Telinganya yang besar dan berbentuk aneh membantunya mengetahui dari mana datangnya gema. Beberapa kelelawar sangat terampil dalam menemukan objek dengan echolokasi, sehingga dalam gelap pun kelelawar dapat mendeteksi kawatkawat yang dipasangi sejajar berdekatan dan dapat melewatinya tanpa menabrak.