Anda di halaman 1dari 4

MAKALAH Plan Of Action

Disusun untuk memenuhi Tugas Manajemen Dasar Mahasiswa Semester II

Disusun oleh : 1. 2. 3. 4. 5. Adityas Afifah H Anggraeni Kurniawati Lathifah Nurlaela Lilik Indriastuti Sekar Kuswidiarani NIM. P07131111001 NIM. P07131111002 NIM. P07131111021 NIM. P07131111022 NIM. P07131111093

KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN YOGYAKARTA JURUSAN GIZI 2012

A. PENDAHULUAN Pelatihan kader gizi dimaksudkan untuk peningkatan kualitas pelayanan gizi pada masyarakat agar jumlah kasus gizi buruk dalam masyarakat dapat berkurang.Sebelum dilaksanakanya pelatihan kader gizi diperlukan sebuah perencanaan yang bertujuan untuk mencapai efektifas,efisiensi dan lebih terkoordinasi dalam pelaksanaan kader gizi dan mampu mencapai tujuan yang diharapkaan dari pelatihan kader gizi. Pelatihan kader gizi dapat terselenggara dengan adanya kerjasama antara narasumber,panitia dan peserta pelatihan kader gizi. Pelatihan kader gizi melibatkan peran serta dari narasumber,Ketua RT 10, Ketua RW II, Camat dan masyarakat Desa Sukamaju. Pelatihan ini akan dilaksanakan pada tanggal 12-14 April 2012.

B. ANALISIS SITUASI Kondisi Desa Sukamaju terletak di pegunungan yang jauh dari kota dengan minimnya Sarana dan prasarana kesehatan serta tenaga medis. Sarana dan prasarana yang tersedia di Desa Sukamaju adalah Timbangan Berat Badan, Alat ukur tinggi badan, buku register posyandu dan papan tulis. Pelatihan kader gizi dilaksanakan pada sebuah desa yang mengalami permasalahan gizi yang cukup kompleks, yaitu Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY),Kekurangan Energi Protein (KEP), Gizi Buruk, Anemia dan Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR). Selain dari permasalahan gizinya, daerah tersebut mempunyai masalah yang lain yaitu masalah pada penyediaan sarana dan prasarana yang kurang memadai baik dari segi kualitas maupun kuantitas serta kurangnya kesadaran masyarakat tentang gizi seimbang.

C. TUJUAN 1. Tujuan Umum Pelatihan Kader Gizi Setelah mengikuti pelatihan kader gizi diharapkan para kader mampu mengelola dan melakukan kegiatan dari pelatihan kader gizi. 2. Tujuan Khusus Pelatihan Kader Gizi a. Memahami tugas-tugas kader gizi dalam menangani permasalahan gizi b. Melakukan penyuluhan pada masyarakat c. Mengurangi permasalahan kesehatan yang ada (GAKY,KEP,BBLR,Gizi Buruk dan Anemia)

d. Menerapkan 13 pesan gizi seimbang e. Melakukan penilaian masalah sasaran gizi

D. SASARAN dan TARGET Sasaran Target : Masyarakat Desa Sukamaju RT 10 RW II : 70 penduduk dari 23 Kepala Keluarga

E. KEBIJAKAN dan LANGKAH-LANGKAH Jenis pelatihan ini adalah pelatihan kuantitatif dengan rencana rancangan study kasus yang menyelidiki fenomena di dalam konteks kehidupan. Study kasus pada penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis ada tidaknya pemberdayaan kader dalam revilitas gizi di daerah tersebut. Data primer melalui wawancara mendalam terhadap sumber informasi atau obyek penelitian yang telah ditetapkan. Data sekunder di peroleh dari laporan kesehatan dan puskesmas kabupaten menggunakan daftar pasien.

F. ORGANISASI dan PENGGERAK PELAKSANAAN 1. Penanggungjawab 2. Ketua 3. Sekretaris 4. Bendahara 5. Sie Humas 6. Sie Pelatihan 7. Sie Perlengkapan : Sujiwo : Suprapto : Dinar Kusuma : Dono : Kasino : Liro : Fiko

G. SUMBER DAYA 1. Tenaga 2. Dana 3. Sarana : Tim Penggerak RT 10 RW II PKK Desa Sukamaju : Swadaya dan sukarela : Posyandu,Kursi,meja,LCD,mikrofone,laptop,proyektor,alat tuis

H. PENGAWAS,PENGENDALIAN dan PENILAIAN 1. Panitia Pengawasan

Panitia penyelenggara harus melaksanakan pemantauan terus menerus terhadapat seluruh proses pelatihan. Apabila ada permasalahan harus di cari jalan pemecahannya seawal mungkin. 2. Pengendalian Seksi pemantauan harus bisa mengendalikan semua acara agar berjalan dengan lancar dan sesuai sasaran. 3. Penilaian Memberikan pendapat berhasil atau tidaknya acara hari tersebut dan kinerja organisasi.

I.

PENUTUP Evaluasi pada akhir acara pelatihan kader gizi menunjukan hasil yang sangat memuaskan karena banyak pembelajaran yang di dapatkan dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan kader gizi. Pada akhir pelatihan kader gizi diharapkan peserta mampu melakukan penyusunan rencana tindak lanjut. Setalah pelatihan kader ini selesai di harapkan pelayanan kesehatan lebih baik dan meningkat status kesehatannya terutama pada pelayanan gizi.