Anda di halaman 1dari 25

MEKANISME NYERI

Oleh : dr.Muktasim Billah Sp.S


04/10/2012

Pengertian Nyeri
Pengalaman sensori dan emosi yang tidak menyenangkan dimana berhubungan dengan kerusakan jaringan aktual maupun potensial atau menggambarkan kondisi terjadinya kerusakan jaringan

(International Association for the Study of Pain / IASP)

04/10/2012

Nyeri tidaklah selalu berhubungan dengan derajat kerusakan jaringan yang dijumpai.

Namun dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut :


Genetik Latar belakang kultural Umur

Jenis kelamin 04/10/2012

FISIOLOGI NYERI
Adanya stimulasi atau trauma baik dari dalam maupun dari luar sistem neuromuscular dapat mengakibatkan terangsangnya nosiseptor pada saraf perifer diatas nilai ambang rangsang yang diteruskan ke korteks serebri kemudian diterjemahkan ke dalam bentuk nyeri dengan bentuk dan kualitas rangsangan yang berbeda.

04/10/2012

Jenis Nyeri
Berdasarkan Mekanisme Nyeri :
1.Nyeri Fisiologis

Stimulasi singkat dan tidak merusak jaringan. misal : pukulan ringan

2. Nyeri Inflamasi
Stimulasi yang sangat kuat -> merusak jaringan

3. Nyeri Neuropatik
04/10/2012

Lesi pada sistem saraf ataupun disfungsi primer

Berdasarkan asalnya: 1. Nyeri nosiseptif(nociceptive pain)


Nyeri perifer -> asal: kulit, tulang, sendi, otot, jaringan

ikat, dll -> nyeri akut, letaknya lebih terlokalisasi


Nyeri visceral/central lebih dalam, lebih sulit

dilokalisasikan letaknya
2. Nyeri neuropati
04/10/2012

Berdasarkan durasinya :
1.Nyeri akut

biasanya datang tiba-tiba, umumnya berkaitan dengan cidera spesifik.

Nyeri akut didefinisikan sebagai nyeri yang berlangsung beberapa detik hingga enam bulan.
2. Nyeri kronis Nyeri kronis dapat tidak mempunyai awitan yang ditetapkan dan sering sulit untuk diobati karena biasanya nyeri ini tidak memberikan respon terhadap pengobatan.
04/10/2012

Karakteristik nyeri akut dan kronis

04/10/2012

Nyeri merupakan suatu bentuk peringatan akan

adanya bahaya kerusakan jaringan.

Pengalaman sensoris pada nyeri akut disebabkan oleh

stimulus noksius yang diperantarai oleh sistem sensorik nosiseptif.

Sistem ini berjalan mulai dari saraf perifer (adanya

perasangan pada reseptor nyeri / nosiseptor) kemudian melalui medulla spinalis, batang otak, thalamus dan korteks serebri (jaras sphinothalamicus)
04/10/2012

04/10/2012

04/10/2012

NOSISEPTOR (RESEPTOR NYERI)


Nosiseptor adalah reseptor ujung saraf bebas yang terdapat di kulit, otot, persendian, organ viseral dan vaskular. Berperan ketika terdapat rangsangan stimulus noksius (trauma, penyakit atau proses radang )

yang bisa berasal dari kimia, suhu ataupun perubahan mekanikal.


Pada jaringan normal, nosiseptor tidak aktif sampai adanya stimulus yang memiliki energi yang cukup untuk melampaui ambang batas stimulus.
04/10/2012

Transmisi nyeri yang terjadi melalui serabut saraf aferen (serabut nociceptor) terdiri dari dua macam:
serabut A-(A- fiber) -> peka thd nyeri tajam, panas

(first pain)
serabut C (C fiber) -> peka thd nyeri tumpul dan lama

(second pain) contoh : nyeri cedera, nyeri inflamasi

Mediator inflamasi dapat meningkatkan sensitivitas nociceptor ->


04/10/2012

MACAM NOSISEPTOR
Berdasarkan jenis rangsang yang berkaitan : 1. Nosiseptor thermal

berespon terhadap suhu yang berlebihan terutama panas


2. Nosiseptor mekanis berespon terhadap kerusakan mekanis 3. Nosiseptor polimodal
04/10/2012

berespons setara terhadap semua jenis

Berdasarkan letaknya dibagi menjadi :


1.Nosiseptor cutaneus 2.Nosiseptor somatic 3.Nosiseptor visceral

04/10/2012

Nosiseptor cutaneus
Terdapat di :
1.Cutis

2.Subcutis.

Nyeri yang berasal dari daerah ini biasanya mudah untuk dilokalisasi dan didefinisikan.

04/10/2012

Nosiseptor somatic
Terdapat di :
1.Tulang
2.Pembuluh darah

3.Otot
4.Saraf 5.Jaringan penyangga lainnya

Karena struktur reseptornya kompleks maka nyeri yang 04/10/2012 ditimbulkan merupakan nyeri tumpul dan sukar

Pada daerah wajah, saraf perifer yang berfungsi untuk menyalurkan rangsang sensoris (termasuk nyeri) adalah nervus trigeminus ( nervus cranialis V )

04/10/2012

Nosiseptor visceral
Terdapat di organ-organ visceral , seperti :
1.Jantung
2.Hati 3.Ginjal 4.Usus 5.dan organ visceral lainnya

Nyeri yang ditimbulkan biasanya terus menerus dan difus 04/10/2012

04/10/2012

04/10/2012

DERAJAT NYERI
Derajat atau intensitas nyeri adalah gambaran tentang seberapa parah nyeri dirasakan oleh individu.

Pengukuran intensitas nyeri sangat subjektif dan individual dan kemungkinan nyeri dalam intensitas yang sama dirasakan sangat berbeda oleh dua orang yang berbeda oleh dua orang yang berbeda.

04/10/2012

Beberapa cara mengukur intensitas nyeri :


1.Skala Numerik

Skala ini sudah biasa dipergunakan dan telah di validasi . Berat ringannya rasa sakit atau nyeri dibuat menjadi terukur dengan mengobyektifkan pendapat subyektif nyeri.

04/10/2012

2.Visual Analog Scale (VAS)

Terdapat skala sejenis yang merupakan garis lurus , tanpa angka. Bisa bebas mengekspresikan nyeri , ke arah kiri menuju tidak sakit, arah kanan sakit tak tertahankan, dengan tengah kira-kira nyeri yang sedang.

04/10/2012

3.. Pengukuran Nyeri Wong Baker

Skala nyeri enam wajah dengan ekspresi yang berbeda , menampilkan wajah bahagis hingga wajah sedih, juga di gunakan untuk "mengekspresikan" rasa nyeri. Skala ini dapat dipergunakan mulai anak usia 3 (tiga) tahun.

04/10/2012