Anda di halaman 1dari 24

1.

Seorang ibu datang ke poliklinik THT membawa anak berumur 8 tahun, dengan keluhan : sulit bernapas dan terasa sesak sejak 2 bulan dan tidak ada demam, pilek dan batuk. Setelah dilakukan pemeriksaan rhinoscopy posterior ditemukan adanya penyempitan pada apertura nasalis posterior (Choanae). Pada pemeriksaan orophryx dan pharyngioscopy tidak ditemukan adanya kelainan. Berdasarkan anatomi yang paling mungkin penyebab sesak napasnya adalah : A. Pembesaran nodulus limfaticus nasalis posterior B. Pembesaran tonsila pharyngea C. Pembesaran tonsila lingualis D. Pembesaran tonsila palatina E. Pembesaran tonsila pharyngea dan tonsil palatine 2. Seorang pasien 45 tahun memiliki keluhan badan panas 2 hari. Pada pemeriksaan ada pembengkakan nodulus limfaticus supratrochlearis daerah siku dan ada bekas luka tusuk pada sisi medial jari tangan. Dokter mediagnosa ada infeksi pada jari tangan pasien. Berdasarkan kasus diatas: cairan limfe dari sisi medial jari tangan tsb akan mengikuti sistem vena superficial untuk sampai nodulus limfaticus supratrochlearis : Vena yang dimaksud adalah A. vena cephalica B. vena ulnaris C. vena basilika D. vena radialis E. vena brachialis 3. Pasien umur 35th sakit gigi bagian belakang rahang bawah kanan. Pada pemeriksaan anatomi pada pasien akan didapatkan, pembesaran pada kelenjar getah bening superficial sbb: A. limfonodus submentalis B. limfonodus sub parotis C. limfonodus cervicalis D. limfonodus submandibularis E. limfonodus supraclavicularis 4. Pasien 58 thn berobat ke klinik RSCM bagian penyakit dalam. Dengan keluhan nyeri ulu hati kadang disertai muntah darah ,berak hitam sejak sebulan. Setelah dilakukan pemeriksaan luar dan dalam pencernaan ternyata pasien menderita carcinoma (tumor ganas) pada lambung stadium III dan mungkin telah mengalami metastase ke organ lain . Sehubung dengan kasus diatas, sel2 carcinoma pada gaster akan dimulai bermetastase menuju nodus limfatikus coeliacus melalui saluran limfe yang mengikuti pembuluh darah sbb : A. Arteri mesentrica

B. Vena mesentrica C. Arteri lienalis D. Vena gastrica E. Arteri hepatica 5. Berdasarkan hasil pada thoraxpasien diatas terdapat tanda2 adanya carcinoma pada jaringan paru yang diduga metastase dari lambung tsb. Berdasarkan anatomi sistem limfaticus, sel carcinoma yang terdapat pada gaster tsb bermetastase melalui ductus thoracicus dan kemudian masuk melalui sirkulasi primer pada pembuluh darah sbb : A. vena cava superior B. vena cava inferior C. vena brachicephalica sinistra D. vena subclavia sinistra E. vena jugularis sinistra 6. Yang tidak benar dari anatomi tonsil palatina yang dibawah ini adalah A. organ limfoid yang terletak arcus palatoglossus dan palate pharyngius B. berfungsi hanya menghasilkan limfosit C. pada anak2 sering membesar dikenal sebagai adenoid D. pendarahan berasal dari arteria tonsilaris E. tidak terdapat folikel-folikel pada permukaan 7. Setelah kurang lebih 120 hari eritrosit akan dihancurkan didalam organ limfoid, bagaimana gambaran histologi dari bagian tempat destruksi eritrosit tersebut A. terdiri atas nodulus limfaticus yang mengandung corpusculus hassal B. terdiri atas nodulus limfaticus yang terrrdddapat dibawah epitel mukosa C. terdiri atas chorda medularis yang mengandung banyak limfosit B dan sel plasma D. terdiri atas nodulus limfaticus yang mengelilingi sebuah pembuluh arteri (A. sentralis) E. terdiri atas chorda lienalis billroth dan sinusoid yang banyak mengandung makrofagus limfosit dan sel-sel darah 8. Tonsila palatina terletak pada dinding lateral antara rongga mulut dan faring. Setiap tonsil mempunyai 10-20 invaginasi/lipatan mukosa yang melipat sampai kedalam parenkimnya. Apakah nama invaginasi tersebut? A. sinus B. villus C. sulcus D. cryptus

E. Foveola 9. A. trabecularis pada lien meninggalkan trabekula dan masuk kedalam parenkim lien sebelum masuk ke dalam pulpa rubra, pembuluh ini diliputi oleh kumpulan limfosit T, sehingga disebut periarterial lymphatic sheath (PALS). Apakah nama lain dari arteri tersebut A. sinusoid B. A. Hulsen C. A. penisili D. A. sentralis E. A. marginalis 10. Tonsila faringea secara anatomi terletak pada bagian postero-superior faring dan merupakan bagian dari saluran pernapasan. Jaringan apakah yang melapis mukosa organ tersebut? A. epitel selapis kuboid B. epitel selapis silindris C. epitel bertingkat silindris D. epitel berlapis gepeng tanpa lapisan tanduk E. epitel berlapis gepeng dengan lapisan tanduk 11. Selain disusun oleh unsur sel, organ limfoid juga disusun oleh serat, terutama serat retikular. Bagaimanakah gambaran histologi sel yang memproduksi serat retikular? A. B. C.

D.

E.

12. Seorang anak terjatuh dan terdapat luka pada lutut kananya, berapa hari kemudian terdapat benjolan di lipat paha kanan akibat pembesaran KGB. Pada saat tersebut sel-sel limfosit sedang mengalami proliferasi pesat sehingga terjadi pembengkakan. Dimanakah fokus terjadinya proliferasi dan diferensiasi limfosit dalam organ tersebut? A. korteks B. medulla C. sentrum germinativum

D. trabikula E. sinus marginalis 13. Pemeriksaan imunologi yang dapat digunakan untuk memantau aktifitas penyakit SLE adalah pemeriksaan : A. ANA B. Anti dsDNA C. kadar IgG D. kadar komplemen E. Sel limfosit CD4 14. Kelainan laboratorium hematologi yang penting untuk mendukung diagnosis SLE adalah : A. trombositosis > 150.000/ul B. anemia defisiensi besi C. jumlah limfosit turun D. trombositopenia < 100.000/ul E. kelainan pembekuan darah 15. Tes konfirmasi dapat digunakan untuk menegakan diagnosis HIV/AIDS adalh : A. rapid test B. western blot C. jumlah limfosit CD4 yang rendah D. ELISA E. kadar Ig yang rendah 16. Untuk pemeriksaan penyaring HIV/AIDS, digunakan tes yang memiliki: A. spesifitas paling tinggi B. waktu pemeriksaan paling cepat C. sensitivitas paling tinggi D. harga terjangkau E. tehnik pemeriksaan paling canggih 17. Uji respon imunologik non spesifik kuantitatif dapat dilakukan dengan cara ; A. menghitung jumlah eritrosit B. mengukur kadar Hb C. menghitung jumlah leukosit D. menghitung jumlah limfosit dan subsetnya E. mengukur C3 dan C4 18. Adanya reaksi inflamasi dan kerusakan jaringan dapat diketahui dari :

A. peningkatan C3 dan C4 B. peningkatan CRP C. peningkatan jumlah limfosit D. peningkatan kadar Hb E. penurunan kadar Ig 19. Pada kasus ini, faktor mediator terutama penyebab kontriksi dari bronkus sehingga menyebabkan gejala sesak napas ini adalah : A. Histamin B. Prostaglandin C. Leukotrin D. IL-2 E. eusinofil chemotactic factor (ECF) 20. Seorang pria 47 tahun dinyatakan gagal ginjal sehingga seminggu 2x dilakukan dialisa. Dokter menganjurkan bahwa tidak ada cara pengobatan lain untuk memperbaiki ginjalnya, kecuali dengan transpalantasi ginjal. Namun setelah 5 bulan transplantasi, dokter menyatakan bahwa ginjal ini mengalami kerukasan oleh karena penolakan sistem imun. Sel yang berperan pada reaksi penolakan ini adalah : A. neutrophil B. NK C. limfosit T sitotoksisk D. limfosit T supresor E. eusonofil 21. Pada seorang penderita miastenia grafis, otot menjadi lemah sehingga penderita susah berjalan. Mekanisme imun penyebab kelamahan otot pada penderita ini adalah: A. adanya imun kompleks yang merusak oto B. IgE yang memicu histamine dan merusak otot C. diperantai oleh sel imfosit T D. autoantibodi yang merusak reseptor neuro transmitter otot E. IgE yang mengaktifkan sel mast 22. Seorang wanita usia 35 tahun didiagnosa sebagai penderita SLE. Pada pathogenesis imun yang terjadi pada penderita ini, antigen antibody kompleks mengaktifkan sistem imun lain yang menyebabkan kerusakan pada jaringan/ organ tubuh: A. sel makrofag yang memproduksi lisozim B. menghasilkan igG

C. sel B menjadi sel plasma D. mengaktifkan komplemen E. menghasilkan sel limfosit T sitotoksik 23. Ada beberapa penyakit auto imun terjadi pada organ/jaringan tubuh tertentu, yang termasuk sebagai sequestered antigen. Sequestered antigen adalah : A. Antigen yang berasal dari miroba B. Antigen yang berifat sebagai hapten C. self antigen yang belum terpapar oleh sistem imun D. self antigen yang sudah dikenali oleh sistem imun E. self antigen yang melakukan reaksi silang dengan antigen miroba 24. Bagian dari organ dibawah ini yang termasuk sequestered antigen : A. uvea dari mata B. otot jantung C. ginjal D. hati E. kantong empedu 25. Pada seseorang yang normal, toleransi imun terjaga dengan baik. Salah satu mekanisme ini adalah clonal anergy. Apa yang dimaksud dengan clonal anergy? A. Pemusnahan sel yang autoraktif B. Apoptosis dari sel C. Penekanan oleh sel supresor D. penghambatan dan penghentian aktivasi sel limfosit T E. pematangan atau diferensisasi sel limfosit pada sel tymus 26. Pasien wanita 34 th ditemukan pada mata dan mulutnya kering. Dokter menduga terdapat autoantibodi terhadap kelenjar air mata/air ludah. Kemungkinan diagnosis a. Bruton disease b. Scleroderma c. Rheumatoid arthritis d. Sindrom Sjorgen e. HIV 27. Pada seorang pasien ditemukan jumlah limfosit B dan limfosit T menurun. Kemungkinan diagnosis a. Syndrom Sjorgen b. Severe combined immunodefisiency c. Scleroderma

