1.

Pedagang tahu beromzet jutaaan
RODA kehidupan memang berputar. Kesabaran, ketekunan, kerja keras,dan pantang menyerah menjadi modal utama seorang pedagang tahu keliling yang kini menjadi bos pabrik yang memproduksi bahan makanan beromzet jutaan rupiah. Adalah Acim Artasin (45) yang pertama kali menginjakkan kakinya di Jakarta, tepatnya di daerah Kebayoran Lama, sekira 1971 silam. Ketika itu, dia masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP). Kedatangannya di Jakarta langsung membawanya mengenal acara berdagang di pasar tradisional. Akhirnya, sembilan tahun kemudian, Acim mulai menggeluti proses jual beli bahan makanan. Berdagang tahu menjadi pilihan pekerjaan baginya. Bisnis keluarga menjadi salah satu latar belakang Acim untuk ikut serta memasarkan tahu dengan sasaran rumah tangga. Mulailah Acim berdagang tahu keliling yang kala itu keuntungan yang didapatnya tidak lebih dari seratusan ribu rupiah per hari. Meskipun setiap harinya Acim harus berjalan menyusuri jalan di bawah terik matahari, dia melakukannya untuk kehidupan yang diyakini akan lebih baik. ‖Sambil berjualan keliling kompleks perumahan, saya juga mulai mengumpulkan modal untuk usaha,‖ ujar Acim saat ditemui harian Seputar Indonesia (SINDO) di pabrik tahu miliknya di daerah Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Kesabaran, ketekunan, dan kerja keras tanpa mengeluh ternyata membuahkan hasil. Setelah lebih kurang 19 tahun berjualan tahu keliling, modal yang dikumpulkan Acim pun mulai menumpuk. Tidak banyak memang,namun bisa membuat pekerjaannya sedikit lebih ringan. Minimal, dengan modal yang dia punya, bisa membuatnya berjualan tahu di pasar tradisional tanpa harus keliling. Tahun 2000 mulailah Acim memasarkan tahunya di pasar tradisional. Meskipun sudah berjualan di pasar, Acim tidak berhenti mengumpulkan dana untuk memajukan usahanya. Tiga tahun lamanya di berjualan di pasar, peluang membesarkan usahanya nampak di depan mata. ‖Awal 2003, ada pengusaha pabrik tahu yang bangkrut dan menawarkan saya untuk membeli pabrik dan alat-alat produksinya. Kesempatan itu langsung saya ambil,‖ ucapnya mengenang. Sebuah pabrik pengolahan tahu yang berdiri di atas tanah seluas 100 meter persegi menjadi titik balik perjalanan usaha Acim yang lebih besar. Untuk memulai menjadi seorang bos industri pengolahan bahan makanan, Acim tentu harus merogoh kantong lebih dalam. Untuk membeli bangunan pabrik pengolahan, dibutuhkan dana yang tidak sedikit, yakni berkisar Rp9 juta. Sementara untuk membeli perabotan dan beberapa alat produksi pengolahan tahu seperti mesin uap,tungku air,dan lainnya, Acim membutuhkan dana minimal Rp7 juta. Tentu saja dana tersebut lumayan besar di mata Acim. Namun, tekadnya sudah sebesar gunung untuk mengambil kesempatan ini dan bisa memulai bisnis dengan keuntungan yang cukup menjanjikan di kemudian hari. Dua tahun kemudian, Acim memutuskan menjalankan bisnis ini. Awal tahun 2005, Acim memberanikan diri meminjam modal ke Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebesar Rp35 juta yang untuk membeli lahan pabrik dan bangunannya beserta peralatan pengolahan tahu. ‖Harga tanah sendiri sudah sangat mahal sekitar Rp50 juta, tapi bisa dicicil.Jadi pinjaman dari

bank bisa untuk memulai usaha sambil menabung untuk melunasi utang tanah dan utang ke bank,‖ jelasnya. Sadar tidak mampu menjalankan industri pengolahan makanan seorang diri, Acim merekrut tujuh tenaga kerja yang sudah terampil dalam menjalankan mesin pengolahan maupun yang masih baru. Bahkan,dia pernah mempekerjakan 20 orang sekaligus. Namun, jumlah tersebut tidak bertahan lama.Kini,di pabrik kecil miliknya itu, dia mempekerjakan sedikitnya sembilan tenaga kerja. Acim menceritakan, pada awalnya, industri pengolahan tahu miliknya hanya mampu memproduksi sedikitnya 1 kuintal tahu per hari yang kemudian didistribusikan ke pasar tradisional di daerah Ciputat dan sekitarnya. Menurutnya, tidak banyak keuntungan atau omzet yang diperolehnya pada masa awal menjalankan bisnis ini. ‖Paling besar keuntungan per hari hanya Rp300.000. Itu pun sudah dikurangi dengan belanja bahan dasar pembuat tahu dan upah pekerja di sini,‖ paparnya. Optimisme terpancar dalam diri Acim. Meskipun kondisi awal tidak menguntungkan dan jauh dari ekspektasinya, dia tetap yakin bisnis yang dijalankan akan membawanya pada kehidupan yang lebih baik. Optimisme yang tinggi membawanya bekerja lebih keras. Alhasil, perlahan tapi pasti, pabrik miliknya mulai berkembang. Acim bukanlah orang pertama yang memiliki pabrik pengolahan tahu di daerah Ciputat dan sekitarnya. Kerasnya persaingan dan kualitas bahan makanan jadi yang diolah di pabrik dan dipasarkan di pasar tradisional membuat Acim tidak boleh menyerah. Alhasil,kini pabrik pengolahan tahu miliknya mampu memproduksi sedikitnya 6 kuintal tahu per hari untuk dipasarkan di rekanannya di pasar Ciputat dan sekitarnya. Lebih dari 1.000 tahu putih ukuran besar dan 790 tahu ukuran kecil yang biasanya dikonsumsi di rumah tangga dihasilkan dari pabrik kecil miliknya. Tentu saja, kuantitas ini harus dibayar cukup mahal. Biaya produksi dalam sehari mencapai Rp5 juta. Biaya itu tidak hanya dipergunakan untuk membeli bahan dasar pengolahan tahu, biaya proses pengolahan,dan upah bagi para pekerjanya. Jika sehari saja biaya produksi yang dikeluarkan sebesar Rp5 juta,maka selama kurun waktu satu bulan, dana sebesar Rp150 juta harus dikeluarkan untuk memproduksi tahu-tahu berkualitas dan bergizi tinggi. Keuntungan yang didapatnya pun terbilang sudah cukup besar baginya. Jika pada awalnya hanya meraup keuntungan Rp300.000 per hari, kini omzetnya jauh di atas itu. Sayangnya, dia enggan menyebutkan omzet yang didapatnya kini. ‖Yang jelas bisa untuk menutupi biaya produksi dan bisa membayar cicilan utang ke bank,‖ katanya sambil tersenyum. Untuk mendistribusikan hasil pengolahannya, Acim juga memiliki sebuah mobil operasional berjenis pikap yang siap mengantarnya ke pasar tradisional setiap malam. Salah satu kebanggaannya dengan bisnis ini, Acim sudah berhasil mengantarkan anaknya menjalani proses pendidikan tinggi di sebuah perguruan tinggi di Kota Bandung. Setiap usaha menuju kesuksesan kerap menemui hambatan. Begitu pula yang terjadi pada bisnis industri pengolahan bahan makanan yang dirintis Acim. Langkahnya menapaki dunia usaha tidak berjalan mulus. Insiden kebakaran yang melanda pabrik tahu miliknya adalah duka terdalam selama dia menjalankan bisnis ini. Amukan si jago merah pada 2005 silam membumihanguskan seluruh bangunan pabrik tahu beserta isinya. Beruntung, rumah tinggalnya yang persis berdampingan dengan pabrik itu tidak ikut habis terbakar. ‖Semua

ludes dan tidak bersisa. Yang tersisa hanya pakaian yang menempel di badan saja. Ini cobaan terberat selama saya menjalankan usaha ini,‖ kenang Acim. Kebakaran yang terjadi lima tahun silam bermula karena mampetnya minyak tanah dalam tungku sehingga membuat api di tungku uap membesar dan melahap seluruh barang di dalamnya. Kerja keras Acim pun seolah habis tidak bersisa. Akibat insiden amukan si jago merah tersebut, Acim mengalami kerugian sekitar Rp100 juta,angka yang cukup besar baginya. Pascakebakaran,tentu saja semua harus dimulai dari awal lagi. Acim mulai mengumpulkan modal untuk melanjutkan usahanya. Acim pun menggadaikan mobil operasional miliknya untuk mendapatkan dana Rp35 juta. ‖Waktu itu tidak berutang lagi karena dibantu oleh saudarasaudara saya yang menyumbangkan barang-barang berharga untuk modal saya.Dari saudarasaudara,saya dapat Rp30 juta,‖papar Acim. Tidak mau menyerah dengan keadaan, Acim mulai merangkai kembali usahanya.Tragedi kebakaran tersebut justru semakin memperbesar usahanya. Bangunan pabrik yang semula hanya 100 meter persegi kini diperlebar hingga menjadi 200 meter persegi.Bangunan pabrik miliknya terlihat lebih luas dan bisa dipergunakan untuk memaksimalkan produksi tahu.Selain itu,dia juga berhasil menebus kembali mobil operasional yang digadaikan untuk memulai usaha pascakebakaran. Bahkan, kini Acim sudah terlihat lebih maju beberapa langkah. Pada sepetak lahan di depan pabriknya, terparkir sebuah mobil keluarga. Meskipun dibeli dengan mencicil Rp4,5 juta per bulan, mobil itu seolah menjadi bukti keberhasilan kerja keras Acim

2.Fatchur Rozi,Inspirasi sandal imucu
Posted on Rabu, 08 September 2010 by Adi Buatlah karet sandal dengan bentuk bundar tipis. Kalau suka buah-buahan, boleh dibuat gambar seperti belahan buah semangka dalam tampilan dua dimensi. Apa yang akan dilakukan selanjutnya? Oleh Fatchur Rozi karet sandal itu dibelah jadi dua. Tanpa dipotong lagi dan hanya diberi jepit sandal maka jadilah sepasang sandal jepit, sandal yang imut dan lucu. Ini bukan sekadar main-main, karena sandal-sandal buatan Fatchur Rozi ini sekarang sudah menyebar ke mana-mana bahkan sudah menyeberang ke berbagai negara. Tak cuma sandal model buah semangka itu, Fatchur Rozi juga membuat aneka model sandal lucu yang terus dikembangkannya. Setidaknya yang favorit adalah sandal model semangka, sandal dengan bentuk sepasang ikan lumba-lumba, lingkaran terbagi dua, topeng terbelah, dan sebagainya. Popularitas sandal ini sudah cukup tinggi. Di kalangan komunitas Tangan Di Atas (TDA) di mana ia menjadi anggotanya, rata-rata tahu sandal ini. Fatchur sendiri memberi nama yang tak kalah lucunya, Imucu, yang merupakan kependekan dari Sandal Imut, Unik, dan Lucu! Jadi dobellah keunikannya. Keunikan Imucu itu bahkan membuat sebagian anggota TDA tertarik untuk ikut berjualan sandal unik ini dengan melamar menjadi agennya.

Entah karena dorongan yang bertubi-tubi atau memang karena melihat peluang besarnya, Fatchur kini pun menawarkan kemitraan Imucu. Tengok penawaran kemitraannya: 7 alasan memilih sendal IMUCU. (1) BEP super cepat 1-2 bulan, (2) Tanpa beli equipment, (3) Tanpa sewa tempat dan bayar karyawan, (4) Tak perlu keluar kerja untuk sukses, (5) Bebas royalty fee selamanya, (6) Gratis konsultasi bisnis seumur hidup, dan (7) Garansi uang kembali 100%. Dalam iklannya pun selera humor Imucu masih terasa. Jadinya Imucu serba imut, unik, dan memang lucu. O, ya, Fatchur menawarkan paket kemitraan agennya dengan modal mulai dari Rp 250 ribu sampai Rp 2 juta.

3.Yessi Riscowati,Pionir Bisnis Busana Muslim
Posted on Rabu, 08 September 2010 by Adi Adalah Ibu Yessi Riscowati, istri dari Hefzi Zainuddin, yang memulai usaha pakaian muslim, dari kerudung hingga perlengkapan sholat. Bisnis itu tidak asing bagi Ibu Yessi karena orang tuanya pun menjalani bisnis perlengkapan haji di Asrama Haji, Pondok Gede. Saat itu, Ibu Yessi berbisnis sambil menanti kelahiran putra pertamanya, Alzipco Hefzi. Tak dinyana, usahanya berkembang pesat dan dia mulai mendapat banyak pesanan. Dibelilah satu mesin jahit dan mempekerjakan satu orang tukang jahit. Alhamdulillah, Allah menitipkan rezeki berlimpah kepadanya hingga bisnisnya berkembang pesat. Ibu Yessi kemudian meluncurkan produk dengan nama Ziko, sesuai dengan nama anaknya. Produk itu bertahan selama dua tahun karena prospek yang kurang cerah. Setelah dievaluasi, nama Ziko yang terdengar aneh pun diganti dengan Ranti.

Ranti dan Konsep Muslim Family Nama Ranti ternyata diambil dari nama putri Ibu Yessi, yaitu Rizanti Hefzi, yang artinya ―rezeki anak ketiga‖. Ibu Yessi memang pernah mengalami keguguran saat kehamilan pertamanya. Setelah Ranti disematkan pada produknya, usaha Ibu Yessi berkembang sangat pesat. Selain karena pada waktu itu (periode 1980-an) belum banyak pesaing di bisnis busana muslim, Ranti juga jadi pionir karena keunggulan produknya yang menggunakan aplikasi, organdi, sutera, bordiran, serta payet. Tak hanya itu, Ranti juga meluncurkan konsep Muslim Family dengan tagline: SATU AQIDAH, SATU KELUARGA, SATU BUSANA. Konsep ini dinilai manjur dalam menanamkan kembali brand Ranti di masyarakat sebagai pelopor busana muslim. Sebagai perluasan marketing dan segmentasi, Ranti dalam waktu dekat juga meluncurkan produk untuk remaja dengan nama ALETA, serta produk baju koko dengan nama El-Yusuf dan El-Fatih. Segmentasi Aleta adalah kaum muslimah remaja yang senang bergaya dengan harga ekonomis. Sementara El-Yusuf dan El-Fatih adalah produk baju koko yang dipasarkan dengan cara berbeda, yaitu lewat keagenan dan outlet atau di departemen store.

dengan pasar yang loyal serta strategi bisnis yang tajam. outlet Ranti dapat ditemui di Matahari dan Yogya Departemen Store. banyak fasilitas yang didapatkan. ruko. Ruko Ranti terdapat di Rawamangun. Tak heran. dan akan hadir di Gandaria City serta di Surabaya dan Makassar. yakni di Cibubur Junction. evaluasi saat krisis membawa Ranti pada perbaikan manajemen dan penguatan brand di masyarakat. Selain bisa mendadak jadi model. Bekasi. Margo City Depok. member Ranti juga mendapatkan potongan harga 15% serta diundang dalam berbagai acara yang digelar Ranti. Bandung Indah Plaza. melainkan adapula faktor pertemanan dan hubungan baik. seperti artis Ulfa Dwiyanti yang merupakan sahabat dari Ibu Yessi sehingga meminta untuk dibuatkan gaun pengantin saat pernikahannya. Anda yang tertarik untuk melihat koleksi produk Ranti dapat menjumpai Ranti di berbagai showroom. Penggunaan artis sebagai brand imej Ranti tidak murni faktor kesengajaan. anak-anak. mulai dari kakek-nenek. telp. 12. sebut saja: Ulfa Dwiyanti dan Gunawan. para member dapat menikmati layanan mushola dan aula di ruko ini. Walhasil. dan outlet Ranti. Ranti menyediakan foto keluarga gratis dengan mengenakan produk Ranti yang nantinya akan dipajang di berbagai showroom Ranti di seluruh Indonesia. Pondok Gede. angka itu sebanding dengan proses produksi yang berkualitas yang dikerjakan oleh tenaga-tenaga profesional di Head Office Ranti: Jalan Raya Hankam No. Foto Gratis dan Jadi Model Ranti Bagi member Ranti. Ranti yang segmentasi pasarnya adalah muslimah dewasa kalangan menengah ke atas tetap mendapat tempat di hati masyarakat apalagi setelah beberapa artis menjadi ikonnya. Duta Mall Banjarmasin. hingga adik bayi. antara lain: dapat menjadi model Ranti dengan foto keluarga gratis di studio Ranti. 021848 7026. orang tua. Begitu pula saat krisis melanda Indonesia medio tahun 1990-an dan 2000-an. Metropolitan Mall Bekasi. Ranti pun mengikuti program business coach pada tahun 2007 hingga sekarang dengan harapan dapat kembali menajamkan strategi bisnisnya. Gunawan dan keluarga masih menjadi brand imej Ranti yang mengusung konsep Muslim Family. Ya. Sejak tahun 2008 hingga kini. Harga produk pakaian muslim Ranti yang dijual di pasaran berkisar Rp700 ribu—Rp2 juta. Untuk tetap keep on the track. Sementara itu. Pejaten Village. bahkan ke depannya juga dapat digunakan di merchant yang bekerja sama dengan Ranti. Pengurangan pegawai dilakukan karena ketatnya harga dan persaingan yang juga semakin memanas. Ranti mampu mentargetkan omset sebesar Rp1. (ind) . Ranti juga terkena dampaknya.Merangkak Saat Diterpa Krisis Salah satu kunci kekuatan dari bisnis yang sukses adalah mampu bertahan saat krisis menerpa. showroom Ranti terdapat di berbagai mal. Hasilnya pun luar biasa. Arion Plaza. Selain itu.5—Rp2 milyar per bulan. segmen peminat Ranti semakin luas dengan adanya konsep Muslim Family tersebut karena setiap keluarga muslim dapat memenuhi kebutuhan pakaian muslimnya di Ranti.

Velly dan suami terjun bebas melepaskan status pegawai dan mendirikan bisnis advertising syariah dan gagal lagi. ―Jelajah Negeri‖ jadi tema Klenger Burger untuk tahun ini. namun. yang sempat tidak mereka pedulikan.inspirasi Klenger Burger Posted on Rabu. Bermula dari Pondok Sayur Asem Rumah makan Pondok Sayur Asem adalah usaha yang pernah dirintis Velly Kristanti dan suaminya.Selain . tentunya yang khas dan pas dengan lidah orang Indonesia. Intinya. dan nikmat pun terbersit dan burger dipilih sebagai pilot project-nya. Tak heran. Namun.4. Sepertinya. ide membuat makanan untuk anak muda yang cepat. atau 'klepekklepek'. pada 2002 saat masih berstatus pegawai kantoran. Bali. Segala macam buku tentang burger dipelajari hingga akhirnya Velly membuat sendiri burger yang Indonesia banget. khususnya anak muda yang menjadi target market Klenger Burger. Kuningan. 08 September 2010 by Adi Klenger Burger. Kisah Sukses Pejuang Kuliner Indonesia Bagaimana bisa sebuah burger mengubah nasib Velly Kristanti dan mampu hasilkan omset hingga milyaran rupiah per bulan? Beginilah ceritanya. Bandung. usaha rumah makan itu tidak terlalu sukses. Terbuat dari roti yang lembut dan daging berurat serta saus spesial. Velly lebih suka mempersepsikan 'klenger' dengan analogi 'tobat sambel'. bikin orang jadi 'klenger'! Klenger Menjelajah Negeri Nama 'klenger' diambil dari kosakata bahasa Jawa yang bisa berarti 'setengah mati'. Klenger Burger juga sukses dengan persebaran outletnya yang pada tahun 2010 ini berupaya mencapai target 100 outlet di seluruh negeri. Klenger sudah mempunyai 63 outlet yang tersebar di Jabotabek. kesuksesan belum juga menghampiri. target itu akan mudah tercapai mengingat hingga April 2010 ini. dan Medan. sudah tahu sambel pedas tapi mau lagi mau lagi. Tahun 2004. Selain nama yang gampang diingat serta rasa dan servis yang memuaskan. ia pun sempat frustrasi.Velly Kristanti. Begitulah nama 'klenger' akhirnya dikenal masyarakat. Kemudian. Hingga sampai di titik nol dan satu-satunya yang mereka punya hanya Pondok Sayur Asem di daerah Pekayon. burger bikinan Velly ternyata digemari dan semakin laris dipesan. Berawal dari situ. Gatut Cahyadi. halal. bisnis IT juga pernah dilakoninya dan setali tiga uang. Mengaku tak pernah belajar dari chef mana pun. Bekasi. Velly dan suami menganalisis dan meracik sendiri visi burger mereka.

Klenger memang addict untuk membuat brand-brand baru di bawah PT Kinarya Anak Negeri (KAN). kita sebaiknya melihat segala sesuatu tak hanya dari pandangan mata tapi dari segala aspek. dapat ditemui di jaringan Alfa Express dan Circle K. yang artinya kurang lebih. di Medan. ada 8 outlet yang mau opening. Pizza bikinan Klenger juga masih bercita rasa Indonesia. 2K (Klenger Kriuk) yang menyediakan menu burger dan pizza dengan tempat buat kongkow yang asyik. Klenger juga memperkenalkan brand Pizza Kriuk. Misalnya saja. perusahaan yang digawangi Velly dan suami. Sebaliknya. Pizza Kriuk. sertifikat halal dari MUI pun sudah dikantongi sejak Klenger masih dibuat secara rumahan di Bekasi hingga Klenger diproduksi massal dengan menggunakan mesin saat ini. dan Clemots Coffee dalam satu area yang menyuguhkan pilihan variasi lengkap dengan teknologi support Free WIFI. tak serta merta Klenger memaksakan rasa tertentu kepada masyarakat. Klenger membuat menu spesial. Tulisan "Klenger Burger" ada di atas burger. Foodteran dengan konsep kolaborasi Klenger Burger. istilah kerennya: Beyond Burger. Untuk memperkenalkan burger dengan cita rasa Indonesia. Sejak lahir. dan Kweker Fried and Grilled Duck. Logo Klenger Burger pun mempunyai filosofi yang tak kalah keren. Di Mana Bumi Dipijak. .Meskipun demikian. Klenger Burger menyajikan logo yang berbeda. sudah ada Burins (Burger Instan) yang menganut konsep take away. Di Situ Langit Dijunjung Filosofi tersebut dianut Klenger untuk lebih dekat kepada masyarakat. Selain hak paten. Selain burger. Velly pun masih mengurus kasus tersebut lewat jalur hukum. pendekatan rasa dan budaya digunakan Klenger untuk menarik market. misalnya saja pizza balado dan pizza sate. tiruan Klenger Burger ternyata sudah merajalela dan Velly pun mewanti-wanti agar masyarakat dapat dengan bijak memilah mana Klenger asli dan mana yang palsu. dan tentunya investor yang berminat menjadi Franchisee. brand Klenger sudah dipatenkan atas nama Velly Kristanti. Klenger Burger tak mau kalah cepat. yaitu burger omelet yang sesuai dengan kebiasaan masyarakat setempat yang sangat suka dengan telur. Outlet Foodteran Klenger Burger di Bintaro Dalam hal paten. serta tambahan 6 outlet yang sedang dalam preparation juga. Kalau Anda biasa melihat tulisan merk burger ada di tengah-tengah gambar burger.itu. Clemots Coffee. Kini. Brand-brand ini pun mempengaruhi strategi marketing Klenger ke masyarakat.

R.C. Anda yang berminat icip-icip burger dengan cita rasa Indonesia atau tertarik untuk berinvestasi menjadi franchisee Klenger Burger mulai dari Rp15 juta dapat menghubungi PT KINARYA ANAK NEGERI di Jln. membuat Velly dan suami belajar ikhlas dan mencoba bangkit dari keterpurukan. kata ”jasmine” diubah menjadi ”JustMine” untuk mengangkat penganan tradisional pisang ijo asli Makassar ke masyarakat. Ibu dari Raka dan Zahra lulusan D3 Sastra Belanda FIB UI ini masih merasa banyak PR yang harus dikerjakannya. yaitu Green Box. dan Red Box. Velly merasakan ujian yang menimpanya dalam waktu singkat telah membawa begitu banyak pelajaran berharga.blogspot.co. adalah kesumpekan.Riezka Rahmatiana. Veteran No.com (ind) 5. Sementara outlet yang baru dibuka digolongkan di Blue Box yang butuh penanganan khusus serta ada pula Black Box yang merupakan golongan outlet yang perlu direlokasi dan ditinjau kembali. Nusa Tenggara Barat. Jakarta Selatan. kartu namanya sudah tertulis Riezka Rahmatiana sebagai Presiden Direktur ”JustMine”. Bahkan. Mirip semerbak keharuman bunga melati. website: www. Untuk Outlet Green Box. Red Box kurang dari Rp1 juta/hari. Bandung. Banting tulang orangtuanya dalam mencukupi kebutuhan keluarga. Velly merasa belum di puncak sukses.21. Mulai dari maintenance outlet. pada 26 Maret 1986 ini mengawali usaha kecilnya pada saat duduk di bangku kuliah sebagai mahasiswi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran. kata Riezka.kinarya. training SDM. Meski bisnisnya berkembang pesat. Semangat kewirausahaan. Bintaro. pisang ijo ini dijadikan peluang usaha waralaba. Telp. 01 September 2010 by Adi Jasmine memang berarti melati. Kini. Percaya bahwa tidak ada yang tidak mungkin serta kesuksesan itu bukan suatu proses yang instan adalah resep Velly dalam menggodok bisnisnya. modal habishabisan. sampai frustrasi. Yellow Box. Yellow Box Rp1—Rp1.Inspirasi pisang ijo Posted on Rabu. Dalam plesetan yang dibuat perempuan Riezka Rahmatiana (23). hingga pengembangan usaha. begitulah yang mengawali Riezka.Ujian Ibarat Semester Pendek Ibarat semester pendek saat kuliah. . telah menampik tawaran tersebut karena ingin berjaya di negeri sendiri baru menginjakkan kaki di negeri orang. Dari ditipu orang.id. omset yang diraup Klenger dapat mencapai lebih dari Rp2 juta/hari. Soal tawaran dari luar negeri. Awalnya. 021 737 3589. klengerburger. Velly mengaku. gadis kelahiran Mataram. Outlet Klenger Burger diklasifikasikan menjadi tiga kelas.5 juta/hari.

Mereka menganjurkan dia agar mencari pekerjaan yang aman. Hanya dengan dibalut adonan tepung beras yang diberi warna hijau. hingga menjajal bekerja di sebuah kafe. Riezka memulai usaha pisang ijo khas Makassar. tahun 2007 bisnis makanan pisang ijo yang segar mulai menjadi pilihan untuk dipasarkan di Kota Bandung. coklat. Riezka mengembangkannya dengan aneka rasa.termasuk menyekolahkan anak-anak. Penghasilan tak terbatas Dorongan menjadi entrepreneur terjadi justru ketika Riezka membaca buku berjudul Cashflow Quadrant bahwa tidak ada karyawan yang bisa memperoleh penghasilan tak terbatas. Mulai dari menjadi anggota jaringan pemasaran alias multi level marketing (MLM). ”Kalau orang atau setidaknya orangtua saya bekerja dari pagi hingga malam. dan durian. Ketika mengambil keputusan berwirausaha di sela-sela kuliahnya. Dari sajian pisang ijo orisinal. Riezka memang belum pernah ke Makassar. seperti pisang ijo vanila. Tanggal 16 Maret 2009 menjadi momentum perjalanan wirausahanya. mendasari pikiran Riezka untuk berupaya agar dia bisa berdiri di atas kakinya sendiri.” kata Riezka. Pisang dipandang sebagai bahan baku yang relatif murah dan selalu mudah diperoleh di pasar. stroberi. Semangkok pisang ijo yang disiram sedikit cairan fla yang gurih akan menjadi bertambah segar apabila ditambah pecahan es batu. tetapi ketekunannya mencari penganan tradisional dan kemauannya untuk belajar memproduksi pisang ijo itulah menjadi modal dasarnya. sajian khas ini bisa mulai dipasarkan dengan nama tren Pisang Ijo. Kemandirian wirausaha itulah yang secara diam-diam tumbuh dalam diri Riezka. . Tanya-tanya resep pun terus dilakukannya. Apalagi.” ujar Riezka yang akhirnya mewaralabakan usahanya itu. Dari sanalah kreativitas Riezka bermunculan. Hasil banting tulang seharian dilakukan untuk meraih gaji. untuk pada akhirnya mencari penghasilan. kreativitasnya dilakukan dengan menambahkan serutan keju dan mesis coklat. Benarkah hipotesis tersebut? Riezka membuktikan lewat ketekunannya. Dari sebagian menyisihkan penghasilan bekerjanya selama itulah. anak pertama dari dua bersaudara ini mengaku mendapat larangan keras dari orangtuanya. Riezka pun menuturkan jatuh dan bangunnya mencicipi aneka pekerjaan di sela-sela kuliahnya. Orang tua bekerja sejak pagi hingga larut malam. ”Saya tidak mau menyusahkan orangtua. saya justru sebaliknya. tetapi biarlah uang mendatangi kita. penjual pulsa telepon seluler. Kita semestinya tidak bekerja mengejar penghasilan.5 juta. Berbekal modal awal Rp 13.

Riezka membangun sistem waralaba. Roti. Bahkan. Bersama sahabatnya.000 outlet Edam Burger yang tersebar di seluruh Indonesia. Karena itu. ”Sasarannya tetaplah mahasiswa. Pemilihan mitra pun dilakukan selektif karena visi yang diemban adalah ”Kepuasan konsumen adalah kepuasan kami. (Di rumah mungil di kawasan Perumnas Klender. pokoknya sangat menggiurkan.inspirasi Edam burger Posted on Selasa. sosis. Seorang lelaki bercelana pendek berhenti bekerja. Alhasil. setitik perjalanan hidupnya bisa memberikan napas kehidupan masyarakat sekitarnya. 31 Agustus 2010 by Adi Lulusan STM bangunan ini mengawali bisnisnya hanya dengan dua gerobak. Jawa Barat. Sebagai wirausaha muda yang berhasil masuk sebagai finalis tingkat nasional Wirausaha Muda Mandiri 2008. dari satu gerai. Erwin Burhanudin.” kata Riezka. Riezka berani mengambil keputusan diterima atau tidaknya seorang mitra. Kesuksesan mitra adalah kesuksesan kami. hingga botol-botol saus kemasan bertuliskan Edam Burger disusun rapi dalam wadah-wadah plastik siap edar. Soal keuntungan." 6. ia memiliki 10 pabrik dan 2. Kini. Melalui penelitian lokasi pasar. ia pernah menjalani hidup yang keras di Jakarta. Mereka pun mengaku tidak ingin gegabah memperoleh sebanyak-banyaknya pewaralaba. Kalau kita ingin sukses. Kapasitas produksi tetap harus menjadi acuan usahanya. Riezka yang murah senyum kini sudah mulai menuai hasil. Cepat atau lambat. Riezka membuka peluang berinvestasi dengan sistem waralaba. lingkungan kampus menjadi target lokasi. Dia pun memprediksi. Segalanya tentu tak mudah diraih. kita harus "bertanya" kepada orang yang diatas rata-rata ( orang yang lebih sukses ) dan "mendengarkan" nasihat mereka.Dari usaha kecilnya ini. lalu keluar menyambut NOVA.” Pemilihan gerai bukan sekadar melihat berkas yang diajukan calon mitra. Riezka hanya berharap. besarnya potensi pasar terhadap produknya di lokasi tertentu. kini ada 10 pewaralaba pisang ijo yang tersebar. . terutama di kota Bandung. apalagi uang waralaba yang disiapkan mitra. belasan pegawai berkaus merah kuning terlihat sibuk.Made ngurah. Jakarta Timur. Enam karyawannya ikut bekerja keras menunjang usaha waralabanya dengan memproduksi sekitar 500 porsi setiap harinya. daging.

kami memutuskan kembali ke Ibu Kota untuk mengadu nasib.) Terus terang. Bali. Lalu. Gantinya. saya tidak terbiasa rapi. Untuk mengisi perut. ―Aduh maaf. saya potong-potong. saya menikah dengan perempuan sedaerah.Pembawaannya sederhana. dan kondektur bis PPD. saya . Kerugian makin membengkak. Awalnya berjalan lancar. saya berjualan telur. Tanpa sengaja. masih berupa pick-up yang belakangnya dikasih terpal. Saya mengawali semua usaha ini dengan niat sederhana: bertahan hidup. Pada 25 Desember tahun itu. Beberapa saat kemudian. saya hidup mengontrak. Made Arsani Dewi. beberapa bulan sebelumnya saya memelihara anak ayam. saya pun merantau ke Jakarta tanpa tujuan. ya saya harus ke kebun dulu mencari daun pisang. Tahun 1985. Ternyata. tapi karena deflasi melanda tahun 1986-an. Made bercerita. usaha saya mandeg. sejak kecil pula saya sudah jadi pengusaha. kalau mau makan. tapi minta uang kembalian. ya. akhirnya saya pensiun jadi preman. Berulang kali ia menggeleng. Kalau mau punya uang. tapi saya hanya tak mau dicap sombong. Bayangkan. sekitar usia 10 tahun. Lalu. Uangnya untuk beli baju baru. Makanya. Saya pindah ke Perumnas Klender. tiap pergi ke sekolah. saya sempat menjadi tukang cuci pakaian. saya pulang ke kampung halaman. Jadi. lalu dijual ke pasar. lalu membenarkan letak kacamatanya). sampai sekarang saya ingin tetap menjadi orang yang sederhana. ia pun memperkenalkan diri. hanya pakai oblong dan celana pendek. Orang tua memberi saya nama Made Ngurah Bagiana. Kami membeli rumah mungil di daerah Pondok Kelapa. Saya lahir pada 12 April 1956 sebagai anak keenam dari 12 bersaudara. PENSIUN JADI PREMAN Begitulah.‖ tutur Made Ngurah Bagiana. Kerasnya kehidupan Jakarta. Bentuknya bukan seperti angkot ataupun mikrolet zaman sekarang. tak ubahnya seperti pegawai lain. saya terbiasa ditempa bekerja keras. ada-ada saja ulah yang saya perbuat. Oleh karena cinta kami bertaut di Jakarta. tak urung menjebloskan saya pada kehidupan preman. Kalau sudah cukup besar. Saya beli satu peti telur di pasar. saya suka malu dibilang pengusaha sukses yang punya banyak pabrik dan outlet. sang pemilik Edam Burger. Bermodal rambut gondrong dan tampang sangar. Saya menumpang di kontrakan kakak saya di Utan Kayu. saya pun tak pernah mendapat jatah baju baru. tak pernah saya diberi uang jajan. (Sambil berkisah. hidup saya bergulir hingga menamatkan STM bangunan tahun 1975. Malah kalau dipikir-pikir. Saya harus menjual rumah dan mobil. Saya pun beralih menjadi sopir omprengan. Bukan tidak mensyukuri. Sambil tersenyum hangat. Toh. saya jual. Made terbahak tiap mengingat pengalaman masa lalunya. saya harus bisa memasak sendiri. NYARIS TERSAMBAR PETIR Titik cerah muncul di tahun 1990. Biasanya. Paling sering kalau naik bis kota tidak bayar. Ibu cukup memberi segenggam beras dan lauk mentah untuk saya olah sendiri. Bosan di Bali. saya pun jatuh bangkrut. Saya menjalani rute Kampung Melayu – Pulogadung – Cililitan. kuli bangunan. lalu diecer ke pedagang-pedagang bubur. Menjelang hari raya. Waktu itu saya bisnis mobil omprengan. Sesederhana masa kecil saya di Singaraja. Sejak kecil.

sebuah pengakuan yang membanggakan bagi Hendy. dan mentega. presiden direktur Kebab Turki Baba Rafi. tahun 1996 saya mencoba membuat roti sendiri dan membuat inovasi cita rasa saus. saya mengajak ibu-ibu rumah tangga berjualan burger di depan rumah atau sekolah. Akhirnya. Rasanya jelas berbeda dengan burger yang dijual di berbagai restoran cepat saji. Seminggu berkutat di dapur. Sungguh luar biasa. Prestasinya tidak hanya diakui di dalam negeri. Usianya pun masih 23 tahun! Wow.Hendy setiyono. Mereka ambil bahan dari saya dengan harga lebih murah. masih sangat muda untuk seorang bos yang memiliki 100 outlet di 16 kota di Indonesia. saya tak bisa jalan. 31 Agustus 2010 by Adi Satu lagi anak muda Surabaya menorehkan prestasi besar. Susahnya kalau hujan turun. Apalagi. Saya pikir. Rasanya miris sekali. sebenarnya tidak. Tak berhenti sampai di situ. tapi tak juga diluluskan. Siang itu. tapi juga di mancanegara. Baru setelah tahu murah. Saya nekad meminjam uang ke bank. Cukup sederhana. Ketika itu saya tengah memetik selada segar di kebun di Pulogadung. dia dinobatkan sebagai salah seorang di antara sepuluh tokoh pilihan yang dinilai mengubah Indonesia. Saya jatuh telungkup hingga baju belepotan tanah. saya nyaris disambar petir. Mereka mungkin berpikir.5 juta ke teman untuk membeli dua buah gerobak dan kompor. sayur. Padahal. ya. Mengapa? Wajah dan penampilannya masih layaknya anak muda. gerobak burger saya beranak menjadi lebih dari 40 buah. Untuk mengembangkan usaha. Tiba-tiba hujan turun diiringi petir besar. burger itu pasti mahal. Roti tak laku. Bahan-bahan pembuatan burger. Dalam sehari bisa laku lebih dari 20 buah. tak ada salahnya mencoba. Pernah juga gara-gara hujan. saus. Dalam dua tahun. Presdir Kebab Turki Baba Rafi Surabaya. tak jarang tak ada satu pun pembeli yang menghampiri. Saya pun pensiun menjajakan burger berkeliling dan menyerahkan semua pada anak buah. Saya berhasil menciptakan resep roti dan saus burger bercita rasa lidah orang Indonesia. setidaknya dapur kami masih bisa ngebul. Masih untung karena istri saya bekerja. Burger dagangannya saya labeli Lovina.inspirasi kebab baba rafi Posted on Selasa. pembeli mulai ketagihan. Tentu. Itulah penampilan sehari-hari Hendy Setiono. Dia adalah Hendy Setiono. saya menjual burger dengan cara berkeliling mengayuh gerobak. " Nasib baik adalah pertemuan antara persiapan dan kesempatan. Oleh majalah Tempo edisi akhir 2006. dimakan sendiri.melihat orang berjualan burger. daging. " 7. Dibantu seorang teman. sesuai nama pantai di Bali yang sangat indah. padahal seharian saya mengayuh gerobak. Tak tecermin tampang seorang bos dari perusahaan beromzet lebih dari Rp 1 miliar per bulan. bisnis yang dia geluti tergolong bisnis yang tak akrab di telinga. Akhirnya saya kesal dan malah meminjam Rp 1. hasilnya tak mengecewakan. upaya saya berhasil. Saya hanya mematok harga Rp 1. Banyak suka dan duka yang saya alami. Di awal-awal saya jualan. dia berkemeja batik cokelat dipadu celana hitam. saya ecer di berbagai tempat. seperti roti. .700 per buah.

Tak hanya perutnya kenyang. gerobak jualan kebab pertamanya mulai beroperasi.00. karena hari ini ada janji dengan Anda. 30 Maret 1983. mereka sengaja melakukan trial and error untuk menjajaki peluang bisnis serta pangsa pasarnya. Ukurannya pun terlalu besar. tersebut mempersilakan Jawa Pos masuk ke kantornya di Ruko Manyar Garden Regency.‖ ujar Hendy mengawali perbincangan. Tepatnya di salah satu pojok Jalan Nginden Semolo. Hendy mengisahkan. Gerobak pun fleksibel. Bagi Hendy. September 2003. Turki. Karena itu. Dia tidak ingin usahanya asal-asalan. Rafi Darmawan. bisa dipindah-pindah.00 masih terbilang pagi karena biasanya dirinya baru masuk kantor lebih dari pukul 12. 2.‖ jelas Hendy yang beristri Nilamsari. Biasanya. “Membuat gerobak lebih murah daripada membuat kedai permanen.00. selama di Qatar. ―Ternyata. . saya agak meruput datang ke kantor. pada Mei 2003. Nah. saat itu di benak Hendy langsung terbersit pikiran untuk membuka usaha kebab di Indonesia. dan dibumbui mayonaise. Tapi.Dengan ramah. pukul 11. kami memodifikasi rasa dan ukuran yang pas supaya lebih familier dengan orang Indonesia. 3. pria kelahiran Surabaya. rasanya sangat enak. kawasan Nginden Semolo. Saya tak menduga rasanya seperti itu. Namun. dia langsung menyusun strategi bisnis. jarum jam sudah menunjuk pukul 11. Lantaran penasaran. Hendy yang mengaku hobi makan itu lantas mencoba makanan yang lezat bila dimakan dalam kondisi masih panas tersebut. lalu digulung dengan tortila. Sebenarnya. Alasannya. dia banyak menemui kedai kebab yang dijubeli warga setempat. Awalnya.” ujarnya. kebab banyak beredar di Qatar dan negara Timteng lainnya. mereka pernah merasakan kebab di Makkah atau Madinah. diracik dengan sayuran segar. dirinya mengunjungi ayahnya yang bertugas di perusahaan minyak di Qatar. Dia lalu menceritakan awal mula bisnis kebab yang digelutinya tersebut.‖ katanya. dan Reva Audrey Zahifa. resep kebab dari Qatar yang rasa kapulaga dan cengkehnya cukup kuat tidak begitu disukai konsumen. kawan bisnisnya yang kebetulan juga senang kuliner. Ketika itu. Kebab adalah makanan khas Timur Tengah (Timteng) yang dibuat dari daging sapi panggang. Selama di negeri yang baru sukses melaksanakan Asian Games itu. Begitu tiba kembali di Surabaya. ―Orang Indonesia juga banyak yang naik haji atau umrah. tersebut. Dia kemudian bertemu Hasan Baraja. Yang pertama dilakukan adalah mencari partner. dan kini sudah dikaruniai dua anak. Saya mencarinya di kedai kebab yang paling ramai pengunjungnya. kebab paling enak adalah dari Istambul. kata Hendy. Tidak perlu banyak modal. ―Biasanya saya masuk kantor agak siang. di Indonesia terdapat warga keturunan Timteng yang menyebar di berbagai kota. mereka bisa bernostalgia makan kebab cukup di outlet saya. Mengapa gerobak? Hendy mempunyai alasan.‖ ungkap sulung dua bersaudara pasangan Ir H Bambang Sudiono dan Endah Setijowati tersebut. saya juga memanfaatkan waktu untuk berburu resep kebab. 23. ―Makanya.‖ jelasnya. ―Ternyata. berdekatan dengan area kampus dan tempat tinggalnya. Makanya. dia menggunakan ―trade mark‖ Turki untuk menarik calon pelanggan. selain belum banyak usaha semacam itu.

Untuk meraih award tersebut. Dua negara yang diincar adalah Malaysia dan Thailand. Rafi Darmawan. ―Uang hasil berjualan hari itu digunakan membeli makan di warung seafood saja tak cukup. baik dari dalam maupun luar negeri. Di antaranya. ―Mereka pikir saya tidak serius pada bisnis itu. Apalagi untuk meraih sukses seperti sekarang. Sukses bisnis kebab waralaba Hendy itu juga menghasilkan berbagai award. Bahkan. Tapi. Tak banyak orang membeli kebab. Setelah itu. Saat itulah terlintas di benaknya nama si sulung. pernah suatu hari. uang berjualan dibawa lari karyawan. Hari itu kebetulan hujan. Yang luar biasa.‖ katanya lalu tergelak. Serta. saya tidak menyesal meninggalkan bangku kuliah untuk membangun usaha. Sumatera. Baru beberapa minggu bekerja sudah minta keluar.‖ Mengawali sebuah bisnis memang tidak mudah. Banyak karyawan yang keluar masuk. dia berhasil mengembangkan sayap di mana-mana. Hendy juga ditahbiskan sebagai ASIA‘s Best Entrepreneur Under 25 oleh majalah Business Week International 2006. Pria kalem itu juga mendapatkan penghargaan Citra Pengusaha Berprestasi Indonesia Abad Ke21 yang dianugerahkan Profesi Indonesia. itu pengalaman pahit yang selalu kami kenang. dia mengaku terinspirasi nama anak pertamanya. Rafi. ―Saya OD alias out duluan. Tak ingin setengah-setengah dalam menjalankan bisnis. Wah. Dalam hati. Bahkan. hingga pengujung 2006.‖ tegas Hendy yang pernah mengenyam pendidikan di Fakultas Teknik Informatika ITS tersebut. Suka duka pun dirasakan calon bapak tiga anak itu. ―TV BBC London dan majalah Business Week International pernah meliput usaha saya tersebut. Makanya.‖ jelasnya. ketika dia meminta bantuan modal.‖ jelasnya. Mereka ingin Hendy menjadi orang kantoran seperti ayahnya. ―Misalnya. Hendy berencana mengembangkan usahanya itu ke luar negeri. Ke depan. di pengujung 2006. Hendy dan istri berjualan. ―Diberi nama Kebab Pak Hendy kok tidak komersial. Hanya dalam 3-4 tahun. lucu juga rasanya. saya ingin membuktikan kepada bapak dan ibu bahwa kelak saya pasti berhasil.‖ ungkapnya. lulusan SMA Negeri 5 Surabaya tersebut akhirnya memutuskan berhenti dari bangku kuliah pada tahun kedua. ISMBEA (Indonesian Small Medium Business Entrepreneur Award) 2006 yang diberikan menteri koperasi dan UKM. dia bersaing dengan 20 kandidat pengusaha lain dari berbagai negara di Asia. ada orang yang menawari saya membuka outlet di Trinidad & Tobago serta Kamboja. dan Kalimantan. Apa yang akan dilakukan Hendy selain mengembangkan usahanya ke mancanegara? . Sulawesi. karena tak mempunyai karyawan. tapi juga di Bali. pakai nama Baba Rafi. penghargaan Enterprise 50 dari majalah SWA untuk 50 perusahaan yang berkembang dalam setahun terakhir. orang tuanya menganggap bisnis yang akan dilakoni tersebut adalah proyek iseng. ―Kalau dipikir-pikir. kesuksesan bisnis Hendy tak perlu waktu lama. pengusaha muda tersebut mencatat telah memiliki 100 outlet Kebab Turki Baba Rafi yang tersebar di 16 kota di Indonesia.‖ ujarnya. Tidak hanya di Jawa. Keputusan dia untuk meninggalkan bangku kuliah guna menekuni bisnis kebab tersebut sempat ditentang orang tuanya. majalah Tempo menobatkan Hendy menjadi salah seorang di antara sepuluh tokoh pilihan yang mengubah Indonesia. Kemudian. jadi Baba Rafi berarti bapaknya Rafi. Karena itu.Soal nama kedainya Baba Rafi. Baba kan berarti bapak. pemasukan pun sedikit.

ketika berumur 4 tahun ia didiagnosa memiliki kelainan paru-paru. Masa-masa kecil Bong Chandra dilaluinya dengan perasaan tidak percaya diri. tidak pernah mendapatkan piala dari kompetisi mana pun. bahkan tidak memiliki banyak teman. 2012 Kisah Pengusaha Sukses Indonesia Anda pasti sering melihat lelaki yang satu ini. Jadi. Pria kelahiran Jakarta 25 Oktober 1987 ini lahir dengan banyak kekurangan. pengusaha sukses di bidang properti yang sekaligus juga merupakan motivator termuda di Asia saat ini. Bong juga terlahir dengan tubuh yang kecil.” tegasnya lalu tertawa. Awalnya ia tidak tahu apa yang sedang terjadi dalam keluarganya. Tak ada yang menyangka kalau Si Anak Minder ini kelak malah akan menjadi motivator termuda di Asia.satunya yang bisa menghalangi kita adalah keyakinan yang salah dan sikap yang negatif. intinya. meski tidak tamat sekolah. Bill Gates.Tampaknya.Bong Chandra | Anak minder itu kini menjadi Pengusaha Sukses dan Motivator Termuda di Asia By asyari | Published March 8. Selain memiliki penyakit asma. 8. Kesuksesan Bong Chandra tidak diperolehnya dengan mudah. untuk menjadi orang sukses. Bong juga berasal dari keluarga yang sederhana walaupun kebutuhan hidupnya selalu terpenuhi. tidak harus memiliki gelar akademis dan indeks prestasi (IP) tinggi. Salah satunya. Dia adalah Bong Chandra. tidak hanya itu. Hingga pada tahun 1998 terjadi krisis moneter yang membuat usaha keluarganya bangkrut. ia baru sadar ketika . Rasa minder itu membuat Bong Chandra tidak memiliki prestasi yang menonjol. Namun. Bill Gates. ―Saya belajar dari para pengusaha sukses. Dia bisa mendirikan kerajaan Microsoft. dia ingin seperti raja komputer. [] " Satu . Kekurangan inilah yang membuat masa kecil Bong Chandra terasa suram karena rasa minder dan tidak percaya diri.

ia bekerja siang dan malam tanpa kenal lelah demi memperbaiki kahidupan keluarganya. Pada tahun 2009. Hinaan. bisa dibayangkan kehidupannya saat itu. mereka rela berhutang puluhan juta rupiah untuk membiayai kuliahnya. dan di perusahaan-perusahaan besar di Indonesia. Pada usia 18 tahun. 9. bahkan untuk makan sehari-hari saja hanya memiliki jatah Rp 1. dia juga sukses menjadi motivator termuda di Asia hingga saat ini. PT. Hanya bermodalkan motor butut. kebangkrutan malah melanda keluarganya.Anne Ahira | Ratu Internet Marketing By asyari | Published February 6. tinggal di kost yang sangat sederhana. selalulah ingat kata Bong Chandra.ia melihat di depan rumahnya ada papan bertuliskan ―DIJUAL‖. dengan membawahi 150 staff karyawan. ia mulai membuka usaha bersama temannya. malah sebaliknya ia merasa lebih tertantang dan ingin membuktikan kepada mereka yang meragukannya bahwa ia layak menjadi pengusaha sukses. Bong Chandra. Dalam hati Bong berkata ―Sesungguhnya engkau telah melempar kayu ke dalam bara api yang menyala-nyala‖. Jakarta Pusat. Memimpin 3 perusahaan yaitu PT. Bahkan saking sayangnya orangtua Bong terhadapnya. Ilmu Bong juga bisa kita dapat dari bukunya yang merupakan buku best seller saat ini berjudul Unlimited Wealth yang hampir terjual hingga 100.000 copy dan 100% royalty buku tersebut ia sumbangkan ke Yayasan Vincentius. makin termotivasi. Sungguh miris memang keadaannya saat itu. cemooh. 2012 . dengan tidak memiliki kompetensi sama sekali di bidang apa pun. Kini Bong Chandra telah mengukir prestasi yang luar biasa dan sangat tidak biasa untuk anak muda seusianya. Bahkan jadikanlah itu sebagai motivasi untuk terus maju dan mensejahterakan sesama. Baginya. Keadaan inilah yang memaksa Bong menjadi anak yang lebih kuat dan tangguh dibandingkan anak seusianya. dan berbagai penolakan yang diterimanya tak lantas membuatnya patah arang.200. dan bertekad ingin mengubah hidupnya. Sejak saat itu ia sadar. dan PT. “Sesungguhnya engkau telah melempar kayu ke dalam bara api yang menyala-nyala”. ia bahkan diundang untuk memberi motivasi di Perusaahan Terbesar Dunia (versi Fortune 500). jangan jadikan penghalangan untuk meraih kesuksesan. Setiap mengalami kesulitan. Free Car Wash Indonesia. Ia layak menjadi panutan bagi generasi muda Indonesia. bagaimana pun keadaan Anda saat ini. Jadi. Tidak sampai di situ. jalan tercepat untuk sukses adalah dengan membantu orang lain menjadi sukses. Sangat mulia memang jasa anak muda yang satu ini. selama merintis usahanya pun ia sering mendapat hinaan dan cemooh dari orang-orang di sekitarnya. Bong Chandra Success System. Perintis Trinity Property. Selain bergelut dalam dunia property. Pergi keluar kota sendirian. Lewat seminarseminarnya inilah ia membagi ilmunya dan membantu jutaan orang untuk meraih kesuksesannya.

Berawal dari itulah. bahkan membuat e-mail pun saat itu ia tidak tau. Tidak lama kemudian Ibunya pun luluh dan mengatakan jika Ahira ingin berkeliling dunia. Ahira mesti menguasai bahasa Inggris dengan baik. dan hebatnya penghasilannya sekarang mencapai USD 50. Ini bukan tipuan bisnis internet yang biasa orang katakan. ia membayangkan bebas seperti elang dan dapat berkeliling dunia ke tempat-tempat yang ia inginkan. Ketika lulus SMA. Di sawah. hanya dengan bekerja beberapa jam di depan komputer ia bisa menghasilkan ribuan dollar! Sungguh luar biasa! Jauh melebihi penghasilannya sebagai guru bahasa Inggris. Pasti ada yang mengira kalau Anne Ahira ini orang Jepang yah atau ada keturunan Jepangnya. Ahira selalu mencatat impiannya di sebuah kertas dan membayangkan seakan-akan itu terjadi. Dalam lamunannya. dia memberikan kursus bahasa Inggris kepada anak-anak orang kaya dengan penghasilan 15 juta per bulan. Pada tahun 2001. berawal dari ilmu internet yang ―nol‖ besar. tapi dia mencari pekerjaan yang dapat menghasilkan passive income. mulailah ia mendalami internet marketing secara autodidak. Ya. anak yang berasal dari keluarga sederhana ini setiap hari menjalani kerasnya hidup dengan menjajakan pisang goreng ke sekolah dan apabila masih tersisa maka ia jajakan lagi ke petani di sawah. Sampai-sampai Ibunya pun frustasi melihat tingkah laku aneh anaknya bahkan Ibunya sempat menyeret Ahira ke depan cermin dan mengatakan kalau impiannya tidak mungkin dapat tercapai. Tapi di sisi lain. saya yakin nama ini sudah sering Anda dengar. Sekali lagi ini bukan tipuan! Tidak percaya? Coba lihat foto-foto kesuksesan Anne Ahira di bawah postingan ini.hehehe. pendapatan yang lumayan besar untuk golongan guru.Siapakah Anne Ahira? Mungkin sebagian dari kita masih asing dengan nama ini yah. Ahira kadang berbaring di tumpukan jerami dengan menatap langit yang kosong sambil melamun. ternyata wanita ini mojang Bandung kelahiran November 1979. wanita yang satu ini adalah pengusaha sukses di bidang internet. tapi bagi Anda yang berprofesi sebagai internet marketer atau yang sedang mendalami ilmu mendapatkan income dari internet.. . Dia mulai menekuni bisnis online pada tahun 2001. Ahira pun semakin bersemangat. kakek Ahira mendukung impian cucunya itu dan menyarankan kepada Ahira agar banyak berdoa kepada Allah supaya impiannya dapat terkabul. dia kemudian menjual es dan membantu Ayahnya menjadi kernet hanya demi membiayai kursus bahasa Inggrisnya. Hingga pada tahun 2003 ia sudah berpenghasilan ribuan dollar! Coba bayangkan.000 per HARI! Kisah ini dimulai ketika Ahira masih kecil. Walaupun sudah memiliki penghasilan yang lumayan besar dari mengajar bahasa Inggris. tapi Ahira tetap tekun mempelajarinya karena dia yakin internet marketing memiliki prospek masa depan yang luar biasa.

Tak sampai di situ. Bodypack. meskipun sebenarnya dia sangat ingin sekali melanjutkan study-nya di salah satu perguruan tingggi swasta terfavorit di Bandung. Semenjak bersekolah di STM Rony sudah terbiasa berjualan susu yang dibungkus dengan plastik-plastik kecil. Sekarang dia pun disebut-sebut sebagai salah satu internet marketer kelas dunia. Broklyn dll. diikat dengan karet. Tidak salah memang jika Rony dikatakan sebagai seorang pengusaha tas terbesar di Indonesia. lihat saja produk yang di hasilkan dari perusahaan Rony. pada tahun 2003 hingga 2005. Tidak mustahil. World Series. Masa remaja Rony di Bandung dilewati dengan penuh kesederhanaan yang jauh dari kehidupan serba ada apalagi yang disebut kehidupan glamour. seperti: Eiger. bahkan sebagian besar muridnya telah merasakan nikmatnya menjadi internet marketer. itu semua tentu saja bisa menjadi kenyataan asalkan dibarengi dengan usaha dan do‘a. Extrem. Kini muridnya sudah ribuan. Ahira yang memang memiliki jiwa pendidik kemudian membuat sebuah modul tentang pembelajaran internet marketing agar masyarakat dapat merasakan besarnya manfaat menjadi seorang internet marketer. dia bukan seorang lulusan perguruan tinggi negeri atau pun perguaruan tinggi swasta terfavorit. Sesuatu yang tidak berlebihan jika banyak orang yang mengatakan bahwa keberhasilan itu memang akan selalu berpihak kepada orang-orang yang mau bekerja keras dan sungguh-sungguh ingin merubah nasibnya.) merajai pasar tas yang ada di Indonesia. Incorporations (B&B. yuk. Morphosa. RONY LUKITO Bercita-cita menjadi seorang pengusaha sukses dan memiliki banyak harta yang melimpah tentunya menjadi keinginan setiap orang. tetapi murni hasil dari kerja keras dirinya sendiri. Tidak hanya itu. B&B. Demikian pula Rony yang sejak remaja biasa bekerja. kini ia berhasil menjadi pengusaha sukses di bisnis tas berkat serangkaian usaha dan kerja kerasnya. pengusaha tas terbesar di Indonesia ini dulunya adalah seorang anak dari keluarga yang memperihatinkan. Para pengunjung Kalabang‘s Blog tentu kenal dengan merek-merek tas yang sudah populer ini. Domus Danica. Orangtuanya bukanlah dari kaum berada.tersebar dari Sabang sampai Marauke dan terus bertambah setiap harinya. Itu memang bukan kalimat yang berlebihan. sebagai contoh kita lihat para pengusaha lokal yang sukses merintis perusahaannya dari 0 (nol). Dimasa remajanya Rony yang tinggal di Bandung adalah sosok pemuda yang rajin dan tekun. Mungkin sepenggal kisah pengusaha tas asal Bandung yang satu ini bisa menginspirasi Anda untuk menjadi seorang entrepreuneur yang sukses. perusahaan yang mereka miliki sekarang ini bukanlah warisan dari dari orangtuanya. Nordwand. langsung saja kita simak penggalan kisahnya. Berawal dari sinilah kemudian lahir Asian Brain yaitu ―kursus online‖ internet marketing khusus untuk orang Indonesia. Export. Mungkin merek tersebut dikalangan anak sekolah dan kuliahan . Melainkan dia hanyalah seorang lulusan STM (Sekolah Teknologi Menengah). Namun keinginannya itu tidak menjadi kenyataan karena harus terbentur masalah keuangan. Neosack. Vertic. Inc. Rony Lukito. kemudian susu tersebut ia jual ke rumah-rumah tetangganya dengan menggunakan sepeda motor miliknya.

dan kini menjadi ketua KADIN (Kamar Dagang Indonesia). Salah satunya adalah seorang pengusaha muda Sandiaga Salahuddin Uno. hmmm… luar biasa bukan ? Bagaimana. semua itu tidak didapat dengan cara instan. Robinson. Perjalanan bisnisnya memang begitu panjang dan berliku.000 pengusaha muda di Indonesia. dan berbagai hypermart seperti Carrefour. Matahari Departemen Store. silahkan disimak. SANDIAGA SALAHUDDIN UNO Indonesia memiliki banyak pengusaha top dan terkenal. diantara mereka masih berusia muda namun memiliki materi yang luar biasa atau dapat dikatakan sudah sukses secara finansial. apakah Anda sudah tertarik untuk menjadi seorang entrepreuneur? Perusahaan Rony murni dari hasil kerja kerasnya sendiri. dia berhasil melihat dan menyulap peluang-peluang usaha dan menjadikan ladang uang yang hingga kini terus dipanennya. sehingga wajar bila merek dagangnya sudah sangat terkenal.com. Namun karena punya jiwa bisnis yang tinggi. Semua merek tas tersebut di distribusikan secara nasional. hingga jaringan toko-toko buku seperti Gramedia. bahkan orang tuanya pun lebih memilih bekerja di perusahaan ketimbang jadi pengusaha. Dia hanyalah orang biasa. Produk Rony juga tersedia di berbagai outlet modern seperti Toserba Ramayana. yang memang produk-produk hasil perusahaan Rony sengaja di targetkan untuk kalangan pelajar. . Beliau adalah mantan ketua HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) sebuah organisasi yang berisi lebih dari 30. Namun sekali lagi. belum lagi toko-toko dan grosir tradisional lainnya.sudah tidak asing lagi. berikut ini kisah sukses yang dijalani oleh Sandiaga Salahuddin Uno yang saya kutip dari website ciputraentrepreneurship. bukanlah warisan dari orangtuanya. dan Gunung Agung. Sandiaga Uno bukanlah orang yang sudah biasa berkecimpung di dunia bisnis sejak kecil atau punya keturunan pengusaha ataupun punya modal besar dari orang tuanya.

Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) pasti kenal dengan sosok Sandiaga S. dirinya masuk ke sektor pertambangan awal 2000. Dia telah lengser dari jabatan ketua umum pusat organisasi yang beranggota lebih dari 30 ribu pengusaha itu. Namun. sering didudukkan sama beliau (William Soeryadjaja-Red). berpikir apa yang tidak pernah terlintas di benak orang. memandangi gedung-gedung menjulang di kawasan Mega Kuningan. Dia pun kembali duduk di bangku kuliah di George Washington .” katanya. mulai pertambangan. Kekayaannya 245 juta dolar AS. ”Saya masih ingat. lantas tertawa. infrastruktur. sektor tersebut belum marak seperti saat ini. Sandi mendapat kepercayaan dari perintis Grup Astra William Soeryadjaja untuk bergabung ke Bank Summa. Sandiaga Salahuddin Uno. Kiprah bisnis Sandi kini dibentangkan lewat Grup Saratoga dan Recapital.” ujar pria penggemar basket itu. Amerika Serikat. diantara susahnya menemukan orang sukses tersebut. Saat itu. perkebunan. Bapak dua anak itu kemudian sedikit terdiam.” Dia mencontohkan. Dia benar-benar mengingatnya karena itulah titik awal dia mengetahui kerasnya dunia bisnis. berpikir di luar koridor. Dia harus kembali ke AS karena mendapat beasiswa dari bank tempatnya bekerja. ”Guru saya adalah Om William (William Soeryadjaja-Red).Di Indonesia. Sandi–demikian penyandang gelar MBA dari The George Washington University itu biasa disapa– tercatat sebagai orang terkaya ke-63 di Indonesia versi Globe Asia. Di Tanah Air. dia tak berpikir menjadi pengusaha seperti yang telah dilakoni selama satu dekade ini. Itulah awal Sandi terus bekerja sama dengan keluarga taipan tersebut.” ujarnya. William tanpa pelit membagikan ilmu bisnisnya kepada Sandi. “Saya ingin masuk ke sektor consumer goods. hingga asuransi. pada 1990. memang harus selalu berpikir jangka panjang. Seorang pebisnis. Kami berdiskusi lama. Bisnisnya menggurita. dia masih punya cita-cita soal pengembangan bisnisnya. Pandangannya dilayangkan ke luar ruang. ”Jadi. Sandi semula adalah pekerja kantoran.” tutur pria kelahiran 28 Juni 1969 itu. ”Saya ini pengusaha kecelakaan. Sandi hanya bertahan satu setengah warsa.” akunya. ”Orangtua lebih suka saya bekerja di perusahaan. tidak terjun langsung menjadi wirausaha. bisa berjam-jam.” kenangnya. Jiwa wirausahanya sangat tangguh. kata dia. ketika sektor itu sekarang naik. optimistis. Sandi menyatakan tak disiapkan untuk menjadi pebisnis oleh orangtuanya. Uno.” katanya. Kansas. bisnis di sektor tersebut sangat prospektif. kami sudah punya duluan. Pascalulus kuliah di The Wichita State University. muncul milyarder muda. relatif amat susah mencari orang sukses dalam usia yang relatif muda. Karena itulah. Dalam 5-10 tahun mendatang. ”Menjadi pengusaha itu pilihan terakhir. Namun demikian. setidaknya dalam usia di bawah 40 tahun. Bahkan. “Mikir-nya memang harus jangka panjang.

Rosan Roeslani. Edwin Soeryadjaja. ”Saya berangkat dari nol. ”Saya memang ingin fokus di bidang yang saya tekuni semasa kuliah. kembali dari luar negeri. Sandi kembali terempas. Sandi mengakui. Apalagi. Dari bisnis itulah. ”Saya selalu yakin. Mapan sejenak. Mereka meyakinkan investor-investor mancanegara agar mau menyuntikkan dana ke tanah air. Pertautan akrabnya dengan keluarga Soeryadjaja membawa Sandi mendirikan perusahaan investasi PT Saratoga Investama Sedaya bersama anak William. Bahkan. BTPN. Nilai aset-aset mereka pun runtuh. dia kembali ke Indonesia. Saat itu banyak perusahaan papan atas yang tersuruk tak berdaya. 2011 . dirinya semula kaget dengan perubahan kehidupannya. Saratoga punya saham besar di PT Adaro Energy Tbk. setiap masalah pasti ada solusinya. 10 April 2011 Kisah Pengusaha Edam Burger Posted by Wasitya Dwi Anggoro on Minggu. ketika itu krisis. Dia juga bekerja di perusahaan investasi di Singapura. Dia kemudian menggandeng rekan sekolah semasa SMA. bagaimana meyakinkan bahwa Indonesia masih punya prospek. saya masih numpang orangtua. kepakan sayap bisnis Sandi melebar hingga kini. mendirikan PT Recapital Advisors. tapi sekarang berpikir bagaimana bisa bertahan. Kemudian.University. Misalnya. Saat itulah. April 10. perusahaan batu bara terbesar kedua di Indonesia yang punya cadangan 928 juta ton batu bara. Bisa dibilang. ”Itu yang paling sulit.” Mereka membeli perusahaan-perusahaan yang sudah di ujung tanduk itu dan berada dalam perawatan BPPN -lantas berganti PPA-.” tuturnya. Sandi mampu ”memanfaatkan” momentum krisis untuk mengepakkan sayap bisnis. mengakuisisi Adaro. Minggu. Dari situlah.” katanya. krisis membawa berkah bagi Sandi.” katanya. Bank Summa ditutup. fase-fase sulit harus dia hadapi. Sandi kemudian sempat bekerja di sebuah perusahaan migas di Kanada. Sandi yang merasa berutang budi ikut membantu penyelesaian masalah di Bank Summa. Mau tidak mau. ”Biasanya saya dapat gaji setiap bulan. nama Sandi mencuat dan pundi-pundi rupiah dikantonginya. mereka menjual perusahaan itu kembali ketika sudah stabil dan menghasilkan keuntungan.” tutur pria kelahiran Rumbai itu. Perusahaan investasi yang didirikan Sandi dan kolega-koleganya segera menyusun rencana. hingga Hotel Grand Kemang. Perusahaan tempat dia bekerja tutup. Washington. Sandi terlibat dalam banyak pembelian maupun refinancing perusahaan-perusahaan. yaitu pengelolaan investasi.

ada-ada saja ulah yang saya perbuat. saya sempat menjadi tukang cuci pakaian. Pembawaannya sederhana. daging. sekitar usia 10 tahun. ya saya harus ke kebun dulu mencari daun pisang. saya pun merantau ke Jakarta tanpa tujuan.” tutur Made Ngurah Bagiana. sejak kecil pula saya sudah jadi pengusaha. PENSIUN JADI PREMAN Begitulah. Uangnya untuk beli baju baru. saya harus bisa memasak sendiri. Malah kalau dipikir-pikir. tak ubahnya seperti pegawai lain. tapi minta uang kembalian. Biasanya. Makanya.000 outlet Edam Burger yang tersebar di seluruh Indonesia. Saya mengawali semua usaha ini dengan niat sederhana: bertahan hidup. sosis. kalau mau makan. tiap pergi ke sekolah. “Aduh maaf.) Terus terang. (Di rumah mungil di kawasan Perumnas Klender. saya tidak terbiasa rapi. Paling sering kalau naik bis kota tidak bayar. Roti. Kerasnya kehidupan Jakarta. Seorang lelaki bercelana pendek berhenti bekerja. . saya terbiasa ditempa bekerja keras. ia pun memperkenalkan diri. ia memiliki 10 pabrik dan 2. Made bercerita. Bukan tidak mensyukuri. hanya pakai oblong dan celana pendek. Bayangkan. tak pernah saya diberi uang jajan. Untuk mengisi perut.Lulusan STM bangunan ini mengawali bisnisnya hanya dengan dua gerobak. Lalu. Saya menumpang di kontrakan kakak saya di Utan Kayu. saya potong-potong. kuli bangunan. ia pernah menjalani hidup yang keras di Jakarta. tapi saya hanya tak mau dicap sombong. saya pun tak pernah mendapat jatah baju baru. Ibu cukup memberi segenggam beras dan lauk mentah untuk saya olah sendiri. Saya lahir pada 12 April 1956 sebagai anak keenam dari 12 bersaudara. Menjelang hari raya. ya. Jadi. Kalau sudah cukup besar. Segalanya tentu tak mudah diraih. sang pemilik Edam Burger. Sejak kecil. Orang tua memberi saya nama Made Ngurah Bagiana. Bahkan. saya jual. lalu dijual ke pasar. Kalau mau punya uang. Kini. lalu keluar menyambut NOVA. Bermodal rambut gondrong dan tampang sangar. Bosan di Bali. Jakarta Timur. tak urung menjebloskan saya pada kehidupan preman. hingga botol-botol saus kemasan bertuliskan Edam Burger disusun rapi dalam wadah-wadah plastik siap edar. beberapa bulan sebelumnya saya memelihara anak ayam. saya suka malu dibilang pengusaha sukses yang punya banyak pabrik dan outlet. Bali. hidup saya bergulir hingga menamatkan STM bangunan tahun 1975. belasan pegawai berkaus merah kuning terlihat sibuk. Sambil tersenyum hangat. dan kondektur bis PPD. sampai sekarang saya ingin tetap menjadi orang yang sederhana. (Sambil berkisah. Sesederhana masa kecil saya di Singaraja. Beberapa saat kemudian.

saya pun jatuh bangkrut. sesuai nama pantai di Bali yang sangat indah. burger itu pasti mahal. saya pulang ke kampung halaman. Waktu itu saya bisnis mobil omprengan. Saya berhasil menciptakan resep roti dan saus burger bercita rasa lidah orang Indonesia. Oleh karena cinta kami bertaut di Jakarta. tak ada salahnya mencoba. Banyak suka dan duka yang saya alami. saya hidup mengontrak. bahkan dia juga sering muncul di .Pulogadung . Tahun 1985. hasilnya tak mengecewakan. Saya hanya mematok harga Rp 1. Tanpa sengaja. NYARIS TERSAMBAR PETIR Titik cerah muncul di tahun 1990. Saya jatuh telungkup hingga baju belepotan tanah. Baru setelah tahu murah. Toh. Dia mempunyai jadwal seminar yang sangat padat. saya menikah dengan perempuan sedaerah. masih berupa pick-up yang belakangnya dikasih terpal. Akhirnya. saya ecer di berbagai tempat.Dia yng berperawakan tinggi . Made Arsani Dewi. ya.Made terbahak tiap mengingat pengalaman masa lalunya. Saya beli satu peti telur di pasar. lalu diecer ke pedagang-pedagang bubur. Berulang kali ia menggeleng. saya tak bisa jalan. Ternyata. Ketika itu saya tengah memetik selada segar di kebun di Pulogadung. lalu membenarkan letak kacamatanya).banyak media menyebutnya SANG PELATIH SUKSES. Di awal-awal saya jualan. saya melihat orang berjualan burger. dan mentega. Gantinya. tapi tak juga diluluskan. kami memutuskan kembali ke Ibu Kota untuk mengadu nasib. saya berjualan telur. Seminggu berkutat di dapur. Saya pun pensiun menjajakan burger berkeliling dan menyerahkan semua pada anak buah. Untuk mengembangkan usaha. Masih untung karena istri saya bekerja. Padahal. Tak berhenti sampai di situ. Sungguh luar biasa. Lalu. Tibatiba hujan turun diiringi petir besar. saya nyaris disambar petir. tak jarang tak ada satu pun pembeli yang menghampiri. Susahnya kalau hujan turun. akhirnya saya pensiun jadi preman. setidaknya dapur kami masih bisa ngebul. Saya nekad meminjam uang ke bank. Saya pindah ke Perumnas Klender. sebenarnya tidak. Kami membeli rumah mungil di daerah Pondok Kelapa. usaha saya mandeg. Bentuknya bukan seperti angkot ataupun mikrolet zaman sekarang. Dalam dua tahun. tapi karena deflasi melanda tahun 1986-an. Roti tak laku. upaya saya berhasil.Cililitan. Saya menjalani rute Kampung Melayu . Rasanya miris sekali. Saya harus menjual rumah dan mobil. seperti roti. Burger dagangannya saya labeli Lovina. Saya pikir. gerobak burger saya beranak menjadi lebih dari 40 buah. Saya pun beralih menjadi sopir omprengan.5 juta ke teman untuk membeli dua buah gerobak dan kompor. Kerugian makin membengkak. Mereka mungkin berpikir. daging. dimakan sendiri. tahun 1996 saya mencoba membuat roti sendiri dan membuat inovasi cita rasa saus. Mereka ambil bahan dari saya dengan harga lebih murah. Dibantu seorang teman. Pernah juga gara-gara hujan. Rasanya jelas berbeda dengan burger yang dijual di berbagai restoran cepat saji. Cara Unik Sang pelatih sukses (TUNG DESEM WARINGIN) Siapa tak kenal tung desem waringin?. saus. sayur. Akhirnya saya kesal dan malah meminjam Rp 1. pembeli mulai ketagihan. saya mengajak ibu-ibu rumah tangga berjualan burger di depan rumah atau sekolah. Bahan-bahan pembuatan burger. Pada 25 Desember tahun itu. Dalam sehari bisa laku lebih dari 20 buah. saya menjual burger dengan cara berkeliling mengayuh gerobak. Awalnya berjalan lancar. padahal seharian saya mengayuh gerobak.700 per buah.

.000 eksemplar saja. ritsleting sampai ke negeri . dengan aksinya yang sensasional dia menunggang kuda di jalan sudirman dengan pakaian ala jendral besar sudirman sambil membawa poster buku.... Karena jadwal seminarnya yang sangat padat.115 eksemplar pda saat launching perdananya.. Sukses dengan banyak menerbitkan buku dengan hasil penjualan yang sangat fantastik.. Luar bisa.. Tercatat dia sudah berbicara di depan 183. hebatkan heee. jadi yang 115 orang harus rela nunggu cetakan ke dua...sampai-sampai dia mengunakan helikopter untuk pindah dari lokasi seminar satu ke seminar yang lainya... November 27.00 hanya dalam waktu 38 bulan terakhir. Tak heran jika bukunya terjual 10... Kisah suksesnya berjualan buku yang demikian hebatnya membuat musium record indonesia (MURI) menabalkan dia sebagai penulis buku inspirasional pertama FINANSIAL REVOLUTON di indonesia yang penjualaanya bisa mencapai 10. 2011 Muailimin pengusaha resleting yang dulu di cemooh Muliamin: Dari Tangerang..media telavisi terkenal. Padahal cetakan perdananya hanya 10. Contohnya saat dia launching buku FINANCIAL REDUCIONS. dia mempunyai cara yang unik agar mendapat perhatian banya media....115 eksemplar pada cetakan pertamanya Posted by Mas Warsito at 7:44 AM No comments: Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to Facebook Labels: orang sukses Sunday.

Produk itu sudah diekspor ke beberapa negara. Tapi. Omzet Fajarindo juga terus bertumbuh 20%–30% tiap tahun. Maklum. lahir dari keluarga pedagang yang mempunyai kios cukup mapan membuat orang tuanya sangsi dengan bisnis baru anaknya.45 juta. Argentina. Padahal. ritsleting buatan Muliamin mampu menapaki pasar luar negeri. “Paling besar penjualan memang masih berasal dari dalam negeri. dan Pakistan. pengusaha bukan hanya berdagang tapi harus menciptakan barang. Mesir. seperti Turki.” . dengan membawa merek AmcoZip. India. kontribusi ekspor hanya 40% dari total omzet Fajarindo. Menggebrak pola pikir dari bisnis dagang menjadi produsen ternyata cukup sulit bagi Muliamin. Dia berpikir. Peru. PT Fajarindo Faliman Zipper yang membawahi bisnis ini kini memiliki kapasitas produksi sampai 70 ton per bulan. Pendapatan dari hasil ekspor di tahun 2008 sudah mencapai US$ 2. Bangladesh. Pikiran tersebut membawa dia menjadi produsen sekaligus eksportir ritsleting terkemuka di Indonesia.seberang Lahir dari keluarga pedagang tidak membuat Muliamin puas. kesangsian itu sudah terjawab. Saat ini.

Jumlah tersebut mulai menipis lantaran semua produksi sudah banyak menggunakan mesin.500-an orang. Fajarindo melabeli produknya dengan nama IndoZip. Di dalam negeri. menurut Muliamin. Bahkan. “Orang tua saya bilang. “Saya justru bekerja di perusahaan elektronik yang memproduksi radio.cerita Muliamin. Saat ini Fajarindo memiliki sekitar 800 karyawan. Kebutuhan karyawan yang begitu tinggi lebih disebabkan Fajarindo telah menghasilkan ritsleting mulai dari hulu sampai hilir.” kenang Muliamin. berdagang adalah bisnis tidak ada nilai seninya. Orang tua Muliamin yang berprofesi sebagai pedagang melarang untuk merintis bisnis baru. ngapain kamu susah-susah harus memproduksi segala?” ujar dia. karyawan bisa mencapai 1. “Sebelumnya. pria ini enggan jika harus membantu orang tuanya menjaga warung.” ujar dia. Tapi. Pria kelahiran tahun 1946 ini mengaku sebelum memulai bisnis ini hidupnya tidak mulus. Tapi tidak dipungkiri. inspirasi memproduksi ritsleting ini . Pria asal Medan ini mengaku memang menyukai pekerjaan merakit atau memproduksi barang.

produk ritsleting hasil rakitannya banyak diminati orang. Padahal. ia mengambil long chain dari Taiwan. bahkan bisa dibilang nol. Muliamin juga diuntungkan karena biasanya orang yang pesan membayar di depan terlebih dahulu sebelum barang jadi. modal awal untuk membuka bisnis ini tidak besar. ia tak butuh modal cukup besar saat itu. pada tahun 1979 mulai merantau ke Jakarta untuk memulai bisnis merakit ritsleting. Dia lantas menyewa rumah toko (ruko) di daerah Pinangsia. istrinya sangat . kancing. Ada kawannya semasa kuliah yang bekerja di sana dan bersedia memasok barang untuk kemudian diolah kembali menjadi ritsleting jadi. Tak ayal. Jakarta Barat.memang dari dagangan orang tuanya saat di Medan. dan lain sebagainya. Meski tidak mendapat restu dari orang tua. Apalagi. “Orang tua saya jualan kebutuhan jahit menjahit seperti benang.” tutur Muliamin. Muliamin cukup diuntungkan dengan kondisi pasar. Soalnya. permintaan (demand) jauh lebih besar dari pasokan. Karena itu.” aku dia. ritsleting. Muliamin yang saat itu sudah menikah. “Saat itu. ia memulai dari merakit ritsleting dari bahan setengah jadi (long chain). Saat itu.

sebagai pemula di bisnis ini. Tapi. Maklum. Butuh waktu lima tahun sampai dia bisa menemukan teknik membuat ritsleting dengan kualitas cukup bagus. Ia lantas memindahkan tempat produksinya ke Jalan Faliaman . Muliamin belajar ke Taiwan soal produksi ritsleting. Mulai dari sana. Belajar sampai Taiwan Untuk meningkatkan kualitas produksi. Meski sudah sukses.membantu dalam memulai bisnis ini. “Saya harus menjalin hubungan baik dengan pemilik pabrik untuk dapat belajar di situ. Muliamin tidak mau berhenti menjadi produsen ritsleting dari bahan setengah jadi. Tapi. hasil karyanya banyak dicemooh orang.” ujar dia. “Istri saya bahkan menjadi pekerja juga saat awal usaha. memproduksi ritsleting bukan perkara mudah. Ia lantas mencoba memproduksi dari awal. kapasitas produksi Muliamin mulai bertambah tiap tahun. dia tidak putus asa. Di awal usahanya.” kata dia. untuk masuk ke pabrik pembuatan ritsleting di sana tidaklah mudah. Tentunya. produksinya jauh di bawah standar ritsleting pada umumnya. Muliamin terus mencoba untuk membuat ritsleting dengan kualitas cukup bagus.

Ia kemudian merintis karirnya sebagai . namun perjalanan suksesnya dalam membangun usaha tempe tidaklah semulus apa yang kita bayangkan. Saat ini. Selain itu.com. Setelah memutuskan untuk menuntut ilmu di Akademi Perhotelah Sahid pada tahun 1987. dari semula hanya merambah pasar di Jakarta. Ia mampu menembus pasar luar negeri lantaran punya jaringan dan kemampuan berbahasa Inggris. Detij. dan Medan.Raya. Meskipun bisnisnya kini telah berkembang dengan pesat. Kisah Sukses Pengusaha Tempe Indonesia di Jepang 05:47 Arief Rahman No comments Tokyo. bisnisnya berkembang pesat. di pabrik seluas 10 hektare tersebut. Terlahir di kota kecil Grobogan. Tangerang. Muliamin mulai menjual produknya ke luar negeri. Bandung. Siapa sangka bila seorang mantan bell boy Hotel Sahid Yogyakarta ini sekarang bisa sukses merintis usaha tempe di negeri sakura (Jepang) serta mendapatkan gelar khusus yakni The King of Tempe. Jawa Tengah ternyata tidak menyurutkan semangat juang Rustono (43) untuk meraih mimpi besarnya.

akhirnya membuahkah hasil manis sehingga Ia berhasil membuat tempe yang lezat dengan bantuan ragi dari Indonesia.seorang bell boy di Hotel Sahid Yogyakarta hingga bertahun-tahun lamanya. Di tahun 1997. mendapatkan banyak ilmu dari masyarakat di negeri matahari terbit tersebut. Dari sinilah perjuangan Rustono mulai dirintis dari awal. hati kecil Rustono mulai terdorong untuk membuka peluang bisnis baru yang belum pernah ada sebelumnya di Negara Jepang. yang kini telah dipersunting sebagai istrinya. Awal Merintis Usaha Tempepengusaha sukses 133x200 Sukses Merintis Usaha Tempe di Negeri Sakura Berbekal pengalaman dan pengetahuannya di beberapa sektor industri. . bahkan Ia rela pulang ke Indonesia selama tiga bulan hanya untuk belajar membuat tempe yang lezat dari 60 pengrajin tempe di seluruh Pulau Jawa. Rustono memutuskan untuk hijrah ke Kyoto. baik dari perilaku hidup sehari-hari maupun dari segi etos kerja para karyawan yang relatif cukup tinggi. Semua kendala tersebut dijadikannya sebagai sebuah tantangan baru. ayah dari Noemi Kuzumoto ini mencoba menekuni sektor bisnis makanan dan membuat tempe dengan sedikit pengetahuan yang pernah Ia ketahui. ternyata masih banyak kendala usaha yang dihadapi oleh Rustono. Terinspirasi dari makanan nato (sebangsa makanan dari kedelai yang rasanya sangat khas orang Jepang). Salah satunya yaitu mengenai izin produksi di Negara Jepang yang cukup rumit (harus melalui berbagai tahap penelitian dan tes). serta kendala iklim alam yang kurang bersahabat karena memiliki kelembapan udara kurang dari 60%. sehingga proses fermentasi tempe tidak bisa berjalan maksimal tanpa bantuan peralatan khusus yang bisa menjaga kestabilan cuaca. Jepang untuk melanjutkan hidup baru bersama istri tercintanya. Pengalaman inilah yang kemudian mempertemukan Rustono dengan seorang wanita asli Jepang bernama Tsuruko Kuzumoto. hingga pada akhirnya Ia berhasil mengantongi perizinan dari pemerintah setempat dan memasarkan produk tempenya dengan merek Rusto Tempeh yang dilengkapi dengan ilustrasi gambar suasana kehidupan kampung di Pulau Jawa. Ia bekerja di beberapa perusahaan Jepang mulai dari perusahaan sayur-mayur higga perusahaan roti yang semuanya menuntut ketelitian dan tanggungjawab cukup besar dari para karyawannya. dan memanfaatkan sumber mata air di sekitar kediaman mertuanya. Kuatnya tekad dan semangat Rustono untuk terus belajar memproduksi tempe. Rustono yang saat itu berprofesi sebagai seorang karyawan. Proses trial and error Ia jalani kurang lebih selama empat bulan. Setelah berhasil memproduksi tempe dengan sempurna.

Methanol Fragrance. Methyl Paraben.Dengan memanfaatkan kemasan produk 200 gram. Lanolin. Methanol Fragrance. Under Wirausaha Tags: Indonesia. Inspirasinya datang dari sebuah artikel yang menyebutkan Indonesia mempunyai 100 persen bahan baku untuk industri kecantikan tapi hanya berjaya di pasar ekspor bahan baku. kini suami Tsuruko Kuzumoto ini telah membangun pabrik tempe di kawasan pinggir hutan yang bermata air dan memanfaatkan lahan seluas 1. toko swalayan. . Wanita asal Surabaya ini mencoba memproduksi produk perawatan tbuh berkualitas yang diberi merek Pourvous. Kerja keras dan semangat juang Rustono di negeri sakura. Para Amino Benzoic Acid (PABA). yaitu produk yang bebas dari enam bahan yang akibatnya kurang baik untuk kulit dan kesehatan seperti Paraben. sekolah-sekolah. Dia mencoba memadukan bahan baku alami dengan kualitas halal. Bila dulunya usaha tempe Rustono dijalankan di rumah kecilnya.000 bungkus setiap lima hari. Cerita Sukses Wanita Wirausaha Posted By admin On 02 Jun 2012. Ia memasarkan produk tempenya hampir ke seluruh kota di Jepang. sekarang ini kapasitas produksi Rusto Tempeh bisa mencapai 16. kini telah terbayar dengan keberhasilan usaha tempe yang Ia rintis. rumah makan vegetarian. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses.000 meter2. Semoga kisah pengusaha sukses dari Grobogan. baik di perusahaan jasa boga. wirausaha Idealisme yang dimiliki Laila Asri untuk memasarkan produk sehat dan ramah lingkungan membuatnya mengembangkan minat dalam bidang perawatn tubuh. Jawa Tengah ini memberikan manfaat bagi para pembaca dan menginspirasi seluruh lapisan masyarakat untuk segera memulai usaha. Synthetic Color dan Sodium Lauryl/Laureth Sukphate (SLS/SLES). sementara produk jadinya malah impor. Berangkat dari situ akhirnya dia mencoba membuat produk sendiri yang berkualitas. Konsep yang dikedepankan Laila adalah Six Free. hingga ke beberapa rumah sakit di Fukuoka.

gangguan pada hormon dan mempengaruhi perkembangan janin. ia juga terpilih bersama delapan wanita wirausaha lain asal Indonesia untuk mengikuti program 10. Propyl Paraben atau Butyl Paraben.000 Women Enterpreneurship Partnership Global Cohort yang diadakan Kedubes Amerika Serikat dan Goldman Sachs di Thunderbird University. Synthetic Colour yang mengandung karsinogen bisa memicu iritasi kulit dan alergi. Komitmennya pada halal dan natural bodycare paraben free membuatnya diberikan sejumlah penghargaan seperti Wanita Wirausaha Femina 2008 dan Ernst & Young Enterpreneurial Winning Woman 2010. Demikian juga SLS/SLES. Elang Gumilang Sukses Jadi Raja Tanah Apr 11. PABA yang berfungsi sebagai anti-ultraviolet juga memiliki potensi meningkatkan risiko kanker juga alergi. Lanolin merupakan kandungan pelembab sintetis pemicu noda di kulit. angka penjualan Pourvous menunjukkan grafik yang positif.       Beranda Blog Foto Video Musik Tautan Diawali Menjual Donat. Pasar dalam negeri dan pasar luar negeri seperti Jerman sudah dirambahnya. deterjen yang banyak terkandung di sabun. Methanol Fragrance yang bekerja sebagai deodorant dapat mengganggu sistem jaringan dan saraf. Lewat kerja keras selama lima tahun belakangan. '09 9:58 AM untuk semuanya . Sejumlah produk biasanya mencantumkan kandungan ini dengan sejumlah sebutan: Methyl Paraben. Awal tahun ini.Paraben adalah bahan kimiawi berbahaya pemicu kanker.

menjadi tukang minyak goreng. Elang sudah mendapatkannya. mulai dari berdagang donat. Menurut Elang. Pesan tersebut lah yang selalu diajarkan kedua orang tuanya. Setidaknya ini bukanlah mimpi tapi kenyataan. karena walaupun masih berstatus mahasiswa dirinya sudah memimpin sebuah perusahaan dengan omset bermiliaran. Semangat bisnisnya sudah terlihat sejak kecil dan bahkan naluri beriwarusahanya sangat tajam dalam melihat peluang usaha. karena sesuatu tidak didapatkan dengan gratis. namun bisa memulai dari umur yang sangat belia. Pasalnya sudah banyak cerita menggambarkan pengusaha muda sukses yang mengawali usahanya dari awal dan salah satunya Elang Gumilang (23) CEO PT Dwikarsa Semestaguna. pengusaha muda yang sukses di bidang properti. Tak ayal dirinya sempat merasai bergai macam pekerjaan.Menjadi pengusaha sukses dan memimpin perusahaan dengan berpenghasilan besar tidak harus menunggu tua. Pemuda kelahiran Bogor 23 tahun lalu sudah mempunyai masa depan yang baik dengan sukses membuka lapangan kerja dan memperkerjakan ratusan orang berkat kegigihannya untuk berwirausaha yang sudah terasah sejak di bangku SMA. jualan bolham hingga terakhir menjadi developer properti untuk pembangunan rumah sangat . Tapi usaha dengan kerja keras. Kisah sukses pemuda seperti Elang di Indonesia masih langkah dan mungkin hanya seribu satu. Di saat mahasiswa lainnya disibukkan dengan pergulatan kuliah untuk menggapai masa depan yang lebih baik. kesuksesan yang diraihnya saat ini bukanlah datang begitu saja.

