ANALISA KELAYAKAN PROYEK SISTEM INFORMASI KOPERASI

Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Manajemen Proyek Perangkat Lunak

Disusun Oleh : Ahmad Marzuki (109091000050) Ariani Indrawati (109091000058) Fahmy Ardiman (109091000085) Jeng Hartini (109091000088) Nunus Mahmud Nunus (109091000031 )

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA JURUSAN SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2012 M / 1434 H

Karena putusnya aliran listrik dapat menyebabkan proses transaksi terhenti dan dapat mengganggu proses penyimpanan data pada database bila sedang dilakukan penyimpanan. Oleh karena itu. aplikasi ini bergantung pada aliran listrik pada koperasi. Hal tersebut menyebabkan komputer ini harus selalu aktif dan terjaga dari kerusakan. Sistem hanya membutuhkan satu komputer saja. Karena sebelumnya data masih disimpan dalam bentuk excel dan masingmasing transaksi masih harus dimasukkan secara manual.1. Semua proses transaksi. Dengan mengubah sistem manual yang dilakukan koperasi yang sebelumnya menjadi sistem yang terkomputerisasi maka akan meminimalisasi terjadinya kesalahan dalam perhitungan data. Selain itu. perusahaan akan lebih terbantu dan meninggalkan sistem manual yang lama. Dengan adanya sistem yang baru. Sistem ini akan digunakan untuk dua tingkatan user. data pada masing-masing anggota akan terus dapat diakses tanpa harus menunggu pengurus melakukan pemrosesan secara manual. database. yaitu level admin dan level operator Struktur organisasi tim pengembang Project Manager System Analyst System Design Programmer System Testing . dan semua data koperasi disimpan dan dilakukan hanya pada komputer ini. Perubahan sistem koperasi manual ke sistem koperasi memerlukan perubahan lokasi data. ANALISA STRATEGIS Aplikasi ini diharapkan dapat mengotomatisasi semua transaksi dan proses yang dilakukan pada koperasi. maka diperlukan penginputan data-data awal ke dalam database yang telah disediakan oleh aplikasi.

.Membuat dokumen SRS yang mendefinisikan . .Mendefinisikan prosedur yang ada dalam sistem. .Membuat dokumen yang mendefinisikan rencana proyek System Analyst Ariani Indrawati . System Design Jeng Hartini .spesifikasi kebutuhan perangkat lunak.arsitektur sistem.Membuat dokumen flow.Berjenjang dan DFD. sistem flow.Menganalisa proses bisnis dalam koperasi.Membuat basis data dan ERD (Entity Relational .Membuat dokumen SAD yang rancangan sistem dengan mendefinisikan .Personil dan tugas tim pengembang Jabatan Project Manager Nama Ahmad Marzuki Tugas . .Membuat Diagram .Membuatn aplikasi yang telah dirancang dan direncanakan .Membuat test plan untuk implementasi sistem. System Testing Nunus Mahmud Yunus Programmer Fahmy Ardiman . .Menjadwalkan pelaksanaan dan manajemen proyek .Diagram). .Memantau kinerja proyek pelaksanaan dari analisis sampai implementasi .

1MB L2 cache)  RAM minimal 512MB DDR2  Harddisk minimal 80GB  Printer Estimasi biaya untuk penyediaan software & hardware tersebut diperkirakan mencapai Rp.000. atau Linux Hardware yang diperlukan untuk proyek sistem informasi koperasi ini adalah:  Processor minimal Intel Celeron M Processor 520 (1.Struktur organisasi system koperasi Rapat Anggota Pengurus Manager Pengawas Anggota 2. Seven.00 . XP. dapat mengakomodasi semua kegiatan dan transaksi yang dilakukan oleh koperasi simpan pinjam. 10. Sistem ini juga dapa dijalakan untuk singleuser maupun multiuser. 533 MHz.000.6 GHz. Vista. ANALISA TEKNIKAL Perangkat lunak yang kami kembangkan dirancang untuk mudah dioperasikan. Software dan hardware yang diperlukan untuk proyek sistem informasi koperasi ini adalah:  Kompiler yang mendukung bahasa pemrograman java  MySQL untuk keperluan database  PDF Reader  Jaringan intranet  Sistem Operasi windows 2000 Server.

43% ROI for project 5 = (1.000.000 x 100 = 16.33% ROI for project 6 = (600.000 2.000 2.000. ANALISA EKONOMIS Net Profit + Payback Period Week 0 1 2 3 4 Net Profit Project 1 -500.000 400.000/4) / 700.000 100.000 500.000 Project 3 -6.000.000.000 500.000.000 3.000 1.000 300.3.000 Return on investment (ROI) ROI= average annual profit / total investment x 100 ROI for project 1 = (1.000/4) / 500.000 600.000 500.000.000 x 100 = 46.000/4) / 600.67% ROI for project 3 = (2.000 x 100 = 75% ROI for project 2 = (2.000 500.400.000 1.000 2.000 1.000 300.000 2.000 1.5% .000 x 100 = 37.000 200.000 x 100 = 58.500.000/4) / 400.33% ROI for project 4 = (1.000/4) / 6.000 200.000/4) / 3.000.000 Project 4 -700.000 900.300.300.000.000 Project 5 -600.000 300.000.000.000 400.000 1.000.000.000 x 100 = 8.000 1.100.000.000.000 500.400.000.000 500.000 800.000 1.000 Project 2 -3.500.000 Project 6 -400.000 2.

Kekurangan biaya waktu yang .Biaya yang berlebih awal utama .Memperkerjakan staf yang handal .Kesalahan pemrograman .Tim tidak kompak Teknik mengurangi resiko .Merekam dan menganalisa proyek sebelumnya .Membangun tim .Membuat beberapa estimasi .Kesalahan disain .Standarisasi metode Mengemba ng-kan fungsi software yang salah . PERTIMBANGAN RESIKO Resiko Kegagalan pada personil Kejadian .Buat user manual lebih M M H bagi personil dan .Jadwal yang rancu Estimasi biaya .Evaluasi proyek ditingkatkan .Analisa kebutuhan yang tidak sesuai .Buat metode spesifikasi yang formal .Membuat jadwal lebih dalam tim .4.Kesalahan dalam proses coding .Buat prototype .Terjadi perselisihan .Tidak menguasai pada bidangnya .Mengadakan pelatihan dan peningkatan karir Tingkat Kepentingan Kemungkinan terjadi H - .Survey pengguna .Disain untuk biaya .Kesalahan tidak realistis perhitungan .Meningkatkan pengembangan .Job matching .

Analisis teknis L H L L perlu ditambah .Pekerjaan terlalu cepat selesai .Tuning .Prosedur dan sertifikasi jaminan kualitas .Mengubah prosedur kendali .awal Mengemba ngkan antarmuka pengguna yang salah Terlambat untuk mengubah kebutuhan .Benchmarking .Aplikasi gannya yang .Pembatalan kontrak .Kontrak perjanjian . sehingga waktu kerja .Melakukan benchmarking M L .Pembatalan kontrak kerja .Meningkatkan prototype .Analisis biaya dan dibuat sulit untuk .Membatasi perubahan yang terlalu banyak .Suplai biaya berhenti .Prototype .Spesifikasi formal .Meningkatkan pengembangan (akibat perubahan) Kegagalan pada komponen yang disuplai pihak eksternal Kegagalan kinerja real-time .Perubahan mendadak ditengah proyek .Tim ada yang sakit.Kesalahan estimasi waktu Pengemban .Simulasi .Membuat prototype menggunakan aplikasi yang telah dihasilkan .Pengguna tidak bisa .Inspeksi kerja .Analisi teknis .Analisis tugas L M .

Melatih dan - mengembangkan kemampuan staff .terlalu sulit secara teknis dikembangkan lagi manfaat .Prototype .