P. 1
Tugas Bagan Bab 3

Tugas Bagan Bab 3

|Views: 91|Likes:
Dipublikasikan oleh Yudi Farizan Rahman

More info:

Published by: Yudi Farizan Rahman on Oct 12, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/12/2012

pdf

text

original

Individu berasal dari kata latin “Individuum” yang artinya “Yang Tak Terbagi”.

Dalam ilmu sosial paham individu menyangkut tabiatnya dengan kehidupan jiwanya yang majemuk memegang peranan dalam pergaulan hidup manusia. Fase Pertumbuhan Individu Sejak Lahir Sampai Dewasa

Nama : Yudi Farizan Rahman NPM :17112906 Kelas :1KA39

PENGERTIAN INDIVIDU

Masa vital dari 0 sampai 2 tahun Masa estetik dari 2 sampai 7 tahun Masa intelktual dari 7 sampai 13 atau 14 tahun Masa sosial dari 13 atau 14 sampai 20 atau 21 tahun

Disimpulkan bahwa individu adalah seorang manusia yang tidak hanya memiliki peranan khas, melainkan juga mempunyai kepribadian pola tingka spesifik dirinya.

1
INDIVIDU KELUARGA MASYARAKAT PERTUMBUHAN INDIVIDU

Pendirian Nativistik

A

Pertumbuhan adalah suatu perubahan menuju arah yang maju dan lebih dewasa.

Pertumbuhan individu itu semata-mata ditentukan oleh faktor yang dibawa sejak lahir.

Pertumbuhan pada dasarnya adalah proses asosiasi (proses asosiasi yang primer adalah bagian-bagiannya).

Pendirian Empiristik Dan Enviromentalistik FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN Pertumbuhan individu tergantung lingkungan, sedang dasar (bakat) berperan sama sekali. pada tidak

PENGERTIAN PERTUMBUHAN

Proses asosiasi yaitu terjadinya perubahan pada seseorang secara bertahap karena pengaruh baik dari pengalaman atau empiris luar melalui panca indra maupun pengalaman keadaan bathin sendiri.

Pendirian Konvergensi Dan Interaksionisme Konvergensi ialah konsepsi yang berpandang dinamis yang menyatakan bahwa interaksi dasar (bakat)dan lingkungan dapat menentukan indiidu.

Para ahli yang mengikuti konsepsi aliran sosiologi, beranggapan bahwa pertumbuhan adalah proses perubahan dari sifat mula yang asosiasi atau sosial kemudian bertahap disosialisasikan.

A 2
FUNGSI KELUARGA Keluarga pada umumnya, diketahui terdiri dari seorang individu (suami) dan individu lainnya (istri) yang selalu bersuha menjaga rasa aman dan tentram saat menghadapi suka duka hidup dalam eratnya ikatan luhur hidup bersama. Keluarga sangat berpengaruh terhadap perkembangan individu sebelum maupun sesudah terjun langsung secara individual di masyarakat.

PENGERTIAN FUNGSI KELURGA

Fungsi keluarga adalah suatu pekerjaan atau tugas yang harus dilaksanakan di dalam atau oleh keluarga itu.

FUNGSI BIOLOGIS FUNGSI PEMELIHARAAN
MACAM-MACAM FUNGSI KELUARGA

Pekerjaan keluarga dapat digolongkan dalam beberapa fungsi

FUNGSI AGAMA FUNGSI EKONOMI

A FUNGSI SOSIAL

3

INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT

PENGERTIAN KELUARGA

Menurut Sigmun Freud, keluarga terbentuk karena adanya perkawinan pria dan wanita. Adler berpendapat, mahligai keluarga berdasarkan hasrat atau nafsu berkuasa. dibangun

PENGERTIAN INDIVIDU

Individu merupakan sebutan yang dapat menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas Kata individu bukan berarti manusia suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi, melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan (Pendapat DR. A. Lysen)

Durkheim berpendapat, keluarga adalah lembaga sosial sebagai faktor politik, ekonomi, dan lingkungan. Ki Hajar Dewantara berpendapat, keluarga adalah kumpulan beberapa orang yang terikat satu turunan lalu mengerti dan merasa berdiri sebagai gabungan yang hakiki, essensial, dan memuliakan anggotanya.

3

PENGERTIAN MASYARAKAT

DRS. JBAF Mayor Polak menyebut masyarakat adalah wadah segenap antar hubungan sosial mandiri yang terdiri atas kolektiva serta kelompok, tiap kelompok terdiri atas sekelompok. Menurut Prof. MM. Djojodiguna, masyarakat adalah suatu bulatan daripada segala perkembangan bersama antara manusia dengan manusia. Menurut Hasan Sadily, masyarakat adalah kumpulan manusia yang hidup bersama. Jelasnya, masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan, norma-norma, adat-istiadat yang sama dalam setiap lingkungannya.

2 Golongan Masyarakat

Masyarakat Sederhana Masyarakat Non Industri

Kelompok Primer : Keluarga, RT, kelompok belajar, kelompok agama, dsb. Kelompok Sekunder : Semua kelompok sosial, organisasi kemasyarakatan yang memilik anggota kelompok. Tukang roti, tukang sepatu, tukang bubut, tukang las, ahli mesin, ahli listrik dan ahli dinamo.

Masyarakat Maju (Moderen)

Masyarakat Industri

4

HUBUNGAN ANTARA INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT

MAKNA INDIVIDU

Manusia adalah mahluk individu, artinya tidak dapat dipisahkan jiwa dan raganya. Setiap individu berkembang dengan ciri khasnya, walaupun dalam kehidupan yang sama. Untuk menjadi individu yang “mandiri” harus melalui proses.

A

4

MAKNA KELUARGA

Keluarga merupakan kelompok primer yang paling penting di masyarkat. Hubungan Suami - Istri 5 Macam sifat penting yang dimiliki keluarga Bentuk perkawinan dimana suami istri itu diakan dan dipelihara Susunan nama dan istilah termasuk menghitung keturunan, patrilineal keturuna garis laki-laki (batak), matrilineal keturunan garis wanita (minang kabau) hak yang diurus adik atau saudara permpuan adalah avonculat. Milik atau benda keluarga Pada umumnya, keluarga itu tempat bersama atau rumah bersama

R. Linton mengungkapkan, masyarakat adalah kelompok manusia yang sudah lama hidup dan bekerja sama. M.J Herkovist menulis bahwa masyarakat adalah kelompok individu yang diorganisasikan dan mengikuti satu cara hidup.
MAKNA MASYARAKAT

J.L Gillin dan J.P Gillin mengatakan, masyarakat adalah kelompok manusia terbesar dan mempunyai kebiasaan,tradisi, sikap, dan perasaan persatuan yang sama.

S.R. Steinmetz seorang sosiolog Belanda mengatakan, masyarakat adalah kelompok manusia terbesar yang meliputi pengelompokkan manusia yang lebih kecil yang mempunyai hubungan yang erat dan teratur.

4

Hasan Sadly mendefinisikan, masyarakat adalah golongan besar/kecil dari beberapa manusia, bertalian secara begolongan dan mempunyai pengaruh kebatinan satu sama lain.

Kelompok manusia yang mengalami fundamental

Adaptasi dan organisasi dari tingkah laku anggotanya. Timbul perasaan berkelompok secara lambat laun atau lesprit de corps.

Kesimpulan

Harus banyak pengumpulan manusia, bukan pengumpulan hewan. Telah bertempat tinggal dalam waktu yang lama dalam suatu daerah. Adanya aturan/undang-undang yang mengatur mereka menuju kepada kepentingan dan tujuan bersama.

Faktor yang menyebabkan manusia hidup bersama menurut Elwood

Dorongan untuk mencari makan. Dorongan untuk mempertahankan diri Dorongan untuk melangsungkan jenis Setiap anggota harus sadar bagian anggotanya. Ada hubungan timbal balik antar anggotanya.

UNSUR-UNSUR DESA

Daerah, dalam arti tanah yang produktif dan yang tidak, beserta penggunanya termasuk unsur lokasi, luas, dan batas. Penduduk, adalah hal yang meliputi jumlah pertambahan, kepadatan, persebaran, dan mata pencaharian. Tata kehidupan, dalam hal ini pola pergaulan dan ikatan pergaulan masyarakat desa (rural society).

Ada suatu faktor yang dimiliki bersama, seperti nasib yang sama,tujuan yang sama, ideologi yang sama, dsb.

Ketiga unsur tersebut adalah satu kesatuan. Unsur daerah, penduduk (potential main power) dan tata kehidupan merupakan kesatuan hidup (living unit).

Faktor topografi setempat memberikan suatu ajang hidup dan bentuk adaptasi kepada penduduk. Faktor lingkungan geografis member pengaruh terhadap kegotongroyongan. Faktor iklim dapat memberikan dampak positif dan negative kepada penduduk terutama petani. Faktor bencana alam seperti letusan gunung, gempa bumi, banjir, dan sebagainya yang harus dihadapi bersama.

Dalam hubungan dengan kota, desa merupakan “hinterland” atau daerah dukung berfungsi sebagai suatu daerah yang menghasilkan bahan makanan pokok. Ditinjau dari sudut ekonomi berfungsi sebagai lumbung bahan mentah (raw material) dan tenaga kerja (man power). Dari segi kegiatan kerja (occupation) desa merupakan desa agraris, desa manufaktur, desa industry, desa nelayan, dsb.

FUNGSI DESA

Homogenitas Sosial Hubungan Primer Kontrol Sosial Yang Ketat
CIRI MASYARAKAT PERDESAAN DI INDONESIA

Gotong Royong Ikatan Sosial Magis Religius Pola Kehidupan

URBANISASI DAN URBANISME

Urbanisasi adalah proses perpindahan penduduk dari desa ke kota, bias dikatakan pula proses terjadinya masyarakat perkotaan.

Proses urbanisasi dapat terjadi cepat atau lambat tergantung dari masyarakat yang bersangkutan, dengan menyangkutkan 2 aspek, yaitu :

Perubahan masyarakat menjadi masyarakat kota Bertambahnya penduduk kota yang disebabkan oleh mengalirnya penduduk dari desa

Daerah tujuan merupakan pusat pemerintahan atau ibukota Daerah tujuan letaknya strategis untuk usaha perdagangan, misalnya kota pelabuhan, kota yang dekat dengan sumberbahan mentah. Timbulnya industri yang memproduksi barang maupun jasa

Penyebab terjadinya urbanisasi

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->