Anda di halaman 1dari 27

Modul : 02

PT3733
TEKNOLOGI JARINGAN NIRKABEL
Konsep Dasar Sistem Cellular
PT3733-TekJarNirKab-MODUL:02
Modul : 02
PT3733
TEKNOLOGI JARINGAN NIRKABEL
Konsep Dasar Sistem Cellular
Program Studi D3 Teknik Switching dan Jaringan
Jurusan Teknik Elektro Institut Teknologi Telkom
BANDUNG, 2008
DEFINISI.
Sistem komunikasi yang digunakan untuk
memberikan layanan jasa telekomunikasi
bagi pelanggan bergerak.
Disebut sistem cellular karena daerah
layanannya dibagi-bagi menjadi daerah
yang kecil-kecil yang disebut CELL.
SIFAT : Pelanggan mampu bergerak secara
bebas di dalam area layanan sambil
berkomunikasi tanpa terjadi pemutusan
hubungan.
PT3733-TekJarNirKab-MODUL:02
Sistem komunikasi yang digunakan untuk
memberikan layanan jasa telekomunikasi
bagi pelanggan bergerak.
Disebut sistem cellular karena daerah
layanannya dibagi-bagi menjadi daerah
yang kecil-kecil yang disebut CELL.
SIFAT : Pelanggan mampu bergerak secara
bebas di dalam area layanan sambil
berkomunikasi tanpa terjadi pemutusan
hubungan.
CELL.
DEFINISI :
Area Cakupan (coverage area) dari Radio Base Station
Macam-macam:
Omni Cell , Sectored Cell
Ukuran :
Makrocell (>5km), Microcell (3-<5km),Picocell (<1km)
Sel menunjukkan cakupan sinyal
Sel berbentuk heksagonal ( atau bentuk yang lain ) hanya digunakan untuk
mempermudah penggambaran pada layout perencanaan
PT3733-TekJarNirKab-MODUL:02
S E L I D E A L S E L R E A L S E L M O D E L
Sel menunjukkan cakupan sinyal
Sel berbentuk heksagonal ( atau bentuk yang lain ) hanya digunakan untuk
mempermudah penggambaran pada layout perencanaan
Konsep Sel
Data Rate
PT3733-TekJarNirKab-MODUL:02
PT3733-TekJarNirKab-MODUL:02
PT3733-TekJarNirKab-MODUL:02
PT3733-TekJarNirKab-MODUL:02
PT3733-TekJarNirKab-MODUL:02
11 22 44
11 22
33 55
Cluster Cluster -- 33
aa aa aa
aa aa
aa aa
GSM
CDMA
Disain frekuensi sederhana
PT3733-TekJarNirKab-MODUL:02
Cluster Cluster -- 11
44
11 22
33
66 77
55
44
11 22
33
66 77
55
44 33
66 77
55
Cluster Cluster -- 22
aa
aa aa
aa
aa aa
aa
aa aa
aa aa
aa
aa
aa aa
aa
aa aa
aa
Sistem Komunikasi Bergerak
Seluler.
Yang mendasari perkembangan
Keterbatasan spektrum frekuensi
Efisiensi penggunaan spektrum frekuensi
PT3733-TekJarNirKab-MODUL:02
Parameter Dasar
Frequency Reuse
Konsep Hand Off
KAIDAH PENENTUAN NOMOR SEL.
i,j = 0,1,2,3, ...
i=1
j=2
j
z
60
0
sel referensi
i
120
0
PT3733-TekJarNirKab-MODUL:02
i,j = 0,1,2,3, ...
i=1
j=2
j
z
60
0
sel referensi
i
120
0
Signal-to-Interference Ratio.
Consider closest co-channel cells:
Ukuran Kluster:
Co-channel Reuse
Distance Ratio:
1
2
3
4
5
6
7
1
2
3
4
5
6
7
1
2
3
4
5
6
7
1
2
3
4
5
6
7
1
2
3
4
5
6
7
2
6
7
1
2
3
4
1
2
3
4
2
7
2
3
5
6
, ) , )
, )
min 1 10 10
1 10
SIR log / 1 10log 7 -1 dB
= log / 1 7.78 dB
co
co
K D R
K D R
=
=
PT3733-TekJarNirKab-MODUL:02
Consider closest co-channel cells:
Ukuran Kluster:
Co-channel Reuse
Distance Ratio:
1
2
3
4
5
6
7
1
2
3
4
5
6
7
1
2
3
4
5
6
7
1
2
3
4
5
6
7
1
2
3
4
5
6
7
2
6
7
1
2
3
4
1
2
3
4
2
7
2
3
5
6
D
co
R
2 2
N i ij j = + +
/ 3
co
D R N =
Rumus-Rumus.
4
1
1

