Anda di halaman 1dari 2

Akhlak seorang istri terhadap suami

Wajib mentaati suami, Menjaga kehormatan dan harta suami Menjaga kemuliaan dan perasaan suami Melaksanakan hak suami Tidak boleh seorang istri menerima tamu yang tidak disenangi suaminya. Seorang istri tidak boleh melawan suaminya, baik dengan kata-kata kasar maupun dengan sikap sombong. Tidak boleh membanggakan sesuatu tentang diri dan keluarganya di hadapan suami, baik kekayaan, keturunan maupun kecantikannya. Tidak boleh menilai dan memandang rendah suaminya. Tidak boleh menuduh kesalahan atau mendakwa suaminya, tanpa buktibukti dan saksi-saksi. Tidak boleh menjelek-jelekkan keluarga suami. Tidak boleh menunjukkan pertentangan di hadapan anak-anak. Agar perempuan (istri) menjaga iddahnya, bila ditalak atau ditinggal mati oleh suaminya, demi kesucian ikatan perkawinannya. Apabila melepas suami pergi bekerja, lepaslah suami dengan sikap kasih Setiap wanita (istri) harus dapat mempersiapkan keperluan makan, minum, dan pakaian suaminya. Seorang istri harus pandai mengatur dan mengerjakan tugas-tugas rumah tangganya.

Memang benar bahwasanya Islam membolehkan untuk memukul istri sebagaimana firman Allah Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan jauhilah mereka di tempat tidur dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (QS. 4:34)

Firman dan hadist Adab Isteri Kepada Suami 1.Hendaknya istri menyadari clan menerima dengan ikhlas bahwa kaum lakiIaki adalah pemimpin kaum wanita. (An-Nisa: 34) 2.Hendaknya istri menyadari bahwa hak (kedudukan) suami setingkat lebih tinggi daripada istri. (Al-Baqarah: 228) 3.Istri wajib mentaati suaminya selama bukan kemaksiatan. (An-Nisa: 39) Diantara kewajiban istri terhadap suaminya, ialah: a. Menyerahkan dirinya, b. Mentaati suami, c. Tidak keluar rumah, kecuali dengan ijinnya, d. Tinggal di tempat kediaman yang disediakan suami e. Menggauli suami dengan baik. (Al-Ghazali) 4.Istri hendaknya selalu memenuhi hajat biologis suaminya, walaupun sedang dalam kesibukan. (Nasa i, Muttafaqun Alaih) 5.Apabila seorang suami mengajak istrinya ke tempat tidur untuk menggaulinya, lalu sang istri menolaknya, maka penduduk langit akan melaknatnya sehingga suami meridhainya. (Muslim) 6.Istri hendaknya mendahulukan hak suami atas orang tuanya. Allah swt. mengampuni dosa-dosa seorang Istri yang mendahulukan hak suaminya daripada hak orang tuanya. (Tirmidzi) 7.Yang sangat penting bagi istri adalah ridha suami. Istri yang meninggal dunia dalam keridhaan suaminya akan masuk surga. (Ibnu Majah, TIrmidzi) 8.Kepentingan istri mentaati suaminya, telah disabdakan oleh Nabi saw.: Seandainya dibolehkan sujud sesama manusia, maka aku akan perintahkan istri bersujud kepada suaminya. .. (Timidzi) 9.Istri wajib menjaga harta suaminya dengan sebaik-baiknya. (Thabrani) 10.Istri hendaknya senantiasa membuat dirinya selalu menarik di hadapan suami(Thabrani) 11.Istri wajib menjaga kehormatan suaminya baik di hadapannya atau di belakangnya (saat suami tidak di rumah). (An-Nisa: 34) 12.Ada empat cobaan berat dalam pernikahan, yaitu: (1) Banyak anak (2) Sedikit harta (3) Tetangga yang buruk (4) lstri yang berkhianat. (Hasan Al-Bashri)