Anda di halaman 1dari 18

AGRIBISNIS TERNAK RUMINANSIA (445)

KOMPETENSI KEAHLIAN JENJANG PENDIDIKAN : SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) : AGRIBISNIS TERNAK RUMINANSIA

Standar Kompetensi guru Kompetensi Utama Kompetensi Inti 1. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, sosial, kultural, emosional dan intelektual Kompetensi Guru Mapel/Guru Kelas Standar Kompetensi

Standar Isi Kompetensi Dasar Guru mencatat dan menggunakan informasi tentang karakteristik peserta didik terkait dengan aspek fisik intelektual, sosial emosional, moral, dan latar belakang sosial budaya, untuk membantu proses pembelajaran. 1.2.1 Guru menetapkan berbagai pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif sesuai dengan standar kompetensi Indikator Esensial C 1 1.1.1 Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di kelasnya.

Kognitif Bloom C2 C3 C4 C5 C 6

Pedago gik

1.1. Memahami Mengenal karakteristik peserta karakteristik didik yangberkaitan peserta didik dengan aspekfisik, intelektual,sosialemosional, moral, spiritual,dan latar belakang sosial- budaya

1.2 Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam bidang pengembangan sosial, kultural, emosional dan intelektual.

Menguasai teori belajar dan prinsipprinsip pembelajaran yang mendidik

1.2.1 Guru selalu memastikan tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran tertentu dan menyesuaikan aktivitas pembelajaran berikutnya berdasarkan tingkat pemahaman tersebut.

guru.

1.2.2 Guru menyesuaikan metode pembelajaran supaya sesuai dengan karakteristik peserta didik dan memotivasi mereka untuk belajar. 1.3. mengidentifikasi bekal ajar awal peserta didik dalam kompetensi keahlian Agribisnis Ternak Ruminansia Pengembangan kurikulum 1.3.1 Guru menyusun silabus sesuai dengan tujuan terpenting kurikulum dan menggunakan RPP sesuai dengan tujuan dan lingkungan pembelajaran. 1.3.2 Guru memilih, menyusun, dan menata materi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

1.2.2 Guru memperhatikan respon peserta didik yang belum/kurang memahami materi pembelajaran yang diajarkan dan menggunakannya untuk memperbaiki rancangan pembelajaran berikutnya.

1.1.3 Mengetahui berbagai tingkat pemahaman siswa terhadap kompetensi keahlian Agribisnis Ternak Ruminansia

1.4. Mengidentifikasi kesulitan belajar siswa pada kompetensi keahlian Agribisnis Ternak Ruminansia

menganalisis kesulitan belajar yang mungkin timbul pada peserta didik kompetensi keahlian Agribisnis Ternak Ruminansia

mendeskripsikan kesulitan belajar peserta didik pada kompetensi keahlian Agribisnis Ternak Ruminansia.

1.1.4 Mendeskripsikan kesulitan belajar pada siswa dan memberi alternatif solusi.

2. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik

2.1 Memahami berbagai teori belajardan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan kompetensi keahlianAgribisnis Ternak Ruminansia 2.2 Menerapkan berbagai pendekatan, strategi,metode,dan teknik pembelajaran yangmendidik secara kreatif dalam kompetensi keahlianAgribisnis ternak Ruminansia.

Merancang metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik belajar siswa kompetensi keahlianAgribisnis Ternak Ruminansia Merancang metode pembelajaran yang merancang siswa untuk berpikir kreatif.

mendeskripsikan metode pembelajaran yang bisa diterapkan pada kompetensi keahlianAgribisnis Ternak Ruminansia.

2.1.1 Mengetahui berbagai metode pembelajaran yang sesuai dengan kompetensi Agribisnis Ternak Ruminansia

menjelaskan beberapa metode pembelajaran

2.2.1 Menerapkan pendekatan strategi dan metoda pembelajaran secara kreatif dalam proses pembelajaran Agribisnis ternak Ruminansia.

2.2.3 Merumuskan metoda yang tepat dalam penyajian materi ajar Agribisnis ternak Ruminansia 3. Mengembangka n kurikulum yang terkait 3.1 Memahami prinsipprinsip pengembangan kurikulum kompetensi Menjelaskan prinsip-prinsip pengembangan mengetahui kurikulum Agribisnis Perikanan serta arah 3.1.1 mengetahui prinsip dan arah pengembangan kurikulum

dengan kompetensi keahlianAgribis nis Ternak Ruminansia

keahlianAgribisnis ternak Ruminansia.

kurikulum kompetensi keahlianAgribisnis ternak Ruminansia

pengembangannya.