diapun memberanikan diri ikut tender dalam properti. terlebih sektor properti. jadi sampai sekarang mereka belum berani untuk memiliki rumah. Rumah bercat kuning pun satu demi satu mulai berdiri. Namun hal tersebut disiasatinya dengan . Kesuksesan yang didapatkannya waktu itu menang dalam tender pembangunan sekolah dasar di Jakarta Barat senilai Rp162 juta. mulai tipe 22/60 dan juga tipe 36/72. Sejak saat itu. bisnisnya di bidang properti diawali sebagai marketing perumahan. di Jakarta. Rumah-rumah yang berdiri di atas lahan 60 meter persegi tersebut ditawarkan hanya seharga Rp25 juta dan Rp37 juta per unitnya. di Jakarta. dalam acara Radio Trijaya.sederhana. Kekurangan modal dan memaksanya memeras otak mencari jalan keluar. "Banyak orang di Indonesia terutama yang tinggal di kota belum punya rumah. telah membuatnya mempunyai pengetahuan di dunia properti. padahal mereka sudah berumur 60 tahun.25 juta dan cicilan Rp90 ribu per bulan selama 15 tahun. "Saya di marketing tidak mendapat gaji bulanan. pada tahun 2007 Elang mulai membangun rumah sehat sederhana (RSS) yang difokuskan untuk si miskin berpenghasilan rendah. Pasalnya saat ini bisnis properti kebanyakan ditujukan hanya untuk kalangan berduit saja. Berkat pengalaman sebagai marketing perumahan yang dinilai cukup. Dikatakannya. bertajuk Talk to CEO." ungkapnya." ujarnya. Elang membangun rumah dengan berbagai tipe. bertajuk Talk to CEO. biasanya kendala mereka karena DP yang kemahalan. Kemudian. cicilan kemahalan." jelasnya. mereka sudah bisa memiliki rumah. Berbisnis tidak selamanya berjalan lurus dan pasti ada gelombangnya. dalam acara Radio Trijaya. Modalnya Elang putar kembali untuk membebaskan lahan di sekitarnya. Dengan modal patungan Rp340 juta. Dari penjualan rumah yang sedikit demi sedikit itu. hanya saja mendapatkan komisi setiap mendapat konsumen. hanya dengan DP Rp1. ambisinya yang ingin terus maju membawanya membangun rumah sangat sederhanya bagi rakyat kecil. Sedangkan perumahan yang sederhana dan murah yang terjangkau untuk orang miskin masih jarang sekali pengembang yang peduli. "Jadi.

" paparnya. pengembang dengan fundamental kuat dan strategi yang tepat akan bertahan. 2012 by ngebrand 2 . tetapi juga global. Krisis ekonomi global saat ini disikapinya dengan optimisme." tandasnya. akan menciptakan titik keseimbangan baru bagi pengembang.mencari penyandang dana dengan sistem bagi hasil. dia tetap mempertahankan komposisi kepemilikan sebesar 40 persen. Namun. Pasalnya di industri properti Indonesia tidak terlalu bergantung pada asing. "Kebetulan latar pendidikan saya dari ekonomi. sekarang rencana anggaran biaya (RAB) mencapai Rp33 juta per unit. Orang asing belum boleh memiliki properti di Indonesia. Dengan jumlah itu baru bisa menutupi biaya produksi sekaligus memberi keuntungan. Naiknya harga bahan baku membuatnya perlu melakukan penyesuaianpenyesuaian dan termasuk dengan kondisi krisis ekonomi global saat ini. Krisis. tidak hanya di tingkat lokal. "Industri properti Indonesia masih didominasi oleh pasar lokal. sehingga masih ada keyakinan pasar terus terbuka. dan bahkan makin eksis. Bila dahulu Elang melepas satu unit rumah sederhana seharga Rp23 juta per unit. dia tidak menampik akan adanya sejumlah proyek yang tertunda akibat kesulitan likuiditas Satu Lagi Mahasiswa Sukses Jadi Pengusaha Tempe Posted on Maret 27." katanya. rasa optimistis industri properti juga disampaikan Presdir PT Bakrieland Development Tbk Hiramsyah S Thaib. sedikit-sedikit tahu jurusnya. Sebelumnya. Meskipun demikian. Hiramsyah melihat krisis ini sebagai momentum bagi industri properti untuk menata diri agar lebih berkembang dan kompetitif. "Lihatlah.

setiap hari Sabtu dan Minggu keliling dengan membawa tempe dan kebutuhan sehari-hari. Alhamdulillah hasil produksi tempe sebagai pengisi waktu luang akhirnya bisa diterima oleh halal food dan masyarakat Indonesia yang ada di Mikawa dan sekitarnya. member jaminan pada pihak kepolisian. dan pertama kali keliling adalah kakak yang menemaninya. Kegiatan tersebut pertama kali dilakukan akhir Agustus tahun 2003. Dengan demikian mulailah menjalin kerja sama dengan Nanyang Trading. untuk armada keliling. karena sabtu dan minggu saya libur saya memulai lagi untuk membuat tempe. dan sebagai akhir dari kegiatan. Bukan hanya aktif mengelola usahanya yang kian meluas. Kegiatan tersebut bertahan sampe awal November 2003. Ketika saya diundang datang ke pabrik tempe miliknya usai khutbah Iedul Fithri. ada usulan dari teman-teman. dan dihekinan itulah sebagai aktifitas . bahwa kegiatan ini adalah murni ritual keagamaan dan tidak akan berdampak keributan. Maklum pihak kepolisian jepang. di pasuruan sempat menimbulkan banyak korban jiwa. dengan tugas utama adalah belajar. sempat produk tempe tersebut di promosikan ke Toko halal food yang ada di wilayah Anjo-shi dan sekitarnya. sebagai alternative adalah mengunakan mobil one box. Sekitar bulan Juni 2004 saya mengunakan mobil one box untuk armada keliling.Teguh Wahyudi. ltd adalah satu dari contoh mahasiswa Indonesia yang sukses membangun jaringan bisnis di negeri sakura. Berawal dari situlah. (Untuk menjual produk tempe tersebut ke Apato-apato atau tempat tinggal teman-teman Indonesia. akhirnya pada bulan July 2004 hidjrah ke Hekinan. Bahkan untuk kegiatan Iedul Fitri kemarin. khususnya di Kota Nagoya. Presiden Direktur Sariraya co. tetapi juga aktif dalam setiap kegiatan masyarakat Indonesia di Jepang. Akhirnya usulan itu saya coba. Perusahaan Importir produk-produk Asian termasuk produk Indonesia. Teguh Wahyudi menuturkan pengalamannya: semua ini berawal dari kegiatan pembuatan tempe untuk dikonsumsi sendiri (atau sebagai aktiviats di waktu luang/hari libur) . bahwa pelaksanaan pembagian zakat yang merupakan ritual keagamaan Islam. Disamping belajar saya juga ada kerja Partime (Arubaito). Tanggal 30 Maret 2004 yang ke dua kali saya datang ke Jepang. masih khawatir dengan berita di TV jepang. Tanggal 30 Maret 2004 saya kembali lagi ke Jepang. dan mulailah keliling di (Nishio. Karena Semakin hari jumlah barang semakin banyak. Hekinan dan Anjo) dengan mobil Kakak. waktu itu kakak berusaha membantu mencarikan sekolah sekaligus menguruskan Elegebilitynya. Semakin hari. Kemudian ada usulan lagi dari temen supaya yang dikelilingkan jangan tempe saja. Japan). namun ditambah produk-produk Indonesia yang merupakan kebutuhan sehari-hari. saat itu saya membawa Visa study. Teguh Wahyudi memiliki andil besar. di tempat Kakak (Anjo-shi. Aichi-ken. semakin bertambah pelanggan dan permintaan.

Disamping bisnis. Setelah beberapa Bank kami coba tidak satupun bank mau mengeluarkan bukti kepemilikan tanbungan untuk mendirikan perusahaan. Karena ingin terus maju. satu cirri khas Jepang yang dilakukan oleh orang orang Indonesia di sini. Sariraya berusaha ingin selalu maju dan berkembang. charity concert (misalnya Save Aceh di Aichi dan Osaka. Dengan nama SAHABAT itulah kami memiliki usaha kecil-kecilan. dan Sariraya bisa berkembang menjadi perusahaan dwi-nasional dan sekaligus media persahabatan antara rekanrekan Indonesia dan sahabat-sahabat Jepang. yang terahkir Okazaki Bank bersedia mengeluarkan bukti kepemilikan rekening tabungan atas nama saya. Suyoto Rais. Bisnis SARIRAYA Co. Restoran di Nishio.keseharian. Alhamdulillah setelah 5 Bank kami masuki. sekitar bulan November 2004 sahabat pindah lokasi di Wilayah Nishio (pusat kota Nishio). Sebelum pulang kami sempat berfoto dulu di pabriknya yang bersih. Supaya mudah di ingat oleh Masyarakat dan konsumen. Teguh Wahyudi. ini adalah sebagai langkah awal untuk SARIRAYA bisa diterima oleh Masyarakat Jepang pada umumnya. 2012 Wirausaha . untuk proses selanjutnya kami serahkan ke NOTARIS guna pengurusan selanjutnya. dengan pengelolaan menegemen yang saat ini dibantu oleh sahabat-sahat Jepang pecinta untuk Indonesia. disamping setiap Sabtu & Minggu keliling juga ada toko kecil yang konsumennya temen-temen di di Hekinan dan Nishio. Mei 2005) dan kegiatan amal/ persahabatan lainnya. Dengan kelengkapan yang sudah kami siapkan. dengan pendiri DR. Namun niat kami terus ingin mencoba dan berusaha. Impor Produk Indonesia. Sariraya barangkali satu-satunya perusahaan di Jepang yang didirikan oleh Putra-putri Indonesia. Oleh karena itu. Kisah Victor Giovan Raihan.Ltd. Sebagai syarat untuk mengurus dokumen perusahaan diperlukan Bukti ke pemilikan rekening tabungan yang dikeluarkan oleh Bank setempat. Kakak mengusulkan nama SAHABAT. membangun kekuatan jaringan dan pantang menyerah. dengan tempat baru itulah akhirnya nama SAHABAT berubah dengan nama SARIRAYA. Produksi Keripik Tempe di Yonezu Nishio. kami jugas mengadakan perkenalan musik/ budaya Indonesia. mungil dan tertata rapi. Swalayan di Nishio. Aug 8. meliputi: Produksi Tempe di Yonezu Nishio. Tri Umiati . maka satu-satunya jalan supaya memiliki pondasi dan diakui keberadaannya oleh pemerintah Jepang.. Penuturan Teguh Wahyudi tadi member semangat baru pada saya. Pemuda Sukses Dari Malang Pengusaha “Teh Kempot” Wed. Produksi O-Bento di Nishio. bahwa hidup adalah mudah ketika dijalani dengan penuh semangat. maka di daftarkan lah SARIRAYA sebagai Perusahaan Indonesia di Jepang pada bulan Desember 2004. Sariraya berharap dengan melibatkan sahabat-sahabat Jepang pecinta untuk Indonesia. Karena Sariraya terus ingin maju dan berkembang.

Outlet lain yang ramai bisa lebih dari itu. kesemuanya ada di Malang. Dua mitra diantaranya ada di Jakarta dan Palembang. Outlet baksonya baru ada lima. Bisnis aneka minuman cepat saji kian mengalir. minuman olahannya ternyata memiliki banyak penggemar. Kalau kuliner seperti. hingga yang serba racikan sendiri. Bakso Mercon yang sedang saya kelola. Begitu kira-kira harapan Victor menjadikan teh yoghurt berasa paling yummy. Bermitra dengannya cukup bayar Rp 3. pelajar 18 tahun ini. Bahan dasarnya bisa susu. sinom alias jamu. Victor memang lebih dulu mengelola bisnis bakso. buah. Saat ini per outlet paling apes menghasilkan Rp 2 juta per bulan. banyak diminati lantaran keuntungan yang diperoleh cukup besar. semula hanya iseng-iseng saja membuat minuman yang memadukan teh dan susu fermentasi ini. itulah Victor Giovan Raihan. Profil suksesnya patut dijadikan contoh bagi semua anak muda di Indonesia. ―Saya belum berani menjual hak dagang secara franchise karena masih sangat pemula. Ide menamai Teh Kempot berasal dari cara orang minum teh kemasan dengan sedotan. Hasilnya. teh. Sulung dua bersaudara yang bersekolah di SMA Negeri 1 Kepanjen ini memiliki 10 outlet yang dikelola sendiri dan 17 outlet yang dikelola oleh mitranya. tahan banting dan sukses. lainnya tersebar di Kota Malang. marjin keuntungannya hanya 100 persen. ia berencana nambah lima outlet.‖ aku pemilik merek Teh Kempot ini. ulet. Berikut ini kisah suksesnya berwirausaha. alat masak dan 100 cup (gelas kemasan) pertama. ―Modal awalnya Rp 3 juta dengan meminjam dari orangtua sekitar 2010. Padahal. Victor Giovan Raihan. cara pembuatannya juga tak sulit. Tahun ini. Bisnis yang . Meracik teh yoghurt kini menjadi andalannya. jika teh terasa enak dan hampir habis pasti orang akan terus menyedot hingga bentuk pipinya kempot. Mulai mengusung merek pribadi hingga waralaba (franchise). Jujur saja bisnis teh kemasan siap saji ini marjin keuntungannya bisa 350 persen. cincao.Muda.‖ lanjut putra pasangan Sri Winarsih dan Bambang Hermanto. Bisnis teh kemasan siap saji misalnya. pemuda atau lebih tepatnya pelajar sukses dari Malang pengusaha ―Teh Kempot‖.5 juta dan akan mendapatkan 1 paket booth (gerobak). ketimbang teh yoghurt.

