ASKEP LANSIA DEPRESI

TIM KEPERAWATAN JIWA

B. Mengkaji Pasien Lansia dgn Depresi Depresi adalah keadaan emosional yang ditandai: • Gangguan tidur • Lelah, lemas, tdk menikmati kehidupan sehari-hari • Mudah tersinggung, sedih berkepanjangan • Kebersihan diri terabaikan

• Konsentrasi dan daya ingat menurun • Putus asa dan merasa tdk berguna • Napsu makan turun • Timbul ide bunuh diri .

Membina Hub saling Percaya dgn Pasien Lansia • Selalu ucapkan salam kepada • • • pasien Perkenalkan nama saudara.1. termasuk bahwa anda perawat yg akan merawat Tanyakan nama pasien & panggilan kesukaannya Jelaskan tujuan merawat pasien & aktivitas yg akan dilakukan .

tunjukkan perhatian) – Bicara lambat. – Duduk bersama pasien(kontak mata. beri sentuhan. sederhana dan beri waktu pasien utk berpikir – Bersikap hangat – Berikan penghargaan kpd pasien .• Jelaskan kapan & lama aktivitas tsb dilakukan • Bersikap empati.

Mengkaji Pasien Lansia dgn Depresi Observasi utk kaji data: • Penampilan tdk rapi.kusut.2. kulit kotor (kebersihan diri kurang) • Kontak mata kurang selama interaksi • Afek datar. dan tdk sesuai • Tampak sedih dan murung • Tampak lesu dan lemah • Komunikasi lambat(tdk mau) . labil.

Pengkajian Aspek Psikososial • Apakah depresi? • Depression Geriatric Scale Latihan 2: Mengkaji lansia depresi (DGS) .

Diagnosa Keperawatan • KETIDAKBERDAYAAN • RISIKO BUNUH DIRI • GANGGUAN POLA TIDUR .

Tindakan Keperawatan Pasien Lansia dgn ketidakberdayaan • TUJUAN UNTUK PASIEN Pasien mampu • Berpartisipasi dlm memutuskan perawatan dirinya • Melakukan kegiatan dlm menyelesaikan masalahnya TUJUAN UNTUK KELUARGA Keluarga mampu: • Mengindentifikasi kemampuan yg dimiliki pasien • Bantu pasien optimalkan kemampuannya • .C.

C. Tindakan Keperawatan (ketidakberdayaan) TINDAKAN KEPERAWATAN UNTUK PASIEN: – Beri kesempatan pasien bertanggung jwb thdp dirinya – Bantu pasien utk melakukan aktivitas yg telah ditetapkan – Berikan pujian (jika pasien dpt melakukannya) .

• Tanyakan perasaan pasien(jika mampu melakukannya) • Sepakati jadwal pelaksanaan kegiatan scr teratur Latihan 3: hal 6 .

C. Tindakan Keperawatan (ketidakberdayaan) TINDAKAN KEPERAWATAN UNTUK KELUARGA :  Diskusikan dgn keluarga (kemampuan yg pernah dimiliki pasien)  Bersama keluarga memilih kemampuan yg bisa dilakukan pasien  Anjurkan pd keluarga utk beri pujian thd kemampuan yg masih dimiliki pasien  Anjurkan keluarga utk bantu pasien mlk kegiatan yg sesuai kemampuannya  Anjurkan keluarga memberi pujian (jika pasien dpt lakukan kegiatan sesuai jadwal) .

Latihan 4: hal 8 .cara.C. waktu) – Pentingnya obat pd lansia dgn demensia – Akibat jika obat tdk digunakan sesuai program – Jelaskan efek samping obat & hal-hal utk menghindari efek samping obat – Jelaskan cara mendapatkan obat atau berobat. antipsikotik. Tindakan Keperawatan (ketidakberdayaan) • Menjelaskan keluarga ttg obat-obat antidepresi. dosis. pasien.anti ansietas) : – Ajarkan prinsip 5 benar minum obat (benar obat.

2. Tindakan Kep Lansia dgn Risiko Bunuh diri • TUJUAN UNTUK PASIEN – Tdk membahayakan dirinya sendiri – Memilih alternatif penyelesaian msl yg konstruktif .

• TUJUAN UNTUK KELUARGA Keluarga mampu – Mengidentifikasi tanda perilaku bunuh diri – Menciptakan lingkungan yang aman – Membantu lansia menggunakan cara penyelesaian masalah yang konstruktif .

