P. 1
Profil Pt Astra Agro Lestari Tbk

Profil Pt Astra Agro Lestari Tbk

|Views: 45|Likes:
Dipublikasikan oleh Arsandi Imam

More info:

Published by: Arsandi Imam on Oct 08, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/20/2013

pdf

text

original

PROFIL PT ASTRA AGRO LESTARI Tbk

PT Astra Agro Lestari Tbk (AAL) bermula dari dibentuknya Divisi Agribisnis PT Astra International pada tahun 1983. Awalnya dimulai dengan usaha perkebunan ubi kayu seluas 2.000 hektar. Areal tersebut kemudian berganti menjadi perkebunan karet. Pada tahun 1984, dimulailah budidaya tanaman kelapa sawit dengan mengakuisisi PT Tunggal Perkasa Plantations, yang saat itu menguasai dan mengelola 15.000 hektar perkebunan kelapa sawit di Riau. Pada tanggal 3 Oktober 1988, didirikan PT Suryaraya Cakrawala yang kemudian pada tahun 1989 berubah namanya menjadi PT Astra Agro Niaga. Pada tahun 1997 PT Astra Agro Niaga melakukan penggabungan usaha dengan PT Suryaraya Bahtera dan namanya berubah menjadi PT Astra Agro Lestari. Pada tanggal 9 Desember 1997, AAL mencatatkan sahamnya di dua bursa saham, yaitu Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya, dan menawarkan 125.800.000 lembar sahamnya ke publik dengan harga Rp. 1.550 per lembar saham. Pada bulan Agustus 1999, AAL menerbitkan saham bonus sebanyak 251.600.000 lembar saham. Pada bulan Maret 2000, AAL berhasil menerbitkan obligasi lima-tahunan untuk pertama kalinya di Bursa Efek Surabaya, dengan total nilai sejumlah Rp. 500 miliar. Di tahun 2004, AAL menyelesaikan penjualan kebun-kebunnya yang tidak terkait dengan perkebunan kelapa sawit. Saat ini, AAL adalah salah satu perusahaan Publik terbesar di Indonesia yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit dan penghasil Minyak Kelapa Sawit (Crude Palm Oil / CPO), yang mengelola areal perkebunan seluas lebih dari 235.000 hektar. Sekitar 47,9% dari seluruh tanaman kelapa sawit yang dimiliki telah memasuki masa puncak produktifi tas, dengan usia tanaman 10-14 tahun, sedangkan 6,1% lainnya adalah tanaman dengan umur sekitar 4-9 tahun serta usia 15->25 tahun sebesar 25,2% dan 20,8% sisanya adalah tanamanbelum menghasilkan. AAL selalu mengutamakan pencapaian terbaiknya dalam segala hal yang berkaitan dengan produksi, mulai dari pemilihan bibit unggul, penanaman, pemupukan, perawatan, pemanenan serta pemrosesan. Hasilnya, AAL selama ini selalu mampu memenuhi kebutuhan para pelanggan akan produk-produk bernilai tinggi. Penjualan produk-produk AAL saat ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri maupun pasar internasional.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->