=
R
D
N I
C
K
R
D
3 =
N
K
I
C
2
9
=
AMPS, C/I = 18 dB
7 48 , 6
9
6 . 63
9
63
= = = =
N
K
PT3733-TekJarNirKab-MODUL:02
K
R
D
3 =
D
R
GSM, C/I = 12 dB
4 26 , 3
9
6 . 16
9
16
~ = = =
N
K
N = Jumlah sel
penginterferensi
Definisi
Pengulangan frekuensi yang sama pada area
yang berbeda di luar jangkauan interferensinya
F2
JARAK BEBAS INTERFERENSI
Frequency Reuse.
PT3733-TekJarNirKab-MODUL:02
Reuse frekuensi
F3
F3
F1
1
2
3
1
2
3
1
2
3
Reuse frekuensi
Latar Belakang Frequency Re-Use.
1. Keterbatasan alokasi frekuensi
2. Keterbatasan area cakupan cell (coverage
area).
3. Menaikkan jumlah kanal.
4. Membentuk cluster yang berisi beberapa cell.
5. Co-channel interference.
PT3733-TekJarNirKab-MODUL:02
1. Keterbatasan alokasi frekuensi
2. Keterbatasan area cakupan cell (coverage
area).
3. Menaikkan jumlah kanal.
4. Membentuk cluster yang berisi beberapa cell.
5. Co-channel interference.
Frequnecy Reuse.
1
2
3
1
2
3
reuse
1
2
3
freq. reuse pattern / cluster
K =3
1
2
3
freq. reuse pattern
K =4
4
1
2
3
4
2
3
4
1
reuse
reuse
reuse
PT3733-TekJarNirKab-MODUL:02
1
2
3
1
2
3
reuse
1
2
3
freq. reuse pattern / cluster
K =3
1
2
3
freq. reuse pattern
K =4
4
1
2
3
4
2
3
4
1
reuse
reuse
reuse
Parameter Parameter Dasar.
C/I (Carrier to Interference Ratio)
Adalah ukuran kualitas komunikasi
Besarnya tergantung dari teknik akses jamak
yang dipakai (FDMA, TDMA, dan CDMA)
AMPS (FDMA) C/I > 18 dB
GSM (TDMA C/I > 12 dB
CDMA parameter kualitas yang ditinjau
adalah Eb/Io, karena C/I kecil sekali
PT3733-TekJarNirKab-MODUL:02
AMPS (FDMA) C/I > 18 dB
GSM (TDMA C/I > 12 dB
CDMA parameter kualitas yang ditinjau
adalah Eb/Io, karena C/I kecil sekali
Ukuran Kluster ( K )
Adalah kumpulan sel yang memiliki kelompok
frekuensi operasi yang berbeda
Kelompok frekuensi itu, nantinya diulang lagi pada
kluster yang lain
Ukuran kluster tergantung dari (C/I) syarat sistem
Kluster.
K = 7
PT3733-TekJarNirKab-MODUL:02
1 kluster
Kluster.
K = 3
PT3733-TekJarNirKab-MODUL:02
1 kluster
Cell Splitting.
before cell splitting
after cell splitting
To increase the capacity, the operator performs cell splittings
1
0
2
1
0
0
1
P
P
R
R
C
C
=
|
|

\
|
=
PT3733-TekJarNirKab-MODUL:02
before cell splitting
after cell splitting
Cell Splitting.
Diperlukan pada saat :
- Kepadatan trafik dalam cell meningkat.
- Kanal yang ada tidak mampu melayani.
PT3733-TekJarNirKab-MODUL:02
Interference.
Adalah gangguan yang terjadi disebabkan
adanya sinyal lain yang frekuensinya sama
dan daya sinyal pengganggu tersebut cukup
besar.
Ukuran yang digunakan untuk menilai kualitas
sinyal terhadap gangguan interferensi
dinyatakan dengan C/I (dB).
PT3733-TekJarNirKab-MODUL:02
Adalah gangguan yang terjadi disebabkan
adanya sinyal lain yang frekuensinya sama
dan daya sinyal pengganggu tersebut cukup
besar.
Ukuran yang digunakan untuk menilai kualitas
sinyal terhadap gangguan interferensi
dinyatakan dengan C/I (dB).
Macam-macam Interference.
1. Co-Channel Interference.
Adalah : Interferensi antar cell yang menggunakan
kanal/frekuensi sama.
2. Adjacent-Channel Interference.
Adalah : Interferensi antar kanal yang berdekatan.
3. Intersystem Interference.
Adalah : Interferensi yang terjadi akibat sistem
komunikasi radio lain yang menggunakan
frekuensi sama dalam satu area yang sama.
PT3733-TekJarNirKab-MODUL:02
1. Co-Channel Interference.
Adalah : Interferensi antar cell yang menggunakan
kanal/frekuensi sama.
2. Adjacent-Channel Interference.
Adalah : Interferensi antar kanal yang berdekatan.
3. Intersystem Interference.
Adalah : Interferensi yang terjadi akibat sistem
komunikasi radio lain yang menggunakan
frekuensi sama dalam satu area yang sama.
Co-Channel Interference.
Pengaruh C0-CHANNEL Interference :
Interferensi MS RBS
Interferensi RBS MS
1
st
tier
F
1
F
1
F
1
F
1
PT3733-TekJarNirKab-MODUL:02
Pengaruh C0-CHANNEL Interference :
Interferensi MS RBS
Interferensi RBS MS
F
1
F
1
F
1
F
1
Adjacent Channel Interference.
Kanal 1 Kanal 2 Kanal 3
daya
PT3733-TekJarNirKab-MODUL:02
Batas ambang daya interferensiyang
diijinkan
f
x
Interference NEAR END - FAR END.
Contour daya
Ch spacing
Amplituda
Diatas ambang
PT3733-TekJarNirKab-MODUL:02
d
1
d
0
Tx
1
Tx
0
Ambang interferensi
f
fTx
0
fTx
1
Diatas ambang
Cara Mengurangi Interference.
1. Management Frekwensi yang baik.
2. Inteligent Frequency Assignment.
3. Memberikan Frekwensi yang tepat terhadap MS.
4. Desain bentuk Antena.
5. Kemiringan Antena.
6. Mengurangi ketinggian Antena.
7. Mengurangi daya pancar.
8. Pemilihan lokasi cell site yang tepat.
PT3733-TekJarNirKab-MODUL:02
1. Management Frekwensi yang baik.
2. Inteligent Frequency Assignment.
3. Memberikan Frekwensi yang tepat terhadap MS.
4. Desain bentuk Antena.
5. Kemiringan Antena.
6. Mengurangi ketinggian Antena.
7. Mengurangi daya pancar.
8. Pemilihan lokasi cell site yang tepat.