3.2. Menentukan tujuan mengetahui pembelajaran Agribisnis Pengertian ternak Ruminansia kurikulum tingkat satuan pendidikan pada kompetensi keahlianAgribisnis ternak Ruminansia 3.6. Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian. merancang alat evaluasi yang sesuai dengan kompetensi keahlianAgribisnis ternak Ruminansia 4.1 Memahami prinsipMengetahui prinsip perancangan prinsip pembelajarankompete perancangan nsi keahlian Agribisnis pembelajaran ternak Ruminansia efektif yang mendidik 4.2 Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran mengembangkan komponen rancangan pembelajaran yang sesuai dengan kompetensi keahlianAgribisnis ternak Ruminansia mengelaborasi komponen pembelajaran untuk menciptakan pembelajaran yang lengkap pada kompetensi mengetahui jenis-jenis instrumen penilaian

3.1.2 Guru merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan silabus untuk membahas materi ajar tertentu agar peserta didik dapat mencapai kompetensi dasar yang ditetapkan. 3.4.1 merancang instrumen evaluasi lalu mengaplikasikannya pada proses pembelajaran.

4. Menyelenggarak an Kegiatan pembelajaran yang mendidik

Mengetahui prinsip pembelajaran efektif.

4.1.1 Merancang pembelajaran efektif sesuai kompetensi keahlian agaribisnis ternak Ruminansia.

Mengetahui komponen mengetahui komponen penyusun dalam dalam menyusun merancang pembelajaran efektif rancangan untuk kompetensi pembelajaran keahlianAgribisnis ternak Ruminansia.

4.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap,baik untuk kegiatan di kelas, laboratorium,dan lapangan

mengetahui pembelajaran efektif yang sesuai untuk kompetensi keahlianAgribisnis ternak Ruminansia

merancang pembelajaran efektif untuk kompetensi keahlianAgribisnis ternak Ruminansia

4.4 Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas, laboratorium dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan

keahlianAgribisnis Perikanan. mengetahui proses pembelajaran mendidik di kelas dan laboratorium yang sesuai dengan kompetensi keahlianAgribisnis ternak Ruminansia

memahami menganalisis cara pembelajaran yang pembelajaran yang mendidik di kelas dan di mendidik sesuai dengan laboratorium yang sesuai dengn kompetensi keahlian kompetensi keahlian Agribisnis Agribisnis ternak ternak Ruminansia. Ruminansia

4.5 Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan kompetensi keahlianAgribisnis ternak Ruminansia untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh

Mengetahui jenisjenis media pembelajaran yang digunakan untuk menunjang tujuan pembelajaran

mengaplikasikan penggunaan media pembelajaran untuk menunjang tujuan pembelajaran kompetensi keahlianAgribisnis ternak Ruminansia.

menggunakan media pembelajaran untuk menunjang proses pembelajaran

6. Memfasilitasi pengembangan potensipeserta didik untuk mengaktualisas ikan berbagaipotens i yang dimiliki.

6.1 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi secaraoptimal.

merancang kegiatan pembelajaran yang mendorong kreativitas siswa.

melaksanakan kegiatan pembelajaran yang dapat mendorong prestasi peserta didik.

menyelenggarakan kegiatan pembelajaran yang mendorong kreativitas peserta didik

6.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik, termasuk 6.2.1 Mengembangkan berbagai kegiatan pembelajaran yang variatif untuk menstimulus potensi dan kreativitas peserta didik.

kreativitasnya. 7.Berkomunikasisec ara efektif,empatik, dan santun denganpeserta didik. 7.1 Memahami berbagai strategi berkomunikasi yangefektif,empatik, dansantun,secara lisan,tulisan, dan/atau bentuklain. memahami strategi berkomunikasi efektif secara lisan terhadap peserta didik melaksanakan komunikasi efektif dengan peserta didik untuk menunjang pembelajaran. 7.1.1. Melaksanakan komunikasi efektif dalam kegiatan pembelajaran kompetensi keahlianAgribisnis ternak Ruminansia

7.2

Berkomunikasi secara efektif,empatik, dan santun dengan pesertadidik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik dan terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh, (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian, (c) respons pe-serta didik terhadap ajakan guru, dan (d) reaksi guru terhadap res-pons peserta didik, dan seterusnya.

melakukan komunikasi secara efektif melalui ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian pada proses pembelajaran.

mengajak peserta didik untuk ambil bagian pada proses pembelajaran melalui komunikasi yang efektif.

