Anda di halaman 1dari 5

TIPE ALTRASI(UBAHAN) 1 .

Tipe potasik

Tipe ini dicirikan oleh melimpahnya himpunan muskovit-biotitalkali felspar-magnetit. Ubahan potasik terbentuk pada daerah yang dekat batuan beku intrusif yang terkait, fluida yang panas (>300C), salinitas tinggi, dan dengan karakter magmatik yang kuat. Tipe filik Tersusun oleh himpunan mineral kuarsa-serisit-pirit, yang umumnya tidak mengandung mineral- mineral lempung atau alkali felspar. Terbentuk pada temperatur sedang sampai tinggi (sekitar 230400C), fluida asam hingga neutral dengan salinitas yang beragam, pada zona yang permeabel dan pada batas dengan urat. Tipe propilitik Dicirikan oleh kehadiran klorit disertai dengan beberapa mineral epidot, ilit/serisit, kalsit, albit, dan anhidrit . Terbentuk pada temperatur 200-300C pada pH near-neutral, dengan salinitas yang beragam, umumnya pada daerah yang mempunyai permeabilitas rendah.

Tipe argilik Pada tipe argilik terdapat dua kemungkinan himpunan mineral, yaitu kaolinit/dickite-monmorilonit- muskovit dan kloritmonmorilonit-illite/smectite-muskovit. Himpunan mineral pada tipe argilik terbentuk pada temperatur 100-300C (Pirajno, 1992), fluida asam hingga neutral dan salinitas yang rendah.

Advanced argillic dicirikan oleh kehadiran himpunan mineral pirofilit + diaspor andalusit kuarsa tourmalin enargit-luzonit (untuk temperatur tinggi, 250-350C), atau himpunan mineral kaolinit + alunit kalsedon kuarsa pirit (untuk temperatur rendah, <180C).

Tipe skarn Terdapat mineralogi yang sangat umum yang sering didapatkan pada batuan skarn, yaitu kelompok garnet, piroksen, amfibol, epidot dan magnetit. Terbentuk pada fluida yang mempunyai salinitas tinggi dengan temperatur tinggi (sekitar 300-700C).

Tipe Greisen Himpunan mineral pada greisen adalah kuarsa- muskovit (atau lipidolit) dengan sejumlah mineral asesori seperti topas, tourmalin, dan fluorit

. .
Sinter Hot spring Tuff ring Diatreme

HIGH SULFIDATION

Solfatara Au >Cu

Wediombo Karangbolong (?)

VMS / VOLCANOGENIC EXHALATIVE Mn

Kliripan

.
X X X X X X

CARBONATE BASE METAL

Ajibarang

Cu > Au

LOW SULFIDATION

Petungkriyono

. .

Qtz-sulfide Au-Cu

Kokap Tirtomoyo (?)

SEDIMENT HOSTED

+
1km Perkiraan Skala vertikal
SKARN Au-Cu

+
PORPHYRY Cu, Au

+ + +

+ + + +

. .

+
+ + + + + + + + + + + +

Selogiri Majenang (?) +

+ + + + + +

+ + + +

+ + + +

+ + + + +

+ + +

+ +

+ +

Referensi : 0

Mineralisasi

*\\DRAFTING D:\Data\Drafting\Corel Files\CIBALIUNG SKEMA MODEL KEJADIAN EMAS DAN TEMBAGA (slide_1) 20MAR02.Cdr/YT/SP4.

Gambar 3 - Model cebakan bijih


(dimodifikasi dari Corbett & Leach, 1998)

PEGMATITIK (Pegmatities) Apa yang dimaksud dengan Pegmatitik ? Adalah suatu batuan beku yang memiliki ukuran kristal yang (sangat) kasar,

terbentuk selama kristalisasi magma (pada dapur magma ~ magma chamber) pada kondisi larutan yang memiliki kandungan air cukup tinggi, pertumbuhan kristal yang relatif cepat. yang terbentuk berupa massa di dalam dike atau urat-urat pada daerah batas/kontak batholith. Pengertian Greissen Greisen didefinisikan sebagai suatu agregat granoblastikkuarsa dan muscovit (atau lepidolit) dengan mineralaksesoris antara lain topaz, tourmalin dan flourite yangdibentuk oleh post-magmatik alterasi metasomatik darigranit (Best, 1982; Stemprok, 1987). Endapan greisen merupakan salah satu tipe endapan yang penting untuk Timah (Sn) dan Tungsten (W)

Endapan Skarn Skarn adalah sebuah terminology pada dunia pertambangan untuk mengidentifikasikan suatu lapisan seperti seam yang berwarna gelap (kehitaman) akibat dari adanya intrusi (terobosan) oleh fluida pembawa bijih. Endapan skarn juga dikenal dengan beberapa terminology lain, yaitu : hydrothermal metamorphic, igneous metamorphic, dan contact metamorphic. Umumnya terbentuk (namun tidak selalu) pada kontak antara intrusi plutonik dengan batuan induk (country rock) karbonat.

Endapan Skarn Pada saat kontak dengan batuan karbonat, maka batuan samping tersebut terubah (altered) menjadi marbel, calc-silicate hornfelses, dan/atau skarn akibat dari kontak metamorfik ini. Temperatur pembentukan endapan skarn ini berkisar sekitar 650-440 C. Beberapa mineral bijih (oksida ataupun sulfide) dan fluorite biasanya muncul (terbentuk) pada lingkungan skarn ini. Umumnya dijumpai fluorite (CaF2) mendukung pendapat bahwa silika dan beberapa logam bereaksi