SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATAKULIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI KEUANGAN KODE /SKS : / SKS Minggu ke Pokok Bahasan dan TIU

1. AKUNTANSI KEUANGAN DAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN TIU : Mahasiswa Memahami lingkungan akuntansi keuangan dan pihakpihak yang terlibat dalam penetapan standar Sub Pokok Bahasan dan Sasaran Belajar 1.1 Lingkungan Akuntansi Keuangan • Mahasiswa dapat menjelaskan karakteristik penting dari akuntansi • Mahasiswa dapat m,engidentifikasi laporan keuangan utama dan cara-cara pelaporan keuangan lainnya. • Mahasiswa dapat menjelaskan bagaimana akuntansi membantu pemakaian sumber daya langka secara efisien • Mahasiswa dapat mengidentifikasi sejumlah tantangan yang dihadapi akuntansi • Mahasiswa dapat mengidentifikasi tujuan pelaporan keuangan • Mahasiswa dapat menjelaskan kebutuhan akan standar akuntansi 1.2 Pihak-pihak yang terlibat dalam penetapan standar Mahasiswa dapat mengidentifikasi badan-badan pembuat kebijakan penting di AS dan peranannya dalam proses penetapan standar, seperti : - Securities and Exchange Commission (SEC) - American Institute of Certified Public Accountants (AICPIA) - Financial Accounting Standards Board (FASB) - Governmental Accounting Standards Board (GASB) - Organisasi penting lainnya. 1.3 Prinsip-prinsip akuntansi yang diterima umum Mahasiswa dapat menjelaskan makna dari prinsip-prinsip akuntansi yang diterima umum 1.4 Isu-isu dalam Pelaporan Keuangan Mahasiswa memahami dampak kelompok pemakai terhadap proses penetapan standard an memahami isu-isu yang berhubungan dnegan etika dan akuntansi keuangan Cara Pengajaran Kuliah mimbar dan diskusi Media Papan tulis, OHP, dan Pengeras suara Tugas Soal k1-12, k1-13 hal 29 (Ref .4 ) PR Soal k1-11, hal 29 (Ref .2 ) Referensi

Ref.4, hal 1- 25

PENGAWASAN TERHADAP KAS Papan tulis. dan Pengeras suara Soal No.2. DAN ARUS KAS TIU : Mahasiswa dapat memahami pembuatan laporan keuangan ( Laba rugi. NERACA. OHP.1 Laporan Laba Rugi • Mahasiswa dapat mengidentifikasi penggunaan dan ketrbatasan laporan laba-rugi • Mahasiswa dapat membuat laporan Laba-rugi bentuk langsung • Mahasiswa dapat membuat laba rugi bertahap • Mahasiswa dapat menjelaskan bagaimana pos-pos tidak biasa dilaporkan • Mahasiswa dapat meenjelaskan dimana informasi laba dilaporkan • Mahasiswa dapat membuat laporan laba ditahan 2.246 soal No. LAPORAN RUGILABA. k4-2 Hal 201 (Ref 4) PR : Soal no k4-9 hal 205 (Ref 4) Ref 4 hal 149 . dan Pengeras suara Soal No. S5-5 Hal 290 (Ref 4) Soal No. Komposisi Kas • Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian kas • Mahasiswa dapat menyebutkan elemen-elemen yang termasuk dalam lingkup kas • Mahasiswa dapat menjelaskan metode yang dipakai untuk mengakui kas Kuliah mimbar dan diskusi Papan tulis.1.2 Laporan Neraca dan Arus Kas • Mahasiswa dapat mengidentifikasi penggunaan dan keterbatasan neraca • Mahasiswa dapat mengidentifikasi klasifikasi utama neraca • Mahasiswa dapat membuat neraca dengan menggunakan format laporan dan format akun 2. OHP. 2 Hal 120 (Ref 9) Ref 9 Hal 85 s/d109 . S5-8 Hal 292 (Ref 4) Kuliah mimbar dan diskusi 3.3 Laporan Arus Kas • Mahasiswa dapat mengidentifikasi isi laporan arus kas • Mahasiswa dapat membuat laporan arus kas • Mahasiswa dapat memahami keguanaan laporan arus kas 3. Neraca dan Arus Kas) 2.

