P. 1
PENGUKURAN KINERJA MANAJEMEN

PENGUKURAN KINERJA MANAJEMEN

|Views: 18|Likes:
Dipublikasikan oleh Dias Hardianto

More info:

Published by: Dias Hardianto on Oct 06, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/15/2013

pdf

text

original

PENGUKURAN KINERJA MANAJEMEN

Proses Pengendalian Formal
Tujuan dan Strategi
Aturanaturan
Info Lain

Reward
Ya

Pemro graman

Pengang garan

Pusat Pertanggung Jawaban

Laporan Aktual VS Rencana

Apakah Kinerja Memuaskan

Pengukuran
Revisi Revisi Koreksi

Tidak

 Sistem Pengukuran Kinerja adalah bagian Implementasi Strategi  Manajemen harus mengembangkan alat ukur yang mencerminkan Strategi Perusahaan  Ukuran Kinerja dapat dilihat sebagai faktor kritis masa kini atau masa mendatang  Bila terjadi perbaikan berarti Strategi Perusahaan telah diimplementasikan  Ukuran Kinerja Finansial telah dikembangkan cukup sukses dengan ROI atau EVA  Perubahan lingkungan membuat ukuran tersebut tidak memadai lagi .

Prinsip Pengukuran Kinerja Apa yang bisa dihitung Harus diukur Apa yang diberi Reward harus Sungguh dihitung Strategi Apa yang bisa Diukur bisa dijalankan Apa yang bisa Dijalankan harus Diberi reward .

MACAM-MACAM UKURAN KINERJA UKURAN KINERJA Efektivitas Efisiensi/Produktivitas Target Laba ROI atau EVA Balanced Scorecard UNTUK MENGUKUR KINERJA Pusat Pendapatan dan Pusat Biaya Kebijakan Pusat Biaya Teknik Pusat Laba Pusat Investasi dan Peru sahaan Menyeluruh Perusahaan Menyeluruh .

Analisis ini mempunyai banyak kelemahan: a. Berlaku prinsip Management By Exception.CARA PENGUKURAN KINERJA  Analisis Selisih dengan membandingkan antara Target/ Anggaran dengan realisasinya. sehingga penyimpangan yang tidak signifikan tidak dicari penyebabnya. Tidak menjelaskan tindakan yang telah dilakukan Manajemen sehingga terjadi selisih c. Hanya menunjuk tempat terjadinya selisih tanpa menyebutkan faktor penyebabnya b. Penyimpangan/pemborosan melekat dalam sistem .

Bisa beradaptasi dengan perubahan Pasar . Pencapaian Anggaran Laba b.Efektivitas  Rasio antara output dengan tujuan  Dalam hal Biaya Kebijakan relatif sulit mengambil kesimpulan karena bila realisasi biaya dibawah anggaran belum menjamin kinerja manajemen baik  Dalam hal Pusat Pendapatan( Pusat Pemasaran) efektivitas mencakup: a. Pencapaian Anggaran Pangsa Pasar c.

Faktor yang mempengaruhi Efektivitas Pemasaran: Harga Jual. Kuantitas Penjualan. Ukuran Pasar dan Pangsa Pasar perusahaan Selisih Penjualan Selisih Harga Selisih Kuantitas Penjualan Selisih Volume Selisih Bauran Penjualan Selisih Ukuran Pasar Selisih Pengsa Pasar . Bauran Produk.

Parsial Keuangan dan Produktivitas Total (lihat Excel) . sedangkan Produktivitas antara berbagai kombinasi input dan output  Efisiensi pembandingnya adalah Biaya Standar.Efisiensi/Produktivitas  Sama-sama rasio antara Output dengan Input  Efisiensi antara output yang sama. sedang Produktivitas pembandingnya adalah Produktivitas tahun sebelumnya  Produktivitas: Parsial Operasional.

Scorecard = kartu skor  Dalam Strategic – Based Responsibility Accounting. manajemen diberi tanggung jawab: Perspektif Keuangan.BALANCED SCORECARD  Balanced = seimbang. Perspektif Proses. Perspektif Konsumen dan perspektif Inovasi dan Pembelajaran (Infrastructure) .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->