Anda di halaman 1dari 4

Akuntansi Untuk Penggabungan Usaha Berdasarkan Metode Pembelian

Semua penggabungan usaha yang tidak memenuhi kondisi untuk penyatuan harus dicatat berdasarkan metode pembelian. Biaya perolehan bagi entitas pembeli atas pemerolehan perusahaan lain dalam suatu penggabungan usaha secara pembelian diukur dengan jumlah kas yang dikeluarkan atau nilai wajar aktiva lain yang didistribusikan atau surat berharga yang diterbitkan. Biaya perolehan juga meliputi biaya langsung penggabungan selai dari biaya-biaya untuk pendaftaran atau penerbitan surat berharga ekuitas. Biaya-biaya untuk pendaftaran atau penerbitan surat berharga ekuitas yang diterbitkan dibebankan sebesar nilai wajar surat-surat berharga yang diterbitkan, biasanya sebagai pengurangan tambahan modal disetor.

Contoh: Anggaplah PT Popi menerbitkan 100.000 lembar saham biasa dengan nilai nominal Rp 10.000 untuk memperoleh aktiva bersih PT Sani dalam suatu penggabungan usaha secara pembelian pada tanggal 1 Juli 20X3. Harga pasar saham biasa PT Popi pada tanggal tersebut Rp 16.000 per lembar saham. Tambahan biaya langsung untuk penggabungan usaha terdiri dari biaya Bapepam sebesar Rp 10.000.000, biaya percetakan dan penerbitan sertifikat saham biasa sebesar Rp 25.000.000 dan biaya pendiri dan konsultan sebesar Rp 80.000.000.

Penerbitan 100.000 lembar saham dicatat pada buku PT Popi: Investasi pada PT Sani Modal Saham @Rp 10.000 Tambahan modal disetor 1.600.000.000 1.000.000.000 600.000.000

( untuk mencatat penerbitan 100.000 lembar saham biasa (nilai nominal Rp 10.000) dengan nilai pasar Rp 16.000 per lembar saham dalam suatu penggabungan usaha secara pembelian dengan PT Sani )

Investasi pada PT Sani Tambahan modal disetor Kas

80.000.000 40.000.000 120.000.000

( untuk mencatat tambahan biaya-biaya langsung penggabungan dengan PT Sani )

Pengalokasian Biaya dalam Penggabungan Usaha dengan Metode Pembelian Langkah pertama dalam mengalokasikan biaya dari perusahaan yang diperoleh adalah menentukan nilai wajar dari semua aktiva berwujud dan tidak berwujud yang diperoleh dapat diidentifikasikan dan kewajiban ditanggung yang dapat diidentifikasikan. Pedoman untuk menentukan kategori spesifik aktiva yang diterima dan kewajiban yang ditanggung pada metode pembelian terdapat dalam PSAK No. 22 paragraf 36 , antara lain: a. Surat Berharga yang dapat diperjualbelikan (marketable securities) dinilai berdasarkan harga pasar yang berlaku b. Surat berharga yang tidak dapat diperjualbelikan (non- marketable securities) dinilai berdasarkan nilai estimasi dengan mempertimbangkan ukuran seperti price earning ratio, pembagian dividend an tingkat pertumbuhan yang diharapkan dengan membandingkan perusahaan yang mempunyai karakteristik yang sama c. Piutang dinilai sekarang dari jumlah yang akan diterima dengan menggunakan tingkat bunga yang sesuai, dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu dan biaya penagihan, sesuai keadaan.

Ilustrasi Penggabungan secara Pembelian PT Putih memperoleh aktiva bersih PT Salju melalui penggabungan dengan metode pembelian yang dilaksanakan pada tanggal 27 Desember 20X3. Aktiva dan kewajiban PT Salju pada tanggal tersebut, pada nilai buku dan nilai wajarnya adalah sebagai berikut:

Nilai Buku Aktiva Kas Piutang Bersih Persediaan Tanah Rp 50.000.000 150.000.000 200.000.000 50.000.000 Rp

Nilai Wajar 50.000.000 140.000.000 250.000.000 100.000.000

Bangunan bersih Peralatan bersih Hak Paten Total Aktiva Kewajiban Utang usaha Wesel bayar Kewajiban lain-lain Total Kewajiban Aktiva Bersih

Rp

300.000.000 250.000.000 1.000.000.000

Rp

500.000.000 350.000.000 50.000.000 1.440.000.000

Rp

Rp Rp

60.000.000 150.000.000 40.000.000 250.000.000 750.000.000

Rp

Rp Rp

60.000.000 135.000.000 45.000.000 240.000.000 1.200.000.000

Kasus 1. Goodwill PT Putih membayar Rp 400.000.000 tunai dan menerbitkan 50.000 lembar saham biasa dengan nilai nominal Rp 10.000, nilai pasar Rp 20.000 per saham untuk memperoleh aktiva bersih PT Salju. Ayat jurnal untuk mencatat penggabungan usaha pada buku PT Putih pada tanggal 27 Desember 20X3 adalah sebagai berikut:

Investasi pada PT Salju Kas Saham Biasa @Rp 10.000 Tambahan Saham disetor

1.400.000.000 400.000.000 500.000.000 500.000.000

(untuk mencatat penerbitan 50.000 lembar saham biasa nominal Rp 10.000 ditambah dengan kas Rp 400.000.000 dalam penggabungan usaha secara pembelian dengan PT Salju)

Kas Piutang bersih Persediaan Tanah Bangunan

50.000.000 140.000.000 250.000.000 100.000.000 500.000.000

Peralatan Hak Paten Goodwill Utang usaha Wesel bayar Kewajiban lain-lain Investasi pada PT Salju

350.000.000 50.000.000 200.000.000 60.000.000 135.000.000 45.000.000 1.400.000.000

(untuk menetapkan biaya perolehan PT Salju atas aktiva yang diperoleh yang dapat diidentifikasi dan kewajiban yang ditanggung atas dasar nilai wajarnya dan penetapan goodwill)