7.2.1. Melaksanakan kegiatan yang melibatkan banyak peserta didik untuk melatih komunikasi efektif.

8.Menyelenggara kan penilaiandan evaluasi prosesdan hasil beajar

8.1. Memahami prinsipprinsip penilaian dan evaluasi dari prosesdan hasilbelajar sesuai dengan karakteristikkompetensi keahlianAgribisnis Ternak Ruminansia 8.2 Menentukanaspekaspek proses dan hasil belajar yang pentinguntuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik kompetensi keahlianAgribisnis ternak Ruminansia

Guru menyelenggarakan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan

8.1.1 Guru melakukan evaluasi atas efektivitas proses dan hasil belajar dan menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan.

8.1.1 Guru melaksanakan penilaian dengan berbagai teknik dan jenis penilaian, selain penilaian formal yang dilaksanakan sekolah, dan mengumumkan hasil serta implikasinya kepada peserta didik, tentang tingkat pemahaman terhadap materi pembelajaran yang telah dan akan dipelajari.

8.3 Menentukanprosedur penilaian dan evaluasiprosesdan hasilbelajar 8.4 Mengembangkaninstr umenpenilaian dan evaluasiprosesdan hasilbelajar. 8.5 Mengadministrasikan penilaian proses dan hasilbelajar secara berkesi-nambungan de-ngan menggunakanberbagai instrumen. 8.6 Menganalisishasilpenil

8.1.2 Guru menggunakan hasil analisis penilaian dalam proses pembelajarannya.

8.1.2 Guru menganalisis hasil penilaian untuk mengidentifikasi topik/kompetensi dasar yang sulit sehingga diketahui kekuatan dan kelemahan masing-masing peserta didik untuk keperluan remedial dan pengayaan.

aianproses dan hasilbelajaruntukberb agai tujuan. 8.7 Melakukanevaluasipro sesdan hasil belajar. 9. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepenting-an pembelajaran 9.1 Menggunakan informasi hasil penilaian untuk menentukan ketuntasan belajar 9.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan 9.3 Mengkomunikasikan hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan 9.4 Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran dalam meningkatkan kualitas pembelajaran 10. Melakukan 10.1 Melakukan refleksi tindak-an terhadap reflektif untuk pembelajaran yang peningkatan kuatelah dilaksanakan litas pembelajaran 10.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilaksanakan. Mengembangkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran melaksanakan proses evaluasi setelah pembelajaran kompetensi keahlianAgribisnis ternak Ruminansia menyusun rencana pembelajaran berdasarkan hasil refeksi. melaksanakan evaluasi terhadap pembelajaran dari kompetensi keahlianAgribisnis ternak Ruminansia yang telah dilaksanakan

Membuat rencana pembelajaran berdasarkan hasil evaluasi dan refleksi.

pembelajaran kompetensi keahlianAgribisnis ternak Ruminansia

selanjutnya berdasarkan hasil refleksi.

10.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran

profesi onal

Menguasai Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Program Keahlian Agribisnis Produksi ternak

Menguasai Staandar Kompetensi dan Kompetensi Keahlian Agribisnis Ternak Ruminansia

melaksanakan peneltian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam kompetensi keahlianAgribisnis ternak Ruminansia 1. Menjelaskan potensi _sector peternakan

melaksanakan penelitian tindakan kelas untuk perbaikan kualitas pembelajaran kompetensi keahlianAgribisnis ternak Ruminansia. 1.1. Menjelaskan kontribusi ternak unggas sebagai sumber pangan hewani

melakukan penelitian tindakan kelas dan aktif dalam melaksanakan Penilaian Kinerja Guru.

1.1.1. Mengidentifikasi komposisi nutrisi produk ruminansia

2. Menjelaskan dasar-dasar budidaya ternak

2.1. Menjelaskan prinsip dasar pemberian pakan ternak

2.1.1. Mengidentifikasi strategi pemberian pakan ruminansia

3. Menjelaskan 3. 1. Mengidentifikasi 3.1.1. Mengidentifikasi fisiologi sistem organ sistem pencernaan pencernaan ternak rumiansia tubuh ternak ternak 4. Memahami 4.1. Mengidentifikasi 4.1.1. Mengidentifikasi sistim kandang kandang ternak model-model ternak

5. Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 6. Memilih bibit

kandang sesuai dengan jenis ternak 5.1. Menerapkan konsep lingkungan hidup .

