SISTEM PENCERNAAN

PRESENTATION BY :

Muhibatul Karimah Maulida N. Rachmasari Ecy Haqy Zhanah H. P. Eva Fitriana Fitri Nur khasanah Nur Inayah Ratnasari

112110101006 112110101025 112110101051 112110101085 112110101133 112110101162

Pemotongan dan penggilingan 3. Ingesti 2. Egesti (Devekasi) . Absorpsi 6. dan elektrolit bgi tubuh dr nutrien yg dicerna shg siap diabsorbsi. Pencernaan berlangsung secara mekanik dan kimia meliputi proses-proses : 1. Digesti 5. Fungsi sistem pencernaan : utk mnyediakan makanan. air. Peristalsis 4.PENDAHULUAN    Sistem pencernaan terdiri dari saluran pencernaan (alimentar).

Mukosa (membran mukosa). Lamina Propria 3. Serosa (Adventisia)  Peritoneum. Epitelium 2. Submukosa c. Mesenterium dan omentum e. mesenterium. Retroperitoneal . dan omentum abdominopelvis adlh membran serosa terlebar dlm tubuh. Peritoneum Parietal b. a. Muskularis Mukosa b. Rongga Peritoneal d. tersusun dari 3 lapisan : 1. Dinding saluran tersusun dr 4 lapisan jaringan dasar dr lumen (Rongga Sentral) ke arah luar. Muskularis Eksterna d. Peritonium Viseral c. a.

kecuali ujung atas dan ujung bawah yg dikendalikan scra volunter. Kendali saraf pd saluran pencernaan SSO menginversi keseluruhan saluran pncernaan.  Impuls parasimpatis  Impuls simpatis  Pleksus Meissner dan Auerbach .

 Terdapat 2 proses pencernaan makanan :  Proses mekanik : pnghancuran makanan menjadi bentuk yg lebih kecil olh alat2 pd mulut.Rongga Mulut  Rongga mulut adlh jln masuk menuju sistem pencernaan berisi organ aksesori yg brfungsi dlm proses awal pencernaan. berupa reaksi makanan dgn enzim2 yg trdapat pd saliva.  Proses kimia. .

.

Nasopharynx .  Pharynx dibagi atas tiga bagian : .Laryngopharynx .Tekak (pharynx)  Tekak (pharynx) mrpkan tmpat persimpangan saluran dgn saluran pencernaan makanan.Oropharynx .

54 cm). berdiameter 1 inci (2. .Esofagu s  Esofagus adlh tuba maskular. maka jika terjadi kontraksi scra bergantian akan terjadi gerak peristaltik makanan terdorong menuju lambung. Memanjang dr akhir rongga mulut hingga lambung. panjang sekitar 9-10 inci (25cm).  Ototnya tersusun scra memanjang dan melingkar.

Kerongkong an .

Lambung  Berbentuk J  Terletak pd bagian superior kiri rongga abdomen  Regia2 lambung terdiri dari :  Bagian jantung  Fundus  Badan  Pilorus  Tiga lapisan jaringan dlm dinding lambung :  Mukularis eksterna. membentuk lipatan2 (regia) longitudinal yg menonjol shg memungkinkan peregangan dinding lambung. membantu ke efektifan pencampuran dan penghancuran isi lambung  Mukosa.  Submukosa .

.

terdiri dr 3 jenis sel :  Sel Chief (zimogenik) sekresi pepsinogen  Sel parietal sekresi asam klorida (HCl) dan faktor intrinsik  Sel leher mukosa sekresi barier mukus setebal 1 mm dan melindungi lapisan lambung trhdp kerusakan ollh HCl/autodegesti. Kelenjar fundus (lambung).Digesti protein . Fungsi Lambung : .Produksi kimus .Penyimpanan makanan . Kelenjar jantung mensekresi mukus b.Produksi mukus .Produksi faktor intrinsik . Kelenjar pilorus sekresi mukus dan gastrin . c.Absorpsi  Sekresi Lambung Jenis kelenjar lambung : a.

 Tahap usus Terjadi setelah kimus meninggalkan lambung dan memasuki usus halus yg kemudian memicu faktor saraf dan hormon. Tiga Tahap Sekresi Lambung  Tahap sefalik Terjadi sebelum makanan mencapai lambung.  Tahap lambung Terjadi saat makanan mencapai lambung dan berlangsung selama makanan masih ada. .

pelepasan gastrin. Digesti Dalam Lambung  Digesti protein .  .Pepsinogen pepsin .Lipase lambung menghidrolisis lemak susu menjadi asam lemak dan gliserol  Karbohidrat .Lambung tdk mensekresi enzim utk mencerna karbohidrat Kendali Pada Pengosongan Lambung  Distimulasi scra refleks saat merespon terhadap peregangan lambung.  Sinyal umpan balik memungkinkan kimus memasuki usus halus pd kecepatan tertentu shg dpt diproses.Pepsin polipeptida  Lemak . kekentalan kimus dan jenis makanan.  Dihambat olh hormon duodenum yg meghambat sekresi lambung dan olh refleks umpan balik enterogastrik di duodenum.

dan ileum. yaitu cairan empedu dan cairan pankreas.Usus Halus  Usus kecil terdiri atas tiga bagian : duodenum.  Ada 2 cairan penting yg ditambahkan pd makanan. jejunum. .

 Pncernaan di dlm intestinum juga dibantu olh pankreas.  Amilase berfungsi mengubah amilum menjadi maltosa.  Lipase berfungsi mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol. . dan lipase. Organ ini dpt brperan sbg kelenjar endokrin dgn menghasilkan hormon insulin dan sbg kelenjar eksokrin dgn mnghasilkan getah pencernaan berupa tripsin.  Tripsin berfungsi memecah protein menjadi pepton.  Insulin berfungsi utk mempertahankan kestabilan kadar gula darah. amilase.

 Usus halus secara selektif mengabsorbsi produk digesti. . Fungsi Usus Halus :  Mengakhiri proses pncernaan makanan yg dimulasi di mulut dan di lambung.

DAN KANDUNG EMPEDU .PANKREAS. HATI.

Pankrea s  Anatomi  Merupakan kelenjar terelongasi berukuran besar di balik kurvatur besar lambung  Kendali pada Sekresi Pankreas  Pengendali utama pd sekresi eksokrin pankreas adlh hormon duodenum yg diabsorpsi ke dlm aliran darah utk mencapai pankreas. Sekretin (dilepas jika kimus asam memasuki usus dan mengeluarkan cairan yg mengandung natrium bikarbonat yg berguna utk menetralisir asam dan membentuk lingkungan basa) 2. CCK (menstimulasi sekresi sejumlah besar enzim pankreas) . 1.

Enzim proteoitik pankreas (protease) .Kimotripsin .Tripsinogen . Amilase pankreas 4. Lipase pankreas 3. dan dipeptidase 2. dan lemak 1. Ribonuklease dan deoksiribonuklease . aminopeptidase. karbohidrat.Karboksipeptidase. Komposisi Cairan Pankreas Cairan pankreas mengandung enzim2 utk mencerna protein.

500 gr (3 lbs) Pada kondisi hidup berwarna merah tua Hati terbagi menjadi lobus kanan dan kiri (dipisahkan olh ligamen falsiform) Lobus kanan berukuran lebih besar dgn 3 bagian utama. lobus kaudatus. yaitu : lobus kanan atas. dan lobus kuadratus .Hati dan Empedu  Anatomi       Hati Merupakan organ viseral terbesar Terletak di bawah kerangka iga Beratnya 1.

dan karbohidrat tercerna)  Penyimpanan mineral  Detoksifikasi  Produksi panas  Penyimpanan darah . Fungsi Utama Hati  Sekresi  Metabolisme (protein. lemak.

 Pigmen empedu terdiri dr biliverdin (hijau) dan bilirubin (kuning).  Duktus empedu komunis. . bermuara di duodenum atau dialihkan utk penyimpanan di kandung empedu.Emped  Anatomi Sekresi Empedu u  Empedu yg diproduksi sel hati memasuki kanalikuli empedu kemudian menjadi duktus hepatika kanan kiri.  Komposisi Empedu  Mrpkan larutan brwarna kuning kehijauan terdiri dr 97 % air. dan garam2 empedu.  Duktus hepatika menyatu membentuk duktus hepatik komunis yg kemudian menyatu dgn duktus sistikus dr kandung empedu dan keluar dr hati sbg duktus empedu komunis. pigmen empedu.  Garam2 empedu trbentuk dr asam empedu yg berikatan dgn kolesterol dan asam amino. bersama dg duktus pankreas.

Emulsifikasi lemak .Absorpsi . Fungsi Garam Empedu .Pengeluaran kolesterol dari tubuh Kendali pd Sekresi dan Aliran Empedu Diatur olh faktor saraf (impuls saraf parasimpatis) dan hormon (sekretin dan CKK)  .

Kandung Empedu  Anatomi    Merupakan kantong muskular hijau menyerupai pir dgn panjang 10 cm Terletak di lekukan di bawah lobus kanan hati Memiliki kapasitas total ± 30-60 ml  Fungsi   Menyimpan cairan empedu Mengkonsentrasikan cairannya dgn mereabsorpsi air dan elektrolit .

dan Desenden.Usus Besar  Usus besar dibagi menjadi beberapa bagian. dan rectum. . Tranversal. colon.5 cm pertama adlh bagian usus besar yg disebut caecum atau usus buntu. yaitu caecum.  Colon yg dibagi mnjadi empat bagian. yaitu Colon asenden.7.  Antara 5 . Sigmoid.

Warna coklat dari pigmen empedu dan bau dari kerja bakteri. Mensekresi zat sisa dlm bentuk feses dg komposisi 75 – 80% air. Fungsi Usus Besar :     Absorbsi 80% – 90% air dan elektrolit. Bakteri dlm kolon mencerna selulosa. mukus dan lemak. produksi kalori nutrien dan produksi vitamin. Mensekresi mukus. serat dan selulosa yg tdk tercerna. sepertiga materi padatnya adlh bakteri dan sisanya 2 – 3% nitrogen. . zat sisa organik dan anorganik.