Anda di halaman 1dari 2

SEED GERMINATION TRAITS OF TWO PLANT FUNCTIONAL GROUPS IN THE SALINE DELTAIC ECOSYSTEM CIRI-CIRI BENIH PERKECAMBAHAN DARI

2 TANAMAN FUNGSIONAL DALAM KELOMPOK SALIN EKOSISTEM DELTA Salah satu kekuatan pendorong dari degradasi tanah diseluruh dunia terjadi akibat stress garam karena salinitas tanah. Di Cina, Delta Sungai Kuning merupakan salah satu daeran modern yang paling garam. Salah satu cara efektif yang dapat digunakan untuk mengembalikan ekosistem salinitas adalah Fitoremediasi, dimana cara ini membutuhkan jenis tanaman yang sesuai. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi tahap perkecambahan dan respon dari spesies tanaman umum yang berada di habitat Delta Sungai Kuning untuk berbagai jenis salinitas yang menawarkan informasi eksperimental yang dapat digunakan untuk restorasi di Delta Sungai Kuning. Metode ini menggunakan 15 spesies tanaman umum yang berasal dari Delta Sungai Kuning, yang nantinya spesies-spesies ini akan dibagi menjadi 2 kelompok yang dijadikan sebagai perbandingan yaitu kelompok salinitas tinggi dan kelompok salinitas rendah. Kedua kelompok ini merupakan spesies yang berasal dari habitat alami dan nantinya akan menggunakan metode Analisis Korelasi Karonik. Benih dari masing-masing spesies yang telah disediakan tersebut akan diberi obat dengan 5 tingkatan yang berbeda yaitu 0, 5, 10, 20, dan 30 ppt. pemberian obat pada metode ini yaitu menggunakan rancangan acak lengkap. Rata-rata waktu untuk perkecambahan dapat dihitung diakhir proporsi perkecambahan, dimana benih yang telah berkecambah dihitung dan dihapus setiap hari selama 28 hari. Hal yang perlu diperhatikan dalam penelitian ini yaitu berkaitan dengan salinitas perilaku perkecambahan dari benih spesies uji yang erat kaitannya dengan tingkat salinitas habitat meraka dikelompokkan. Spesias yang berasal dari habitat yang memiliki salinitas yang lebih tinggi umumnya proporsi pada akhir perkecambahannya lebih tinggi dengan waktu yang digunakan untuk perkecambahan lebih pendek dibandingkan dengan spesies dari habitat yang salinitasnya lebih rendah. Pada 5 perlakuan salinitas yang digunakan, dapat dilihat proporsi akhir perkecambahan dan waktu yang digunakan untuk perkecambahan, sehingga dapat diketahui bahwa pada kelompok spesies dengan salinias rendah lebih sensitive dibandingkan spesies pada kelompok yang memiliki salinitas yang tinggi. Sehingga hal penting yang dapat dilakukan untuk pemulihan salinitas tanah yaitu dengan memilih atau menggunakan spesies dengan proporsi akhir perkecambahan tinggi dengan waktu yang pendek.

TUGAS TERSTUKTUR EKOLOGI TUMBUHAN


SEED GERMINATION TRAITS OF TWO PLANT FUNCTIONAL GROUPS IN THE SALINE DELTAIC ECOSYSTEM

DESTINE PRAVITANINGTYAS PUTRIANTI (H141 10 002)

PROGRAM STUDI BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK 2012

Beri Nilai