Anda di halaman 1dari 13

Tugas Individu

KARYA ILMIAH DAN SEMINAR


Skenario I : Penelitian

Metode Penelitian
Blok XIII

Oleh DIAH SEPTYADARI 07 / 257706 /KH / 5922 Kelompok 8

FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA 27 Agustus 2009

Learning Objective Kelompok 8 : 1. Mengetahui dan memahami arti serta maksud penelitian 2. Memahami dan mampu memilih suatu judul penelitian
3. Mengetahui dan memahami yang termasuk ke dalam metode penelitian

Penelitian
Definisi :
Merupakan aktivitas / kerja yang menggunakan prinsip/kaidah ilmiah yang dimulai dengan

rencana terstruktur yang disebut rencana atau rancangan penelitian (Sumartono, 2009).

Alur Penelitian
TEORI HASIL PENELITIAN MASALAH PENELITIAN PRAKTE K

TUJUAN

MANFAA T

KERANGKA KONSEP HIPOTESIS & VARIABEL JENIS & DESAIN PENELITIAN POPULASI, SAMPLE, SAMPLING PENGUMPULAN DATA&INSTRUMEN PENGOLAHAN DATA ANALISIS DATA

( Supardi, 2009 )
LAPORAN PENELITIAN

Latar belakang Latar belakang menjelaskan istilah/kata kunci yang terdapat dalam judul penelitian, alasan memilih judul, alasan memilih responden, dan alasan memilih lokasi penelitian. Cara membuat latar belakang, yaitu : 1. Menelaah semua kepustakaan dan atau penelitian yang relevan dengan masalah yang menjadi minat peneliti 2. Merumuskan

masalah penelitian atas dasar konsep yang disesuaikan dengan daerah yang berbeda secara geografis, social budaya, kondisi&situasi dari penelitian sebelumnya
3. Latar belakang lebih mudah dibuat dari tinjauan pustaka

Masalah penelitian Masalah adalah deskripsi tentang kesenjangan antara teori dan praktek atau antara aturan dan kenyataan. Sedangkan masalah penelitian yaitu masalah yang pemecahannya memerlukan penelitian. Kesenjangan yang dimaksud dapat berupa informasi yang belum ada, belum lengkap, dan informasi bertentangan dengan teori. Sumber masalah penelitian menurut Moody, Vera, Blanks&Vischer adalah 87% dari pengalaman praktek klinik, 57% dari studi literature, 46% dari interaksi dengan teman sejawat, 28% dari interaksi dengan murid, dan 9% dari pemberi dana. Adapun syarat masalah penelitian, yaitu : 1. Fisibel dari segi dana, waktu, alat, keahlian peneliti, dan subjek penelitian yang dibutuhkan 2. Menarik bagi penelitinya 3. Novel, yaitu menguatkan, membantah, melengkapi, dengan penelitian sebelumnya 4. Etik penelitian tidak dilanggar 5. Relevan bagi perkembangan ilmu saat itu Perumusan masalah

Merupakan langkah awal untuk mengembangkan judul, tujuan penelitian, kerangka konsep, dan rancangan penelitian. Perumusan masalah yang baik tentunya orisinalitas (misalnya pengembangan teori atau metode baru), kontribusi ilmiah&aplikatif pernyataan permasalahan, dan kelayakan sumber daya, waktu, dan tenaga. Langkah dari perumusan masalah adalah : 1. latar belakang masalah berupa analisis situasi, identifikasi kesenjangan, dan perbatasan masalah 2. review awal rumusan maslah berupa justifikasi, adekuasi, dan fisbilitas 3. review oleh pakar 4. revisi akhir perumusan masalah adapun upaya pembatasan masalah, yaitu mengetahui akan frekuensi dan penyebaran masalah, wilayah geografis yang terpengaruh oleh masalah, faktor-faktor yang mempengaruhi masalah, upaya yang telah dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut, dan alasan penelitian dapat membantu memecahkan masalah. Masalah penelitian boleh ditulis dalam kalimat pernyataan atau pertanyaan. Tujuan penelitian Tujuan penelitian merupakan tindak lanjut dari masalah yang telah dirumuskan. Tujuan Penelitian mencangkup langkah-langkah dari penelitian yang akan dilakukan. Dalam pembuatan proposal penelitian, tujuan diuraikan secara singkat, menggunakan kata-kata seperti untuk menjajaki, menguraikan, menerapkan, mengidentifikasi, menganalisis, membuktikkan atau membuat prototype.Penulisan Tujuan dapat dilakukan dalam dua jenis, yakni penulisan tujuan umum dan khusus. Tujuan umum menjelaskan tujuan yang akan dicapai dan tujuan khusus menjelaskan langkah-langkah untuk mencapai tujuan umum. Manfaat penelitian Manfaat penelitian harus diuraikan secara singkat dan jelas yang menunjukkan manfaat untuk pengembangan IPTEK. Kerangka konsep dan hipotesis