– Anjurkan mengikuti kegiatan kemasyarakatan Latihan 5: hal 9 2.TINDAKAN KEPERAWATAN UNTUK PASIEN – Diskusikan dgn pasien ttg ide-ide bunuh diri – Buat kontrak dgn pasien utk tdk mlk bunuh diri – Bantu pasien mengenali perasaan (penyebab timbulnya ide bunuh diri) – Ajarkan bbrp alternatif cara penyelesaian msl yg konstruktif – Bantu pasien utk memilih cara yg tepat utk selesaikan msl scr kontruktif – Beri pujian thd pilihan pasien. Tindakan Kep Lansia dgn Risiko Bunuh diri .

2. Tindakan Kep Lansia dgn Risiko Bunuh diri TINDAKAN KEPERAWATAN UNTUK KELG: • Diskusikan dgn keluarga perilaku pasien saat muncul ide bunuh diri • Diskusikan dgn keluarga cara mencegah perilaku bunuh diri pd pasien – Ciptakan lingkungan yg aman utk pasien – Antisipasi penyebab yg dpt mbuat pasien bunuh diri – Lakukan pengawasan secara terus menerus. .

Latihan 6: hal 12 .• Anjurkan klg luangkan waktu • Diskusikan dengan keluarga cara penyelesaian • • masalah yg positif yg pernah dimiliki pasien Anjurkan keluarga utk membantu pasien menggunakan cara-cara positif dlm menyelesaikan masalah Anjurkan keluarga utk memberikan pujian terhadap penggunaan cara penyelesaian masalah yg telah digunakan pasien.

3. . Tindakan Kep pasien lansia dgn gangguan pola tidur • TUJUAN UNTUK PASIEN Pasien mampu: – Mengidentifikasi penyebab gangguan pola tidur – Memenuhi kebutuhan istirahat dan tidur • TUJUAN UNTUK KELUARGA Keluarga mampu: – Mengidentifikasi tanda dan gejala gangguan pola tidur – Menbantu pasien utk memenuhi kebutuhan tidur.

Tindakan Kep pasien lansia dgn gangguan pola tidur • TINDAKAN KEPERAWATAN UNTUK PASIEN – Bersama pasien mengidentifikasi penyebab gangguan pola tidur – Diskusikan cara-cara utk memenuhi kebutuhan tidur: (kurangi tidur siang.3. mandi air hangat sbl tidur. hindari minum kafein-coca cola. dengar musik lembut sblm tidur) – Anjurkan pasien memilih cara yg sesuai dgn kebutuhannya – Berikan pujian jika pasien memilih cara yg tepat utk memenuhi kebutuhan tidurnya .minum hangat sbl tidur.

TINDAKAN KEPERAWATAN UNTUK KLG: – Diskusikan dgn keluarga ttg tanda dan gejala gangguan pola tidur pd pasien – Anjurkan keluarga utk menciptakan lingkungan yg tenang utk memfasilitasi agar pasien tidur – Jelaskan pd keluarga ttg obat antidepresi.antipsikotik dan anti ansietas Latihan 7: hal 14 .

DIAGNOSA KETIDAKBERDAYAAN • Kemampuan pasien: – Mampu berpartisipasi dlm menentukan perawatan diri – Mampu melakukan kegiatan positif dlm nyelesaikan msl • Kemampuan keluarga: – Mampu identifikasi kemampuan yg dimiliki pasien – Mampu membantu pasien melakukan kegiatan sesuai kemampuan yg dimiliki .D. Evaluasi 1.

Evaluasi 2.D. DIAGNOSA RISIKO BUNUH DIRI • Kemampuan pasien: – Mampu ungkapkan ide bunuh diri – Mampu mengenali cara-cara utk mcegah bunuh diri – Mampu demonstrasikan cara menyelesaikan mslh yg konstruktif • Kemampuan keluarga: – Mampu mengenali tanda & gejala awal perilaku bunuh diri – Mampu menyediakan lingkungan yg aman – Mampu membantu pasien dlm menetapkan cara-cara yg positf utk atasi masalah .

EVALUASI 3.D. DIAGNOSA GANGGUAN POLA TIDUR • Kemampuan pasien: – Mampu mengungkapkan penyebab gangguan tidur – Mampu menetapkan cara yg tepat utk memenuhi kebutuhan tidur • Kemampuan keluarga: – Mampu identifikasi peyebab gangguan tidur yg dialami pasien – Mampu menyediakan lingkungan yg nyaman utk memfasilitasi pemenuhan kebutuhan tidur pasien – Mampu membantu pasien utk memenuhi kebutuhan tidur .

Salam Sukses .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful