Anda di halaman 1dari 1

Karakteristik Pernyataan Misi Pernyataan Sikap Pernyataan misi perusahaan melebihi pernyataan dari detail yang spesifik.

Biasanya didalamnya mencakup dua alasan utama dalam membentuknya. Pertama, misi yang bagus memungkinkan bagi manajemen untuk meraih tujuan perusahaan dengan berbagai alternatifnya tanpa membatasi kreativitas manajemen. Terlalu banyak hal yang spesifik membuat pertumbyhan kreativitas dapat terhambat. Kedua, pernyataan misi harus luas agar dapat mencocokkan perbedaan perbedaan yang ada yang terdapat pada stakeholders dari organisasi tersebut. Stakeholders disini mencakup karyawan, manajer, pemegang saham, BOD, pelanggan, pemasok, distributor, pemerintah, perserikatan, kompetitor, lingkungan sekitar, dan masyarakat umum. Keseimbangan antara spesifisitas dan generalitas memang sulit untuk dicapai, namun hal ini dapat diusahakan. Hal lain yang patut diperhatikan adalah pernyataan misi yang efektif sebaiknya tidak terlalu panjang., direkomendasikan kurang dari 250 kata. Pernyataan misi yang efektif harus membangkitkan perasaan dan aura positif tentang organisasi. Selan itu, juga harus membangkitkan kesan bahwa perusahaan ini sukses dan memiliki tujuan serta layak akan waktu, investasi, dan dukungan.

Orientasi Pelanggan Pernyataan misi yang baik menggambarkan tujuan organisasi, pelanggan, produk, pasar, filosofi, dan teknologi dasar. Menurut Vern McGinnis, pernyataan misi harus: (1) mendefinsikan organisasi apa sebenarnya ini dan akan menjadi apa organisasi ini kedepannya, (2) membatasi keikutsertaan beberapa ventures dan luas dalam menggali pertumbuhan kreativitas, (3) membedakan organisasi dari yang lain, (4) berfungsi sebagai kerangka kerja untuk mengevaluasi kinerja saat ini dan ke depannya, dan (5) dinyatakan secara jelas agar dapat dimengerti oleh seluruh anggota organisasi. Tujuan utama dari mengembangkan misi perusahaan salah satunya adalah untuk menarik pelanggan. Pernyataan misi yang baik merefleksikan antisipasi dari pelanggan. Daripada harus mengembangkan produk lalu mencoba mencari pasarnya, filosofi operasional perusahaan lebih baik diubah menjadi mengidentifikasi kebutuhan pelanggan dan menyediakan produk untuk memenuhi kebutuhannya. Disamping itu, misi yang baik harus mengidentifikasikan kegunaan produk yang diproduksi bagi pelanggan.