P. 1
KABUPATEN KARAWANG

KABUPATEN KARAWANG

|Views: 217|Likes:
Dipublikasikan oleh Ronaldo Manalu

More info:

Published by: Ronaldo Manalu on Oct 09, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2015

pdf

text

original

KABUPATEN KARAWANG Kondisi Geografis Kabupaten Karawang Wilayah Kabupaten Karawang secara geografis terletak antara 107° 02’

- 107° 40’ BT dan 5° 56’- 6° 34’ LS, termasuk daerah dataran yang relatif rendah, mempunyai variasi ketinggian wilayah antara 0-1.279 meter di atas permukaan laut dengan kemiringan wilayah 0 20, 2-150, 15-400, dan diatas 400 dengan suhu rata-rata 270 C. Topografi di Kabupaten Karawang sebagian besar berbentuk dataran yang relatif rendah (25 m dpl) terletak pada bagian utara mencakup Kecamatan Pakisjaya, Batujaya, Tirtajaya, Pedes, Rengasdengklok, Kutawaluya, Tempuran, Cilamaya, Rawamerta, Telagasari, Lemahabang, Jatisari, Klari, Karawang, Tirtamulya, sebagian Telukjambe, Jayakerta, Majalaya, sebagian Cikampek dan sebagian Ciampel. Hanya sebagian kecil wilayah yang bergelombang dan berbukit-bukit di bagian selatan dengan ketinggian antara 26 – 1.200 dpl. Daerah perbukitan tersebut antara lain : Gunung Pamoyanan, Dindingsari, Golosur, Jayanti, Godongan, Rungking, Gadung, Kuta, Tonjong, Seureuh, Sinalonggong, Lanjung dan Gunung Sanggabuana. Terdapat pula Pasir Gabus, Cielus, Tonjong dengan ketinggian bervariasi antara 300-1.200 m dpl dan tersebar di Kecamatan Tegalwaru, sebagian kecil Kecamatan Pangkalan dan Kecamatan Ciampel. Kabupaten Karawang terutama di pantai utara tertutup pasir pantai yang merupakan batuan sedimen yang dibentuk oleh bahan–bahan lepas terutama endapan laut dan alluvium vulkanik. Di bagian tengah ditempati oleh perbukitan terutama dibentuk oleh batuan sedimen, sedangkan dibagian selatan terletak Gunung Sanggabuana dengan ketinggian ± 1.291 m dpl, yang mengandung endapan vulkanik. Kabupaten Karawang dilalui oleh beberapa sungai yang bermuara di Laut Jawa. Sungai Citarum merupakan pemisah antara Kabupaten Karawang dengan Kabupaten Bekasi, sedangkan sungai Cilamaya merupakan batas wilayah dengan Kabupaten Subang. Selain sungai, terdapat 3 buah saluran irigasi yang besar, yaitu : Saluran Induk Tarum Utara, Saluran Induk Tarum Tengah, dan Saluran Induk Tarum Barat yang dimanfaatkan untuk pengairan sawah, tambak dan pembangkit tenaga listrik. Luas wilayah Kabupaten Karawang 1.753,27 Km2 atau 175.327 Ha, luas tersebut merupakan 4,72 % dari luas Provinsi Jawa Barat (37.116,54 Km2) dan memiliki laut seluas 4 Mil x 84,23 Km, dengan batas-batas wilayah sebagai berikut: Sebelah Utara : Berbatasan dengan Laut Jawa Sebelah Timur : Berbatasan dengan Kabupaten Subang