Merupakan justifikasi ilmiah terhadap penelitian yang dilakukan dan member landasan kuat terhadap topic yang sesuai dengan identifikasi masalahnya. Ada tidaknya hipotesis tergantung dari permasalahan. Tidak semua penelitian terdapat hipotesis. Hipotesis diperlukan pada penelitian yang bersifat deskriptif namun tidak diperlukan dalam penelitian yang analitis. Menentukan sampling Sample merupakan bagian populasi yang akan diteliti atau sebagian jumlah dari karakteristik yang dimiliki oleh populasi. kriteria sampling meliputi : criteria inklusi dan eksklusi.kriteria inkllusi merupakan criteria dimana subyek penelitian mewakili sample penelitian yang memenuhi syarat sebagai sample. Criteria eksklusi merupakan criteria dimana subyek penelitian tidak dapat mewakili sample karena tidak memenuhi syarat sebagai sample penelitian, karena adanya hambatan etik, menolak menjadi responden, terdapat keadaaan yang tidak memungkinkan untuk penelitian, teradpat penyakit yang mengganggu pengukuran atau hasil penelitian Hal-hal yang harus dipertimbangkan ketika peneliti menentukan sample penelitian : 1. probabilitas 2. standar error 3. distribusi teoritis

TEKNIS SAMPLING PROBABILITY SAMPLING Memberikan peluang yang sama dalam pengambilan sample, yang bertujuan untuk generalisasi dengan asas proses probabilitas unit terpilih sama.

A.

B.

NON PROBABILITY SAMPLING Memberikan peluang yang tidak sama dalam pengambilan sample, yang bertujuan tidak untuk generalisasi dengan asas proses probabilitas unit terpilih sama. PENGUMPULAN DATA DAN ANALISIS DATA

Pengumpulan data berisi penjelasan cara pengumpulan data terutama tentang alat pengumpulan data, apakah menggunakan angket atau kuisioner, observasi, wawancara, skala Likert atau yang lain. Analisis Datamenjelaskan tentang metode statistic yang digunakan dalam menganalisis data hasil penelitian

Langkah-langkah metode ilmiah/penelitian


1. melakukan pengamatan (observasi) yaitu pengamatan terrhadap obyek yang diteliti

2. menemukan dan merumuskan masalah


3. menyusun kerangka berfikir (teori) adalah megumpulkan keterangan/data yang

berkaitan dengan masalah


4. merumuskan hipotesis yang berupa pernyataan yang muncul dari fakta hasil

observasi/pengamatan yang disusun setelah dioerkuat adanya teori


5. memprediksi/dugaan, yaitu pernyataan tentang objek berdasarkan fakta/teori

6. melakukan eksperimen
7. menarik kesimpulan, yaitu pernyataan yang mengarah ke jawaban dari hipotesa.

8. eksperimen lanjut (Sumarna, 2007) Adapun menurut Narbuko dkk, 2007, langkah penelitian adalah serangkaian proses penelitian di mana peneliti dari awal yaitu mereka merasa menghadapi masalah, berupaya untuk memecahkan masalah, memecahkan msalah sampai akhirnya mengambil keputusan yang berupa kesimpulan bagaimana hasil penelitiannya, dapat memecahkan masalah atau tidak. Langkah-langkah tersebut adalah sebagai berikut : 1. menemukan, memilih, dan merumuskan masalah 2. menyusun latar belakang teoretis

3. menetapkan hipotesis (bila perlu) 4. menetapkan variabel. Variabel-variabel yang akan diteliti harus didefinisikan secara operasional, yaitu definisi yang didasarkan atas sifat-sifat hal yang didefinisikan yang dapat diamati(diobservasi), sehingga apa yang dilakukan oleh peneliti terbuka untuk diuji kembali oleh orang lain. 5. memilih alat pengumpulan data, syarat yang memenuhi kriteria baik adalah valid, reliable(konstan), objektif/terbuka.
6. menyusun rancangan penelitian sangat ditentukan oleh variabel-variabel yang akan diteliti.

