Anda di halaman 1dari 9

ACUTE ABDOMEN (Gawat Darurat Abdomen)

Disampaikan Oleh : Asro Abdih, dr

DEFINISI
1. KEADAAN ABDOMEN 2. NYERI YANG DOMINAN 3. SEBAGIAN BESAR PERLU PEMBEDAHAN 4. BILA TERLAMBAT DAPAT MENIMBULKAN KEMATIAN

EMPAT MASALAH
1. INFEKSI 2. GANGGUAN TRANSPORT ISI USUS (ILEUS) 3. TRAUMA ABDOMEN 4. PERDARAHAN SALURAN USUS

INFEKSI ABDOMEN
DISEBUT PERITONITIS GEJALA DOMINAN : 1. FEBRIS, 2. FLATUS , 3. MUAL, 4. NYERI

PENGGOLONGAN
I. BERDASARKAN LOKASI : 1. LOKAL, 2. GENERAL (UMUM) II. BERDASARKAN ASAL INFEKSI : 1. PRIMER, 2. SEKUNDER III. BEDASARKAN PENYEBAB : 1. KIMIAWI, 2. BAKTERIAL I. PERITONITIS LOKAL RADANG USUS BUNTU AKUT KOLESISTITIS AKUT ABSES TUBO-OVARIAL SIGMOIDITIS

RADANG AKUT USUS BUNTU (APENDISITIS)


ETIOLOGI : TAK JELAS, DIDUGA FEKOLIT, BIJI, DLL. MENGENAI SEMUA USIA LAKI = PEREMPUAN

USUS BUNTU (APENDIKS)


KEGUNAAN TAK JELAS ANATOMI :
1. 2. 3. DI UJUNG SEKUM PERTEMUAN TIGA TENIA DIPERDARAHI OLEH A. APENDIKULARIS YANG MISKIN CABANG POSISI APENDIKS ANTE/RETROSEKAL, PELVINAL

4.

GEJALA
Sumer (subfebris), perbedaan suhu rektal dan aksiler > 0,5 C Nyeri perut kanan bawah, sering dimulai di epigastrium. Nyeri menetap di titik Mc Burney Mual, muntah, BAB lembek/diare

PEMERIKSAAN
Anamnesis : nyeri mendadak, biasanya bermula di epigastrium dan menetap di titik Mc Burney Fisik : 1. Umum, 2. lokal Status lokalis (abdomen) : 1. Inspeksi : tak ada yang khusus 2. Palpasi :
nyeri di titik Mc Burney defans muskuler rebound pain, psoas sign rovsing sign, ten horn

PEMERIKSAAN
Perkusi : nyeri ketok kanan bawah Auskultasi : kadang-kadang bising usus menurun Colok rektum : nyeri arah jam 11 (khusus apendiks yang pelvinal) Laboratorium : lekositosis ( > 11.000/dL )

PEMERIKSAAN TAMBAHAN
Foto polos abdomen USG (ultrasonografi) Apendikogram

Diagnosis apendisitis akut adalah diagnosis klinis

DIAGNOSIS BANDING
Kolitis Ureterolitiasis kanan Kehamilan ektopik terganggu (KET) Salfingitis Abses tubo-ovarial Kista coklat pecah

TERAPI
Rehidrasi Antibiotik Apendisektomi Apabila sudah terjadi peritonitis generalisata harus dilakukan laparotomi

PENYULIT
Perforasi, yang kemudian bisa menjadi peritonitis generalisata Abses

II. PERITONITIS SEKUNDER


Akibat perforasi usus, khususnya perforasi lambung Ada infeksi bakteri Pada saat perforasi, nyeri sekali (rangsangan HCl ). Kemudian berkurang (eksudasi cairan HCl ), lalu nyeri lagi (ada infeksi bakteri)

GEJALA DAN TANDA

Febris tinggi Abdomen kembung dan nyeri menyeluruh dengan defans muskuler Ileus paralitik karena bising usus menurun : makan/minum , flatus , defekasi Pada perkusi, pekak hati menurun/hilang Dehidrasi Syok

BEBERAPA PENYEBAB PERITONITIS SEKUNDER


Perforasi lambung/duodenum
- Sering akibat ulkus peptikum - Konsumsi obat analgetik steroid jangka waktu lama

Komplikasi tifus abdominalis Perforasi akibat apendisitis akut Trauma abdomen

TATALAKSANA
Rehidrasi Perbaikan keadaan umum Antibiotika Laparotomi : lubang ditutup