penilaian serta perlakuan akuntansi untuk kas dan surat berharga.2 Pengendalian Kas • Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian pengendalian kas • Mahasiswa dapat menjelaskan tahap-tahap dalam pengendalian kas • Mahasiswa dapat memahami pentingnya pengendalian terhadap kas 3.2.1. penyajiannya dalam laporan keuangan 4.4 Rekonsiliasi Bank • Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian rekonsiliasi bank • Mahasiswa dapat menjelaskan tujuan rekonsiliasi bank • Mahasiswa menjelaskan langkah-langkah dalam rekonsiliasi bank 4 kolom dan 8 kolom Soal no. dan Pengeras suara Soal No S7-4 Hal 428 Ref 4 Soal No. serta penyajiannya dalam laporan keuangan 3..3 Dana Kas Kecil • Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dana kas kecil • Mahasiswa dapat menjelaskan metode yang dipakai dalam dana kas kecil • Mahasiswa dapat membedakan antara metode impres dan metode fluktuasi 3. penilaian serta perlakuan akuntansi untuk piutang dagang. 7 Hal 177 (Ref 1) Ref 1 Hal 143-174 Ref 1 Hal 143-174 Ref 4 Hal 379-386 Soal No L7-2 Hal420 Ref 4 Soal No. Akuntansi Piutang Usaha • Mahasiswa dapat menjelaskan masalah akuntansi yang berhubungan dengan pengakuan piutang usaha • Mahasiswa dapat menjelaskan masalah akuntansi yang berhubungan dengan penilaian piutang usaha • Mahasiswa dapat mengklasifikasikan rekening piutang dalam laporan keuangan Ref 8 Hal 123-147 .TIU : Mahasiswa dapat memahami tentang pengendalian kas. Piutang Dagang • Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian piutang dagang • Mahasiswa dapat mengidentifikasikan piutang dan mengidentifikasi jenis piutang yang berbeda • Mahasiswa dapat menyusun laporan keuangan khususnya penyajiannya untuk rekening piutang dalam neraca 4. OHP. 4 hal 174 (Ref 1) Soal No. L7-21 Hal 424 Ref 4 Soal No. klasifikasi .L7-22 Hal 425 Ref 4 Kuliah mimbar dan diskusi Papan tulis. P I U T A N G TIU : Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan pengertian piutang. S7-12 Hal 432 Ref 4 Ref 4 Hal 389-395 Ref 1 Hal 213-229 4.

perlakuan akuntansi untuk piutang wesel. Akuntansi Untuk Piutang Wesel • Mahasiswa dapat menjelaskan perlakuan akuntansi untuk piutang wesel • Mahasiswa dapat memahami pencatatan akuntansi terhadap piutang wesel • Mahasiswa dapat menjelaskan dan melaporkan piutang wesel dalam laporan keuangan khususnya neraca . Piutang Usaha yang Tak tertagih • Mahasiswa dapat memahami metode pencatatan piutang tak tertagih • Mahasiswa dapat memahami metode pencatatan piutang tak tertagi dengan pendekatan Persentase penjualan (L/R) • Mahasiswa dapat memahami metode pencatatan piutang tak tertagi dengan pendekatan Persentase Piutang (Neraca) Kuliah mimbar dan diskusi Papan tulis.2.1.4. K7-8 Hal 438 Ref 4 Ref 1 Hal Ref 4 Hal 397-409 Ref 3 Hal 5. penilaian.K7-7 Hal 438 Ref 4 Soal No. serta penyajiannya dalam laporan keuangan 5. WESEL DAN PROMES TIU : Mahasiswa mengetahui dan memahami klasifikasi. Piutang wesel • Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian piutang wesel • Mahasiswa dapat memahami timbulnya piutang wesel • Mahasiswa dapat menyebutkan elemen-elemen yang termasuk dalam ruang lingkup piutang wesel • Mahasiswa dapat memahami prosedur dan konsep dasar akuntansi wesel tagih dan wesel bayar • Mahasiswa dapat melakukan perhitungan bunga atas piutang wesel 5. OHP.3. dan Pengeras suara Soal No.3. Mendiskontokan Piutang wesel • Mahasiswa dapat menjelaskan diskonto piutang wesel • Mahasiswa dapat melakukan perhitungan terhadap piutang wesel yang didiskontokan • Mahasiswa dapat membuat jurnal untuk mencatat pendiskontoan wesel 5.