Per kemasan atau segelas teh yoghurt ukuran 250 ml dijual seharga Rp 2.500. Cangkringan. Ia mengaku. Sedangkan kebutuhan daging untuk bakso sekitar 20 kg per hari.‖ lanjut Victor. ―Saya coba beli daun teh setengah matang dari pemasok. Kalau teh hanya sampingan.‖ ujar pria yang bermukim di Jl Panji II Kepanjen ini. ―Saya tidak tahu jika dulu saya mengikuti anjuran ayah untuk sekolah di kepolisian apa ‗omzet‘nya akan sebesar ini. Untuk perluasan usaha. Victor masih enggan mengajukan kredit kemana-mana. saya akan tambah mitra di kota-kota besar." Terbit 15 Juli 2011 Dibaca 3. yakni kredit kepolisian.dikelolanya ini belakangan berkembang ke minuman.000-2. Jumlah karyawan yang bekerja padanya kini tak kurang dari 50 orang.392 kali Komentar 8 Komentar Kategori: Pengusaha Sukses Ide Bisnis: bisnis jamur. dan cokelat. ―Usaha bakso tetap akan jadi core business saya karena omzetnya besar. warga Dusun Grogol. termasuk untuk outlet bakso dan teh yoghurt. stoberi. Pakai modal pribadi dan pinjam orangtua masih memungkinkan. Peluang inilah yang diambil Sumedi Purbo. profil pengusaha . Saya pinjam dari situ juga. budidaya jamur. Tapi saya tidak minat mengikuti jejak tersebut. Gula yang dibutuhkan 4 kg per outlet per hari. jalan yang ia tempuh dari hasil kerja kerasnya kini membawa keberuntungan yang luar biasa di usianya yang masih belia. Ke depan. Rezeki Mengucur Dari Bisnis Budidaya Jamur "Menggeluti bisnis budidaya jamur memang menjanjikan sukses besar bagi pelakunya. jamur tiram. Ada rasa lemon tea. kisah sukses.‖ yakinnya. Alasannya sederhana. seperti Surabaya dan Sidoarjo. kalau orang makan bakso pasti butuh minum. Keluarga besar saya semua di jalur angkatan bersenjata. ―Toh bapak saya dapat fasilitas kredit dari bank. ia bisa menghabiskan 20 kg daun teh kering untuk diproduksi atau menjadi 70 gelas. saya kelola sendiri lalu saya mix dengan yoghurt (susu fermentasi). Setiap harinya.‖ pungkasnya.

Peluang inilah yang diambil Sumedi Purbo. Keputusan ini diambil Medi setelah Ia memperdalam ilmu tentang budidaya jamur di daerah Karawang. Kecamatan Cangkringan. Tanpa mengenal latarbelakang pendidikan. Moment inilah yang akhirnya memperkuat tekad dan motivasi Medi untuk lebih menekuni bisnis budidaya jamur.Menggeluti bisnis budidaya jamur memang menjanjikan sukses besar bagi pelakunya. seorang petani jamur yang ternyata lulusan S3 sebuah perguruan tinggi di Jerman. karena pada awalnya Ia terpaksa mengikuti program tersebut dengan alasan solidaritas terhadap pemuda desa di lingkungan rumahnya yang mendapatkan amanah untuk . Kelurahan Umbulharjo. profesi maupun status sosial. Pelatihan jamur yang diadakan oleh sebuah lembaga riset asal Taiwan itu dijalaninya dengan setengah hati. Meskipun beliau mengantongi gelar Sarjana Filsafat dari sebuah perguruan tinggi ternama di Yogyakarta. Sleman. Kisah Pengusaha Sukses Kisah sukses Medi diawali dari sebuah pelatihan budidaya jamur yang diikutinya pada tahun 1994. namun Medi lebih memilih berbisnis jamur dibandingkan harus bekerja di kantoran seperti rekan-rekan lainnya. semua orang memiliki peluang yang sama untuk bisa sukses menjalankan bisnis budidaya jamur. Yogyakarta untuk menapaki kesuksesannya. Memiliki latarbelakang pendidikan yang cukup tinggi ternyata tidak membuat Medi (panggilan akrab Sumedi Purbo) merasa malu berprofesi sebagai petani jamur. Suwarta juga merupakan seorang petani jamur yang juga berprofesi sebagai dosen di Universitas Indonesia (UI). Pada saat itu Medi masih berstatus sebagai mahasiswa aktif di Fakultas Filsafat UGM. Jawa Barat dan dibimbing langsung oleh Yos Surya Adinata. warga Dusun Grogol.

lelaki kelahiran 21 Agustus 1973 ini masih tetap gigih menjalankan usahanya sembari menambah wawasan dan pengalaman di bidang budidaya jamur. serta mendapatkan banyak saudara di berbagai pelosok nusantara berkat pelatihan dan binaan yang . Setelah satu tahun berhasil bangkit dari keterpurukannya. Medi kemudian serius menekuni budidaya jamur dengan membentuk Kelompok Tani Jamur Lancar. Setelah mengikuti pelatihan tersebut. dan jamur shitake. Namun sayangnya belum genap 3 tahun berjalan. Melalui petani binaannya. kandungan gizi. Dua tahun berjalan kelompok ini telah berkembang menjadi Koperasi Jamur Lancar yang berhasil mengekspor jamur kuping ke pasar Taiwan. Melihat rekan-rekannya mulai meninggalkan bisnis jamur. Bersama dengan rekanrekannya. Walaupun Medi telah mengikuti pelatihan budidaya jamur. karena Ia masih beranggapan bahwa sebagian besar jamur mengandung racun dan tidak mengandung gizi apapun. Dari mulai cara budidaya jamur. kini Medi yang menjabat sebagai Ketua Asosiasi Jamur Jogjakarta memberikan pelatihan dan binaan kepada para petani jamur di seluruh pelosok Indonesia. di tahun 1996 Medi mulai tertarik untuk mempelajari segala hal tentang jamur. jamur tiram.mewakili Kecamatan Cangkringan guna mengikuti pelatihan budi daya jamur. namun Ia tidak lantas mengerti tentang potensi bisnis jamur. Bahkan untuk mengoptimalkan pelatihan yang diberikan. di tumpukan sampah atau menempel di kotoran hewan. koperasi jamur tersebut mengalami kebangkrutan saat pasar Taiwan menghentikan impor jamur dari Yogyakarta pada tahun 1999. Dengan tekad kuat dan kerja kerasnya dalam mengembangkan budidaya jamur. Medi memperdalam ilmunya dengan melanjutkan studi S2 di bidang Agroindustri di UPN Yogyakarta. Melalui lembaga Media Agro Merapi. di tahun 2000 Medi pun membagi ilmu yang Ia miliki dengan mendirikan Sanggar Tani Media Agro Merapi sebuah lembaga pengembangan dan pelatihan agrobisnis jamur. Bahkan pada saat itu bapak dua putra ini belum berani mengkonsumsi jamur. jamur lingzhi. kini Sumedi Purbo berhasil meraup omset ratusan juta dari bisnis jamur yang dijalankannya. Yang Ia tau hanyalah jamur merupakan salah satu tumbuhan yang hidup ditempat kotor seperti di kayu yang sudah lapuk. Medi berhasil membudidayakan jamur dengan teknik kultur jaringan serta mengembangkan aneka macam budidaya jamur seperti jamur kuping. sampai manfaat dan aneka olahan jamur Ia pelajari sebagai modal awal memulai usaha.

Ketika tinggal di Belanda itu. Di sana. Bob yang ketika itu berumur 19 tahun mewarisi seluruh harta kekayaan keluarganya karena saudara kandungnya yang lain sudah dianggap hidup mapan. adalah seorang pengusaha asal Indonesia yang berbisnis di bidang pangan dan peternakan. 9 Maret 1933). Jerman. Soelami Soejoed. Ia adalah pemilik dari jaringan usaha Kemfood dan Kemchick. ia singgah di Belanda dan menetap selama kurang lebih 9 tahun. Bob kemudian menghabiskan sebagian hartanya untuk berkeliling dunia. Mulai dari yang kecil.diberikan kepada para petani. Sewaktu orang tuanya meninggal. Dalam perjalanannya itu. Bob bertemu dengan pasangan hidupnya. ia bekerja di Djakarta Lylod di kota Amsterdam dan juga di Hamburg. Semoga profil pengusaha sukses rezeki mengucur dari bisnis budidaya jamur ini bisa menginspirasi para pembaca untuk segera memulai usaha. . Dalam banyak kesempatan. Ia adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Karena pada dasarnya selalu ada jalan menuju kesuksesan bila kita mau berusaha. mulai dari sekarang. Ayo berbisnis jamur!!! Shinta Utami Just another BLOG CIVITAS UNIVERSITAS MERCUBUANA site   Home About Bob Sadino – Pengusaha Sukses Dari Indonesia March 8th. 2011 Posted in Tokoh Sukses No Comments Bob Sadino (Lampung. mulai dari yang mudah. ia sering terlihat menggunakan kemeja lengan pendek dan celana pendek yang menjadi ciri khasnya. atau akrab dipanggil om Bob. Bob Sadino lahir dari sebuah keluarga yang hidup berkecukupan.

Namun sayang. komitmen. merambah ke agribisnis. Sebagai peternak ayam. lalu menjadi trampil dan profesional. Bob trampil dan menguasai bidangnya. Proses keberhasilan Bob berbeda dengan kelaziman. Kelemahan banyak orang. babu orang asing sekalipun. Bob memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya karena ia memiliki tekad untuk bekerja secara mandiri. Perjalanan wirausaha tidak semulus yang dikira. Bob beralih pekerjaan menjadi tukang batu. Jakarta. ia dan istrinya memiliki banyak langganan. Suatu hari. Bob percaya bahwa setiap langkah sukses selalu diawali kegagalan demi kegagalan. karena mereka fasih berbahasa Inggris. Bisnis pasar swalayan Bob berkembang pesat. berani mencari dan menangkap peluang. suatu ketika ia mendapatkan kecelakaan yang mengakibatkan mobilnya rusak parah. Bob dan istrinya tinggal di kawasan Kemang. Setelah beberapa lama tinggal dan hidup di Indonesia. Ia pun sempat mengalami depresi akibat tekanan hidup yang dialaminya. Di saat melakukan sesuatu pikiran seseorang berkembang. terutama orang asing. Salah satunya ia jual untuk membeli sebidang tanah di Kemang. Bob dan keluarga kembali ke Indonesia. rencana tidak harus selalu baku dan kaku. terlalu banyak mikir untuk membuat rencana sehingga ia tidak segera melangkah. ayam saja bisa berjuang untuk hidup. Tidak jarang pasangan tersebut dimaki pelanggan. mestinya dimulai dari ilmu. dari pribadi feodal menjadi pelayan. lama kelamaan Bob yang berambut perak. tentu manusia pun juga bisa. Dalam tempo satu setengah tahun. Ia dan istrinya sering jungkir balik. mengelola kebun-kebun sayur mayur untuk konsumsi orang asing di Indonesia. Pekerjaan pertama yang dilakoninya setelah keluar dari perusahaan adalah menyewakan mobil Mercedes yang ia miliki. kemudian praktik.‖ kata Bob. Jakarta Selatan sementara yang lain tetap ia simpan. Namun mereka mengaca pada diri sendiri. Perubahan drastis pun terjadi pada diri Bob.Pada tahun 1967. Yang penting kemauan. Baginya uang bukan yang nomor satu. memperbaiki pelayanan. . setiap hari menjual beberapa kilogram telor. Bob dan istrinya. Karena itu ia juga menjalin kerjasama dengan para petani di beberapa daerah. yang ada pada diri seseorang adalah pengembangan dari apa yang telah ia lakukan. khususnya holtikutura. ia sendiri yang menjadi sopirnya. Gajinya ketika itu hanya Rp. temannya menyarankan Bob memelihara ayam untuk melawan depresi yang dialaminya. Setelah itu. Ia membawa serta 2 Mercedes miliknya.100. ―Yang paling penting tindakan. Ia selalu tampil sederhana dengan kemeja lengan pendek dan celana pendek. Ia mendapat ilham. menjadi pemilik tunggal super market (pasar swalayan) Kem Chicks. Ketika beternak ayam itulah muncul inspirasi berwirausaha. Setelah jatuh bangun. Bob memperhatikan kehidupan ayam-ayam ternaknya. buatan tahun 1960-an. Karena tak punya uang untuk memperbaikinya. di mana terdapat banyak menetap orang asing. Keberhasilan Bob tidak terlepas dari ketidaktahuannya sehingga ia langsung terjun ke lapangan. Bob tertarik.

Bob menempatkan perusahaannya seperti sebuah keluarga. Ketika itu. arogan. kawasan Kemang sepi. masih terhampar sawah dan kebun. tidak ada yang utama.‖ kata Bob menggambarkan keberhasilan usahanya. Baginya. Saat-saat yang paling indah baginya. Padahal. Kebayoran Baru. dua sedan Mercedes buatan tahun 1960-an. hanya punya satu tekad. Bob sendiri sopirnya. ‖Di mana pun tidak ada orang jual kangkung dengan harga segitu. banyak orang yang memulai dari ilmu. pria Solo yang jadi guru kepala di SMP dan SMA Tanjungkarang. Sadino. Dari sini Bob menanjak: Ia berhasil menjadi pemilik tunggal Kem Chicks dan pengusaha perladangan sayur sistem hidroponik. Soelami Soejoed. panggilan akrab bagi anak buahnya. Semua anggota keluarga Kem Chicks harus saling menghargai. Saya yang harus mencari nafkah. Ayah dua anak ini lalu memberi contoh satu hasil fantasinya. Anak Guru Kembali ke tanah air tahun 1967. Bob. pabrik pengolahan daging di Pulogadung. Modal yang ia bawa dari Eropa. Kehilangan sumber penghasilan. Menurut Bob. anak bungsu dari lima bersaudara. Jakarta Selatan. istrinya. Sri Mulyono Herlambang.000 per kilogram. berpikir dan bertindak serba canggih. bekerja mandiri. Karena itu ia selalu berusaha melayani pelanggan sebaik-baiknya. Ternyata. 60 sampai 70 ton daging olahan.Menurut Bob. ‖Saya hidup dari fantasi. semuanya punya fungsi dan kekuatan. Haji yang berpenampilan nyentrik ini. dan 100 ton sayuran segar. karena merasa memiliki ilmu yang melebihi orang lain. Jakarta. . bidang yang ditekuninya sekarang tidak ada habis-habisnya. Bob bersikeras. Suatu kali. dan sebuah ‖warung‖ shaslik di Blok M. bisa menjual kangkung Rp 1. bukan uang yang kembali. mobil itu disewakan. tidak mau bergerak di luar bisnis makanan. ‖Sayalah kepala keluarga. Karena itu ia tak ingin berkhayal yang macam-macam. yang berpengalaman sebagai sekretaris di luar negeri. penggemar berat musik klasik dan jazz. Ayahnya. Tetapi.‖ kata Bob. rata-rata per bulan perusahaan Bob menjual 40 sampai 50 ton daging segar. Sedangkan Bob selalu luwes terhadap pelanggan. setelah bertahun-tahun di Eropa dengan pekerjaan terakhir sebagai karyawan Djakarta Lloyd di Amsterdam dan Hamburg. Lalu ada Kem Food.‖ Untuk menenangkan pikiran. ‖Hati saya ikut hancur. Dengan sikap seperti itu Bob meraih simpati pelanggan dan mampu menciptakan pasar.‖ kata Bob. Bob lantas bekerja jadi kuli bangunan. mau mendengarkan saran dan keluhan pelanggan. Sedangkan mobil satunya lagi ditaksikan. Catatan awal 1985 menunjukkan. Om Bob. tetapi berita kecelakaan yang menghancurkan mobilnya. Satu ia jual untuk membeli sebidang tanah di Kemang. bisa menyelamatkan keadaan. meninggal dunia ketika Bob berusia 19. kepuasan pelanggan akan menciptakan kepuasan diri sendiri. Bob menerima pemberian 50 ekor ayam ras dari kenalannya. kalau ia mau. ketika shalat bersama istri dan dua anaknya.

Nama : .