P. 1
Antroposfer

Antroposfer

|Views: 39|Likes:
Dipublikasikan oleh Rizal Zetta Nugraha

More info:

Published by: Rizal Zetta Nugraha on Oct 09, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/09/2012

pdf

text

original

BAHAN AJAR GEOGRAFI

KELAS XI SEMESTER GANJIL

KOMPETENSI

• Standar Kompetensi
1. Menjelaskan fenomena biosfer dan antroposfer

• Kompetensi Dasar • Indikator
• •

1.3 Menjelaskan pengertian fenomena antroposfer

1.4.1. Menghitung jumlah penduduk dan kepadatannya 1.4.2. Menghitung tingkat kelahiran penduduk 1.4.3. Menghitung tingkat kematian penduduk

Edited by Ardiansyah

kematian (mortalitas). Faktor kelahiran dan penduduk yang datang (imigrasi) akan menambah jumlah. sedangkan kematian dan penduduk yang keluar (emigrasi) akan mengurangi jumlah penduduk. hal ini dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti : kelahiran (fertilitas/natalitas). Edited by Ardiansyah .PERTUMBUHAN PENDUDUK PERTUMBUHAN PENDUDUK Jumlah penduduk mengalami perkembangan yang dinamis. dan perpindahan penduduk (migrasi).

Pertumbuhan penduduk total Untuk menghitung pertambahan penduduk digunakan rumus : P = (L-M) + (I-E) P : pertambahan penduduk L : jumlah kelahiran dalam 1 tahun M : jumlah kematian dalam 1 tahun I : jumlah penduduk yang masuk (imigrasi) E: jumlah penduduk yang keluar (emigrasi) Edited by Ardiansyah .

Pertambahan Penduduk Pertambahan penduduk alami atau natural increase artinya pertambahan penduduk yang dihitung dari selisih antara kelahiran dan kematian Edited by Ardiansyah .

Pertumbuhan Penduduk Alami Yaitu selisih jumlah kelahiran dan kematian. dengan rumus : PA = (L – M) PA : pertumbuhan penduduk alami L : jumlah kelahiran dalam 1 tahun M: jumlah kematian dalam 1 tahun Edited by Ardiansyah .

pertumbuhan penduduk alami b. pertumbuhan penduduk total (sosial) Edited by Ardiansyah . Migrasi masuk 20.000 jiwa.000 jiwa. Pada tahun tersebut terdapat kelahiran 1.300.500.000 jiwa. Dari data tersebut hitunglah! a.Penduduk suatu negara pada pertengahan tahun 1999 berjumlah 24.000 jiwa dan kematian 700.000 jiwa dan migrasi keluar 15.

Edited by Ardiansyah .

Edited by Ardiansyah .

Perkembangan Penduduk Indonesia Edited by Ardiansyah .

Anggapan banyak anak banyak rezeki Kawin usia muda Rendahnya tingkat kesehatan. 3. 4. 6. 2.NATALITAS Natalitas atau sering disebut angka kelahiran. 5. Anak adalah harapan orang tua Anak menjadi kebanggaan orang tua Anak laki-laki dianggap penerus keturunan Edited by Ardiansyah . faktor faktor pendukungnya seperti : 1.

3. 1 Th 1974) 5. Keinginan punya anak dalam jumlah kecil Penundaan usia kawin Waktu retaknya hubungan suami isteri Perasaan wanita yang terbatas ruang geraknya jika mempunyai jumlah anak banyak Tingkat keberhasilan KB Adanya UU Perkawinan (UU No. Edited by Ardiansyah . 6.NATALITAS Faktor faktor penghambat kelahiran (anti natalitas) seperti : 1. 2. 4.

7. 3. 4. 6. 2.NATALITAS Faktor faktor penunjang tingginya natalitas: 1. Kepercayaan dan agama Tingkat pendidikan Kondisi perekonomian Kebijakan pemerintah Adat istiadat di masyarakat Kematian dan kesehatan Struktur penduduk Edited by Ardiansyah . 5.

Pengukuran Natalitas CBR (Crude Birth Rate) atau tingkat kelahiran kasar CBR = L P  1000 L P K : jumlah kelahiran pada tahun tertentu : jumlah penduduk pada pertengahan tahun : konstanta (umumnya 1000) Edited by Ardiansyah .

