Anda di halaman 1dari 1

Tabanus megalop dan Tabanus rubidus Lalat ini tersebar diseluruh dunia.

Lalat ini disebut lalat kuda dan lalat rusa. Nama lain yang biasa diberikan yaitu pitak, lalat angin, lalat kepala hijau dan lalat mempelam. Lalat ini masuk dalam subordo Brachycerorina famili Tabanidae. Tabanidae mencakup genus Tabanus, Hybomitra dan Haematopota. Lalat yang dewasa terdiri dari tiga segmen, segmen yang terkhir terdiri dari beberapa subsegmen. Lalat ini besar, bertubuh kokoh dengan kepala besar. Yang betina penghisap darah yang rakus, yang jantan tidak menggigit tetapi makan madu, buah-buahan yang lunak dan sayuran (Levine 1990). Morfologi Tabanidae mempunyai panjang 6 sampai 10 mm, sekalipun yang paling kecil namun cukup besar. Tidak ada arista. Mampu terbang, tubuh tidak keras mempunyai antena yang tidak beruas, tanpa bulu kasar atau stilet pada ujungnya. Percabangan sayap rumit, paling sedikit terdapat sembilan kerangka atau cabang-cabangnya yang mencapai atau mendekati tepi sayap. Siklus hidup Tabanidae betina bertelur 100 sampai 1000 butir pada tumbuhan yang menggantung diatas air, tumbuhan yang mengambang diatas air dan batang-batang diatas air. Telur diletakkan dalam paket yang tertutup oleh sekresinyang kedap air, kira-kira seminggu larva menetas dan jatuh kedalam air. Lava migrasi ketanah yang lebih kering untuk menjadi pupa, biasanya kurang dari 5 cm dari permukaan. Stadium pupa berakhir 5 hari sampai 3 minggu tergantung dari jenisnya dan lalat dewasa muncul melalui sebuah celah diselubung pupa, merangkak ke permukaan tanah, membuka sayapnya dan siap untuk makan. Selain penghisap darah yang ganas lalat ini dapat menularkan beberapa penyakit yang berbahaya diantaranya surra, nagana, tripanosomiasis, dan hog cholera. Sumber Literatur: Bowman DD. 1999. Parasitology for Veterinarians seventh edition. Philadelphia. Wb Saunders Company. Lapage G. 1956 Veterinary Helminthology and Entomology. London. Bailliere, Tindal and Cox Publisher. Levine ND. 1990. Parasitologi Veteriner. Yogjakarta UGM Press.