24%*.4*%.586* jiwa dan jumlah penduduk perempuan sebanyak 1. Dengan demikian berdasarkan rasio jenis kelamin sebesar 106.165. jumlah penduduk laki-laki sebanyak 1. Komposisi penduduk berdasarkan lapangan usaha Pada tahun 2011 jumlah penduduk bekerja berdasarkan lapangan usaha sebanyak 880. Dari jumlah tersebut.83%* bekerja pada lapangan usaha pertanian dan perikanan.049. Jumlah penduduk usia produktif atau usia 15 – 64 tahun berjumlah 1.410* jiwa.087* orang.456.7 % (100 orang menanggung beban sekitar 49 orang). Komposisi penduduk berdasarkan struktur usia Komposisi penduduk Kabupaten Karawang berdasarkan usia pada tahun 2011 sangat bervariasi dimana penduduk berusia 5 – 9 tahun berjumlah 206. sebesar 174. 3. 2. sehingga memperlihatkan perubahan tingkat beban ketergantungan yang semakin baik (*=angka sementara).116.07%*.452* jiwa atau sekitar 9. Komposisi penduduk berdasarkan jenis kelamin Komposisi penduduk Kabupaten Karawang menurut jenis kelamin pada tahun 2011 dapat digambarkan sebagai berikut.369* jiwa atau sekitar 67. Data tersebut juga memperlihatkan bahwa jumlah penduduk terbanyak berada pada usia sekolah dasar. . Berdasarkan komposisi penduduk juga dapat dilihat angka beban ketergantungan (dependency ratio) yaitu perbandingan antara penduduk usia non produktif dengan penduduk usia produktif. artinya setiap 100 orang perempuan berbanding dengan 106 orang laki-laki.Sebelah Tenggara : Berbatasan dengan Kabupaten Purwakarta Sebelah Selatan : Berbatasan dengan Kabupaten Bogor dan Cianjur Sebelah Barat : Berbatasan dengan Kabupaten Bekasi Jumlah penduduk Kabupaten Karawang sampai dengan Bulan Desember 2011 berjumlah 2. Pada tahun 2011 nilai dependency ratio menunjukan angka 48.46%*.979* jiwa atau sekitar 9. Jika dibandingkan dengan angka dependency ratio pada tahun 2010 sebesar 48.80* % dengan komposisi penduduk sebagai berikut: 1.092* orang atau sekitar 33.520* orang atau sekitar 19.996* jiwa. dengan rata-rata laju pertumbuhan penduduk (LPP) sebesar 1. Pada lapangan usaha perdagangan memberikan kontribusi dalam penyerapan tenaga kerja sebesar 291.73% yang berarti bahwa dari 100 orang usia produktif menanggung beban sekitar 49* orang yang tidak produktif.53 %* dan 10 – 14 tahun berjumlah 204.

sisanya 280 liter/detik belum dimanfaatkan. baik untuk kebutuhan air bersih maupun air kemasan lainnya. dimanfaatkan untuk air minum pedesaan ± 40 liter/detik guna melayani 4 desa.203* orang atau sekitar 21.440 orang. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karawang. yang baru dimanfaatkan oleh PDAM Kabupaten Karawang 4 liter/detik. baru dimanfaatkan untuk air minum pedesaan dan PDAM Kabupaten Karawang kurang lebih sebanyak 50 liter/detik. untuk melayani konsumen sebanyak 1. Sumber air Ciburial dengan kapasitas 10 liter/detik. Sumber air di Cinapel Desa Cigunungsari ± 20 liter/detik.Sedangkan pada lapangan usaha industri menyerap tenaga kerja sebesar 186.16%. Potensi Sumber daya Alam Kabupaten Karawang I. Dilain pihak kualitas SDM masyarakat merupakan faktor penentu dalam keberhasilan pembangunan. 2. SUMBER DAYA BAHAN GALIAN Sumbangan sektor pertambangan dan bahan galian terhadap PDRB Kabupaten Karawang tidak terlalu besar dibandingkan dengan sektor-sektor lainnya.044 orang.163 SL dan 27 KU tersebar di 4 desa. dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kebutuhan pertanian. Sumber air Curug Cigentis dengan kapasitas 300 liter/detik.075. 4. Hal tersebut sesuai dengan . SMP sebanyak 311. (*=angka sementara).781 orang. SMA sebanyak 315. karena kondisi tingkat pendidikan masyarakat di Kabupaten Karawang masih relatif rendah. II. Dari potensi air tersebut. Komposisi penduduk berdasarkan tingkat pendidikan Peningkatan kesejahteraan masyarakat Karawang salah satunya difokuskan pada sektor pendidikan. pada tahun 2011 jumlah penduduk usia 10 tahun ke atas yang berpendidikan kurang atau setara SD berjumlah 1. SUMBER DAYA AIR Kabupaten Karawang memiliki tiga sumber air yang cukup potensial dengan kualitas yang cukup baik untuk dikembangkan menjadi air minum kemasan. Ketiga sumber air dimaksud adalah : 1. 3.295 orang dan Diploma sebanyak 52. Komposisi penduduk berdasarkan tingkat pendidikan di Karawang secara umum masih relatif rendah atau masih dalam taraf pendidikan sekolah dasar.