000 jiwa.Pengukuran Natalitas Jumlah kelahiran di kota metro pada tahun 2000 sebanyak 198.425 bayi.742. Angka kelahiran kasar penduduk Kota metro adalah! Edited by Ardiansyah . sedangkan penduduk pada pertengahan tahun 2000 sebanyak 9.

Pengukuran Natalitas • Jadi. angka kelahiran kasar kota metro adalah 20 jiwa tiap 1000 penduduk Edited by Ardiansyah .

Angka ini dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut : ASFR = Lx Px  K Keterangan: Lx : jumlah kelahiran dalam kelompok umur x Px : banyaknya wanita dalam kelompok umur x K : konstanta (umumnya 1000) Edited by Ardiansyah .Age Specific Fertility Rate (ASFR) (Age Specific Fertility Rate) atau tingkat kelahiran umur spesifik ASFR Yaitu banyaknya kelahiran tiap 1000 wanita pada kelompok umur tertentu.

7. 5. 2. 4.M OR T A L I T A S Mortalitas atau sering disebut angka kematian. Rendahnya kesadaran masyarakat akan kesehatan. Edited by Ardiansyah . Adanya tindakan bunuh diri dan pembunuhan Terjadi berbagai bencana alam Terjadi peperangan Terjadi kecelakaan lalu lintas dan industri Tindak kejahatan. faktor yang mendukung kematian adalah: 1. Sarana kesehatan yang kurang memadai. 3. 6.

4. 5. Lingkungan hidup sehat Fasilitas kesehatan tersedia dengan lengkap Ajaran agama melarang bunuh diri dan membunuh orang lain Tingkat kesehatan masyarakat tinggi Semakin tinggi tingkat pendidikan penduduk. 3. 2. Edited by Ardiansyah .M OR T A L I T A S Faktor yang menghambat kematian adalah: 1.

angka kematian tinggi Edited by Ardiansyah . angka kematian sedang – lebih dari 20.Crude Death Rate (CDR) CDR (Crude Death Rate) Tingkat Kematian Kasar CDR = M  K P Keterangan : M : Jumlah kematian P : Jumlah penduduk pada pertengahan tahun K : Konstanta (1000) Penggolongan angka kematian kasar : – kurang dari 10. angka kematian rendah – antara 10 – 20.

sedangkan jumlah kematian sebanyak 725 jiwa.CONTOH SOAL • Berdasarkan data kependudukan kecamatan durian diketahui bahwa.430 jiwa. jumlah penduduk pada bulan januari tahun 1990 sebanyak 350. maka angka kematian kasarnya adalah? CDR = • Jadi angka kematian kasar penduduk kecamatan durian adalah 2 jiwa tiap 1000 jiwa Edited by Ardiansyah . jumlah penduduk pada bulan januari tahun 1991 sebanyak 351.000 jiwa.

Age Specific Death Rate (ASDR) ASDR (Age Specific Death Rate) atau tingkat kematian umur spesifik) ASDR = Mx  k Dx Keterangan Mx : jumlah kematian pada kelompok umur x Px : jumlah penduduk pada kelompok umur tertentu k : konstanta (1000) Penggolongan kematian adalah sebagai berikut : – – – kurang dari 10 perseribu. tingkat kematian tinggi Edited by Ardiansyah . tingkat kematian sedang lebih dari 20 perseribu. tingkat kematian rendah antara 10 – 20 perseribu.

Edited by Ardiansyah .CONTOH SOAL • Apabila diketahui jumlah penduduk kelompok umur 20-24 tahun banyaknya 8. maka angka kematian kelompok umurnya adalah! • Jadi angka kematian kelompok umur 20-24 tahun adalah 9 jiwa tiap 1.000 penduduk orang usia tersebut.808 jiwa dan jumlah kematian banyaknya 80 orang.

tingkat kematian sedang antara 75 – 125. tingkat kematian sangat tinggi Edited by Ardiansyah . IMR dihitung dengan rumus : IMR = Mo Ln  k Keterangan : Mo : kematian bayi di bawah umur satu tahun Ln : kelahiran hidup K : konstanta (1000) – – – – Penggolongan angka kematian bayi : kurang dari 35. tingkat kematian tinggi lebih dari 125. tingkat kematian rendah antara 35 – 75.Infant Mortality Rate (IMR) IMR (Infant Mortality Rate/Tingkat Kematian Bayi) Yaitu perbandingan antara jumlah kematian bayi yang usianya kurang dari satu tahun dan jumlah kelahiran hidup selama tahun x.

Edited by Ardiansyah .

TERIMAKASIH .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->