P. 1
Tugas Getaran Kel 6 Kls B

Tugas Getaran Kel 6 Kls B

|Views: 286|Likes:
Dipublikasikan oleh karyantoherlambang

More info:

Published by: karyantoherlambang on Oct 10, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/26/2015

pdf

text

original

Kelompok 6

Kelas B

TUGAS TPK III GETARAN
KELOMPOK 6 KELAS B  BERNANDA C PRAMANA  PRAESTI NDARU DAYU PM  ANGGI ROBBI T  MAS ALAMIL HUDA  ALEX RAHMATULLAH  IRWAN R 4209 106 001 4209 106 004 4209 106 007 4208 100 014 4208 100 029 4209 105 013

1. Sebutkan tipe-tipe getaran di kapal dan jelaskan? Jawab :
Page 1

geladak. Bagaimana cara untuk menanggulangi masalah getaran longitudinal secara berlebih? Jelaskan! Jawab: Cara mengurangi getaran pada kapal: • Menaikkan k (kekakuan) Menaikkan kekakuan K dilakukan dengan menaikkan kekakuan pondasi pada thrust block • Menurunkan k Menurunkan harga K akan mengakibatkan rasio frekuensi akan bergerak kekanan. Pergerakan rasio frekuensi kekanan melewati batas resonansi. frame di ruang mesin. • Getaran torsi Getaran ini terjadi pada saat bagian tengah dianggap tetap sedangkan bagian haluan dan buritan bergetar berlawanan yang mengakibatkan terjadinya moment torsi. bulkhead. mendekati frekwensi putaran mesin utama sehingga menyebabkan resonansi yang menimbulkan kebisingan dan rasa tidak nyaman bagi ABK maupun penumpang yang berada di atas kapal. • Getaran horizontal Frekwensi getaran ini pada umumnya 2 s/d 3 kali frekwensi getaran vertikal sehingga tidak menimbulkan masalah pada kapal. 2. memberikan pengaruh yang cukup baik terhadap tingkat getaran • Menaikkan redaman Menaikkan faktor redaman ζ. • Getaran lokal Getaran ini terjadi pada bagian-bagian kapal seperti. yaitu dengan jalan menggunakan propeller dengan tipe skew atau membuat clearance yang cukup sepert yang dijelaskan pada sub modul didepan Page 2 . poros propeller. amplitudo getaran juga akan berkurang • Memperkecil F (amplitudo eksitasi) Memperkecil harga eksitasi F dapat dilakukan dengan menurukan harga faktor β. anjugan.Kelompok 6 Kelas B Tipe-tipenya adaah sebagai berikut: • Getaran vertikal (getaran lentur) Getaran ini menimbulkan getaran 2 node dan mempunyai frekwensi natural yang sanagat rendah (±100 rpm). • Getaran resonansi Getaran yang terjadi apabila frekwensi dari exiting force mendekati frekwensi massa sistem tersebut. stern frame dll.

b) Karena Alunan Gelombang (wave induced ship hull vibration) Gelombang kecil (alunan) yang dialami oleh kapal mengakibatkan terjadinya springing vibration dan dapat menimbulkan resonansi. Dari luar kapal ( gelombang ) a)Karena Hempasan Dapat mengakibatkan terjadinya slamming. bow flare.Kelompok 6 Kelas B • Merubah frekuensi eksitasi Frekuensi eksitasi ( blade rate frequency ) sangat tergantung dari jumlah daun propeller Z dan putaran propeller. c) Pembuatan daun propeller sudah sempurna dengan titik berat berada pada centernya tetapi pitch pada masing-masing daunnya tidak sama sehingga gaya dorong terhadap air pada tiap-tiap daun tidak merata. dan mesin-mesin bantu maka akan timbul unbalanced force yang mengakibatkan terjadinya getaran. 4. b) Pembuatan daun propeller yang tidak sempurna yang mengakibatkan titik berat dari propeller tersebut tidak tepat pada garis centernya sehingga timbul unbalance force (gaya dorong yang tidak merata) pada putaran propeller. Sebutkan penyebab-penyebab getaran di kapal? Jawab : Dari dalam kapal a) Disebabkan karena adanya perbedaan frekwensi dari masing-masing mesin yaitu mesin utama. shipping green (wave impact yang mengakibatkan whipping vibration). 3. Sebutkan dan jelaskan Langkah2 pengukuran getaran pada kapal dan alat-alat yang diperlukan ? Jawab : *Peralatan yang digunakan untuk mengukur getaran Transducer:Yaitu suatu peralatan yang mentransformasi kuantitas mekanik menjadi kuantitas elektrik Page 3 . Penambahan atau pengurangan satu daun dari propeller akan menghasilkan perubahan frekuensi eksitasi yang relatif besar.