Potensi bahan galian di Kabupaten Karawang diketahui terdiri atas batu andesit. Pasir dan Sirtu . Tanah Merah Potensi pertambangan galian tanah merah berlokasi di Desa Tamelang. Sumberdaya mineral di Kabupaten Karawang yang merupakan potensi bahan galian adalah sebagai berikut: 1.Pertambangan pasir dan sirtu yang berada di Kecamatan Pangkalan terutama yang berada di Desa Taman Mekar merupakan Pertambangan Rakyat yang pada umumnya digali dari Sungai Cibeet di perbatasan antara Karawang dan Bekasi. karena daerah yang memungkinkan untuk dieksploitasi hanya bagian selatan. sirtu. juga dikelola oleh masyarakat . 4. Kecamatan Tegalwaru yang tersebar di perbukitan. demikian pula dengan endapan pasir berwarna kehitaman yang tersebar sangat luas. lempung dan tanah merah. Batu Gamping Potensi batu gamping terdapat dan tersebar di Kecamatan Pangkalan dengan jumlah terbesar di Desa Citaman dan Desa Tamanmekar. pejal dan keras sebagian retak dan berongga. 3. khususnya sekitar kecamatan Pangkalan.Pertambangan pasir di Kecamatan Klari terdapat di daerah Curug yang digali dari permukaan tanah. namun potensi tersebut sudah mulai habis dieksploitasi. Batu andesit tersebut berwarna abu kehijauan. Batu gamping tersebut selain dikelola oleh perusahaan yang sudah mempunyai izin. penggalian sangat sulit dilakukan dengan alat sederhana. Kecamatan Purwasari yang merupakan bukit-bukit kecil. namun sekarang potensinya sudah habis.kondisi alam kabupaten karawang.Pertambangan pasir dan sirtu serta koral yang berada di Kecamatan Ciampel merupakan pertambangan rakyat dengan potensi bahan galian yang berada di bukitbukit serta mempunyai susunan terdiri atas komponen batuan beku berukuran bongkah hingga kerikil dengan bentuk umumnya bundar tanggung yang berada di permukaan tanah dan tersebar sangat luas. . . Pertambangan batu andesit selama ini dikelola sebagai pertambangan rakyat walaupun ada juga yang dikelola oleh perusahaan yang sudah mempunyai izin. Batu Andesit/Batu Belah Potensi batu andesit berlokasi di Desa Wargasetra. pasir. kecuali yang dikelola oleh perorangan yang bernama Ihsan. 2.

