Anda di halaman 1dari 5

GSM dan CDMA MENUJU 4G Resma Nuur Savitriani re_syuchan@yahoo.co.

id

ABSTRAK komunikasi

: saat

Semakin ini tidak

berkembangnya dapat

teknologi akibat

terbatas.

Menggunakan

modulasi

digital.

dipungkiri

Teknologi yang berbasis Time Division Multiple Access (TDMA) ini adalah sebuah teknologi digital yang memecah-mecah transmisi menjadi paket (burst) lebih kecil berdasarkan waktu dan menyusun kembali informasi-informasi tersebut pada saat penerimaan sehingga bisa dipahami oleh penggunanya. Secara umum, arsitektur jaringan GSM dapat dibagi menjadi:

berkembangnya kebutuhan komunikasi manusia. Sehingga semakin dibutuhkannya suatu pembaharuan sistem untuk mensupport hal tersebut. Pemakaian perangkat teknologi berbasis seluler yang ada saat ini seperti GSM (Global System for Mobile Communications) dan CDMA (Code Division Multiple Access). Namun diharapkan mampu berkembang ke 4G untuk mendukung semua kebutuhan pengiriman data informasi yang lebih besar. Oleh karena itu perlu adanya peninjauan kembali untuk mempertimbangkan perubahan sistem komunikasi tersebut. Kata kunci : Teknologi Seluler, GSM, CDMA, 4G, Sistem komunikasi I. PENDAHULUAN Komunikasi memegang peranan penting dalam

1. 2. 3. 4.

Mobile Station (MS) Base Station Sub-system (BSS) Network Sub-system (NSS), Operation and Support System (OSS)

Mobile Station atau MS merupakan perangkat yang digunakan oleh pelanggan untuk melakukan pembicaraan. Terdiri atas:

kehidupan ini, setiap manusia membutuhkan manusia yang lain baik langsung maupun tidak langsung. Kebutuhan terhadap komunikasi ini mendorong manusia untuk terus berinovasi komunikasi membuat terobosan untuk membuat alat yang sesederhana mungkin. Dari berbagai

Mobile Equipment (ME) atau handset, merupakan perangkat GSM yang berada di sisi pengguna atau pelanggan yang berfungsi sebagai terminal transceiver (pengirim dan penerima sinyal) untuk berkomunikasi dengan perangkat GSM lainnya.

kebutuhan terhadap komunikasi ini maka manusia membuat teknologi komunikasi. Salah satu teknologi komunikasi yang trend saat ini adalah teknologi selular seperti GSM dan CDMA. Saat ini berkembang 3G yang memberikan kecepatan data dan pelayanan yang lebih variasi. Namun begitu 3G tidak mendukung videoconference sehingga sangat dibutuhkannya pengembangan teknologi tersebut menuju 4G. Jaringan 4G ini sangat membutuhkan semua perangkat digital, hal itu sangat berbeda dengan teknologi yang telah diimplementasikan sekarang. II. Teknologi yang sudah tersedia II.1 GSM Global System for Mobile Communication (GSM) menyediakan layanan voice dan data yang

Subscriber Identity Module (SIM) atau SIM Card, merupakan kartu yang berisi seluruh informasi pelanggan dan beberapa informasi pelayanan. ME tidak akan dapat digunakan tanpa SIM didalamnya, kecuali untuk panggilan darurat. Base Station System atau BSS, terdiri atas:

BTS Base Transceiver Station, perangkat GSM yang berhubungan langsung dengan MS dan berfungsi sebagai pengirim dan penerima sinyal.

BSC Base Station Controller, perangkat yang mengontrol kerja BTS-BTS yang berada di bawahnya dan sebagai penghubung BTS dan MSC

Network Sub System atau NSS, terdiri atas:

Mobile Switching Center atau MSC, merupakan

Faktor suksesnya GSM antara lain : Teknologinya terus berkembang Kemampuan roaming yang baikfeature layanan yang banyak dan bervariasi Evolusi GSM dari 2G, 2.5 G dan 3 G berlangsung baik Vendor yang banyak dan berkompetisi sangat ketat. Berikut adalah Gambar 1.1 Arsitektur Jaringan GSM

sebuah network element central dalam sebuah jaringan GSM. MSC sebagai inti dari jaringan seluler, dimana MSC berperan untuk interkoneksi hubungan pembicaraan, baik antar selular maupun dengan jaringan kabelPSTN, ataupun dengan jaringan data.

Home Location Register atau HLR, yang berfungsi

sebagai sebuah database untuk menyimpan semua data dan informasi mengenai pelanggan agar tersimpan secara permanen.

Visitor

Location

Register atau VLR,

yang

berfungsi untuk menyimpan data dan informasi pelanggan.

Authentication Center atau AuC, yang diperlukan keabsahaan pelanggan pelanggan. yang tidak Sehingga sah dapat

untuk menyimpan semua data yang dibutuhkan untuk memeriksa pembicaraan dihindarkan.

Equipment Identity Registration atau EIR, yang

memuat data-data pelanggan. Operation and Support System atau OSS, merupakan sub sistem jaringan GSM yang berfungsi sebagai pusat pengendalian. Frekuensi pada 3 Operator Terbesar di Indonesia II.2 CDMA CDMA generasi teknologi 3G yang diperkenalkan masyarakat sebagai teknologi yang akan memberikan layanan komunikasi bergerak.Teknologi CDMA sendiri memiliki berbagai keuntungan jika diaplikasikan dalam sistem seluler. Keuntungan-keuntungan tersebut antara lain : GSM, sebagai sistem telekomunikasi selular digital kedua (2G) memiliki keunggulan di antaranya: hanya membutuhkan satu frekuensi yang dibutuhkan untuk beberapa sektor/cell memiliki proteksi dari proses penyadapan Suara digital CDMA lebih jernih. Kapasitas CDMA jauh lebih besar. Kemungkinan drop call yang lebih sedikit daripada GSM karena semua frekuensi CDMA yang besarnya 1,25 MHz disebarkan sekaligus oleh tiap BTS-nya (spread spectrum), tidak dipecah-pecah dalam frekuensi kecil-kecil seperti di GSM akibat digunakan lagi di BTS lainnya (reuse). Karena

1. 2. 3.
Mhz)

Indosat: 890 900 Mhz (10 Mhz) Telkomsel: 900 907,5 Mhz (7,5 Mhz) Excelcomindo: 907,5 915 Mhz (7,5

Kapasitas sistem lebih besar, karena menggunakan

teknologi digital di mana penggunaan sebuah kanal tidak hanya diperuntukkan bagi satu pengguna saja sehingga saat pengguna tidak mengirimkan informasi, kanal dapat digunakan oleh pengguna lain.

Dengan teknologi digital, tidak hanya

mengantarkan suara, tapi memungkinkan servis lain seperti teks, gambar, dan video meskipun dengan kapasitas terbatas.

kelebihan ini, CDMA dikenal sebagai seluler yang dapat pindah BTS secara halus (soft handsoff).

5.

3G merupakan kombinasi dari semua peralatan yang ada sebelumnya. Sedangkan 4G, semua elemen haruslah digital.

III. Perpindahan Teknologi Wireless menuju 4G 3.1 Sistem Wireless 4G Alasan pengembangan teknologi 4G karena mendukung layanan multimedia interaktif seperti teleconferencing, wireless intenet dan lain-lain. Teknologi 4G memiliki bandwith yang lebih besar dan kecepatan data yang lebih cepat. Semua bagian-bagian jaringan 4G bersifat digital. Teknologi 4G (Fourth Generation) adalah teknologi kelanjutan dari proses perkembangan teknologi telepon seluler (mobile phone). Sebelumnya masyarakat telah sangat mengenal dengan teknologi 2G (Second Generation) yang sangat ngetrend dengan teknologi voice call dan SMS. Barubaru ini masyarakat dikenalkan dengan teknologi 3G (Third Generation) dengan andalannya teknologi video call. Di generasi keempat (4G), masyarakat akan cenderung dibawa pada sebuah koneksi yang bisa selalu terhubung setiap saat. Atau bisa dijabarkan dengan istilah kapan saja, dimana saja dan bahkan dengan perangkat apa saja. Sama seperti di dunia 3G, teknologi 4G terbagi ke dalam dua kubu yaitu: LTE dan WiMax. Para pakar teoritis mengemukakan bahwa, maksimum transfer data dengan teknologi 3G adalah 2 Mbps Tapi dalam prakteknya, Anda tidak akan mendapatkan lebih dari 500 Kbps yang bisa menjadi 1,5 Mbps itu terjadi,karena itu semua tergantung pada operator Anda, baik itu pada lokasi menara seluler, serta kondisi kemacetan, dll. Perbedaan 3G dengan 4G : 1. Pita frekuensi untuk 3G adalah 1,8-2,5 GHz, sedangkan 4G menawarkan 2 sampai 8 GHz. Bandwidth 3G Datang dengan di 5-20 MHz, dan 2-8 MHz untuk 4G. 3. Data rate untuk 4G adalah 20 Mbps atau lebih, dan hanya sampai 2 Mbps untuk 3G 4. 4G memiliki akses multiple carrier (CDMA atau OFDM), sedangkan 3G hanya terbatas Wideband CDMA. 3.2 Operator dan Investasi Perbedaan-perbedaan perangkat telekomunikasi meningkat dengan drastis. Perkembangan 4G akan member peluang baru bagi operator yang sudah eksis dan member kesempatan bagi operator-operator yang baru untuk ambil bagian. Namun operator jaringan wireless yang sudah ada saat ini kiranya tidak terburu-buru untuk mengubah hlun ke pengembangan teknologi 4G. Tetapi sebaiknya tetap mengembangkan yang masih bisa diexplore dalam sistem yang sudah ada. Hal itu dikarenakan jaringan 4G semua perangkatnya digital sehingga untuk mengupdate jaringan yang ada sekarang ke 4G banyak infrastruktur yang perlu diganti. Jaringan infrastruktur GSM yang sudah ada saat ini hampir menjangkau pasaran. Jika operator GSM terburuburu untuk pindah ke 4G akan membuat investasi yang semakin besar dalam pembangunan jaringan. Keunggulan layanan yang diberikan diberikan diberikan sebuah operator tidak menjamin sukses diterima pelanggan. Banyak faktor yang mempengaruhi pelanggan akan tetap bertahan