d. Syndrome DiGeorge e. Bruton disease 28. seorang bayi berusia 10 bulan menderita batuk terus menerus serta demam. Hasil pemeriksaan diagnosa sementara menderita bronkitis. Pemeriksaan laboratorium, sel limfosit b, imunoglobulin, dan sel plasma tidak ditemukan di dalam darah. sel limfosit T normal kemumgkinan diagnosa adalah : A. malnutrisi. B. Sindroma burton c. Rheumatoid Artritis d. HIV. e. Sceloderma 29. Seorang anak mengalami pusing,muntah,& kemudian tidak sadarkan diri setelah disuntik anastesi lokal ketika akan disirkumsisi dokternya kemudian menyuntikkan adrenalin subkutan,& tak lama kemudian anak tersebut mulai sadar,mekanisme imun yg diduga sebagai penyebab keadaan ini adalah: a. reaksi cell mediated immunity b. penimbunan antigen antibody kompleks c. diperantarai oleh immunoglobulin e d. imunoglobulin g dan m terhadap sel target e. makrofag menghasilkan histamine 30. Seorang laki-laki didiagnosis menderita HIV/AIDS. Sel imun pada penderita ini : a. Jumlah Sel limfosit B menurun b. Sel Limfosit T supresor meningkat c. Sel limfosit T helper menurun d. Netrofil menurun e. Makrofag meningkat 31. Seorang bayi 1 bulan dibawa ke dokter oleh ibunya untuk dilakukan vaksinasi. Sebelumnya bayi tersebut belum pernah mendapatkan vaksinasi apapun. Vaksinasi manakah yang tepat untuk diberikan kepada si bayi menurut rekomendasi IDAI 2011? a. BCG b. MMR c. Campak d. Varisella e. Hepatitis B

32. Seorang bayi berusia 2 bulan, datang ke dokter untuk melanjutkan vaksinasi. Sebelumnya pasien telah mendapatkan vaksinasi Hepatitis B sebanyak 2 kali dan polio 1 kali. Vaksinasi apakah yang tepat diberikan untuk pasien terserbut? A. BCG B. MMR C. Campak D. Varicella E. Hepatitis B ketiga 33. Seorang bayi 3 setengah bulan, datang ke dokter untuk melanjutkan imunisasi. Pasien sebelumnya sudah mendapatkan vaksin hep B 2x, dan Polio 1x. Apakah tindakan yang tepat untuk diberikan pada pasien ini.. a, Belum lengkap karena belum dapat vaksin BCG b. Belum lengkap, karena seharusnya DPT sudah diberikan 3x c. Belum lengkap karena belum dapat vaksin Campak d. Sudah lengkap tinggal melanjutkan Polio ke 3 e. Sudah lengkap tinggal melanjutkan DPT 2 dan hep B ke 3 34. Anak lahir menangis. Anak tersebut lahir dari ibu yang HbsAg postif (+), tindakan yang tepat untuk anak tersebut adalah ? a. Memberikan vaksin hepatitis B pada usia 1 bulan b. Memberikan vaksin hepatitis B immunoglobulin pada usia 1 bulan c. Memberikan vaksin hepatitis B setelah dilakukan pemberian HbIg pada bayi d. Memberikan vaksin hepatitis B dan hepatitis B immunoglobulin pada 12 jam setelah lahir e. Memberikan vaksin hepatitis B immunoglobulin pada 12 jam setelah lahir dan vaksin hepatitis pada usia 1 bulan 35. Seorang bayi berusia 1 bulan datang ke dokter karena ingin mendapatkan imunisasi. pasien adalah bayi prematur, lahir pada usia gestasi 36 minggu, berat badam lahir 1800 gram, saat ini berat badannya 1900 gram. bagaimanakah pemberian imunisasi untuk pasien ini? a. imunisasi ditunda hingga usia 2 bulan b. imunisasi BCG boleh diberikan saat ini c. imunisasi hepatitis B boleh langsung diberikan d. imunisasi boleh langsung diberikan dari bakteri/virus mati e. imunisasi ditunda hingga berat badan mencapai 2000 gram 36. Dibawah ini yang termasuk perbedaan jadwal imunisasi IDAI 2010 dengan jadwal imunisasi IDAI 2011 adalah..

a. Pada jadwal imunisasi IDAI 2011, BCG mulai umur 4 bulan b. Pada jadwal imunisasi IDAI 2011 mulai direkomendasikan vaksin rotarix c. pada imunisasi 2011, vaksin campak diberikan usia 9-12 bulan d. pada imunisasi 2011, vaksin DPT/Td diberikan sebanyak 3 kali e. pada imunisasi 2011, vaksin Hepatitis B ke 3 diberikan usia 5 bulan 37. Seorang anak 7 bulan dibawa ke dokter oleh ibunya karena keluhan diare. Diare tidak berdarah dan tidak menyebabkan dehidrasi. Setelah diare sembuh, dokter menganjurkan kepada ibunya agar anaknya dilakukan vaksin untuk diare sehingga mendapatkan kekebalan. Cara imunisasi untuk diare ini adalah A. Diberikan per oral B. Diberikan pada umur 3,5,7 bulan C. Diberikan Subkutan D. Diberikan Intramuskular E. Booster diberikan pada umur 18-24 bulan 38. Seorang bayi 7 bulan datang dengan keluhan kemerahan setelah mengkonsumsi susu formula dan ASI. Dokter mendiagnosis bayi tersebut alergi terhadap susu formula. Terapi yang paling tepat dilakukan untuk bayi ini adalah.. a. Diberikan susu formula hypoalergenik b. Diberikan susu formula partially hidrolyzed c. Diberikan susu formula extensively hydrolyzed d. Ibu hanya mengkonsumsi protein nabati saja e. Diberikan susu formula dengan isi asam amino saja Anak perempuan 7 tahun dibawa ibunya ke dokter karena keluhan sesak nafas. Ditemukan kemerahan di seluruh tubuh. Keluhan di dahului dengan riwayat makan coklat , penderita belum pernah mengalami hal yang seperti ini. KU: letargis, Frekuensi nadi: 40 kali/menit, Tekanan Darah 90/70, Nadi tidak teraba, Suhu 370C, tidak ada retraksi dan tidak ada suara pernafasan tambahan. Pemeriksaan IgE meningkat. 39. Diagnosis yang mungkin untuk anak tersebut adalah a. Syok anafilaksis b. Reaksi Anafilaktoid c. Hipersensitivitas tipe II d. Hipersensitivitas tipe IV