Cibuaya dan Cilamaya Wetan. terdiri atas : a. dimana kawasan hutan produksi dan hutan lindung sebagian besar terletak di Kecamatan Pangkalan dan Tegalwaru. .643.325. Tirtajaya.sebagai pertambangan Rakyat yang tidak memiliki perizinan. Tanah lempung tersebut dikelola oleh perusahaan yang mempunyai perizinan. yang terdiri dari : hutan produksi. biji tembaga. Pasir Laut Potensi pasir laut tersebar dan terdapat di 3 Kecamatan yaitu: Kecamatan Pakisjaya. Telukjambe Barat. Batu Gamping merupakan kristalisasi sebagai bahan Batu Kapur. Batu Galena Batu galena adalah batuan yang mengandung biji emas. SUMBER DAYA HUTAN Kabupaten Karawang sampai saat ini memiliki sumber daya hutan. Pakisjaya. 6.831 Ha. 5. III. b. Pangkalan. Hutan Lindung seluas ±9.59 Ha. sampai dengan tahun 2010 luas hutan di Wilayah Kabupaten Karawang mencapai 36. Tanah Lempung Potensi tanah lempung terdapat dan tersebar di Kecamatan Pangkalan.14.276/Menhut/VII/2010. Kecamatan Tempuran dan Kecamatan Cilamaya. biji kuningan dan lain-lain yang belum dikaji. Tegalwaru dan Ciampel. sedangkan hutan bakau terdapat di daerah pantai utara. berdasarkan SK Menteri Kehutanan No. Batujaya. terletak di : Kecamatan Pakisjaya. 7. dengan jumlah terbesar terdapat di Desa Tamanmekar. Secara fisik tanah lempung di daerah Kecamatan Pangkalan berwarna abu-abu kecoklatan agak elastis. Hutan Produksi Tetap seluas ± 10. Tegalwaru dan Telukjambe Barat yang digali dari permukaan tanah.7 Ha. S. terletak di :Kecamatan Telukjambe Timur. Ha terletak di : Kecamatan Tegalwaru.557. Berdasarkan kondisi yang ada. Hutan Produksi Terbatas seluas ±3. yaitu di Kecamatan Batujaya. Potensi pasir laut dengan lokasi yang tersebar di seluruh Kabupaten belum dikaji luasan potensinya. hutan bakau dan hutan lindung. Cilamaya Wetan dan Tirtajaya. Pangkalan dan Ciampel c. Cibuaya. Lokasi potensi galian batu galena berada di Gunung Sanggabuana yang sulit untuk dijangkau karena berada di atas gunung.

sedangkan luas panen kacang hijau 1.908 Ha dengan produktivitas 38. Luas lahan sawah : 98. ton GKP dan produksi padi gogo 11. Luas pemanfaatan lahan sawah sebagai berikut : Ditanami padi 2 kali satu tahun : 92. 2. produksi jagung muda 7.236 Ha Sawah tadah hujan : 398 Ha Sawah irigasi desa/non PU : 4.870 ton GKP yang terdiri dari produksi padi sawah 1.316 ton GKP. produksi jagung sebesar 3.41 kwintal berangkasan/Ha. kacang hijau.428 Ha Ditanami padi 3 kali satu tahun : 4.554. SUMBER DAYA PERTANIAN Kabupaten Karawang merupakan daerah lumbung padi Jawa Barat dan salah satu daerah yang dapat memberikan kontribusi kebutuhan beras nasional yang setiap tahunnya rata-rata mencapai ± 784.32 kwintal biji kering/Ha dan luas panen kedelai muda 484 Ha dengan produktivitas 81.61 kwintal GKP/Ha.505 ton dengan luas panen 231 Ha dan produktivitas 195 Kw/Ha. ubi jalar 337 ton dengan luas panen 21 Ha dan produktivitas 160 Kw/Ha. Ton tongkol dan produktivitas 75.000 ton beras/tahun. Potensi tanaman padi : a. kacang tanah.28 Kw/Ha.615 Ha Sawah pengairan teknis : 86.013 Ha dengan produktivitas 74.30 Kw tongkol/Ha.08 kwintal GKP/Ha dan luas panen padi gogo mencapai 2.470. jagung. ketela pohon 4. 1.021 Ton pipilan kering dengan luas panen 535 Ha dan produktivitas 56. ketela pohon dan ubi. Pada tahun 2011 luas panen kedelai mencapai 388 Ha dengan produktivitas 16.017 Ha b. .662.459. Potensi Palawija dan Hortikultura Palawija yang ditanam antara lain: kedelai.624 Ha Ditanami padi 1 kali setahun : 1.376 Ha Sawah pengairan sederhana : 3. Luas panen padi sawah mencapai 197.432 Ha dengan produktivitas 11.588 Ha Sawah setengah teknis : 4.533 Ha Sementara tidak diusahakan : 30 Ha Pada tahun 2011 produksi padi mencapai 1.IV.61 Kw pipilan kering/Ha.

mentimun.567. Pada tahun 2011 produksi jamur merang mencapai 5.2 Kw/kubung.501 kubung menjadi 2. budidaya ikan kolam (darat) dan perikanan hasil tangkap baik di laut maupun di perairan umum.00 Ha d.23 Km dan beberapa muara sungai yang dapat dilalui oleh perahu nelayan sehingga potensi perikanan yang dapat dikembangkan. SUMBER DAYA PERIKANAN.00 Ha. Potensi panjang pantai keseluruhan 84.279.40 dan telah dimanfaatkan seluas ± 980.560 kubung.8 Ha dan telah dimanfaatkan seluas ± 236. Potensi bekas galian C keseluruhan seluas ± 282.632 Ton dengan produktivitas 2. salah satu kewenangan yang dilimpahkan kepada kabupaten adalah pengelolaan 4 mil ke arah laut. 18. petsai dan mentimun. caisin.23 Km.00 Ha c. dimana Kabupaten Karawang memiliki panjang pantai 84. PESISIR DAN LAUT Sejalan dengan berlakunya Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004.30 Ha dan telah dimanfaatkan seluas ± 132. antara lain : budidaya ikan tambak (payau).273.000/kg menjadi Rp. Dari sisi pemasaran ada kenaikan harga jual jamur dari Rp.00 Ha dan telah dimanfaatkan seluas ± 5. Jumlah kubung tahun 2011 yang berproduksi juga mengalami peningkatan dari 2.40 Ha b. Potensi kolam keseluruhan seluas ± 1.23 Km dan telah dimanfaatkan sepanjang 84. Perikanan budidaya a. 2. Perikanan tangkap: a. kacang panjang.Tanaman hortikultura yang dibudidayakan antara lain: jamur merang. terong. Kabupaten Karawang memiliki panjang pantai lebih kurang 84. Potensi panjang sungai keseluruhan ± 744 Km dan telah dimanfaatkan sepanjang ± 577 Km c. Jamur merang merupakan komoditas yang dijadikan prioritas unggulan lokal sehingga berbagai upaya dalam pengembangan komoditas ini senantiasa dilakukan secara terintegrasi. Potensi mina padi keseluruhan seluas ± 10.580.30 Ha dan telah dimanfaatkan seluas ± 15. Berikut ini adalah potensi perikanan tangkap dan budidaya yang telah dimanfaatkan: 1. Potensi tambak keseluruhan seluas ± 18.7 Ha . kangkung.23 Km b. Terjadi peningkatan produksi sebesar 380 ton atau 7. Potensi rawa keseluruhan seluas ± 20.000/kg. bayam dan cabe merah/rawit. V.23% dibandingkan tahun 2010. 14.

88 ton b.267.54 ton b. Perairan umum : 167. KAT : 2. Perikanan Tangkap a. Perikanan Budidaya a.74 ton Sehingga total keseluruhan ikan hasil budidaya mencapai 38.492. terdiri atas : 1.44 ton.80 ton d. KJA : 225.99 ton c.Sungai : 56.Ex Galian C : 76.756.07 ton dan hasil tangkap mencapai 7.Rawa : 35. Mina Padi : 409. Tambak : 35.d. Potensi Kolam Jaring Apung (KJA) keseluruhan sebanyak 168 unit dan telah dimanfaatkan sebanyak 79 unit Adapun hasil produksi ikan di Kabupaten Karawang pada tahun 2011.12 ton .19 ton 2. .396.56 ton .924. Laut : 7.25 ton .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->