Anda di halaman 1dari 1

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MEDIA KOMIK PAA KELAS IIISDN

SISWA

PADA

SOAL

BENTUK

CERITA

DENGAN

PENDAHULUAN A. Latar belakang Dalam kehidupan masyarakat sekarang ini, setiap individu dituntut memiliki kemampuan intelektual dan mentalitas yang tinggi agar dapat bersaing baik di dunia usaha maupun bermasyarakat. Dan kemampuan intelektual tersebut didapatkan sejak kita berada di bangku sekolah, dari mulai tingkat dasar sampai perguruan tinggi. Sekolah dasar merupakan level dimana seorang individu ditanamkan konsep-konsep tentang ilmu pengetahuan yang dapat digunakan dalam persaingan dunia global,mualai dari ilmu pengetahuan alam,pengetahuan sosial,matematika dan ilmu-ilmu yang lain. Untuk itu ilmu matematika pada tingkat dasar diprioritaskan hal ini dibuktikan dengan jatah ditiap pertemuan waktunya lebih banyakdari pada mata pelajaran yang lainnya dan matematika juga merupakan mata pelajaran yang mendukung mata pelajaran yang lain, matematika juga secara tidak langsung melatih anak berusaha memecahkan masalah dengan langkah yang jelas, baik itu dari pikiran sendiri ataupun petunjuk guru, oleh karena itu pembelajaran matematika sejak dini sudah ditanamkan kepada anak.

Seiring dengan perkembangan strategi pembelajaran dari berpusat pada guru (teacher centered) menjadi berpusat pada pasa peserta didik (student centered)maka berkembang pula cara pandang terhadap bagaimana peserta didik belajar dan mempelajari pengetahuan, Kenyataan bahwa peserta didik adalah makhluk hidup yang mempunyai kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan belajar dan lingkungan hidup. (Gatot Muhsetyo, 2008 : 1.7). Suatu proses pembelajaran yang dilaksanakan dalam satu satuan pendidikan di sekolah akan dapat diketahui hasilnya setelah guru melakukan pengukuran hasil belajar. Dengan pengukuran hasil belajar, guru akan dapat mengetahui keberhasilan siswanya yang biasanya dinyatakan dengan nilai. Nilai yang dicapai siswa akan menunjukkan tingkat penguasaan materi pelajaran oleh siswa secara optimal. Kepiawaian guru dalam mengelola pembelajaran akan sangat berpengaruh terhadap tingkat keberhasilan. Contohnya kepandaian dalam memilih teknik atau metode serta media pembelajaran akan sangat membantu siswa dalam memahami materi pelajaran yang akan disampaikan sehingga siswa dapat mencapai tingkat penguasaan yang diharapkan. Sebab suatu pembelajaran akan dikatakan berhasil apabila sesuatu yang disampaikan guru dapat diterima dengan baik oleh sebagian besar siswa. Dengan demikian dapat diungkapkan bahwa guru menentukan keberhasilan belajar siswa. Kemampuan guru dalam melaksanakan poses belajar mengajar sangat bepengaruh terhadap tingkat pemahaman siswa. Biasanya guru menggunakan model pembelajaran konvensional dan metode ceramah sebagai cara untuk menyampaikan materi pelajaran. Melalui model pembelajaran konvesioanal dan metode ceramah, siswa akan lebih banyak pengetahuan, namun pengetahuan itu hanya diterima dari informasi guru, akibatnya pembelajaran menjadi kurang bermakna karena ilmu pengetahuan yang didapat oleh siswa mudah terlupakan. Didalam proses belajar mengajar, guru harus memiki strategi agar siswa dapat belajar secara efektif dan efisien serta mengena pada tujuan yang diharapkan. Salah satu langkah untuk memiliki strategi itu, guru harus menguasi teknik- teknik penyajian, atau biasanya disebut metode mengajar. Setiap materi yang akan disampaikan harus menggunakan metode yang tepat, karena dengan metode belajar yang berbeda akan mempengaruhi siswa dalam menerima pelajaran, terutama pelajaran matematika.