menggunakan jasa layanan suatu operator yang digunakan. Service-servicce yang sering menjadi layanan yang

sebenarnya tidak dibutuhkan oleh pelanggan atau pelanggan merasa kesulitan menggunakannya sehingga tidak tahu manfaat dari layanan tersebut. 3.3 Sumber Daya Manusia Hadirnya teknologi terbaru sering sekali SDM yang mengoperasikannya belum siap. Pengembangan SDM membutuhkan biaya yang besar yang akan membuat biaya pengimplementasian teknologi sangant mahal dan bisa mempengaruhi harga service yang ditawarkan menjadi mahal juga. Operator yang akan mengembangkan bisnisnya ke teknologi 4G, maka jauh sebelumnya sudah menyiapkan SDM yang lebih baik dan mempersiapkan SDM dalam semua bidang yang akan dikembangkan tersebut. SDM yang

2.

dipersiapkan maka akan mampu mengeksplore semua keuntungan yang dapat dikembangkan dalam pengembangan 4G nantinya.

IV. Kesimpulan Perkembangan teknologi 4G tidak bisa dipungkiri, namun perlu adanya pertimbangan yang lebih matang untuk mengantisipasi perubahan teknologi tersebut. Operator CDMA dan GSM tidak perlu terburu untuk menggantikan infrastruktur jaringannya menuju 4G, hal itu dapat dikarenakan :

[9]

http://imronayubi.wordpress.com/teknologi-3g-dan-

manfaatnya/ [10] http://linuz.web.id/?p=90

1. Operator CDMA dan GSM akan mengembangkan


interface untuk interworking antara 3G dan 4G 2. Pengembangan mengadopsi 4G. 3. Mengembangkan 4G adalah investasi yang sangat mahal karena semua infrastruktur jaringan dan perangkatperangkatnya adalah digital, sehingga banyak perangkat pada 3G tidak bisa digunakan. SDM harus dilakukan sebelum

4. Teknologi 4G adalah peningkatan 3G. Tidak bisa


dihindari bahwa para peneliti dan pengembang akan menciptakan cara yang lebih cepat, lebih stabil mentransfer data ke dan dari perangkat nirkabel. Tidak ada teknologi yang akan sukses secara pasti, tetapi sebagai alat dengan kemampuan yang mengesankan, mereka akan membutuhkan jaringan yang dapat mentransfer data dalam jumlah besar

Daftar Pustaka [1] http://tamahaner93.blogspot.com/2011/10/pengertian-

gsm-gprs-edge-umts-hsdpa_5781.html [2]http://id.wikipedia.org/wiki/Global_System_for_Mobile_ Communications [3] 3g.html [4] http://id.wikipedia.org/wiki/3G [5]http://www.wahanaponsel.com/articles/latest_news/memb edah-teknologi-jaringan-ponsel-gsm-dan-ponsel-cdma.html [6] http://agussale.com/apakah-bedanya-3g-dengan-4g [7] http://id.wikipedia.org/wiki/GPRS [8] Sinulingga Nomi,Suhardi. Pemilihan Teknologi GSM vs CDMA menuju 4G.2005 http://nokiaedition.blogspot.com/2008/06/pengertian-