Seluruh komponen penelitian harus terjalin satu sama lain secara harmonis agar rancangan yang dipilih untuk digunakan jelas atau terarah sehingga penelitian diharapkan lancar dan membaa hasil yang positif. Dalam rancangan penelitian pun sekaligus merupakan rancangan pengambilan sampel sampai pada rancangan analisis data.
7. menentukan sampel, banyak dapat dilakukan caranya. Namun, yang terpenting adalah harus

representative. Semakin besar jumlah anggota sampel, akan semakin tinggi tingkat representatifnya. Tetapi juga diingat bahwa pengambilan sampel yang terlalu besar jumlah anggotanya akan menuntut konsekuensi misalnya besarnya biaya, banyaknya tenaga dan lamanya waktu pengumpukan data. 8. menyimpulkan dan menyajikan data
9. mengolah dan menganalisis data. Dalam penolahan data, pertama-tama yang harus

dilakukan adalah menguji tingkat validitas dan reabilitasnya. Untuk data kuantitatif sebaiknya disajikan dalam bentuk table, grafik, atau gambar untuk memudahkan pengolahan. Setelah data diolah adalah menganalisis yang mana merupakan langkah yang sangat kritis dalam penelitian. Dua macam teknik analisis data yaitu teknik statistic dan non statistic. Analisi data non statistik cocock untuk data deskriptif atau data tertular. Selain dua teknik yang tadi disebutkan, terdapat jenis analisis yaitu analisis isi (content analisis), yaitu analisis data yang mendasarkan pada isi dari data deskriptif 10. menginterpretasi hasil analisis dan mengambil kesimpulan

11. menyusun laporan, tentunya mengikuti tata cara penulisan laporan ilmiah yang baik dan

benar.
12. mengemukakan implikasi. Bila telah adanya kesimpulan yang mantap, maka perlu diajukan

implikasi dari kesimpulan atau hasil penelitian itu, terutama penelitian untuk thesis dan disertasi. Dalam implikasi itu perlu disebutkan konsekuensi penting dari hasil penelitian.

Sistematika Usulan penulisan laporan Penelitian


Judul I. Pendahuluan o Latar belakang o Rumusan masalah o Hipotesis o Tujuan o Manfaat II. Tinjauan Pustaka o Kerangka konsep III. Metodologi o Desain o Tempat dan waktu o Populasi dan sampel o Criteria inklusi dan eksklusi o Besar sampel o Cara kerja o Identifikasi variable o Rencana manajemen dan analisis data o Definisi operasional o Masalah etika

IV. Daftar pustaka V. Lampiran Keterangan : Judul Usulan Penelitian Persyaratan judul : Harus menggambarkan keseluruhan isi penelitian yang direncanakan Ditulis dalam kalimat atau frase yang sederhana dan tidak terlalu panjang Tidak menggunakan singkatan kecuali yang baku

I. Pendahuluan a. Latar belakang masalah Berisi uraian tentang permasalah yang muncul. Masalah penelitian harus dapat dipecahkan sebagian atau seluruhnya dengan penelitian, dan kemungkinan jawabannya harus lebih dari satu. Sumber masalah penelitian antara lain : - kepustakaan, contoh buku ajar, jurnal, abstrak. - bahan diskusi dan hasil konferensi, seminar, symposium, lokakarya, dsb. - masalah dalam pengalaman sehari-hari - pendapat pakar yang masih bersifat spekulatif - sumber non-ilmiah b. Rumusan Masalah Syaratnya dikemukan dalam kalimat tanya, substansi yang dimaksud hendaknya bersifat khas tidak bermakna ganda, pertanyaan dibuat secara terpisah kalau banyak. c. Hipotesis Adalah jawaban sementara dari pertanyaan penelitian yang diuji validitasnya secara empiris. Syarat hipotesis : o Dinyatakan dalam kalimat deklaratif yang jelas, sederhana, dan tidak bermakna ganda

o Ada landasan teori yang kuat o Menyatakan hubungan antara satu variabel tergantung dengan satu atau lebih variabel bebas o Memungkinkan diuji secara empiris o Rumusan hipotesis harus bersifat khas dan menggambarkan variabel-variabel yang diukur. Di sisi lain, rumusannya juga harus cukup longgar sehingga membuka kemungkinan untuk dilakukan generalisasi. o Hipotesis harus dikemukakan sebelum penelitian dimulai, sebelum datanya terkumpul d. Tujuan Penelitian Dalam usulan penelitian perlu disebutkan tujuan penelitian secara eksplisit. Tujuan penelitian dibagi mencakup tujuan umum serta tujuan khusus. Di dalam tujuan umum dinyatakan secara kategoris apakah tujuan akhir penelitian yang hendak dilaksanakan tersebut, biasanya mengacu pada aspek yang lebih luas atau tujuan jangka panjang penelitian. Dalam tujuan khusus disebutkan secara jelas dan tajam hal-hal yang langsung diukur atau dihitung dari penelitian. e. Manfaat Penelitian Pada bagian ini diuraikan manfaat apa yang diharapkan dari penelitian yang dilakukan nanti. II. Tinjauan Pustaka Dalam bab ini, diuraikan dengan mendalam pelbagai aspek teoritis yang mendasari penelitian. Hal yang telah ditulis dalam Latar Belakang Masalah perlu dirinci, dan hubungan antar-variabel dibahas. o Kerangka konseptual Merupakan rangkuman dari tinjauan pustaka. Kerangka konseptual dibuat dalam bentuk diagram yang menunjukkan jenis serta hubungan antar variabel yang diteliti dan variabel lainnya yang terkait. Hendaknya dalam kerangka konseptual digambarkan batas-batas lingkup penelitian

III. Metodologi o Desain penelitian Merupakan wadah untuk menjawab pertanyaan penelitian atau untuk menguji kesahihan hipotesis. o o Tempat dan waktu penelitian Populasi penelitian

Adalah sekelompok subyek atau data dengan karakteristik tertentu. Populasi dibagi menjadi 2, yaitu: populasi target yang ditandai oleh karakteristik klinis dan demografis, serta populasi terjangkau, yakni bagian dari populasi target yang dibatasi oleh tempat dan waktu. o Sampel dan cara pemilihan sampel Sampel adalah bagian populasi yang diteliti. Cara pemilihan sampel diantaranya: pemilihan secara acak, sistematik, berurutan, cluster, convenience, dst. o o o o o o o Estimasi besar sampel Kriteria inklusi dan eksklusi Persetujuan setelah penjelasan Cara Kerja Identifikasi variabel Definisi operasional Rencana pengolahan dan analisi data (Sastroasmoro, 2006) IV. Daftar Pustaka dan Lampiran 1. disusun secara alfabetis menurut abjad nama pengarang, tidak diberi nomor urut, nama pengarang dibalik dan diberi tanda koma 2. jarak antar baris adalah 1 spasi dan jarak antara sumber satu dengan sumber yang lain berspasi dua 3. urutan penulisannya adallah nama penulis tanpa gelar akademik titik, tahun terbit titk, judul buku titik, kota terbit titik, nama penerbit titik

4. Jika ada buku yang sama [enulisnya, di bawahnya cukup diberi garis _______ sepanjang tujuh ketuk sebagai pengganti nama pengarang 5. Jika daftar pustaka berasal dari Koran atau majalah, cara menulisnya, nama penulis, judul artikel diberi tanda kutip, nama majalah dicetak miring edisi tanggal bulan tahun 6. Jika daftar pustaka dari internet, cara penulisannya adalah nama pengarang,tahun pembuatan artikel jika ada, judul artikel, alamat atau situs, akses tanggal dan pukul berapa Namun ada sumber lain mengatakan bahwa penulisan daftar pustaka berupa buku adalah sbb : Cara pertama 1. Nama pengarang koma 2. Judul buku koma 3. Nama kota titik dua 4. Nama penerbit koma 5. Tahun terbit Cara kedua 1. Nama pengarang titik 2. Tahun terbit titik 3. Judul buku titik 4. Nama kota titik dua 5. Nama penerbit titik

Daftar pustaka

Hidayat, aaa.2007.Riset Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Jakarta : Salemba medika HS, Widjono.2005.Bahasa Indonesia.Jakarta:Grasindo

Narbuko, Cholid, dan Abu Ahmadi.2007.Metodologi Penelitian Cetakan Ke-8.Jakarta:Bumi Aksara Sastroasmoro,Sudigdo.2006.Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis edisi ke-2.Jakarta : UI Press Sumarna.2007.Biologi.Yogyakata: Intersolusi Presindo