5.1.1. Menerapkan pengelolaan peternakan berbasis lingkungan

6.1. Memilih bibit ternak unggul

6.1.1. Menentukan bibit ternak pedaging berdasarkan ciri-ciri eksterior

6.1.2. Menentukan bibit ternak perah berdasarkan cirri-ciri eksterior

6.2. Menerapkan dasar-dasar pertimbangan pada pemilihan ternak ruminansia 7. Memproduksi HPTT 7.1. Menganalisis jenis-jenis hijauan pakan (rumput dan leguminosa)

6.2.1. Mengemukakann dasar-dasar pertimbangan pada pemilihan ternak ruminansia pedaging / perah

7.1.1. menganalisis jenis-jenis leguminosa berdasarkan cirricirinya

7.2. Menghitung kebutuhan sarana produksi penanaman hijauan pakan 8. Mengawetkan Hijauan Pakan Ternak (HPT)

7.2.1. Menentukan kebutuhan luas lahan bila diketahui produktifitas HPT , jumlah termak dan kebutuhan HPT per satuan ternak

8.1. Memilih macam8.1.1. Mengemukakan jenis-jenis macam cara pengawetan dan penglolahan pengawetan hijuan hijauan pakan ternak

8.1.2. Menentukan jenis pengawetan yang sesuai dengan jenis HPT

8.2. Mengawetkan hijauan pakan ternak (HPT)

8.2.1. Menentukan bahan-bahan dan peralatan yang digunakan sesuai dengan jenis pengawetan HPT

8.2.1. Membuat pengawetan HPT sesuai prosedur

8.3. Menilai hasil pengawetan hijauan pakan ternak

8.3.1. Menilai kualitas hasil pengawetan HPT sesuai dengan criteria

9. Membuat Ransum

9.1. Menjelaskan sistim

9.1.1. Membedakan sistim pencernakan ternak ruminansia

pencernakan

dengan non ruminansia

9.2. Menentukan kebutuhan nutrisi ternak dan nutrisi bahan baku pakan (ruminansia besar dan kecil)

9.2.1. Menentukan kebutuhan nutrisi ternak potong

9.3. Menyusun formula ransum (ruminansia besar dan kecil)

9.3.1. Menjelaskan beberapa metode penyusunan formulasi ransum

9.4. Mempersiapkan bahan pakan ternak

9.3.2. Menyusun formulasi ransum ruminansia dengan berbagai metode 9.4.1. Mengenal bahan pakan ternak

9.5. Mencampur bahan pakan ternak

9.5.1. Mengidentifikasi alat-alat yang digunakan dalam mencampur pakan ternak

9.6. Menyimpan

9.6.1. Menjelaskan syarat

ransum

penyimpanan ransum

10. Memberikan pakan ternak

10.1. Mengidentifikasi sarana pendukung pakan ternak 10.2. Menentukan kebutuhan nutrisi 10.3. Membedakan pakan hijauan dan konsentrat 10.4. Menghitung kebutuhan pakan ternak

10.1.1. Mengidentifikasi jenis-jenis sarana pendukung pakan ternak

10.2.1. Menentukan kebutuhan nutrisi ternak ruminansia berdasarkan produksinya 10.3.1. Membedakan jenis pakan hijauan dan konsentrat berdasarkan nilai nutrisinya 10.4.1. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan pakan ternak ruminansia 10.4.2. Menghitung kebutuhan pakan ternak ruminansia pedaging apabila ditentukan bobot badannya 11.1.1. Menjelaskan criteria yang harus dipenuhi dalam memindahkan ternak

11. Melaksanakan Penanganan Ternak

11.1. Memindahkan ternak

11.1.2. Melakukan pemindah an ternak ruminansia sesuai prosedur

11.2. Membuat macam-macam tali temali

11.2.1.Mengemukakan beberapa model simpul dalam tali temali

11.2. Membuat macam-macam tali temali 11.3. Merawat kuku dan tanduk

11.2.1. Memilih metode simpul sesuai dengan kebutuhan ternak 11.3.1. Menjelaskan tujuan pemotongan kuku / tanduk ternak 11.3.2. Melakukan pemotongn tanduk/ tanduk sesuai dengan prosedur 12.1.1. Menjelaskan langkah-langkah pemerahan secara manual

12. Melaksanakan pemerahan

12.1. Menjelaskan prosedur pemerahan

12.2. Melakukan pemerahan

12.2.1. Mempersiapkan peralatan pemerahan yang dibutuhkan

12.2.2. Mengidentifikasi sistim pemerahan pada mesin perah

12.3. Menampung susu

12.2.3. Melaksanakan pemerah an secara manual sesuai prosedur 12.2.2.Melaksanakan penampungan air susu sesuai prosedur

13. Mencegah ternak sakit

12.4. Menerapkan sanitasi peralatan pemerahan 13.1. Menganalisis jenis penyakit berdasarkan gejala yang terlihat pada ternak ruminansia besar/ kecil). 13.2. Menyusun program biosekrity pada ternak ruminansia pedaging/ perah 13.3. Melakukan vaksinasi ternak

12.4.1. Membersihkan peralatan dan lingkungan pasca pemerahan sesuai prosedur. 13.1.1. Menganalisis jenis penyakit berdasarkan gejala yang terlihat pada ternak ruminansia besar/ kecil).