Kenyatannya tidak mudah untuk merubah frekwensi dadi material kapal secara keseluruhan. Vibration exciters dapat digunakan untuk mengukur karakteristik dinamik dari mesin dan tes kelelahan (fatique) material. Gaya – gaya yang ditransmisikan merupakan jumlah dari gaya-gaya pegas dan peredamnya. Menghindari resonansi dengan cara menentukan jumlah daun propeller.Kelompok 6 Kelas B Vibration pickup: Adalah transducer yang dihubungkan dengan peralatan lain untuk mengukur getaran contohnya: Vibrometer atau seismometer adalah instrument untuk mengukur perpindahan dari benda yang bergetar Accelerometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur akselerasi/percepatan dari suatu getaran Velometer digunakan untuk mengukur kecepatan dari suatu getaran Stroboscope. yaitu suatu alat yang menghasilkan pulsa ringan yang terputus-putus (tidak kontinyu). 5. Jawab : Transmisibilitas merupakan ratio amplitudo gaya yang ditransmisikan terhadap gaya bebas. Page 4 . b. mengatur rpm atau mengatur frekwensi struktur lokal. counteractive weight dan damper (penyeimbang) 6. Sebutkan beberapa metode untuk mengurangi getaran? Jawab : a. Mengurangi timbulnya gaya pada level terendah c. Apa yang dimaksud dengan Transmisibilitas? Jelaskan secara singkat. menggunakan alat khusus seperti synchronization.

Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis getaran yang terjadi sebagai akibat dari eksitasi engine! Jawab : *Getaran torsional Page 5 .Kelompok 6 7. Getaran torsional ini dapat diatasi dengan cara menaikkan/menambah jumlah redaman. Jelaskan apa yang dimaksud dengan getaran mengatasi/meminimalisir terjadinya getaran torsional? Jawab : torsional? Kelas B Bagaimana cara Getaran torsional merupakan getaran yang terjadi pada benda yang berputar. 10. agar awak kapal tidak mengalami kelelahan (fatique). Pada poros (shaft) juga terjadi saat poros memutar propeller. dan berosilasi sesuai dengan gerak harmonik. Pada engine sendiri biasanya terjadi pada saat piston sedang bekerja atau tepatnya pada saat crankshaft berputar yang menyebabkan terjadinya getaran torsional. merubah frekuensi eksitasi dari sistem tersebut.014 in untuk lama exposure 8 jam. Standard IMO : Getaran maksimum yang diperbolehkan pada kapal adalah sebesar 0.25 x gravitasi. Hal tersebut hanya dapat dilakukan saat mendesain awal. Atau gaya Eksitasi Propeller dihasilkan oleh interaksi dari propeller dengan wake pada kondisi pengoperasiannya. 9. Apa yang anda ketahui mengenai gaya eksitasi ? Jawab : Gaya eksitasi yang sering disebut alternating thrust merupakan thrust yang berubah dengan berubahnya waktu. menaikkan atau menurunkan faktor kekakuan (k). Sebutkan persyaratan yg ditetapkan oleh IMO serta ABS dlm hal getaran longitudinal pada sistem propulsi di kapal ? Jawab : *Standard ABS: getaran longitudinal sistem propulsi dianggap berlebihan jika Root Mean Square ( RMS ) amplitudo percepatannya tidak lebih dari 0. 8.

Getaran Longitudinal Gaya radial yang terjadi pada crankshaft motor diesel juga akan mengakibatkan terjadinya getaran longitudinal. Sebutkan cara-cara untuk mengatasi gaya-gaya eksitasi engine ? Jawab : *Cara mengurangi getaran pada kapal: • • • • • Menaikkan k (kekakuan) Menurunkan k Menaikkan redaman Memperkecil F (amplitudo eksitasi) Merubah frekuensi eksitasi 12. Saat massa melewati titik ini. Jelaskan pengertian redaman dan sebutkan jenis-jenis redaman! Jawab : Redaman adalah sistem yang bergetar ( osilasi ) secara bebas akan mengalami penurunan amplitudo getaran jenis-jenis redaman dapat dibedakan menjadi :  Redaman Viscous (redaman karena kekentalan) Page 6 . Gaya radial akan mengakibatkan crankpin dan weks menjadi bengkok sehingga terjadi deformasi dalam arah longitudinal. Disamping itu juga mengakibatkan getaran pada struktur lambung pada arah longitudinal maupun vertikal.Kelompok 6 Kelas B Eksitasi engine untuk getaran torsional terjadi karena adanya pulsa tangensial akibat adanya gaya yang bekerja pada poros engkol Getaran axial Getaran aksial yang terjadi pada crankshaft dari motor diesel memberikan bending stress tambahan khususnya pada daerah fillet. massa mengalami kecepatan maksimum dengan percepatan sama dengan nol. Jelaskan prinsip dasar getaran harmonik! Jawab : Massa akan berosilasi pada titik kesetimbangan. Sedangkan pada saat simpangan maksimum. 13. 11. kecepatan massa akan sama dengan nol dengan percepatan maksimum.

Gaya radial akan menyebabkan Page 7 . Termasuk juga penggunaan reduction gear pada sistem. Tingkat derajat kebebasan yang ditinjau sangat tergantung dari komponen – komponen massa dan inersia yang terdapat pada sistem propulsi tersebut. Apakah yang dimaksud dengan sistem dengan satu derajad kebebasan? Jelaskan secara singkat? Jawab : Disebut sistem dengan satu derajat kebebasan apabila sistem dibatasi sehingga sistem hanya dapat bergerak dalam satu modus atau kejadian.Kelompok 6 Kelas B Type peredaman ini diibaratkan sebagai gerakan (osilasi) suatu benda didalam suatu fluida yang relatif kental. Adakah hubungan antara derajat kebebasan dan getaran torsional ? Jawab : Dalam analisa getaran torsional. Apa yang dimaksud dengan getaran longitudinal pada sistem propulsi pada kapal? Jelaskan getaran longitudinal yang terjadi pada sistem propulsi pada kapal! Jawab : Getaran longitudinal pada sistem propulsi pada kapal merupakan getaran dengan koordinat gerak sejajar dengan sumbu poros propeller. 14. x (y) yang dibutuhkan untuk mendefinisikan kedudukan massa pada waktu sebarang dari kedudukan kesetimbangan statis. sistem dimodelkan sebagai poros dan piringan. 15. Apabila massa m dibatasi bergerak secara tegak maka hanya satu koordinat.  Coulomb damping (dry fraction) Merupakan gaya redaman konstan yang disebabkan oleh gesekan kinetik antara dua buah permukaan yang kering (sliding dry surface)  Solid damping (hysteringdamping) Disebabkan oleh friksi internal atau histeris ketika sebuah benda padat (solid) terdeformasi. 16. Getaran ini timbul akibat putaran propeller serta adanya gaya radial yang ditimbulkan main engine.atau apabila hanya satu koordinat bebas dibutuhkan untuk menunjukkan kedudukan massa geometri sistem dalam ruang secara lengkap.

Hal ini disebabkan karena getaran torsional yang berlebihan akan mengakibatkan kelelahan pada sistem perporosan. Manakah yang paling berbahaya. Gaya aksial propeller (thrust) ditahan oleh thrust block yang kemudian diteruskan ke konstruksi kapal. Sebutkan dan jelaskan dengan gambar mode-mode getaran di kapal? Jawab : Mode Getaran Kapal (a) Getaran 2 noded (b) Getaran 3 noded (c) Getaran 4 noded (d) Getaran 1 noded (torsional only) 18. khususnya terjadinya fatique pada poros propeller. 19.Kelompok 6 Kelas B crank pin dan webs menjadi bengkok. getaran longitudinal atau getaran torsional ? Jawab : Pada sistem propulsi kapal getaran torsional mendapat perhatian yang paling serius. 17. Jelaskan apa yang dimaksud getaran paksa? Jawab : Page 8 . Karena gaya aksial ini. maka thrust block dan pondasinya akan mengalami pergeseran secara longitudinal.

Kelompok 6 Kelas B Getaran paksa adalah getaran yang terjadi karena adanya rangsangan dari luar. Getaran paksa biasanya juga terjadi akibat frekuensi paksa (frekuensi eksitasi) yang menyebabkan resonansi. Setelah selesai pembakaran. Oleh sebab itu putaran menjadi tidak rata yang kemudian dihandle oleh kerja dari roda gila ini. sebagian gaya pembakaran ini tersimpan pada roda gila. Pada waktu putaran poros engkol dipercepat oleh gaya pembakaran. Apakah fungsi roda gila sebagai aplikasi redaman? Jawab : RODA GILA berfungsi untuk meratakan putaran poros engkol yang berubah-ubah akibat pembakaran pada tiap satu kali putaran poros engkol pada motor. atau ikut bergetarnya benda akibat getaran benda lain. putaran poros engkol semakin menurun pada langkah lainnya. 20. Page 9 .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->