e. Hipersensitivitas tipe lambat 40. Apa gold standard dari pemeriksaan penunjang yg dapat membantu untuk mendiagnosis pasien ini? a. IgE total b. Skin prick test c. Elimination test d. Hitung jenis netrofil e. Double Blind Placebo Controlled Food Challenge 41. Seorang bayi yang dilahirkan dari ibu yang HIV(+),setelah dilakukan pemeriksaan ternyata bayi dinyatakan HIV(+). Bagaimana cara pemberian imunisasinya? a. Pemberian vaksin BCG sesuai jadwal b. Pemberian vaksin Hepatitis B sesuai jadwal c. Pemberian vaksin campak diganti dengan MMR d. Pemberian vaksin varicella umur> 1th e. Pemberian vaksin DPT setelah terapi ARV selama 6 bulan 42. Seorang anak laki-laki berusia 7 bulan pada tanggal 1 Mei 2012 di bawa ibunya kedokter dengan keluhan kejang-kejang didahului demam tinggi kejang seluruh tubuh, mata mendelik ke atas, kedua tangan dan kaki kaku. Selama kejang, pasien tidak sadar. Sebelum dan sesudah kejang, penderita sadar kembali. Ibu kakak pasien berpendapat bahwa kejang pada anaknya disebabkan oleh vaksinasi DPT yang diberikan tgl 15 Maret 2012. Bagaimana pendapat saudara yang paling tepat untuk masalah ini.? A. B. C. D. E. Setuju bahwa anak ini merupakan KIPI segera akibat DPT Setuju Karena ada riwayat kejang demam dalam keluarga Setuju karena kejang biasanya terjadi setelah suntikan DPT ketiga Tidak setuju karena sebelum dan sesudah kejang, penderita sadar Tidak setuju karena kejang terjadi setelah lebih dari 1 bulan penyuntikan DPT

Laki-laki 35thn, menderita diare sejak 3 bulan ini. Dijumpai juga demam yang hilang timbul selama 1 bulan. Batuk disertai dahak putih kekuningan selama 3 minggu dan berat badan 45kg dari sebelumnya 65kg yang ditimbang 1 bulan lalu. Pada pemeriksaan didapat pembesaran kelenjar getah bening di leher dan aksila serta tes HIV positiv. 43. Yang tremasuk HIV wasting sindrom adalah a. Batuk lebih 2 minggu b. Penrunan BB >10 % c. Diare < 1 bulan

d. Batuk < 2 minggu e. Penurunan BB < 10 % 44. Berdasarkan gejala dan tanda pasien ini. Dapat digolongkan dalam stadium klinin HIV/ADIS : a. Stadium 1 b. Stadium 2 c. Stadium 3 d. Stadium 4 e. Stadium 5 45. Bila kemudian timbul sesak napas dengan demam > 35 pada pasien tersebut di atas , didapatkan C ada kelainan berupa infiltrat seluruh lapisa Paru. Kemungkinan diagnosa pada pasein yaitu : a. Bronchitis akut b. TB paru c. Pneumocystis carnii d. Toxoplasmosis e. Herpes zoster 46. Bila ada TB paru dan CD4 < 200 ul, terapinya ? a. ART saja b. OAT saja c. OAT + ART bersamaan d. OAT dulu, kemudian ART e. ART dulu, kemudian OAT 47. Wanita 25th, mencret sejak 4 bulan ini. Mencret dengan demam hilang timbul setiap hari dan batuk disertai dahak kuning sejak 3 bulan ini. Riwayat berganti-ganti pasangan wanita diakui pasien. Untuk diagnosa pasti pasien ini perlu dilakukan pemeriksaan : a. feses rutin b. foto toraks PA c. kultur darah d. ELISA anti HIV,western blot e. kolonoskopi

48. Sebelum dilakukan pemeriksaan untuk mencari diagnostik definitif, sebaiknya perlu : a. pemberian ART b. perbaikan keadaan klinis c. konseling d. pemberian anti diare e. psikoterapi 49. Indikator keberhasilan terapi ART: a. Viral load b. CD4 c. Elisa anti HIV d. western blot e. IgG IgM anti HIV 50. Tn. A 25 tahun, mengeluh sering mengalami demam yang tak kunjung sembuh. Dokter memberikan berbagai jenis antibiotic tetapi tak ada respon yang membantu. Mengetahui Tn. A menjalankan gaya hidup seks bebas, dokter melakukan skrining antibody HIV dan ternyata hasilnya positif. Tanpa menjelaskan penyakit yang dialami pasiennya, dokter menganjurkan berobat ke RS Cipto Mangunkusumo. Dimana letak kesalahan yang dilakukan dokter ini? a. Tidak melakukan anamnesis dengan baik b. Tidak melakukan pemeriksaan fisik secara lengkap c. Merasa tak perlu menyampaikan berita buruk d. Menemukan diagnosis kerja berbasiskan bukti e. Merujuk pasien karena di luar kompetensinya 51. Nn. B, 57 tahun, setelah ia mengetahui hasil pemeriksaan laboratorium bahwa ia menderita HIV positif, ia menjadi pemurung, tak berani keluar rumah, menyalahkan Tuhan yang tidak adil pada dirinya, dan menjadi lebih emosional. Banyak teman-temannya menganjurkan untuk berobat, tapi ia menolak karena masih tak percaya bahwa ia mengalami penyakit seperti itu. Apakah fase yang dialami Nn. B setelah ia menerima Breaking Bad News?

A. B. C.

Shock (terkejut) Denial (penolakan) Depressive (sedih)

D. Bargaining (tawar menawar) E. Acceptance (menerima) 52. Tn. C, 34 tahun, telah dirujuk oleh dokter puskesmas ke satu RS swasata dengan diagnosis Bronchopneumonian causa suspek HIV-AIDS, berdasarkan tes ELISA (+). Pada pemeriksaan fisik, keadaan umum lemah, kesadaran apatis, gizi kurang. Tensi 90/60, nadi 72/menit. Pihak RS menolak untuk merawat dengan alasan kamar penuh dan tidak memiliki fasiltias perawatan khusus. Apakah alasan yang sebenarnya dari penolakan RS tersebut? A. Tidak ada perawat spesialis AIDS B. Diakrenakan adanya infeksi nosocomial C. Tidak ada ruang isolasi untuk penyakit berbahaya D. Dampak adanya stigma untuk penyakit HIV-AIDS E. Pasien berasal dari keluarga miskin 53. Nn. D, 45 tahun, sudah beberapa tahun menderita gangguan depresi. Keadaan ini timbul setelah suaminya meninggal akibat serangan jantung. Sebagai peserta asuransi kesahatan ia tidak bias memanfaatkan klaim asuransi, berhubung ada aturan dari perusahaan untuk gangguan jiwa, narkoba, dan bunuh diri tidak dapat penggantian. Akibatnya ia tida bias berobat secara teratur. Apakah dasar kebijakan yang tgelah dilakukan oleh perusahaan asuransi terserbut? A. Mengikuti perusahaan asuransi internasiona; B. Depresi sulit bias disembuhkan, karena sering kambuh C. Gangguan depresi tidak dijamin asuransi D. Gangguan depresi akan mengurangi profitibilitas perusahaan E. Gangguan depresi bukan bagian masalah medic 54. Dengan pengalaman dari Nn. D diatas, tampaknya telah terjadi kesalahan dalam sistem pelayanan kesehatan, yaitu: A. Pelanggaran UU Praktik Kedokteran B. Diskriminasi dalam pelayanan kesehatan C. Stigmatisasi gangguan jiwa

D. Marginalisasi penyakit E. Pelanggaran kode etik profesi. 55. Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan sesorang hidup produktif secara social dan ekonomi. Hal ini diungkapkan dalam: A. UU RI No. 23 Tahun 1992 B. UU RI No. 39 Tahun 1999 C. UU RI No. 12 Tahun 2005 D. UU RI No. 05 Tahun 1997 E. UU RI No. 35 Tahun 2009 56. Seorang perempuan, 30 tahun, dating ke dokter dengan keluhan nyeri di ulu hati, terutama saat perut kosong. Tiga hari terakhir pasien mengkonsumsi obat dari dokter untuk mengatasi alergi pada kulit. Apakah obat yang dapat menyebabkan efek samping seperti pada kasus tersebut? A. Setiridin B. Famotidin C. Cimetidin D. Prednison E. Imipramin 57. Seorang laki-laki, 35 tahun, datang ke dokter dengan keluhan gatal dan kemerahan pada kulit lengan dan kaki yang sangat mengganggu pekerjaannya sebagai operator mesin. Pemeriksaan fisik tampak lesi bentol-bentol 5-15 mm, hyperemia, tersebar di lengan dan kaki. Dokter menyatakan pasien mengalami urtikaria atau sering disebut biduran. Apakah obat yang tepat untuk kmasus tersebut? A. Ranitidin B. Loratadin C. Mebhidrolin D. Klorfemiramin E. Difenhidramin Ilustrasi kasus berikut untuk soal no. 57 & 58:

Seorang perempuan, 26 tahun, datang ke dokter dengan keluhan wajah dirasa makin cekung dan lengan kaki mengecil, sehingga menggangu penampilan. Pasien adalah orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dan telah setahun mendapat obat antiretroviral lamivudine, stavudin, dan nevirapin. 58. Apakah obat yang dapat menimbulkan keluhan seperti pada kasus tersebut?

A. Stavudin B. Lamivudin C. Nevirapin D. Stavudin dan Lamivudin E. Lamviduin dan Nevirapin. 59. Apakah obat pengganti yang disarankan agar tidak terjadi efek samping seperti pada kasus tersebut? A. Abakavir B. Efavirens C. Tenovfovir D. Saquinavir E. Emtircitabin 60. Seorang perempuan, 23 tahun, datang ke dokter untuk konsultasi kehamilannya. Pasien adalah ODHA dan khawatir obat antiretroviral yang dikonsumsi akan mengganggu janin. Apakah retroviral yang tidak boleh dibeirkan pada pasien tersebut? A. Evafirens B. Didanosin C. Lamivudin D. Nevirapin E. Zidovudin 61. Seorang laki-laki, 30 tahun, dengan keluhan 1 minggu demam, nafsu makan menurun, berkeringat malam hari, dan batuk berdahak. Pasien adalah ODHA dan telah dua bulan memulai terapi antiretrovirus. Dokter mendiagnosis bahwa pasien mengalami infeksi tuberculosis. Apakah kemungkinan yang terjadi pada pasien? A. Respon imun memburuk B. Sindrom pemulihan kekebalan

C. Kegagalan terapi antiretrovirus D. Resisten terhadap antiretrovirus E. Gangguan fungsi organ karena efek samping obat 62. Diantara obat berikut yang termasuk obat immunostimulan adalah:

A. Azatioprin B. Ciclofosfamid C. Mikofenolat mofetil D. Sirolimus E. Interferon Kasus untuk soal no. 63-65 Seorang wanita, 35 tahun, menderita gagal ginjal total dan diterapi dengan transplantasi ginjal. Pasien tersebut mendapatkan terapi siklosporin. 63. Bagaimanakah mekanisme kerja obat tersebut:

A. Menghambat aktifitas kalsineurin B. Beriktan dengan protein FKBP C. Meningktakna proses defosforilisasi dalam sel T D. Menghambta mTOR kinase E. Menghambat siklus sel T dari fase G ke S1 64. Berikut ini yang benar mengenai farmakokinetik obat tersebut adalah:

A. Pada pemberian per oral, bioavailibilitas hanya 6% B. Hampir semua metabolit dieksresi melalui urin C. Sedikit dimetebolisme di liver D. Dapat berinteraksi dengan obat lain yang dimetabolisme di liver E. Bentuk sediaan mikroemulsi menurunkan bioavailibilitas obat 65. berikut: Dibandingkan dengan takrolimus, obat tersebut mempunyai efek samping sebagai

A. Kurang toksik pada ginjal

B. Kemungkinan hipertensi lebih kecil C. Kemungkinan muncul hiperglikemia lebih besar D. Lebih sensitif terhadap gangguan lambung E. Kurang toksik terhadap SSP 66. Seorang perempuan, 30 tahun, dating ke dokter dengan keluhan nyeri di ulu hati, terutama saat perut kosong. Tiga hari terakhir pasien mengkonsumsi obat dari dokter untuk mengatasi alergi pada kulit. Apakah obat yang dapat menyebabkan efek samping seperti pada kasus tersebut? A. Setiridin B. Famotidin C. Cimetidin D. Prednison E. Imipramin 67. .Anak perempuan, 8 tahun, dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan nafu makan kurang. Dari hasil pemeriksaan dokter menyatakan anak tersbut mendertia infeksi cacing usus. Manakah yang tidak sesuai dengan kasus di atas? A. Stimulasi Th2 B. Produksi sitokin IL-4 C. Produksi mast cell D. Pembentukan IgE E. Produksi IFN- 68. Seorang laki-laki, 30 tahun, dirawat di Rumah Sakit karena malaria falciparum. Laki-laki tersebut mengalami komplikasi yaitu kesadaran menurun. Proses imuno patologi apakah yang mendasari kelainan tersebut? A. Produki soluble antigen B. Terbentuk reaksi granuloma C. Perlekatan eritrosit ke endotel kapiler D. Penghancuran eritrosit berlebihan E. Endapan antigen-antibody complex

69. Laki-laki, 30 tahun, dating ke rumah sakit dengan keluhan pembesaran kaki sebelah kanan sejak 3 buan yang lalu. Kaki dirasakan makin lama makin membesar. Dari hasil pemeriksaan dokter mendiagnosis laki-laki tersebut menderita filariasis dengan elephantiasis. Hal manakah yang sesuai untuk kasus di atas? A. Modifikasi respon Th1 dengan kadar IgG4 rendah B. Modifikasi respon Th2 dengan kadar IgG4 tinggi C. Respon berlebihan Th1 dengan kadar IgG4 rendah D. Respon berlebihan Th2 dengan kadar IgG4 tinggi E. Respon berlebihan T reguler dengan kadar IgG4 tinggi 70. Laki-laki, 30 tahun, dengan keluhan demam dan disertai limfadenopati di daerah axilla. Dari hasil pemeriksaann serologi, dokter menyatakan laki-laki tersebut terkena Taksoplasmiosis. Manakah yang tidak terlibat dari proses imun terhadap taxoplasmiosis? A. CD4+ B. CD8+ C. Makrofag D. IL-4 E. IL-12 71. Seorang mahasiswa, 18 tahun, yang ingin mendapatkan imunisasi MMR, ia ingin mengetahui riwayat imunisasi yang telah diperolehnya. Oleh karena itu dokter meminta yng bersangkutan melakukan pemeriksaan serologi untuk mendeteksi adanya antibody spesifik terhadapt virus measles, mumps, dan rubella. Apabila mahasiswa tersebut telah imun terhadapa virus measles, maka isotope immunoglobulin apakah yang dipunyai oleh mahasiswa tersebut? A. IgG B. IgM C. IgA D. IgD E. IgE 72. .Seorang laki-laki, 17 gtahun, mendertia luka bacok pada lengan atas dan telah dirawat dengan baik di UGD RS. Dari anamnesis diketahui yang bersangkutan sudah menerima vaksin Toksoid Tetanus 5 tahun yang lalu. Imunitas apakah yang akan berperan apabila luka bacokan yang terinfeksi oleh Clostridium tetani yang menyebabkan penyakit ____

A. Opsonisasi yang dibantu oleh komplemen B. Imunitas yang diperantarai IgM C. Imunitas yang diperantarai IgG D. Imunitas yang diperantarai oleh sel E. Imunitas yang diperantarai oleh Ige 73. Seorang remaja, 14 tahun, dirawat dirumah sakit karena radang paru-paru (pneumonia). Sejak berumur 6 bulan, dia sering sekali mendertita pneumonia dan sinusitis yang disebabkan oleh bakteri berkapsul, misalnya Streptococcus pneumonia dan Haemophillus influenzae. Kalau dilakukan pemeriksaan sistem imunnya, fungsi sel imun apakah yang kemungkinan besar terganggu fungsinya? A. Sel Makrofag B. Sel Limfosit T C. Sel Limfosit B D. Sel Mast E. Sel Natural Killer (NK) 74. Seorang bayi, 2 bulan, terpapar dengan cirus cacar air (virus varisella) dari saudara sepupunya yang menderita cacar air, tetapi tidak menunjukkan gejala sakit. Ibu bayi tersebut pernah mendertia cacar air 5 tahun yang lalu. Kelas immunoglobulin apakah yang didaptkan dari ibunya yang secara spesifik melindunginya dari paparan virus varicella tersebut? A. B. C. D. E. IgA IgD IgE IgG IgM

75. Pelekatan HIV ke sel limfosit T helper diawali dengan perlekatan molekul gp120 ke reseptor molekul CD4 diikuti perlekatan HIV pada ko-reseptor. Molekul apakah yang berfungsi sebagai ko-reseptor pada sel target tersebut? a. Reseptor kemokin CCR5 pada permukaan sel dendritic b. Reseptor kemokin CXCR4 pada permukaan sel T c. Reseptor kemokin CXCR5 pada sel T d. Reseptor komplemen CR2 (CD21) pada sel T e. Reseptor sitokin CCR5 pada sel T

