P. 1
SATUAN ACARA PENYULUHAN

SATUAN ACARA PENYULUHAN

|Views: 247|Likes:
Dipublikasikan oleh Dinny Kurniasih

More info:

Categories:Types, Reviews, Book
Published by: Dinny Kurniasih on Oct 09, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/21/2015

pdf

text

original

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP

)

“GAGAL GINJAL KRONIS”
OLEH : DINNY KURNIASIH (P3.73.20.3.10.019) Pokok Bahasan Hari / Tanggal Tempat Sasaran Waktu 1. Tujuan Umum Setelah diberikan penyuluhan Tn. WR beserta keluarga dapat memahami dan mengerti tentang hemodialisa. 2. Tujuan Khusus Setelah diberikan penjelasan tentang hemodialisa, Tn. WR beserta keluarga diharapkan mampu : a. Menjelaskan tentang pengertian Gagal Ginjal Kronis b. Menjelaskan tentang Penyebab Gagal Ginjal Kronik c. Menjelaskan tentang Tanda dan Gejala Gagal Ginjal Kronik d. Menjelaskan tentang Pengertian Hemodialisa e. Menjelaskan tentang Tujuan dari Hemodialisa f. Menjelaskan tentang Hal-lal yang mungkin timbul saat Hemodialisa g. Menjelaskan tentang tindakan yang dilakukan saat/sesudah Terkena Gagal Ginjal Kronis : Hemodialisa : Jum’at, 28 September 2012 : Di Ruang Hemodialisa/RSUPN Cipto Mangunkusumo : Tn. WR beserta kelurga : 10.00 s/d 10.15 WIB

3. MATERI a. Pengertian Gagal Ginjal Kronis b. Penyebab Gagal Ginjal Kronis c. Tanda dan Gejala Gagal Ginjal Kronis d. Pengertian Hemodialisa e. Tujuan dari Hemodialisa f. Hal-hal yang mungkin timbul saat Hemodialisa g. Tindakan yang dilakukan saat/sesudah terkena Gagal Ginjal Kronis

4. KEGIATAN PENYULUHAN No. 1. Jam Kegiatan Penyuluhan  Memberikan salam  Memperkenalkan diri  Menentukan kontrak waktu dengan Tn. WR beserta keluarga di Ruang Hemodialisa  Menjelaskan tujuan penyuluhan. Sasaran Salam

08.00-08.05 Perkenalan/ pembukaan

2.

08.05-08.20 Penyuluhan

Menjelaskan materi : a. Pengertian Gagal Ginjal Kronis b. Penyebab Gagal Ginjal kronis c. Tndan dan Gejala Gagal Ginjal Kronis d. Pengertian Hemodialisa e. Tujuan Hemodialisa f. Hal-hal yang terjadi saat Hemodialisa g. Saat/sesudah Terkena Gagal Ginjal Kronis

Memperhatikan, mencatat materi yang diberikan

3.

08.20-08.25 Evaluasi

Diskusi tentang Gagal Ginjal Kronis dan Hemodialisa serta memberi pertanyaan tentang

Menjawab pertanyaan dan mengajukan pertanyaan

Gagal Ginjal Kroni dan Hemodialisa a. Menjawab pertanyaan. b. Klarifikasi jawaban. 1. 2. Kesimpulan 4. 08.25-08.30 Penutup 3. Beri motivasi. 1. Salam penutup. 5. METODE Ceramah dan Tanya jawab 6. MEDIA Leaflet 7. Evaluasi a. b. c. d. e. f. g. Apa pengertian gagal ginjal kronis? Apa penyebab gagal ginjal kronis? Sebutkan tanda dan gejala gagal ginjal kronis? Apa pengertian hemodialisa? Apa tujuan dari hemodialisa? Hal-hal apa saja yang terjadi saat hemodialisa? Apa yang dilakukan saat/sesudah terkena gagal ginjal kronis? Memperhatikan, memberi salam penutup.

8. MATERI a. PENGERTIAN GAGAL GINJAL KRONIS Gagal ginjal kronik (GGK) biasanya akibat akhir dari kehilangan fungsi ginjal lanjut secara bertahap (Doenges, 1999; 626). Gagal ginjal kronis atau penyakit renal tahap akhir (ESRD) merupakan gangguan fungsi renal yang progresif dan irreversible dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit,menyebabkan uremia (retensi urea dan sampah nitrogen lain dalam darah). (Brunner & Suddarth, 2001; 1448)

Gagal ginjal kronik merupakan perkembangan gagal ginjal yang progresif dan lambat,biasanya berlangsung beberapa tahun. (Price, 1992; 812) b. PENYEBAB GAGAL GINJAL KRONIS 1) Kurang minum 2) Minuman berakohol 3) Minuman bersoda 4) Tekanan darah tinggi 5) Infeksi penyakit seperti Diabetes melitus 6) Pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat 7) Penyakit bawaan

c. TANDA DAN GEJALA GAGAL GINJAL KRONIS 1) Gejala Dini : Lemah, sakit kepala, berat badan menurun, lelah nyeri pinggang 2) Gejala Lanjut : Nafsu makan menurun, mual disertai muntah, sesak nafas baik ketika beraktifitas atau tidak, bengkak yang disetai lekukan, gatal-gatal pada kulit dan kesadaran menurun

d. PENGERTIAN HEMODIALISA Hemodialisa berasal dari kata hemo artinya darah, dan dialisa artinya pemisahan atau filtrasi. Pada prinsipnya hemodialisa menempatkan darah berdampingan dengan cairan dialisat atau pencuci yang dipisahkan oleh suatu membran atau selaput semi permeabel. Membran ini dapat dilalui oleh air dan zat tertentu atau zat sampah. Proses ini disebut dialysis yaitu proses berpindahnya air atau zat, bahan melalui membran semi permeabel (Pardede, 1996). Hemodialisa adalah pengobatan bagi orang yang menurun fungsi ginjalnya. Hemodialisa mengambil alih fungsi ginjal untuk membersihkan darah dengan cara mengalirkan melalui “ginjal buatan”. Sampah dan air yang berlebih dibuang dari tubuh selama proses hemodialisa berlangsung, ini biasanya dilakukan oleh ginjal yang fungsinya masih baik. Hemodialisa adalah salah satu terapi pengganti ginjal yang paling banyak dipilih oleh para penderita GGT. Pada prinsipnya terapi hemodialisa adalah untuk menggantikan

kerja dari ginjal yaitu menyaring dan membuang sisa – sisa metabolisme dan kelebihan cairan, membantu menyeimbangkan unsur kimiawi dalam tubuh serta membantu menjaga tekanan darah. e. TUJUAN DARI TERAPI HEMODIALISA Sebagai terapi pengganti, kegiatan hemodialisa mempunyai tujuan : 1) Membuang produk metabolisme protein seperti urea, kreatinin dan asam urat 2) Membuang kelebihan air. 3) Mempertahankan atau mengembalikan system buffer tubuh. 4) Mempertahankan atau mengembalikan kadar elektrolit tubuh. 5) Memperbaiki status kesehatan penderita. f. HAL – HAL YANG AKAN TIMBUL SELAMA HEMODIALISA Saat hemodialisa akan timbul komplikasi sebagai berikut : 1) Sakit kepala Hal ini berarti tubuh anda sedang menyesuaikan diri dengan pengambilan cairan dan racun dari tubuh anda. 2) Keram Anda mungkin akan merasa keram di lengan dan kaki anda untuk sementara. Hal ini diakibatkan cairan berlebih yang diambil dari tubuh anda. 3) Perut mual, kepala terasa melayang Hal ini terjadi bila tekanan darah anda rendah. 4) Hipotensi Terjadinya hipotensi dimungkinkan karena pemakaian dialisat asetat, rendahnya dialisat natrium, penyakit jantung aterosklerotik, neuropati otonomik, dan kelebihan tambahan berat cairan. 5) Aritmia, Hipoksia, hipotensi, penghentian obat antiaritmia selama dialisa, penurunan kalsium, magnesium, kalium, dan bikarbonat serum yang cepat berpengaruh terhadap aritmia pada pasien hemodialisa. 6) Sindrom ketidakseimbangan dialisa

Sindrom ketidakseimbangan dialisa dipercaya secara primer dapat diakibatkan dari osmol-osmol lain dari otak dan bersihan urea yang kurang cepat dibandingkan dari darah, yang mengakibatkan suatu gradien osmotik diantara kompartemenkompartemen ini. Gradien osmotik ini menyebabkan perpindahan air ke dalam otak yang menyebabkan oedem serebri. Sindrom ini tidak lazim dan biasanya terjadi pada pasien yang menjalani hemodialisa pertama dengan azotemia berat. 7) Hipoksemia Hipoksemia selama hemodialisa merupakan hal penting yang perlu dimonitor pada pasien yang mengalami gangguan fungsi kardiopulmonar. 8) Perdarahan Uremia menyebabkan ganguan fungsi trombosit. Fungsi trombosit dapat dinilai dengan mengukur waktu perdarahan. Penggunaan heparin selama hemodialisa juga merupakan faktor risiko terjadinya perdarahan.

g. SAAT/SESUDAH TERKENA GAGAL GINJAL KRONIS 1) Kontrol rutin 2) Berhati-hati mengkonsumsi obat-obatan 3) Pengobatan pada hipertensi 4) Pengendalian gula darah, kolesterol 5) Peningkatan aktifitas fisik 6) Pengendalian berat badan 7) Diet rendah protein (20-40 gr/hari)

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->