13.2.1. Menyusun program biosekrity pada ternak ruminansia pedaging/ perah

14. Merawat ternak sakit

14.1. Menerapkan pemeliharaan ternak di kandang isolasi 14.2. Mendeskripkan jenis-jenis obat dan kegunaannya 14.3. Mendiagnosis penyakit ternak 13.4. Mengobati ternak sakit

13.3.1. Menjelaskan tujuan dilakukan vaksinasi 13.3.2. Melakukan vaksinasi pada ternak ruminansia sesuai prosedur 14.1.1. Menggunakan kandang isolasi sesuai dengan kondisi ternak

14.2.1. Menjelaskan jenis-jenis obat ternak

14.3.1. Dengan mengamati gejalagejala ternak yang terlihat, dapat mendiagnosis ternak 14.4.1. Menentukan jenis obat yang akan diberikan berdasarkan jenis penyakit yang ada

15. Membesarkan bibit

15.1. Memberikan makan dan minum pada bibit 15.2. Memantau kesehatan bibit 15.3. Melakukan rekording

15.1.1. Memberikan makan dan minum pada ternak ruminansia pedaging sesuai prosedur 15.2.1. Membandingkan bibit sehat dan bibit sakit 15.3.1. Meyusun format recording bakalan sesuai criteria 15.3.2. Menghitung hasil dari catatan recording bakalan

15.4. Menyapih bibit

12.2.3.Menentukan umur sapih sapi perah

16. Memproduksi ternak potong

16.1. Memilih bakalan

16.1.1. Menentukan bakalan untuk ternak potong sesuai dengan kriteria 16.1.2. Menentukan bakalan untuk ternak perah sesuai dengan kriteria

17. Menolong ruminansia beranak

16.2. Melakukan rekording 17.1. Memantau induk induk menjelang beranak 17.2. Membantu

16.2.1. Menghitung hasil dari catatan rekording ternak 17.1.1. Memeriksa ternak menjelang beranak

17.2.1. Menolong induk yang sedang

18. Membibitkan ternak

induk saat melahirkan 18.1. Menentukan teknik mengawinkan ternak 18.2. Mengawinkan ternak 18.3. Mendiagnosis hasil proses mengawinkan ternak 19.1. Melakukan pemerahan sesuai dengan standar operasional

beranak sesuai prosedur 18.1.1. Membandingkan kelebihan dan kekurangan dari masingmasing metode perkawinan

18.2.1. Melaksanakan metode perkawinan buatan (IB) sesuai prosedur 18.3.1. Menjelaskan faktofaktor yang menentukan keberhasilan perkawinan 19.1.1. Menentukan teknik pemerahan secara manual sesuai dengan kondisi ternak

19. memelhara ternak laktasi

19.1.2. Melaksanakan pemerahan secara manual sesuai dengan standar operasional 19.2. Melakukan recording ternak masa laktasi 20. Mengelola Pasca Panen Produksi Ternak 20.1. Menangani daging/karkas 19.2.1. Menyusun format recording ternak sesuai criteria

20.1.1. Melaksanakan penanganan sebelum, selama proses dan setelah pemotongan.

20.2. Menangani susu

20.1.2. Melaksanakan pemilihan daging berdasarkan criteria daging yang sehat 20.2.1. Melakukan pengujian air susu secara fsik, kimia dan biologi

21. Mengolah Kotoran Ternak

21.1. Mengumpulkan kotoran ternak 21.2. Memproses kotoan menjadi kompos 22.1. Melakukan analisa usaha

21.1.1. Menjelaskan manfaat dari kotoran ternak 21.2.1. Melakukan pembuatan kompos sesuai prosedur 22.1.1. Menentukan biaya produksi

22. Menyusun proposal uasaha ternak ruminansia

23. Memasarkan hasil

23.1.

Membuat strategi pemasaran/ promosi

23.1.1. Menentukan strategi pemasaran

Anda mungkin juga menyukai