76. HIV merupakan golongan retrovirus, berarti merupakan kelompok virus golongan ini ditandai dengan adanya komponen virus...... a. genom DNA b. enzim retrovirus c. antigen glikoprotein d. antigen hemaglutinin e. enzim reserve transkriptase 77. Seorang anak berumur 5 tahun telah mendapatkan Imunisasi dasar lengkap apabila diperiksa maka anak tersebut telah memiliki imunoglobulin spesifik terhadap virus polio. Fungsi apakah yang diperankan oleh efektor kekebalan humoral tersebut apabila anak tersebut kontak dengan virus polio? a. Presipitasi antigen b. Netralisasi antigen c. Aktivasi komplemen melalui jalur lektin d. Aktvasi komplemen melalui jalur klasik e. Aktivasi komplemen melalui jalur alternatif 78. Usaha pemberantasan polio di Indonesia dilakukan dengan pemberian vaksin polio, berupa vaksin oral Sabin (alternated vaccine) yang deberikan per oral. Isotipe immunoglobulin apa yang terutama akan memberikan imunitas pada vaksin tersebut? A. IgA B. IgD C. IgE D. IgG E. IgM 79. Komplemen yang terdapat dalam serum berperan dalam kekebalan spesifik terhadap infeksi bakteri. Komplemen yang berperan dalam fagositosis? a. C1a b. C3a c. C3b d. C5a e. C5b 80. Seekor binatang percobaan kelenjar timusnya diangkat sewaktu masih bayi. Pada binatang tersebut dipaparkan dengan agen penyakit, respon imun yang diperani oleh apakah yang akan tidak bisa dilakukan? a. Sel dendritic b. Sel monosit c. Sel NK d. Sel limfosit B e. Sel limfosit T 81. Seorang bayi dilahirkan dari ibu yang saat hamil menderita infeksi rubella. Apabila bayi tersebut mendapatkan infeksi intra-uterine (infeksi selama dalam rahim), maka isotope immunoglobulin spesifik apakah yang dapat dideteksi dalam serum bayi tersebut? a. IgA b. IgD c. IgE

d. IgG c. IgM 82. Seorang pekerja perkebunan dibawa ke UGD sesudah digigit ular berbisa. Tindakan yang dilakukan dokter adalah menyuntikkan serum anti bisa ular. Termasuk jenis immunoglobulin apakah tindakan imunoterapi atau imunisasi itu? a. Imunisasi aktif buatan b. Imunisasi pasif buatan c. Imunisasi aktif alamiah d. Imunisasi pasif alamiah e. Imunisasi adaptif 83. Pada respon imun adaptif terhadap infeksi virus, molekul MHC kelas I berperan penting dalam respon imun spesifik. Apakah peran MHC kelas I? a. Mempresentasikan peptide antigen dan berikatan dengan molekul CD8 pada sel T b. Mempresentasikan antigen eksogen ke sel B c. Mempresentasikan protein virus ke sel APC d. Mempresentasikan peptide antigen dan berikatan dengan molekul CD4 pada sel T e. Berikatan dengan Ig permukaan dan sel B 84. Seorang mahasiswa FK YARSI yang belum pernah mendapatkan vaksinasi Hepatitis B dan belum mempunyai kekebalan terhadap virus Hepatitis B, dianjurkan melakukan vaksinasi dengan tujuan mempunyai imunitas adaptif. Efektor imunitas apakah yang akan dipunyai mahasiswa ini sesudah vaksinasi? a. Sel T sitotoksik b. Sel T helper c. Sel plasma d. Imunoglobulin e. IFN-gamma 85. Seorang wanita hamil pertama kali, memeriksakan dirinya ke Puskesmas karena ingin tahu kesehatannya dan kehamilannya. Dari anamnesa yang bersangkutan pernah mendapatkan vaksin tetanus saat SD. Setelah diperiksa dokter menyatakan bahwa dia sehat, tapi disuruh vaksinasi agar mendapatkan kekebalan. Imunoglobulin isotope apa yang dibentuk pertama kali saat tubuhnya melakukan respon imun terhadap vaksin TT tersebut? a. IgA b. IgM c. IgG d. IgE e. IgD 86. Dalam syariat islam ditekankan, Umat yang kuat lebih disukai Allah daripada mukmin yang lemah. Pernyataan kuat disini meliputi kuat lahir dan batin. Pernyataan tesebut berumber dari : a. Al-Quran b. Al-quran dan hadist c. Hadist sahih d. Pepatah arab e. Ijmak Ulama 87. Syariat islam mengharuskan menciptakan kemaslahatan lima hal, meliputi Hifzh ad-din (agama), Hifzh al-nafz (nyawa), Hifzh al-nazl (kehormatan), Hifzh al-mal (harta) dan Hifzh al-aqli (akal).

Eksistensi insan islami sangat tergantung dari menjaga lima hal tersebut yang telah para ulama rumuskan sebagai : a. Tujuan syariat islam (maqashid al-Syariah) b. Sumber dan syariat islam c. Hikmah syariat islam d. Hakikat syariat islam e. Makna syariat islam 88. Menyikapi isu tentang adanya vaksin yang berasal atau bersinggungan dengan bahan dari babi, ulama menganalisanya menggunakan metode pendekatan hukum islam, bahwa bahan najis atau haram yang sudah berubah nama, zat serta sifatnya menjadi satu bahan lain, sudah berbeda dengan bahan yang asal, menurut sebagian ulama hukumnya suci atau halal. Teori demikian dalam hukum islam disebut : a. Istihalah b. Halal c. Thayib d. Istihalak e. Halal dan Thayib Kasus untuk soal 89-90 Seorang bayi perempuan berusia 7 bulan dibawa berobat karena sejak 2 bulan lalu di kedua pipinya sering timbul bintik-bintik merah sejak 1 minggu lalu menjalar ke leher. Pasien sering rewel, terutama bila berkeringat dan sering terbangun malam hari. Sudah sering berobat ke puskesma dan dokter umum diberi salep, membaik, tapi sering kambuh lagi. Ibu pasien menderita asma. Pada pemeriksaan dermatologi tampak kedua pipi dan leher bilateral tampak macula eritematosa berukuran numuler, batas tidak tegas, terdapat papul-papul eritematosa, dan skuama. Tampak pula hipopigmentasi, kulit agak atropi dan sedikit telangiektasis. 89. Diagnosis yang anda pikirkan? a. Dermatitis atropik b. Skabies c. Dermatitis kontak d. Kandidiasi kutis e. Dermatitis seboroik 90. Pemeriksaan penunjang pada kasus diatas adalah : a. Pemeriksaan KOH 10% b. Pemeriksaan dengan pewarnaan gram c. Pemeriksaan serum IgA d. Pemeriksaan prick test e. Pemriksaan dengan lampu wood 91. Perbedaan antara Dermatitis Kontak Alergika (DKA) dan Dermatitis Kontak Iritan (DKI) adalah: a. DKA dapat terjadi pada setiap orang b. DKI akibat dari kontak dengan asam dan basa kuat c. Pada DKI lesi dapat meluas keseluruh tubuh d. Pada DKA lesi tidak meluas e. Relaps dapat terjadi pada DKI Kasus 92-94 Seorang laki-laki usia 29 tahun datang ke poliklinik umum RSU dengan keluhan timbul lepuh-lepuh yang bergerombol di hampir seluruh tubuh dan terasa gatal. Pada pemeriksaan didapatkan vesikel

berkelompok, simetris lengan, dada, punggung, serta bokong. Keluhan ini timbul yang ke 3 kali. HistoPA : celah subepidermal. Pemeriksaan darah tepi hipereusinofilia. 92. Diagnosis yang anda pikirkan pada kasus diatas adalah: a. Herpes zoster disseminate b. Pemfigus vulgaris c. Pemfigus bulosa d. Dermatitis herpetiformis e. Herpes simplek 93. Terapi yang dapat diberikan pada kasus diatas adalah: a. Asiklovir 5x800 mg/hari b. Kortikosteroid sistemik 80 mg/hari c. Asiklovir 5x200 mg/hari d. Dapson 200 mg/hari e. Metotreksat 3x12,5 mg tiap 12 jam/minggu 94. Kelainan sistemik yang dapat terjadi pada kasus diatas adalah: a. Enteropati yang sensitif terhadap gluten b. Pneumonia c. Sepsis d. Neuralgia pasca herpetika e. Glomerulonefritis akut Kasus 95-96 Seorang laki-laki 39 th dibawa ke dokter umum dengan keluhan demam dan kulit di hampir seluruh tubuh mengelupas dan memerah. Riwayat penyakit sebelumnya pasien sejak 6 bulan yl sedang dalam perawatan seorang SpKK karena hasil patch test terhadap cat rambut yang digunakan adalah (+++). Pasien mendapat obat pil hijau, putih dan salep. Dirasakan berat badan bertambah, penderita sering merasa pusing dan lemas. Tidak didapatkan riwayat penyakit serupa pada keluarga dan lingkungannya. Pada pemeriksaan dermatologis : pada hampir seluruh tubuh tampak kulit eritem dengan skuama tipis pada dahi di daerah perbatasan rambut, wajah, leher dan tengkuk, ditemukan tampak beberapa plak eritem dengan batas tak tegas serta papul dan macula eritem serta hiperpigmentasi. Suhu tubuh 39o C, TD 180/120 mmHg, nafas 24x/min, kesadaran komposmentis, KU lemah. 95. Diagnosis yang anda pikirkan pada kasus ini adalah : a. Eritoderma kemungkinan karena dermatitis kontak alergi b. Eritoderma kemungkinan karena keganasan c. Eritoderma kemungkinan karena alergi obat d. Eritoderma kemungkinan karena psoriasis e. Eritoderma kemungkinan karena dermatitis atopic 96. Kenaikan BB dan TD kemunkinan disebabkan oleh karena: a. Pemberian kortikosteroid sistemik berkepanjangan b. Penyakit yang mendasari sebelumnya c. Penggunaan salep yang berulang-ulang d. Pemberian antihistamin yang berkepanjangan e. Penggunaan obat-obat topical Kasus 97 Laki-laki 45 th datang ke dokter dengan keluhan timbul lepuh di leher kanan sejak 1 hari lalu. Keadaan ini sudah berulang yang kedua kali. Lokasi yang sama. Sebelumnya penderita demam dan minum obat turun panas yang blablabla pemeriksaan ditemukan bula kendur, ukuran 2x3 cm.

97. Diagnosis yang tepat pada kasus diatas: a. Pemfigus vulgaris b. Sindroma Steven Jhonson c. Fixed drug eruption d. Exanthematous drug reaction e. Impetigo Bulosa 98-100 Seorang penata rambut berumur 18 th, datang berkonsultasi ke dokter dengan keluhan pada kulit di dorsum manus, berupa serosis yang berskuama dan terasa sedikit gatal sudah muncul sejak setahun lalu. Pada anak-anak mulai menderita asma. 98. Diagnosis yang anda pikirkan pada kasus diatas adalah: a. Dermatitis atopic b. Dermatitis kontak alergi c. Dermatitis kontak iritan d. Urtikaria e. Dermatitis numularis 99. Pada kasus diatas termasuk dalam reaksi hipersensitivitas type : a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 E. Bukan termasuk reaksi hipersensitivitas 100. Bentuk vehikulum yang tepat diberikan pada kasus diatas adalah: a. Ointment b. Losion c. Bedak d. Krim e. Bedak kocok