4.1. perlakuan akuntansi untuk persediaan. L9-5 Hal 543 Ref 4 Ref 4 Hal506. Ritel dan sebagainya. L8-4 Hal 483 Ref 4 Soal No.1 Nilai terendah antara Biaya dan Harga Pasar • Mahasiswa dapat memahami dan mengaplikasikan atauran nilai terendah anatara biaya dan harga pasar • Mahasiswa dapat mengidentifikasi kapan persediaan kahir dinilai menurut nilai realisasi bersih • Mahasiswa dapat menjelaskan kapan metode nilai penjualan relative digunakan untuk menilai persediaan Kuliah mimbar dan diskusi Papan tulis.) • Mahasiswa dapat menunjukkan pengaruh kesalahan persediaan terhadap laporan keuangan Kuliah mimbar dan diskusi Papan tulis.538 .3. OHP. dan Pengeras suara Soal No. Metode Pencatatan Persediaan o Mahasiswa dapat mencatat Persediaan dengan Metode Pisik/Periodik o Mahasiswa dapat mencatat persediaan dengan Metode Perpetual 6. PENILAIAN PERSEDIAAN BERDASARKAN SELAIN HARGA POKOK 7. OHP. penilaian .L8-7 Hal 484 Ref 4 Soal No.2. Pengertian Persediaan • Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dari sediaan • Mahasiswa dapat menyebutkan jenis-jenis sediaan 6. biaya rata-rata.6. L9-1 Hal 542 Ref 4 Soal No. serta penyajiannya dalam laporan keuangan 6. L8-9 Hal 485 Ref 4 Ref 4 Hal 443-477 7. Masalah dasar dalam persediaan • Mahasiswa dapat menentukan barang fisik yang dimasukan dalam persediaan • Mahasiswa dapat menetukan biaya-biaya yang harus dimasukan dalam persediaan • Mahasiswa dapat Memahami asumsi arus biaya yang harus diadopsi (identifikasi khusus.LIFO. FIFO. PERSEDIAAN BARANG DAGANGAN TIU : Mahasiswa menjelaskan dan pengendalian untuk persediaan. Klasifikasi dan Pengendalian Persediaan • Mahasiswa dapat menyebutkan klasifikasi penting dari persediaan • Mahasiswa dapat memahami tujuan pengendalian terhadap persediaan • Mahasiswa dapat menyebutkan langkah-langkah dalam pengendalian sediaan 6. dan Pengeras suara Soal No.

metode penyusutan (Depresiasi dan deplesi) seta pemberhentian aktiva tetap 8.Metode Satuan produksi 8. S11-1 Hal 99 Ref 5 Ref 45 Hal 58-86 Ref 8 Hal 271-330 Soal No.4 Penyajian dan Analisis • Mahasiswa dapat menjelaskan bagaimana persediaan dilaporkan dan dianalisis Soal No. L11-1 Hal 93 Ref 5 Soal No. dan Pengeras suara Soal No.2 Metode penyusutan aktiva tetap berwujud • Mahasiswa dapat menjelaskan macam-macam metode Penyusutan dengan . OHP.Metode Jumlah Angka tahun . TIU : Mahasiswa memahami akuntansi aktiva tetap berwujud. AKTIVA TETAP BERWUJUD PEROLEHAN.3 Penyusutan Aktiva Tetap yang tidak dapat diperbaharui (Deplesi) • Mahasiswa dapat memahami pengertian Deplesi • Mahasiswa dapat memahami faktor-faktor dalam menentukan Biaya Deplesi • Mahasiswa dapat menghitung penyusutan aktiva tetap berujud (Yang tidak dapat diperbaharui) / Deplesi ex: pertambangan 8. L9-14 Hal 545 Ref 4 8.2 Metode Laba Kotor untuk mengestimasi persediaan • Mahasiswa dapat menentukan persediaan akhir dengan menerapkan metode laba kotor 7. PENGGUNAAN DAN PEMBERHENTIAN. S11-4 Hal 100 Ref 5 Soal L11-19 Hal 97 Ref 5 .TIU : Mahasiswa memahami Penggunaan metode nilai terendah antara biaya dan harga pasar serta dapat dapat mengestimasi persediaan dengan metode –metode yang ada 7.Metode Saldo menurun .3 Metode Persediaan Eceran • Mahasiswa dapat menentukan persediaan akhir dengan menerapkan metode persediaan eceran 7.4 Pemberhentian Aktiva Tetap • Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dari pemberhentian aktiva tetap • Mahasiswa dapat menjelaskan cara pencatatan untuk pemberhentian aktiva tetap Kuliah mimbar dan diskusi Papan tulis.1. Aktiva Tetap Berujud (Depresiasi) • Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian aktiva tetap berujud • Mahasiswa dapat memahami pencatatan pada saat penentuan harga perolehan aktiva tetap berujud • Mahasiswa dapat memahami sebab-sebab Depresiasi • Mahasiswa memahami faktor-faktor dalam menentukan Biaya Depresiasi 8.Metode Garis lurus .

6 Tukar Tambah Aktiva Sejenis dan Tidak Sejenis • Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian tukar tambah aktiva sejenis dan tidak sejenis • Mahasiswa dapat memahami cara penentuan nilai untuk aktiva yang akan ditukar • Mahasiswa dapat memahami cara pencatatan pertukaran aktiva tetap sejenis dan tidak sejenis Soal No. OHP. dan Pengeras suara . DEPRESIASI AKTIVA TIDAK BERWUJUD TIU : Mahasiswa memahami karakteristik aktiva tetap tidak berwujud serta.1 Aktiva Tetap Tidak Berujud • Mahasiswa dapat menjelaskan karakterisitk aktiva tetap tidak berujud • Mahasiswa dapat mengidentifikasi jenis aktiva tak berwujud yang dapat diidentifikasi secara khusus • Mahasiswa dapat memahami masalah konseptual yang berhubungan dengan goodwill • Mahasiswa dapat mengidentifikasi masalah konseptual yang berhubungan dengan biaya penelitian dan pengembangan • Mahasiswa dapat memahami pencatatan pada saat penentuan harga perolehan aktiva tetap tidak berujud • Mahasiswa dapat menjelaskan cara penentuan Amortisasi 7.• Mahasiswa dapat membedakan ke dua cara pencatatan untuk pemberhentian aktiva tetap 8.3. dan dapat mengidentifikasi jenis aktiva tak berwujud serta masalah goodwill serta penyajian dalam laporan keuangan 9. S12-8 Hal 167 Ref 5 Ref 5 Hal 113-141 Ref 9 Hal 331-392 9.5 Penjualan Aktiva Tetap • Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian penjualan aktiva tetap • Mahasiswa dapat mengetahui dan menjelaskan manfaat penjualan aktiva tetap • Mahasiswa dapat mengetahui bagaimana melakukan pencatatan penjualan aktiva tetap 8. Penyajian Di Laporan Keuangan • Mahasiswa dapat menyajikan aktiva tetap berwujud dan aktiva tetap tidak berwujud pada laporan keuangan • Mahasiswa dapat menyajikan Aktiva Tetap Tidak Berujud pada laporan Keuangan Kuliah mimbar dan diskusi Papan tulis.

.

1995 Jay M. Yogyakarta. 5. Edisi 10 Terjemahan. Edisi 10 Terjemahan. 1995 Jay M. Pelajaran Dasar Akuntansi Dua. 4. BPFE. Erlangga. Jilid 1. Intermediate Accounting. Erlangga. A. Cetakan 9. Erlangga. Jakarta. K Fred Skousen. PT. Smith. Simangunsong. Jakarta. 2002 Kieso Weygandt. 7. 1991 Zaki Baridwan. Edisi 7.O.P. Smith. Akuntansi Intermediate. Erlangga. Akuntansi Intermediate Jilid 1. Yogyakarta. 2002 M. 1994 Zaki Baridwan. 1995 Kieso Weygandt. Karya Utama. Darma Karsa Utama. 2. BPFE. Akuntansi Intermediate Jilid 2. Akuntansi Intermediate. Jilid 2. 6.DAFTAR PUSTAKA 1. Akuntansi Keuangan Intermediate. Simangunsong. 3. Intermediate Accounting Kumpulan Soal dan Jawabannya . 8. K Fred Skousen. 2000 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful